Kyungsoo menelan ludahnya kasar, melihat tubuh Minseok yang mulus tanpa cela. Payudaranya yang bulat itu masih tertutup oleh bra merah yang ia kenakan.

"Kau siap?"

Kyungsoo lagi-lagi menelan ludah nya kasar, ia melihat dengan jelas penisnya yang beberapa centimeter lagi menyentuh bibir vagina Minseok. Rasanya ia ingin kabur saja dari sini. Ia masih belum siap untuk melakukan hal ini. Bagaimana jika Minseok hamil. Oh tidak!

Tangan Minseok bertumpu pada bahu kyungsoo, sedangkan bokongnya ia turun kan perlahan pada penis kyungsoo yang berdiri tegak itu. Perempuan bertubuh molek itu menatap pemuda di bawahnya yang sudah seperti kepiting rebus yang siap di santap. Wajahnya sangat memerah karena menahan birahi yang meledak-ledak di dalam tubuhnya. Dengan seringai nya (yang sialnya terlihat sangat cantik) Minseok mencoba menggoda pemuda dibawah nya dengan menggesekkan alat kelamin mereka.

"Kau sudah tak sabar, eoh?"

Kyungsoo menggeram ketika penisnya bergesekan dengan bibir vagina Minseok. Tubuhnya meremang seketika, nafasnya tak beraturan, mata hazelnya mendongak keatas. Rasanya birahinya sudah memuncak hingga ke ubun-ubun.

Kyungsoo lagi-lagi menggeram ketika merasakan penisnya mulai masuk kedalam vagina Minseok. Rasa hangat,basah, dan lengket mulai menjadi satu di penisnya. Ia mencoba memperhatikan wajah Minseok yang meringis ketika penisnya sudah setengah masuk kedalam lubang surgawi nya.

Minseok mendesah ketika penis pemuda di bawahnya masuk seluruhnya. Ia agak meringis kesakitan di awal. tapi ketika vaginanya sudah beradaptasi dengan penis di bawahnya, ia langsung menyeringai menatap wajah pemuda di bawahnya yang sudah banjir oleh keringat.

"Menikmatinya, eoh?"

Wajah polos milik Kyungsoo mengangguk dengan cepat, persendian nya seakan mati rasa oleh kenikmatan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Ia tak bisa menjabarkan betapa nikmatnya surga dunia yang teman-temannya katakan kepadanya. Rasanya sungguh luar biasa adiktif!

Minseok mendekatkan wajahnya pada wajah kyungsoo.

"Let's play"

Bokong sinyal Minseok bergerak naik turun perlahan di iringi dengan desahan nikmat perempuan itu. Terlihat sangat jelas penis kyungsoo yang keluar masuk di camera yang berada di sudut gudang sekolah itu.

"A-ah"

Kyungsoo memejamkan matanya, bibirnya setengah terbuka sembari mengalunkan desahan nikmat yang di rasakan oleh penisnya. Seluruh bagian tubuhnya bergerak tak beraturan karena mendapat rangsangan yang diterima oleh penisnya.

"Ah.. kyungsoo"

Minseok menegakkan tubuhnya, kepalanya mendongak keatas dengan mata terpejam di iringi desahan yang menjadi-jadi. Ia merasa tak nyaman di bagian dadanya yang masih terbungkus oleh bra merah yang ia kenakan. Akhirnya dengan cepat ia membuka ikatan bra-nya, melemparkan benda laknat itu entah kemana.

"Akh.. sshh.. m-minseok-sii akh"

Kyungsoo mendesah frustasi akibat gesekan pada penisnya semakin cepat di dalam vagina Minseok. Ia membuka matanya perlahan, melihat payudara perempuan di atasnya sudah tak tertutup lagi oleh bra yang Minseok kenakan, melonjak-lonjak seperti memanggil namanya untuk menjamah kedua payudara wanita itu.

Libido kyungsoo naik seketika. Ia berusaha pasrah dengan kenikmatan yang menghadang di penisnya. Ia mencoba melemaskan otot-otot badannya, mencoba untuk lebih rileks dengan apa yang Minseok lakukan padanya.

Seketika, otot-otot di dalam vagina Minseok menegang. Mendakan bahwa ia sebentar lagi akan ejakulasi. Tubuh wanita itu bergerak naik turun dengan tempo yang sangat cepat, membuat kyungsoo yang berada di bawah kewalahan dengan wajah yang masih menahan kenikmatan yang bertubi-tubi di penisnya.

Kedua lengan Minseok bertumpu kepada paha kyungsoo. Bokong wanita itu naik turun dengan sangat cepat, membuat penis pemuda di bawahnya berkedut kedut seketika. Mendakan bahwa pemuda itu juga akan menjemput ejakulasinya.

"U-uh.. ak-ah.. aku mau pipis" kyungsoo bergerak tak nyaman setelah menyelesaikan kalimatnya.

Kedua perempuan yang sedari tadi menyaksikan adegan porno secara live di depan matanya menahan tawa, karena kyungsoo begitu polos di hadapannya.

"Seriously ?" Alis Luhan terangkat, wajahnya menatap pemuda yang tengah di tunggangi oleh eonni nya itu dengan seribu satu tanya. Apakah kyungsoo sepolos itu ?

