.
.
Kesenangan di Antara Dua Dunia
—What's Happening Beside You—
Chapter 22.5 . Boogeyman
The Creation-Story © Yoshina Vanatala
VOCALOID © Yamaha Coorporation, beserta perusahaan lainnya yang berhak membuat dan memiliki mereka semua
.
.
Kau pernah mendengar tentang boogeyman? Well, akhir-akhir ini aku tertarik dengan makhluk misterius yang suka menculik anak-anak ini, jadi aku memutuskan untuk menjadikannya topik kita kali ini.
Boogeyman senang dengan kegelapan. Dia digambarkan sebagai sosok berjubah hitam yang menutupi wajahnya dengan tudung jubahnya. Dia muncul dalam cerita mitos di berbagai negara, tapi mereka semua memiliki satu kesamaan—boogeyman suka menculik anak-anak. Di beberapa game yang pernah kutemui, monster yang menyerupai boogeyman juga digambarkan takut pada cahaya.
Aku punya cerita yang lumayan konyol mengenai boogeyman ini. Tapi tetap menyeramkan juga, menurutku.
Jadi pada saat itu, aku masih kanak-kanak. Kau tahu Akaito itu senang sekali menakut-nakutiku, 'kan? Nah, pelaku utama kali ini masih tetap dia, dan korban utamanya juga tetap aku. Anggaplah seperti itu untuk sementara ini.
"Kak, ayo kita memanggil boogeyman!"
"Gak mau!" Aku langsung menolak.
"Ayolah. Gak seru kalau main sendirian..." Lalu tiba-tiba dia terdiam. "Tunggu, ritual memanggil boogeyman itu harus sendirian ya..."
"Kalau begitu, jangan libatkan aku! Aku mau tidur aja!"
"Ah, kau tahu, Kak? Boogeyman itu suka sama anak kecil loh... apalagi kalo penakut kaya' Kakak..."
"Kau anak kecil juga, 'kan?"
Tanpa mempedulikan protes dariku, dia melanjutkan ceritanya, "Dan dia senang muncul dari lemari pakaian atau bawah tempat tidur, jadi ketika korbannya lengah dan membiarkan satu pun anggota tubuhnya tidak terselimuti, dia akan langsung menariknya ke dalam kegelapan, dan—"
"AKAITO DIAAAAAAM!"
Aku langsung mengunci pintu kamarku untuk membungkam ocehan sialannya itu.
Kebetulan itu sudah menjelang malam, jadi aku memutuskan untuk segera tidur. Karena ya, aku memang punya kebiasaan tidur cepat.
Aku sering menyalakan lampu kamar sebelum tidur karena aku adalah orang yang sangat penakut—dan aku tidak membantahnya. Pintu kukunci, dan aku tidur dengan berselimut tebal. Lalu sangat kebetulan, harinya hujan.
Tengah malam, aku sama sekali tidak bisa tidur. Aku terbayang-bayang oleh cerita Akaito tadi. Semakin aku berusaha untuk melupakan, bayangan boogeyman itu malah semakin terbayang dalam benakku. Karena aku tidak pernah melihat sosoknya, jadi aku hanya membayangkannya seperti sosok monster hitam dengan mata merah dan cakarnya yang panjang.
Duk
Itu seperti suara sesuatu yang membentur dinding.
B-bukannya dari tadi aku tidak bergerak sama sekali? Lalu itu suara apa?
Aku yang ketakutan hanya bersembunyi di balik selimut. Suasana sangat hening, sampai saja aku bisa mendengar suara napasku sendiri.
Duk duk duk
Krieet...
Suara apa lagi itu?!
Aku merasa seperti ingin berteriak meminta tolong, tapi aku tidak berani mengeluarkan suara. Aku mulai merasa bajuku basah, apalagi setelah itu malah tidak ada suara sama sekali.
"—jadi ketika korbannya lengah dan membiarkan satu pun anggota tubuhnya tidak terselimuti, dia akan langsung menariknya ke dalam kegelapan, dan—"
Aku langsung teringat lagi dengan ucapan Akaito itu. Duh, kenapa aku tidak bisa tenang di saat seperti ini!
Tunggu, sepertinya kaki kananku tidak berada dalam selimut—
Clak
Lalu tiba-tiba sesuatu mencengkram kaki kananku itu, dan menarikku dari tempat tidur.
"KYAAAAAAAA MAMAAAAAAAAAAAA!"
