We Are
Cast : Baekhyun
Chanyeol
Sehun
Chen
Kai
Etc.
Genre : Romance, Friendship, Humor
Summary : "Cinta itu bisa menghancurkan persahabatan jadi jangan ada cinta diantara persahabatan kita oke"
.
.
.
.
.
.
.
"Chanyeol cium aku"
"Tidak, tidur sana"
"Tidak sebelum kau mencium ku"
"Ya tuhan , menjauh dariku aku ingin tidur"
"Cium aku dulu"
"Hei Kim Jongin, kau ini kerasukan atau sedang mabuk hah" Teriak sehun dari arah sofa yang sedang menonton televisi
Chanyeol bersumpah bahwa dia tidak akan pernah mengizinkan teman teman baekhyun untuk menginap lagi disini, lihat saja betapa gilanya mereka sekarang. Mulai dari sehun dan chen yang berebut makanan ringan, Kai yang nekat ingin menonton film porno di televisi besar milik chanyeol, sampai Baekhyun yang tidak berhenti memanggil ibunya dengan sebutan 'Ibu Mertua'
Beberapa jam yang lalu
"Apa kabar ibu mertua" Baekhyun mendudukkan dirinya di kursi depan meja makan, lalu terseyum amat manis
"Kabar ku baik baek, bagaimana dengan mu?" Ibu chanyeol membalas dengan senyuman pula
"Aku selalu baik ibu mertua, apalagi setiap kali kesini"
"Kalau begitu sering seringlah datang kemari"
"Tentu saja ibu mertua"
"Baek bisa kau berhenti memanggil ibu ku dengan sebutan ibu mertua?" Chanyeol muncul dari dalam kamar mandi
"Memang kenapa? Ibu mertua saja tidak marah"
"Chanyeol biarkan saja baekhyun memanggil ibu begitu, itu bagus malah" Ibu chanyeol mengusak rambut baekhyun gemas. Chanyeol menarik tangan baekhyun dan membawa nya pergi ke kamar
"Baiklah sesuka hati ibu, Baekhyun ayo ikut aku dan lihat teman teman mu"
"Ibu mertua aku ke kamar dulu" Baekhyun melambaikan tangan nya lalu Chanyeol menyeret baekhyun agar berjalan lebih cepat
"Ah baiklah, Chanyeol jangan main kasar ya!" Goda ibu chanyeol
"Ibu" Teriak chanyeol
"Main yang lembut, jangan buat baekhyun kesakitan"
"Ibu hentikan"
.
.
.
.
.
Beberapa menit sebelum nya
"Wah, aku tidak menyangka kamar mu akan sebesar ini" Ucap Chen sambil menganga lebar dan mengamati kamar chanyeol
"Yah begitulah"
"Kamar mu luas sekali ya, pasti kalau bercinta bisa dimana saja" Sehun menatap kai tajam, apa apaan ucapan nya itu. Sepertinya kai memang sangat mesum.
"Benar kai, dengan posisi apa pun pasti badan tidak terasa sakit" Kai dan chen tertawa sambil berhigh-five.
"Ehem, jadi aku, chen dan kai tidur dimana?"
"Sesuka hati kalian, kalau kalian mau tidur di ranjang ku juga tidak apa apa. Tamu adalah raja kan" Ah baiknya chanyeol, tapi tidak seperti itu juga kan.
"Lalu kau tidur dimana?" Baekhyun menoleh kan kepala nya kearah chanyeol yang berada di samping kiri nya.
"Aku bisa tidur disofa mungkin" Keempat namja tadi menganga tidak percaya
"Wah chanyeol memang luar biasa" ucap kai
"Kau tidak benar benar membuktikan kata kata 'tamu adalah raja kan?'"
"Aku sedang membuktikanya" Baekhyun menggenggam tangan chanyeol
"Harusnya mereka yang tidur di sofa atau bukan kah dirumah ini ada kamar tamu?"
