Persona 3: Petualangan Sang Kakak
Disclaimer: Persona 3 milik Atlus, Gundam milik Sunrise, Kamen Rider milik Toei dan Ishinomori Productions, Ultraman milik Tsuburaya production, Final Fantasy milik Square Enix.
Warning: OC, OOC dan kemungkinan ada character's dead*Author dibunuh* penuh dengan CrossHover dan GAJE.
Summary: Yoshino berada di suatu tempat ruangan Velvet. Igor pun juga di sana, tapi di temani oleh Sosok laki-laki cantik yang menemaninya. Apa yang terjadi?
ஜ۩ஜ
¸¤°ஜ۩۞۩ஜ°¤¸
●▬▬▬●ஜ۩ ۩ஜ●▬▬▬●
Ribbon Place.
"Persona Gear..." Ribbon bersandar di tempat duduknya, di sebuah ruangannya yang gelap, dengan ditemani kaca buram yang menghalangi cahaya masuk ke dalam ruangan tersebut, dengan badan yang sebagian menghadap sisi terang dan sisi gelap.
Ribbon kemudian tersenyum.
"Tinggal beberapa pengguna Gear lagi, Tahap satu... akan selesai..."
~Chapter 30: Kereta Api Penjelajah Waktu Velvet~
Velvet Train.
"Velvet Train?"
"Benar dan aku adalah Igor," sapa Igor. "Dan Velvet Train adalah sebuah kereta api penjelajah waktu yang terletak di antara dunia mimpi dan dunia nyata. Hanya orang-orang yang telah menandatangani isi kontraklah yang bisa memasuki kereta ini dan juga memiliki Ticket Pass," Ujar Igor dengan senyum penuh hasrat yang di berikannya kepada Yoshino juga tatapan tajam setajam silet. "Dan kau... adalah salah satu orang yang mendapatkan Ticket Pass untuk bisa menaiki kereta ini..." lanjutnya sambil menggali 'emas' di bawah hidungnya yang panjang. Yoshino dan Tieria yang melihat hal tersebut merasa jijik dan ingin menjauh dari Igor sejauh mata memandang.
Yoshino memiringkan kepalanya, tidak mengerti maksud dari ucapan Igor."Ticket Pass? Apa itu?" tiba-tiba Persona Gear Arcana Fortune milik Yoshino muncul dan melayang di hadapannya.
Igor lalu menunjuk Kartu tersebut dengan upil yang masih menempel di telunjuknya. "Itulah Ticket Pass yang aku maksud" ucapnya sambil memasukan jari telunjuknya -dengan upiln yang masih menempel- ke dalam hidungnya kembali dan kembali menggali Emas.
("HOEK!") batin Yoshino dan Tiera bersamaan. Mereka kali ini benar-benar ingin menjauhi kakek pedofil ini agar esok harinya mereka tidak tertular 'kegiatan'nya tersebut.
"Ehem..." Tieria berdeham sehingga Igor dengan cepat menghentikan kegiatannya tersebut.
"Oh ya, perkenalkan, laki-laki di sebelahku ini adalah asistenku, namanya Tieria Erde" Igorpun memeprkenalkan Tiera kepada Yoshino.
"Salam kenal, nama saya Tiera Erde, Sang Gundam Meister Calestial Being Gundam Virtue, Innovator yang di ciptakan oleh Aeolia Scenberg untuk menjalankan-"
"Mas-mas, salah dialoq mas..." ucap Parto(?) yang tiba-tiba muncul dan menghentikan ucapan Tieria. "Ini dialoqnya mas," Partopun memberi Tiera kalimat dialoq dari naskahnya.
