Persona 3: petualangan sang kakak
Sebelumnya terimakasih untuk para Reader yang sudah mereview fict saya ini dan untuk pertanyaan yang ada di review Fict saya ini, memang tidak ada persona gear, kan yang namanya fanfiction memang tidak nyata, HAHAHAHA*di tampol satpol PP*. Tapi jika ada di seri persona yang akan datang kan bagus *tepung tangan*. Dan sekali lagi terima kasih untuk Review...
Disclaimer: persona 3 milik Atlus dan itu kenyataan.
warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh* di tambah terinfeksi Tolololpedia
summary: 2 tahun telah berlalu dan kini yang ada di dihadapan Reizato adalah sebuah tempat dimana para 'monster' yang pernah dia hadapi di 2 tahun lalu berada. Namun kali ini berbeda, karena dirinya telah memiliki persona. Akankah dia bisa mengulang waktu yang telah lama dia tinggalkan?
Selasa Tanggal 26 bulan Mei tahun 2009, Dark hour
Tartarus
Tim SEES sudah berada di hadapan tempat dimana makhluk-makhluk yang selalu mereka lawan tinggal."inilah, Tartarus. Tempat dimana Shadow tinggal dan juga tempat kami untuk berlatih menjadi KUAT!" ujar seekor kambing yang bisa bicara *Author di tikam junpei* alias junpei the sheep *Author di hajar FC Shaun The Sheep* dengan sok ke kambingannya *Author di makan kambing*. "Hm... jadi bagaimana menurutmu? Apa ada pertanyaan?" tawar Mitsuru pada Reizato dan Selena yang masih melihat-lihat ke adaan Tartarus."masih sama seperti dulu" gumam Reizato. "hm, apa tadi kau mengatakan sesuatu?" tanya Mitsuru yang tak sengaja sedikit mendengar sepercik perkataan Reizato. Reizato kaget dan segera membuat alasan "ah tidak, mungkin kau salah dengar" . Mitsuru kini benar-benar curiga terhadap Reizato. saat Mitsuru bertanya pada Akihiko tentang pemuda itu, akihiko merasa mengenalnya dan juga jawaban yang sama berasal dari Ikutsuki.
"ehem..." Reizatopun memecahkan pemikiran Mitsuru "jadi apakah kita diam saja dan melihat-lihat ke'indahan' menara ini, atau masuk untuk menunjukanku sesuatu?". Mitsuru akhirnya mengajak timnya masuk ke dalam Tartarus "baiklah"
-00-
Selasa Tanggal 26 bulan Mei tahun 2009, Dark hour
Three Moiare Sister palace
"Sudah kau dapatkan letak gadis itu Kizumi?" tanya Kizuka yang kini mengenakan kostumnya. Kizumi hanya menggeleng-gelengkan kepala tanda tidak di temukan. Kizuma menghelah napas panjang "haaaaah..." dan terciumlah bau pete+jengkol yang sukses membuat Saudari-Saudarinya tewas di tempat*plak*. Kizukapun menoleh ke arah Kizuma "kau kenapa Kizuma?". Kizuma sebenarnya lelah atas kostum yang di pakainya jadi... "Nii-chan, kenapa sih setiap kita mencari itu gadis, kita selalu pakai baju kayak gini di dark hour?". Kizumi juga setuju dengan perkataan Kizuma "aku juga setuju dengan perkataan Kizuma-nii-chan". Kizuka sebenarnya juga bingung, kenapa bosnya memberi mereka kostum aneh ke timbang baju biasa "aku juga tak tahu, kenapa bos memberi kita pakaian begini?"."itu karena kehadiran kalian tidak akan di ketahui oleh shadow dan juga persona-user yang memiliki kemampuan yang sama seperti Kizumi" jawab bos mereka yang tak lain yang belum mereka ke tahui adalah Yoshino."oh..."
