naruto©masashi kishimoto
rate : T
genre : romance/humor/friendship
pairing : sasunaru, sasusaku, naruhina
warning :AU, OOC yang pasti, gaje, ada yaoi dikiit…, saya masih menjabat author newbie, typo's…typo's everywhere…
A/N: maaf kalau nanti humornya gak berasa. Tama juga lama update-nya, soalnya udah mau UTS dan Tama gak dibolehin sering-sering buka komputer (selain buat pelajaran)
XXXDD ! arigatou gozaimasu buat yang udah me-review fanfic Tama *guling-guling gelindingan* Gomen update-annya lama, eh..Tama malah mempublish fanfic lain. Eitss…jangan berikan deathglare-an itu kepada Tama, ingat..ingat..Tama punya shinigami yang namanya Sasuke nih, jadi jangan berani-berani untuk men-deathglare, dan deathglare-deathglare-in Tama *ngomong ribet*
Sasuke : maksud lo apaan hah ?! baka otouto ! *tending Tama lalu pergi*
Tama : sori..bang, sori..
Sasori : lo manggil gue Tam ?
Tama : kagak.
Sasori : lah tadi, sori..sori..
Tama : maksudnya Sorry. Hahhhh..ganteng-ganteng budek !
Sasori : apa lo kate ?
tama : nandemonai. Sudahlah, bang sos, opening !
Sasori : siapa yg lo panggil bang sos ?! yaudahlah, bagaimanakah kelanjutan ceritanya ? kita baca saja di tempat seennndiiiiriiii ! dah *pergi*
Tama : *sweatdrop*
Chap 2
First meet
"yoshh ! Naru-bro ! Ohayou ! kau bawa bekal apa hari ini heh ?" cowok dengan rambut coklat spike dan tato warna merah berbentuk segitiga di pipinya menyapa seorang cowok berambut spike lainnya, bedanya hanya di warnanya saja..
"Ohayo Kiba-bro. entahlah, aku belum tau. Tadi pagi aku buru-buru, jadinya tidak sempat memeriksa bekalku apa" balas sapa Naruto pada cowok hyperaktif dan hyperpelit di sampingnya ini
"kau bangun kesiangan lagi ?" Tanya kiba sambil jalan mundur dan menghadap naruto *buset dahh asli kurang kerjaan*
"tentu saja tidak, karena sejak hari 2 hari yang lalu,semenjak ada Sa-chan di rumah Aku jadi tidak bisa bangun kesiangan.." jawab naruto sambil menatap aneh kelakuan kiba
"ooohhh…jadi Onii-tan nyesel karena ada Sa-chan di rumah Oniitan ? okeh, fine." Sa-chan tiba-tiba muncul dari belakang Naruto dan mengerling tajam ke arahnya
"wah ada Sa-chan !" teriak Kiba langsung berlari ke arah Sa-chan. Tapi, lagi-lagi dicegah oleh naruto
"eee ? kata siapa ?!" Tanya naruto merasa dituduh sambil memegang kepala kiba
"dari cara berbicara Oniitan, jelas sekali kalau Oniitan nyesel kalo ada Sa-chan ! iya kan ? kan ? oh ! hai Kiba-senpai" jawab Sa-chan sambil maju-majuin muka-nya ke naruto, tapi masih sempat balas sapaan Kiba
"enggak kok enggak ! oniitan seneng kok ada Sa-chan di rumah, jadi ada yg ngebantuin Kaasan-nya oniitan" kata naruto lagi
"humph !" Sa-chan kembali merajuk
"wah..wah..wah..sepertinya ada yg sedang perang mulut. Hahhhh..pagi-pagi sudah menyusahkan saja" kata shikamaru yang kebetulan lewat di samping naruto dan Sa-chan dengan tangan didepan, rambut digerai kedepan, wajah pucat, mulut berdarah, mata hitam, dan pake daster putih
Readers : eh..author, salah cerita lagi nih. gara-gara nonton film the last airbender sih
Tama : eh ? *liat ketikan sendiri* oh iyaya ! ahahahahaha ! gomen. eh tunggu, perasaan gak ada hubungannya antara hantu-hantuan dan the last airblender-eh airbender *mikir keras*
readers : *mingkem*
Mari kita ralat ulang
"wah..wah..wah..sepertinya ada yg sedang perang mulut. Hahhhh..pagi-pagi sudah menyusahkan saja" kata shikamaru yang kebetulan lewat di samping naruto dan Sa-chan dengan tangan kebelakang kepala, rambut diikat ala nanas semacam biasanyaa, wajah mengantuk, mulut masih ada ilernya, dan seragam sekolah yang sama dengan Naruto dan kiba
"eh ? Ohayou shika-Bro !" sapa kiba sambil memberikan salam tinju 'BROTHER'nya, dan shika membalasnya dengan tinju beneran *WTF ?!*
"adddddaaaaooowwww ! oy shika ! lo mau CAMAT (cari mati) ya ?!" kiba meringis. Benar-benar sial paginya kali ini
"enggak. Aku gak mau jadi camat atau semacamnya. Itu merepotkan. Hoooaaammm...udah lah, jaa.." shika berlalu dan pergi meninggalkan naruto, Sa-chan, dan Kiba yang melongo gak jelass.