"Oh... iya terima kasih..." Tiera akhirnya membaca dialoq yang di dapatkannya. "Baiklah, salam kenal, nama saya Tieria Erde, asisten Igor. Itu saja yang hanya boleh anda ketahui. Selengkapnya lihat saja di Wikipedia(?) kalau enggak ya di Gundamwiki(?), pasti kemungkinan besar anda akan mendapatkan identitas saya juga nomor telepon saya. Tapi kalau di MegatenWiki, anda pasti nggak ketemu saya. Namun kalau di Tolololpedia(?), mungkin anda akan 68 persen terkontaminasi ketidak warasan di sana." Lanjutnya yang membuat semua yang mendengarnya sweatdrop.
"Mas Parto, itu dialoqnya terlalu jujur tuh" ucap Souji yang duduk di sebelah Yoshino.
"Bener tuh." Sahut Yuu(?) yang berada di samping Souji.
"WOY KALIAN NGAPAIN DUDUK DI SITU?" teriak Author Sp-Cs.
"Lah, kami kan ceritanya naik kereta dari Inaba untuk pulang ke rumah setelah menyelesaikan kasus Midnight Chanel. Apalagi Cuma ini satu-satunya kereta yang aktif setelah nunggu satu bulan di Iwatodai(?) gara-gara si mangkok bakso ini ngancurin kereta yang ada di sana" ucap Yuu sambil nunjuk Souji.
"WOY SIAPA YANG LOE KIRA RAMBUT MANGKOK? LOE JUGA RAMBUT MANGKOKAN? UDAH GITOE NGGAK HORMATIN SENPAI(?) LAGI! GUE INI MUNCUL DULUAN DI MANGA PERSONA 4 DAN NAMA GUE SERING DI PAKE DI GAME PERSONA 4 DAN FANDOM FANFICTION OLEH ORANG-ORANG YANG TAHU NAMA GUE DARI MANGA, TAHU. DARI PADA ELO, YANG BARU EKSIS DI LAYAR TANCEP AJA SOMBONGNYA MINTA DIBERI(?)." Bentak Souji sambil mengangkat kerah baju Yuu.
"APA LOE BILANG, UMUR KITAKAN SAMA MASA GUE HARUS MANGGIL ELO SENPAI. NGGAK PANTES KALEEEE. EH ASAL LOE TAHU YA, KEBANYAKAN ORANG TUH SEKARANG SUKANYA ANIME DARI PADA MANGA! JADI NGGAK HERANKAN KALAU GUE CEPET EKSIS, APALAGI GUE SERING DIANGGEP BOYBAND, NGERTI?" Bentak Yuu yang juga mengangkat kerah baju Souji. "TERUS, NAMA GUE PALING EKSOTIS KATA ORANG-ORANG GITOE, DARIPADA NAMA LOE, 'SOUNJING SETAN' APAAN TUH?" Lanjutnya.
"NGOMONG APA LOE BARUSAN? GUE ITU YANG MIRIP BOYBAND DAN NAMA GUE LEBIH BAGUS DARIPADA NAMA 'YUUYAKYUU BARUHAMIL', BENER NGGAK?" tanya Souji sambil mendekatkan kepalanya dengan mata tajam yang menatap mata Yuu.
"NGOMONG APE LOE BARUSAN? MAU BERTEMAN(?) LOE SAMA GUE?" tanya Yuu sambil mendekatkan kepalanya dengan mata tajam yang menatap mata Souji.
"WOY BISA DIEM NGGAK!" teriak Author.
"DIEM LOE!" Souji dan Yuupun berteriak kepada Author secara bersamaan dan menZiodyne Author tersebut hingga pingsan.
("Seharusnya gue nggak ikut campur...") batin Author yang kini tengah merana gosong sendirian.
Habis itu Souji dan Yuu kembali ribut.
"Permisi, bisa diem sebentar nggak mas-non-mas-non?" tanya Tieria.
"LOE YANG DIEM, NGGAK LIHAT APA KAMI SEDANG ADU CEKCOK!" bentak Souji dan Yuu.