Selagi aku terjerit-jerit, aku berusaha untuk tetap berpegangan pada selimutku—aku tidak terpikir lagi mengenai apakah selimut itu bisa menyelamatkanku atau tidak—dan aku merasa bahwa aku mulai menangis.
"GYAHAAHAHAHAHAHA!"
Lalu suara jahanam itu mulai menggema di dalam kamarku. Itu jelas-jelas, suara Akaito. Tapi aku masih menangis nyaring seolah tidak sadar bahwa itu adalah Akaito.
Karena pegangan itu masih terasa di kaki kananku.
"H-hei! Kak! Sudahlah! Aku cuma bercanda aja kok!"
Dan tidak lama setelahnya, ayah dan ibuku datang ke kamarku. Mereka marah-marah dan bilang sedang apa kami berdua berteriak-teriak di tengah malam begini.
"Aku cuma mengerjai Kak Kaito, Ma—kyaa! Sakit!"
"Bercandanya jangan kelewatan gitu, bisa gak?!"
Kemudian setelah eksekusi usai—dan aku memutuskan aku tidak mau tidur sendirian pada malam itu—jadi aku berakhir tidur bersama Akaito.
"Ayolah, Kak. Aku minta maaf deh! Aku gak nyangka Kakak takut sampai segitunya!"
"Enak ngomongnya!"
Aku masih menangis di saat ini. Hahaha, maaf. Dulu aku memang cengeng.
"Apalagi karena kau memegang kakiku keras sekali. Lihat, sampai membiru begini." Aku memperlihatkan kaki kanan yang dicengkramnya tadi. Ya, di sana ada luka lebam biru yang melingkari bagian tulang keringku. Bisa kau bayangkan, betapa sakitnya. Mungkin saking takutnya, aku baru bisa merasakan rasa sakitnya pada saat aku berjalan ke kamar Akaito tadi.
Tapi anehnya, Akaito malah memasang wajah bingung.
"A-aku tadi memang mengendap masuk ke kamarmu, tapi aku cuma berdiri di depan pintu kok. Aku gak memegang kakimu sampai memar begini..." Matanya menatap lekat pada kaki itu, lalu beralih padaku. "Lagipula kalau aku memegang kakimu, gak mungkin bisa sampai lebam..."
Kami pun terdiam tiba-tiba.
"Oh iya. Tadi saat aku masuk ke kamar, pintu kamarmu tidak dikunci, dan lampu kamarmu mati. Biasanya kau menyalakannya, 'kan?"
"..."
Dan kami memutuskan untuk langsung tidur setelah menyadari bahwa mungkin itu adalah ulah sesuatu yang benar-benar ada di sana pada saat Akaito sedang mengerjaiku.
.
.
to be continued.
.
.
Balasan review. (14 reviews)
Aoi-chan to Seiyuu-chan desu : Bener juga sih... mungkin nanti Kaito bakal ikutan jawab review-review lagi, entah kapan. Hahaha, tapi saya ada rencana mau bikin Kaito jadi kuudere sih. Mungkin. Di fanfic bikinan saya lainnya. /apaan
Terima kasih udah review! ^^
macaroon waffle males login : Mungkin bentar lagi bakal tamat kalo saya gak ada niat mau ngelanjutin lagi. /thor/ M itu siapa ya? Saya sendiri bingung juga sih. /lah
Akihiko Usami dari fandom homo nun jauh di sana kah? /sudah/ Semoga chapter ini terasa horrornya. :v
Terima kasih udah review! ^^
lalalala-chan desu : Asalkan gak nyasar ke Mulan Jamelah aja. /thor/ Pernah denger ritual Raven Man, gak? Mungkin bakal muncul juga di sini... kalo saya gak males. www
Sayangnya, saya gak kepikiran sih. Soalnya Kaito terlalu malas pergi ke tempat yang jauh. Yang deket aja belum semuanya digarap. /apaan
Terima kasih udah review! ^^
Ira-san : Salam kenal juga, Ira-san... ciee, berarti selama ini cuma nge-stalk. /apaansih
Kalau Gakupo ketemu sama si M, bagaimanakah reaksinya? Tunggu aja kelanjutannya. www
Terima kasih udah review! ^^
Furika Himayuki : Yang manapun, mereka semua bakal bikin Kaito bingung. Hahaha. /gajethor
Terima kasih udah review! ^^
Xinon : Kalo Mawar, entar disangka Kaito lagi siaran TV. /gaknyambungthor/
Gak apa-apa. Saya juga sering telat apdet kok, jadi anggap aja kita impas. /apa
Terima kasih udah review! ^^
Anilover : Iya, mungkin merekalah si M, tapi mungkin juga tiga orang lainnya. Who knows? Hahaha... /sokmisterius
Enak kok, rasanya kaya makan sate kambing. Cuma bedanya, kita yang jadi kambingnya. /apasih
Terima kasih udah review! ^^
proxy175 : *thumbs up* /apaansihthor
Terima kasih udah review! ^^
Vanilla Latte : Hoo, Miku cocok juga sih, menjadi orang ketiga di antara Gakupo dan Kaito... /janganambiguwoi/ Tapi siapa tahu apa yang akan terjadi selanjutnya? :3
Terima kasih udah review!
