Persona 3: petualangan sang kakak

Akhirnya update lagi, terima kasih untuk review, Kritik dan saran semuanya dan maaf terlambat update, itu karena saya menangis seharian karena mengakhiri cerita 'Keresahan Hati' dengan 2 Final Chapter sekaligus dan apalagi saya nggak yakin Chapter yang saya buat ini bagus atau tidak.

Terima kasih untuk

Author in my Review:

2Mln(Reader annon Nishimura aya): Jangan lupakan paswordnya, kalau mau lupa katakan Paswordnya sama saya biar saya kirim ke Facebook anda, jika anda mau.

Miru-kun: terima kasih karena telah memberitahu bagian yang salah, kalau ada lagi tolong bantuannya ya.

Tapi jangan lupa untuk terus Review...

Disclaimer: persona 3 milik Atlus. lalu Kamen rider milik Toei dan Ishinomori Productions, Gundam milik Sunrise Studio, Ultraman milik Tsuburaya Productions, Vocaloid Milik Yamaha Corporation. Itu semua kenyataan.

Warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh*

Summary: Sebelum mau tidur, Reizato berhasil memecahkan misteri di balik kunci pembuka peti karena teringat peti yang di simpan oleh Selena yang di dapatkannya dari Igor. Saat Reizato berhasil membuka peti tersebut. Benda apakah yang ada di dalam peti tersebut itu?


Kamis Tanggal 28 bulan Mei tahun 2009, malam hari sebelum tengah malam

Asrama Kirijou(saya ganti karena di ancam Mitsuru dan Amingwati)

Setelah Mengucapkan salam tidur kepada Tatsuya, Reizato kini pergi ke lantai 1 untuk tidur di sofa karena masih tidak terima dengan kamar yang di tunjukan oleh adiknya.

Saat berada di atas sofa, dia kini tidak bisa menutup matanya karena masih kepikiran misteri arti kunci emas yang dia dapat dari makhluk misterius yang artinya sudah di pecahkan olehnya."Apa maksud Kunci pembuka peti?" Ucapnya pada dirinya sendiri sambil melihat Kunci emas yang di pegangnya. Diapun menutup mata, berusaha memecahkan misteri tersebut "kunci, pembuka, peti" tiba-tiba membuka matanya dan duduk kembali "itu dia, peti. Pasti yang di maksud peti adalah peti yang di bawa oleh Selena. Aku harus ke sana". Akhirnya Reizato berdiri dan berlari menuju kamar miliknya dan Selena berada.

Chapter 9: Minato di culik Hatsune Miku?(Bagian 1)

Lantai 2, Kamar Reizato dan Selena

Reizato sekarang berada di depan kamarnya dan Selena, dengan hati berdegup kencang layaknya pencuri ayam yang mau mencuri sapi milik pak Wagiman*Author di Rasengan Naruto*, perlahan-lahan membuka pintu kamar tersebut agar Selena tidak terbangun dari kuburnya *Author di Chidori Sasuke*. Namun Ternyata Selena belum tertidur. Terlihat Selena yang sedang sedih dengan memeluk peti bersegel emas sambil mengucapkan "Rei-chan..." dengan pelan tanpa menyadari bahwa Tunangannya mendengar perkataan pelan itu.

"Selena, kau kenapa?" tanya Reizato setelah mengintip Selena mandi*Author di injek pake kaki Gundam Seravee*. Selena terkejut dan segera menghapus setetes air matanya "A-aku tidak kenapa-napa kok, Rei-chan sendiri kenapa ada disini?". Reizato tersenyum sambil mendekati Selena "Memang aku tidak boleh ya masuk kekamar milik kita bersama?" tanyanya sambil duduk di sebelah Selena dengan jarak 2 meter."Ti-tidak, ma-maksud saya kenapa Rei-"."Aku tahu kamu menangis, jadi tolong jujur saja, mungkin aku bisa membantumu sesuatu, Selena" tawar Reizato yang memotong perkataan Selena. Sekarang Selena menundukan kepala, menatap peti yang di peluknya "Sebenarnya, a-aku..." Selena kemudian menatap mata Reizato dengan dalam dan berhasil membuat Reizato heran "ingin meminta Rei-chan menemukan kunci peti ini". Reizato kembali tersenyum "Haha... itu sudah kutemukan lebih dulu sebelum kau memintanya padaku" sambil menunjukan kunci emas yang ada di sakunya.

