Persona 3: petualangan sang kakak
Hore, sekali lagi update. Terima kasih untuk,
My Review Fict:
Miru-kun: Thanks untuk reviewnya.
2mIn: Makasih untuk Reviewnya.
Hirosuke Namikaze (Chapter 5): saya memang suka main PB, tapi saya kayaknya lebih suka FanFiction *Di tembak para PB*.
Reizato: Kok segitu saja?
Sp-Cs: soalnya saya nanti PSG tahu nggak PSG?
Reizato: Praktek kerja?
Sp-Cs: ya benar dan kayaknya untuk bulan-bulan kedepannya... saya tidak bisa menyempatkan menulis cerita ini lagi kayaknya, padahal... hiks... menulis fict ini hiks... ADALAH KESENANGANKU HUWAAAAAA... AUWOUWOOOO(?). oke sekarang silahkan baca chapter saya.
Tapi jangan lupa untuk terus Review...
Disclaimer: Persona 3 milik Atlus dan Vocaloid Milik Yamaha Corporation.
Warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh* penuh dengan CrossHover
Summary: Reizato, kakak kandung Yukari tinggal di asrama. Hari demi hari telah dia lewati, bagaimana ceritanya?
A/N: Nama asrama saya ganti menjadi Asrama Iwatodai.
Jumat Tanggal 29 bulan Mei tahun 2009, pulang sekolah
SMU Gekkoukan, kelas 2F.
Minako dan Yukari masih berada di kelas walau bel tanda pulang telah berbunyi. Yang ingin tahu Posisi duduk para Charakter di cerita ini pasti tahu gamenya, tapi dengan sedikit perubahan oleh Author yaitu Yukari tetap duduk di depan Minato, Minato tetap duduk di belakang Yukari, Junpei duduk di sebelah kanan Minato dan terakhir Minako duduk di sebelah kiri Yukari sehabis membunuh charakter sampingan yang selama ini ada di Persona 3 dan Persona 3 Fes yang selalu duduk di sebelah kiri Yukari *Dibacok*.
~Chapter 13: the Moon is open and two Mystery Man~
"Hah~" Yukari nampak mengantuk begitu juga dengan Minako karena sehabis 'malam pertama'*Di Garudyne*.
Minato datang menghampiri dua perempuan yang di kenalnya tersebut "Hey,Kulihat-lihat dari masuk kelas sampai pulang sekolah hari ini kalian kok tumben ngantuk, memangnya kemarin malam kalian habis ngapain?" tanyanya dengan muka polos bagaikan bayi yang baru lahir.
Yukari dan Minako yang kaget terhadap pertanyaan yang di lontarkan Minato, langsung duduk tegap dan tersenyum gugup kepadanya "Eh, mengenai itu... ".
Minato sedikit menaikan alis kanan matanya, tanda dia heran "Apa?".
Tiba-tiba sebuah bola lampu berukuran 100.000 Watt menyala di atas kepala Minako. "Sebenarnya kemarin malam aku dan Yukari-chan belajar sampai larut malam, jadinya ya ngantuk." Minako lalu memandang Yukari "Benarkan Yukari-chan?".
Yukari langsung tersenyum "Be-benar" dan di lanjutkan oleh mereka dengan tertawa gugup.
"Oh~" Minato Cuma ber 'O' riah saat mendengar pernyataan NISTA tersebut *di Garudyne lagi namun yang kena Ichigo Kurosaki(?)*.
Minako lalu memandang kakaknya dengan pandangan heran "oh ya, apa Nii-san hari ini tidak punya janji dengan siapapun?".
Minato mengingat-ngingat sebentar "Hm... tidak, memang kenapa?".
"Antar kami belanja ya Nii-san~" ucap Minako sambil tersenyum mengerikan layaknya SETAN yang mengartikan 'Kalau nggak, nanti aku santet loh'.
Minato yang tahu arti senyuman tersebut langsung gemetaran karena terkena Ailment SCARY Job(?) dari Minako "Ba-baiklah".