"KALIAN NGOMONG APA?" tanya Tieria dengan nada kesal dan dalam keadaan Innovator mode sambil bersiap menginjak Souji dan Yuu dengan menggunakan kaki Gundam Seravee, hingga membuat duo Protagonis yang mirip Boyband berambut mangkok mie Ayam tersebut merinding disko(?).
"Ng-nggak... kami nggak ngomong apa-apa..." ucap Souji dan Yuu yang kini duduk manis, di tambah kopi, susu dan moca. Akhirnya jadilah mereka berdua kopi susu moca ala SouYuu.
"Ehem... untung kalian berdua milik Margareth (Lah?)" Tieriapun turun dari Gundamnya. "Kalau nggak, gue bakal jadiin kalian haremnya dia (Woy!)" lanjutnya. "Sekarang, kita ulang."
~BACK TO STORY!~
"Lalu, kenapa aku bisa kesini?" tanya Yoshino.
"Apa kau ingat ini?" tiba-tiba Igor memunculkan sebuah buku tebal yang pernah di tandatangani Yoshino di atas meja. Membuat Yoshino yang melihat buku tersebut terkejut.
"Ini kan..." Yoshino kemudian memandang Igor yang mengangguk kepadanya.
"...Benar, sebuah kontrak yang kau isi..." Igor lalu membuka isi kontrak tersebut. Dan saat dia membuka kontrak tersebut, isi dari halaman tersebut kosong dan yang tersisa hanyalah tanda tangan Yoshino. Kejadian tersebut membuat Yoshino terkejut, shock, depresi, diare, hilang ingatan, gagal janin, kanker, batuk-batuk, sesak napas dan lain-lain sebagainya.
"Lebay amat loe nyet" ucap Author yang setelah itu sukses di bakar FC Lockon Stratos(?).
"Kosong? Kenapa bisa kosong?" tanya Yoshino.
"kontrak ini kosong karena..." Igor tersenyum. "Ada di hatimu~"
BRAK!
"JANGAN MACEM-MACEM LOE SAMA GUE KAKEK TUA BANGKA BELITUNG(?), GUE INI MASIH PUNYA COWOK!-EH, CEWEK!" teriak Yoshino setelah berhasil melempari Igor dengan kursi tujuh roda(?) dan kulkas 25 Inc(?).
"Sabar mas sabar, tua-tua begini saya masih banyak yang mau loh." Ujar Igor yang balik lagi duduk seperti tidak terjadi apa-apa.
"BANYAK YANG MAU? oh Yeah, masa?" tanya Yoshino yang tidak percaya.
Igor tersenyum. "Loe tahukan Yuuki Rito yang main To Love-Ru dan Hyodou Issei yang main Highschool DXD?" tanyanya.
"Tahu, Cuma nama dan sifat mereka sampe di kelilingin cewek. Memang kenapa?" tanya Yoshino sekali lagi.
"Mereka adalah Cucu-cucuku yang aku ajarkan kepada mereka cara menggait cewek seantero hingga mereka bisa jadi Harem King(?) sama seperti saya(?), apakah anda tertarik dengan ajaran Sesat(?) saya meski tua-tua begini. Meski saya sudah tua, Elizabeth dan Margareth tuh tetep jadian(?) kok sama saya(?)" ucap Igor dengan senyum mesum yang super mesum hingga mengalahkan senyum dua karakter Anime di atas tersebut dan berhasil membuat semua laki-laki yang ada di sana HOEK berjamaah. *Sp-Cs di All-Out-Attack oleh dua tokoh di atas*
"DIALOG NGAWUR DIALOG NGAWUR!" teriak Parto lebay.
"SIAPA YANG MAU SAMA LOE!" Yoshino bersiap melempar Igor dengan Rasengan(?). Tapi niat itu akhirnya berhasil di hentikan oleh Messy ketika mencetak Gol ke gawang Persibaya(?).
