Tittle : Our Child

Author : MYP

Cast : Kim Jaejoong, Jung Yunho, Kim Jongwoon, Jung Minyoung

Genre : Family, Romantic (Maybe), Angst

Ratting : T or M (maybe)

Length : Chapter

Summary : kau tahu, bagaimana rasanya ketika tahu bahwa kau mencintai kembaranmu sendiri ? rasanya sakit, sangat ! / aku merindukanmu, nak … kembalilah pada appa … #BadSummary

WARNING : MxM, Miss TYPO, Bahasa gak BAKU, Alus kayak dikejar Naga, EYD.

.


DON'T LIKE, DON'T READ !


MYP Present

OUR CHILD

Chapter 3


Previous Chapter 2

Saat Yesung memasuki kelas, semua langsung terdiam. Yesung aneh dengan teman-teman kelasnya dan hanya bias terbengong diam di dekat pintu.

1 detik

3 detik

5 detik


1 detik

3 detik

5 detik

BYURR

Seember penuh air kotor plus dengan embernya membasahi tubuh Yesung dan membuat Yesung diam terpaku selama beberapa saat. Tak menunjukkan ekspresi apapun. Dai masih terkejut dengan apa yang terjadi padanya barusan.

Setelah beberapa saat, terlihat bahunya bergetar namun dia sama sekali tak mengeluarkan ekspresi apapun. Sedih apalagi mengeluarkan air matanya. Dia hanya takut Minyoung merasa menang dan semakin membully-nya.

Dia yang tak kuat menahan air matanya segera keluar kelas, menuju toilet untuk membersihkan dirinya dari semua yang dilakukan oleh Min Young and The Genk. Oh, ayolah. Dia tak pernah merasakan hal seperti ini disekolah-sekolah sebelumnya, bahkan dalam waktu yang singkat dia bias mendapatkan perhatian dan teman yang banyak. Tapi sekarang, dia malah menjadi bahan ejekan geng yang paling reseh disekolahnya.

Sungguh, dia menyesal menginginkan sekolah disini. Tapi, karena tak mau membuat omma-nya -yang sednag focus pada butik barunya- bersedih, dia tak mau merengek pindah sekolah. Dia harus bisa kuat bertahan. Ini bukan apa-apa dari pada ejekan saat dirinya masih kecila. Ejekan yang mengatakan bahwa dia adalah 'anak aneh' yang mempunyai okaa-san –karena waktu kecilnya, Yesung tinggal di Jepang- seorang namja.

Yesung memasuki salah satu bilik dan mengganti bajunya dengan seragam olah raga. Ya, terpaksa dia harus memakai seragam olah raga. Dari pada dia kedinginan dan tubuhnya bau. Lebih baik mengenakan seragam olah raga.

Saat hendak memasuki pintu, nyalinya menciut karena ingat bahwa sekarang adalah waktunya pelajaran Lee sonsaengnim. Guru yang sangat terkenal ke-killer-annya yang mampu membuat bulu kuduk merinding hanya dengan mendengar suaranya apalagi melihat kumisnya yang bergerak-gerak tanda ia marah.

Yesung memutar haluan dan hendak menuju keatap sekolah. Namun, deheman dari seseorang mengintrupsinya untuk diam ditempat. Yesung menutup matanya kuat-kuat karena takut Gong Sonsaengnim lagi-lagi memergokinya hendak membolos. Orang itu menepuk bahu Yesung dan dengan reflex Yesung memutar badannya.

Oh gosh~ Yesung membatu seketika. Dia baru saja melihat Malaikat. Apakah ini mimpi ? seorang namja berbadan kekar, tubuh porposional, warna kulit kecoklatan, dengan peluh yang belum kering membanjiri dahinya, dan juga lesung pipi yang terpatri dengan apik di kedua pipinya. Sungguh ciptaan tuhan yang sangat sangat sempurna.

"apa kau membolos saat pelajaran olah raga ?" tanyanya pada Yesung yang masih membatu ditempat

"…"

Namja itu mengibaskan tangannya didepan wajah Yesung. "helo ! apa kau masih disana ?" Tanyanya yang tidak masuk akal tetapi sukses membuat Yesung tersadar dari keterpukauannya.

"ah … i-iya …" sungguh, Yesung merutuki kebodohannya yang bias-bisanya diam saja didepan namja itu.

"apa kau mendengarku ?" Tanya namja itu (lagi)

Yesung kikuk. Pasalnya, dia tak tahu apa yang namja barusan katakan.