"YEAH!" teriak Minako dan Yukari yang langsung menyeret kaki Minato dengan sadisnya yang di kira mereka adalah tangannya ke Paulownia Mall "Nii-san yang bayar!".
Minato yang terkena Ailment Scary dari senyuman Minako, kini mendapat Ailment CRAZY dari perkataan Minako yang sukses mengakibatkan dia langsung menjadi GREAT SEAL *Di tebas dengan Harpa Orpheus namun yang kena Thanatos(?)*.
-00-
Jumat Tanggal 29 bulan Mei tahun 2009, sore hari
Asrama Iwatodai, ruang tamu.
"Tadaima!" ucap Minako dan Yukari dengan senangnya pulang ke asrama sambil membawa belanjaan yang segitu banyaknya di tangan mereka karena telah mengKORUPSI isi dompet Minato hingga kempes layaknya perut ibu-ibu hamil yang baru melahirkan*Di hajar Massa*.
"Okaeri~" sapa Miku Hatsune dan Kaito bersamaan yang sukses membuat Minako dan Yukari mangap tanda terkejut sedangkan Minato bingung karena melihat kedua orang baru lahir(?) yang ada di depannya yang belum dia kenal.
"ka-kau kenapa ada disini?" tanya Minako dan Yukari yang terkena ailment CONFUSE dari wajah bening Miku. Namun Miku senyam-senyum gaje.
"Yukari-Minako, mereka siapa?" tanya Minato yang telah membuat Yukari dan Minako semakin gugup.
Tidak lama kemudian Mitsuru keluar dari WC.
"Mitsuru-senpai!" teriak Yukari dan Minako pada Mitsuru.
Mitsuru lalu menoleh ke arah dua perempuan tersebut "Oh kalian sudah pulang, ada apa?".
"Kenapa dia ada di asrama kita?" tanya Yukari dan Minako bersamaan sambil memegang lengan Minato yang membuat lengan tersebut dapat berbunyi,
KLEK
Dan di susul oleh nyanyian merdu Minato "AAAAAAWWW... LENGANKUUUUU... LEPASKAN-LEPASKAN!".
Akhirnya Yukari dan Minako melepaskan pelukan dari lengan tersebut dengan berat hati "Ma-maaf...".
Mitsuru tertawa pelan "hihi... baiklah biarku jelaskan". Akhirnya Mitsuru menjelaskan semuanya.
-Flashback-
Jumat Tanggal 29 bulan Mei tahun 2009, pagi hari
Iwatodai Train station.
Reizato mengantar Miku dan Kaito ke statiun kereta. Beberapa menit kemudian, Merekapun sampai di depan Stasiun Iwatodai.
"There it is" ucap Reizato layaknya pemandu sorak(?). "Welcome to Gekkoukan High School, Hope You like it"
"SALAH DIALOQ WOY!"
Ralat Yuk~
"Yak, kalau sampai di rumah kalian jangan lupa tinggalkan pesan ya~" ucap Reizato pada Kaito dan Miku setelah memberi mereka tiket kereta.
"Baik" ucap Kaito dan Miku.
Tapi karena keretanya belum datang, mereka memutuskan untuk duduk-duduk.
...
Di samping itu juga ada sekelompok remaja, satu orang tua dan 1 gadis kecil yang sepertinya mengantar seorang pemuda berambut abu-abu berbentuk mangkok ayam yang ternyata mereka adalah Yuu, Yosuke, Chie, Yukiko, Kanji, Rise, Teddy, Naoto, Ryutaro Dojima dan Nanako.
"Yuu, jaga dirimu baik-baik ya" ucap Yosuke dengan wajah gembira..
"kalau sampai jangan lupa kirim pesan ya" ucap Chie dengan wajah memerah.
"Dan juga jangan sampai melupakan kami." Ucap Yukiko dengan pipi memerah.