"Tenang-tenang..." Tieria berusaha menenangkan Yoshino. "Nanti ceritanya nggak selesai-selesai loh" lanjutnya.
Yoshino kembali duduk tenang. "Haaaaah~" menghelah napas lalu bersandar karena kelelahan. "Baiklah, tolong jelaskan kenapa kontrak tersebut kosong...!" ucapnya.
"Kotrak ini kosong karena isi kontrak ini berada di Ticket Passmu." jelas Igor sambil menunjuk Yoshino. "Jadi, hanya engkaulah yang mengetahui isi kontrak tersebut." Lanjutnya dan menurunkan tangannya.
TUUUUUT!
Tiba-tiba terdengar peluit kereta api lain yang melintas di sisi kereta waktu Velvet.
JES-JES-JES-JES!
TUUUUUT!
Yoshino kemudian melihat keluar jendela yang memperlihatkan kereta lain tersebut yang melaju searah kereta yang di tumpanginya. Bentuk kereta yang ada di sebelah kereta Velvet berbentuk seperti kereta peluru alias kereta express. Gerbongnya berwarna putih dengan garis merah di atasnya. Dan di bawa dengan kereta yang memiliki ujung runcing dengan jendela berwarna merah crimson juga memiliki antena di atasnya. Kereta yang selalu muncul di salah satu film Kamen Rider yang selalu membawa Kamen Rider tersebut ke perjalanan waktu yang di tentukan.
Mata Yoshino terbelalak ketika melihat kereta tersebut dengan mulut teranga begitu lebar, seakan-akan dia mengetahui kereta tersebut. "Den-O... Liner...?" tak lama setelah itu, kereta tersebut menghilang tertelan oleh sebuah portal waktu. Menyisahkan pemandangan berpasir dengan langit berhiasan pelangi-bukan, langit yang di hiasi warna-warni bagai Aurora. Kemudian Yoshino memandang igor kembali dengan tatapan tak percaya bekas tatapan kereta tersebut sambil nunju-nunjuk arah samping kereta Velvet.
"Benar, itu tadi Den-O Liner..." ucap Tieria. Ya, Den-O Liner, sebuah kereta waktu Express Kamen Rider Den-O.
"WOY INI CERITA APAAN INI!" teriak Yuu dan Souji yang juga dalam keadaan tak percaya Dan masih masuk ke dalam serita Author.
"Nih otak Author mulai sarap kali ya?" tanya Indro(?).
"BETUL!" teriak seluruh personil SUJU(?) dengan jujur sekali.
"Walau sarap, tapi cerita tetep LANJUUT!" teriak Seluruh personil band NOAH(?) bagai mau perang(?).
~BACK TO STORY!~
"Berada di dalam Ticket Passku, maksudnya apa?" tanya Yoshino. Tiba-tiba Persona Gearnya memunculkan isi kontrak tersebut. Membuat Yoshino terbengong dengan apa yang dilihatnya sekali lagi. "Ini maksudnya?" tanyanya.
"Ya... begitulah..." ucap Igor lemas. "Baiklah, sekarang akan ku ramal kau" Igorpun menyiapkan 22 Kartu Gapleknya(?) alias kartu Tarot dan mengocoknya dengan Belender(?).
"STOP!" tapi di hentikan Yoshino. "Aku tak ingin di ramal." Ujarnya.
"Kenapa?" tanya igor. "Ramalankukan selalu tepat loh, apalagi aku pernah ngeramal masa depan Protagonist Persona 1 sampai Persona 4 dan Trinity Soul hingga akhirnya ramalanku terbukti benar, bukan?" ujar Igor.
"DARI DULU YANG MAIN GAME SUDAH TAHU BEGO!" teriak Gamer Persona.
"YA IYALAH, GARA-GARA RAMALAN LOE, MINATO DAN MINAKOKU TERSAYANG JADI GREAT SEAL SELALU DI AKHIR GAMENYA WALAU KAMI SEMUA NAMATIN PERSONA 3 BERULANG-ULANG!" teriak Gamer persona yang satunya.