-00-
Selasa Tanggal 26 bulan Mei tahun 2009, Dark hour
Velvet room
"Bagaimana keadaan Selena Master?" tanya seorang perempuan berambut silver pendek bermata kuning terang dengan memakai baju pelayan hotel berwarna biru ke pada Igor."tenanglah Elizabeth, dia baik-baik saja" jawab Igor pada perempuan tadi yang di panggilnya Elizabeth sambil melihat bola kristalnya."aku harap bisa seperti dia" ucap seorang laki-laki yang berpenampilan sama seperti Elizabeth yang lebih tinggi darinya."kau berharap seperti itu hanya untuk bersama 'Dia'kan, Theodore?" sindir seorang perempuan berambut silver panjang yang berpenampilan sama seperti Elizabeth namun kelihatan berwibawa dan lebih tua pada laki-laki tadi yang di panggilnya Theodore."kau menyindirku Margareth alias MARGARIN?" teriak Theodore pada perempuan tadi yang di panggilnya Margareth. Margareth tak terima "KAU BILANG APA THELEDORE?" bentaknya tak mau kalah keras. "JANGAN PANGGIL NAMAKU KAYAK GITU, MARGARIN!" bentak Theodore yang tak mau mengalah ."KAU JUGA, JANGAN NYEBUT NAMA GUE MARGARIN. NGAJAK BERANTEM LOE!" ancam Margareth dengan nada preman."IYE!" jawab Theodore dan perkelahian ala Yu-Gi-Oh akhirnya terjadi.
Igor dan Elizabeth hanya bisa berssweatdrop ria melihat tingkah laku Theodore dan Margareth.
Chapter 6: De Javu and Skull Arrives
-00-
Selasa Tanggal 26 bulan Mei tahun 2009, Dark hour
Alua di Lantai 1 tartarus
"Baiklah Arisato, siapa yang akan kau pilih untuk penjelajahannya?" tanya Mitsuru. "Aku memilih Junpei, Akihiko dan Yukari" ucap Minato sambil menunjuk-nunjuk orang yang dia pilih. Reizato heran dengan maksud kata 'penjelajahan' yang di katakan mitsuru "oh ya, penjelajahan apa yang kalian maksud?". Mitsuru akhirnya menjelaskan "penjelajahan menuju ke puncak menara Tartarus yang berarti, berhadapan dengan Shadow yang akan menghalangi kami". Reizato pun terkejut mendengar penjelasan Mitsuru, yang berarti nyawa adiknya yaitu yukari juga di pertaruhkan di medan pertempuran "TIDAK-TIDAK BISA, AKU TIDAK SETUJUh JIKA ADIK LAKI-LAKIKU-" tiba-tiba suatu pukulan melayang kekepala Reizato dengan kerasnya 'BRUAK' yang tidak lain adalah pukulan dari yukari. "SUDAHKU BILANG, AKU INI CEWEK DAN AKU JUGA AKAN TETAP IKUT BERTEMPUR" teriak Yukari.
Reizatopun terpental ke tiang penyanggah yang ada di sana dan sekarang berusaha berdiri "ta-tapi..."."Tenanglah, dia tidak sendirian, karena masih ada aku, Minako,Junpei dan Akihiko-senpai yang akan menjaganya. apalagi dia juga anggota tim kami yang bisa menyembuhkan" ujar Minato yang berusaha menenangkan Reizato. Reizato masih tetap khawatir, karena 2 tahun lalu akibat menyusup kedalam gedung penelitian Kirijou groub, akhirnya dia dan anak jalanan tangkapan Kirijou groub dipaksa memiliki persona untuk masuk kedalam sebuah menara sebagai seorang prajurit persona-user, ingatan itu sangat kelam baginya karena semua anak-anak itu mati dan menjadi shadow. Tapi untungnya di antara anak-anak jalanan itu, ada 3 anak yang memiliki persona dan melindungi dia sampai keluar dan berlari dari kejaran orang-orang Kirijou groub dan juga 3 orang yang memiliki persona dan 1 orang berambut coklat gondrong. berhari-hari kemudian dia akrab dengan 3 anak itu walau mereka bertiga dan dia masih di cari orang-orang Kirijou grub, dan walau dirinya tidak memiliki persona di waktu itu, tapi tidak lama setelah itu dia pergi meninggalkan mereka karena anak berambut putih gondrong dan bermata kuning memiliki rencana jahat Di Iwatodai dan Membentuk Timnya yang dinamakan 'Strega', Reizato tahu dan mengajak 2 orang tersebut untuk pergi bersamanya namun gagal karena mereka lebih setuju dengan rencana anak yang memiliki persona Hypnos yang sepertinya lebih tua dari dua anak itu ketimbang seorang yang pengecut dan tidak memiliki persona seperti dirinya.
