15.
"Sudah hentikan ssu! Lututku lemas saking takutnya." Rengek Kise sebelum Akashi sempat menjawab. "Ayolah kita keatas, aku sudah lelah dengan perjalan jauhkan dari Roma. Lagi pula mana ada yang seperti itu, apa yang Akashicchi katakan tadi hanya mitos konyol."
—Betulkah hanya sekedar mitos konyol?
Tapi lama sesudah semua orang tertidur, Kuroko masih terjaga terngiang setiap kata yang diceritakan akashi tentang peti mati misterius tersebut.
Baru saja Kuroko nyaris terlelap ketika mendadak ia terbangun lagi mendengar jerit mengerikan—diyakini berasal dari peti mati diruang bawah tanah.
"Vampire?" Kuroko memandang jendela yang menampilkan bulan purnama penuh bersinar keemasan.
Jika pura-pura tidak mendengar jeritan itu, bukalah HALAMAN 9.
Jika mau menyelidiki jerit menakutkan itu, bukalah HALAMAN 31.
