Pair : Taekook, Vkook x Jhope-Woozi
Main Casts : Kim Taehyung x Jeon Jungkook
Other Casts : Member BTS, Lee Jihoon Seventeen
Rate : T
Genre : Romance, Drama
Disclaimer :BTS Diciptakan oleh Tuhan dengan pahatan sempurna disetiap inci tubuh mereka, BTS milik mutlak kedua orangtua dan keluarga mereka, kebanggaan BigHit dan Kesayangan ARMY tentunya ! but I only own the story,Chingu
Ingat Typo bertebaran !
HAPPY READING
.
.
.
Sebelumnya happy Graduation Golden Maknae, kekasih Taetae...
.
.
GIFT TO KOOKIE.
.
.
.
" Akh badanku rasanya sakit semua " Jimin mengeluh keluar dari kamar pacarnya itu. Duduk di ruangan makan yang tersambung langsung dengan dapur. Terlihat hyung tertuanya sedang memasak sarapan untuk mereka.
" Apa kalian main sampai subuh lagi ?" Jin menanggapi Jimin.
" Hmm, semuanya gara-gara alien Tae sialan itu " Jimin mengumpati sahabat setahun kelahiran itu.
" Wae ? kenapa kau mengumpat pagi-pagi begini hah ?" Taehyung keluar dari ruangan Wardrobe mereka. Ruangan yang sudah mereka renovasi menjadi kamar baru.
" Kau itu sialan ! kenapa kau kembali memberi ke Yoongi-hyung benda-benda bodoh itu " Jimin marah, muka pemuda bermata sipit itu benar-benar sudah merah menahan amarah.
" Heol, kau benar-benar.. padahal kau juga menikmatinya, kan ? bersyukurlah karena aku ikut membantumu dalam hubungan kalian, menumbuhkan gairah dari seorang Min Yoongi sehingga kau dapat di genjot sampai pagi " Taehyung menyeringai bangga.
" Sudah-sudah kenapa kalian ribut sekali, pergi bangunkan yang lain, Tae bukankah Jungkook hari ini akan bertemu dengan keluarganya ?" Jin menghentikan aktivitas adu mulut dongsaeng kesayangannya itu. Hari ini Orangtua Jungkook mendatanginya ke Seoul guna merayakan hari graduation Jungkook dua hari lagi, karena tepat hari itu kedua orangtuanya tidak dapat menghadiri upacara sakral itu, maka hari ini orangtuanya berniat menebus waktu kebersamaan mereka.
" Benar hyung, dia tak boleh terlambat, orangtuanya sudah datang di rumah bibinya mungkin " Taehyung langsung melesat untuk membangunkan kekasih kecilnya yang akan lulus dari sekolah menengah atasnya tersebut.
.
.
.
.
" Hi Bae, bangunlah.. Urii-Cheonsa ireona.. " ucap Taehyung lembut sambil menepuk pelan pipi pemuda kelahiran Busan tersebut. Taehyung berlutut menghadap ke arah wajah polos Jungkook yang tertidur lelap.
" Saranghae hyungiee.. " igau Jungkook dalam tidurnya, kecil namun cukup terdengar jelas di telinga Taehyung.
" Aigoo.. Kyeopta, kau sudah besar sekarang Bae, kemarin masih sangat kecil dimataku.. ayo bangun " Ujar Taehyung bermonolog lagi.
" hei ppalli ireona Kookie" akhirnya usaha Taehyung berbuah hasil, Jungkook membuka matanya dan melihat Taehyung di awal paginya.
" Morning Bae !" sapa Taehyung sebelum mencium Jungkook sebagai ucapan selamat paginya. Jungkook langsung mendorong Taehyung.
" Wae ?" protes Taehyung
" aku belum gosok gigi hyung, aku malu " Jungkook kembali menarik selimut menutupi wajahnya.
" Hahaha dasar bayi besar, cepatlah mandi, bukankah hari ini hari orangtuamu datang ?" Taehyung kembali mendekat ke arah Jungkook. Jungkook menjawab dengan anggukan.
" ayo mandi " ajak Taehyung sambil menggendong Jungkook menuju kamar mandi mereka. Jungkook di turunkan di dalam Bathtub di kamar mandi tersebut.
" Mandilah, hyung mau keluar " ucap Taehyung.
" Eh, jadi kita tidak mandi berdua ?" cicit Jungkook. Padahal dia berharap dapat mandi bersama dengan hyungnya itu.
" Hahaha, kau ini.. " Taehyung mengelus pucuk surai kekasihnya itu. Kemudian berlalu keluar. 'hah, sabar tae ' sungguh dia benar-benar tak sanggup. Dia takut ketika Jungkook benar-benar sudah lulus dari sekolahnya dia akan menyerang bocah kelinci itu.
"—kenapa Joon-ie ?" tanya Jin kepada Namjoon yang menyembunyikan mukanya ke lipatan kedua tangannya di atas meja makan. Tak biasanya dia seperti ini, biasanya dia setiap pagi selalu memeluk Jin dan menemani Jin memasak.
.
.
.
.
Didalam kamar Yoongi, dia masih bergelung dalam selimutnya, Jimin menyelinap masuk dan memeluk kekasihnya itu dari belakang. Menghirup wangi khas yang menyeruak dari pemuda swag itu.
" Jangan menggodaku, Chim " Suara serak Yoongi terdengar sembari mengeliat dalam pelukan Jimin.
Dia memutar tubuhnya menghadap pemuda yang menyukai angka 3 tersebut.
" bagaimana keadaanmu ? Hm ? apa sangat sakit ? " Yoongi mengelus pipi namja-chingunya, mengikuti gesture wajah pemilik hatinya itu.
