"Ini bercanda kan hyung? April Mop kan?" Kyuhyun tidak bisa tidak bertanya. Apa yang dikatakan oleh manager benar-benar terdengar konyol baginya. "Iya kan hyung?" kali ini ia menujukan pertanyaannya pada Leeteuk.

"No. Kami serius, Kyuhyun." Leeteuk menjawab dengan senyuman pahit.

"Ya, memang itu keputusan yang dibuat oleh para direktur dan CEO." Tambah manager mereka, tanpa senyuman. "Kami tahu ini berat bagi kalian, tapi tolong, hanya ini satu-satunya jalan keluar bagi kita semua. Dan kamu, Kyuhyun, selama ini kamu adalah member yang paling cepat mempelajari bahasa baru, jadi kamu pasti bisa. Ne?"

"Ne, hyung." Kyuhyun mengangguk singkat. Well, apa yang dikatakan manager memang benar. Selama ini ia tidak pernah mendapat kesulitan berarti dalam mempelajari bahasa baru. Justru member lain lah yang seharusnya merasa khawatir.

"Lalu, talent lain bagaimana hyung?" tanya Ryewook memecah keheningan.

"Sama saja, mereka semua harus belajar. Bahkan semua trainee kita juga harus belajar. Kami pun, para manager dan staff juga diharapkan untuk mau belajar. Kalian tahu sendiri ini situasi paling gawat yang pernah managemen hadapi jadi mereka mengambil langkah ekstrim seperti ini."

Ini hari ketiga semenjak pemerintah Korea Selatan mengeluarkan larangan tampil bagi semua talent SME dan akhirnya tadi malam para direktur dan CEO mengambil keputusan bahwa semua talent SME akan belajar Bahasa Indonesia secara intens dan beberapa bahasa lain di wilayah Asia sebagai tambahan. Sementara, sekarang para petinggi SME sedang berusaha melobi pemerintah Korea Selatan agar mau mencabut larangan tersebut.

Kemarahan pemerintah Korea Selatan sebenarnya bisa dipahami. Hallyu wave adalah salah satu strategi kebudayaan pemerintah untuk mengenalkan bangsanya kepada dunia. Rencana tersebut dieksekusi secara perlahan dan hati-hati. Puluhan musisi disekolahkan ke akademi musik ternama di penjuru dunia agar ketika pulang nanti mau bersinergi membangun industri musik yang bagus dan kokoh. Milyaran won investasi digelontorkan agar para trainee mendapat pelatihan terbaik dan ketika dilempar ke pasaran mampu mengendalikan audiens.

Kesuksesan SME sebagai managemen artis Korea Selatan yang paling dikenal di seluruh dunia membuat pemerintah Korea Selatan puas dan bangga dengan hasil kerja keras dan kesabaran mereka semua. Tetapi hanya karena kecerobohan mereka merilis artikel tanpa memprediksi konsekuensi macam apa yang akan diberikan oleh audiens, industri hiburan Korea Selatan terancam hancur.

Semenjak protes besar-besaran dari fans para talent SME di Indonesia tersebut, pembicaraan tentang K-pop dan segala industri hiburan Korea Selatan di internet selalu beraura buruk. Sisi-sisi hitam industri hiburan Korea Selatan diungkit kembali dalam forum-forum diskusi dan jika hal tersebut dibiarkan terus terjadi, industri hiburan mereka akan benar-benar hancur.

Maka, langkah paling bijak adalah dengan membujuk para fans di Indonesia terlebih dahulu. Biar bagaimanapun, di sanalah gelombang huru-hara ini dimulai. Alasan kedua, fans di Indonesia adalah fans yang paling mudah dibuat senang. Ketiga, mereka adalah fans yang paling aktif di dunia maya dan paling senang menciptakan trending topic, seperti yang terjadi dalam kasus sekarang ini. Sehingga, dengan memberikan fans service yang khusus ditujukan kepada mereka, akan membuat protes mereka mereda dan memastikan bahwa mereka akan menyebar kabar baik di dunia maya.

"Lalu, jadwal kami bagaimana hyung? Apa sudah kembali seperti semua?" tanya Eunhyuk, si pekerja keras nomor satu.

"Belum. Sementara waktu kalian bebas dari kegiatan apapun dan bisa beristirahat tapi jangan pernah jauh-jauh dari dorm ya. Bersembunyilah dulu. Fans kalian di luar sana masih banyak yang marah dan kita tidak tahu apa yang bisa mereka lakukan. Anggap saja kalian sedang liburan panjang." Manager menjawab dengan senyum tulus. Senyum pertamanya sejak kekacauan ini dimulai. "Oh ya, besok jam sembilan pagi kalian semua harus berkumpul di hall. Ada seseorang yang harus kalian semua temui."

"Siapa?" tanpa sadar, semua member Suju bertanya berbarengan. Mereka saling memandang dan tertawa terbahak-bahak.

"Yes! Kita kompak sekali ya." Kata Ryeowook di sela tawanya.

"Hahaha, kalian ini." Komentar manager tanpa bisa menahan tawanya juga. "Kalian akan menemui Manager media baru di managemen. Namanya Sara dan dia akan menangani pemberitaan tentang kalian di Indonesia."

"Woaaa, sampai sebegitunya tindakan yang diambil managemen?" Leeteuk bertanya dengan muka tidak percaya.

"Ya, jadi sekarang kalian bersenang-senanglah sepuas kalian. Siapa tahu manager media baru itu freak dan memaksa kalian melakukan hal-hal aneh besok." Manager bangkit dari duduknya sambil mengedipkan mata.

"Jangan Jesus. Jangan." Ini komentar Siwon, siapa lagi kalau bukan dia.