"He just said 'aku mau pipis' ppfftttt" Baekhyun hanya menutup mulutnya dengan kedua tangan nya karena tiba-tiba saja perutnya bergejolak karena menahan tawa.

Minseok mendesah semakin keras. Tubuhnya berlonjak-lonjak seperti orang kesetanan. Tak beda jauh dengan kyungsoo, pemuda itu mengepalkan tangannya erat sambil mendesah seadanya dengan mata tertutup rapat saat penisnya merasakan bahwa sebentar lagi ia akan pipis. Pikir nya

Dan setelah beberapa kali tusukan, keduanya mendesah panjang menikmati desiran aneh di bagian kelaminnya masing-masing. Minseok merasakan bahwa rahimnya sangat penuh sekarang. Hingga beberapa cairan putih kental mulai merembes keluar dari vagina Minseok akibat banyak yang tak tertampung. keduanya mencoba menetralkan nafasnya yang tersengal-sengal. Pemuda di bawahnya tersenyum, memperlihatkan beberapa gigi nya dengan mata yang terpejam dan juga nafas yang masih tak beraturan. Ia sangat menyukai sensasi ketika penisnya menyemburkan air seni (pikir nya) di dalam vagina Minseok. Ini sangat adiktif! Oh seandainya ia tidak lelah, ia ingin meminta Minseok memperkosa nya sekali lagi*. Tapi seluruh sendi nya bagai remuk, apalagi di bagian lutut. Entah kenapa terasa sangat pegal-pegal sekali. Matanya semakin berat, sepertinya kyungsoo akan tertidur dengan pulas sebentar lagi. Tapi itu tak mungkin terjadi.

"PLAK!!"

"Ah"

"Siapa yang menyuruh mu untuk tidur ?"

Kyungsoo merasakan pipinya berdenyut sakit. Ia melihat Luhan sudah berada di sisinya dengan seringai yang terpatri di wajah innocent nya. Minseok mengeluarkan penis kyungsoo yang berada di dalam vaginanya, yang berakibat desahan yang keluar dari bibir kedua insan tengah kelelahan itu.

Luhan yang sedari tadi menatap lapar tubuh pemuda yang berbaring di depannya, akhirnya mulai beraksi. Berbeda dengan Minseok yang hanya melepaskan celana dalam dan atasannya, justru Luhan melepaskan rok dan dan celana dalam beserta blazer nya. Menyisakan kemeja putih dengan seluruh kancing yang terbuka. Menampilkan kulit seputih susu di depan wajah Kyung-soo.

Minseok melihat sekilas tubuh Luhan, wanita itu mengerutkan keningnya ketika menatap ada sesuatu yang janggal.

"Kau tak memakai bra?"

Luhan hanya terkekeh menanggapi pertanyaan sahabat nya.

Minseok hanya memutar bola matanya malas.

"Bitches"

Luhan tak menggubris perkataan Minseok. Lengannya mulai terarah untuk mengusap peluh yang berada di dahi lebar kyungsoo dengan gerakan yang exotis.

Perempuan itu memperhatikan wajah Kyung-soo yang tampak sangat kelelahan dengan nafas yang sedikit tak beraturan akibat ejakulasi pertamanya.

"Siapa yang bilang permainan ini sudah berakhir?"

Kyungsoo tak menjawab, ia sibuk menetralkan nafasnya yang sedikit memburu. Matanya terasa berat karena kantuk mulai menyerang tubuhnya, tapi yang aneh adalah kenapa penisnya masih saja tegang ? Padahal kalau di pikir-pikir penis akan melemas jika air seni (ejakulasi) sudah datang.

Tolong maklumkan lah kyungsoo yang notabenenya merupakan murid kelas 3 SMP, yang bahkan belum sama sekali mempelajari lebih dalam tentang anatomi tubuh. Ia hanya mengetahui dari video porno yang di simpan oleh kakaknya sendiri, kai -_-

Dan beranggapan bahwa ejakulasi adalah air seni yang memutih akibat memompa lubang wanita berkali-kali, yang mengakibatkan air seni mengental dan kadaluarsa -_-

Entahlah, pikiran ajaib itu muncul dari mana. Biarkan lah imajinasi nya liar untuk sementara.

"Eungh.. lu-luhan noona... Oh ti-tidak!"

TBC/end ?

cuap cuap dikitkadang suka sedih ngeliat yang baca lebih dari seribu orang (600 di antaranya orang Indonesia) tapi yang review hanya beberapa. mohon maaf kalau misalnya ceritanya makin aneh, ga jelas, kurang hot atau apalah (apa lagi typo yang merajalela). review yang pedes juga boleh, asal yang membangun ya, jangan di hujat. nanti akoh males lanjutin nya. hehehe bohong deng

Maaf updatenya lama dikarenakan kerjaan yang menumpuk membuat akoh, males untuk nulis,hehehe mian.

Minta review nya boleh ?

Biar lebih semangat nulisnya

btw yang udah review makasih ya. aku bukan apa-apa tanpa kalian. so keep review my story if you like it. review sepanjang yang kalian bisa. itu buat mood nulis ku naik.thanks udah baca

Love you

Sign

Meumeuq