Angel Heart

Pairing:
WonKyu

.

.

.

Chapter 5

.

.

.

Kyuhyun terbangun dari tidurnya, kepalanya terasa berat akibat mabuk semalam. Dilihatnya kesekeliling, ternyata ia berada di dalam kamarnya sendiri. Kyuhyun mencoba mengingat-ingat apa saja yang terjadi semalam saat ia mabuk akan tetapi ia tidak dapat mengingatnya.

"Semoga aku tidak mengatakan yang aneh-aneh."

Kyuhyun keluar dari kamarnya menuju ke dapur untuk mengambil minum, ia butuh air hangat untuk menetralisir tenggorokkannya yang terasa pahit. Terlihat eomma Cho sedang menyiapkan sarapan di dapur.

"Kau sudah bangun sayang." Ujar eomma Cho kemudian mengambil air hangat dan memberikannya kepada Kyuhyun. Eomma Cho tahu kalau sehabis mabuk anaknya pasti akan meminum air hangat, oleh sebab itu eomma Cho sudah menyiapkannya terlebih dahulu.

"Eomma apa Siwon yang mengantarku pulang semalam?" Tanya Kyuhyun setelah meminum air hangatnya.

"Ne, mengapa kau tidak pernah cerita tentang Siwon eoh?"

"Dia hanya teman sekantorku eomma."

"Teman sekantor..." jadi benar bahwa Kyuhyun tidak mengetahui siapa Siwon sebenarnya dan Siwon telah berbohong tentang pekerjaannya "..lalu mengapa kau malah mabuk semalam padahal kau masih hari bekerja pagi ini?"

"Kemarin kami pulang cepat eomma jadi kami keluar untuk minum, aku hanya minum sedikit eomma, sungguh." Sebenarnya tidak sepenuhnya apa yang diucapkan Kyuhyun adalah bohong, kecuali mengenai seberapa banyak ia minum. Eommanya bisa marah besar kalau tahu berapa banyak yang ia minum semalam.

"Sudah sana cepat mandi lalu kita sarapan bersama, eomma sudah menyiapkan bekal untukmu."

.

.

.

Sementara di tempat lain di waktu yang bersamaan, terdengar suara deringan handphone yang tak kunjung berhenti namun hal tersebut tidak membuat sang empunya terbangun dari tidurnya.

TOK TOK TOK

Bahkan suara ketukan pintu juga tidak dapat membangunkannya.

CEKLEK

"Aigoo, ternyata anak ini masih tidur. Siwon ireona, palliwa." Eomma Choi memcoba membangunkan anaknya, tak lama kemudian terdengar lagi suara handphone yang menandakan panggilan masuk. Eomma Choi mengambil handphone tersebut dan mengangkatnya.

"YA Choi Siwon kau dimana, syuting akan segera dimulai." Eomma Choi menjauhkan handphone tersebut dari telinganya karena mendengar suara teriakan dari manager Siwon.

"Manager Lee ini aku eomma Siwon."

"Eoh ahjjuma, mianhae aku tidak tahu."

"Gwenchana manager Lee, kau pasti pusing mengatur anak ini."

"Ahjjuma boleh aku minta tolong suruh Siwon segera datang ke lokasi syuting, syuting hari ini dimulai dari pagi aku sudah memberitahunya kemarin."

"Baiklah manager Lee."

PLIPP

Panggilanpun berakhir, eomma Choi ingin meletakkan handphone Siwon namum diurungkan niatnya karena melihat wallpaper di handphone tersebut. Foto Siwon dengan seorang yeoja, eomma Choi berpikir siapa yeoja tersebut.

"Siwon Siwon Siwon cepat bangun nak, Siwon apa ini Kyuhyun yang kalian maksud." Eomma Choi terus saja menggoyang-goyangkan tubuh Siwon. Mendengar kata 'Kyuhyun' Siwon langsung terbangun dari tidurnya.

"Apa eomma tadi mengatakan Kyuhyun?" Tanya Siwon masih dengan setengah kesadaran karena baru bangun dari tidurnya.

"Apa ini Kyuhyun?" Tunjuk eomma Choi pada wallpaper handphone Siwon.