"Senpai, kalau ada waktu mampi ke rumah aku Yuk~" ucap Kanji ke-UKE-an sekali sampai semua yang disekitarnya muntah bahkan Amingwati juga ikutan muntah karena telah kalah ke-UKE-annya sama Kanji. *Di samber gledeg*
"Yuu-Senpai, kalau liburan mampir kerumahku aja ya~" Ucap Rise Cooker dengan wajah Mesum.*Di hajar FC Rise*
"Sensei, jangan lupakan Kuma" ucap Teddy dengan wajah imut yang berganti nama menjadi Kuma(N).*Dihajar FC Teddy*
"Yuu-senpai harus tetap sehat ya" ucap Naoto dengan pipi memerah yang membuat cewek-cewek mencubitnya sampai jelek karena Imut .*Di Tembak Naoto pake Revolver*
"Yuu, kalau kawin bilang ya" ucap Paman Ryutaro kebangetan.
"Nii-chan harus kawin sama aku aja saat aku sudah dewasa nanti" ucap Nanako dengan muka memerah dan memeluk Yuu sambil nangis Gaje.
Semua yang mendengar itu menjadi terkejut.
"Na-Nanako..." ucap Yukiko, Chie, Rise dan Naoto termasuk Kanji yang nggak pingin Yuu kawin sama si cebol.*Author Di cekek, di Mutilasi, di Cincang, Di bakar dan di buang ke jamban*
"Sudah-sudah, nanti aku akan sampaikan kabarku jika sampai." Ucap Yuu dengan Coolnya "Kalian jaga diri ya."
Tiba-tiba orang yang mirip Yuu datang entah dari mana dan teriak marah pada Yuu "Woy, enak loe ya jadi peniru gue".
Yuu dan semuanya kaget karena ada orang yang mirip sama Yuu.
"Kau siapa?" tanya Yuu.
"Gue ini Souji Seta, Protagonis Persona 4 yang asli!" teriak orang itu yang ternyata Souji Seta(N). *Di Myriad Truth*
"Yuu ada Dua?" teriak Cewek-cewek kaget, kemudian... "KYAAAAA" mereka pun pingsan.
"Enak aja, Gue yang Protagonis Persona 4 yang asli!" ucap Yuu yang tidak kalah kesal.
"GUE YANG ASLI!".
"NGGAK, GUE YANG ASLI!".
Aduh bacotpun dimulai.
"Baiklah kalau begitu," Yuu dan Soujipun mengeluarkan kartu Persona Arcana World mereka masing-masing yang bergambar Izanagi-No-Okami, "PERSONA!" dan meremas kartu itu bersamaan.
"Semua menghindar!" teriak Yosuke yang tahu apa yang dilakukan Yuu/Souji. Yaitu mengeluarkan Myriad Truth.
"IZANAGI-NO-OKAMI," ke dua Izanagi itu keluar.
"BERHENTI!".
...
TUT TUT~
JES-JES-JES-JES-JES-JES...
Kereta Pun datang dari arah pertarungan Sesama Jenis(?) Protagonis P4.
Reizato, Kaito dan Miku melihat kereta tersebut. "Itu dia keretanya dan..." Reizato berhenti tersenyum karena heran saat melihat Yuu tengah bertarung melawan Souji "itu bukannya Yuu ya? Dia ngapain di sana?"
"PERSONA!" Yuu dan Souji mencengkram kartu Persona secara bersamaan.
"Semua menghindar!" teriak Yosuke yang tahu apa yang dilakukan Yuu/Souji. Yaitu mengeluarkan Myriad Truth.
"Ngapain mereka?" tanya Kaito dan Miku.
"Entahlah" jawab Reizato.
Kereta pun hampir sampai di stasiun, namun tidak di pedulikan ke dua Protagonis P4.
"IZANAGI-NO-OKAMI" ke dua Izanagi itu akhirnya keluar.
"Lebih baik aku hentikan saja mereka." Reizato lalu berlari ke arah Yuu dan Souji, "BERHENTI!"
Namun Souji dan Yuu tidak menghiraukan teriakan Reizato,"MYRIAD TRUTH!".
