Tittle : Our Child
Author : MYP
Cast : Kim Jaejoong, Jung Yunho, Kim Jongwoon, Jung Minyoung
Genre : Family, Romantic (Maybe), Angst
Ratting : T or M (maybe)
Length : Chapter
Summary : kau tahu, bagaimana rasanya ketika tahu bahwa kau mencintai kembaranmu sendiri ? rasanya sakit, sangat ! / aku merindukanmu, nak … kembalilah pada appa … #BadSummary
WARNING : MxM, Miss TYPO, Bahasa gak BAKU, Alus kayak dikejar Naga, EYD.
.
DON'T LIKE, DON'T READ !
MYP Present
OUR CHILD
Chapter 2
Previous Chapter 1
"kulihat, wajahmu seperti Minyoung ?" pertanyaan atau pernyataan yang terlontar dari Yuri langsung membuat semua bungkam. Termasuk Minyoung yang langsung menengadahkan kepalanya memandang Yesung dan beralih memandang Yuri dengan deathglare-nya.
"ah, lupakan saja …" Yuri agak kikuk dipandangi begitu oleh Minyoung.
"baiklah, kita lanjutkan materi berikutnya …"
seorang namja, ah ani. seorang yeoja sedang menikmati semilir angin di atap gedung sebuah bangunan. dia duduk satu-satu kursi yang ada disana. perlahan, dia menengadahkan kepalanya menikmati sinar matahari yang seperti membakar kulitnya. dia tersenyum. ya, dia tersenyum. seorang jung minyoung, kingka di GenieHS membentuk setengah lingkaran dibibirnya yang semerah cherry.
CKLEK
tanpa min sadari, seseorang keluar dari satu-satunya pintu dan berjalan mendekati min yang sedang memejamkan matanya. dia berdiri didepan min dan menghalangi sinar matahari yang tepat mengenai wajahnya. merasa ada yang menghalanginya, min mengernyit bingung tanpa membuka matanya. setelah dirasanya rasa hangat itu menghilang, barulah mim membuka matanya dan memutar bola matanya malas melihat siapa pelaku yang telah berani melenyapkan kehangatannya.
"kau lagi !" min mendengus sebal sambil membenarkan posisi duduknya. namja tadi langsung mendudukan diri disebelah min.
"merindukanku ?" goda namja itu
"cih, bahkan aku berharap kau tak kembali !" balas min cuek
"jjinjja ? jika aku tak kembali, siapa yang menjadi tempat curhatmu ?" tanya namja yang bernama gong chan shik
"..." min bungkam
"kau menang tuan gong !" gongchan tertawa renyah
"aku memang selalu menang" balas gongchan narsis
"ya ya ya ..." min memutar matanya malas
"ku dengar pamormu turun oleh seorang anak baru ?" pertanyaan atau pernyataan gongchan membuat min tambah bad.
"ye, kau benar !" balas min sekenanya
"jangan sampai kau jatuh cinta padanya !" ucap gongchan dengan tatapan dingin dan lurus ke depan
"aku tak mungkin mencintai orang idiot seperti itu !" jawab min seadanya
"aku pegang ucapanmu, jung min young ! karena aku tak akan membiarkan calon mempelaiku mencintai orang lain" gongchan menggerling nakal pada min
"ya~ guru stres !" Min berteriak kesal dan gongchan langsung berlari masuk kembali ke gedung sekolah karena tak mau menerima amukan dari macan lapar
'mian, saenim. tapi aku mencintainya' min membatin
"Annyeong ..." sapa riang sebuah suara lelaki yang baru masuk kedalam kelasnya. semua langsung menyahuti sapaannya. siapa yang tidak mau menyahut sapaan seorang Yesung, yang terkenal dengan keramahannya, kepolosannya, ketampanan -juga cantik- dan kepintarannya. ah, ada satu, ani ... ada beberapa orang yang enggan menyahut salam yang dilontarkan dari mulut cherry Yesung. ya, siapalagi jika bukan Jung Minyoung. yeoja angkuh yang tak mau dekat-dekat dengan Yesung.
Yesung berjalan dengan perlahan ke bangkunya dengan langkah riang. namun ...
BRUKK
Tanpa kita sangka dan kita duga, Yesung jatuh terngkurap dengan tidak elitnya. Apa penyebabnya ? tentu saja penyebabnya adalah Jung Minyoung. Kingka GHS itu
Semua langsung membelalakan matanya melihat Yesung yang meringis melihat lututnya. Lututnya lecet dan matanya berair merasakan rasa sakit pada lututnya. Bibirnya bergetar tanda dia hamper menangis. Semua orang –kecuali Min And The Gank- menatap Yesung dengan pandangan iba. Ingin sekali mereka menolong Yesung sekarang. Tapi dikarenakan penyebabnya adalah Jung Minyoung, mungkin mereka harus berfikir dua kali untuk menolong Yesung.
Ryeowook yang baru masuk ke kelas langsung terbelalak kaget dan tanpa piker panjang menghampiri Yesung yang masih terdiam dilantai.
"omo ! Hyung, waeyo ?"Tanya Ryeowook sambil membantunya berdiri.
Yesung diam saja dan hanya menundukkan kepalanya. Dia langsung menarik Ryeowook agar cepat duduk dibangku mereka.
