Yaa,saya datang lagi membawa sebuah fic dengan cerita yang kali ini dengan kali ini kalian mampu memahami nya ya.
Singkat kata
SELAMAT MEMBACA
Menemukan dan Kembali
Part 1
Rate : K+ - T
Cast : Cinderella SJ, Leader SJ and other cast
Genre : Romance, Drama, Hurt,Humor (diusahakan)
Disclaimer: Tuhan YME,Orang Tua member Super Junior, SM Ent,ELF dan cerita ini milik saya.
I=I
Tap..tap..tap.. suara deru langkah kakiku berlari meninggalkan sebuah harapan yang terbaik yang kupunya, yang ku tinggalkan demi hal yang baru ku kenal. Bahkan ini adalah mimpi terbaik yang telah ku punya. Aku tidak mengerti apakah ini adalah sebuah keputusan yang terbaik yang aku ambil, keputusan yang aku ambil dengan sangat cepat. Bahkan menjelang detik- detik penting dalam sejarah kehidupanku. Aku adalah seorang mempelai wanita yang mungkin paling gila. Meninggalkan calon suami tepat sebelum mengucapkan janji setiaku. Setelah ini aku yakin, aku akan mengalami fase terburuk dalam usiaku yang selalu ingin kuhindari. Aku takut akan sebuah penyesalan. Engkau adalah seseorang yang terbaik dalam hidupku hingga kini. Aku meninggalkanmu,yah maafkanlah aku atau sebaiknya bencilah aku sesukamu. Aku begitu menyukai segala kelembutanmu, segala perhatian dan semua kesempurnaan yang tanpa aku minta telah engkau berikan padaku. Tapi aku ragu, mianhe sayang. Aku menyadari tak mungkin aku mampu hidup bahagia bila hatiku kosong tanpa rasa cinta padamu. Menikahimu adalah hal yang diidamkan setiap wanita. Tetapi aku akan berbeda, yang kucari adalah cinta, yang kutemukan sesaat sebelum engkau menjadi milikku.
I=I
Hari ini adalah hari kelulusanku, membahagiakan bukan. Apalagi jika kalian tahu, sebuah prestasi telah ku ukir dan menjadi kebahagiaan untuk appa dan eommaku. Aku lulus dengan sangat sempurna, dengan kecerdasan yang luar bisa. Tapi, mungkin aku tak secantik seperti puteri dibuku roman - roman romantis, saat masa sekolah dulu tak satupun aku pernah bertemu dengan seseorang yang mau mengatakan" aku suka padamu " atau mungkin sepenggal kata" aku tertarik padamu " ,tidak pernah ada yang berkata seperti itu dihadapanku. Terkadang aku berpikir apa ia aku sejelek itu. Hari aku berkaca dan berkaca memandangi karya yang Tuhan goreskan padaku, dan menurutku aku tidaklah seburuk yang mereka katakan, setidaknya aku pintar. Biarkan sajalah, aku tidak mempermasalahkan itu. Aku adalah diriku dengan segala kekurangan dan kelebihanku dan aku bangga pada segala yang aku punya, hanya perlu bersyukur dan aku akan bahagia dengan segalanya.
Hey,kalian tak mengenalku?
tenang saja kalian pasti mengenalku. Ini adalah kisahku, tentang bagaiaman diriku menemukan pilihan terbaik dari Tuhan dan tentu saja cintaku.
I=I
Berlari dan berlari secepat yang kubisa, sungguh sial sekali. Aku mempunyai "hobbi" yang sebaiknya segera ku enyahkan. Dan lagi – lagi terjadi, bahkan dihari wawancara pekerjaan pertamaku. Mungkin ketika aku sampai disana aku akan diusir dengan sangat tidak menyenangkan, dihari wawancara kerja saja aku telah berani terlambat. Bagaimana jika aku disana, kurasa mereka mungkin menganggap kantor itu seolah menjadi rumahku yang kapan saja bisa datang dan pergi dengan sesukaku.
.
.
"haish,mengapa tak satupun taxi yang mau berhenti!, aku terlambat!"
teriakanku barusan membuat semua mata tertuju padaku. Bisa - bisanya seseorang dengan tiba - tiba berteriak merusak hari indah siapa saja yang melihatnya, tapi ini kan suaraku. Aku sedang kesal, apa mereka tidak bisa memaklumiku?.
Tanpa kusadari seorang pria dengan pakaian kerja telah berada disampingku dan berkata "aku bisa menolongmu".
Aku menyeritkan dahiku dan memandangi dia dengan tatapan horor
"maksud anda" aku berkata seolah tak mengeri dia sedang apa.
"Maaf sebelumnya, aku melihatmu berteriak seolah meminta pertolongan" dia terlihat canggung dan menggaru kepalanya ."Jadi maksudmu kau disini karena melihatku meminta bantuan?"
"sepertinya begitu"
"hei,apa itu mobilmu?"
"ia kenapa?"
"oke,aku butuh bantuanmu, antar aku kejalan xxx dan ini darurat"
"he? darurat? apa separah itu?" ia memicingkan matanya untuk memastikan apa yang ku katakan.
"Sebenarnya kau ingin membantuku atau tidak?"
Dia memandangiku dengan wajah yang sangat polos dan tidak beraksi apapun dengan sangat lama.
"Haish,kau membuang waktuku" lalu aku pun mememutuskan berlari lagi meninggalkan dia yang terpaku menatap kepergianku .
Aku merasa bersalah membiarkan dia dan pergi begitu saja, apa boleh buat toh aku juga punya kepentingan yang tidak bisa kubiarkan.
.
.
"Hei,hei, taxi..berhenti" aku tidak tahu apakah suaraku itu yang kuyakin tidak kecil mampu membuat si supir taxi berhenti. Dan yes,dia berhenti.
I=I
Luar bisa karena kecerdasanku dalam menjawab segala pertanyaan yang diajukan aku dimaafkan, aku telah terlambat dihari wawancaraku dan masih diberi kesempatan bekerja, bukankah itu sebuah keberuntungan yang luar biasa.
Pandanganku melihat keseliling, sengaja melihat - lihat aktivitas dan berbagai kesibukan semua orang. Tiada kata yang mampu kuucapkan, aku teramat sangat takjub dengan kantor ini, mimpi apa aku semalam mampu bekerja di tempat sebagus dan seberkelas ini. Tunggu dulu, kenapa mereka semua memandangiku dengan begitu intens? Ada yang salahkah denganku?
TBC
I=I
Maaf jika masih terdapat berbagai kehancuran dalam cerita ini harap maklumi dan review ya.
Terkhusus untuk Terunobozu dan HankyungHeechul aku mengucapkan terima kasih tiada tara terus mengoreksi segala kata – kata dalam tulisanku.
Akhir kata
gomawo
