Call Me Daddy

.

Story by, PaoLu42090

.

Original story link:

www . asianfanfics story/view/906636/call-me-daddy-luhan-sehun-hunhan-selu

.

Translate by me, Candy Sugar / DeathSugar

.

Sehun berdiri di pintu masuk pekerjaan barunya. Ini bukan pilihannya, dia tidak ingin bekerja untuk para kriminal gila. Dia memang seorang Psikiater, tapi untuk orang-orang biasa. Orang gila biasa sudah cukup buruk, tapi Sehun mampu menangani mereka. Bagaimanapun, para kriminal yang gila sangat berbeda ceritanya. Tapi, Sehun adalah yang terbaik dan jika ada orang membutuhkan bantuan tentang pekerjaan kecil ini maka itu haruslah Sehun orangnya.

Sehun mengambil nafas saat dia membuka pintu itu dan berjalan menuju ke arah sekretaris yang akan memberi informasi untuknya. Sekretaris yang sudah mengharapkan kedatangan Sehun, jadi dia tidak butuh waktu lama. Dia buka pintu itu dan mempersilakan Sehun untuk masuk. Disana Sehun bisa melihat sebuah ruang tamu biasa dengan orang yang duduk sofa dan menonton TV. Di sisi lain dinding adalah ruang anak-anak, dimana para kriminal gila—anak-anak—bermain. Tempat ini membuat Sehun ngeri saat melihat anak-anak yang bermain dengan mainan mereka, menatap balik kearahnya seakan Sehun adalah daging segar.

Sejauh ini, semua tampak normal. Itu tidak seburuk yang Sehun pikirkan. Dan selanjutnya dia disambut oleh wajah yang tidak asing dari dokter yang telah menyewanya untuk bekerja disini.

"Sehun, aku sangat senang anda menerima ini. Kami sudah cukup putus asa untuk meminta bantuanmu." Kata Dr. Kim.

"Bagaimanapun ini tampak cukup tenang untukku." Kata Sehun pada Dokter Kim.

"Ini hari yang baik, kadang benar-benar rumah sakit gila yang sebenarnya disini. Mereka hanya berperilaku saat mereka ingin." Dr. Kim menjelaskan. Dan Sehun mengangguk.

"Jadi, bisa kau jelaskan padaku tentang apa yang harus saya lakukan disini?" Sehun ingin memperjelas posisinya.

"Yah.. kita memiliki banyak pasien yang tidak bisa kami tangani, kami tidak tahu apa akar masalahnya dan kami tidak tahu bagaimana untuk menolong. Jadi kami ingin kau untuk mencari tahu dan mendiagnosis kembali beberapa pasien yang sudah didiagosis untuk memastikan bahwa kami membuat diagnosis yang tepat." Kata Dokter Kim padanya. Dan Sehun mengangguk paham.

"Kapan kau ingin aku untuk memulai memeriksa mereka?" Sehun bertanya.

"Aku tahu kau ingin segera. Ruang kerjamu langsung melewati pintu-pintu itu. kami akan mengirimkan pasien segera." Dr. Kim berkata sambil berbalik untuk pergi. Sehun mengangguk dan berjalan menuju ruangannya. Dia buka pintu itu dan melihat ruang yang sangat kecil, tapi itu masih terlihat bagus. Dia punya meja di sudut, kursi pasien dan kursi untuk dirinya sendiri. Dia juga memiliki lemari arsip yang dia asumsikan sudah diisi dengan pekerjaan yang harus Sehun lakukan. Dia mengatur hal-hal itu diatas meja dan membuat dirinya sendiri menunggu untuk pasien pertama.

"TIDAK! KUMOHON! AKU TIDAK MAU! KALIAN MENYAKITIKU! AW! KUMOHON BERHENTI! DIA AKAN MENYAKITIKU!"

Sehun mendengar teriakan seseorang dari luar pintu. Sehun berlari kearah pintu khawatir jika salah satu pasien mengalami pelecehan. Tapi saat tangannya hampir meraih ganggang pintu, pintu itu terbuka dan disana anak laki-laki yang tadi berteriak sedang ditarik menuju keruangannya oleh dua pria berbadan besar. Mereka dudukan anak laki-laki itu di kursi pasien dan diikatnya tangan pasien laki-laki itu di kursi. Pasien laki-laki itu gemetar dan terlihat begitu ketakutan.