Selena tersenyum "Dari mana Rei-chan dapat?"."Aku dapat dari toko barang ancur milik tukang es krim keliling yang wajahnya persis sama Minato, kalau tak salah namanya Kaito Shion. Ya sudah aku buka ya" jelas Reizato yang kini akan membuka peti tersebut. Saat di buka, tiba-tiba sebuah daun bawang terbang keluar dari peti tersebut sambil melihat sekitar.

"KAITO-KAITO" ucap daun bawang kecil itu dengan suara cempreng sambil terus melihat keadaan sekitar."Be-benda apa itu?" tanya Reizato."Saya tidak tahu" ucap Selena, lalu dirinya melihat isi peti itu yang ternyata berisi 4 kacamata berwarna putih, juga sebuah bola kaca berisi sebuah dunia yang aneh "eh, Rei-chan coba lihat" kata Selena sambil menghadapkan isi koper itu ke Reizato."Wah... benda-benda apa ini?"

"KAITO-KAITO" tiba-tiba benda yang bisa melayang tersebut pegi masuk ke kamar Minato."Selena, nanti kita periksa semua isi peti ini, lebih baik kita kejar benda yang berebentuk seperti daun Bawang tadi" ucap Reizato yang beranjak dari ranjangnya untuk mengejar daun Bawang tersebut dan di susul oleh selena.

Di kamar Minato

Minato sedang tertidur pulas sambil mendengarkan lagu yang ada di MP3 ke sayanganya di telinganya(Ya iyalah, masak di hidung*Di lempar truk*). Tiba-tiba sebuah daun bawang yang bisa terbang masuk ke dalam kamar Minato tanpa izin sambil berkata "KAITO-KAITO", namun sayangnya Minato tetap tertidur sambil mendengarkan lagu."KETEMU..." lalu Daun bawang itupun berubah mejadi seorang gadis berambut biru mudah panjang berkuncir 2 dengan mengenakan Microphone di telinganya dan mengenakan pakaian seorang penyanyi panggung Cery Bell."Kaito..." ucap perempuan tersebut dengan nada yang masih cempreng sambil mendekatkan wajahnya ke arah Minato dengan jarak 30 cm yang di kiranya Kaito Shion sambil menusuk-nusukan jari telunjuknya ke pipi lembut Minato dan matilah Minato*Author di Megidolaon*. Tapi Minato tetap tidak terbangun, malah dia membalikan badannya membelakangi gadis itu."Kaito bangun, ini aku Miku, Miku Hatsune" ucap Gadis itu yang bernama Miku Hat(topi)sun(matahari)e(?)*mulut Author di sumpel pake Daun bawang* . Tapi Minato tetap masih tidak bangun karena lagi aik-asik mendengarkan lagu Soji Meguroh.

'BRAK'

Mikupun menoleh ke asal suara dobrakan pintu tersebut "Siapa kalian?"."Aku, aku adalah kesatria Baja Hitam" ucap Reizato layaknya kamen rider Black, kemudian di susul oleh Selena "Salam kenal, nama saya Selena. Kalau perempuan secantik anda namanya siapa?" dengan sopan. Wajah Miku merona merah saat dirinya di panggil 'Perempuan secantik' "ahh... terimakasih atas pujiannya. Nama aku Miku Hatsune, salam kenal", lalu sadar lagi "apa tujuan kalian masuk ke kamar ayangku Kaito?" dengan nada curiga."Kaito...?" tanya Reizato dan Selena dengan heran."yap"

Di kamar Tetsuya

Tetsuya yang berusaha tidur, tidak bisa tidur karena di santet Author*Author di Heat Kaiser*."Aduh... aku tak bisa tidur, lebih baik cari makanan ah~" akhirnya dia keluar dari kamar dan setelah keluar dari kamar, dia melihat pintu kamar Minato terbuka lebar."Eh, itu kamarnya Minato-san bukan? Tapi kok kebuka gitu ya? Apa dia belum tidur? Lebih baik aku periksa, barang kali ada maling ayam pak Wagiman yang masuk ke kamarnya lagi" Tetsuyapun akhirnya menuju ke kamar Minato.