Fuyuki25 : Makasiiih, beneran keren ya? Saya kira gaje, soalnya kadang saya ngetiknya sambil mabok. Hahaha. /apa/ Lah, emang Kaito itu laki? /ditinju
Hahaha, saya pernah ngayal gitu sih, gimana rasanya kalo WHBY dijadiin anime... coretyangpastisayabakalcepetkayacumagaragarafanfiksigajeinicoret
Terima kasih udah review! ^^
kagari : Maaf, karena chap. 21, chap. 22, dan chap. 22,5 (secara harfiah sih chap. 23) udah terlanjur diketik, jadi mungkin Akaito baru bakal dibikin hilang untuk sementara waktu di chap. 23 atau chap. 24. '-'
Wah, chapter 50? Malah saya yang tepar. /thor/ Hehehe, yang pasti lewat chapter 30 kok, mungkin. /hei
Terima kasih udah review! ^^
konno : Maaf, tebakan Anda meleset! Malah Mayu yang pertama kali mati! Bwahahahahahahah /NAK
Terima kasih udah review! ^^
rinchon : Ah, jeung berlebihan banget deh... /ngomong dengan gaya ala ibu-ibu arisan /apaansih
Hahaha, tapi untuk sementara ini, mungkin Gakupo gak bisa melindungi Kaito karena suatu urusan yang misterius... saya sedih juga sih sebenarnya... /heh/ Tapi nanti dia kembali lagi kok, di chapter depan. Ditunggu aja ^^ APAH? YAOI SEJATI? /fujokumat/ Hahaha, maaf, balesan saya gaje gini... ^^
Terima kasih udah review! ^^
kamui shion alias Mhion Michaelis : Idih, siapa kamu... /thor/ Karena review-mu terlalu panjang (tapi tenang, aku suka aja bacanya kok ww), jadi aku hanya menjawab yang sangat perlu dijawab.
Gak apa-apa kok, jangan merasa bersalah, melihat review-mu aku langsung terhibur. Dan para 'M' yang misterius ini perlahan-lahan akan tereliminasi, jadi mari kita lihat, siapakah M yang sebenarnya! /nak
Nanti akan ada suatu chapter di mana Gakupo menceritakan seluruh kehidupan mistisnya kok, jadi tunggu sampai WHBY tamat ya. /spoiler/ Eh, apa aku sudah pernah bilang ini sebelumnya? Ah, sudahlah. /apa
Maaf, ane selama ini lagi kebanyakan masalah, jadilah WHBY dan fanfic sebelah terbengkalai. Maafmaafmaaf. /sudah/ Udah, gak usah ditebak, nanti malah dia yang nebak siapa kamu. /hah
Kaito lagi kehabisan bahan cerita nih, jadi mungkin chapter depan, baru dia bisa bercerita tentang petualangan dia sama Gakupo. Hahaha.
Terima kasih udah review! ^^
.
.
A/N : Jadi, saya cuma pengen bilang bahwa mungkin setelah ini, saya bakal lebih lama lagi apdet-nya. /ditimpuk/ Hahaha, maaf, saya gak bertanggung jawab. Dan buat yang nunggu-nunggu cerita tentang petualangan Kaito dan Gakupo seperti dulu lagi, mungkin mereka bakal tampil lagi di chapter depan.
Sisa empat orang lagi nih. Ada yang sudah bisa menebak? Siapakah sosok di balik si M ini? XD Gak harus menebak sih, toh saya gak bisa memberi apa-apa juga. /apasih
(Btw, ada curhatan saya mengenai kenapa mendadak saya hilang setelah apdet chapter terakhir di bio saya. Kalo berkenan, silakan dibaca. /eh)
Meski terlambat, saya cuma mau ngucapin selamat lebaran... mohon maaf, saya sudah banyak berbuat salah selama ini sama kalian...
Dan terima kasih sudah membaca!
18072016. WHBY22,5. YV