"Hah? Apaan tuh" tanya Reizato pada dirinya sendiri.
Keretapun sampai di stasiun dan mendapatkan sambut sebuah ledakan.
BOOOOOM!
Yang mengakibatkan kereta tersebut hancur dan mendapatkan efek dari semua orang seperti di bawah ini.
Yosuke mangap, Chie megap-megap, Yukiko teriak "AUWOUWOOOO!" layaknya Tarzan*Di hajar FC Yukiko*, Kanji jadi UKE sekali*Di giles*, Rise langsung jadi Miku Hatsune*Di tonjok Miku* ,Naoto jadi Minato(?), Kuma jadi Bernard Bear*Di timpa Kamui*, Nanako langsung jadi istrinya Ken, Paman Ryutaro berubah jadi Kamen Rider Den-O*Di hajar Momotarosu*, Reizato di hajar Massa, Amingwati dan Tessy jadi Maho beneran, Roy Suryo jadi Tukang Becak, Naruto dan Sasuke Mahoan di tepi jalan*Di Chidori+Rasengan*, Orochimaru jadi Banci taman lawang*Di hajar*, Kira Yamato kawin sama Atrhun*Di hajar Lacus*, Deidara buka toko senjata di Inaba(?), Sasori buka toko boneka di Kuburan, Optimus Prime berubah jadi Bajai, Ustad Maulana ceramah sampai 1 Abad lebih, Nunung jadi langsing, Sule dan Andre jadi Gagap, Parto jadi salah satu dalang di Fanfiction, Minato jadi Hokage ke empat di Konoha, Junpei makan rumput *di Agidyne*, Akihiko dan Shinjiro 'Beradegan' di ranjang karena UKE sekali *Di keroyok massa*, Mitsuru jadi Erza yang ada di Fairy Tail, Yukari jadi penjual Jengkol, Fuuka jadi Yukiko(?), Ken Beneran Cebol *di lempar sendal*, Koromaru ngeong-ngeong bareng Doraemon, Aigis pacaran sama Astroy Boy *Dihajar FC Aigis*, Minako jadi Yandere, Adachi kawin sama Ikutsuki, Izanami dan Nyx berdandan paling jelek*di sabet dan di Thousand Curse*,sedangkan Yuu dan Souji...
"GYAAAAAA! KE-KERETANYA HANCUR!" Teriak Yuu dan Souji histeris layaknya ngelihat Protagonist Persona 5 yang baru muncul dan langsung menggantikan posisi mereka. *Author kena santet*
...
Akhirnya Kaito dan Miku tidak jadi pulang ke rumah mereka dengan senang hati(?).
-End Flashback-
"Ya begitulah ceritanya dan kata mereka perbaikan kereta dan jalurnya akan selesai bulan besok." ucap Mitsuru sambil menyilangkan kedua tangannya ke dada.
"Oh~" balas Yukari dan Minako yang hanya ber 'O' riah saja layaknya anak TK yang ngerti apa itu Hotto Motto. *Di hajar Roy Suryo*
"Terus mereka tinggal dimana?" tanya Minako.
"Tinggal di sini, Miku di lantai 3 sebelahnya kamar Yukari dan Kaito di lantai 2 sebelah kanan kamar Minato. Sebentar lagi kamar mereka sudah jadi" ucap Mitsuru.
Akhirnya Minato berkenalan dengan Kaito dan Miku dan merekapun makan malam bersama yang lainnya, kecuali Tetsuya dan Reizato.
...
"Nii-san dan Tetsuya-san dimana?" tanya Yukari yang sadar bahwa Reizato dan Tetsuya tidak ada di meja makan.
"Rei-chan mengantar Tetsuya-san pulang" jawab Selena.
"Yaaah~ kok Tetsuya-san nggak tinggal sama kita sih~?" tanya Minako lemas.
