Persona 3: Petualangan Sang Kakak
Disclaimer: Persona 3 milik Atlus, Gundam milik Sunrise, Kamen Rider milik Toei dan Ishinomori Productions.
Warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh* penuh dengan CrossHover dan GAJE.
Summary: Setelah Sayu bertemu dengan kakak kandungnya, apa reaksi yang di perbuatnya? Dan di sinilah maksud dari contract Reizato.
~Chapter 27: Maksud Dari Contract Reizato~
"Nii-chan?" tanyak semua yang mendengar hal tersebut dari mulut Sayu.
"Nii-chan, apa itu benar kau?" tanya Sayu yang masih belum percaya.
"Ya Sayu, ini aku. Sudah lama ya kita tidak bertemu, Kau sekarang nampak lebih dewasa dan cantik, apalagi wajahmu persis seperti Feldt Grace, salah satu tokoh perempuan yang ada di film Gundam 00." ucap Yoshino.
"Jadi, dia itu adikmu? Kau menyuruhku dan ke dua adikku untuk menculik adikmu sendiri?" tanya Kizuka dengan nada marah dan membuat Yoshino memandangnya.
"Ya, lalu apa yang akan kau lakukan padaku jika sudah mengetahui bahwa aku telah membohongimu selama ini, Kizuka?" tanya Yoshino dengan tanpang datar.
"Kau..." Kizuka mulai geram dengan perilaku Yoshino yang selama ini membohongi dirinya dan juga 2 saudarinya, walaupun sebenarnya di dalam hatinya sebenarnya ingin memeluknya karena masih mencintainya.
"NII-CHAN, KENAPA NII-CHAN MELAKUKAN SEMUA INI?!" teriak Sayu yang sepertinya menangis karena melihat kelakuan kakaknya yang di kiranya sudah mati namun kini ternyata masih hidup.
"Hm, HAHAHAHA!" Yoshino tertawa, namun dalam lubuk hatinya dia menyesal karena jati dirinya telah ketahuan duluan sebelum melakukan aksinya tersebut. "Apakah begini caramu memberi salam pada kakakmu yang manis, imut, ganteng, rajin beramal , baik hati and tidak sombong yang masih hidup ini, Sayu?" semua orang terdiam setelah mendengar ucapannya tersebut.
"Yoshino, sifatmu benar-benar masih sama seperti dulu" ucap Kizuka sambil tetap menatap tajam Yoshino.
"Terima kasih, Kizuka-chan dan maaf selama ini aku telah membohongimu dan juga kedua adikmu." Ucap Yoshino.
"Sebenarnya apa maumu hingga membohongi kami semua seperti ini?" tanya Kizuka dengan nada marah.
Yoshino mengalihkan pandangannya. "Sekali lagi, maafkan aku jika aku telah menyakiti perasaanmu Kizuka." Lalu memandang Kizuka dengan expresi wajah datar. "Sebenarnya aku melakukan hal ini untukmu dan mereka" sambil menunjuk Minato dan kawan-kawan.
"Untuk kami? Apa maksudmu?" tanya Yukari.
"Nii-chan..." Sayu hanya bisa terdiam mendengarnya.
"Selena..." Reizato khawatir dengan keadaan Sayu, apalagi setelah dia mengetahui nama asli Selenanya.
Sayu yang mendengar nama palsunya di sebut oleh Reizato hanya bisa menyembunyikan wajahnya dari Reizato karena dia mengira bahwa Reizato kini kecewa dengan dirinya karena telah membohonginya selama ini, hampir sama seperti yang di lakukan kakaknya padanya dan orang yang di cintai kakaknya sendiri hingga Reizato masih memanggil nama palsunya.
"Baiklah aku jelaskan, apa kalian lihat apa yangku pegang ini?" tanya Yoshino sambil menunjukan kartu Persona Chronos yang di pegangnya. "Ini adalah Persona bernama Chronos, The greek deification of time. Dengan Persona ini, aku bisa kembali ke masa lalu dan menghentikan kejadian dimana dimulainya Dark Hour." Jelasnya. "Baguskan, jadi kalian tidak akan merasakan penderitaan ini sebagai Persona-user." Lanjutnya.
