Aoi Rin Oukumaru Log In

Arigatou reader-san yang mau menunggu fic nggk jelas ini, hiks…saya cukup tersanjung dengan review kalian…(^-^)/

Sekarang sih mau ngelanjutin fic agak susah, bagi waktu sama real world yang susah. Belum tugas dari dosen killer… wah…gila kayak ketemu Shinigami-sama kalau sampe telat ngumpulin.

Hem….saya malah terlintas untuk membuat Naruto jadi Dark…tapi itu pun terhalang ide cerita kedepannya, kalau memungkinkan saya buat OOC mungkin semiDark!Naru…gimana reader-san

Disclaimer : Masashi Kishimoto x Naruto

Jadi bukan punya saya :v

Pairing : Naruto U. X…..?

Rate : T ( semi M )

WARNING : Alur berantakan, Typo bertebaran, kalo nggk kuat baca bikin perih mata….harap dimaklumi karena saya author baru…

Oke…mungkin saya udah ada gambaran pairingnya….pairing ini akan membantu Naruto dalam misi tanpa kelompoknya (bisa jadi ini Harem )….jadi saya minta maaf klo ada reader yang kecewa.

Saya juga suka kalau ada genre Haremnya…hehehehe….bagi saya di situlah tantangannya dimana cara membagi jatah bagi tokoh utama ( eits…bukan hal yang mesum lho )…..maksudnya cara membangkitkan multitasking dalam harem itu sendiri….kayak fic nya The World Arcana ada yang sampai punya 12 harem….gila nggk gimana cara penulisannya….jadi menurut saya itu sangat mengagumkan !

Oke dari pada banyak bacot….Check this Out..

Chapter 2

Konohagakuen no Sato

Siapa yang tidak tau desa terkuat ini, desa yang memiliki banyak Ninja terhebat dalam sejarah. Desa yang dipimpin oleh seorang Hokage, para Hokage itu pun memiliki sejarahnya tersendiri sebut saja dari Hokage pertama Hashirama Senju sang pengendali Mokuton ( elemen kayu ) yang sangat melegenda.

Dalam sejarah Hashirama adalah orang yang mampu membuat hutan yang sangat lebat dalam sekejap hutan yang berada di bagian barat Konoha atau biasa disebut Hutan 'Kematian'.

Setelah itu ada Hokage kedua yaitu Tobhirama Senju sang pengguna Suijiin terkuat ( dewa air ) karena memiliki control cakra yang sangat sempurna serta mampu menciptakan air dari udara kosong dalam sekejap.

Lalu Hokage ketiga Hiruzen Sarutobi sang Profesor karena terlibat dalam 2 perang besar dalam sejarah Shinobi dan juga dia adalah pengendali Katon terkuat di Konoha.

Yang terakhir adalah Hokage keempat Minato Namikaze siapa yang tidak kenal dengan dia? Orang yang membantai kurang lebih 1000 pasukan Iwagakure seorang diri, dan memiliki julukan ' Kiroii Senkou ' yang memiliki arti Si Kilat Kuning karena teknik fuinjutsu tingkat tingginya yaitu Hiraisin no Jutsu.

Kesampingkan itu semua…kita akan melihat sang Tokoh utama kita…

Di sebuah apartemen yang bisa dibilang kecil, terdapat futon yang berisi sesuatu berwarna kuning diatasnya. Dari celah jendela sinar matahari mulai menerobos masuk dan mengenai futon tersebut, makhluk kuning itu mulai mengeliat masuk kedalam selimut.

Kring….kring….kring….krin-

Jam alarm itu dimatikan oleh sebuah tangan yang keluar dari balik selimut tersebut. " engh….hoam…sudah pagi ya? " terlihatlah makhluk kuning tadi, tidak lain adalah Uzumaki Naruto. " masih ada waktu 1 jam sebelum akademi dimulai, hah….sebaiknya aku pemanasan terlebih dulu "

.

.

.

Pintu apartemen itu terbuka menampilkan seorang anak-anak berusia 7 tahun, memakai pakaian untuk olahraga berwarna hitam dengan garis orange dari bahu kiri sampai bagian perut, tidak lupa celana pendek selutut berwarna hitam juga dengan tiga garis masing-masing di sisi luar celana tersebut.

" hemh…hah…segarnya udara pagi " bocah itu pun mulai mengunci pintu apartemennya, bukannya apa-apa tapi formalitas saja….toh tidak ada barang berharga didalamnya. " yosh…berkeliling desa tidak buruk juga "

Dan anak itu mulai berlari mengelilingi desa Konoha dengan semangat, tanpa menghiraukan tatapan penduduk terhadapnya. Ya bisa dibilang dia tidak peduli akan hal itu, dan terus melanjutkan larinya.