"Ibu ku bilang aku harus membiarkan kalian berada dikamar ku, supaya aku punya teman tidur"
"Aku akan menemani mu tidur" Baekhyun tersenyum kearah chanyeol
"Tidak boleh, Kau tidur bersama ku baek" Kai berjalan mendekati baekhyun dan mengapit lengan baekhyun
"Kenapa kau yang mengatur aku tidur dengan siapa" Baekhyun mendengus kesal
"Sudahlah kai, biarkan saja baekhyun bersama chanyeol" Ucap sehun
"Tidak boleh" kai memeluk baekhyun dan menatap tajam kearah sehun
"Lepaskan aku"
"Tidak"
"Lepaskan" Baekhyun meronta ronta minta dilepaskan
"Tidak"
"Lepaskan atau akan ku laporkan pada taeyon noona tentang CD porno mu" Ancaman baekhyun berhasil, kai melepaskan pelukannya dan melirik kearah chanyeol
"Chanyeol, biarkan aku tidur dengan baekhyun di Ranjang mu ya" keadaan mendadak hening
"Tapi aku..."
"Ayolah Chanyeol" Jongin menunjukkan aegyeo menggelikannya kepada chanyeol dan sukses membuat siapa pun yang berada disana membutuhkan kantung muntah
"Aku ingin tidur disamping baekhyun dan tidur diranjang ku dengan baekhyun" Chanyeol menepuk pundak kai dan merangkul baekhyun lalu berjalan ke depan sehun yang sedari tadi duduk di sofa
"Kalau kalian ingin mandi, di luar dan didalam kamar ini ada kamar mandinya. Kalau ingin makan, Kalian bisa kedapur karna disana sudah disiapkan makanan"
"Wah kau baik sekali chanyeol" -sehun
"Selain baik kau juga tampan, Pintar, diidolakan para wanita dan dicintai baekhyun" Chen terkekeh diakhir kalimatnya
Chanyeol membawa baekhyun duduk diatas pangkuannya lalu memeluknya dari belakang
"Aduh mesra nya" – Kai
"Kami mengganggu pasti" - Chen
"Lebih baik aku mandi saja" – Sehun
Ketiga orang tadi pergi meninggalkan kamar chanyeol, enggan melihat kemesraan dua anak adam yang 'bersahabat' itu
"Chanyeol" Baekhyun menyenderkan kepala nya di dada bidang chanyeol dan Chanyeol menggenggam tangan baekhyun lalu mengecupi nya
"Iya baek"
"Apa kita tidak bisa lebih dari sahabat?" Tanya baekhyun dengan hati hati
"Aku ingin, tapi sepertinya tidak bisa. Maafkan aku"
"tapi kenapa?"
"Aku pernah mendengar mu mengatakan ini kepada sehun Harusnya kau berfikir lebih dewasa,kau sudah seperti kakak ku sendiri'" Baekhyun terdiam
"Dan juga 'Aku sudah bilang kan, kita tidak boleh jatuh cinta karna kita sahabat'"
"Aku sahabat mu kan? Itu tanda nya kau dan aku tidak boleh jatuh cinta"
"Kalau begitu aku tidak akan menganggapmu sebagai sahabat ku" Baekhyun melepas genggaman tangan nya dengan chanyeol dan beranjak dari pangkuan chanyeol lalu beralih duduk di sebelahnya. Sedang merajuk ya?
" Baekhyun" Chanyeol kembali menggenggam tangan baekhyun, membawa dagu baekhyun menghadapnya dan mencium bibir baekhyun kilat.
"Apa kau merasa tidak nyaman dengan persahabatan kita yang seperti ini?"
"Sedikit"
"Apa yang kau inginkan?"
"Aku ingin kita menjadi sepasang kekasih"
"Sulit sepertinya"
"Sulit? Kenapa?"
