So, I Married My Shipper
.
CHAPTER ONE
.
CHANBAEK
Humor/Romance/Drama
.
Warning : Yaoi, Yaoi, dan Yaoi
Typo everywhere
.
.
.
Happy Reading
.
"Jadi, kau dan Kyungsoo -ssi hanya sahabat?"
Kedua member boyband itu mengangguk menyetujui perkataan manajer mereka. Adalah Do Kyungsoo si lelaki mungil berusia dua puluh dua tahun seorang main vocal di boyband bentukan SM Entertaiment, EXO yang sedang naik daun di saat satu tahun debut mereka. Sedangkan teman seperjuangannya adalah Park Chanyeol, lelaki yang sedang duduk di sebelahnya. Menempati posisi sebagai rapper di boyband yang sedang digandrungi di seluruh pelosok negeri Ginseng itu.
"Tapi sepertinya banyak dari fans di luar sana yang sangat mendukung hubungan kalian lebih dari sahabat."
Chanyeol tertawa renyah setelah itu.
"Tidak hyung, kami memang hanya sahabat. Kyungsoo adalah teman sekolah adikku dulu." Chanyeol mengelak dengan halus. Chanyeol adalah satu-satunya member yang mempunyai fans lebih banyak. Mungkin faktor pertama adalah karena wajahnya yang rupawan di samping terkadang dia bisa bersifat layaknya anak kecil, namun mempunyai suara bak para ahjussi kepala tiga.
"Chanyeol benar. Kami sudah seperti kakak adik." Sambung Kyungsoo. "Aku memang beberapa kali melihat komentar para fans kami di instagram jika kami sedang melakukan selca berdua. Ku pikir kami memang diterima dengan baik oleh mereka."
Sang manajer mengangguk setuju, "Pertahankan saja kedekatan kalian. Mungkin akan menarik minat mereka jika EXO melakukan comeback nantinya. Kalian tidak keberatan kan?" Tanya pria berkaca mata itu.
"Tidak. Aku setuju saja."
"Aku juga selama itu tidak menimbulkan dampak buruk ke depannya." Ucap Kyungsoo. Memang Kyungsoo termasuk member yang sangat dewasa meskipun ia tergolong yang termuda dalam grup mereka.
"Baiklah. Hanya itu saja yang aku ingin tanyakan. Kalian boleh kembali dan beristirahat untuk live nanti malam."
Mereka berdua berdiri dan membungkuk sebentar sebelum keluar dari ruangan sang manajer.
"Mereka para fans ternyata banyak juga yang menjadi shipper kita." Chanyeol dan Kyungsoo berjalan beriringan di lorong gedung menuju lift. Chanyeol dengan santainya mengalungkan tangan kirinya ke bahu yang lebih muda. Kyungsoo hanya menghela nafas.
"Ya, bahkan mereka suka sekali memotret foto kita berdua saat di jalan. Aku heran, dari mana mereka mengetahui jika itu kita?"
Chanyeol dan Kyungsoo memasuki lift saat pintunya terbuka. Kyungsoo segera memencet tombol lantai dasar.
"Bukankah ada sasaeng fans? Kita ini baru menjadi artis tapi sudah punya fans yang suka anarkis." Chanyeol mengeluh. Ia menyandarkan punggungnya ke dinding dan mengeluarkan ponselnya. Melihat-lihat apa saja yang sedang diposting oleh para fansnya di instagram.
Saat pintu lift terbuka, tiba-tiba saja Chanyeol tertawa dengan sangat keras hingga beberapa staf yang lewat menoleh pada mereka. Kyungsoo segera mencubit lengan Chanyeol keras dan menyuruhnya diam.
"Tidak Kyung, lihatlah fans ini. Sepertinya dia tergila-gila pada hubungan kita." Chanyeol berbisik pada Kyungsoo yang terus berjalan menuju mobil mereka. Di sana telah terdapat seorang supir pribadi untuk member EXO yang selalu mengantar mereka ke manapun.
Kyungsoo tidak memperdulikan Chanyeol yang berusaha menunjukkan sebuah postingan fans yang ada di instagramnya. Saat telah memasuki mobil, Chanyeol menyodorkan ponselnya pada Kyungsoo.
"Kau harus lihat ini."
Kyungsoo mengambil alih ponsel di genggaman Chanyeol dan melihat apa yang ada di sana. Sebuah akun instagram dengan username Chansoojjang , menampilkan foto Chanyeol dan Kyungsoo dalam acara Seoul Music Award yang sedang duduk bersebelahan. Namun bukan itu yang menjadi perhatian Chanyeol dan Kyungsoo.
