SI CUPU YANG SEKSI

Cast : Jeon Wonwoo (Uke)

: Hong Jisoo (Seme)

: Wen Junhui (Seme)

: Kim Mingyu (Seme)

.

.

.

"anghhhh… mingahhh faster babe" wonwoo mengerang dengan desahan yang keras kalau saja ruangan ini bukan ruangan kedap suara sudah pasti satu sekolah akan tau, ups apa author belum memberitahu diamana tempat mereka melakuakan adegan ini, okey mereka melakukannya disebuah basecamp di belakang sekolah, disana terdapat banyak barang yang tidak sepatutnya ada disekolah terlebih kasur king size yang tengah di pakai oleh dua orang ini

"apa emmm, kau sunguh nakal baby bunnyhhh" mingyu menampar bokong indah wonwoo yang tengah dia bobol dan mengambil sebuah cockring yang dari tadi dia pegang

"ahghhhhh….wonahh cumhhhh gyuhhiehhhhh…chummm" wonwoo mengerang frustasi saat bunyi klik yang terdengar dari bawah junior tegang wonwoo

"ahhhhh appohhhhh gyuahhhhhh" wonwoo mengerang kesakitan karena hasratnya yang tertunda, mingyu yang mendengar erangan frustasi wonwoo yang tidak bisa menegluarkan hasratnya hanya menyeringai senang

"aghhhhhhh…guyuhhhhhh… jehhbalhhhhh…" wonwoo menatap wonwoo yang ada di atasnya yang masih berfokus membobol hole wonwoo yang sialnya selalu ketat walau bukan hanya dia yang memakainya dan sialnya lagi dia suka dengan wajah wonwoo yang manis dan menggoda tanpa kaca mata sialannya

"sabar bunny biarkan aku memenuhimu dulu baru kau boleh keluar" wonwoo yang mendengar penuturan mingyu hanya bisa pasrah masih beruntung dia tidak sekejam jun hyung yang tidak akan segan membobol holenya dengan vibator atau dengan dildo yang hampir sama besarnya dengan penis yang memasukinya sekarang

"aghhhhhh…eunghhhhh minghhhh….. jebalhhhhhh…" mingyu yang mengerti wonwoo sudah tidak tahan dengan sakit yang di deritanya mempercepat tusukannya pada hole ketat wonwoo karena tidak mau melihat sang uke kesakitan hei dia ini masih punya perasaan

Aghhhhh… sebentar lagi babyhh" wonwoo bisa merasakan benda tumpul yang memebobolnya mulai membengkak dan membuat lubang holenya menjadi sedikit sakit, mingyu mempercepat geraknya dengan tangan yang bergerak membuka cockring pada junior imut wonwoo

"enghhhhhh… cumhhhhhh mighhhhh…cumhhhhh" wonwoo menatap mingyu yang masih sibuk mengenjot holenya yang tentunya menekan sweetspotnya yang membuat wonwoo tidak bisa menahan kenikmatan yang melandanya sekarang

"aghhhhh babyhhhhh" mingyu mengigit bahu wonwoo yang dibalas erangan kenikmatan dan sakit yang menandakan wonwoo dan mingyu sudah selesai melakukan permaianan panasnya.

Mingyu melihat kearah bahu wonwoo yang mengeluarkan sedikit darah karena gigitannya tadi, di jilatnya darah yang keluar dari bahu mulus wonwoo, kalau saja sampai jisoo hyung tau dia pasti akan marah karena dia paling tidak suka tubuh wonwoo yang ada terluka

"eunghhhhhh" wonwoo mengeliat karena masih merasakan friksi organismenya yang sempat tertunda beberapa saat itu, mingyu yang melihatnya hanya tersenyum dan mengecup dahi wonwoo lalu lembut mingyu kembali mengenakan seragamnya dan keluar dari bascampnya meninggalkan wonwoo yang kelelahan karena perrmainan menyenagnkan tadi.

.

.