Sampai pada sebuah jalan didekat taman " hiks..hiks…ittai…ja-jangan me-menarik ram-butku " dia mulai berhenti dan melihat kearah taman dimana ada 3 orang anak sedang menjahili seorang perempuan. " hai..lihatlah matamu itu warnanya putih seperti hantu..hahahaha " anak pertama mulai memberikan ejekan pada anak perempuan tersebut. " ya itu benar apa semua Hyuga memiliki mata menjijikan itu…hahahahaha " dan anak kedua mulai menambahkan ejekan temannya.

" Dengar ya Hyuga, kau itu hanyalah orang yang tidak berguna, lebih baik kau mati saja. Lagi pula matamu itu menjijikan mana ada yang mau berteman denganmu..hahahaha " anak yang menarik rambut perempuan itu semakin memperkuat tarikannya setelah berkata seperti itu.

" hiks…hiks…ke-kenapa kali-an ja-hat pa-daku..hiks..hiks…ittai " anak perempuan itu makin menagis karena tarikan di rambutnya makin kuat.

" Dengar ya, ini karena orang bernama Hyuga Neji itu sangat sombong jadi kau pantas mendapatkan ini " dan mereka bertiga tertawa dengan keras setelah anak itu makin menangis.

" Hei…para pecundang…apa kalian tidak ada kerjaan dengan menganggu perempuan. Hadapi lawan yang sepadan dengan kalian " terlihat anak laki-laki berambut kuning dengan pakaian olahraga menatap tajam mereka bertiga.

" Heh…mau jadi pahlawan ya rupanya " anak yang memegang rambut perempuan itu mulai melepaskannya dan menatap bocah yang baru datang tersebut diikuti temannya disamping kiri dan kanannya.

Anak bernama Uzumaki Naruto itu mulai berjalan pelan kearah mereka bertiga, mulai menambah laju sampai berlari kearah mereka.

Buagh…..

Pukulan Naruto mendarat tepat kearah perut anak yang berada ditengah. " gyah…kurang ajar " anak itu mulai membalas Naruto dengan melayangkan wajah Naruto, Naruto menunduk dan pukulan itu melewati atas kepalanya. " apa ?! "

Buagh….

Terlambat Naruto telah melayangkan pukulan kearah dagu anak itu. " bos kau tidak apa-apa " kedua temannya mulai menghampiri dan membantunya berdiri. " kurang ajar akan kami balas kau " mereka pun mulai pergi dari sana. Naruto menatap datar mereka bertiga beruntung refleknya sudah sedikit terasah sehingga serangan amatir seperti itu bisa dia tangani dengan cukup mudah.

" hiks..hiks.." anak perempuan itu masih terduduk dan menagis dengan menundukkan kepalanya. " daijobu ? " anak perempuan itu mulai mendongak dan mendapati anak laki-laki berambut kuning yang tersenyum kepadanya dan mengulurkan tangannya, mencoba membantu perempuan itu berdiri. " tenang saja aku tidak berniat jahat kok " Naruto masih dengan senyumnya dan menunggu dia membalas uluran tangannya.

Anak perempuan itu mulai menerima uluran tangan itu dan berdiri tapi masih sedikit menagis, " A-Arigatou " perempuan itu mulai tenang dan mencoba tersenyum walau kepala masih sedikit sakit. " iya tapi kau tidak apa-apakan ? " perempuan itu mulai mengangguk tanda dia baik-baik saja, " Ar-arigatou go-gozaimasu " Naruto hanya tersenyum menanggapinya.

" tidak usah dipikirkan….ah gomen aku buru-buru jadi aku tinggal ya. Hati-hati dijalan nanti, Jaa ne " Naruto mulai kembali berlari menjauhi sang gadis yang masih diam melihatnya mulai menjauh.

' aku lupa bertanya namanya ' perempuan itu mulai berbalik dan berjalan menjauhi taman itu, " se-moga ki-ta bis-a ber-temu la-gi " perempuan itu mulai berjalan dengan senyum yang mengembang di wajah cantiknya.

" pahlawanku "

.

.

.

Akademi Ninja

Tempat yang mengajarkan berbagai hal dasar dalam menjadi seorang Ninja, dimulai dari sejarah desa, pengetahuan umum, justu dasar dan masih banyak lagi.

" SIAL ! AKU TERLAMBAT ! " ya dan diselingi suara cempreng Khas Uzumaki Naruto untuk memulai hari, dia berlari menuju akademi karena terlambat di hari pertamanya di akademi. " sedikit lagi….masih ada 1 menit " berlari seperti sapi gila tanpa melihat jalan didepannya.

Bruk….

