24.
Kalau berdiam diri terus bisa dipastikan Kuroko berubah menjadi patung hidup, tentu saja ia tidak mau. Mau bagaimanapun Kuroko harus mencari kedua saudaranya—Akashi dan Kise—ia tidak boleh berakhir disini.
Kuroko merunduk menghindari seloyang lumpur yang siap mendarat dimukannya, dengan sisa-sisa tenaga minimnya ia menerjang menembus pertahanan tentara manusia lumpur. Memberikan mereka ignite pass terbaiknya.
"Mencoba melawan, eh?" Midorima mengomando tentaranya untuk terus melempari pria aquamarine. "Kau bodoh. Kau tidak akan bisa keluar hidup-hidup dari sini, nanodayo."
Tangan Kuroko terulur keatas menangkis berbongkah-bongkah serangan lumpur. Cepat! Ia harus cepat mencari cara mengalahkan Midorima dan pasukan lumpurnya. Kuroko memutar otaknya keras. Ia merogoh saku mantel tidurnya berharap ada sesuatu disana yang dapat menyelamatkan hidupnya.
Cepat! Sebelum energi minim milik Kuroko menguap habis.
Jika Kuroko menemukan sebuah senter laser kecil buka HALAMAN 37.
Jika Kuroko tidak menemukan apapun, dan memilih meng-ignite pass Midorima buka CHAPTER 36.
