Persona 3: Petualangan Sang Kakak

Hore, sekali lagi update. Terima kasih untuk,

Blazin'99(Chapter 16): Maaf sebesar-besarnya untuk Anda, sebenarnya saya sudah ngerencanain sesuatu setelah Event Minato tidur selama-lamanya di pangkuan Aigis setelah memakai Great Seal, yaitu Event dimana tentang Minato dan Yukari dirumah sakit. Juga bagian dimana Reizato akan melakukan sesuatu untuk Minato agar koma dan tidak mati, namun Reizato juga akan ikut koma dan penyebabnya tidak di ketahui oleh siapapun kecuali Sayu dan para penghuni Velvet Room. Lanjutan ceritanya ada di cerita saya yang berjudul Persona 3 Fes: Jawaban Sang kakak. Dan itu akan saya buat! jika cerita saya yang ini selesai.

Tapi jangan lupa untuk terus Review... juga selamat menjalankan Ibadah Puasa bagi yang menjalankan...

Disclaimer: Persona 3 milik Atlus, Gundam milik Sunrise, Kamen Rider milik Toei dan Ishinomori Productions.

Warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh* penuh dengan CrossHover dan GAJE.

Summary: Shadow Emperor dan Empress berada di lantai 1 setelah Fuuka yamaghisi selamat, bisakah Tim SEES menghadapinya bersama?


Senin/08/06/2009, Dark Hour, Bulan purnama.

Tartarus, Lantai 1.

Dua makhuk besar bertopeng Raja dan Ratu yang ternyata Shadow Emperor dan Empress muncul dan menyerang Mitsuru, Minako, Selena dan Yukari secara langsung. Merekapun terkena dan terhempas sampai menabrak dinding dan juga serangan itupun mengenai sepeda motor milik Mitsuru hingga hancur.

BRAK!

"Aaaargghh!" teriak mereka kesakitan.

Tak berapa lama kemudian, Minato, Junpei, Akihiko, Tetsuya dan Fuuka datang. Minato yang melihat Yukari, menghampirinya dengan wajah dingin untuk menutupi expressi ke khawatirannya agar terlihat keren gitu *Di lempar anjing*. "Yukari, kau tak apa?" tanyanya sambil membantu Yukari berdiri.

"Aku tak apa" jawab Yukari, kemudian dia menoleh ke arah mereka berusaha mencari kakaknya namun tidak ketemu. "Dimana Nii-san?" tanyanya pada Minato.

"Tidak ketemu" jawab Minato yang telah membuat Yukari menoleh kebawah sambil menyebut nama kakaknya dengan pelan karena khawatir.

Chapter 17: The Empress and The Emperor, Joker-Apollo Extreme! Anything Goes!

Minako yang melihat itu merasa iri. "NII-SAN, ADIKNYA KOK NGGAK DI PERHATIIN SIH!" teriaknya.

Minato menghelah napas "...iya-iya" dan menghampiri Minako untuk membantunya berdiri.

"MITSURU!" teriak Akihiko pada Mitsuru dan menghampirinya. "Kau tak apa?" tanyanya sambil membantu Mitsuru berdiri.

"Tak apa" jawab Mitsuru.

Tiba-tiba seorang siswi Gekkoukan tanpa sadar masuk ke Tartarus dengan langkah terhuyung-huyung dan tanpa menyadari bahwa ada Shadow Emperor dan Empress di dekatnya.

Semua yang melihat kaget. "M-Moriyama-san...?" Fuuka menyebut nama gadis itu yang ternyata bernama Natsuki Moriyama.

"Fuuka... aku ingin minta maaf... padamu..." Ucap Moriyama sambil berjalan ke arah Fuuka.

Shadow Emperor medekat ke arah Moriyama, bersiap menyerang gadis tersebut.

"...TIDAK...!" teriak Fuuka sambil mengeluarkan Evokernya dan berusaha melindungi Moriyama.

"TUNGGU! itu bukan senjata!" teriak Akihiko.