Di Kantin terlihat dua namja tampan lain dengan elegantnya dia adalah hong Jisoo dan Wen Junhui mereka makan di tengah tegah keramayan yang sedang terpesona padanya, jun yang sedari tadi melihat sekelilingnya mulai tidak nyaman dengan tatapan memuja para yeoja yang ada disana yang dibalas muka datarnya yang malah menambah ketampanannya, seangkan jisoo yang sering di panggil joshua itu hanya tersenyum mendengar penuturan adik kelasnya.

"hyung dimana si hitam?" kata jun menatap jisoo yang masih setia menikmati minumannya, jisoo menoleh sejenak dan menggeleng tanda tidak tau dan kembali pada minumannya, jun yang merasa di perhatikan itu pun mersa tidak nyaman dan berfikiir untuk pergi.

"hyung aku mau pergi ke basecamp apa kau mau ikut? Aku merasa kurang nyaman sekarang" jun menoleh pada jisoo dan dib alas gelengan pelan dari jisoo dia masih lapar sekarang

"ok, kalau begitu aku duluan" kata jun menepuk bahu kanan jisoo pelan dan meninggalkan jisoo yang sepertinya masih kelaparan itu, tak lama jun keluar terlihat mingyu masuk dengan senyum yang memperlihatkan gigi taringnya yang menambah ketampanannya dia menghampiri jisoo yang sedang menikmati makananya minggy duduk di depannya dan memainkan handphonenya dengan senyum yang masih terkembang jisoo yang melihat itu hanya memuta matanya malas karena dia tau sekarang adalah jatahnya mengarap wonwoonya dan itu terkadang membuat jisoo kesal dan membuat dada sesak tentunya

"kau tidak memesan makan" jisoo meletakan sendok dan sumpitnya dan melihat kearah mingyu yang masih setia tersenyum

"ani, aku baru saja memakan makan siangku hyung" mingyu menyeringai mesum pada jisoo yang sukses dapat lemparan tisu dari jisoo dan pergi meningalkan mingyu yang masih tersenyum senang hahahah dia puas mengoda hyungnya, karena jisoo merupakan tipekal orang yang yang tidak terlalu suka berbagi

"hyung mau kemana aku ikut" mingyu mengejar jisoo yang meneruskan jalannya tanpa menunggu mingyu di belakangnya

BASECAMP

Jun memutar knop pintu kayu yang berwarna biru tersebut dan masuk kedalamnya jun duduk di depan tv tanpa sadar ada mahlu manis yang sedang tertidur lelap di ruangan yang hanya di seka dengan billy rak yang tidak begitu tinggi, terdengarlah suara pintu yang di buka dan terlihat lah jisoo yang dengan muka kesalnya dan mingyu yang tertawa terbahak-bahak

"hahahah, hyung aku hnaya bercanda" mingyu yang masih belum bisa mengontrol tawanya itu sukses membagunkan wonwoo yang baru saja tertidur sebentar, wonwoo melilitkan selimut pada tubuhnya dan berjalan terseok kearah sumber suara yang dia sudah tau siapa yang punya suara tersebut.

"kenapa ribut sekali" jun jisoo dan mingyu bagaikan tersihir dengan penampilan wonwoo yang menurut mereka sangat mengoda bagaimana tidak wonwoo mengenakan selimut yang hanya di lilitkan saja dan rambutnya yang acak-acakan mengambarkan kesan sexy apa lagi suaranya yang serak karena habis bermain ayo-kita-membuat-desahan yang di lakukan oleh wonwoo dan mingyu tadi,

"wonnie, kau sangat sexy" gumam jisoo dengan seringaiannya dan begitu pula dengan jun dan mingyu yang tidak berkedip menatap wonwoo tapi sayang mingyu yang melihat itu melepaskan blazernya dan memakaikan pada bahu wonwoo yang sukses membuat jisoo dan jun menatap tidak suka pada mingyu

"Apa? Wonwoo milik ku hari ini dan ini hakku" mingyu membawa wonwoo ke kamar mandi dan menyerahkan bajunya agar dia memakainya di kamar mandi dan membuat jisoo mau pun jun sweatdrop dan memutar bola matanya malas.

