A/n: Udah gak nyambung ceritanya belum? Memang baru sampe chapter 2 sih... Tapi takut udah gak nyambung! T^T Btw, chapter ini judulnya lebih... Hmmm... Begitu deh! X3 Susah jelasinnya... Nanti aja terakhir di jelasinnya deh! XD

Chapter 2: Finding the Virus!

Aku pergi ke rumah Emery. Kemungkinan dia ada disitu. Karena dia gak begitu sering keluar rumah. Dia takut ditemuin sama orang yang dari kerajaannya itu! Jadi, dia lebih sering keluar rumah malem-malem. Sesampai dirumah Emery...

"Oh, Hello Garnet! Ada apa?" Tanya Emery sewaktu aku buka pintu rumahnya.

"Bisa bantu kita, gak? Ini SUPER penting!"

"Memangnya ada apa?!"

"Nanti deh, aku jelasin! Sekarang please... Tolongin kita!"

"Umm... Boleh kalau begitu..."

Akhirnya, aku balik lagi ke Obsidian Mansion bareng Emery!

"Yay! Kalian sampai!" Seru Cherry pake gaya 'imut'-nya itu. XD

"Sebenarnya... Aku dibutuhkan ke sini, untuk apa?" Tanya Emery. (Woles aja... Gak usah formal segala! *bahasa Doug yang di edit sama Author*)

"Emery! Kita minta kamu bawain Lest ke sini!" Jawab Doug... -_- Udah biasa.. Tapi lebih enak lagi kalau ikut-ikutan sama dia! :D

"Bukan! Emery-san! Liat ada yang terjadi ke Mirai waktu dia ke sini!" Kata Cherry sambil nutup percakapannya Doug. Itu. Ihh... Padahal bakal lebih rame kalo dilanjutin! X(

"Oh?! Yang terjadi saat Mirai disini?! Ummm... Kayaknya dia... Semacam... Di setrum..." Jawab Emery.

"Maksud?" Tanya Kiel yang lagi-lagi gak ngerti.

"Jadi... Semacam... Umm... Mesin dirusak!" Tambah Emery lagi. (Sejak kapan Character RF tau tentang program, mesin, dsb?!)

"Pantesan... Dia bilang sesuatu tentang pusat dari sirkuit sistem, bla.. Bla.. Bla... Gitu!" Kataku.

"Sekarang, Emery-san! Bisa cari dimana sumber dari ini semua?" Tanya Cherry pake gaya sok imutnya lagi. XD

"Umm... Whale Island! Tepatnya di Trampoli! Aku yakin sumbernya bukanlah Iris. Tapi seseorang yang baru lagi..." Jawab Emery sesudah 'mendekteksi' sumbernya.

"Ahh... Whale Island... Sumber dari semua kejahatan di Trampoli..." Kata Cherry sok pinter. *langsung Cherry digaplok pake pensil (?)*

"Iya, iya! Kalau begitu aku bakal ke sana!" Kataku.

"Kalau ketemu Raguna, bilang ya, kalo aku baru nanam turnip yang banyak kemaren!" Kata Cherry. Aku ngerti banget apa maksud dia...

"Iya, iya! Tapi, nanti bawa Kiel ke danau!" Jawabku dan lalu teleport ke Trampoli.

Sementara yang di Selphia...

"Apa?! Ke danau buat apa?!" Tanya Kiel yang mulai panik.

"Diceburin ke danau..." Jawab Cherry santai.

"Huh?!"

Kembali lagi ke Trampoli...

Aku tepat dibawah Whale Island. Waktu ngeliat langit, eh?! Ternyata itu Whale Island jadi gelap.

"Hey Garnet! Kamu liat, kan? Whale Island berubah..." Kata Mist yang tiba-tiba dateng aja...

"Dari kapan Whale Island jadi begini, Mist?"

"Sebelum ada gempa disini..." Jawabnya sambil ngeliat Whale Island.

Pas waktu hilangnya Mirai, kan ada gempa! Mungkin bener! Sumbernya Whale Island!

"Oh iya! Mist, Raguna dimana?" Tanyaku.

"Mau tau? Tuh! Sedang ngegombal Cinnamon!" Jawab Candy yang tiba-tiba aja dateng.

"Eh! Candy! Main ikut-ikutan aja!" Kataku.

"Hehehe.. Bercanda! Raguna lagi sibuk nyangkul di ladangnya..." Sesudah Candy bilang itu. Mist langsung ilang aja. Kayaknya mau ngeliatin Raguna kerja...

"Mau ke Whale Island, kan?" Tanya Candy sambil melirik ke aku.

"Iya..."

"Nah.. Kalau begitu, kamu harus siap-siap! Aku bisa merasakan Dark Rune Magic diatas sana! Jadi, kemungkinan ini ulah penjahat lagi..." Jelas Candy.

"Ok! Makasih, Candy!" Jawabku dan lalu teleport ke atas Whale Island.