Tiba-tiba wajah Fuuka Close up di layar yang membuat TV layar anda pecah *Di lempar TV*. "Aku tahu..." ucapannya itupun menggema di ruangan itu dan diapun menodongkan Evoker miliknya kekepalanya. "Persona...!"

DHOR!

Pecahan cahaya berwarna biru keluar dari tubuh Fuuka, sedikit demi sedikit pecahan cahaya tersebut menyatu dan membentuk sebuah wujud dan menyelubungi tubuh Fuuka dan siswi tersebut. Shadow Emperor mulai menebas Fuuka dengan pedangnya.

SLASH!

"Lucia!" ucap Fuuka yang tengah berada didalam rok kaca sebuah makhluk berambut pirang panjang dengan mata yang di perban dan memakai Gaun merah muda yang sepertinya berusaha melindungi Fuuka di dalam roknya tersebut.

TRANG!

Serangan Shadow Emperor berhasil di pantulkan oleh makhluk bernama Lucia yang membuat Shadow Emperor tersebut jatuh ke arah Shadow Empress.

BRUAK!

Persona Fuuka pun berbicara,

Thou art I... and i... Thou...
From the Seal Thou Soul... I come...
My name Lucia... The Christian patron saint of blind...

Semua tertegun melihat bentuk Persona Fuuka. "Yamaghisi, kau baik-baik saja?" tanya Mitsuru.

Tiba-tiba Suara Fuuka terdengar di kepala semua orang "Aku baik-baik saja...".Semua yang mendengar kaget, Fuuka tiba-tiba bisa mengetahui keahlian Personanya tersebut "Semuanya... aku bisa mengetahui kelemahan dan kekuatan 2 Monster tersebut dari Lucia...".

Mitsuru berdiri. "Yamaghisi, bisakah kau menggantikan tempatku untuk menuntun kami melawan 2 Shadow tersebut?" tanyanya pada Fuuka.

"Baiklah, akanku usahakan semampuku..." ucap Fuuka dan semuanya langsung maju dihadapan Fuuka kecuali Minako, Selena dan Yukari yang keseleo di bagian kaki gara-gara terhempas tadi.

-00-

Keadaan Reizato

Reizato terus meluncur kebawah sambil terus membantah pertanyaan orang berkostum Kamen Rider Kiva gadungan yang tak lain adalah Yoshino. Beberapa menit tanpa sadar telah mereka lewati di lubang Prosotan tersebut yang berukuran lebar 10 meter. Tanpa mereka sadari, sebuah persimpangan siap memisahkan mereka.

-00-

Lantai 1.

Shadow Emperor dan Shadow Empress sudah mulai lelah bertarung dengan 5 orang yang ada di hadapan mereka.

"Sekarang kita akhiri saja, ayo Mitsuru!" ucap Akihiko kepada Mitsuru. Mitsuru mengangguk mengerti.

Polydeuces mengeluarkan serangan listriknya ke arah Shadow Emperor, sementara Phentesilea maju untuk menebas Shadow Empress hingga membuat mereka hancur menjadi cairan hitam.

"Akhirnya, kita menang!" teriak Junpei ke girangan.

Luciapun hilang, kembali ke dalam tubuh Fuuka. "Syukurlah..." kemudian Fuuka pingsan, semua orang menuju ke arahnya.

"FUUKA!" teriak Natsuki yang berusaha membangunkan Fuuka.

Yukari lalu memandang Mitsuru "Mitsuru-senpai, apakah dia akan mengingat Kejadian ini?".

Mitsuru menjawab "sepertinya tidak, karena dia datang ke sini tanpa sadar".

Tetsuya lalu berkata "berarti... dia akan lupa atas kejadian ini". Mitsuru mengangguk pelan, Natsuki kemudian pingsan karena lelah tidak bisa menahan efek Dark Hour.

...

Tak berapa lama kemudian terdengar teriakan laki-laki dari atas.

"GYAAAAAAA!" semuapun meoleh ke asal suara tersebut yang berasal dari Reizato yang sedang berteriak karena Jatuh dari ke tinggian 20 meter.