"WTF ! kenapa aku jadi melamun ! woyy shika ! tungguin gueee ! awas looo !" lalu kiba pergi menyusul shika, suaminya yang pergi ke kelas *WTH ?! author kebanyakan baca FF yaoi*
"ehh..jadi Sa-chan , maafin Oniitan ya ?" tanya Naruto sambil mewek. Tiba-tiba datang seorang polisi konoha mendatangi Sa-chan, "Sa-chan, maafin Oniitan-mu ya ?"
Lalu Sa-chan dapat SMS dari member EXO, Sehun "Sa-chan, maafin Oppa-mu ya ? by Sehun"
tama : yang fans-nya EXO dan sehun, pinjem bentar ya Oppa-nya. Hyung ! welcome in here !
fans : anioo (tidakk)! oppa andweee (kakak jangan) ! Tama is michi (gila) !
Tak lama kemudian setelah Sa-chan sempat Sweatdrop mendadak, segerombolan makhluk tidak jelas mengenakan jubah hitam bermotif awan merah datang sambil membawa kertas yang bertulisan
"Sa-chan, maafin abangmu ya ?" *hoo..waras*
"Sa-chan, Tobi anak baik" (?)
"Sa-chan, jangan lupa bayar utang" *sejak kapan Sa-chan suka ngutang ?*
"Sa-chan, seni adalah ledakan un. Iya kann ? awas kalo enggak, gue ledakin lo un !" *busett !*
"Sa-chan, jangan buang-buang kertas ya ?"
"Sa-chan, punya koleksi prichieng baru ?" *asem !"
"Sa-chan, gue baby face kan ?"
"Sa-chan, punya krim anti aging yg baru gak ?" *maaf, gak jualan*
"Sa-chan, punya ikan mas ? atau ikan koki ?" (?)
"Sa-chan, bertobatlah pada DJ" *ngajak maksiat*
Tama : ada yg inget iklan yang macam gini ? XD
Setelah berpuluh-puluh kali Sa-chan sweatdrop, akhirnya dia mau memaafkan oniitan-nya. Lalu Sa-chan dan Naruto ke kelas masing-masing.
"hahhh...akhirnya pulang juga !" kata Naruto sambil merenggangkan badannya
"tadi oniitan olahraga ya ? materinya apa ?" tanya Sa-chan
"lari 3 kali keliling sekolah ! ah ! kebangetan banget tuh Guy-sensei ! nggak setengah-setengah karena minum luwak white coffe ! (?)" kata naruto mencak-mencak sendiri, tapi latah korban iklan
"sabar..sabar.., nanti oniitan kakinya Sa-chan pijitin deh" kata Sa-chan
"beneran ? hountoni-ddatebayo ?!" tanya naruto meyakinkan perkataan Sa-chan
"gak. Bo'ong"
"heerrghhhhhh...Sa-chan~"
"baiklah..baiklah..tapi nanti belikan Sa-chan kripik buah naganya double"
"he ? baiklah...yang penting nanti kau tepati janjimu"
"hihihi..iya..iya"
"dehh…sepatuku panas banget ! kayaknya sol-nya udah mau nipis deh" keluh Naruto sambil mengangkat kakinya, "nanti bilang sama Kaa-chan aja deh minta dibeliin"
Sekarang Naruto dan Sa-chan sedang duduk-duduk santai di depan tivi sambil main tebak-tebakkan
"Sa-chan, buah apa yang suka grepe-grepe ?" tanya naruto memulai permainan
"hah ? grepe-grepe ? apa itu ? (kreesss)" Tanya balik Sa-chan sambil memakan keripik buah naga yang sangat gurih, kesukaannya yang di belikan oniitan-nya di supermarket saat pulang sekolah tadi *jadi pengen makan*
"jawab saja lahhh.."