Kembali ke kamar Minato

"Maaf ya non, orang yang di atas ranjang itu sebenarnya adalah Minato Arisato, Pacar adikku yang MASIH BELUMKU RESTUI! Dan itu bukan orang yang anda sebut sebagai Kaito" jelas Reizato. Namun Miku tidak percaya dengan perkataan Reizato "Tidak mungkin, aku tak percaya dengan kalian, dia itu Kaitoku, bukan orang yang kalian sebut sebagai Minato Arisan" lalu menggendong Minato."Hei, apa yang akan kau lakukan?" tiba-tiba sebelum pertanyaan Reizato di jawab, sebuah sinar menyilaukan mata Reizato dan Selena yang keluar dari tubuh Miku."Aku akan membawa Kaito-kun kembali bersamaku" dan mengubah Miku dan Minato menjadi sebuah Daun bawang yang bisa terbang keluar melintasi Tetsuya yang kaget "Gyaa..." dan terjatuh ke belakang, Miku dan Minato(masih tidur) lalu masuk ke dalam bola kaca.

"Minato!" teriak Reizato pada bola kaca yang kini sedang melihat Miku menggendong(Baca: menculik) Minato menunju sebuah istana megah. Sebelum masuk ke istana itu, Miku berbalik menghadap Reizato sambil menjulurkan lidahnya ke bawah dengan jari telunjuk menarik pipi kanannya ke bawah juga tanda bahwa dia sedang memancing kemarahan Reizato."WOY, KEMBALIKAN MINATO!" teriak Reizato pada Miku, namun Miku tidak menghiraukanya dan masuk ke dalam istana itu."MINATO!" teriak Reizato yang berhasil membuat seluruh penghuni asrama terbangun.

"Ada apa, apa yang terjadi, kenapa Nii-san teriak?" tanya Yukari. Tetsuya bangun "Minato-Minato-Minato!". Semua memandang Tetsuya dengan heran "a-ada apa dengan Nii-san?" tanya Minako yang heran karena Tetsuya menyebut nama Minato dengan gagap."Dia di-di-di"."Di apa?"."DICULIK!"."HAH?" Semua yang mendengar hal itu langsung kaget."Dimana?" tanya Junpei.

Reizato langsung menunjuk bola kaca yang di pegangnya "Di dalam sini"."HAH?" sekali lagi semua kaget."Tidak mungkin, anda pasti bercanda" ucap Akihiko."Ya benar, kalau anda mau buat lolucon lebih baik belajar sama Ikutsuki, pasti makin garing haha..." ucap Junpei."Kalau tak percaya lihat ini!" kata Reizato, semuanya pun melihat secara dalam-dalam isi bola kaca tersebut."Nii-san!" ucap Minako yang kaget karena melihat kakaknya yang masih tidur dipeluk-peluk oleh Miku melalui Jendela istana tersebut.