"YA IYALAH AKHIRNYA GITU TERUS. WONG NAMANYA JUGA GAME, YANG BUATKAN ATLUS!" teriak Igor. "JADI SALAHIN ATLUS, BIAR PERSONA 3 THE MOVIE-NYA MINATONYA NGGAK JADI GREAT SEAL!" lanjutnya dan seketika itu juga, seluruh Gamer Persona dan para FC P3 protes sama ATLUS dan menuntut ATLUS agar ending Persona 3 The Movienya nanti hapy ending alias semuanya hidup kecuali Nyx yang mau di apain enaknya(?).
"Oke, kita terusin," Igor menyimpan kembali kartunya dan menatap Yoshino dengan pandangan heran. "Jadi kenapa kau tak ingin aku ramalkan?" tanya Igor.
Yoshino tersenyum yang tentunya masih di balik topeng yang dia pakai. "Itu karena, ramalan membuat diriku sesat. Mengerti?" ucapnya.
Igor yang mendengar ucapan tersebut tersenyum nista. "Begitu," ucapnya. "Baiklah, sekarang ku tanya. Apa kau tahu apa itu Persona?"
"Tahu"
"Shadow?"
"Tahu"
"Arcana?"
"Tempe(?)"
"Social Link?"
"Apaan tuh?" tanya Yoshino.
"Social link adalah perasaan setiap orang yang memberi kita dan juga Persona kita kekuatan. Jika hubungan perasaanmu dengan orang yang telah kau tetapkan sebagai social Linkmu baik, maka kekuatan Personamu yang sama sesuai dari Arcana Persona Social Linkmu bertambah kuat. Tapi jika hubunganmu begitu buruk dan Arcana Socialnya terbalik..." Igor berhenti menjelaskan sejenak. "maka kekuatan Personamu akan tetap seperti sebelum dia membencimu dan tidak dapat meningkat." Lanjutnya. "Kecuali jika kau meminta maaf dan membuat perasaannya kembali membaik padamu, maka kau bisa meningkatkan lagi kekuatan Personamu sampai tak terbatas sebelum Arcana pemilik Social Link tadi yang terbalik tersebut pecah" lanjutnya sekali lagi.
"Begitu, tunggu dulu, apa maksudnya Arcana Social link yang terbalik tadi akan pecah?" tanya Yoshino.
"Artinya, Jika pecah, maka kekuatan Personamu... akan kembali seperti saat kau baru mendapatkan Personamu..." lanjut Igor. "Tapi untuk kasusmu, kau hanya bisa menaikan Social Link Arcana Fortune."
"Kenapa?" tanya Yoshino.
"Karena Arcana Personamu adalah Fortune." Jelas Igor. "Namun jika Arcana Personamu adalah Fool, maka kau bisa mengendalikan beberapa Persona hingga tak terbatas. Tapi, bukan berarti kau hanya boleh memiliki satu teman saja yang memiliki Arcana Fortune, bukan? Yang namanya manusia itu adalah makhluk sosial, jadi kau boleh berteman dengan siapa saja ingat itu!" Lanjutnya.
"Begitu..." Yoshino kemudian memandang Persona Gear yang di pegangnya, teringat dengan kekasihnya yang baru mati. "Apakah dampak Social Link tersebut juga berdampak pada ini?" sambil menunjukan Persona Gearnya.
"Sebagian iya, sebagian tidak." Ucap Igor.
"Maksudnya?" Yoshino semakin bingung.
"Nanti saja di jelaskan pada saat para Persona Gear-user berkumpul, karena Persona Gear bukanlah buatanku dan mengandung banyak sekali misteri yang tersembunyi." Igor kemudian mengangkat tangan kanannya. "Jadi, sampai jumpa~" dan melambaikannya ke arah Yoshino.