"apa yang sedang kau lakukan disini ?" tanyanya mengalikan pertanyaan.

"a-anu .. ta-tadi …" Yesung tergagap tak bias menjawab. Harus menjawab apa dia ? apakah dia harus menjawab dia kabur karena takut pada Lee sonsaengnim, begitu ? gosh~ dia masih punya malu untuk tak mengatakannya. Lalu, apa yang harus dia katakana sekarang ?

"kau membolos ?" tebaknya tepat sasaran. Yesung tak bias berkutik. Dia tertangkap basah sekarang

"wae ?" Yesung merutuki namja itu yang terlalu kepo terhadapnya. 'kenal aja enggak, udah kepo-in orang' gerutu Yesung yang sudah melupakan rasa gugupnya

"mian, aku buru-buru." Yesung melongos pergi karena tak mau ditanyai apapun lagi.

Sampailah sekarang Yesung diatap gedung sekolah. Tempat favoritnya sekaligus tempat tertidak amannya untuk membolos.

Yesung merebahkan diri dibangku yang tersedia disana. Perlahan mata sabitnya terpejam dan dia terbang kealam mimpinya.

Ryeowook dengan gelisah terus melirik kearah pintu ruang kelas yang tak kunjung dibuka. Ryeowook berharap kalau hyung-nya tak sungguh khawatir dnegan keadaan hyung kesayangannya itu.

Dia tidak focus pada pelajaran yang sedang diajarkan oleh Lee Sonsaenginm. Dia terus saja melirik kearah pintu kelas dengan otak yang terus menerawang. Wajahnya tampak gelisah.

Ryeowook mengangkat tangannya

"izin ke toilet, sonsaengnim …" izin Ryeowook dan langsung diangguki oleh Lee sonsaengnim. Tanpa banyak waktu, dia langsung pergi ke toilet.

toilet

Sesampainya disana, Ryeowook tak menemukan Yesung. Dia perlahan memasuki satu-persatu bilik yang ada disana dan tidak satupun bilik yang berisi Yesung. Ryeowook telah mengecek toilet yang paling dekat dnegan kelasnya. Karena tak menemukan, RYeowook mencari kesemua toilet yang ada disekolah. Tapi hasilnya nihil. Yesung tetap tak ada di toilet manapun.

Tak habis akal, dia mencari Yesung kekantin, perpus, lab dan lapang basket. Saat ia berada dilapang basket Sungmin, namjachingunya memanggilnya. Wait a minute, kenapa namjachingu ? ah, ternyata RYeowook adalah seornag gay. Ya, semua tahu kalau Ryeowook dan Sungmin memiliki hubungan yang tidak wajar. Tapi, mereka cuek saja dengan semuanya.

"chagi-ya … kenapa tak masuk ?" Sungmin menghampiri Ryeowook.

"aku mencari Yesung hyung. Apa hyung melihatnya ?" Tanya Ryeowook.

"apa Yesung yang memakai pakaian olah raga ?"

Ryeowook mengangguk semangat

"ah, tadi aku lihat dia megobrol dengan Siwon, setelah itu pergi." Jawab Sungmin seadanya.

Ryeowook berfikir keras dan langsung meminta Sungmin memanggil Siwon.

Siwon yang dipanggilpun segera menghampiri Sungmin dan Ryeowook

"waeyo ?"

"apa kau melihat Yesung hyung tadi ?" Tanya Ryeowook to the point

Siwon mengernyitkan dahinya bingung. Pasalnya, dia tak tahu siapa yang namjachingu sahabatnya sebut dengan panggilan Yesung hyung.

"namja sipit memakai seragam olah raga kelas 1" jelas Ryeowook.

Tampak Siwon berfikir. "ah, aku ingat. Ya, tadi aku mengobrol sebentar dengannya." Jawab Siwon

"jjinjja ? sekarang kemana dia ?" Tanya Ryeowook

"kelantai atas."

Tanpa banyak bicara lagi, Ryeowook bergegas menuju lantai atas dan mencarinya disana. Tapi naas, 30 menit mencari, Ryeowook belum juga menemukan Yesung 'hyung, eodiga ?' batin Ryeowook.


MYP Present

OUR CHILD

To Be Continued


saya update dua chap sekaligus. semoga ada yang berkenan mampir dan memberikan sedikit review nya. saya menerima apapun review anda. ya, untuk melanjutkan juga kedepannya. kalo bingung sama alurnya, sebenarnya saya juga bingung sama alurnya -"

yeseungdahlah. saya menunggu review anda ^^