Akhirnya dia pergi dari Iwatodai karena tidak mendapatkan hasil dan meneruskan mencari misteri di balik pembunuhan ayahnya di berbagai negara yang ada di setiap gedung penelitian milik Kirijou Grub dengan sedih hati sampai-sampai hampir melupakan ungkapan yang di tulis oleh ayahnya sendiri di buku hariannya, yaitu 'jika ada persona pasti ada Shadow, dan dimana ada Shadow pasti ada akibat dan sebab'. Tapi, di tengah-tengah perjalanan menuju setiap Negara, dia dapat melupakan kesedihannya itu karena bertemu dengan teman-teman baru di tengah perjalanannya seperti Roy Suryo, Amingwati, Nazis Gagap, Sule, Parto, Naturo, Sasule, Ichigo Kulosakti, L. Laler, Light Kagak Hamil, Tsuukasa Kedoyan, Godain Yuusule, Tetsuya Suwe, Naoya Todouong, Souji Setan, Yuk Narukamal, Yosule Hargamurah, Kanji Taksudih, Raido Kuzumanohara, Kira makiman, Kira Yamatolah, Athrun Jalan,Shin Palsukah, Heero Yuk, Setsunat F. Sule , Lockon Serakah, Alle-Alle Haptism, Tiera Edan, Kuro sih kucing Garong, dan lain-lain.*Author sedeng di pecat dan di ganti Author baru Gila(?)*
Reizato segera tersadar karena bukan saatnya dia mengingat-ingat memory 2 tahun lalu, kini dia harus mencari sebuah alasan atau pertanyaan yang tepat agar dapat mengikut sertakan dirinya untuk menjaga adiknya "baiklah, lalu untuk apa kami disini?". Pertanyaan Reizato akhirnya mendapat balasan dari Mitsuru "kalian di sini juga ikut bersama mereka". "oh, untunglah" Reizato akhirnya bisa tenang.
"baiklah, lebih cepat lebih-Huh?" perkataan Reizato tiba-tiba terpotong saat dirinya melihat penampakan sesosok orang berpakaian baju kamen rider Skull dengan syal putih dan berkalung sebuah kunci emas di leher, bertopi bundar putih di kepala dan membawa sebuah buku berdarah bersampul putih berjudul 'Death Is Here' menaiki tangga denggan Aura kematian dan masuk ke dalam lubang jam yang biasa di gunakan tim SEES untuk naik ke lantai 2 tartarus tanpa diketahui semua yang ada di sana kecuali Reizato. Sebelum sosok itu masuk ke lubang, dia berhenti sejenak dan menatap Reizato dengan tatapan membunuh selama beberapa detik dan setelah itu menghilang di balik lubang jam itu. Reizato kini hanya bisa diam seribu bahasa, berkeringat dingin, berwajah gelap, pusing-pusing(?), mual-mual(?), gagal janin(?), gagal ginjal(?), kanker(?), gagar otak(?), jadi amingwati(?), jadi supir dan sipir(?), pilot(?), orang sedeng(?) dan lain sebagainya yang tak masuk akal karena akibat kebanyakan membaca Tolololpedia yang isinya kebalikan dari wikipedia yang memiliki kepanjangan 'We kill bapak dia'*Author Gila di hajar staff Wikipedia*.
"kakakmu kenapa, Yukari-chan?" tanya Minako. "nggak tahu-eh...?" tiba-tiba Yukari heran saat melihat expresi wajah Minato yang ketakutan "Minato-kun kenapa juga, Minako-chan?". Saat Minako ditanyai begitu, semua menoleh ke arah Minato termasuk Reizato yang kini sadar dan dilihatnya wajah Minato yang menunjukan expresi ketakutan.
Tidak biasanya Minato seperti ini, kecuali jika dia bertemu dengan Reaper sih shadow berarcana Death yang selalu menghampiri dia dan teman-temannya jika dirinya dan adiknya salah mengambil kartu yang kartunya bergambar tengkorak hitam berasap saat di suffle time juga naik ke lantai yang ternyata lantainya tidak di jaga oleh shadow-shadow yang berkeliaran atau lantai yang hanya di jaga oleh shadow-shadow bertangan emas yang jika di hancurkan mendapat sesuatu yang berharga.
