22.
"Enough guys! Jangan bercanda lagi ssu~" kata Kise, ia menyambar kunci berwarna hitam dan memasukkan ke dalam lubang kunci. Peti itu masih bergetar sedikir, namun jeritannya telah berubah menjadi erangan lemah.
"Aku penasaran ssu~ trik apa yang kalian lakukan hingga peti ini bergetar?" Akashi dan Kuroko memasang wajah tidak mengerti.
Kembali Kise berkutat dengan peti mati, mencoba menggeser penutup peti yang ternyata lebih berat dari dugaannya. Si kepala pirang terkekeh ia berusaha menjerit namun yang ada hanyalah mulut yang terbuka tanpa suara.
Di sana—di depan mereka—kira-kira lima senti dari muka Kuroko—ia terpana memandang mata seorang vampire yang bersinar seperti laser.
Bersiaplah buka HALAMAN 5.