"NII-SAN!" teriak Yukari yang melihat kakaknya jatuh, kemudian dia memohon pada Minato untuk menolong kakaknya. "Minato-kun, tolong kakakku!".

"Baiklah..." Orpheus lalu terbang dan menangkap Reizato yang kemudian pingsan di tangannya dan membawanya turun ke hadapan Yukari.

Semua yang khawatir langsung menghampiri Reizato, kecuali Tetsuya dan Junpei yang menjaga Fuuka dan Natsuki pingsan. "Nii-san, Nii-san ayo bangun!" Yukari berusaha membangunkan kakaknya.

"Rei-chan! Cepat bangun! Kalau tidak aku peluk nih~" ucap Selena/Sayu yang berhasil membuat semua Sweatdrop dan Reizato terbangun dan langsung menjauhi dirinya.

"Jangan lakukan itu!" teriak Reizato pada Selena/Sayu dari kejauhan. Yukari yang khawatir sekarang merasa lega, diapun memandang Minato dan tersenyum. Minato yang berada di depan Yukari, tak sadar bahwa Yukari tersenyum padanya.

Reizato yang tak sengaja melihat itu, pura-pura batuk "ehem-ehem..." dan membuat Yukari sadar namun membuat Selena/Sayu khawatir kembali. Dia lalu memandang Minato "terima kasih". Lalu memandang semuanya "Jadi apa kalian berhasil menemukan Yamaghisi?".

Mitsuru menunjukan jari telunjuknya kearah Fuuka "Dia berada disana".

"Syukur Alhamdulilah..." ucap Reizato sambil sujud syukur.

"Tapi setelah ini, anda harus di hukum!" ucap Mitsuru yang membuat Reizato bingung.

"Dihukum? memang apa salahku?" tanya Reizato sambil garuk-garuk belakang kepala sampai ke tombenya berterbangan kemana-mana.*Di giles*

"Itu karena anda menghilang saat mencari Kunci olahraga" jelas Mitsuru.

"Oh~ soal itu maafkan saya ya, soalnya saya sudah tak tahan ingin ke kamar mandi apa lagi malem, jadinya... ketiduran, terus bangun saat gempa tadi" ucap Reizato yang mencari alasan.

"Oh baiklah, namun anda masih mendapatkan hukuman dari dari saya" ucap Mitsuru yang mmbuat Reizato Sweatdrop dan semuanya menghampiri Fuuka dan Natsuki untuk mengantarnya keluar dari Tartarus. Namun tanpa mereka sadari, cairan Shadow Empress dan Emperor yang hancur kini menyatu secara perlahan-lahan.

...

Tiba-tiba dari luar Tartarus, Reizato merasakan sesuatu dari belakangnya yang membuat dia menoleh kebelakang. Saat dia menoleh kebelakang, sebuah pedang meluncur ke arah Minato dari belakang dan bersiap menusuk punggungnya. "MINATO AWAS!" Diapun mendorong Minato agar selamat namun sekarang dialah yang menjadi sasaran pedang itu karena jika dia menghindar, orang-orang yang berada di belakangnya akan menjadi korban.

Semua yang mendengar teriakan tersebut langsung melihat ke belakang mereka dan tersentak dengan apa yang mereka lihat.

"NII-SAN!" teriak Yukari.

"REI-CHAN!" teriak Selena/Sayu.

Pedang itupun semakin dekat dengan Reizato, tiba-tiba wajah Yoshino close up dilayar tanpa topeng sambil berkata "Lockon Stratos, bidik dan tembak!" dan menembakan 3 pelurunya sekaligus dengan Cerberus Revolvernya sampai mengenai pedang tersebut,

DHOR!

dan mendorongnya hingga menancap ke pohon,

TING!

JLEB!

Semua tersentak kaget dan Reizatopun membuka matanya dengan jantung yang berdetak kencang saat mendengar suara tembakan tadi. diapun mencari sang penembak namun tak kelihatan.