"Tu-tung-" Yoshino akhirnya lenyap, kembali ke dunianya.
"Melelahkan sekali ya, Tieria..." ucap Igor.
"Tidak, sama sekali untukku tidak." Ucap Tieria.
"Hehehe..." Igor tertawa dengan nada tuanya. "Bukankah dari balik topeng yang dia pakai itu terdapat wajah yang membuatmu teringat dengan orang tersebut?" tanya Igor.
"Tidak, dia dan 'dia' bukanlah orang yang sama." Ucap Tieria.
"Ya, memang bukan. Tapi bagaimana kalau dia adalah Reinkarnasinya?" tanya Igor.
"Heh, Reinkarnasi? Jika ada yang namanya Reinkarnasi, kenapa dunia ini bertambah dengan makin banyaknya makhluk? Bukankah jumlahnya seharusnya tetap?" tanya Tieria. Dia kemudian menghadap pintu gerbong yang ada di belakangnya lalu menoleh ke arah Igor. "Saya mohon diri, master." lalu memasuki pintu tersebut setelah Igor mengizinkannya.
Igor menggeleng karena bingung. "Kau sepertinya masih belum sepenuhnya mengetahui apa itu hidup yang sesungguhnya, Tieria." Ujarnya yang tidak bisa di dengar oleh pria berambut violet berkacamata tersebut.
"Gor, tuh tadi siapa ya, kok bisa-bisanya aye di ancem pake kaki robot raksasa?" tanya Souji yang masih nongol.
"Bener tuh, gue jadi Trauma." Sahut Yuu yang juga nongol.
"KALIAN NGAPAIN DI SINI TERUS?" tanya Author.
"Ya tentu buat pulanglah, lagian buat ngapain di sini?" tanya Souji.
"Emangnya tempat kalian pulang kota apa?" tanya Author sekali lagi.
"Kota... apa ya? Kayaknya kami nggak tahu deh kami mau pulang kemana. Kan di akhir cerita Persona 4 The Animation kami cuma naik kereta terus nggak tahu kelanjutannya." Ujar Yuu yang sangat-sangat jujur sekali.
"Kalau loe nggak tahu kemana tujuan kita, terus ngapain kita naik kereta ini?" tanya Souji.
"Lah, terus ngapain loe ngikutin gue? Ngefans loe sama gue?" tanya Yuu.
"APE LOE BILANG? NGEFANS SAMA LOE? Heh, mendingan gue ngefans sama televisi berjalan(Teletubis?), kucing robot yang takut sama tikus(Doraemon?), si Hot Smoking(Tatsuya Suou?) dan Spon yang bisa ngomong, bisa berjalan di dalem air dan tinggal di Bikini dalem(Spongbob?). daripada elo, yang nyuri peran gue." Ucap Souji.
"NGOMONG APE LOE BARUSAN? GINI-GINI GUE MIRIP BOYBAND LOH!" teriak Yuu.
"GUE JUGA MIRIP BOYBAND WOY!" bentak Souji.
"MAU BERKELAMIN(?) LOE?" tanya Yuu sambil menarik kerah baju Souji.
"AYO!" teriak Souji sambil menarik kerah baju Yuu.
"PERSONA! IZANAGI-NO-OKAMI!" Mereka beduapun memunculkan Izanagi-No-Okami.
"MYRIAD...!"
"BERISIK! GUE INI MAU TIDUR, BISA DIEM NGGAK?" tanya Tieria yang tiba-tiba nongol dan bersiap menginjak Yuu dan Souji dengan kaki Gundam Seraveenya sekali lagi.
"Oh~ enggak kok mbak~, kami cuma peluk-pelukan, masa orang peluk-pelukan nggak di bolehin sih" ucap Souji yang bermuka Troll(?).
"Bener, kami nggak bertengkar kok, malah Berteman. Kan kami saudara kembar yang terpisah, jadi kami akur dong~" sahut Yuu bermuka Justin Bieber(?).
