6.
Kuroko menghembuskan nafas lega, selamat dari takdirnya berubah menjadi makan malam.
Ia bangkit berjalan terpogoh-pogoh, dengan mengerahkan seluruh kekuatan terakhirnya, ia memundurkan jarum jam ungu terang menggunakan jemari tulangnya yang rapuh.
Pelan-pelan ia menjadi muda lagi—say goodbye to his skinwrinkles, and say hello to his toned skin—Kuroko terpana memandang kulit tangannya yang semula mirip apel kering sekarang kencang, segar kembali. Selembar perkamen di dekat jam kukuk ia pungut,
Waktumu telah tiba. Waktumu telah berhenti. Waktumu telah berlalu.
Kuroko tidak mengerti arti dari tulisannya, yang ia mengerti adalah jika jam yang berwarna biru tua berputar mundur, dan jarum berwarna ungu tua berputar maju, apa yang akan terjadi dengan jam berwarna merah marun?
Klik HALAMAN 16.