"Rei-chan tak apa?" tanya Selena/Sayu yang khawatir setengah mati.

"Tak apa" jawab Reizato sambil berpikir ("Apakah orang gila tadi? Tapi kok meniru kalimat Lockon Stratos?").

Tiba-tiba Mitsuru memegang kepalanya, merasakan kehadiran Shadow. "Semuanya, aku merasakan Shadow yang tadi kita hadapi!" teriaknya pada semua orang yang menyebabkan mereka tak percaya kecuali Reizato. "Arahnya dari pintu Tartarus!" lanjut Mitsuru dan semuanyapun memandang arah pintu Tartarus.

Munculah 2 Shadow Empress dan Emperor yang dihadapi oleh tim SEES di lantai 1 tanpa bantuan Reizato yang membuat semua kaget lagi kecuali Reizato.

"Mereka? Tapi bagaimana bisa mereka hidup kembali?" tanya Akihiko pada semuanya yang juga tak percaya dengan apa yang mereka lihat kecuali Reizato.

Reizato bingung, namun bukan waktunya dia bingung karena 2 Shadow di hadapannya mulai maju dan bersiap Menyerang. "Semua bersiap!" komando darinya terdengar di telinga semua bahkan di telinga Yoshino yang bersembunyi di balik semak-semak.

...

Minato, Junpei, Akihiko, Reizato, Tetsuya dan Mitsuru bertarung melawan 2 Shadow di hadapan mereka, semantara Yukari, Selena/Sayu dan Minako menjaga Fuuka dan Natsuki yang sedang pingsan. Merekapun mengeluarkan Persona masing masing namun tanpa mereka sadari, Yoshino mengintai mereka dari balik semak-semak sambil mencari Sayu.

Mata Yoshinopun tertuju pada gadis berambut merah muda panjang lurus, berwajah cantik dengan memiliki mata biru ke emasan yang sama seperti matanya. Diapun langsung tersenyum juga ingin menangis karena mengetahui bahwa gadis tersebut adalah adiknya. "Aku menemukanmu, Sayu...", dia lalu melanjutkan pengintaiannya sambil melindungi Sayu dari jauh tanpa memunculkan Norn dan juga tanpa di ketahui oleh semua yang ada di sana.

Selena/Sayu tiba-tiba merasakan suatu aura yang sama di miliki olehnya sedang mengawasi dirinya. Dia kemudian melihat daerah sekitarnya untuk mengetahui asal aura tersebut. Yukari yang tak sengaja menoleh ke arah Selena/Sayu, menjadi heran.

"Selena-san sedang mencari apa?" tanya Yukari yang sudah semakin heran dengan tingkah laku tunangan kakak laki-lakinya yang membuat dirinya masih tidak percaya bahwa bagaimana bisa kakaknya bertunangan dengan gadis secantik ini walau masih memiliki penyakit yang sangat aneh sekali. Namun dia memilih untuk melupakan masalah itu karena dia bersyukur, kakaknya memiliki tunangan yang baik kepadanya.

Selena/Sayu lalu menoleh ke arah Yukari sambil tersenyum untuk menutupi ke khawatiran Yukari. "Tidak, aku hanya berjaga-jaga saja jika ada Shadow lain yang datang..." jawabnya yang telah membuat Yukari mengerti.

Sementara itu, Orpheus dan Joker berusaha menyerang Shadow Empress namun di halau oleh Shadow Emperor yang memiliki ketahanan terhadap serangan fisik. Hermes dan Apollopun juga berusaha melemparkan api mereka ke arah Shadow Emperor namun di halau oleh Shadow Empress yang memiliki ketahanan terhadap sihir.

"Kalau terus begini, mereka tidak akan selesai-selesai..." ucap Yoshino pada dirinya sendiri sambil melihat sekitarnya dari dalam semak-semak yang membuat semak-semak tersebut sedikit bergoyang-goyang dan tanpa sadar hampir membuat Selena/Sayu curiga.

...