"Ne, itu Kyuhyun. Eomma, sekarang jam berapa?"

"Jam 8."

"Jam 8...OMO aku terlambat. YA eomma mengapa tidak membangunkanku dari tadi." Siwon langsung meloncat dari kasurnya dan segera menuju kamar mandi. Managernya pasti akan mengoceh sepanjang hari kalau ia sampai terlambat.

.

.

.

Kyuhyun memasuki kantornya dengan senyuman, ia bertekat akan menghadapi semua gosip miring tentang dirinya. Ia tidak mau melarikan diri lagi. Tak jauh darinya ia melihat Siwon sedang dimarahi oleh seseorang. Ia berjalan mendekati Siwon namun Siwon dan namja yang memarahinya sudah berjalan menuju lift. Akhirnya Kyuhyunpun memilih untuk memanggil Siwon.

"Siwon Siwon.." Siwon mendengar ada yang memanggilnya jadi ia menoleh dan ternyata itu Kyuhyun. Siwon menekan tombol agar pintu lift tidak tertutup. Kyuhyun mempercepat langkahnya dan masuk ke dalam lift menyusul Siwon.

"Siwon gwenchana?" Tanya Kyuhyun sedikit berbisik karena tidak ingin di dengar oleh namja di sebelah Siwon.

"Gwenchana, wae?" Tanya Siwon tidak mengerti.

"Bukankah tadi orang yang di sebelahmu memarahimu.." Kyuhyun melihat penampilan Siwon dari ujung rambut hingga ujung kaki "..ck pantas saja kau dimarahi pasti karena kau memakai pakaian seperti ini lagi, aku kan sudah memperingatkanmu." Siwon hanya tersenyum canggung, bagaimana tidak canggung kalau di sebelahnya ada sang manager yang bisa dengan mudah membongkar kedoknya.

Kyuhyun sedikit heran mengapa tidak ada orang yang menaiki lift ini kecuali mereka bertiga. Kyuhyun memperhatika lift dengan seksama dan benar saja ia melihat sebuah tulisan yang menunjukkan bahwa lift ini khusus untuk Bossnya.

"OMO Siwon bagaimana ini?" Panik Kyuhyun.

"Waeyo, mengapa kau mendadak panik?"

"Ini lift khusus sajangnim, bagaimana ini kita bisa dapat masalah."

"Jinja?" Siwon tentu tahu tapi ia berpura-pura tidak mengetahui.

"Igo.." Kyuhyun menunjukkan tulisan yang berada di dalam lift tersebut "..bagaimana ini Siwon, sajangnim pasti melihatnya di CCTV." Heboh Kyuhyun, sedangkan manager Siwon mencoba menahan tawanya.

"YA ahjjusi mengapa kau malah tertawa seperti itu." Manager Siwon shock mendengar panggilan Kyuhyun padanya, hey dia belum setua itu, dia hanya lebih tua dua tahun dari Siwon. Siwon menatap tajam managernya mengisyaratkan untuk diam dan tidak berkata apa-apa.

"Tenanglah Kyu, aku akan menemui sajangnim dan meminta maaf kepadanya." Siwon mencoba menenangkan Kyu.

"Tapi ini salahku juga, bagaimana mungkin hanya kau saja yang meminta maaf." Kyuhyun tidak enak harus melimpahkan semua kesalahan ini pada Siwon seorang.

"Gwenchana, lagi pula ini juga salahku karena salah masuk lift dan tadi aku yang menahan lift agar tidak tertutup sehingga kau ikut masuk kesini, jadi jangan khawatir lagi." Memang benar apa kata Siwon akan tetapi Kyuhyun masih merasa tidak enak hati.

"ehhmm.. sebagai gantinya bagaimana kalau nanti kita makan siang bersama." Tawa Kyuhyun seraya menunjukkan bekal yang ia tenteng sedari tadi.

"Tentu saja aku tidak akan menolak."

TENG

Pintu lift terbuka tepat di lantai 12, Kyuhyun keluar dari dalam lift diikuti dengan Siwon.