"uummm…baiklah...jeruk ? (kresss)"
"bukan"
"apel ? nyuummm (kreess)"
"salah"
"terus ? apa jawabannya ? nyeemm (kresss)"
"oniitan tidak mau jawab kalau Sa-chan makan terus !"
"ahahaha, gomenasai oniitan. Soalnya enak sihh..keripik buah naga, gurihhh~ " kata Sa-chan sambil menirukan sebuah iklan permen perisa lemon jadul
" huh ! dasar pelitt !"
"biarin"
"hufftt !"
"jadi apa jawabannya ? oke, Sa-chan tidak makan lagi" tanya Sa-chan sambil menjilati satu persatu jarinya
"huuummphh ! oniitan ngambek !" kata naruto*ngambek kok bilang-bilang*
"jawabannya apa oniitan Sa-chan yang guantenggggkk's kuadrattt ?" rayu Sa-chan
"hahh..baiklah. jawabannya adalah anggur ! karena anggur bahasa inggrisnya grape, makanya jadinya grepe-grepe ! " jawab naruto dengan wajah berblink-blink (?)
"hah ?" Sa-chan memandang Naruto dengan wajah bingung "maksudnya ? grepe-grepe itu apa ?"
"hoohh..grepe-grepe itu…"
"Naruutoooo ! jangan ajarkan hal-hal yang tidak baik untuk Sa-chan !" belum selesai naruto ingin menjelaskan tentang 'apa itu grepe-grepe ?' pada Sa-chan yang polos, sesosok perempuan dengan mata berwarna merah, rambut merah kejinggaan dikuncir, dan mengenakan kemeja santai juga celana pendek sudah berdiri dengan garangnya macem Ka' Ros-nya upin-ipin di belakang naruto.
Naruto yang merasakan hawa-hawa monster mengerikan ala preman pasar dibelakangnya, segera berbalik "kaa…kaa…kaa-chan ?!"
"kaa-chan pala lo peak ! ini gue kakak lo, Kurama !" kata cewek itu yang ngaku-ngaku sebagai kurama *plakk ! ampun nee-san, ampunnn*
"Kuu..kuu..kurama ? siapa ya ? naru gak kenal sama yang namanya kurama !" kata naruto "hee..Kaa-chan ! kaa-chan naru mana ?! kau sembunyikan di mana hah Kaa-chan naru ?! Sa-chan, cepat sembunyi ! siapa tau dia ini penjahat- AAdddaaaaaWWW ! sakit.. eh ? Kyuu-neechan ? sedang apa di sini ? kapan datang ?" setelah ditabok kyuubi sekali di kepalanya, baru naruto ingat kalo kurama itu kyuubi.
"iya, ini gue. Neesan lo yang baru datang dari korea. Gue kesini buat liburan semester sekalian nyari bahan skripsi. Tadi pagi waktu kalian masih di sekolah gue udah datang" jawab kyuubi panjang lebar
"ohh..terus, oba-san kemana kyuu-nee ?" Tanya sa-chan
"ohh..Obaa-san sedang kerja. Tadi siang dapat panggilan dari komikusnya" jawab kyuubi sambil tersenyum dan mengusap lembut rambut Sa-chan
"oh..iya..ya, Sa-chan lupa kalau kushi-baasan itu profesinya editor. Mungkin Sa-chan ketularan sifat pelupanya Oniitan nih pasti" tuduh Sa-chan dengan wajah polosnya
"ehhh… " naruto speechless mendengar sebuah pernyataan yang menyakitkan keluar dengan derasnya dari bibir Sa-chan yang masih polos "kyuu-neechan..sepatu naru udah ausss.." lapor naruto dengan logat childishnya
"yaudah, beli aja yang baru" jawab kyuubi tanpa menoleh. Seolah dia baru saja bilang I don't care ke adek satu-satunya ini.
"temeninnn…" rengek naruto. Sifat kekanak-kanakannya semakin keluar
"sama Sa-chan aja 'napa ?!" Tanya kyuubi
"Sa-chan ikut kalau kyuu-neesan ikut" jawab Sa-chan dan membuat mata naruto semakin bershinigami─eh bersharingan─eh ber-reningan─berbyakuggan─eh *salah mulu (-_-")7* ...berbinar-binar ! ya ! BERBINAR-BINAR !