Mitsuru lalu memerintahkan Phentesilea menggunakan skill 'Media' untuk menyembuhkan semua orang yang mulai kelelahan.

"Terima kasih Mitsuru..." ucap Akihiko yang lalu memerintahkan Polydeuces menembakan petir kearah Shadow Emperor namun sekali lagi berhasil di halau Shadow Empress.

Shadow Empress lalu memakai skill 'Mabufula' yan membuat sebagian dari tim SEES terkena bahkan membuat Akihiko hampir membeku sepenuhnya karena kelemahan Personanya adalah serangan tipe es.

"Akihiko! Kau baik-baik saja?" tanya Mitsuru dari kejahuan dan memerintahkan Phentesilea memakai skill 'Dia' pada Akihiko namun hanya sedikit membantu.

"Akan kubantu kau Senpai!" Junpei memerintahkan Hermes untuk melelehkan es di sekitar mereka sambil di bantu oleh Apollo.

Tiba-tiba Shadow Emperor mengayunkan pedangnya yang membuat beberapa sayatan yang hampir mengenai semuanya.(Gale Slash)

Melihat hal itu, Reizato memerintahkan Joker untuk mengacungkan pedangnya ke depan, bersiap menusuk Shadow Empress dengan cepat yang sedikit berjauhan dengan Shadow Empreror. "Rasakan ini!" teriak Reizato dan Joker meluncur dengan cepatnya karena di dorong oleh skill 'Garu' miliknya. Namun Shadow Emperor melemparkan pedangnya ke arah Joker dan mengenai pedang Joker tersebut yang membuat pedangnya terlepas dari tangannya dan menancap di tanah. "Ck..." desah kesal Reizato.

...

Minato kemudian berteriak "Persona change, Archangel!". Tiba-tiba sebuah cahaya biru menyelimuti tubuh Orpheus dan merubahnya menjadi wujud sesosok makhluk bersayap merah dengan memakai baju kesatria dengan tangan kanan memegang pedang dan memakai helm yang memiliki bendera kecil di atasnya. Archangel adalah namanya, malaikat ke 8 dari salah satu 9 malaikat Christian.

Minato lalu memerintahkan Archangel untuk terbang kearah Shadow Empress dan menebasnya dengan cepat. Namun Shadow Empress yang menyadari hal itu segera memakai kipasnya untuk mengipasi Archangel yang lemah terhadap serangan angin sehingga membuat Archangel dan Minato tidak dapat bertarung karena masuk angin(?) dan pingsan di tempat.(Garula)

"MINATO-KUN!" teriak Yukari dari kejauhan yang khawatir dengan keadaan Minato.

"NII-SAN!" teriak Minako yang juga ikut khawatir.

Reizato yang tengah bertarung dengan Shadow Emperor sambil di bantu dengan Tetsuya, tidak sengaja melihat keadaan Minato tersebut segera menyuruh Junpei membawa Minato pergi. "Junpei, cepat bawa Minato ke tempat aman!"

Junpei mengangguk dan membawa Minato ke tempat aman bersama Hermes yang juga membawa Archangel bersamanya. Yukari dan Minako menghampiri Minato, sedangkan Selena/Sayu masih menjaga Fuuka dan Natsuki yang masih belum tersadar sambil mencari aura yang sama persis yang di miliki olehnya di sekitarnya.

"Minato-kun, cepatlah bangun!" teriak Yukari sambil menggoyangkan tubuh Minato.

"Nii-san jangan mati dulu!" Teriak Minako pada kakaknya yang padahal pingsan tak berdaya karena masuk angin.

"WOY DIA BELUM MATI WOY! Kasih dia minyak angin, cepat!" ucap Junpei yang tumben pintar dan kemudian kembali ke medan perang untuk membantu semunya bertarung melawan Shadow Emperor dan Empress.

Akhirnya Yukari membuka kemeja Minato untuk mengolesi dada Minato dengan minyak angin yang di belinya dari toko obat yang di jual murah di Paulownia Mall. Minatopun perlahan-lahan tersadar kemudian muntah-muntah di kantong muntah yang di berikan Minako karena masuk angin.

