Destiny

.

.

.

Kim Seok Jin

Jung Ho Seok

Kim Nam Joon

Min YoonGi

Park Ji Min

Other Cast...

.

.

.

2Seok/Namjin

.

.

.

Warning: Boy x Boy, Typo , cerita ngaur,bahasa tidak sesuai EYD,judul tidak sesuai dengan cerita,

Cerita amburadul dan dapat menyebabkan anda pusing setelah membacanya.

.

Genre : Yaoi, BL, Frienship,brothership

.

Rate : T

.

.

.

Happy reading...

"Perkenalkan namamu nak!" ucap saem

"Ne, Nama saya..."

.

.

.

.

Sebuah mobil perary hitam memasuki halaman kediaman KIM yang mewah dan penuh dengan panjagaan yang ketat. Seorang namja keluar dari mobil tersebut dengan stelan baju jas hitam yang sesuai dengan tubuh tingginya dan sebuah kacamata hitam yang menghiasi matanya. Dua orang namja lainnya keluar dari mobil lainya yang mengikuti mobil verary tersebut dari belakan, kedua namja itu tampak menyeret koper bawaan namja pengguna verary tersebut

"Hyung, kau tidak masuk?" tanya salah satu namja yang menyeret koper tersebut yang biasa dipanggil Jeon

"Hn, tentu" ucapnya lalu melangkah sambil membenahi letak kacamata hitamnya

Tap

Tap

Tap

Langkah kakinya memasuki kediaman KIM yang luar biasa luasnya tersebut, dan pada saat dia menginjakkan kakinya kedalam ruamah dia langsung disambut oleh sang ayah

" Oh! Namjoon! " ucap namja paruh baya tersebut

"Appa!" balas namja yang dipanggil Namjoon

.

.

Destiny

.

Suasana keles cukup ribut sekarang karena bel istirahat baru saja berbunyi dan mereka ribut untuk mengajak teman mereka menuju kantin ataupun bergosip sambil menunggu teman mereka selesai membereskan buku lalu pergi berlalu. Tak jauh berbeda dengan seorang namja bersurai blonde yang kini tengah membereska buku-bukunya kedalam tas lalu dia berjalan kearah meja didepannya

"Hyung! Ke kantin yuk?" ajaknya

"e.. eh?"

.

.

Dan disinilah mereka sekarang disalah-satu meja dikantin sekolah duduk bertiga dengan seorang anggota baru. Seorang namja bersurai orange yang duduk didepan namja bersurai hitam tersebut, memperhatikan segala gerak-gerik namja didepannya tersebut dengan pandangan intimidasi, seketika ingatan tentang dikelas tadi kembali terulang dikepalanya

Flash Back

"Ne, nama saya Kim Seokjin imnida, mohon bantuannya" ucap namja berambut hitam itu didepan kelas

" Baiklah, Seokjin-ssi kau boleh duduk di samping Hoseok" ucap saem

"Ne, ghamsahamnida saem" ucap Seokjin sambil sedikit membungkuk memberi Hormat dan berlalu kearah orang yang dimaksutkan oleh saenim dengan senyum terkembang dibibirnya. Dan saat dia sudah berada didepan atau disamping namja yang bernama 'Hoseok' tersebut segera Seokjin menunduk memberi salam sembari tetap tersenyum lalu dia duduk dan melihat kearah Namja yang memang memperhatikannya sedari tadi itu

"Halo! Aku Kim Seokjin kau bisa memanggilku Jin, Senang bertemu dengan mu" ucap Jin sembari tersenyum ramah kearah namja bersurai orange itu dan menjulurkan tangannya

"Oh hai Seokjin-ssi, Aku Hoseok. Jung Ho Seok kau bisa memanggilku Hoseok atau J-hope" balas Hoseok tersenyum tak kalah ramahnya dan menerima uluran tanggan Jin

"Oh, kau terlalu formal Hoseok-ah, kitakan teman sekarang panggil saja aku Jin" ucap Jin tidak nyaman dengan embel-embel 'ssi' dibelakang namanya

"Eh? Baiklah Jin" ucapnya lalu keduanya tersenyum sedang Taehyung yang duduk tepat dibarisan setelah Hoseok hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya dan teman barunya itu

Selama pelajaran berlangsung Hoseok memperhatikan penjelasan saenim dengan seksama.