"herrhhh..baiklah. cepat siap-siap" keputusan kyuubi akhirnya
"hiyyeyy~ yatta ! yihuuu~" sorak naruto dan Sa-chan barengan lalu lari ke kamar masing-masing
Sekarang, mereka bertiga sudah tiba di K-mall (Konoha Mall). Begitu tiba mereka langsung berkeliling mencari tempat tujuan mereka, yaitu SARUTOBI'S SHOES SHOP. Kyuubi dan Sa-chan sama-sama mengenakan summer dress bermotif Bunga dan flat shoes berwarna krem. Bedanya hanya di warnanya saja dan caranya. Kalau kyuubi summer dress berwarna soft orange dan jaket tipis berwarna kuning. Sedangkan Sa-chan mengenakan summer dress berwarna pinksoft tanpa ? apakah dia juga kompakan bareng kyuubi dan Sa-chan ? pakai summerdress gitu ? hey hey ! para seme ! jangan di bayangkan ! nih tissue..
Enggaklahh…naruto gak make summerdress. Dia pake kaos putih, jaket baseball berwarna krem, celana jeans, dan sepatu kets. Begitu tiba di Tokonya, naruto langsung bertransformasi menjadi sage mode dan menghancurkan tok─Adddeeeeewww ! apa ?!
Sasuke : kau salah ngetik baka.
Tama : eh ? oh iya ya…pengaruh kurang nonton film nih *garuk-garuk pelipis*
Sasuke : gak ada hubungannya. Pacaran mulu sih lo..
Tama : mana ada ?! tama gak pacaran !
Sasuke : lah buktinya, 2 minggu yang lalu lo kencan kan ke anime gathering ? di jemput kan sama doi
Tama : bang…dia itu cowok bang (-_-")
Sasuke : lah terus ?
Tama : tama itu cowok
Sasuke : oh lo cowok ?! ku kira lo cewek. Pantesan aja datar banget…
Tama : (-_-) kita lupakan saja orang setres ini. silahkan Lanjutkan membaca. Maaf atas gangguan di tengah aspal ini (?)
Ralat ulang
Begitu tiba di tokonya, naruto langsung menjelajahi isi toko itu untuk mencari sepatu sekolah baru. Sedangkan kyuubi dan Sa-chan mencari sepatu fashion *girl's…*
"kyuu-neechan ! bagaimana dengan sepatu ini ?" Tanya naruto membawa sebuah sepatu berwarna jingga dengan bagian bawahnya putih
"naruto, ingat tujuan utamamu datang kesini adalah untuk membeli sepatu sekolah baru. Bukan sepatu buat jalan-jalan. Paham ?" jawab kyuubi tanpa menoleh dan sibuk memilih sepatu yang akan dibelinya 'wahh..ternyata sepatu di jepang tak kalah keren dengan yg di korea ya…' batinnya
"yahh…." Naruto berbalik dan berjalan dengan bersungut-sungut 'padahal sepatu itu kerenn..'
"engg..bagaimana dengan yang ini ?" Tanya naruto lagi setelah beberapa saat berkeliling
"hhemm..boleh juga. Tapi modelnya terlalu dewasa. Cari yg sesuai dengan kesukaanmu" jawab kyuubi sambil mencoba sepasang sepatu boot tinggi berwarna hitam jingga
"uumm..naru sukanya jingga" kata naruto lagi
"hahh..naruto, cobalah sedikit lebih manly. Kalau hanya warna jingga saja terlihat seperti anak perempuan tau" jawab kyuubi sambil mengembalikan model sepatu tadi
"loh ? jadi, oniitan itu tidak manly ?" Tanya Sa-chan
"lumayanlah…tapi lebih banyak childish-nya daripada manlynya. Yahh..begitulah" jawab kyuubi seadanya
"kyuu-neechan…Sa-chan.., kalian tau ? perkataan kalian itu nge-jleebb beud " desis naruto
"nihh…bagaimana dengan yang satu ini ? warna putih dan sedikit ada warna jingganya sih, tapi gak papa kan ? yang ini yah ? yah ? eennn..atau yang hitam ?" Tanya naruto untuk yang kesekian kalinya
"eng ? wahh..keren ! kamu ngambil di rak sebelah mana ? antarin neesan dong ! ada yg versi ceweknya gak ?" kata kyuubi
"iya..iya ! Sa-chan juga mau ! tapi warna merah" kata Sa-chan
"huwoohh..iya dong. Mesti keren selera naru. Karena pria punya selera !" kata naruto sambil membusungkan dadanya bangga
"memangnya oniitan pria ?" Tanya Sa-chan.