"Nii-san kau tak apa?" tanya Minako yang khawatir.

Minato menjawab dengan nada datar "Aku tak apa," lalu berdiri kembali sambil mengancingi kemejanya dan kembali ke medan pertarungan.

Tiba-tiba Yukari mengehentikan langkah Minato "Minato-kun tunggu!".

Minato menoleh ke arah Yukari "Ada apa?".

"Jangan memaksakan dirimu!" ucap Yukari yang di balas oleh Minato dengan senyuman dan anggukannya. Minato kemudian berlari kembali ke arah Shadow Emperor dan Empress untuk kembali bertarung bersama dengan Archangel.

...

"Aaarrgghh..." desah Akihiko kesakitan dan juga kelelahan karena Polydeceus terkena serangan Shadow Empress.

"Akihiko!" teriak Mitsuru yang mendekati Akihiko dan menggunakan Skill 'Dia' lagi padanya, "Kau tak apa?" tanyanya dengan nada khawatir sambil membantu Akihiko berdiri.

Akihiko menjawab "aku... tak apa dan aku... masih bisa bertarung..." sambil melepaskan diri dari Mitsuru.

Yoshino yang melihat itu hanya bisa menghelah napas karena melihat cara bertarung tim SEES yang masih dalam tahap Pemula. Namun pikirannya berubah saat melihat Reizato tersenyum licik dengan wajahnya yang Close up di layar.

"Persona Gear, Star!" teriak Reizato dan munculah sebuah kartu Tarot Arcana Star yang kemudian dilemparnya ke arah Joker. Dua tangan Jokerpun di selimuti oleh cahaya putih yang di kelilingi bintang-bintang kecil, lalu cahaya itupun berubah menjadi cakar lipat Kamen Rider OOO Berwarna Putih-Hitam.

CLANK!

2 buah Cakar lipat itupun terbuka di 2 buah tangan Joker sambil berkata "STAR... CLAW!" yang terdengar indah di telinga orang-orang.

Mitsuru kemudian kaget. "Ti-tidak mungkin, Arcana Joker... berubah menjadi Star!" teriaknya yang membuat semua orang tak percaya, bahkan Yoshinopun kaget mendengar hal tersebut.

Reizato lalu menoleh ke arah Semua orang, tidak memperdulikan perkataan Mitsuru. "Semua dengar! Aku akan memancing Shadow Emperor menjauh dari Shadow Empress dan kalian serang Shadow Empress segera! Mengerti?" ucapnya sambil tersenyum dan memakai topi bundarnya yang dia simpan di balik jas putihnya.

"Apa kau bisa, Rei-san?" tanya Tetsuya dan kemudian alunan lagu 'Maki Oguroh – Anything Goes' terdengar dimainkan.

(You count the medals 1,2 and 3

Life goes on Anything goes Coming up OOO )

"Tentu bisa, karena aku... adalah... Joker!" ucap Reizato sambil meniru gaya Kamen Rider Joker dan menyuruh Joker maju kearah Shadow Emperor untuk menyerangnya.

TRANG!

Suara adu pedang dengan cakar pun dimulai.

Iranai motanai yume mo minai

FUREE na joutai... sore me ii kedo

(kokkara hajimaru The show we're waiting for

Count the medals 1,2 and 3)

"SEKARANG!" teriak Reizato dan semuanyapun segera menyerang Shadow Empress.

Archangel menebas Shadow Empress dengan pedangnya bersama dengan Hermes yang menendang Shadow Empress dengan kakinya yang runcing,(Cleave)

SLASH!

JLEB!

Polydeceus memukul Shadow Empress dari jauh melalui perantara udara,(Sonic Punch)

BRUAK!

Dilanjutkan oleh Penthelisia,(Cleave)

SLASH!

Dan terakhir Tendangan ala Rider Kick dari Apollo,(Bash)

BRUAK!