Sesampai diatas, aku langsung kaget! Biasanya alam disekitar Whale Island itu subur. Jadi mati semua! Aku udah gak bisa liat langit yang biru itu lagi! Semuanya gelap disini! Jadi ada kabut hitam yang lebat nutupin Whale Island ini..

"Aku harus mulai nyelidikin tempat ini!" Gumamku. Selama nyelidiki Whale Island, aku udah sediain pedang. Bisa aja tiba-tiba ada yang nyerang...

Aku berjalan terus. Anehnya, disini sama sekali gak ada monster. Biasanya banyak banget disini...

Tiba-tiba dihadapanku ada tulisan disebuah... Batu?

"Selamat tinggal, Whale Island! Aku akan merindukanmu! Walaupun aku hanya pindah tempat tinggal saja! ~ Iris Blanche (Setidaknya, aku akan bersatu dengan tubuhku yang satu lagi nanti..)"

Hanya itu?! Ternyata sedih juga Iris Blanche jadi tinggal di bawah sana...

Tiba-tiba ada yang menembakku dari belakang. (Semacam mantra gitu...)

Waktu aku sadar, aku udah ada di kayak... Penjara... Tapi sejak kapan Whale Island punya penjara?!

Gak lama sesudah itu, ada suara hentakan kaki...

"Jadi, kamu sudah puas sekarang?" Tanyanya. Ternyata itu Ringo! Ternyata dia masih jahat! Penghianat!

(Kaz's POV)

"Ada yang gak beres nih!" Ucap Kiel yang tiba-tiba berdiri waktu dia lagi duduk dikasurnya itu! Kita itu ngumpul lagi sesudah Garnet pergi ke Trampoli untuk nyelidikin Whale Island.

"Gak beres apaan?" Tanyaku sambil santai. Woles aja, bro...

"Aku sendiri gak tau... Tapi rasanya, ada yang gak beres!" Jawab Kiel.

"Jangan-jangan sama GF-nya itu..." Kata Dash yang ngasal aja ngomong gak mikir dulu. -_-

"Ah! Mungkin aja! Bisa jadi!" Jawab Kiel yang mukanya mulai panik!

"Terus kamu mau apa? Bahkan GF kamu aja lebih hebat dari kamu..." Tanyaku sambil agak nyindir. Ahahaha... Situasi gini masih bisa nyindir. Itulah Kaz... (-_- gaje banget nih...)

"Heh! Kaz! Kamu gak punya perasaan, ya?!" Bentak Dash, ngebelain Kiel. Wajar... Shota dan shota...

"Memang! Gue gak punya perasaan!" Jawabku.

"Udah lah... Aku juga mau ke Whale Island! Mau ngegantiin Garnet minimal..." Lanjutku. Tapi masalahnya, kemampuan spesial apa yang aku punya? (Kamu cuma manusia! XD)

"Eh?! Aku ikut deh!" Kata Dash. -_-"

"Gak perlu! Kamu mah jagain adek kamu aja tuh!"

"Adek aku tuh fine! Gak perlu dijagain segala!"

"Oh..."

"Pokoknya aku BAKAL ke Whale Island sekarang!" Seru Dash yang langsung main teleport kita berdua ke Whale Island. Ish... Ini shota... -_-

"Eh! Kamu ini, ya! Jangan main teleport gitu aja dong!" Bentakku. Orang belum siap-siap... -_-

"Bodo amat..." Jawabnya. -_- Sekarang terbukti kalo dia itu agak keras kepala

"Ok... Sekarang kamu mau apa coba?" Tanyaku ke si bodoh ini.

"Kalo bisa ya... Temuin sumber dari masalah ini..." Jawab Dash santai. -_- Rugi aku ikut sama si shota ini...

"Terserah lah..."

"Jadi... Kita mulai dari mana?" Tanya Dash.

"Loh?! Pikirin sendiri lah!"

"Umm... Tapi aku bingung..."

"Belajar!"

Selama aku dan Dash (read: Cherry: si tukang sayur... (Ketuleran Pico)), tiba-tiba ada seseorang teriak...

"Hey! Jangan berantem terus!" Teriaknya. Ternyata itu... Cewek yang pake kacamata yang aku gak kenal sama sekali.

"Aoi?! Kenapa kamu ada disini?" Tanya Dash. Dia kenal sama dia?! What?! (Jangan lebay... XD)

"Ada tugas panggilan sebelum Ohime-sama jadi yang hilang selanjutnya!" Jawabnya. Penjaga kerajaan nih ceritanya?

"Dash, kamu kenal dia?" Tanyaku sambil bisik-bisik ke shota-boy itu! (-_- julukan author ke semua shota... XD)

"Iya... Temen lama dari tempat asal aku. Tapi dia pindah ke kerajaannya Emery dan... Katanya sekarang, dia jadi orang yang ditugasin nyari Emery. Karena Emery itu kayak... Kabur dari kerajaannya itu.." Jawab Dash.