"MI-NA-TO...!" Yukari yang juga melihat itu marah, karena melihat Minato di gituin oleh perempuan lain. Kemudian memakai toa "MINATO, BANGUN!" tapi sayang, Minato tidak bisa terbangun karena lagi asik-asik mendengarkan lagu Soji Meguroh terus-terusan dan bermimpi nyanyi bareng OVJ. Yukari heran "eh, kenapa Minato-kun tidak terbangun?". Miku kemudian berbicara dari balik bola kaca "Dia itu Kaitoku, bukan orang yang kalian sebut sebagai Minato"."WOY, SIAPAPUN KAU, DIA ITU MINATO, BUKAN KAITO ORANG YANG KAU SEBUT BARUSAN!" teriak Yukari pake toa pinjaman haji Syarifudin."Tidak, dia itu Kaitoku, sekali lagi dia itu KA-I-TO, KAITO SHIONKU" ucap Miku."SUDAHKU BILANG, DIA ITU MINATO DAN CEPAT KEMBALIKAN DIA!" Teriak Yukari dan sukses membuat kaca asrama pecah sekali lagi."Coba saja kesini, WEK..." ejek Miku sambil menjulurkan lidahnya kebawah dan menarik pipi kanannya kebawah dengan jari telunjuk. Kini kesabaran Yukari sudah sampai puncak "IHH... BAIKLAH, AKU AKAN PECAHKAN BOLA INI" ucapnya sambil membawa Palu berukuran raksasa.

Reeizato menghentikan Yukari "tunggu-tunggu-tunggu, jika kau melakukannya kita tidak bisa membawa Minato kembali" ucapnya. Yukari menghentikan kelakuannya "terus bagaimana?"."Kita masuk kedalamnya" jawab Reizato."Caranya?" tanya semuanya."Dengan lompat kaya Dora The Explore yang masuk ke dunia buku~" ucapnya yang meloncat-loncat bagai pocong dikejar Roy Suryo dan menyebabkan mereka semua sweatdrop.

"Yukari-chan, kakakmu benar-benar aneh" ucap Minako."Yah... begitulah"

Reizato kemudian berhenti "Baiklah, aku jujur memang tak tahu bagaimana kita bisa masuk ke dunia di dalam bola kaca ini"."HAJAR!" teriak semua yang mengALL-OUT-ATTACK Reizato sampai puas karena mendengar pengakuan dari mulutnya yang berbau Jengkol+Pete+Kaos kaki busuk."Aduh..." desah kesakitan Reizato.

"Mangkannya Reizato-san, kalau ngomong itu hati-hati" ucap Tetsuya."iya-iya" Reizato bangkit kembali "baiklah, ada yang punya ide bagaimana cara kita menyelamatkan Minato, soalnya kita harus menolong dia sebelum dia di apa-apain oleh perempuan itu". Semua berpikir sejenak."Rei-chan, sebenarnya benda-benda yang ada di dalam peti ini di buat apa sih?" ucap Selena sambil memakai sebuah kaca mata dari dalam peti itu.

'CLINK'

Tiba-tiba sebuah sinar keluar dari kartu itu dan mengubah Selena menjadi kartu lalu masuk ke dalam bola kaca itu."Selena!" teriak Reizato yang melihat kejadian itu."Rei-chan, aku bisa masuk, ayo masuk!" ucap Selena dari dalam bola kaca itu."oh begitu," tiba-tiba saat Tetsuya mengambil sebuah kaca mata yang ada di dalam peti itu, dirinya juga menjadi sebuah cahaya dan masuk kedalam bola kaca itu "Reizato-san, kau harus mengambil salah satu kacamata yang ada di peti itu untuk masuk ke dalam bola kaca ini"."Baik" Reizato lalu memilih sebuah kacamata, namun tidak terjadi apa-apa "Kok nggak terjadi apa-apa?".

"Coba yang lainya Nii-san!" ucap Yukari pada kakaknya tapi semua kacamata yang dipilih Reizato tetap tidak bisa memasukkanya ke dalam bola kaca tersebut."Ada apa ini?" tiba-tiba saku celana Reizato bercahaya "Hn?" Reizato lalu merogoh celananya dan yang dia temukan adalah sebuah kacamata Evoglassnya yang selama ini di simpannya."Nii-san, kok kaca mata Nii-san bercahaya?" tanya Yukari."Nggak tahu tuh" Reizato langsung memakainya sambil berkata "UTRA SEVEN" dan sebuah cahaya merubahnya menjadi wujud cahaya dan memasukannya ke dalam bola kaca tersebut "WOY AKU MASUK BOLA KACA TAPI SAYANG, KOK NGGAK JADI ULTRAMAN?". Semua yang melihat Reizato hanya bisa sweatdrop saja.