"Lihat apa yang dia tulis di sana." Tunjuk Chanyeol pada sederet caption.
Chanyeol hyung dan Kyungsoo hyung sangat manis. Mereka sangat cocok seperti Cinderella dan Pangerannya. Aku sangat mendukung mereka. Aku sangat ingin menjadi anak angkat mereka. Chansoo Jjang! Aku akan menikahkan kalian suatu saat nanti! ;D
Kyungsoo terkekeh dengan sederet kalimat yang ditulis oleh fans itu. Dengan iseng ia mulai melakukan stalking terhadap akun itu. Namun semua postingan sebanyak 35 hanya berisi fotonya dan Chanyeol.
Kyungsoo mengembalikan ponsel itu pada Chanyeol.
"Dia benar-benar sudah gila kurasa." Gumamnya. Dan Chanyeol hanya tertawa membalasnya.
.
.
Seorang lelaki mungil yang sedang berkutat dengan ponselnya tiba-tiba tersenyum sendiri layaknya orang idiot. Dengan cekatan jari-jari lentik itu mengetik sebuah kalimat di ponselnya.
Untuk teman sesama Chansoo shipper yang ingin berteman denganku, ayo follow instagram ku yang lain, namanya baekhyunee_exo. aku juga seorang EXO-L teman-teman
Di dalam sebuah kamar apartement di daerah Seoul, laki-laki mungil itu menjalankan aksinya sebagai seorang fudanshi. Fudanshi itu sendiri adalah sebutan untuk seorang laki-laki yang menyukai hal-hal berbau yaoi, seperti Byun Baekhyun ini contohnya.
Dia adalah seorang siswa sekolah menengah yang akan lulus tahun ini. Namun bukannya sibuk untuk belajar, justru hari-harinya diisi dengan bermain instagram.
Mungkin kalian ingin tahu mengapa Baekhyun sampai bisa menjadi seorang fudanshi akut seperti saat ini. Salahkan saja pada temannya, si Seokjin yang memberi sebuah komik sesat. Katanya sih itu komik hentai, tapi nyatanya adalah komik yaoi. Wajahnya saja yang terlihat polos, tapi ternyata Seokjin itu anak yang sesat. Baekhyun sempat menyesal menjadi teman sebangku anak itu.
Dan karena hal itu, Baekhyun untuk pertama kalinya menjadi seorang shipper yaoi. Dulu dirinya adalah seorang shipper straight,contohnya adalah couple Khunfany dan GDaragon. Tapi semuanya telah berubah dan Baekhyun memutuskan menjadi shipper dari Kyumin. Ia sempat patah hati mengetahui ternyata Sungmin menikah dengan artis wanita yang tidak Baekhyun ketahui namanya. Dan sejak saat itu, Baekhyun memutuskan mencari mangsa baru yaitu member boyband baru, Chansoo.
Baekhyun cenderung seperti sasaeng fans. Dia beberapa kali memotret moment Chansoo di acara live. Tapi tak dipungkiri Baekhyun ingin sekali memergoki Chansoo di jalanan sedang bergandengan tangan. Ugh! Itu adalah mimpinya.
"Astaga Daddy sangat tampan." Ucapnya saat menemukan sebuah foto rapper EXO itu saat di airport. Di sana Chanyeol menggunakan hoodie Supreme berwarna merah yang cocok dengan rambut merahnya. Matanya tertutup oleh sebuah kacamata hitam dan rambutnya tertutupi snapback hitam.
Baekhyun memang mematenkan bahwa ia adalah anak dari Chansoo. Chanyeol dipanggilnya Daddy dan Kyungsoo dipanggilnya Mommy. Tak heran kadang Seokjin tidak mengerti saat Baekhyun menceritakan tentang Daddy dan Mommynya tapi menyebut nama Chansoo.
"Sayangnya Daddy hanya untuk Mommy." Wajahnya lesu seketika. Meskipun Baekhyun mendukung hubungan Chansoo, di lubuk hatinya yang terdalam Baekhyun memang sangat menyukai Chanyeol. Namun ia harus merelakan perasaannya demi kebahagian pasangan serasi itu. Katanya sih begitu.
Ting Tong!
Bunyi bel apartement mengejutkan Baekhyun. Dahinya mengernyit heran. Tidak biasanya sore-sore begini ada yang mengunjunginya.
"Jangan bilang bocah tengik itu." Baekhyun menggerutu pada si pemencet bel. Sebelum membuka pintu, Baekhyun terlebih dahulu melihat kearah layar intercome untuk melihat siapa pengganggunya.