"Sa-chan, kok semenjak kedatangan Kyuu-neechan omonganmu jadilebih nge-jleebbb ya ?" desis naruto
"apa kau tadi bilang, Naruto ?!" Tanya kyuubi dengan wajah ala preman kampung sebelah (?)
"eee…eee…nandemonai. Eh,kayaknya tadi ada deh yg versi ceweknya. Tapi, kyuu-nechan buat apa ? kan udah gak sekolah lagi" Tanya naruto mengalihkan pembicaraan sambil berjalan
"buat hanging out-an bareng temen" jawab kyuubi
"O.." ucap naruto dan Sa-chan barengan
"nihhh..nihhh, ini raknya. Tadi naru ambil di sini !" kata naruto kelewat riang sambil menunjuk sebuah rak sepatu yang ada di dinding
"oneesan, sepatu ini kegedean buat Sa-chan.." kata Sa-chan setelah mencoba sebuah sepatu
"betulkah ? sini, biar oneesan tanyakan sama pegawainya. Kau tunggu saja di sini" kata kyuubi lalu meninggalkan mereka berdua
"ha'I" jawab naruto dan Sa-chan patuh.
Ketika naruto dan Sa-chan sedang bercanda, tak sengaja tubuh naruto mengenai seseorang
"ehh..goo..gomenasai ! saya tidak sengaja !" kata naruto sambil menunduk ke orang itu
"eh, daijobu. Loh, naruto ?" kata orang itu
"eh, dare ? owwaahhhh…Itachi-senpai-ddatebayo !" ucap naruto sambil menunjuk wajah orang itu (yang diketahui bernama itachi)
"tidak sopan menunjuk wajah orang yg lebih tua SEDIKIT darimu. Latahmu kambuh tuh !" kata itachi lagi dengan menekankan kata dibagian 'SEDIKIT'
"hehehehe…gomenasai..senpai" kata naruto
"hum"
"ya"
"okey"
"yo"
"allright"
"just okey"
"noproblem"
"never mind"
Sa-chan yang tidak mengerti apa yg tengah diperbincangkan oleh dua orang laki-laki ─dengan kalimat aneh, hanya mereka dan Tuhan yang tahu #eeaaa ─di depannya ini hanya bisa melongo, "ngomong apaan sih ?"
"owah ! ada Sa-chan ! hai Sa-chan ! kita ketemu lagi !" kata orang yg kita sebut saja itachi *korban reportase investigasi*
"ha'I" jawab Sa-chan
"senpai ngapain kesini ? ada urusan ?" Tanya naruto
"jalan-jalan aja. Sekalian memperkenalkan kota ini pada seseorang, yahh..DIA-nya sekalian belanja lah. Nih, sepatu bejibung (numpuk/banyak) Cuma buat 2-3 perform. Mana aku pula yg disuruh bawa" curcol itachi
"ohh…pasti dia itu berarti banget ya buat senpai ? sampe bela-belain bawain barangnya ?" Tanya naruto lagi
"yahh..begitulah." jawab itachi sambil mengangkat bahunya
"hhmmm…" naruto hanya mengangguk-ngangguk mengerti
"sa-chan, nih sepatunya. Gomen nunggu lama. Pegawainya lelet banget" kata kyuubi saat dia datang sambil menyerahkan sepatu Sa-chan
"haaa~ arigatou kyuu-neesan !" sorak Sa-chan sambil memeluk kyuubi
"neee…doumo" jawab kyuubi sambil tersenyum tulus.