"Jadi begitu, kau melakukan semua ini hanya untuk membuat kami lari dari takdir yang sudah di tentukan?" tanya Minato yang membuat Yoshino terdiam.
"A-apa? lari dari takdir?" tanya Yoshino.
"Minato..." Reizato menoleh ke arah Minato.
"Apa kau tahu, jika kau mengubah masa lalu, sama saja kau akan mengubah masa depan dan takdir!" jelas Minato dengan tegas dan serius.
"Heh? Aku tahu itu, terus kenapa? Bukannya itu hal yang bagus?" tanyak Yoshino dengan santai.
"Hal yang bagus menurutmu?" Minato bingung, kemudian kembali dengan tampang serius. "Apa hal yang bagus menurutmu adalah membuat pertemuanku dengan teman-temanku tidak akan pernah terjadi di kemudian hari bersama hari-hari yang kujalani ini, ya, itu maksudmu?" teriak Minato. "Itu sama saja aku lari dari takdir yang sudah di tentukan jika aku mengubah masa lalu!" lanjutnya.
"Lari dari takdir yang sudah di tentukan?" Reizato berpikir, tiba-tiba terlintas ingatan tentang kontrak yang di tanda tanganinya dulu sewaktu pertama kali bertemu dengan Igor.
'aku yang bertanda tangan di bawah ini, takkan lari dari takdir yang sudah di tentukan.'
("Jangan-jangan?") Reizato lalu menatap Yoshino. ("Apakah kontrak itu berisi bahwa aku harus menghentikannya?") pikirnya.
"Tapi, bukankah jika aku merubah takdir, kau tidak akan kehilangan ke dua orang tuamu?" tanya Yoshino yang membuat Minato tercekat saat mendengar pertanyaannya.
"Bagaimana kau...?" Minato kemudian mengalihkan pandangan sambil mengepalkan ke dua tangannya dan menggigit bibir bawahnya. Mencoba tidak mengingat ke jadian naas tersebut.
"M-Minato..." Yukari kini khawatir dengan keadaan Minato setelah mendengar kalimat tersebut.
"TAPI, BUKANKAH ITU SAMA SAJA LARI DARI KENYATAAN!" teriak Reizato yang membuat semua yang tadi menoleh ke arah Minato, kini menoleh ke arahnya.
"Rei-san..." Minato terkejut mendengarnya.
"Memang benar apa yang di katakan Minato, jika kita kembali ke masa lalu, kita bisa mengubah masa lalu. Tapi, APA KAU BISA MENJALANI MASA DEPAN DENGAN HAL ITU?!" tanya Reizato yang membuat semua mata orang terbelalak.
"Cih, aku tak butuh klisemu!" bantah Yoshino.
"Itu bukan klise, ITU KENYATAAN!" bantah Reizato dengan cepat. "Jika kau kembali ke masa lalu dan mengubahnya, sama saja kau lari dari kenyataan, sama saja kau lari dari takdir yang akan datang, dan sama saja kau... menoleh terus ke belakang!" lanjutnya.
"Nii-san..." Yukari hanya memebelalakan matanya saat mendengar perkataan kakaknya.
"Hm, kau benar Reizato, ini sama saja lari dari takdir." Ucap Yoshino sambil memejamkan mata. "Tapi, apa kau tahu kenapa kartu ini ada?" tanyanya yang kini membuka mata dan menunjukan kartu Persona tersebut. "Kartu ini ada, karena untuk di gunakan..." lalu memakai topengnya kembali setelah mengatakan hal tersebut. "Norn, BEREVOLUSILAH MENJADI CRHONOS!" kartupun di lempar ke arah Norn, sebuah cahaya menyelimuti tubuh Norn.
WUSH!
Bersamaan dengan datangnya sebuah badai besar yang mengelilingi Norn. Membuat semua Persona yang tadinya ada sekarang kembali kedalam pemiliknya dan membuat rok Kizuka, Sayu dan Yukari sedikit terangkat.
"KYAAAAAA!" teriak mereka bertiga bersamaan yang berusaha mati-matian menahan rok mereka tersebut agar tak terangkat.