"Benar-benar anak ini." Baekhyun menggeram dan segera membuka pintunya, menampilkan teman sebangkunya yang sedang tersenyum lebar.
"Hai Baek –"
"Ada apa kau kemari?" Tanyanya selidik.
Seokjin menggaruk tengkuknya. Kemudian cengiran muncul di wajahnya.
"Baek, aku boleh tidak menginap di sini?" Suaranya menjadi pelan di ujung kalimatnya. Baekhyun memicingkan matanya. Menginap? Lalu matanya bergulir kearah samping pintu apartementnya. Sebuah koper asing berwarna perak ada di sana.
"Kenapa? Kau diusir oleh ibumu?"
"Enak saja!" Seokjin mendelikkan matanya, "Kau tau kakakku akan melahirkan minggu ini. Dan ibu meminta untuk menemaninya. Jadi tadi siang ibu dan ayah berangkat ke Jepang."
Baekhyun melipat tangannya di dada, "Kenapa kau tidak menginap di rumah Jungkook saja? Katamu rumahnya lebih bersih dari apartementku?"
Seokjin lagi-lagi menunjukkan cengirannya, "Aku hanya bercanda Baek. Jadi, boleh tidak nih aku tinggal beberapa hari? Jika tidak, aku mungkin akan terpaksa tinggal di bawah kolong jembatan. Aku akan kotor dan bau. Jadi kau akan terkena bauku kalau begitu." Seokjin menundukkan kepalanya. Suaranya ia buat sesedih mungkin. Baekhyun menghela nafas.
"Baiklah, hanya beberapa hari. Tanpa mengacaukan kamar dan merusakkan shower?"
Seokjin tersenyum lebar dan segera menjabat tangan Baekhyun, "Setuju!"
Anak itu langsung saja memeluk Baekhyun dengan erat, "Terima kasih Baek! Kau memang sahabat sejatiku! Aduh!"
Tiba-tiba saja Seokjin memegangi perutnya. Wajahnya terlihat sangat melas.
"Ada apa?" Baekhyun mengernyit heran melihat sahabat anehnya.
"Perutku lapar Baek. Maukah kau membelikan aku ramen di sebrang jalan?"
.
.
Di sepanjang perjalanan, Baekhyun tak pernah berhenti untuk menggerutu. Baginya, Seokjin itu tak lebih dari seorang hama yang selalu merepotkannya. Baru saja diberi tempat tinggal sudah main suruh ini dan itu.
"Aku benar-benar akan membunuhmu Kim Seokjin." Umpatnya. Hari mulai gelap saat Baekhyun mengeluarkan sepedanya dari tempat parkir apartement. Ia menolak menggunakan mobilnya karena sumpah demi dewa, Baekhyun tidak ingin menghabiskan bensinnya hanya untuk membelikan bocah tengik itu ramen sialan.
"Aku akan mencekikmu." Dengan geram Baekhyun mengayuh sepedanya ogah-ogahan. "Mungkin besok aku harus mencuci dan menjemur celana dalammu." Saking kesalnya, Baekhyun sampai tidak menyadari bahwa kedai ramen langganannya telah terlewat jauh. Baekhyun mengumpat habis-habisan.
Baru saja ia ingin memutar sepedanya, sebelum suara ramai dari kerumunan di ujung jalan mengalihkan perhatiannya.
"Kali ini artis siapa lagi?" Gumamnya. Baekhyun telah terbiasa dengan hal macam ini. Kerumunan fans dan idolanya. Maklum saja karena dia tinggal di Seoul dan artinya artis ada di mana-mana. Ada di setiap ujung jalan. Baekhyun benar-benar akan pergi jika sorakan fans tidak menyebutkan nama artis idolanya saat ini.
"HUAAA CHANYEOL! PARK CHANYEOL!"
"KIM JONGIN! AAAAA!"
Baekhyun membulatkan matanya. Chanyeol ada di sana?!
"Jinjja?!" Dengan kecepatan kilat Baekhyun mengayuh sepedanya agar cepat sampai di kerumunan itu. Namun sayang seribu sayang, Baekhyun benar-benar merutuki tingginya. Bibirnya mengerucut kesal namun di detik selanjutnya Baekhyun menjatuhkan sepedanya begitu saja dan berlari menembus para fans yang didominasi oleh kaum hawa itu.
Di sana, Park Chanyeol bersama Kim Jongin, dancer dari EXO, keluar dari sebuah gedung dan berjalan menuju mobil mewah yang menunggu mereka. Baekhyun ikut memekik bersama para gadis di sana.
"Park Chanyeol! Park Chanyeol-ssi!" Teriaknya. Baekhyun melompat-lompat kecil demi melihat penampilan Chanyeol malam ini. Chanyeol terlihat sangat tampan dengan setelah jas hitam serta model rambut yang memperlihatkan dahinya.