Sampai membuat Shadow Empress menabrak Shadow Emperor hingga terjatuh tak berdaya alias Down.

Unmei wa kimi hottokanai

Kekkyoku wa susumu shika nai

(michi naru tenkai Give me energy

Count the medals 1,2 and 3)

"Sekarang kita serang bersama-sama!" teriak Tetsuya. Semua Persona pun akhirnya meng-ALL-OUT-ATTACK Shadow Emperor dan Empress tanpa ada rasa ke manusiaan(?).

daijoubu. ashita wa itsudatte Blank

jibun no kachi wa jibun de kimeru mono sa

"HYAAAAA!" teriak semuanya.

OOO! OOO! OOO! OOO! Count the medals 1,2 and 3

BRUAK!

BRAK!

SLASH!

JLEB!

JTAR!

BLAR !

WUSH!

DHUAR!

Anything Goes! sono kokoro ga atsuku mono

mitaseraru mono wo sagashite

"FUSION SKILL!" teriak Reizato dan Tetsuya dengan wajah mereka berdua yang Close up di layar. Joker merentangkan ke dua tangannya yang masih memakai Star Claw ke atas dan Apollo langsung memeluk bagian belakang Joker, mereka lalu memutar badan dan menjadi sebuah pusaran api besar yang terbang ke arah Shadow Emperor dan Shadow Empress. "JOKER-APOLLO EXTREME!" dan kemudian Shadow Emperor dan Shadow Empress tertelan oleh pusaran api tersebut sambil terkena beberapa cakaran Joker dan di bakar oleh api Apollo.

Life goes on! honki dashite tatakau no nara

makeru ki wa nai

BLAAAAARRRR!

S-S-S-S-S-S-SLASH!

DHUAR!

Anything Goes! kasoku tsuite

tomarare nakute makeru ki shinai hazu

Lagupun selesai dimainkan, Joker dan Apollo berhenti berputar, kemudian 2 buah cahaya yang berasal dari Shadow Emperor dan Empress masuk kedalam tubuh Reizato. Yoshino yang melihat jurus tadi mangap selebar 2 meter karena takjub. Semua Persona kembali ke pemiliknya masing-masing.

"Apa sudah berakhir?" tanya Minato.

"Ya dan sebaiknya kita pulang, tapi apa aku masih tetap di hukum?" tanya Reizato pada Mitsuru.

"Masih" jawab Mitsuru dengan dingin yang menyebabkan Reizato sweatdrop dan semuanya tertawa. Akhirnya mereka pulang setelah menyerahkan Fuuka dan Natsuki kepada Tetsuya untuk di bawa ke rumah sakit.

...

Yoshino lalu keluar dari persembunyiannya. "Kau sekarang memiliki Persona juga ya Reizato... dan sepertinya kita akan bertemu lagi di kemudian hari, bukan sebagai musuh ataupun teman. Tetapi sebagai kakak Sayu yang akan mengambilnya kembali dari tanganmu..." ucapnya sambil memandang ke langit dan mengepalkan tangannya, lalu menoleh ke kanan dan ke kiri seperti mencari seseorang. "Kizuka, Kizuma dan Kizumi kemana sih? Padahal aku suruh kesini, lebih baik melihat keadaan mereka" akhirnya Yoshino kembali ke tempatnya.

Bersamaan itu pula, Skeleton ternyata dari tadi juga ikut mengawasi pertarungan yang ada di luar dari dalam Tartarus Block Arqa. Dark Hourpun selesai.

-00-

Selasa/09/06/2009, Dini hari.

Three Moiare Sister Palace

Tiga perempuan cantik sedang berada di sebuah ruangan mewah sambil memegangi perut mereka dan berebut WC, salah satu dari mereka berhasil buang hajat di WC tanpa memperdulikan satu sama lain.

"KIZUMI, CEPAT GANTIAN, AKU TIDAK TAHAN LAGI!" ucap gadis berambut pirang panjang lurus yang memanggil nama seseorang yang ada di dalam WC tersebut.