"Io, patra!" teriak Yukari pada persona yang baru dimunculkannya untuk menyadarkan kembali sang kakak dan Minato dari ajaran sesat yang beredar di masyarakat sekitar akibat kemunculan Miyabi alias Mi ayam babi yang menjadi sponsor iklan makanan siap saji yang berjudul 'Mie formalin' di kalangan masyarakat bawah yang tentunya tidak sukses untuk di jual, karena kandungan gizinya kekurangan Gizi(?) sampai-sampai produknya di hentikan akibat sudah di buktikan oleh seekor kambing yang ternyata tokoh utama dari 'shaun the sheep' yang berubah menjadi laki-laki akibat memakan-makanan tersebut dan kawin dengan laki-laki yang mukanya mirip seperti dirinya sampai-sampai melahirkan seorang anak manusia kambing yang memiliki pikiran mesum yang bernama Junpei 'the sheep' yang kini masih tidak di ketauhi oleh teman-temannya bahwa dia adalah anak dari seorang 'aktor' pemain tokoh utama 'Shaun the Sheep', alasan Junpei mengganti namanya dari 'the Sheep' menjadi 'Lori' karena dia lari dari sang peternak ayahnya saat giliran dia di qurbankan waktu idul qurban juga cintanya di tolak oleh kambing kecil yang bernama Timmy karena tidak di restui oleh ibunya Timmy dengan alasan Junpei kurang Gizi otak dan akhirnya Junpeipun pindah ke Iwatodai dengan nama Junpei 'Lori' yang memiliki kepanjangan bahasa jawa 'Loro ati'. Kasihan Junpei, semoga arwahnya di terima oleh tuhan yang maha esa, Amin...*Author di keroyok pasukan Shaun the Sheep dan FC Junpei*
"Apakah kalian baik-baik saja?" tanya Yukari yang khawatir dengan 2 orang tersebut."I-iya, kami baik-baik saja" jawab Reizato dan Minato sambil geleng-geleng kepala karena efek samping dari lagu Project Pop yang berjudul 'Metal vs dugem'. Yukari, Minako dan Selena merasa lega. ("Death is here? Buku apa itu dan apa itu tadi?") batin Reizato dan Minato bersamaan. "Baiklah, penjelajahan tartarus di mulai!" ucap Mitsuru dan semuanya kecuali Mitsuru masuk ke hutan untuk ambil rambutan sampai-sampai di kejar orang hutan*Author di hajar orang hutan*.
Thebel, lantai 2
"Semua siaga, aku merasakan di depan kalian ada 3 Shadow yang berkeliaran, jadi berhati-hatilah" ucap Mitsuru dari dalam pikiran semua teman-temannya yang ada di lantai 2."Baik!" ucap semuanya yang perlahan-lahan maju ke depan dan menemukan 3 ekor Shadow yang berbentuk jely hitam dengan topeng biru dan ke dua tangan ke depan yang masih belum mengetahui keberadaan tim SEES."baiklah, semua kita akan mengepung 3 Shadow itu tanpa mereka sadari dan setelah itu aku akan memberi komando untuk meng-all-out attack secara langsung, mengerti?" jelas Minato sambil menggambar strateginya di lantai dan menyampaiknnya pada semua temannya dan menerima anggukan tanda mengerti dari mereka "bagus, sekarang kita-" tiba-tiba perkataan Minato di potong oleh suara teriakan seseorang laki-laki."JOKER!"
'DHOR'
jokerpun muncul dan memukul 1 Shadow berbentuk cairan itu hingga hancur dan rata dengan lantai, "masih ada lagi" joker lalu merentangkan tangannya dan sebuah badai kecil menerbangkan shadow berbentuk cairan ke-2 dengan sangat tinggi dan jatuh dengan kerasnya hingga hancur."aku juga, Andromeda"
'CLINK'
Andromedapun muncul lalu merentangkan tangannya ke arah shadow ke-3 dan munculah badai kecil di bawah lantai itu yang menerbangkan Shadow ke-3 dengan tingginya."baiklah, selagi masih dilangit, ayo Joker!" ucap Reizato pada Joker yang kemudian terbang ke langit dan menendang Shadow itu dengan meniru gaya tendangan Rider kick milik Decade dan berhasil mendorong shadow itu dengan kakinya hingga terjatuh dengan cepat kelantai. Reizato lalu membalik badan sambil memegang topi bundarnya dan berkata dengan bahasa Terminator "Hasta La Vista, Shadow" lalu Joker dan sahdow itu musnah saat menabrak lantai.