Dan benar saja dia menabrak sesuatu sampai terpental kebelakang. " ittai….ittai…aduh pantatku ? " heh, dasar ceroboh. " ittai…hei jangan berlari di loron-…. Eh ? siapa kau? " ternyata dia menabrak seseorang, seorang pria dengan rambut model nanas dengan garis melintang di hidungnya.

" ah..gomen…aku tadi hampir terlambat di hari pertamaku…ano..? "

" Iruka…aku adalah guru disini dan sepertinya kau adalah muridku…siapa namamu ? " Iruka mulai membantu Naruto berdiri dari acara jatuhnya tadi. " ah….gomen Iruka-sensei, aku Uzumaki Naruto murid baru "

" ayo…aku akan ke kelas, sebaiknya kau ikut agar tidak tersesat " Iruka mulai berjalan menjauh dan diikuti oleh Naruto. " sensei ? apakah banyak orang di kelas ? " mendengar itu Iruka berhenti berjalan dan melihat Naruto yang mulai menunduk, " ya tentu saja, aku harap kau bisa akrab dengan mereka semua ya, Naruto " dan mulai mengacak-acak rambut kuning Naruto.

" jangan buat keributan, ne " dia mulai berjalan kembali menuju kelas, Naruto mengikuti dari belakang dalam diam.

' Aku harap juga begitu '

.

.

.

" Ohayou minna " suasana yang semula ramai menjadi diam. " Ohayou sensei "

" baiklah hari ini kita kedatangan murid baru, silahkan masuk Uzumaki-san " semua mata menatap kearah pintu, mencoba menerka siapa yang akan menjadi murid baru di kelasnya. Masuklah seorang laki-laki yang memiliki rambut kuning dengan jambang sampai ke pipi, tiga guratan seperti kumis kucing dan kulit kecokelatan yang sangat ' mengoda ', jangan lupa dengan mata biru samderanya nampak menyejukkan. Untuk baju dia memakai kaos hitam dengan lambang Uzumaki di lengan kanannya, pelindung siku di bagian kiri, celana pendek berwarna biru tua dan sepatu ninja berwarna biru.

" perkenalkan dirimu " sang murid baru mulai menghadap para murid yang terdiam. " Watashi wa Uzumaki Naruto desu " dengan sedikit senyum diwajahnya, ya meniru senyum Kurama.

Kelas masih terdiam dengan wajah terbengong mereka, kecuali Uchiha yang hanya memasang wajah datarnya dan Nara yang tertidur.

Kyaa…..tampan

Kyaa…sekeren Sasuke-kun….

Dan masih banyak lagi…..

' sial aku kira ada apa ' Naruto mulai down dengan keadaan sekarang.

Brak..

" DIAM… baiklah Uzumaki kau duduk di samping Hyuga, Hyuga-san angkat tanganmu " dan Naruto melihat bangku paling belakang, seorang gadis yang berambut indigo, memiliki kulit putih sedang tertunduk.

Naruto mulai berjalan dalam diam menuju bangku tersebut. " kita bertemu lagi ya, Ojou-chan " sapa Naruto pada sang gadis dengan senyum khasnya. " Watashi wa Uzumaki Naruto desu, kita belum berkenalan tadi pagi " sambil mengulurkan tangan, Naruto mulai berkenalan. " h-ha'I, wa-watashi wa Hy-Hyuga Hi-Hinata desu " Hinata mulai menerima uluran tangan Naruto, walaupun wajahnya sudah memerah. " mohon kerjasamanya " Naruto masih tersenyum, entah mungkin menjaga kesan pertamanya. " h-ha'I " dan mereka pun melepas jabat tangan mereka dan Naruto mulai duduk dengan tenang di sampng Hinata. ' kyaa….dia duduk disebelahku ' hem…tau lah siapa ini.

" hai…aku Akimichi Choji, yang membawa anjing itu Inuzuka Kiba " anak bertubuh tambun mengenalkan diri dan menunjuk anak berambut cokelat dengan segitiga rucing terbalik dan anjing diatas kepalanya. " Hai…salam kenal " ucap Kiba sambil tersenyum, Naruto pun membalas dengan senyumnya. " yang tertidur itu Nara Shikamaru, dan yang di dekat jendela Aburame Shino " Choji meneruskan perkenalan teman-temannya.

" Hah…mendokusai " Naruto tersenyum kecut mendengarnya, Shino ? dia tidak berkomentar apapun. " yang disana adalah Uchiha Sasuke " Choji menunjuk anak yang sedang memangku dagu dengan pandangan datar. " ya mohon kerjasamanya minna " Naruto tersenyum setelah mengatakan itu, ' yah…tidak seburuk yang kukira '

" baiklah anak-anak kita mulai dengan sejarah Shinobi… " dan pelajaran di akademi pun dimulai.

.

.

.

Boft….