"Sebentar Kizuka-nii-san..." ucap Kizumi yang memanggil nama gadis berambut pirang panjang sambil buang hajat.

"AKU INI PEREMPUAN! JADI PANGGIL NEE-SAN!" Teriak Kizuka dengan terus memegang perutnya yang mules.

"Sabar Nee-san, sebentar lagi Kizumi selesai, jika tidak... KU DOBRAK PINTU INI!" ucap gadis pirang berkuncir 2 pada Kizuka sambil memegang perutnya yang mules juga.

"KAU JUGA, JIKA KAU MENGHANCURKAN PINTU WC INI, BOSS AKAN MARAH PADA KITA KIZUMA!" teriak Kizuka pada gadis pirang berkuncir 2 dengan memanggil namanya.

Tidak lama kemudian, Yoshino keluar dari kegelapan sudut ruangan tersebut. "Hei..." ucapnya yang membuat 2 saudari di depannya kaget.

"B-boss..." ucap Kizuka dan Kizuma dengan nada terkejut.

"Kalian kemana saja? Dari tadi saat aku berada di Tartarus, kalian kok nggak ada..." tanya Yoshino dengan heran, kemudian tanpa sengaja dia melihat tingkah laku kedua saudari itu yang masih memegang perut mereka. "Dan kalian kenapa?" tanya Yoshino sekali lagi.

"B-boss... k-kami minta maaf tadi tidak bisa datang, soalnya perut kami mules gara-gara kebanyakan makan pecel buatan Kizumi sebelum berangkat..." ucap Kizuka yang mencari alasan.

"Terus kok kalian masih di depan WC?" tanya Yoshino.

"Kizumi sedang berada di WC Boss..." jawab Kizuma.

"Lah? Kan WC di rumah ini ada 3, kok nggak pake 2 WC sisanya?" tanya Yoshino sambil membuka 2 pintu WC tersebut yang ternyata di pakai Sule dan Andre yang lagi buang hajat tanpa melihat mereka.

"WOY TUTUPIN WOY! WC DIPAKE ORANG LANGSUNG DI BUKA SAJA, NGGAK SOPAN TUH!" teriak Sule dan Andre sambil nutup paksa pintu WC dan membuat Yoshino shock.

"Jiah, kok Sule sama Andre masuk ke WC kita sih?" tanya Yoshino pada Kizuka dan Kizuma.

"Soalnya tadi mereka make Pintu Kemana Saja milik Doraemon waktu syuting, terus nyasar kesini deh, apalagi make pintunya waktu kebelet" ucap Kizumi dari dalam WC yang membuat Yoshino kaget.

"Wuih... Kizumi kapan loe bisa denger parcakapan orang dari dalam WC?" tanya Yoshino.

"Sudah-sudah, langsung to the point ke permasalahan. Jadi maaf ya boss, kami nggak bisa ke Tartarus" ucap Kizuka yang langsung to the point sambil memegang perutnya.

Yoshino yang tentu saja adalah kekasih Kizuka langsung berkata "Baiklah, tapi sebaiknya kau pakai WC yang ada di ruanganku saja". Kemudian langsung pergi ke atap.

To Be Continue~


General information:

Fusion Skill:

Joker-Apollo Extreme(Joker(Star)+ Reverse Apollo(Star)): skill yang bisa digunakan oleh Joker dan Apollo saat Joker memakai Persona Gear Arcana Star. Serangan element api yang bercampur dengan elemen angin dapat membuat pusaran api yang dapat menelan musuh dan mencakarnya dari dalam dengan cakar milik Joker sambil membakarnya dengan api matahari milik Apollo.

Yak, kayaknya bagian ini jelek ya. Tapi boleh tanya tidak?

Ini pertanyaannya:

Apakah benar Persona 3 the Movie benar-benar ada? Soalnya saya tadi lihat trailernya yang ada di youtube selama 14 detik?

Di jawab ya dan Juga tolong di...

Review

\/\/\/

\/\/

\/