"YOSHINO HENTIKAN! KAU TELAH MEMBUAT ROKKU TERANGKAT! APA KAU MAU KUBUNUH?" ancam Kizuka yang terus menahan roknya tersebut.
"NII-CHAN HENTIKAN! DI SINI ADA REI-KUN! AKU TAK MAU REI-KUN BERTAMBAH BENCI PADAKU KARENA HAL INI!" teriak Sayu yang juga menahan roknya.
"SIAPAPUN KAU CEPAT HENTIKAN! AKU TAK MAU TERUS-TERUSAN BEGINI!" teriak Yukari yang melakukan hal sama tersebut.
"GYAAAAAA! MATAKU PERIH! MATAKU PERIH!" teriak Reizato dan Minato sambil memegang mata mereka yang perih karena telah menonton TV dengan jarak 1 Cm(?).
"Jangan di contoh ya, kalau nonton Tv itu jaraknya lebih dari 30 Cm" jelas Author di depan Tv anda.
"BERISIK LOE!" teriak anda sambil menendang Author yang berada di dalam Tv anda hingga pecah.
"HAHAHAHAHA!" Yoshino tertawa jahat. Perlahan-lahan cahaya yang menyelimuti Norn tersebut telah merubah dirinya menjadi bentuk robot berwajah jam yang ada di kartu Persona tersebut. Bersamaan dengan selesainya berubahan bentuk Norn, badai besarpun berhenti.
'Thou... Art i... and i... Thou'
'From the sea of soul... i come...'
'My name Chronos... the personification of time and the lord of the Zodiac'
Ucap Chronos dengan merentangkan ke dua tangannya, menunjukan kewibawaannya dan kekuasaannya.
"I-itu... Chronos!" ucap Sayu yang tak percaya.
.
Unknown Place
"Terlambat..." Ribbon menutup matanya yang bersinar pelangi tersebut. seakan pasrah ketika melihat kejadian tersebut di balik layar laptopnya. Tapi tiba-tiba dia kemudian tersenyum dan membuka matanya yang bersinar pelangi tersebut. "Tapi, bukankah kata orang yang namanya masa depan bisa di ubah?" lalu kembali menonton kejadian yang dihadapi sang pengguna Wild Card.
.
Velvet Heaven
Tieria hanya bisa melihat saja sama seperti Ribbon.
.
Tartarus, Monad Block.
Lantai 10.
"Yoshino!" Kizuka kini tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat Persona Yoshino berubah bentuk menjadi Chronos.
Wajah Yoshino Close Up di layar. "Sekarang, tidak akan ada yang bisa menghentikanku selama Chronos... masih menyatu dengan Personaku, HAHAHAHAHA! HAHAHAHAHAHA!" tawa Yoshino dengan nada jahat yang semakin lama semakin keras. "Sekarang, aku akan membuka portal menuju masa lalu untuk menghentikan takdir yang kejam ini!" lanjutnya dan bersiap memerintahkan Chronos untuk membuka portal menuju masa lalu.
Bisakah Reizato dan semua orang yang ada di sana bersatu menghentikan Yoshino? Apakah ini akhir dari cerita petualangan kakak Yukari setelah mengetahui isi kontraknya tersebut?
~To Be Continue~
Maaf terlalu bosanin ceritanya. Karena entah kenapa saya menjadi pusing dan hanya sedikit membuat lanjutannya, mungkin gara-gara saya buat fict Gaje berjudul Tong Fang kali ya?
Terima kasih untuk:
IarIz: nanti di jawab di chapter depan.
Ajibana Aiko: Nanti anda akan tahu di chapter berikutnya
AOKHS: ya nanti akan ada pertarungan antar sesama Yukari di bagian dimana tim SEES di jebak oleh Shadow Lover dan dimana Minato dan Yukari 1 kamar. *Spoiler*
KagaHinaSato: Persona Messiahnya tadi di tinggal Minato waktu berhadapan sama Mark Evans tadi di chapter kemarin, jadinya nggak bisa ngeluarin Messiah lagi. Dan Minato adalah Minato Arisato, bukan jelmaan siapapun karena sifatnya yang pendiam, pintar dan memiliki paras wajah yang ganteng.
Terima kasih untuk kalian yang sudah baca cerita saya, tolong di
Review ya