"Nama lengkap?"

"Aoi Hikari... Memang apaan sih?! Kepo!" Dash mulai kesel. Ternyata dia juga agak DarTing... Sama kayak adeknya itu!

"Mau tau aja!"

"Hey, hey! Kenapa kalian bisanya terantem aja?! Kalo mau tau masalah disini, ya... ayo!" Kata Aoi lagi. -_- Lebih baik aku gak ikut mereka aja tadi... Ihh... Rugi!

"Iya.. Iya!" Jawabku. Padahal males... :p

Kita nyelidiki tempat itu aja seharian... Sampe bosen... -_-. Tapi akhirnya, kita mutusin pulang aja dulu karena udah malem lagian..

Sesudah Dash teleport kita semua ke Selphia lagi. (Bareng sama Aoi! ._.)...

"Hmm... Kayaknya.. Disini aja Emery disini..." Kata Aoi pake muka curiga.

"Umm... Nggak! Nggak! Gak ada!" Jawab Dash. Karena kalian tau, kan? Emery pengen kita semua jaga rahasianya...

"Hmmm... Kamu yakin? Muka kamu mencurigakan..." Kata Aoi lagi. Dia bilang itu muka mencurigakan? Hahahah...

"Nggak! Gak ada!" Jawab Dash lagi. Ha! Udah mulai gak bisa jaga rahasianya nih! Dia kan gak bisa jaga rahasia kalo udah ada orang yang curiga...

"Ok kalo begitu... Gimana kalo... Kamu baru putus sama GF kamu dan lagi ngincer yang baru!" Kata Aoi. Eaa... Ketauan tuh, Dash!

"Eh! Nggak! Nggak! Nggak!" Jawab Dash. Nggak gimana? Itu udah 'blush'...

"Aoi-san betul!" Jawab Cherry. Dateng dari mana dia?!

"Tuh kan... Betul..." Kata Aoi.

"Bukan! Kalian salah semua!" Teriak Dash. Mulai stress...

"Mmmm.. Masa?! Aku bisa liat dari cara kamu ngomong!" Jawab Aoi.

"Bukan, bukan, bukan!" Dash makin stress nih...

"Huh?! Kalian udah balik lagi?! Gimana disana?!" Tanya Kiel waktu ngeliat kita.

"Gak ada petunjuk tentang hilangnya Mirai dan juga hilangnya Garnet... Sorry, bro..." Jawabku.

"Mmm... Tumben Kiel khawatir sama Garnet... Siap-siap aja nanti nikah!" Kata Cherry ikut campur.

"... Mudah-mudahan sih... Dia gak apa-apa..." Gumam Kiel.

"Sekarang udah malem! Terusin penyelidikannya besok aja..." Usul Dash.

Keesokan harinya, kita balik lagi ke Whale Island. Whale Islandnya masih gelap ketutup kabut hitam itu. Aoi masih juga ikut. Tapi, kali ini Dash bawa Cherry. Katanya biar ngebantuin kalo ada teka-teki...

"Whoa... Gelap banget disini!" Kata Cherry. Dia itu kagum atau takut?

"Ayo kita mulai nyelidiki tempat ini lagi!" Kata Aoi dengan pandangan serius. Itu tuh memang dia gitu atau gara-gara kacamatanya? -_- Membingungkan...

"Hey, hey, hey! Liat sini!" Teriak Cherry gak lama sebelum kita mulai nyelidiki Whale Island lagi.

"Ada apa?" Tanya Dash sambil jalan ngeliat apa yang ditemuin Cherry.

"Batu... Yang ada tulisan.. Bersiaplah untuk yang baca tulisan ini. Huh?! Maksudnya 'bersiaplah' apa?!" Kata Cherry. Tiba-tiba ada gempa lagi. Tapi ini kan Whale Island! Ini pulau melayang diatas langit!

"Aku tau siapa yang bakal kita hadapi! Aku yakin dia orangnya!" Kata Aoi. Whoa... Jadi, cuma aku yang payah disini?!

"Yang bakal kita hadapi pertama itu adalah... Ringo!" Lanjut Aoi. Tidak-tidak disekitar kita ada kabut putih.. (Jadi kecampur XD...)

"Kalian baca tulisan tadi?" Kata seseorang. Ternyata itu Ringo... Dasar yandere! :(

~ To be continued... ~

Cherry: Virusnya udah ketemu!

Dash: Kenapa disebutnya Virus?

Cherry: Ishh... Masa kakak gak tau! Ini gara-gara Mirai itu kayak komputer. Nah... Yang buat dia hilang atau disebut 'rusak' itu Ringo yang disebut 'Virus'. Karena komputer bisa rusak gara-gara virus! Aku genius, kan?

Dash: Genius? Dalam mimpimu!

Cherry: -_- Udah lah... Next chapter aja!