"Ya sudah..." Tieria kembali keluar dari gerbong.
"Ih... galak bener." Ucap Souji yang langsung melepas pelukan Teletubisnya.
"Iya, kayak Margareth yang marah sama gue layaknya bapak-bapak hamil" ujar Yuu yang ngawur.
"Asal kalian tahu ya, Tieria itu sudah di anggap Margareth sebagai kakaknya. Jadi, Sifat Tieria, menurun pada Margareth." Ujar Igor.
"Memang... siapa Tieria?" tanya Souji yang penuh nafsunya bersiap ngegait Tieria. Setelah menulis kalimat tersebut, Author Sp-Cs di hajar Yosuke di dalem kubur.
"Dia itu bukan manusia dan juga bukan Philemon." Jelas Igor.
"Lalu dia siapa?" tanya Yuu yang juga ikut penasaran.
"Dia... uhuk-uhuk..." Igor tiba-tiba batuk-batuk. "Ehem... lebih baik kalian cari di GundamWiki" lanjut Igor.
"KALAU GITU GUE NGGAK USAH TANYAK!" teriak SouYuu.
"Oh ya, dimana Margareth, kok nggak kelihatan?" tanya Yuu.
"Magareth, dia masih berada di Velvet Limosin." Ujar Igor.
"Lah, kok di Velvet Limosin? Dia nanti sendirian dong" sahut Souji sok perhatian.
"Nggak kok, dia nggak sendirian di sana. Masih ada aku yang duduk di sana." Ujar Igor.
"OH~" sahut SouYuu. "..." tak lama kemudian, mereka sadar akan sesuatu yang ganjil. "WOY, BAGAIMANA BISA KAU ADA DI SANA SEMENTARA KAU ADA DI HADAPAN KAMI SEDANG SANTAI-SANTAI BEGINI?" tanya mereka berdua bersamaan.
"Oh, itu, sebenarnya saya yang ada di Velvet Train tidaklah nyata" jelas Igor. "Dan juga Saya yang ada di Velvet Limosin juga tidaklah nyata" lanjutnya.
"MAKSUDNYA?" tanyak Souji dan Yuu.
Igor tersenyum kembali. "Hehehe... itu rahasia ATLUS, tanyak sama ATLUS." Ujarnya.
"NGGAK TANYAK!" teriak semua yang mendengar penjelasan Igor yang dari tadi tegang. Termasuk anda para pembaca yang membaca cerita GAJE ini.
"Ya udah, sambil nunggu stasiun berikutnya untuk pemberhentian kalian, kita nonton Tu Love-Ru dan Highschool DXD, yuk." ajak Igor yang mulai bersiap menyetel kedua anime tersebut secara bersamaan.
"MATI AJA LOE NYET! KAMI-KAMI INI MASIH SUCI BEGO! JANGAN PERNAH PENGARUHI KAMI!" ucap SouYuu bersamaan.
"Hahahaha... saya Cuma bercanda toh leh, ya sudah, kalau gitu kita main Lost Saga(?)"
"Oke!"
Akhirnya Igor dan SouYuu bermain Lost Saga di dalam gerbong tersebut yang sudah di sediakan Warnet.
"Akhirnya Yoshino pergi dari Kereta Api Waktu Velvet dengan meninggalkan dua boyband yang mirip Justin Bieber(?) dan kakek mesum pedofil di tempat tersebut." Ujar Parto di atas panggung OVJ. "Bagaimanakah kelanjutannya? Jangan kemana-mana tetap di HITAM-PUTIH!(?)"
"YA-EH!"
~To Be Continue~
●▬▬▬●ஜ۩ ۩ஜ●▬▬▬●
¸¤°ஜ۩۞۩ஜ°¤¸
ஜ۩ஜ
Yoshino Hiroshi
GENERAL INFORMATION
Age: 25
Date of Birth: ?