"Itu karena dia adalah seorang polisi dan tadi kakaknya mencarinya sampai ke sini karena satu hari telah meninggalkan tugas" kata seseorang pria berambut coklat susu berwajah hampir mirip Yukari dengan mata berwarna coklat kemerahan dengan topi bundar putih, rompi hitam tipis dan kemeja biru layaknya sang detektif yang tidak lain adalah Reizato Takeba, kakak laki-laki Yukari yang telah mengantar Tetsuya kembali pulang kerumahnya.
"Nii-san, emang rumahnya Tetsuya-san dimana?" tanya Yukari.
"Deket dari sini kok, kira-kira 1 KM dari Gunung Salak" Ucap Reizato yang mulai ngawur.
"Keadaannya terus gimana?" tanya Minako.
"Dia sedang menangani kasus." Balas Reizato yang kini duduk dimeja makan dan makan masakan Selena.
-00-
Sabtu Tanggal 30 bulan Mei tahun 2009, siang hari sebelum pulang sekolah.
Pelabuhan Tatsumi Port Island.
Hari biasa, semua melakukan aktifitas masing-masing dan tidak ada kejadian apapun kecuali Reizato yang sedang melihat-lihat birunya laut dari pelabuhan.
"Haaaah~ laut itu memang indah ya, apa lagi tempat ini masih seperti dulu" ucap Reizato yang berjalan-jalan mengelilingi pelabuhan. "Seandainya aku memiliki tongkat pancing, mungkin aku mendapatkan ikan."
"Rei-san, kau sedang apa?" tanya seseorang dengan nada laki-laki.
"Pasti mikirin Selena yah~" lanjut seseorang dengan nada perempuan anak kecil yang cempreng buanget sampai membuat orang di sekitarnya budeg stadium Bung Karno *di sumpel pake daun bawang*. Yang ternyata adalah Kaito dan Miku yang sedang jalan-jalan sampai nyasar ke pelabuhan.
Reizato menoleh untuk melihat siapa pemilik 2 suara tersebut. "Hn, tidak aku Cuma melihat laut saja dan juga kenapa kalian kesini?"
Kaito tersenyum. "kami Cuma jalan-jalan," jawabnya.
"Oh~" balas Reizato dengan dinginnya. Akhirnya mereka bertiga duduk.
...
"Rei-san," ucap Kaito pada Reizato yang membuat Reizato menoleh ke arahnya. "Kita disini sebenarnya ngapain sih?".
"Iya, kita kok diem-dieman begini sih?" sahut Miku juga.
Reizato yang mendengar pertanyaan mereka menjadi Sweatdrop. "Emangnya siapa yang ngundang kalian kesini?".
"Iya ya, bagaimana kalau kita ke tempat karaoke saja yang ada di Paulownia mall?" tanya Miku.
"Aku mau ikut, bagaimana denganmu?" tanya Kaito.
Reizato berdiri "Baiklah".
-00-
Sabtu tanggal 30 bulan Mei tahun 2009,Sore hari.
Madragora club, ruang No.10
"Ok, kita mulai" Kaito langsung memilih lagu.
"Berhenti!" Miku langsung berteriak saat melihat judul yang tertera dilayar yang berjudul 'Miku Miku ni shite ageru'. "Bagus, Lagu kesukaanku, Mulai!" Miku langsung menekan tombol play.
"Ini lagu apa?" tanya Reizato yang heran akan lagu yang di mainkan mesin
"Nanti kau juga akan tahu" jawab Miku. Musikpun mulai dimainkan dan dia mulai bernyanyi, tentunya dengan suara cempreng. *Di lempar sepatu*
...
Beberapa menit setelah bernyanyi tanpa lirik lagu yang muncul dilayar kaca anda karena Author males ngetik liriknya *Di lempar sendal*, Miku mendapat score 100 point karena berhasil menyanyikan lagu tersebut dengan benar dan berhasil membuat Reizato mangap karena terkejut dengan hasil yang dia dapat.
"Baiklah sekarang giliranku nyanyi" ucap Kaito dan mesin pun memilih lagu secara acak. Tidak beberapa lama kemudian, layarpun menunjukan judul lagu 'Yatta'.