Tidak berapa lama keluarlah wonwoo yang berbeda dari wonwoo yang tadi , wonwoo yang ini lebih cupu dengan kacamata yang bertenger di hidung mancungnya. Beberapa menit wonwoo keluar bel masuk kembali berbunyi, walau merekka anak donator terbesar bukan berearti mereka nakan mejnadi anak nakal mereka tetap menjadi anak yang taat peraturan dan tentunya menjadi panutan yang lain.

"ah, bel sudah bunyi kajja masuk" jun yang sekelas dengan wonwoo pun berjalan menghampiri wonwoo dan memeluk pinganya intens yang sukses membuat mingyu kesal tapi mau gimana lagi dia kan kelasnya di lantai satu jisoo di lantai dua dan jun dan wonwoo di lantai tiga

"kajja nanti Park Seonsaengmin bisa marah" jisoo langsung berjalan keluar menyusul jun dan wonwoo di ikuti mingyu yang kelihatan kesal

Di kelas jun yang duduk di sebelah wonwoo kanan paling belakang pun selalu bisa membuat wonwoo frustasi apa lagi ini pelajaran Kang Seonsaengmin wonwoo selalu di buat gila oleh jun saat pelajarannya, terlihat Kang Seonsaengmin tengah menjelaskan sejarah kerajaan dinasti joseon yang di tangapi malas oleh jun karena menurutnya sejarah itu membosankan tapi sialnya wonwoo adalah tangan jun tengah bermain di juniornya yang membuatnya tidak bisa konsen pada pelajaran Kang Seonsaengmin.

"emphhhhhh jhunnn jehbalhahhhh" wonwoo menatap jun dengan mata sayunya yang tentu saja tidak akan memmpan jun sedang bosan sekarang, dan dia tetap memperhatian Kang Seonsaengmin dengan tangan kiri menopang dagunya dan tangan kananya yang mempermainakan junior wonwoo di kolong meja

"ahhhhkkkkk" wonwoo yang berteriak sukses membuat mata satu kelas beralih padanya dan jun yang senyum atau lebih teaptnya menyeringai padanya seperti pura pura tidak tau, Kang Seonsaengmin menatap wonwoo dengan heran

"wonwoo-ssi kenapa kau berteriak apa kau bosan dengan pelajaran yang saya ajar?" Kang Seonsaengmin menatap wonwoo tajam dan sukses membuat wonwoo menelan ludahnya susah

"ani, saya hanya-," wonwoo yang belum selesai mengucapkannalasan yang logis jun langsung memotong wonwoo dengan santainya mengatakan bahwa wonwoo sedang tidak enak badan dan sedikit pusing

"ah, kalau begitu jun-ssi bisakah kau natarkan wonwoo ke UKS?" ini yang jun nanti dia ingin berduaan dan menghajar wonwoo sampai jam pulang sekolah selesai hehehh tapi sayang Kang Seonsaengmin melihat senyum senang jun pun langsung menambahkan kata-katanya

"dan segera kembali, karena nilai sejarah mu yang paling jelek di kelas ini mengerti" Kang Seonsaengmin langsung kembali mengajar jun menyerahkan blazernya untuk menutupi bagian depan wonwoo, jun rasanya ingin segera menghabisi bapak tua itu sunguh! hah, gagal rencananya untuk menghabisi wonwoo sampai bel pulang berbunyi

"jun-ah, kau duluan masuk saja belajar yang benar aku akan ke basecamp, karena tidak mungkin keruang UKS kalau sampai Kim Usaimin tau sebenarnya aku tidak sakit akan jadi panjang masalahnya akukan anak bersiswa" wonwoo tersenyum manis pada jun yang dibalas senyuman kecil oleh jun, jun mencuim bibir wonwoo singkat sebelum kembali kekelas

BASECAMP

Terlihat Mingyu yang sedang bermain handponenya dengan jari-jarinya yang lincah, dia merasa bosan sekarang, kalau bukan karena nenek sihir Jung itu pasti sekarang dia tidak akan sebosan ini hah dia harus apa sekarang ini sangat membosankan sunguh, tak berapa lama terdengar suara pintu yang mengalihkan matanya dari handphone yang dipegannya dan betapa senangnya dia saat yang keluar dari balik pintu adalah bunnynya, mingyu tersenyum menampilkan tarinynya yang membuat mingyu tambah tampan

"hyung sedang apa kau disini?" wonwoo berjalan masuk dan langsung melepas kacamatanya dan duduk di pangkuan mingyu yang di hadiahi senyuman manis okeh mingyu jarang jarang wonwoo manja seperti ini kecuali dia ada inginnya atau sesuatu yang menganggu.