Minako bersiap memakai kacamata itu"baiklah," dan di susul Yukari "aku juga".Namun saat mereka memakai kacamata itu, tiba-tiba tidak terjadi apapun."Ke-kenapa? Kok nggak terjadi apa-apa?" tanya mereka berdua yang heran."Mungkin karena Bola kacanya mati kali, pasti matinya gara-gara lawakan garing milik kakakmu" ucap Mitsuru sambil menunjukan bola kaca yang ada di dalam peti, menghitam."Apa?" teriak semuanya."NI-NII-SAN!" teriak Minako sambil menitihkan air mata."Tenang Minako-chan, kita percayakan saja Minato-kun pada mereka" ucap Yukari."Ta-tapi..."."Sudahlah, jika bola kacanya kembali hidup kita akan segera ikut menolongnya" lanjut Yukari yang di balas oleh anggukan Minako.

Di dalam bola kaca

"Hei, Rei" ucap Tetsuya."Apa?" tanya Reizato."kelihatannya istananya dan suasana di dalamnya hanya bagus dari luar kaca saja ya" lanjut Tetsuya sambil melihat sekitar yang kini menjadi tempat mengerikan dengan langit berwarna merah bergelombang, kota yang sepi, berkabut dan yang ada di hadapan mereka adalah sebuah Kastil dimana Yukiko terperangkap didalamnya yang tak lain adalah Yuikiko's Castil."Kau benar, apalagi aku merasakan hawa negatif di sekitar sini" ucap Reizato dan terdengar alunan lagu 'Back Side of The Tv' milik Persona 4.

Di tempat lain

"Aku mencium sesuatu Kuma" ucap sebuah beruang yang dapat berbicara."Kau memang mencium apa tedd?" tanya seorang pria berambut coklat dengan membawa dua Kunai pada beruang tersebut."Mencium bau manusia selain kalian kuma dan mereka berada di kastil Yukiko Kuma" jawab beruang itu."Apa ada orang yang terjebak di dunia tv selain Yukiko yang nantinya akan kita selamatkan?" tanya seorang perempuan berambut bob berwarna coklat."Kalau begitu kita akan menyelamatkan Amagi-san dan juga mereka" ucap laki-laki berambut mangkok bewarna abu-abu yang membawa katana.

Kemabali ketempat Reizato

"Rei-chan, kayaknya di sekitar sini akan banyak Shadow yang bermunculan" ucap Selena."Kau benar, aku tadi melihat salah satunya namun bentuknya berbeda dengan Shadow yang kita hadapi di Tartarus" ucap Reizato."Shadow itu apa?" tanya Tetsuya yang heran."Oh iya, kau belum tahu tentang Shadow ya. Baik biar aku jelaskan." Akhirnya Reizato menjelaskan semuanya."Oh begitu" ucap Tetsuya."Rei-chan, aku melihat ada 3 Shadow di hadapan kita" ucap Selena yang menunjuk 3 Shadow berbentuk bola yang menjulurkan lidahnya."Baiklah, Tetsuya lihat inilah yang dinamakan Persona" Reizato mulai memanggil personanya melalui kacamatanya "Joker"."Joker?"

'WUSH'

Sebuah pusaran angin datang dari segala arah dan membentuk sebuah wujud.

'CLINK'

Cahaya biru muncul dari tanah, lalu terdengar alunan musik 'UNKNOWN' dari Gundam 00 Dan Joker muncul dari dalam pusaran itu, 3 Shadow gemetar ke takutan dan mata Tetsuya terbelalak kaget "i-inikah yang dinamakan Persona?"("tapi kenapa namanya sama dengan mahluk yang ada di dalam mimpiku? Walau wujudnya bebeda") batin Tetsuya.