"Aku pecemburu" Baekhyun menyeritkan dahi nya sedikit
"Lalu apa saat ini kau sedang cemburu?" Chanyeol mengangguk
"Karna apa?"
"Karna sahabat mu itu dan karna mereka tinggal bersama mu"
"Sehun, kai dan Chen hyung maksudmu?"
"Iya" Baekhyun mengusap rahang chanyeol dan menempelkan kening mereka
"Jangan cemburu dengan mereka" Baekhyun mengecup bibir chanyeol
"Mereka itu seperti kakak ku sendiri" Baekhyun mengecupnya lagi
"Kami tinggal bersama bukan tanpa alasan, percaya lah pada ku"
Baekhyun mencium chanyeol dengan sedikit lumatan, tidak lama. Karna chanyeol menjauhkan wajah nya
"Tetap saja aku cemburu, apalagi sehun telah menyatakan perasaannya padamu"
"Aku tidak memiliki perasaan yang sama dengan nya, dia sudah tau itu"
"Benarkah? Dari yang aku lihat sejauh ini, kau merasa nyaman bersama nya"
"Dia kakak ku chan, Tentu aku nyaman bersamanya"
Chanyeol menganggukkan kepalanya dan mengulurkan tangannya memeluk baekhyun.
"Jangan jatuh cinta padanya, tetap lah mencintaiku seperti ini. Aku berjanji akan menjadikanmu kekasih ku, tapi bukan sekarang"
"Ayolah, kenapa lagi?"
Chanyeol terkekeh pelan, melepaskan pelukannya dan menangkup wajah imut baekhyun
"Aku sudah kelas 3 baek, sebentar lagi ujian kelulusan. Kau masih bisa bersantai sejenak karna masih kelas 2 dan memikirkan masalah cinta mu ini"
"Aku lupa soal itu, maaf"
Chanyeol dan Baekhyun saling bertukar senyuman manis, tidak lama karna Chanyeol mendekatkan wajah nya lalu mencium bibir baekhyun. Mereka berpangutan lembut hingga beberapa menit.
.
Sehun, Chen dan kai berjalan menuju kamar chanyeol dengan membawa beberapa snack ditangan mereka, chen mengarahkan tangan nya untuk membuka pintu kamar chanyeol, chen terdiam dan menganga lebar melihat adegan didepan matanya saat ini
"Wow"
"Baekhyun aku juga mau" Teriak kai
"Mendadak panas ya" sahut sehun
"Ini tontonan yang menarik"
"Ya aku tau kai, ini makan lah" Chen membuka salah satu bungkus snack dan memberikan nya pada kai
Chanyeol menjauhkan wajah nya dan baekhyun mendesah kecewa
"Kalian dari mana? Bukan kah tadi kalian bilang ingin mandi?" kata chanyeol
"Hanya aku yang mandi, mereka pergi ke minimarket mu dan merampok beberapa snack" Sehun mendudukkan dirinya di sebelah Baekhyun, mengarahkan tangan nya merangkul bahu baekhyun. Chanyeol melihat sehun dengan memasang wajah cemburu dan mendengus sebal
"Sebentar lagi ada drama nya chen"
"Ya kita tunggu saja" Chen dan kai masih setia berdiri di depan pintu dengan snack di tangan masing masing, menunggu tontonan gratis didepan mata
"Kalian berdua sedang apa disana, duduk sini" Teriak baekhyun, Kedua orang aneh tadi pun menurut dan duduk didepan baekhyun
.
Saat ini, sehun, baekhyun dan chanyeol duduk di sofa sedangkan chen dan kai duduk di bawah. Mereka menonton film bersama, sekilas terlihat mereka yang benar benar focus dengan film saat ini. Tapi tidak lama kemudian tidak ada satupun dari mereka yang focus menonton, Chen dan sehun asik rebutan makanan, kai yang terus terusan menundukkan kepala menatap layar ponsel nya dengan sedikit mendesah (Sedang menonton film BoyXBoy 18+), dan Baekhyun yang tidak berhenti mengganggu chanyeol di sebelahnya
"Jangan ambil makanan ku oh sehun!'