...
Beberapa menit setelah bernyanyi tanpa lirik lagu yang muncul dilayar kaca anda lagi karena Author males ngetik liriknya lagi *Di lempar sendal lagi*, Kaito mendapat score 100 point karena berhasil menyanyikan lagu tersebut dengan benar sambil telanjang bulat kayak videonya*Di lempar es krim* dan berhasil membuat Reizato menutup Mata. Apalagi Kaito juga mendapat bonus dari Miku berubah sabetan daun bawang besar yang sangat keras.
"Hebat, suara kalian semua pas," ucap Reizato yang membuka matanya "Tapi ada bagian yang tidak kusuka sih saat kalian bernyanyi".
"Bagian apa?" tanya Miku dan Kaito.
"SAAT BAGIAN KAU TELANJANG WAKTU MENYANYIKAN LAGU 'YATTA'," Teriak Reizato pada Kaito "BISA TIDAK SIH NYANYI LAGU ITU NGGAK PAKE TELANJANG?".
Kaito tertawa "KYAHAHA... kan yang nyanyi aku, jadi terserah dong."
Reizato yang mendengar itu sweatdrop "Terserahlah, sekarang giliranku" lalu mesinpun memilih lagu dengan acak, beberapa detik kemudian berhenti dan layar muncul judul lagu 'Mbah Surip – Tak gendong Kemana-mana'.
"ASIK, LAGU KESUKAANKU" teriak Reizato yang mulai Gila *Di bacok*.
...
Setelah Reizato selesai bernyanyi layaknya orang gila, mereka akhirnya ngobrol bareng.
"Hey Rei-san, suaramu itu lumayan bagus loh." ucap Kaito.
"terimakasih dan suara kalian juga bagus, kalian bisa saja menjadi penyanyi terkenal" ucap Reizato.
Kaito dan Miku tertawa "HAHAHA... itu dulu".
Reizato yang mendengar itu menjadi heran "hn, maksud kalian apa?"
Kaito dan Miku menjelaskan semuanya kepada Reizato.
"Oh~ ternyata kalian dulunya seorang penyanyi," Ucap Reizato sambil menyangga kepalanya, "Lalu kenapa berhenti?".
"Kami berhenti karena album kami sendiri-sendiri semuanya jelek" jawab Kaito dan Miku dengan sangat jujur sekali *Author Di hajar, di mutilasi, di beri bom lalu di buang ke laut segitiga bermuda oleh FC Vocaloid*.
"Begitu..."Reizato kemudian berdiri, "Kenapa kalian tidak buat album bersama-sama".
Kaito dan Miku yang mendengar itu kaget, "Maksudnya?".
"yah berusaha, ciptakan album kalian bersama-sama mungkin... jika kalian nyanyi bersama pasti banyak orang yang suka dengan lagu kalian" jawab Reizato sambil tersenyum ke arah mereka berdua.
Mendengar hal itu, Kaito dan Miku tersenyum. "Benar juga, ayo Miku kita buat album bersama." Ucap Kaito dengan semangat dan berdiri.
"Iya, mungkin bersama kita pasti bisa" ucap Miku yang juga semangat.
Tiba-tiba waktu terhenti dan Reizato mendengar suara.
JTAR
Lalu muncul kartu tarot arcana Moon yang bergambar Kaito dan Miku duduk bersama di bulan sabit, kemudian terdengar suara.
'Moon come with the sea of soul...'
'the Moon Arcana has been open...'
'With the Guitar Nevan you can call bat in the dark thunder for you command...'
Lalu sebuah cahaya masuk kedalam tubuh Reizato.
("kok bahasa inggris? levelnya berapa? Senjatanya kok gitar?") batin Reizato yang heran dengan yang dia dengar.
Waktupun kembali berjalan dan mereka pulang bersama-sama.
-00-
Minggu Tanggal 30 bulan Mei tahun 2009.