Tiba-tiba sebuah bayangan hitam berada di belakang Reizato dan menghilang. Reizato tersenyum "Tetsuya-san, keluarkan juga Personamu"."caranya?" tanya Tetsuya. Reizato lalu mengangkat tangan kanannya dan menunjuk ke atas langit "Seperti ini, lalu bayangkan Personamu dan katakan PER~ SO~ NA~, jelas?"."Baiklah" lalu Tetsuya mengangkat tangan kanannya dan menunjuk langit, lalu menutup mata, membayangkan Apollo "PER~SO~NA~".

'CLINK'

Tiba-tiba keluar kartu Apollo berwarna hitam berarcana Star dan masuk kedalam tanah. Seketika itu juga keluarlah lingkaran Api hitam dari dalam tanah dan didalam lingkaran itu terbentuklah lambang Bintang.

'BLUR'

Dan terdengar alunan lagu 'Reach out The Truth -First Battle-' dari Persona 4 dengan bersamaan keluarnya sebuah Makhluk berwarna hitam bergaris putih horizontal di celananya yang panjang. Tiba-tiba 3 Shadow yang ada di hadapan mereka semakin gemetar ke takutan."Baiklah Tetsuya-san, apakah kau siap?" tanya Reizato."Aku siap-aku siap-aku siap" jawabTetsuya layaknya Sponbob Squerpants lagi lari menuju Krasty Krab bagai Orgil*Author di Heat Kaiser sekali lagi* sambil mengangguk."AYO!"

Kini Joker dan Apollo terbang menerjang 3 Shadow di hadapan mereka.

'BRUAK JLEB'

Joker meninju 1 Shadow itu tepat dari depan mulutnya dan menembus ke bagian belakangnya, lalu 1 shadow terbang ke arah Joker dari belakang, Joker yang mengetahui itu segera memutar badannya dan menabrakan shadow itu dengan Shadow yang ada di tanganya hingga kedua Shadow itu hancur sampai memuncratkan Cairan hitam dan mengenai Persona Reizato. Kini tinggal 1 shadow yang tersisa dan dihadapi oleh Apollo seorang, Shadow itu kemudian melaju dengan kecepatan tinggi sambil membuka mulutnya lebar-lebar ke arah Apollo yang tengah bersiap untuk menyerangnya."HYAAAAT" teriak Tetsuya dan saat Shadow itu mendekat, tangan kanan Apollo mulai mengeluarkan api."RASAKAN INI!" dan Apollopun meninju shadow itu dengan tangan kanan berapinya hingga masuk dan menembus mulut Shadow itu dengan kerennya sampai tangannya teraliri cairan hitam pekat yang keluar dari dalam Shadow itu.

'BLUR'

Apollo lalu membakar Shadow itu yang tetap masih ada di tangannya dan musnahlah Shadow itu."Kau hebat Tetsuya-san" puji Reizato."Sama, kau juga Reizato-san, bisa mengalahkan 2 Shadow sekaligus" balas puji Tetsuya."Ah... biasa aja kok" ucap Reizato."Baiklah, ayo kita selamatkan Minato" ucap Selena dan mereka masuk ke dalam istana Yukiko dimana Minato di sekap Miku yang mengira bahwa Minato adalah Kaito Shion sang penjual es krim keliling*Author di tabrak becak*

Masih di depan Istana Yukiko

Setelah Reizato dan lainnya masuk, 3 orang dan 1 makhluk berbentuk boneka beruang baru datang dan meilhat ke adaan sekitar tempat di luar istana Yukiko. "Waow... Kuma, sepertinya ada pertarungan hebat disini Kuma" ucap beruang itu sambil melihat sekitar tempat bekas penganiyayaan Shadow."Yu-yuu, apa orang-orang yang tadi di bilang Kuma itu yang melakukan ini?" tanya laki-laki berambut coklat kepada orang berambut mangkok berwarna abu-abu yang di panggilnya Yuu yang tak lain Yuu Narukami yang ada di Persona 4 The Animation yang dulunya di namai Souji Seta di manganya."Entahlah"

TBC


Terimakasih telah membaca Fict saya di Chapter 9 ini, tolong di...

R&R

Dan saya harap semua yang lagi UNAS dapat nilai yang tertinggi dengan belajar yang keras. AMIN...