"Waeyo, hyung ?" Ryeowook mengulangi pertanyaannya dan hanya diberi jawaban dengan gelengan kepala.
Ryeowook menghela nafas. Susah juga dengan sifat Yesung yang penutup ini. Ya, Yesung adalah tipikal orang yang menutupi kesehariannya. Jika dia merasa sedih, dia selalu memendamnya tanpa memberitahukan kepada siapapun, termasuk kepada omma-nya, Jaejoong.
Ryeowook mencoba bertanya pada teman didepannya. Dan hanya dibalas dengan gelengan kepala. Siapa yang tidak takut dengan death glare yang dilayangkan oleh Minyoung kepadanya sekana berkata jika-kau-memberitahukannya-siap-siap-kau-tak-akan- lagi-bisa-masuk-sekolah ya, seperti itulah persefsi dari tatapan membunuh seorang Jung Minyoung.
(lagi) Ryeowook hanya bias menghela nafasnya. Susah menghadapi remaja yang bersifat lebih parah dari anak tk itu.
Yesung beranjak dari tempat duduknya
"mau kemana, hyung ?" tanya Ryeowook
"toilet" jawab Yesung singkat tanpa menoleh kearah Ryeowook.
'ada apa ini ?' batin Ryeowook
Baiklah, sekarang apa yang terjadi dengan Yesung dikamar mandi. Ayo kita tengok dia. Tapi tunggu, kenapa tidak ada siapapun disini ? ow ow ow … ternyata namja imut kita yang satu ini berada diatap sekolah. Aish~ menyusahkan Min aja … #abaikan
Yesung menutup matanya. Setetes air bening meluncur dengan indahnya dari kedua pelupuk matanya. Entah kenapa hatinya begitu sakit ketika mendapat perlakuan seperti itu dari Minyoung. Ketika dia dilihat dengan tatapan yang tak bersahabat dari Minyoung. Sungguh, dia tak pernah mendapatkan tatapan seperti itu –atau dia tak menyadarinya- dari orang lain.
"what are you doing now ?" Tanya sebuah suara mengintrupsi Yesung agar sadar dari lamunannya. Dia mengalihkan pandangannya kearah suara itu dan matanya membelalak ketika tahu seorang sonsaengnim lah yang telah menangkap basah dirinya tengah membolos diatap sekolah.
"a-anu … itu .. itu …" Yesung tergagap tak tahu harus member alas an apa. Tak mungkin bukan jika dia mengatakan 'aku sednga memikirkan nasibku yang baru saja dipermalukan oleh Jung Minyoung. HELL NO ! dia masih tahu diri siapa posisinya disini dan siapa Jung Minyoung. Seorang kingka yang orang tuanya merupakan orang yang sangat-sangat berpengaruh disekolahnya.
Sonsaengnim itu menyunggingkan senyumnya dan berjalan mendekati Yesung.
"dipermalukan oleh Jung Minyoung, lalu membolos dan menangis diatap sekolah. Kalian sama saja …" gumam guru Biologi itu.
"mi-mian, Gong Sonsaengnim" Yesung menundukkan kepalanya takut.
Gongchan, guru yang menegur Yesung diatap sekolah menghela nafas. Memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya dan menyandarkan lutut kakinya pada pagar pembatas atap gedung.
"sudahlah, jangan dimasukkan kedalam hati. Dia tak pernah sampai mengerjai orang lain secara langsung. Biasanya dia hanya bekerja dibelakang dan gank-nya lah yang bekerja. Aku tak tahu apa yang sedang ia pikirkan sekarang ?!" entah ia bicara pada siapa ? yesung mengerjap bingung dengan ucapan Gongchan. Dia tak tahu apa yang sedang guru idaman para siswa itu katakana. Dia hanya menunduk, merasa bersalah karena telah membolos dengan alas an yang tidak masuk akal.
"sudahlah, kau kembali saja ke kelas. Lee Saenim tak akan bias mentolerir keterlambatan sedikitpun pada siswanya. Apalagi kau murid baru."
Yesung mendongakan kepalanya dan mengangguk patuh. Dia langsung bergegas pergi dari atap dan segera memasuki kelasnya yang berada di lantai 2.
'aku harap kau bukanlah dia, Jongwoon. Jangan sampai itu terjadi' batin Gongchan sambil menutup matanya rapat. Memikirkan apa saja yang terjadi apabila namja bernama Yesung adalah orang yang selama ini dia cari.
x_3 Class room
Suasana riuh ramai sedang hinggap dikelas X_3. Kelas yang paling mendapat perhatian karena terdapat seorang yeoja muda yang sangat berpengaruh disekolah itu. Meskipun dia baru memasuki tahun pertama, tapi kekuasaannya sudah membuat para senior bergidik ngeri untuk hanya sekedar menyapanya.
Saat Yesung memasuki kelas, semua langsung terdiam. Yesung aneh dengan teman-teman kelasnya dan hanya bias terbengong diam di dekat pintu.
1 detik
3 detik
5 detik
MYP Present
OUR CHILD
To Be Continued
ada yang nanya, ini pernah dipublish ?
ya, pernah. saya belum punya ilham untuk melanjutkan ff ini di acc seelah. jadilah saya posting disini -_-
baiklah, thanks for read and comment please ^_^