Jin diam-diam sesekali melirik-lirik kearah seokjin dengan ujung matanya agar tidak ketahuan namun nihil

"Wae? Aku tahu aku tampan tapi jangan terlalu sering melirik aku jadi tidak nyaman" ujar Hoseok sampil tersenyum

"Nde?" jin

"Aku tahu Jina-a" Hoseok

"Hehehe... ketahuan ya" ucap Jin nyengir malu

Flashback off

"Hyung aku permisi ke toilet dulu" ucap taehyung pamit kepada Hoseok dan Jin

"Hmm" Jawab Hoseok. Lalu Taehyungpun beranjak pergi

"Hoseok-ah, kau tahu? Kau mirip dengan salah satu temanku" ujar Seokjin memulai percakapan setelah dia selesai makan

"benarkah?" tanya Hoseok

"Ne, tapi dia lebih pendiam dan sangat jarang tersenyum" ucap Seokjin lagi

"Eh? Kenapa?" tanya Hoseok bingung

"Entahlah aku juga tidak tahu" jawabnya

"Hei~ kau ini teman yang bagaimana sih, sepertinya tidak terlalu peduli dengan masalah orang ya?" tanya Hoseok

"Ha? Ehehehe... ya~ kira-kira begitulah, aku hanya khawatir aku tidak akan bisa membantunya." Jawab Jin. Dan Hoseok hanya mangut-mangut mengerti setidaknya dia sudah tau alasan akan tindakan Jin dikelas tadi

Other Side...

Bel pulang sudah berbunyi baik Hoseok, Taehyung maupun Seokjin mereka berlari antusias keluar dari kelas, walau baru satu hari sepertinya Seokjin sudah bisa berbaur dengan teman-temannya terlebih 2orang sahabat ini.

Kediaman Keluarga Min

Seokjin keluar dari mobol dan segera berjalan masuk kedalam rumah sambil berteriak

"Eomma! Appa! Aku pulang" ucapnya dan mulai berjalan kearah anak tangga menuju kamarnya

"oh, uri Jinie sudah pulang?" ucap seorang Namja munggil bersurai keabuan tersebut sambil menyembul dari dapur. Seokjin menghentikan langkahnya dan berbalik melihat keasal suara

"Ne, eomma Min, apa eomma yang memasak hari ini?" tanyanya

"Ne! Jadi cepatlah turun kita makan malam bersama appamu,arraci?" ucap Jimin namja bersurai keabuan tersebut

"Ne! Eomma" jawab Jin sambil tersenyum lebar dan berlari menuju kamarnya. Sekolahnya pulang sore jadi saat dia tiba dirumah jam sudah mendekati jam makan malam keluarnya. Taklama setelah Seokjin berlari masuk kedalam kamarnya sang kepal keluargapun pulang

"Aku pulang!" ucapnya

"Oh, hyung! Kau pulang agak lebih cepat hari ini?" tanya Jimin yang lagi-lagi menyembul dari dapur saat mendengar suara sang suami

"Hmm... hari ini tidak terlalu sibuk semuanya sedah selesai. Jadi, kuputuskan untuk pulang saja" jelas Yoongi

"Oh iya! Dimana uri Seokjinie?" tanyanya

"Dia sedang dikamarnya. Aku menyuruhnya segera bersiap untuk makan malam. Kalu begitu kau juga cepat bersiap Hyung! Kita makan malam bersama" titah Jimin kepada Yoongi

"Hei kenapa kau jadi menyuruh-nyuruhku?" ucap Yoongi jengkel

"Hehehe... ayolah hyung..." ucap Jimin sambil menunjukkan aegyo gagalnya

"Haissh.. baiklah dan hentikan aegyo gagalmu itu" ucap Yoongi lalu berlalu menuju lantai dua menuju kamarnya

"Kkkkkk..." kikik Jimin lalu kembali ke dapur

.

.

.

.

TBC

Mianhae cerita makin gak nyambung dichapter ini dan juga karena lambat updatenya karena kemarin Jisun lagi Ujian jadi gak bisa ngeupdate dulu deh

Uh, dan maaf juga untuk typo(s) yang bertebaran

Sekali lagi mianhaeyo chapter ini mukin sedikit ngecewain (semua cerita lu kali -_-)

Karena Jisun merasa Ch ini itu kagak nyambung ama Ch 1

Ceongsehamnida

#Bow

Dan terima kasih banyak untuk yang udah ngereview

Have anjoyed ...

Pleace give me review juseyo...

Ghaamsahamnida ^^