"Siwon kau mau kemana kita sudah terlambat." Teriak manager menghentikan langkah Siwon.

"Hyung tunggu sebentar 1 menit saja, tahan pintunya." Pinta Siwon. Siwon mengamati Kyuhyun yang terus berjalan menjauhinya hingga tidak terlihat lagi.

Sementara di bawah sana tepatnya di lantai 1, Choi sajangnim sudah menunggu cukup lama dari biasanya di depan pintu lift namun pintunya tidak kunjung terbuka. Dilihatnya angka yang terletak di bagian atas pintu lift.

"12? Kenapa liftnya tidak bergerak."

.

.

.

Kyuhyun memasuki ruangannya dan ia mendapati ada buket bunga di mejanya. Dilihatnya ada kartu yang terselip, diambilnya kartu tersebut kemudian membaca isinya.

Eonni, jangan bersedih lagi. Kau pasti bisa melaluinya seperti dulu. Kyuhyun eonni fighting

"Tidak ada nama pengirimnya, siapapun kau terima kasih telah memberiku semangat." Ucap Kyuhyun dihadapan bunga yang dipegangnya.

.

.

.

HOT NEWS

Jung Yunho dikabarkan telah menikah dengan Miss Cho

.

.

.

Kini Kyuhyun berada di ruang rapat kembali, masih membahas masalah yang sama.

"Ada yang sudah membuat resumenya?" Tanya Kyuhyun kepada seluruh teamnya.

"Begini manager-nim, sepertinya kita tidak dapat menggunakan Jung Yunho." Ujar salah seorang karyawan

"Waeyo?" Tanya Kyuhyun heran, bukankah kemarin mereka yang sangat menginginkan Yunho mengapa sekarang berubah pikiran.

"Saat ini Jung Yunho sedang terlibat skandal manager-nim, jadi akan sangat beresiko kalau kita tetap menggunakan Yunho." Ujar karyawan lainnya.

"Baiklah kalau begitu akan lebih baik jika kita ganti dengan Song Joongki saja karena saat ini ia banyak menarik perhatian publik." Bagaimana Kyuhyun bisa memilih Song JoongKi? Tentu saja atas saran dari Changmin.

"Aku setuju manager-nim."

"Aku juga setuju."

"Baiklah jika semuanya setuju, Hyukjae-ssi kau hubungi pihak Song Joongki dan atur pertemuannya."

"Baik, manager-nim."

"ehhmmm...manager-nim." Salah seorang karyawan menunjuk tangannya berniat bertanya kepada Kyuhyun meskipun terlihat jelas di wajahnya bahwa ia tidak terlalu yakin ingin menanyakannya.

"Ada yang ingin kau sampaikan Tiffany-ssi."

"Apa benar yeoja yang diberitakan kemarin dengan Jung Yunho adalah Anda? Aku membaca berita kalau Jung Yunho telah menikah secara diam-diam dengan Miss Cho dan memiliki seorang anak, bukankah Miss Cho itu Anda manager-nim?"

Kyuhyun menahan nafas dalam-dalam mencoba mengatur emosinya, kedua tangannya sudah terkepal kuat.

"Ne, Miss Cho yang diberitakan beberapa tahun lalu adalah aku. Apa kau punya bukti bahwa aku dan Yunho sudah menikah Tiffany-ssi?" Tiffany menelan ludahnya tidak dapan berkata apapun begitu mendapat tatapan tajam dari Kyuhyun "Jangan pernah menyebarkan gosip jika kau tidak tahu faktanya." Kyuhyun mencoba tersenyum setelah mengakhiri kalimatnya kemudian meninggalkan ruang rapat.

.

.

.

Kyuhyun membasuh wajahnya mencoba mendinginkan hati dan pikirannya. Dilihatnya pantulan dirinya dicermin.

"Kau pasti bisa Kyuhyun, fighting." Ujar Kyuhyun menyemangati dirinya sendiri.

Saat hendak keluar dari toliet, ia mendengar derap langkah kaki yang mendekat. Ia pun memutuskan untuk masuk ke dalam salah satu bilik di toilet tersebut. Kyuhyun dapat mendengar segerombolan orang menggosip tentang dirinya.