"Dr. Oh, ini Luhan. Berkas milik Luhan ada di rak yang awalannya Lu. Jika kau ingin menghubungi seseorang, tolong hubungi dia." Kata Dokter Kim. Sehun mulai dibanjiri oleh rasa takut.

"Bisakah dia membahayakanku?" Tanya Sehun mengingat Jika anak laki-laki diikat. Dr. Kim menggelengkan kepala sebagai jawaban.

"Dia jauh lebih takut padamu daripada kau takut padanya. Dia diikat hanya untuk pencegahan." Ujarnya memberitahu Sehun. Sehun mengerti dan Dr. Kim dengan dua laki-laki itu meninggalkan ruangan. Sehun kembali kearah Luhan. Dia benar-benar laki-laki yang cantik. Wajah malaikat dengan setiap bagian yang sempurna. Dia terlihat begitu polos dan kecil, bagaimana mungkin ia bisa berada di tempat seperti ini. Lalu Sehun bisa melihat Luhan menangis dan terlihat begitu ketakutan, seluruh tubuhnya gemetaran dan ia berusaha keras untuk membebaskan diri dari kekangan tali itu. kemudian pikiran kotor Sehun menemukan jalannya. Luhan sempurna persis seperti apa yang ia inginkan.

Sekarang Sehun hanya perlu untuk mendapatkan cara untuk Luhan menceritakan ceritanya, untuk melihat kepribadiannya dengan apa yang Sehun cari. Dan sekali lagi, Sehun menemukan dirinya memendam kegilaannya didalam hati. Tanpa banyak kata, untuk anak itu Sehun berjalan kearah lemari dan cepat membuka file yang telah ditandai dengan nama Lu Han. Dia melihat file milik Luhan dan hatinya tenggelam, tetapi pikiran dan selakangannya puas untuk apa yang telah ia temukan.

Luhan benar-benar sempurna, tapi Sehun ingin mendengar cerita itu langsung dari bibirnya. Dia tahu mengapa anak ini begitu takut sekarang. Dia berjalan kembali dan kemudian duduk di depan Luhan.

"Rileks Luhan… Aku tidak akan menyakitimu. Aku janji aku hanya ingin yang tebaik untukmu." Kata Sehun.

"I-Itu yang mereka semua katakan…" Luhan merengek.

"Aku berbeda Luhan.. Aku berjanji Aku tidak akan melukaimu. Sekarang bisakah kau cerita padaku tentang ceritamu. Katakan padaku mengapa kau ada disini." Ujar Sehun. Dan dengan ragu-ragu Luhan mulai menceritakan kisahnya.

TBC

A/N :

Ini adalah bab 1-ku. Jika kalian bingung jangan khawatir akan ada klarifikasi lebih lanjut dikemudian hari. Ini hanya permulaan dan cukup menyebalkan, Aku bisa janjikan pada kalian, cerita ini bukan apa yang terlihat. Dilakan komentar dan subsribe-nya. Dan terima kasih pada kalian yang membaca cerita berantakan milikku !

T/N :

Pendek ya ? ini ga ada 1k masak. Dan Aku translatenya juga rada ada beberapa bagian yang bingung jelasinnya. Kayak bagian ini

- This area gave Sehun's the chills as the children played with toys, turning to look at him as if he were fresh meat.

Dan Aku translate jadi "Tempat ini membuat Sehun ngeri saat melihat anak-anak yang bermain dengan mainan mereka, menatap balik kearahnya seakan Sehun adalah daging segar."

Dan bagian ini juga

-"Dr. Oh, this is Luhan, his file is under Lu in the cabinet. If you can get through to anyone please get through to him."

Dan Aku translate jadi "Dr. Oh, ini Luhan. Berkas miliknya berada dibawah kabinet Lu. Jika kau ingin menghubungi seseorang, tolong hubungi dia." bener ga sih? X''Da mohon koreksi kalau salah, Aku akan lakukan revisi secepatnya.

Dan lagi.. Jika 2 chapter Aku translate jadi 1 chapter itu boleh ga sih? Soalnya chapternya rada pendek-pendek gitu. Hehehe.. chapter dua mungkin akan di post secepatnya. Hehe..

Dan untuk ff Aku yang lain.. mohon maaf ya.. mungkin rada lama di updatenya. Aku lagi ga ada feel buat nulis ff. x'D serangan HunRene masih membekas terlalu dalam. Ya gusti.. /jedugh

With Love, DeathSugar