DISCLAIMER :

MASASHI KISHIMOTO

.

.

.

.

I DO NOT OWN THIS CHARACTERS

Siang itu, Tim 7 baru selesai menjalankan sebuah misi,

"Haahh... misi kali ini tidak terlalu sulit dattebayo! Ne, Sakura-chan?" keluh seorang remaja berambut kuning, Uzumaki Naruto, seraya menoleh ke gadis berambut merah muda di arah kirinya. Namun gadis tersebut nampaknya tak mendengar keluhan pemuda itu.

"Sakura-chan?" panggil Naruto. "Heeii, Sakura-chaaannn."

"SAKURA!!" teriak seorang pemuda yang berada di sebelah kanan Naruto. Shimura Sai.

"O-Oh. Ya, ya, kau benar Naruto," sahut Sakura bingung.

"Kau kenapa Sakura-chan?"

"A-Ah... tidak, aku tidak apa-apa."

"Si Jelek berbohong Naruto. Dia pasti memikirkan Uchiha itu."

Naruto terdiam mendengar hal itu. Lalu dia menatap Sakura yang terdiam.

"Hmm... sebaiknya kita ke ramen Ichiraku sekarang. Aku sangat lapar dattebayo!"

Sakura yang mendengar hal itu hanya tersenyum sedih. Dia tahu Naruto ingin mengalihkan pembicaraan mereka.

"Kau benar Naruto. Aku juga sangat—Aw! Ittaiii," dia melihat scroll yang jatuh menimpa kepalanya dengan keras, "siapa yang melempar ini shannaro! Akan kuhajar dia!" gerutunya kesal.

"Apa itu Sakura-chan?" tanya Naruto penasaran.

"Mana kutahu! Ada orang yang melempar scroll aneh ini ke kepalaku! Dasar orang sialan shannaro!!" hardiknya.

"Bagaimana kalau kita membuka scroll ini?" usul Sai dengan senyum palsunya.

"Kau benar Sai. Bisa saja kita mendapat jutsu baru hahaha...," gurau Naruto yang langsung merebut scroll asing itu dari tangan Sakura.

"Jangan bercanda Naruto! Kita belum tahu scroll itu berbahaya atau tidak. Bisa saja berbahaya!" larang Sakura.

"Sakura benar Naruto, sebaiknya kita ke Hokage-sama terlebih dahulu. Siapa yang tahu kalau scroll itu benar-benar berba—" terlambat. Naruto tidak mendengar peringatan Sakura dan Kakashi, dia sudah membuka scroll aneh itu. Seketika sebuah cahaya terang menyelimuti mereka. Tim 7 tersedot masuk ke dalamnya.

Di lain tempat,

"Karin akui saja, kau menyukai Sasuke 'kan?" kata seorang pemuda yang memiliki gigi runcing seperti hiu, Suigetsu. Dia terus-menerus menarik rambut merah seorang gadis disampingnya.

"Geez... sudah berkali-kali kubilang kalau aku tidak menyukainya! Bisakah kau berhenti menarik rambutku?!" gerutu gadis itu–Uzumaki Karin–kesal, seraya mendorong wajah Suigetsu menjauh.

"Karin-san, Suigetsu-san, aku rasa sebaiknya kalian diam sekarang, jika tidak Sasuke-san akan marah pada kalian," tegur pemuda berbadan besar, Juugo.

"Tapi Juugo bukankah seru menganggu gadis merah i—Aw."

Sebuah scroll aneh jatuh tepat di atas kepala Suigetsu.

"Ittaiii, huh? Apa ini?" gumamnya. "Sasuke, Sasuke, Sasuke."

"Kau ini benar-benar tidak bisa diam ya?! Tidak bisakah kau fokus untuk seka—" Sasuke terdiam ketika Suigetsu memperlihatkan scroll itu. "Apa ini?"

"Hehe... tidakkah kau tertarik untuk membukanya?"

"Suigetsu jangan mengganggu Sasuke. Dia sungguh kelelahan. Jangan menambah beban pikirannya," tegur Karin.

"Ck! Kalian tidak asik! Ya sudahlah, biar aku yang buka," gerutunya. Suigetsu membuka scroll tersebut dan seketika muncul cahaya terang yang menyelimuti mereka.

"Suigetsu apa yang kau lakukan?!" hardik Sasuke.

"Aku tidak melakukan apa-apa! Hanya membuka scroll ini lalu—" mereka tersedot masuk ke dalam scroll tersebut.

A/N

Haihai~~ this is my first fanfiction in hope you enjoy it! Maaf kalo jelek karena baru pertama kali buat ff hehe~~ ja ne, baibai~~