'DHUAR'
Waktu berhenti dan munculah 5 kartu dihadapan Reizato secara tiba-tiba dan membuat dirinya kaget, 2 kartu bergambar koin emas level 1, 1 kartu bergambar daun hijau level 1, 1 kartu lagi bergambar koin emas level 3 namun tertutupi gambar tengkorak hitam berasap yang berarti pertandan buruk dan 1 kartu bergambar Persona Apasara beracana priestess."Ada apa?" tanya Reizato yang heran."Ini Suffle time, dimana kau harus memilih kartu yang ingin kau ambil. Tapi aku sarankan, kau lebih baik jangan memilih kartu yang terinfeksi gambar tengkorak hitam yang berasap, Karena bisa membuatmu jadi gendeng sampai-sampai di culik oleh Bayu gendeng dan membawamu ke dalam dunia gendeng yang isinya orang-orang seperti Ikutsuki dan amingwati dan itu hanya ada di Tolololpedia" jelas Minato pada Reizato yang mendapat balasan "oh...".
5 kartu tadi membalik lalu menjadi blank semua dan mulai mengocok dengan sedikit pelan. Saat 5 kartu berhenti, Minato menyuruh Reizato memilih kartu urutan ke tiga dan munculah sebuah Persona Apasarah di hadapan Reizato dan menjadi kartu persona bagi Reizato."ini Persona?" tanya Reizato yang heran."ya" jawab Minato dan waktupun kembali berjalan.
("Sekarang sudah berbeda dengan 2 tahun yang lalu dan aku bukan lagi pengecut") batin Reizato yang masih ingat tentang kejadiannya di 2 tahun yang lalu namun masih belum ingat di kejadian 10 tahun yang lalu."Nii-san!" Reizatopun menoleh ke asal suara dan mendapatkan
'DUAK'
sebuah hantaman keras dari kepala sampai terpental lagi ke dinding
'BRUAK'
"Adew..." desah Reizato kesakitan. Semua jawdrop saat melihat kejadian tadi ("Ya-Yandere") batin Minato sambil menelan ludahnya namun karena mengingat kejadian tadi, diapun tersedak dan akhirnya tewas di tempat*Author di keroyok FC Minato*
"NII-SAN INI BISA RUNDINGAN DULU APA TIDAK SIH?" teriak Yukari pada Reizato yang sekali lagi berusaha berdiri."ba-baiklah" ucap Reizato dengan lemasnya."Akihiko, lebih baik kita akhiri penjelajahannya" ucap Mitsuru dan mendapat protes dari Akihiko "tapi Mitsuru, kami belum menghajar satu shadow sekalipun, masa' hanya mereka saja yang menghajar shadow dan aku tidak kebagian?". Mitsuru berpikir sejenak "baiklah, hanya sebentar dan setelah itu kalian harus kembali, mengerti?", semuanyapun menjawab "siap mengerti!" dengan suara lantang dan berhasil mengundang 7 shadow bernbentuk burung gagak menghampiri mereka."semua waspada, aku merasakan kehadiran 7 shadow mendekat ke arah kalian" ucap Mitsuru berusaha memperingati yang lain, semuanya bersiap siaga.
Tidak lama setelah itu, 1 Shadow muncul."Aku lihat 1" ucap anak Shaun the sheep*plak* alias junpei yang memberitahu ke semua orang bahwa dia maho*digiles Kanji(?)*. Yukari lalu memanah shadow itu namun meleset, Minato memanggil Nekomata untuk maju dan mencakar shadow itu dan musnahlah Shadow tersebut.
2 Shadow datang."Sekarang giliranku" Akihiko memanggil Polydeuc untuk menggunakan sonic punch dan 1 Shadow berhasil musnah, "Go Hermes" Junpei memanggil Hermes lalu menggunakan skiil Agi dan hancurlah Shadow burung tersebut.
3 shadow muncul. "Orpheus" Minako memanggil Orpheus miliknya "rasakan ini" Orpheus lalu memainkan harpanya dan keluarlah bola api yang mengenai 1 shadow sampai hancur. 2 shadow terbang ke atas untuk menghindari serangan-serangan dari mereka."Woy jangan kabur kalian" teriak Junpei dan 2 shadow yang di langit mengeluarkan semburan api ke anggota SEES."Menghindar!" semuanya berhasil menghindar setelah mendengar comando dari Minato, tapi sayang. Shadow terakhir datang dari belakang Selena dan bersiap mencakarnya.