Entah kesetrum apa, itachi tiba-tiba aja keluar darah dari hidungnya, "kawaii nee…." Katanya sambil bergumam
"ei ? itachi-senpai ! omae daijoubo ka? Hya !" Tanya naruto sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah itachi
"hm ? kenapa tuh ? Sa-chan, siapa yg lagi bareng naruto itu ?" Tanya kyuubi
"um ? dia Itachi-senpai. Senpainya oniitan di tempat Judo. " jawab Sa-chan
"ohhh… " lalu kyuubi menghampiri naruto "naruto, kalau ada orang yg mimisan cepat dibersihkan. Selain membahayakan dirinya sendiri, that's so screamy. Nih.." kata kyuubi lalu memberikan sebungkus tissue
"ohh oke" kata naruto dan menerima bungkus itu "senpaii…nih bersihkan dulu. Naru antar ke kamar mandi ya ?" tawar naruto
"eh ? i..i..iya deh, tapi naruto Cuma tunggu di luar ya? Misi mbak, kamar mandinya di mana yah?" Tanya itachi pada seorang pegawai lalu lari ke sebuah ruangan yg ditunjuk oleh pegawai tadi.
"kyuu-neesan, itu tadi itachi-senpai kenapa ? sakit ?" Tanya Sa-chan penasaran
"mungkin geger otak" jawab sadis kyuubi
ITACHI'S POV
"sa-chan, nih sepatunya. Gomen nunggu lama. Pegawainya lelet banget"
Eh ? siapa itu ? bidadari kah ? oh..kamisama….kenapa ini ? ada apa dengan ku ? kenapa jantungku berdetak begitu cepat ? pipiku…wajahku…berkeriput ?! ehh..emang dari sononya sihh..(=_=")
Dia, bidadariku itu tersenyum. Cantiknya…..
wajahku..dapat kurasakan di dekatku ada api ? oh ternyata tidak ada. Ehh..ehh..apa ini ?! darah ! darah ! darah keluar dari hidungku !
"ei ? itachi-senpai ! omae daijoubo ka? Hya !"
Dapat ku dengar sokai-ku Naruto, memanggilku. Entah kenapa aku tidak dapat membalasnya. Kulihat bidadariku itu yg bagaikan baru aja turun dari khayangan mendekatiku dan menyerahkan tissue ke Naruto, lalu menyuruh naruto mengantarkanku ke kamar mandi. Uwwwooohhhh..bagiku, di itu bagaikan sudah memberikan 1/8 ruang hatinya padaku ! artinya dia perhatian padakuu ! yahh..walaupun baru sedikit. Tapi pengen rasanya terbang ke langit tujuh, turun ke negeri atlantis, di temenin paus akrobatis dan Tobi yang autis ! oke,ini sepertinya sedikit hiperbolis.
Sudahlah, aku mau ke kamar mandi dulu
END OF ITACHI'S POV
***di kamar mandi***
"senpai ! senpai baik-baik saja ?" Tanya naruto sambil memberikan tissue yg diberikan kyuubi ke itachi
"aku baik-baik saja naruto..tenang saja" jawab itachi sambil membersihkan darah yg keluar dari hidungnya
"benarkah ? kalau begitu, kenapa tadi senpai mimisan mendadak ?" Tanya naruto lagi penasaran "wajahnya senpai juga memerah"
"eh ? itu…" itachi mencoba menjelaskan, tapi tidak tau apa yg mau dijelaskan dan bagaimana menjelaskannya
"apa ?"
"hahhh..eh, begini naruto. Boleh ku tau siapa perempuan tadi yg bersama Sa-chan?" Tanya itachi balik
"ho ? ohhh…yg rambutnya jingga kemerahan dan dikuncir itu ? dia itu neechan-nya Naru, senpai" jawab naruto
"neesan-mu ? kakak ?" Tanya itachi lanjut
"iya. Namanya Kyuubi. Baru pulang dari Korea tadi pagi. Kenapa emangnya senpai ?" kata naruto
"E—pp" itachi tak bisa menjawab pertanyaan naruto. Dia hanya bisa menutup wajahnya
"hahh..tak kusangka ada yg suka dengan kyuu-neechan ternyata"
"ke—ke – kenapa memangnya ?!" Tanya itachi
"senpai, kalau diibaratkan, kyuu-neechan itu kayak nuklir. Dari ber—kilo-kilometer kita harus menjaga jarak dari kyuu-neechan. Hawa-hawa garangnya ada warning-warningnya waspada sampe siaga kalau udah bikin kyuu-nechan marah, senpai" jawab naruto panjang lebar
"oooohhhh…." Hanya itu yg keluar dari mulut itachi. 'tapi aku akan tetep berusaha ! semangat masa mudaaaa! Itu kata guy-senseiku dulu'
***di toko***
Kyuubi sedang duduk di kursi yg sudah di sediakan toko sambil memperhatikan Sa-chan yang muter-muter kesenangan karena punya sepatu baru *Tama envy !*, tiba-tiba ada seeorang dengan penampilan serba hitam mendatanginya. Dari celana,hitam. Jaket, biru dongker hitam. Kaos, biru dongker. Kacamata, hitam. Sepatu, hitam ada putihnya.