"Hanya minta sedikit"
"Di kantong plastik itu masih banyak makanan, ya tuhan"
"Ahh aku bisa gila melihat ini, Do Kyungsoo kapan kita bisa melakukan adegan ini. Ahh Boleh tidak aku onani disini?" Chen memandang kai dengan pandangan jijik, chen menjauhkan dirinya dari kai yang sudah mulai menutupi area pribadinya dengan jaketnya.
"Onani? Ah Chanyeol, Kai bilang tadi kau beronani di kamar mandi dan mendesahkan nama ku. Itu benar?"
Chanyeol speechless, 'Ya tuhan ini memalukan' batin chanyeol
"Ti-tidak"
"Bohong, aku mendengarnya loh" sahut kai
'sialan'
"Jangan menjadikan baekhyun sebagai objek fantasi liar mu" sehun mulai tertarik pembicaraan ini ternyata
"Iya, lebih baik kau jadikan aku objek yang nyata untuk kau sentuh. Jangan hanya berfantasi"
"Wah baekhyun kau sudah mulai dewasa rupanya"
"Dewasa apanya" Chen memukul kai dengan remot tv yang dipegangnya (sejak kapan ada remot yak? :v)
"Aku memang sudah dewasa kok, aku bahkan tau gaya apa saja yang biasa digunakan orang bercinta" Sehun dan chen melongo, sebenarnya sudah seberapa jauh kai mempengaruhi baekhyun.
Oke, Chanyeol mulai terlihat risih disini. Pembicaran ini mulai mengarah kepada hal hal berbau mesum.
"Bisa tidak kita bahas yang lain saja? Aku mulai tidak nyaman, atau kita tidur saja? Ini sudah pukul 9 malam" Hoho chanyeol berusaha menjauhkan pembicaraan mesum ternyata, tapi sepertinya tidak akan berhasil karna pembicaraan yang seperti ini biasanya akan berlanjut hingga tengah malam.
"Nanti saja aku belum mengantuk" Baekhyun berucap dan setelahnya menguap imut, belum mengantuk apanya -,-
"Aku tau bagaimana caranya agar baekhyun tidak mengantuk" ucap kai sambil menyeringai.
"Kalian bertiga, sehun, baekhyun dan chanyeol. Duduklah dibawah bersama ku dan chen"
"Mau ku gendong baek?" Tanya chanyeol
"Untuk apa?"
"Kau kan mengantuk, nanti kalau kau jatuh bagaimana?" Chanyeol berlebihan, ini bahkan hanya turun dari sofa yang tingginya tidak sampai 1 meter.
"Tidak aku bisa sendiri"
.
Kelima anak adam itu telah duduk dibawah dengan membentuk lingkaran, mereka hanya terdiam terhitung telah 5 menit berlalu tanpa melakukan apapun.
"Jadi sampai kapan kita akan terus diam seperti ini?" Ucap chanyeol membuka pembicaraan, jujur saja mereka sendiri bingung apa masksudnya duduk melingkar tapi tidak melakukan apa pun seperti ini.
"Sampai matahari terbit mungkin"- chen
Baekhyun hampir memejamkan matanya, dia mengantuk tapi mana bisa dia meninggalkan orang orang ini. Kai yang menyuruh mereka duduk begini malah tidak membuka mulutnya sama sekali
"Kim jongin" – Chanyeol
"Jongin-ah"-Chen
"Hei itu ada kyungsoo" - Sehun
"Mana?" Kai tersentak lalu celingukan melirik kanan kiri
"Kyungsoo ada dirumah nya, sebenarnya saat ini apa yang kita lakukan?"