Reizato yang mengetahuinya segera berlari ke arah Selena "SELENA DIBELAKANGMU!". Selena melihat kebelakang lalu melihat ke atas dan terlihatlah shadow berbentuk burung "KYAAA". Lalu terjadilah De javu bagi Minato saat menolong yukari, Reizato mendorong Selena ke samping dan berhasil namun saat dia ingin menyerang balik shadow itu,
'tuk'
"Gyaa!"
'bruak'
dia akhirnya terjatuh dengan memalukannya karena tersandung sebuah kerikil kecil yang pernah membuat Minato jatuh dengan memalukannya saat melindungi Yukari."Aduh..." desah Reizato dan semuanya sweatdrop, pipi Minato merona merah saat mengingat kejadian yang pernah dia alami apalagi di hadapan adiknya sendiri sampai-sampai Minato tak bisa tidur karena terus mengingat hal memalukan itersebut dan kini sepertinya Minato tidak akan bisa tidur lagi. "Rei-chan!" selena lalu mematap Shadow yang hampir saja membunuh Reizato "kau tak akan aku maafkan, Andromeda"
'CLINK'
Munculah Andromeda. "MaGaru!" anginpun datang dari bawah lantai dan membuat 3 shadow berbentuk burung itu jatuh semua dan hancur. Selena kemudian menatap keadaan Reizato yang masih dalam posisi tidur,"Rei-chan tak apa?" tanya Selena namun Reizato tetap diam.("Aku merasa tidak bersemangat untuk berdiri") batin Reizato dengan lemasnya."Rei-chan, maaf ini semua salahku, seharusnya... aku yang melindungi Rei-chan, bukannya Rei-chan yang melindungi aku..." ucap Selena dengan nada bersalah.
Reizato yang mendengar hal itu langsung berdiri dan berusaha menenangkan Selena "Ti-tidak kok, ini bukan salahmu tapi..." lalu melirik kerikil yang telah membuat dirinya terjatuh "INI SEMUA SALAH KERIKIL INI YANG SEHARUSNYA TIDAK MEMBUATKU TERJATUH!" diapun bersiap meng-All-out-Attack kerikil kecil itu dengan bantuan Minato yang juga ingin balas dendam, muka Reizato dan Minato close up dilayar "RASAKAN INI, HYAAAAT!" dan mulailah mereka meng-All-Out-Attack kerikil itu sampai puas.
'BRAK'
'BREK'
'BRUAK'
'SLASH'
'BOOOM'
'DHUAR'
Semua yang disana Cuma bisa Sweatdrop.
Thebel, Lantai 15 dekat tangga
Akhirnya mereka sampai di lantai 15 yang akan menuju Dungeon dan musuh baru selanjutnya dan Reizato sudah mendapatkan beberapa Persona yaitu Apsaras, Nekomata, Okane dan Pixie."Sudah, kita akhiri sampai disini." ucap Akihiko yang merasa puas setelah meng-KDRT(Kekerasan Dalam Ruangan Tartarus) semua Shadow. Merekapun kembali menuju aula pertama melalui Teleport Device yang ada di sana. tapi sebelum mereka masuk kedalam Teleport, tiba-tiba Reizato merasakan ada hawa kematian lagi di sekitarnya dan terdengar suara mengerikan,
"PALE RIDER... ZAN-EI..."
Semua menoleh ke asal suara yang berada di atas tangga dan terlihatlah sesosok Persona berjubah hitam, berkuda abu-abu, berkepala tengkorak dan memegang sebuah Scythe datang menghampiri mereka dengan cepat sambil mengayunkan senjatanya. Tapi yang makhluk itu hampiri adalah tempat Minato berada."MINATO-KUN MENGHINDAR!" teriak Yukari dengan nada khawatir dan juga di ikuti terikan Minako "ONEE-SAN!". Mata Minato terbelalak, apakah ini ajalnya?
'CLINK'
'DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR-DHOR' suara tembakan pistol seseorang yang sukses mengenai kaki kuda pale Rider
'BRUAK' Pale Riderpun terjatuh dengan amat memalukan dan menghilang.