"gyuie lihat in perbuatan jun" wonwoo mengambil tangan hangat mingyu dan menaruhnya di bagian selatannya yang mengembung dan sedikit basah mingyu menyeringai senang karena kalau sudah begini dia tidak perlu susah susah untuk merayu wonwoo dan malah wonwoo yang merayunya oh, sepertinya dia harus berterimakasih pada jun nanti,.

"apa yang kau inginkan bunny?" mingyu menyeringai senang saat melihat wonwoo yang tersenyum menggoda, wonwoo mendekat kearah telinga mingyu membisikan sesuatu yang sukses membuat mingyu kesetanan, mingyu mengangkat wonwoo kerah ranjang dan menjatuhkan tubuhnya dan wonwoo

"eunghhhh gyuhhhhhh emphhhhhh aahhhhhghhkkkk" mingyu yang mendengar erangan wonwoo pun menyeringai senang karena saat wonwoo mengerang dia terlihat berkali-kali lebih seksi dari sebelumnya, mingyu melepaskan celana wonwoo dengan tidak sabaran dan menariknya dengan kasar, dan terlihatlah junior merah muda wonwoo yang mengiurkan menurutnya

"ahhhhhh gyuhhhhh" mingyu senang mendengar reaksi dari wonwoo saat dia menyentil junior imut wonwoo

"apa kau suka bunny?" mingyu menyeringai melihat wonwoo yang mengeliat bak cacing kepanasan yang membuat mingyu tergoda untuk membobol hole ketat wonwoo, mingyu mendekatakan mulutnya pada junior wonwoo tangannya memainkan lubang kecil yang ada di tengah tengan junior wonwoo

"ahhhh… fuc*gyuhhh hihhhsap ahhhh sialahn" wonwoo mengerang keras karena mingyu hanya memainka juniornya dan membuat frustasi wonwoo yang sedaang tegang sekarang, mingyu yang mendengar umpatan keluar dari mulut wonwoo hanya tersenyum menyeramkan oh sekarang bunnynya sudah berubah menjadi pengumpat ternyata

"apa kau sedang mengumpat pada ku bunny?" wonwoo hanya tersenyum mengejek seakan menantang mingyu untuk menghukumnya dengan kenikmatan yang dia berikan mingyu yang merasa ditantang pun menyeringai senang sepertinya kau kan habis di tangan ku bunny.

Minggyu membuka laci didekatnya dan terdapat banyak alat sextoys yang di gunakan oleh jun atau dirinya pada wonwoo

"eunghhhhhh gyughhhhhh ahhhh sakithhhh" wonwoo mengerangan cukup kencang saat sebuah vibrator masuk tanpa izin dan di getarkan maksimal

"ck, ini baru permulaan bunny! hukuman mu belum di mulai" mingyu menyeringai senang melihat wonwoo yang mengeliat tak kala vibator itu mengoyak hole tight wonwoo

Mingyu mulai mengambil sebuah gag penis yang mampu membuat bungkam mulut wonwoo dia juga mengambil sebuah uretra sound* yang biasa di gunakan di dunia kesehtan

"bunny siapa menerima hukuman mu oeh?" mingyu mennampakan utera sound yang dia pegang dari tadi mingyu mulai memasukan pelan pelan utersa sound pada lubang kecil di tengah tengah junior wonwoo yang tegang

aghhhkkkkhh Eunghhhhh gyuhahhhh aghhhhhh gyuhhhhhhh ahhhkhhh" wonwoo teriak tidak terkendali saat mingyu mulai menngerakan utera sound yang ada didalam lubah kecil wonwoo mingyu yang melihat itu mengambil gag penis dan menarik pipi wonwoo

"buka mulut mu bunny" mingyu berkata dengan intonasi perintah bak master yang menyuruh submissivenya menurut seperti doggy wonwoo pun hanya menurut dan menerima apa yang mingyu suruh.