Sahut baekhyun kesal
"Ah maaf menunggu, aku sedang berfikir tadi." Kai mengeluarkan cengiran anehnya. Baiklah, lebih dari 5 menit berdiam hanya demi menunggu seorang kim jongin berfikir
"Aku berfikir karna tadi mendengar ucapan baekhyun mengenai 'dewasa'" Kai merubah nada bicara nya menjadi serius
"Lalu ada apa dengan dewasa?" Chen bingung, tidak biasanya kai bicara dengan nada serius.
"Jadi, karna kita sebentar lagi lulus sekolah.."
"Aku masih kelas 2, hari kelulusan ku masih lama" potong baekhyun
"Baiklah, karna kita kecuali baekhyun sebentar lagi akan lulus sekolah. bagaimana kalau kita menata pendewasaan diri kita. Lagipula kita harus memiliki pemikiran yang dewasa untuk masa depan kita nanti"
"Akhirnya kim jongin memikirkan masa depan, selain memikirkan masa depannya bersama kyungsoo" Ucap Chen kegirangan, ini perlu dirayakan piker chen
"Ya, biasanya memikirkan kyungsoo padahal kyungsoo saja tidak peduli dengan nya" –sehun
Kai merengut kesal, memang dia akui ini pertama kalinya dia bicara serius perihal masa depan. Mau bagaimana lagi, dia sudah kelas 3 dan akan menjalani ujian kelulusan nanti. Semua nya harus mendukung, nilai, prestasi non akademik, kehadiran disekolah, dan catatan kenakalan siswa. Itu semua harus dalam kategori baik jika menginginkan masa depan yang cerah. Tapi sialnya, dalam catatan kai tidak ada dari itu semua dalam kategori baik. Kai saja selalu dihukum karna tidak mengerjakan tugas, lalu bagaimana nanti masa depannya?
"Sudahlah jangan menghina ku, aku hanya ingin mengatakan Ayo buat video porno! Nanti biar aku yang merekam nya"
Hening
Tidak ada yang bersuara
Sehun memijat pelipisnya "Aku fikir kau sudah berubah, ternyata aku salah"
"Untuk apa kita membuat video porno?" Ucap Chanyeol
"Untuk membuktikan kedewasaan kita?" Tebak baekhyun
"Benar byun baekhyun, Kalau kita berani membuat video porno berarti kita sudah dewasa"
"Konyol" –Sehun
"Sepertinya seru, ayo kita coba" Baekhyun mulai menggila, mata nya yang tadi mengantuk sekarang berjadi berbinar cerah. Baekhyun mulai mesum ternyata
Chanyeol menyikut lengan baekhyun "Baekhyun jangan gila"
"Aku penasaran sih, Tapi mari kita coba baek" Chen mulai ikut pembicaraan, Chanyeol diam sambil membayangkan Baekhyun dan Chen melakukan hal yang tidak tidak. Ini tidak boleh terjadi, baekhyun tidak boleh disentuh siapapun kecuali diriya.
"Jangan dengan chen, tapi dengan ku saja" Chanyeol menarik pinggang baekhyun mendekat dan memeluknya erat, Chanyeol juga menatap tajam kearah Chen.
"Sepertinya ini akan menyenangkan" Kai menyeringai.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Setelah sekian lama, akhirnya saya update lagi hihi.. Saya mulai sibuk dengan tugas sekolah, apalagi saya mulai stress dan bingung mau pkl dimana T_T#nasibmasuksmk Jadi ya ini juga berpengaruh sama waktu saya untuk ngelanjutin ff ini.
Saya sempat berfikir buat berhentiin ff ini, terus mulai buat ff oneshoot atau threeshoot T_T
Tapi lebih baik memang sama lanjutkan dulu kali ya hehe
Silahkan beri kritik dan saran, dan maafkan kalau banyak typo, Cerita yang kurang jelas dan update yang sangat sangat lama ^-^
Terima kasih juga buat yang sudah review, jangan bosen buat review dan baca ff ini ya ^-^