Alunan musik 'UNKNOWN' dari Gundam 00 terdengar dimainkan. Semua melihat sang penembak yang tak lain dan tak bukan adalah Reizato Takeba dengan Dual FN Five-Sevennya yang gaya nembaknya meniru Gaya menembak Gundam Dynames yang di kendarai Lockon Stratos dengan dual Beam gunnya."Untung saja aku dapat merasakan hawa kehadiranmu duluan," lalu Reizato menodongkan dual Pistolnya ke makhluk yang menyerupai wujud Kamen Rider Skull "siapa kau? apa kau? Dan Juga... APA TUJUANMU MENYERANGNYA?, JAWAB!" tapi Makhluk itu tiba-tiba menghilang di balik kegelapan dan meninggalkan sebuah Kunci emas di depan Reizato "HEY TUNGGU, SI^L!" lalu Reizato menghampiri kunci itu yang berada di hadapannya karena tidak bisa mengejar sosok tersebut."Apa ini?" dilihatnya sebuah ukiran simbol Yunani di kunci itu berteuliskan,
-klouví kleidariá anoichtí̱ri
("apa artinya?") batin Reizato. Semua orang menghampirinya "Nii-san, apa itu?" tanya Yukari yang heran dengan benda yang di pegang kakaknya. Reizato cepat-cepat menyembunyikannya dan segera mengganti kunci itu dengan sesuatu yang lain "oh ini," lalu menunjukan sebuah Pena yang terus di simpannya di balik rompi tipisnya "ini Pena biasa yang di lemparkan oleh orang tadi" ucapnya yang tentu saja adalah sebuah kebohongan baginya untuk mereka agar Misteri di balik symbol kunci emas itu bisa dia pecahkan sendiri. Semuanya percaya begitu saja dengan perkataan Reizato "oh...", Akihiko lalu meminta Pena itu "boleh kau serahkan Pena itu pada kami, untuk kami teliti"."Ini," Reizato menyerahkannya Pena itu dengan senang hati dan setelah itu memandang Minato "kau tak apakan?". Minato menjawab "aku tak apa dan terimakasih telah menyelamatkan nyawaku"."sama-sama" Reizato kemudian merasakan social Arcana Foolnya naik ke level 2 yang berarti white swordnya naik ke level 2 ("level Fool naik") batinnya,"baiklah, lebih baik kita pulang untuk istirahat".
Di perjalanan pulang, Reizato masih kepikiran tentang orang berkostum kamen rider Skull di hadapannya tadi ("siapa orang misterius tadi, mengapa menatapku dengan tatapan pembunuh tapi malah menyerang Minato duluan, juga menyerahkan kunci ini? Apalagi Personanya... Pale Rider, Death Arcana") batinnya dan menatap ke langit ("ayah, apa hubunganya ini semua dengan Minato?")
TBC
Sp-Cs: akhirnya selesai lagi, terima kasih untuk para pembaca sekalian, saya merasa senang dengan review kalian yang unik-unik dan berkesan buat saya. Saya harap anda-anda semua mau mereview fict ancur saya yang satu ini.
Status OC
General informasion
Orang Misterius berkostum kamen Rider Skull
Rambut: ?
mata: ?
Age: ?
date of birth:?
gender: male (sepertinya?)
height: 177 cm
profesi: ?
arcane: Death(Pale Rider)
senjata: Kunai, pistol, tangan dan kaki
Weak: ?
hoby: ?
suka: ?
tidak suka:?
keahlian: ?
lulusan: ?
orang Misterius yang muncul pertama kali saat tim SEES datang bersama Reizato dan Selena ke lantai 15. Menyerang Minato pertama kali dengan persona Pale Ridernya namun di gagalkan oleh tembakan Reizato. Tujuannya tak jelas, karena memiliki wujud seperti wujud kamen rider Skull di film kamen rider W. Di duga dia adalah bosnya Shotaro yang tersesat*plak* atau ayahnya Yukari dan Reizato yang masih hidup, atau ayahnya Minato yang balas dendam pada Minato karena pacaran nggak bilang-bilang*plak*, atau Souji Seta yang ingin cepat-cepat muncul ke cerita ini*Plak*, atau Author sedeng yang di pecat tadi dan balas dendam ke Fict ini, atau pembaca sendiri yang ingin eksis ke cerita ini (ampun... jangan pecat saya).
TUNGGU CERITA SAYA!
R&R Please...
