Disclaimer: Shin Megami Tensei: Persona 4 dan series lainnya tepat punya ATLUS.

Genre: Adventure, Suspense

Warning(s): Multichapter, drabble, mungkin saja tidak -ganti POV, Chara death.


.

Aku melintasi hujan, mencari jawaban dari pagi aneh yang seketika membuat kepalaku penat. Aku biarkan saja hujan terus membasahi tubuhku, aku sudah tidak peduli. Langkah dan nafasku beradu menuju ke tempat akhir ia beristirahat.

Tetapi makamnya juga lenyap.

Aku kembali menangis, dan ketika itu sosoknya muncul dihadapanku—tersenyum bagaikan tidak ada yang terjadi. Ketika aku berlari mengejarnya, ia kabur. Konyol memang, tapi kejar-kejaranku dengannya dimulai.

Aku tetap tidak bisa menemukannya.

Aku berhenti di jalan itu, kupu-kupu biru tengah itu menghampiriku seaakan menertawakanku yang kehilangan buruanku. Sesaat kulihat ke arah depanku, sesuatu mendekat.

Dia mengataiku pendosa.

.


A Lone Prayer

2011 (c) Kuroi-Oneesan


Izanagi

"Amaterasu, Agidyne!"

Yukiko memanggil Persona-nya, menghantarkan semburan api raksasa menuju arah shadow katak itu. Shadow itu tidak merespon banyak kecuali sedikit erangan sakit, tetapi makhluk itu balas menyerang.

"Wind of Oblivion!"

Shadow itu mengayunkan tubuhnya, menimbulkan angin pengiris menuju ke arah Yukiko, menimbulkan luka kecil disana-sini, tetapi niatnya menggertak belum surut. Ia kembali berusaha mendekat dan dalam selayang pandang ia melanjutkan penyerangan.

"Agidyne!"

Sekali lagi Yukiko menghancurkan kartunya dengan kipasnya dan membiarkan Persona berwarna putih itu bergerak aktif. Dan untuk kedua kalinya pula, shadow itu tidak bergeming banyak akibat panas api yang mengenainya.

"Shadow pasti punya kelemahan..." Yukiko menggumam. "Tunggu...kelemahan Hanamura-kun kan..."

Petir, Zio.

Gadis berbando merah itu mendadak berhenti sepintas pikirannya membayangkan sosok 'dia' di kepalanya. 'Dia' yang ia cari, 'dia' yang membuatnya terjatuh dalam kegelapan dirinya. Walaupun ia tahu Tatsumi Kanji juga pengguna elemen petir, tetapi ia tidak sekuat 'dia', tidak ada yang pernah melampaui kekuatan Souji...

SLASH!

Lamunannya pun tersadar dengan satu tebasan kuat menuju arahnya yang ia luput lihat, ia pun melayang beberapa meter dari tempatnya berdiri hingga tersungkur di aspal dengan penuh sayat, senjata bahkan kacamatanya turut hancur berkeping-keping.

"Ukh..." Yukiko menahan sakit dari perutnya yang bersimbah darah. Darah merah bercampur air yang mulai menodai aspal Shopping District ditengah hujan tersebut.

"Pendosa! Pendosa sebentar lagi akan kubunuh! Hahahaha!" shadow itu terkikik senang. "Kau takkan bisa mengalahkanku, pendosa! Dosamu terlalu besar dan membuat Persona-mu tidak berguna! Hahaha!"

Yukiko berusaha merangkak meraih kembali pecahan kipasnya, tetapi shadow itu bahkan sudah tidak lebih dari setengah meter dari dirinya. Tanpa kacamata, ia hanya bisa melihat shadow yang ditutupi kabut buram.

"Selamat tinggal, pendosaaaaa~!" shadow itu mengayunkan kedua tangannya ke arah Yukiko.

Berikan aku waktu untuk hidup lebih lama lagi. Hidup bersama denganmu lagi, Souji-kun...

"PERSONAAAAAA!" pekik gadis itu.

Kartu yang ia pegang menyala biru terang, semakin terang hingga menyilaukan mata. Amaterasu, Persona miliknya itu kembali muncul, masih dengan satu tangan berpedang hendak menyambut shadow tersebut. Tetapi, mendadak 'sesuatu' merobek dan merusak Amaterasu dari dalam bagaikan itu cangkang. Seberkas sinar putih menembus shadow katak itu bersamaan dengan sisa-sisa 'tubuh' Amaterasu.

Pada akhirnya, Amaterasu hanyalah sebagai kulit, Persona Yukiko itu telah berubah menjadi sosok karismatik berkilauan berwarna hitam tak lupa dengan pedang tajamnya yang telah melewati ribuan shadows di zaman dahulu kala.

Izanagi, telah kembali ke permukaan.

"Iza...nagi..." gumam Yukiko perlahan. Ketika cahaya Izanagi Ookami memudar, pandangannya mulai tidak terfokus . "Sou...ji...kun..."

Sebelum sang gadis menutup matanya, ia merasa sesosok manusia menghampirinya, meninggalkan kunci tepat di tangannya dan melangkah pergi meninggalkannya.

.

To be continued.


A/N: Mungkin ada yang bisa tebak chapter berikutnya bertempat dimana *plak* Amaterasu sudah bermetamorfosis menjadi Izanagi, awalnya saya mau jadiin Izanagi Ookami sekalian tapi...saya ngikutin The Answer. Saya bakal munculin twist kayak di P2:Batsu juga tapi nanti lagi~ Saya udah bilang kan plotnya nyampur The Answer sama Batsu? Mungkin Batsu-nya agak kurang kerasa tapi yah, saya harap pembaca bisa terhibur~ (apanya)

Terimakasih untuk para pembaca sekali lagi~ Akhir kata, R&R / C&C?