Hari minggu di lalui Minato seperti biasa, di temani beberapa teman-teman sekolahnya seperti Kenji, Kazuki, Yuko, dan Chihiro. Akihiko pergi bareng Mitsuru. Minako dan Yukari jalan-jalan bersama Ryo. Fuuka masih belum di selamatkan. Ikutsuki di ajak Adachi kawin*Di lempar bom*. Kaito dan Miku buat album di tempat rahasia. Reizato jalan bersama Selena sambil menceritakan kejadian yang di alaminya kemarin.
-00-
Senin Tanggal 1 bulan Juni tahun 2009, malam hari sebelum dark hour.
Asrama Iwatodai, Lounge.
Pagi hari di hari senin terlewati dengan cepat dan kini tergantikan oleh malam yang telah menggelapkan langit dengan miliyaran taburan bintang dan juga terlihat bulan dengan wujud setengah bola menyinari kota tersebut.
Reizato bersiap tidur di atas sofa. "Saatnya tidur~" ucapnya yang kemudian langsung lompat ke atas sofa sampai jebol.
-00-
Dikamar Minato
Tidak biasanya Minato tetap terbangun saat malam hari, kecuali jika dia ingin pergi ke Tartarus untuk menambah kekuatan atau memenuhi Permintaan aneh-aneh dari asisten Igor yaitu Elizabeth.
Alunan musik 'Living with Determination' terdengar bermain di MP3 miliknya. Dia kemudian memunculkan kartu Arcana Fool yang di dapatkannya dari mediang ayahnya melalui Igor.("Sebenarnya apa tujuanku memiliki Persona?") batin Minato, ("juga kenapa Aku dan Minako mendapatkan kekuatan yang lebih daripada yang lainnya?").
Detingan jam terus berbunyi.
Klek...
Klek...
Klek...
Ditambah lagi suara percikan air yang jatuh dari wastafel.
Tik...
Tik...
Tik...
Minato terus melihat kartu arcana Fool miliknya. ("Dan juga kenapa Reizato-san ikut mendapatkan kekuatan yang sama seperti kami? Bahkan kekuatan itupun melebihi yang kami miliki.").
Kemudian dia menoleh ke jendela, melihat langit hitam yang di hiasi miliyaran bintang yang di berikan oleh sang kuasa.
"Hah~ lebih baik tidur saja." Akhirnya Minato tidur, Namun saat dia mulai bermimpi. Dark Hour muncul dan mematikan lagu yang di dengarnya.
...
"Hai" terdengar suara anak kecil.
Minato membuka matanya dan menoleh ke asal suara yang terdengar di sampingnya. "Kau lagi?" tanya Minato pada bocah berambut hitam bermata biru dengan tai lalat seksi di dekat matanya yang duduk di sebelah tepi matrasnya.
"Ya," Bocah misterius itupun berpindah ke depan pintu kamar Minato layaknya setan "Ordeal berikutnya akan datang, jadi bersiaplah dan aku selalu bersamamu." Bocah itupun menghilang di hadapan Minato dengan hanya meninggalkan senyuman padanya.
("Kenapa setiap bulan menjadi setengah di Dark Hour, dia selalu muncul?") batin Minato. Akhirnya dia kembali tidur tanpa mendengar lagu ke sukaannya walau nantinya MP3 miliknya akan menyala kembali setelah Dark Hour selesai.
-00-
Lounge
Reizato tidur dengan nyenyak walaupun Dark Hour datang menggantikan malam selama sejam saja. Tiba-tiba tanpa dia sadari, sebuah sosok seseorang yang mirip dengannya keluar dari tubuhnya dan langsung muncul dan duduk di sofa.
"hmm..." suara ngigauan Reizato kembali terdengar sambil membalikan badannya ke kiri dan ke kanan.