" jadi bagaimana keadaanya ? " setelah ledakan asap kecil dalam ruangan yang sedikit terang terdengar suara serak yang cukup menakutkan dan aura yang sangat kuat. " saya sudah menemukannya tuan, 'dia' masih belum mendapatkannya " ucap seseorang dengan jubah bertudung berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuhnya. " bagaimana bisa, dia adalah orang yang ditakdirkan….bagaimana dia belum mendapatkannya ! " suara itu sangat berat dan mengandung amarah yang tertahan.

" maaf tuan tapi 'dia' masih bocah ingusan yang belum tau apa-apa, hamba rasa tuan harus terus menunggu sampai 'dia' benar-benar siap untuk takdirnya tuan " masih dengan nada yang tenang orang itu menjawab pertanyaan tuannya.

Hening…

Tidak ada suara apapun disana, sampai…" baiklah aku turuti saranmu, tapi tetap awasi 'dia', awasi semua pergerakan dan perkembangannya " dengan nada yang sedikit tenang sang 'tuan' itu menjawab, " hamba mengerti, tuan " orang itu mulai berbalik, tapi baru beberapa langkah dia berhenti karena tuannya mengucapkan sesuatu. " jangan sampai 'dia' mati, karena hanya aku yang boleh membunuhnya. Ingat itu Omura " dia terdiam sebentar sebelum berbalik dan membungkuk kepada tuannya.

" Hamba lakukan yang terbaik, Rin-sama " setelah itu dia berbalik meninggalkan ruangan tersebut.

" meh…kurasa kau terlebihan tentang itu, Kaichou " well, ada orang yang bicara dengan santainya tanpa tau tempat. " aku harus megakhiri takdir bodoh ini, aku sudah terlalu lama menunggu hingga kemunculannya. Dan aku tidak akan menunggu lebih lama lagi, Jita " orang itu mulai mengeluarkan aura intimidasi yang kuat kepada lawan bicaranya.

" yare yare ….. santailah sedikit aku rasa rival generasi mu ini adalah orang yang kuat, entah hanya firasatku saja atau bukan " muncul orang bernama Jita dari balik bayangan memiliki rambut hitam panjang yang diikat ekor kuda, mata hitam dan kulit putih. Bajunya mirip seorang anbu dari Kirigakure dengan pelindung dada, pelindung siku dan sepatu shinobi berwarna hitam, jangan lupa dengan pedang panjang di punggungnya tanpa sarung.

" tapi sebelum 'dia' melawanmu sepertinya aku harus megetesnya terlebih dulu " Jita berkata begitu sambil bersandar di dinding.

" lakukan sesukamu, asal aku bisa membunuhnya dan mengakhiri takdir bodoh ini " Jita mulai meninggalkan tempat itu tanpa berkata apa-apa.

" heh….akhirnya aku menemukanmu rival abadiku " wajahnya pun terkena cahaya lampu di ruangan tersebut. Rambut biru, dengan topeng setengah wajah berwarna putih berbentuk wajah serigala dan memiliki mata hitam yang mengerikan. " aku akan menghabisimu dan mengakhiri penderitaanku….tunggulah itu….' Uzumaki Naruto '…khekhekhe…hahahahaha…"

.

.

.

TBC

Hehehe….gomen agak telat update, dan menurut saya alurnya sih agak berantakan ( emang nggk pinter nulis ), tapi saya harap Reader-san memberi saya masukan untuk cara penulisan saya.

Oke konsep saya adalah harem dan pair pertama…. mungkin Hinata karena banyak yang minta, dan….tadi sudah ada scene NaruHina-nya saya harap tidak terlalu buruk.

Oke balasan review kemarin

: oke saya usahakan….ya mungkin akan saya bikin harem 2 atau 3 orang, kan Naruto Uzumaki terakhir di Konoha jadi kena system CRA.

Yondaime Shisundan : maksudnya scenenya kecepetan gimana ya? Hem kalo harem itu emang udah kepikiran tapi mungkin Cuma 2 atau 3 aja…..makasih sarannya

Ryan : maaf masalahnya dia itu punya jabatan jadi nggak mungkin…hehehe gomen ne

Guest : kalo pairingnya kurama, kayaknya nggk bisa. Maaf tapi Kurama itu cuma kumpulan cakra, jadi nggk punya jenis kelamin. Sekali lagi maaf.

Kurama : ya kalau itu akan saya pikirkan. Toh juga nggk semua pair harus dari satu akademi, pair saya di real world aja dari Sulawesi padahal saya orang Jawa, hehehehe

Berhubung banyak yang dukung Hinata jadi saya masukkan ke pair Naruto, tapi saya hanya menambah sedikit romancenya. Saya masih menonjolkan Advanturenya….dengan bumbu Romance, hehehehe…

Sekian dari saya makasih minna-san.

Aoi Rin Oukumaru Log Out