Baekhyun dengan cekatan mengeluarkan ponselnya dan memotret serta merekam semua yang menunjukkan seorang Park Chanyeol.
"Aishh mengapa dia hanya sendirian? Di mana Kyungsoo Mom?"
Baekhyun menjauh dari kerumunan saat mobil yang ditumpangi Chanyeol telah pergi. Ia tersenyum melihat hasil jepretannya. Senyumnya mengembang menyadari betapa kerennya Chanyeol malam ini. Baekhyun segera menyimpan ponselnya dalam saku sebelum mengambil sepedanya yang tergeletak tak berdaya di pinggir jalan. Senyumnya tak pernah luntur di perjalanan dan saking senangnya Baekhyun hampir lupa membeli ramen untuk Seokjin.
"Astaga, Daddy sangat tampan hari ini. Sayangnya, daddy hanya milik Kyungie Mom. Aku tidak boleh incest." Gumamnya dalam perjalanan pulang.
"Huaaa Seokjin-ah aku akan mentraktir es krim karena berkat kau aku bertemu Daddy." Ucapnya seakan lupa rencananya yang akan membunuh teman sebangkunya.
.
.
Pukul dua belas malam, member EXO yang telah menyelesaikan acara livenya langsung pulang menuju dorm. Sesampainya di dorm Chanyeol dan Kyungsoo langsung menuju kamar mereka. Memang selain menjadi sahabat, Chanyeol dan Kyungsoo adalah roommate di dorm mereka.
Chanyeol dan Kyungsoo bergantian mandi air hangat di kamar mandi mereka. Setelah mandi, Kyungsoo yang belum mengantuk, akhirnya memilih membuka ponselnya dan melihat akun instagramnya. Banyak foto tag di akunnya. Kyungsoo mulai membuka foto yang menarik perhatian.
"Bukankah ini akun yang kemarin?" Dalam postingan itu, terdapat sebuah summary fanfiction dengan dirinya dan Chanyeol sebagai tokohnya. Kyungsoo pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Karena penasaran, Kyungsoo segera membuka sebuah link yang tertera di caption.
Chanyeol yang baru selesai mandi mengernyit melihat Kyungsoo yang sedang serius memandangi ponselnya.
"Apa yang kau lihat?"
Kyungsoo menoleh sebentar dan menyuruh Chanyeol mendekatinya. Kyungsoo langsung menunjukkan sebuah artikel yang membuat sebuah cerita di sana dengan namanya dan Chanyeol menjadi tokoh utama. Chanyeol mengernyit semakin tidak mengerti.
"Apa ini?" Tanya Chanyeol. Kyungsoo menyandarkan punggungnya pada kepala ranjang.
"Fanfiction. Dibuat oleh para fans. Lihatlah penname ini, dia adalah shipper kita Yeol."
" ChansoojjangFANFICTION? Aku seperti tidak asing dengan nama ini."
"Ya, dia adalah pemilik akun yang kemarin kau tunjukkan padaku."
"Ah ternyata benar." Chanyeol mulai tertarik dengan cerita yang tertulis di sana. "Apa-apaan ini? Dia membuat adegan tidak senonoh macam ini? Ckckck, dasar fans aneh." Ucap Chanyeol saat membaca sebuah adegan di mana dirinya dan Kyungsoo sedang melakukan seks. Chanyeol menyerahkan ponsel itu pada Kyungsoo. Chanyeol tidak menyangka jika ada seorang fans yang menulis cerita porno seperti itu.
"Coba kau follow instagramnya. Aku ingin tau apa reaksinya." Saran Chanyeol.
"Ide bagus."
.
.
.
.
Tobecontinue
.
.
Annyeong~ chapter pertama hadir. Maaf jika aneh dan absurd huhu.. di sini aku jadiin member EXO sebagai member exo asli(?) kecuali Baek ofc. Jadi exo hanya delapan(12) orang hehe
Oh ya, untuk yang Tanya panggil aku apa, terserah aja sih karena aku 99l, kalau lebih muda bisa panggil Soojung eonni /disantet/ atau kalo lebih tua panggil Joy saeng /plak. Terserah aja sih wk. lalu untuk fudanshi itu sendiri adalah sebutan buat laki-laki penggemar yaoi atau yuri, nah kalau fujoshi itu buat perempuan kayak aku(?). Hehehe
Okay, review yaaaa /lovesign/ aku ketawa sendiri lho liat komentar kalian tentang judul ff ini yg aneh sama kek orangnya.