Sosok yang mirip Reizatopun itupun menoleh ke arah Reizato. "Dia tidur rupanya," ucap sosok itu dengan pelannya sambil menghampiri Reizato dari belakang sofa. "Bangunin ah~" Sosok itupun bersiap membangunkan Reizato, tapi tiba-tiba berhenti dan memikirkan sesuatu. "Sebelum di bangunin, pakai tudung kepala biar dia nggak bisa mengetahui wajahku." Sosok itu lalu memakai tudung kepala dan hasilnya wajahnya tidak kelihatan sama sekali karena gelap, namun bola matahnya yang berwarna kuning ke emasan dapat terlihat dengan jelas. "Baiklah," sosok itu meletakan kakinya ke belakang sofa yang di tiduri Reizato.
BRAAK!
"GYAAA!"
BRUAK!
Reizato langsung terjatuh dari sofa dengan keras karena telah di dorong oleh sosok tersebut.
"Aduh..." diapun bangkit dan berdiri sambil memegangi pinggangnya, "Siapa sih yang nglakuin ini?" tanyanya sambil melihat sekitar. "Tidak ada seseorang padahal."
"Hai" tiba-tiba terdengar suara dari belakang Reizato.
Rezato lalu menoleh ke asal suara tersebut dan terlihatlah olehnya -dengan raut wajah kaget tentunya- sebuah sosok misterius yang memperlihatkan sinar mata kuning ke emasannya dengan jelas sedang duduk di sofa -Yang tidak lain adalah orang yang telah membangunkan Reizato-.
"Si-siapa kau?" tanya Reizato dengan tampang serius.
Sosok itupun menoleh ke arah Reizato dengan pandangan misterius, "Perkenalkan, namaku Reito dan aku adalah teman dekat Selena" ucap sosok itu dengan nada dingin, "Bagaimana keadaan Selena selama aku meninggalkannya?" tanya sosok itu.
"Oh~ ternyata temannya, Selena baik-baik saja." jawab Reizato, "Dan perkenalkan namaku-"
"Reizato Takeba. seorang pria yang sangat suka Gundam, Kamen Rider, Ultraman dan semua hal-hal yang bersifat kekanak-kanakan sekali namun memiliki IQ tinggi setelah berhasil selamat dari Insiden mengerikan 10 tahun lalu yang terjadi di Tatsumi Port Island, benarkan?" ucap Sosok itu yang telah memotong perkataan Reizato dan membuat Reizato kaget.
"Da-darimana kau tahu hal itu?" tanya Reizato.
"Nanti saat bulan purnama di Dark Hour telah penuh, kau akan melawan 'kerabat-kerabatmu' sendiri." Sosok itu lalu berdiri tanpa menjawab pertanyaan Reizato. "Sebisanya kau segel mereka. Jadi semoga sukses."
"Hei!" saat Reizato hampir menyentuh sosok misterus itu, Tiba-tiba lampu menyala dan bersamaan itu juga sosok misterius itupun menghilang. "Ke-kemana dia pergi? Dan siapa yang dia maksud dengan 'Kerabat'?".
To be continue~
Terima kasih untuk para pembaca yang setia membaca Fict pertama saya dari awal sampai chapter ke-13 ini, namun yang saya heran kenapa waktu menyelesaikan Chapter 13 kenapa harus ada PSG, semoga ini bukan menjadi pertanda hal buruk bagi saya dimulai Karena cerita saya di jeda setelah selesainya chapter 13.
Jadi para pembaca, doakan saya bisa melanjutkan Fict pertama saya kembali dengan selamat setelah selesainya PSG. Ini bukan di discontinue loh, kan di akhir ceritanya ada tulisan To Be Continue, jadi masih berlanjut. Jadi mohon doakan saya agar bisa kembali menulis Imagination saya kembali.
Dan saya meminta maaf sebesar-besarnya karena terlambat untuk up date cerita.
Jadi THANKS TO READ MY FICT AND THANKS TO REVIEW MY FICT.
Ngomong-ngomong Covernya bagus nggak, itu adalah Setsuna F. Seiei salah satu tokoh protagonis Gundam 00 buatan Studio sunrise dengan sedikit editan dari saya, WKWKWKWKWK... XDDD.
R&R