'Kurasa gosipnya benar kalau Yunho telah menikah dengan manager-nim, buktinya ia tidak pernah berkencan selama ini.'

'Aku dengar tadi saat rapat manager-nim mengaku kalau Miss Cho adalah dirinya.'

'Wah jinja? Kalau aku jadi manager-nim aku pasti tidak akan berani menampakkan diriku lagi.'

Kyuhyun sungguh bosan mendengar orang-orang selalu menggosipkannya yang tidak-tidak. Kali ini Kyuhyun memilih keluar dari bilik dan menghampiri para penggosip tersebut. Para karyawan yang sedari tadi menggosip tidak tahu kalau Kyuhyun mendengar semua pembicaraan mereka, mereka sangat terkejut begitu melihat pantulan tubuh Kyuhyun di cermin yang baru saja keluar dari salah satu bilik toilet tersebut.

"Ma—nager-nim." Gugup para karyawan, sontak mereka berbalik dan menunduk takut.

"Jessica-ssi, apa kau punya bukti kalau aku telah menikah?" Jessica tidak dapat menjawab.

"Wae mengapa sekarang kalian diam? Bukankah tadi kalian sibuk membicarakanku?"

"Kami hanya memberikan pendapat kami manager-nim." Jawab Jessica yang sontak mendapat senggolan dari kedua temannya.

"Pendapat? Jessica-ssi, Menurutmu apa yang akan terjadi jika aku memberikan pendapatku tentangmu?"

"Maksud manager-nim?"

Kyuhyun menghela nafasnya sebelum menjelaskan maksudnya "Melihat penampilanmu yang seperti ini, aku yakin kau sering pergi ke klub malam dan tidur dengan banyak pria. Saat aku mengatakannya kepada seluruh karyawan, menurutmu bagaimana selanjutnya?" Kyuhyun memberikan senyuman terbaiknya kepada Jessica.

Jessica menatap Kyuhyun tidak percaya "Anda tidak berhak berkata seperti itu manager-nim meskipun Anda adalah atasanku. Apa Anda memiliki bukti untuk membenarkan hal tersebut?" Marah Jessica sedangkan Kyuhyun malah tertawa mendengar perkataan Jessica.

"Apa kau lupa Jessica-ssi tadi kau bilang kau memberikan pendapat tentangku dan sekarang aku hanya melakukan hal sama sepertimu, aku memberikan pendapat tentangmu. Apa aku perlu bukti saat menyampaikan pendapatku? Aniya, aku tidak memerlukannya. Yang memerlukan bukti adalah dirimu, bukti bahwa kau tidak melakukannya. Apa kau paham sekarang Jessica-ssi?"

"Maafkan saya manager-nim." Jessica membungkuk kepada Kyuhyun menyesali perbuatannya.

"Kembalilah bekerja." Perintah Kyuhyun kemudian meninggalkan mereka.

.

.

.

Kyuhyun mengambil bekalnya kemudian pergi ke atap dan menunggu Siwon disana. Sudah lima menit berlalu namun Siwon belum juga datang. Akhirnya Kyuhyun memainkan handphonenya sembari menunggu Siwon. Dibukanya situs yang ditunjukkan Changmin yang berisi tentang dirinya. Kyuhyun melihat foto terbaru yang dimuat di situs tersbut, ternyata itu adalah foto dirinya dengan Yunho persis seperti foto dalam artikel-artikel lainnya namun pengambilan foto dari sudut yang berbeda. Kyuhyun membaca judul artikelnya 'Kebenaran yang Sesungguhnya'.

Kyuhyun merasa tertarik dengan artikel tersebut kemudian mulai membacanya.

'Semua media memberitakan buruk tentangnya tanpa mengetahui fakta yang sesungguhnya. Semua yang diberitakan media adalah bohong, aku berbicara seperti itu karena aku tahu kebenarnya seperti apa. Kali ini aku tidak akan tinggal diam, akan aku tunjukkan semua buktinya satu persatu jika kalian mengganggunya kembali.