Gender: Laki-laki
Blodd-Type: O
Height: 185 cm (gara-gara berolaraga setiap hari)
Weight: 65 Kg
Hair Color: Black
Eyes Color: Blue
Profession: mantan pimpinan Three Moiare Sister (setelah hiks... calon istrinya di bunuh sama Author hiks...) *Di lempar BMW karena jujur*
Arcana: Fortune
OVERVIEW
Yoshino Hiroshi, seorang pria yang masuk anggota FC Lockon Stratos(?) hingga wajahnya di miripin sama wajah pilot Gundam Dynames tersebut ini adalah kakak kandung Sayu Hiroshi yang selamat dari tragedi kecelakaan bangunan penelitian Kirijou Grub yang di pimpin oleh Koetsu Kirijou (kakek Mitsuruj Kirijou) yang berada di Tatsumi Port Island.
Masa kecilnya tidak diketahui karena Author males nyeritainnya.*di hajar pembaca*
Dirinya bisa selamat karena di kabarkan masuk ke portal dimensi lain sama seperti Sayu dan sampailah dia di depan rumah Vincent Valentine(Final Fantasy 7?). Lalu di asuh oleh Vincent sebagai anaknya dan di ajarkannya cara menembak pake Pistol air(?). akhirnya setelah bertahun-tahun, senjata Revolver Cerberus milik Vincent di berikan kepada Yoshino waktu dewasa bersama kostumnya. Tapi karena Yoshino berpikir kostum Vincent terlalu jadul, akhirnya dia memodifikasi kostum Vincent menjadi kostum Kamen Rider Kiva dengan jubah hitam di punggunnya. *Author kejar Roy Suryo karena membuat cerita yang ngawur*
Persona Status:
Icarus, The Human Wing.
Yoshino Lv 30.
Nama Persona: Icarus
Arcana Persona: Fortune
Weak: Thunder.
Streght: Wind, Dark.
Null: Slash Attack, Pierce Attacck.
Absorb: -
Skill:
- Garula
- Torrent Shot
- Double Fangs
- Auto-Rakukaja
Aligmithy Skil:
Trigger Aero Blaster (Icarus-Dynames)
Next
LV 32: MaGarula
? ? ?
? ? ?
Overview
Icarus, seorang manusia yang membuat sayap untuk terbang dan melarikan diri dari labirin buatannya yang di buat untuk memenjarakan Minotaur oleh raja Minos dari Kreta di Knossos. Bersama anaknya yaitu Daedalus, mereka terbang ke angkasa setelah mengumpulkan bulu-bulu yang jatuh dan merekatkannya dengan lilin. Lanjutan kisahnya silahkan cari di mbah GOOGLE atau beli bukunya saja.
.
Sory ya, kalau cerita di bagian ini saya buat ngawur, supaya nggak sedih-sedih dan tegang-tegang amat setelah membaca chapter 29.
Terima kasih untuk:
Hierophant Kagutsuchi: terimakasih telah di bilang keren di Chapter 29. Tapi nanti, setelah anda membaca bagian ini mungkin anda tidak akan bilang keren lagi WKWKWKWKWKW, karena bagian ini ngawur. *Troll Face*. Memang beneran ada karakter Death, kan di warningnya ada tulisan tersebut bersama Author di dalamnya. *di hajar*
Tapi tenang, Kizukanya kembali lagi kok, jadi sosok cewek lain yang membuat Yoshino klepek-klepek. *Spoiler*
IarIz: Terima kasih telah review. Sebenarnya Minato dan Minako mesan Goho-Mnya dari ATLUS, biar bisa kembali ke Entrance. *Di bacok karena jujur*
Juga terima kasih yang telah me-POLLING cerita Akankah? dari Author Hanaka Riika.
Karena cerita ini terlalu MAINSTREAM! Kasih...
~REVIEW~
(BIAR GREGET!)