"anghhhhhhh hunghhhhh ahhhhh hummmm hyuhhh hummmmm" wonwoo mengerang kareana sudah tidak bisa menahan gejolak yang membuat perutnya tegang mingyu yang tau wonwoo akan segera cum mengambil cock ring dan melilitkannya pada junior merah nan mungil milik wonwoo

"anghhhhh hunghhh hebalhhh hyuhhhhh hummmm" wonwoo mengeraman tertahan yang gagal organisme karena yang memasangkan cockring di penisanya hanya bisa pasrah

"aghjkkkkkkkkk hunghhhhh ahggggghhhhh" wonwoo geraman semakan menjadi kala mingyu memaju mundurkan vibratornya mengenai titik swetpotsnya wonwoo berasa mau pingsan dengan kenikmatan yang melandanya sekarang.

"aghkkghhhhhh akahkkkkkk" wonwoo sangat ingin organisme sampai merasa perutnya mati rasa

"apa kau suaka bunny? Liat hole mu itu! Dia melahap habis vibrator yang ku pasang" kata mingyu memulai dirty talknya mengoda wonwoo yang sudah tidak dapat bicara lagi karena hampir gila dengan perbuatan mingyu dan sextoys yang ada di tubuhnya

"anghhhhhh hunghhhh honnie chummmmm" erang wonwoo yang tidak kuat lagi karena titik nikmatnya di permainkan oleh mingyu, dan betapa kagetnya mingyu ketika melihat bukan cairan putih kental yang keluar tapi cairan bening yang sedikit kental

"bunny kau squirting* oeh? Kata mingyu menatap tabjuk hal yang baru dia lihat wonwoo squirting dan itu baru pertama kali dia lihat

"aghhhhhhh hyuhhh ahu hemahsss" wonwooo bicara dengan gag penis yang masih menempel di bibirnya dan banyaknya liur di sisi bibir dan pipi wonwoo yang baru selesai mengalami squirting

"kau lemas, tapi aku belum bunny!" mingyu mulai membuak seragam kemejanya dan melemparnya entah kemana dan dan mulai membuka ikat pinganya dan kancing celana lalu resletingnya dan itu semua di lempar mingyu entah kemana

"bunny, Suck it" mingyu, dengan nada memaksa dan memerintah, tapi wonwoo tidak peduli. Sikap memerintah mingyu yang sedikit kasar malah membuat wonwoo semakin horny saja. Tanpa menunggu perintah untuk kedua kalinya, wonwoo berusaha merilekskan mulutnya agar tidak pegal karena menganga terlalu lebar, ukuran mingyu yang tidak biasa memang sedikit menyusahkan wonwoo untuk memasukan seluruh junior keras itu ke dalam mulutnya.

"eunghhhhh…emphhkhhhh…ahhmaphhkkk" mingyu memasukan juniornya yang besar dengan memegang kepala wonwoo dia mengoyangkan pingangnya layanya mempenetrasi hole wonwoo mingyu juga melakukan hal yang sama, wonwoo terlihat menikmati hal yang dilakukannya mingyu

"emmmhhhhh, bunny" mingyu terlihat sangat menggoda dengan mata terpejam urat leher yang tercetak jelas wonwoo bisa merasakan penis mingyu semakin besar saja tiap waktunya, ketika mendekati orgasmenya, namja tampan bertubuh atletis itu makin mendorong kepala wonwoo, melesakan juniornya dalam-dalam.

CROT
CROT
CROT

"emnghhh…Ohokh.." wonwoo terbatuk saat dia tidak siap untuk meneriama sperma mingyu yang hangan da banyak tersebut, beberapa saat setelah organismenya, barulah mingyu mengeluarkan junior dari mulut wonwoo . Namun anehnya, meski baru saja berejakulasi, junior mingyu tetap saja tegang dan keras seperti belum mengalami organisme.