Aku tahu ini pasti berat bagimu eonni tapi aku yakin kau pasti bisa melewatinya. Jangan pernah berpikir kau sendirian karena kami akan selalu mendukungmu eonni. Eonni fighting.'

Kyuhyun tidak menyangka kalau masih ada yang mendukungnya, ia tersenyum membaca artikel tersebut. Dilihatnya pada kolom komentar ternyata banyak pula komentar-komentar yang memberinya dukungan. Kyuhyun jadi teringat dengan bunga yang ia dapatnya tadi pagi, ia berpikir bahwa merekalah yang mengirimnya. Kyuhyun memutuskan untuk memberikan komentarnya disana.

CKH

Gomawo ^_^

Kyuhyun seperti mendapatkan semangatnya kembali setelah membaca artikel tersebut. Tidak lama kemudian Siwon pun datang dengan berlari.

"Kyu, maaf aku terlambat." Ucap Siwon seraya menstabilkan nafasnya. Kyuhyun mengambilkan air dan memberikannya kepada Siwon.

"Minumlah dulu Siwon, kau pasti lelah." Siwon menerima gelas yang berisi air dan langsung meminumnya hingga tak bersisa. Kyuhyun mulai membuka kotak bekalnya.

"Kau yang memasak semua ini Kyu?" Tanya Siwon menatap takjup semua makanan yang dihidangkan.

"Aniya, eomma yang memasak ini semua. Eomma tidak pernah memperbolehkan aku memasak." Jelas Kyuhyun.

"Waeyo?"

"Semuanya akan hancur jika aku yang memasak."

"Jinja? Hahahaha." Siwon menertawakan Kyuhyun yang tidak bisa memasak.

"Ya jangan tertawa. Cepat habiskan." Kyuhyun memasukkan banyak makan ke mulut Siwon agar tidak menertawakannya lagi.

Kini mereka telah menghabiskan semua bekal buatan eomma Cho. Mereka bersantai sejenak memandangi langit.

"Kyu, ada yang ingin aku katakan." Ujar Siwon.

"Ne, katakanlah."

"Mau kah kau makan malam bersamaku hari Sabtu?" Ajak Siwon ragu, Siwon takut Kyuhyun menolaknya.

"Mengapa kau katakan sekarang, bukankah hari Sabtu masih 4 hari lagi." Ucap Kyuhyun tanpa menjawab pertanyaan Siwon.

"Agar kau bisa mengosongkan jadwalmu, aku takut kau tidak bisa kalau aku mengajakku mendadak."

"Baiklah, kita akan makan malam dimana Siwon?" Tanya Kyuhyun penasaran.

"Restaurant Heaven." Kyuhyun terkejut mendengarnya. Itu adalah restaurant mahal.

"Siwon, disanakan mahal. Bagaimana kalau ditempat lain saja." Usul Kyuhyun.

"Gwenchana, aku mendapatkan diskon jadi tidak terlalu mahal." Bohong Siwon.

"Jinjayo?" Tanya Kyuhyun memastikan.

"Ne, jadi kau tidak perlu khawatir. Kau hanya perlu datang saja, aku sudah memesan tempatnya."

"Baiklah."

.

.

.

Kyuhyun kembali ke ruangannya dan menyelesaikan beberapa tugas kantornya dengan serius. Handphone Kyuhyun berdering menandakan ada panggilan masuk, ia melihat siapa yang menelponnya. Begitu mengetahui siapa penelponnya, Kyuhyunpun mengabaikan panggilan tersebut dan meneruskan pekerjaannya.

Tak lama kemudian handphonenya kembali berdering dengan penelpon yang sama, merasa terganggung akhirnya Kyuhyun pun mengangkatnya.

"Waeyo Jung Yunho-ssi."

.

.

.

TBC

.

.

.

Jangan bilang kependekan ya karena setiap chapnya aku bikin lebih dari 2000 words. Kemarin ada yang bilang alurnya kecepetan jadi ini udah aku perlambat. Hubungan WonKyu nya dibuat perlahan aja ya, pasti aneh kalau mereka langsung jadian padahal baru kenal.

Silakan komentar, Kritik dan sarannya.

thanKYU