'orang aneh' batin kyuubi
"permisi. boleh Tanya ?" Tanya orang itu
"lo udah nanya, aneh !. ngapain nanya lagi ?" balas kyuubi judes
"oh, begitu. Apakah kau pernah melihat seorang pemuda dengan rambut dan mata hitam, berpakaian santai berwarna merah abu-abu dan celana berwarna cokelat tua, dan membawa tas belanjaan di sekitar sini ?" Tanya orang itu
"oh, orang itu ?" Tanya balik kyuubi sambil menunjuk ke pintu keluar kamar mandi. Itachi yg merasa ditunjuk, GR-GR sendiri.
"Oniitan !" teriak Sa-chan begitu naruto keluar dan langsung memeluknya, "bagaimana ? bagus tidak sepatu Sa-chan ? menurut itachi-senpai juga bagaimana ?"
"bagus kok Sa-chan" jawab naruto tulus sambil membalas pelukan Sa-chan
Itachi tidak akan lepas dari ke—GR-GR—annya kalau tidak disikut naruto,"eh ? bagus, bagus kok Sa-chan. Cocok" katanya sambil mengacungkan kedua ibu jarinya kea rah Sa-chan, "yahh..sayangnya senpai Cuma bisa kasih 2 jempol. Kalau senpai kasih semua jempol yg senpai punya, tapi nantinya ribet. Senpai mesti lepas sepatu dulu"
"oh, kau benar. Itu dia" kata orang itu lalu meninggalkan kyuubi yg menatapnya dengan wajah bosan
"aniiki, kau meninggalkan belanjaan kita dan keperluan sekolahku" kata orang itu
"eh ? baka otouto !" teriak itachi bagai baru saja melihat sesosok hantu *jadi inget Road to Ninja :3 *
"gak. Usah. Pake. Saos !—eh kuah !" teriak orang itu. Walupun sempet salah dia tidak malu.
"iyeee..iyeee…" kata itachi jaim
"dia siapa senpai ?" Tanya naruto
"ohhh..dia itu otouto-nya senpai yg baru pindah beberapa hari yang lalu. Dia disuruh sama kaasannya senpai tinggal sama senpai, supaya dia lebih fokus ke sekolahnya dulu" jelas itachi
"ohhh..kalau begitu, kau akan masuk kemana ?" Tanya naruto pada orang itu
"konohagakure high school" jawabnya tanpa ekspresi
"wahhh ! berarti kita satu sekolah ! namaku Uzumaki Naruto ! salam kenal !" kata naruto sambil menjulurkan tangannya
"hn. Ya, Uchiha sasuke. salam kenal" balas orang itu menjabat tangan naruto
'uchiha Sasuke ?' batin Sa-chan
yeyyyy~~ chap 2 update ! hahahahahaha ! penasaran gak ? kelanjutannya ?
oh ya, Tama gomenasai sekali ya, Tama sibuk urusan sekolah. UTS lah...Peer lah...ETc lah. akhirnya Tama update juga setelah ditagih temen sekolahnya Tama...dan bantuan hyung-hyungnya tama juga
oh ya lagi, kan ada yg nanya kenapa pairingnya sasunaru, sasusaku, dan naruhina ?
yahh..itu, karena Tama pengen bikin yang straight. mungkin nanti ada moment-moment yaoi tertentu. kayak ShikaKiba tadi, walaupun cuma becandaan. iya sih, itu aja.
ini Tama lagi bikin sasusaku fic, angst kayaknya deh. tapi gak tau kapan bakal update haha. sekuelnya sasumen juga OTW.
kadar humrnya berkurang ya ? iya kayaknya deh. iya kan ? iyain aja deh. duh, kok jahat gitu sama tama, masa katanya humornya kurang *Plakk !*
tama itu makin gila di sekolah, tapi kok gak ngaruh kesini ya ? oh, mungkin terbawa pengaruh peer dan tuga nih *curcol* lupakanlah.
sekali lagi terima kasih !
salam