"ayo kita main ke inti bunny aku rasa bel pula akan bunyi sebentar lagi" mingyu membalikan badan wonwoo menjadi gaya doggy style, mingyu mengesekan juniornya yang masih tegang kearah pintu gerbang surganya yang mengkerut imut

"aku akan masuk relexlah" mingyu mulai mendorong juniornya ke hole wonwoon dan memengan pingangg wonwoo, wonwoo hanya bisa pasrah dan berharap tidak terlalu sakit.

BLES

"AAAHKKKK APPO" wonwoo mengerang menundukan kepalanya dan tanganya yang meremas sprei yang menutupi ranjang yang mereka pakai, di sisi lain mingyu menunduk dan memejamkan matanya kenikmatan karena hole wonwoo seperti memijat juniornya ini sungguh nikmat

"bunny gwenchana? Walau mingyu dalam kenikmatan tapi dia tidak mungkin menyakiti wonwoonya dia terlalu rapuh bila disakiti

"nehhh, bergeraklah gyuh" wonwoo menatap mingyu, mingyu yang mendapat lampu hijau bergerak mundur menyisakan kepala juniornya dan mendorongnya keras yang langsung mengenai titik terdalam wonwoo mingyu masih bergerak dengan kontans dan mengenai titik terdalamnya wonwoo

"Enghhhh hahhh! gyuhhh dihhh sa-hhhnna hahhh hahhh" wonwoo mendesa dengan keras, kini wajah wonwoo terlihat lebih santai dan menikmati. Peluh mereka pun berjatuhan serempak dengan gerakan yang tercipta. Mingyu pun semakin mempercepat gerakan pinggulnya

"ahhhh! nikmat bunny your hole so tighthhh" mingyu terbata merasa melayang karena lubang sempit yang memanjakan juniornya itu.

"ouuhhh gyuhh aaahh..kauaaahh kau sanghhhathh kerashhh nngghhhh"desah wonwoo tak tertahankan, wonwoo meremas seprai yang mereka gunakan hinga buku tangannya memutih

"gyuh akhhhh~, move gyuh moveeee aahhhhhhh aahhhhh nnngg"wonwoo terus meremas seperai dengan kuat karena tak tahan dengan hujaman junior keras mingyu di holenya. Mingyu yan mendengar permintaan nakal wonwoo mengabulkannya dengan senag hati

" ahhh bunny cum cum" mingyu menggerakan juniornya di hole wonwoo dengan cepat tanpa melihat wonwoo yang menangis karena sakit bercampur nikmat yang dia rasakan mingyu mengeretakan giginya dan memegang pinggul wonwoo menubrukannya dengan junior yang sedang membobol hole wonwoo

"ahkkkkkkkkk gyuhhhhh fu*k cumhhhh ahhh" wonwoo yang sudah tidak tahan lagi mengeluarkan semua hasratnya di seprei itu dan melemas seketika mingyu yang juniornya bertambah besar karena akan organism itu pun menambah genjotannya

"ahhhggg emmmmahhhh" mingyu menjatuhkan tubuhnya dan tubuh wonwoo di kasur, mereka menutup mata menikmati friksi organisme yang terjadi pada keduanya, dan selang beberapa detik bel pulang berbunyi mereka mau tidak mau harus membuka matanya dan pulang karena siapa yang mau menginap di sekolah.

.

.

.

.

TBC

Aku datang menepati janjiku pada beberapa orang yang selalu menghantui ku heheheh, makasih banyak aku udah baca review kalian, gak nyangka banyak yang review heheheh jadi semangat deh ngetiknya, tapi aku masih sedih banyak banget silent readernya :'( tinggalin jejak lah setidaknya heheheh gak apa apa sih, makasih ya yang udah follow dan favorit juga yang review kalian membuat aku semangat nulis saranghae (oh iya mangilnya janagn author yaa panggil aja oca)