" Iya hyung, badanku serasa lelah sekali " manyun Jimin, kadang suasana seperti ini lah yang dia suka, ketika dapat bermanja dengan Yoongi.
" Mianhe.. " gumam Yoongi sambil mengecup bibir merah Jimin.
" Oh iya hyung, hadiah apa yang kita beri kepada Jungkook ? kan dia lusa graduation,hyung ?" tanya Jimin dalam pelukan hangat kekasihnya itu.
" Terserah kau saja, Taehyung juga bisa kita beri pita dan kita labeli sebagai hadiah untuk maknae polos itu " ujar Yoongi asal.
" hahahha kau ini hyung, ayo kita keluar hyung, sarapan !" Jimin mengajak Yoongi untuk keluar. Mereka berjalan ke ruangan makan mereka.
" – tidak Namjoon, aku tak berkencan dengan member girlband itu, percayalah " Jin sibuk menyakini namja-chingunya. Sementara Taehyung hanya menopang dagu menonton adegan Namjoon yang sedang cemburu itu. Hoseok juga baru datang dari acara mengantar kekasihnya pulang ke dorm mereka. 'ada acara olahraga pagi' begitu pamit woozie tadi.
" ada apa ini hyung ?"tanya Hoseok heran, ,mengambil tempat di sebelah Jimin yang menggenggam tangan Yoongi.
" ntahlah, Namjoon cemburu buta " jawab Jin sarkas menyindir kekasihnya itu.
" bagaimana aku tidak cemburu, kalau kau selalu saja di kabarkan dating dengan teman-teman wanitamu " ucap Namjoon kekanakan.
" Astaga, padahal aku selalu denganmu, sejak kapan kau mendengarkan ucapan netizen ? handphone ku juga kau yang memegangnya, darimana aku dating coba, kau pikir sajalah sendiri " Jin berlalu ke kamarnya, membanting pintu. Membuat mereka yang ada disana melongo. Benar-benar pagi yang buruk.
.
.
.
Setelah sarapan, Taehyung yang di temani Jimin dan Yoongi pergi mengantar Jungkook ke rumah bibinya. Yoongi yang mengendarai mobil mereka.
Taehyung dan Jungkook di bangku belakang. Mereka bergenggaman tangan.
" Hyung, nanti kalau aku merindukanmu bagaimana ?" tanya Jungkook kepada Taehyung
" Iya, hyung nanti pasti juga akan merindukanmu, bagaimana ini ? " rengek Taehyung juga.
" Astaga, pasangan bodoh ! itu lah gunanya handphone, buat komunikasi " interupsi Jimin dari bangku depan.
" Kau menggaggu saja, dasar Jimin Sialan " Taehyung mengumpati pemuda sipit itu.
Mereka sampai ke tempat tujuan. Jungkook masih menggenggam tangan Taehyung, kemudian memeluk pacar tercintanya itu.
" Jangan selingkuh ya hyung, jangan nakal !" pesan Jungkook yang kemudian mengecup bibir Taehyung.
" Iya kau juga ya, Bae !" Taehyung kembali mengecup bibir mungil Jungkook.
" Sampai bertemu besok hyungie.. " Jungkook turun dan menutup pintu tersebut.
" Dasar pasangan bodoh, padahal Cuma pisah sehari seperti tidak akan bertemu 10 tahun " umpat Jimin lagi. Yoongi hanya tertawa menanggapi kekasihnya itu.
" Diam kau ! kau tidak bisa melihat orang lain senang saja " Taehyung membalas Jimin, perang diantara mereka ternyata belum usai.
.
.
.
.
Sesampainya di dorm, mereka di hadiahi dengan desahan-desahan dari kamar Namjoon.
" Setiap ada masalah, mereka selalu berujung dengan adegan ranjang " Yoongi membuka percakapan.
" Kalian sudah pulang ?" tanya Hoseok sambil menonton televisi dengan volume suara yang besar. Tentu saja untuk meminimalisir desahan liar itu.
" Hmm "sahut Taehyung yang mengambil tempat di sebelah Hoseok.
Handphone Taehyung berbunyi, dia langsung mengangkat telepon dari pacarnya di seberang sana.
" Hi Baby Bunny ! ada apa ?" tanya Taehyung sambil tersenyum, menjauh memasuki kamar milik dia-jimin-hoseok.
'aku rindu hyung' cicit Jungkook dari seberang sana. Taehyung dapat membayangkan ekspresi sedih bocah kelincinya itu.
" Aigoo ! baru juga pisah sebentar sayang, sabarlah.. besok kita bertemu lagi. Nikmati harimu dengan orangtuamu yaa.."
'tapi hyung—'
"—tak ada tapi-tapian sayang, sampaikan salam hyung buat calon mertua hyung, Ne ?" Taehyung berbicara dan menggoda kekasihnya yang di landa rindu tersebut.
'dasar kau hyung, Saranghae hyungiee..'
" Arra, nado saranghaeyo Bae ' Taehyung menutup telepon dari kekasihnya itu. Wajar saja Jungkook tak terbiasa pisah dari Taehyung, sejak mereka berdua pacaran, mereka selalu menghabiskan waktu bersama.
.
.
.
.
Ketika keluar kamar, Taehyung tak melihat siapapun di ruang santai mereka. ' kemana mereka semua ?' tanya Taehyung dalam hati.
Taehyung kembali masuk ke dalam kamarnya dan berencana tidur sampai sore. Setidaknya dapat bertemu dengan kekasih hatinya meski dalam mimpi indahnya.
.
.
.
.
Pagi hari ini Jungkook kembali ke dorm mereka. Setelah menghabisi waktu bersama kedua orangtuanya di rumah bibinya yang ada di salah satu perumahan di Seoul.
" Hyungiee, aku kembali" Jungkook memeluk Taehyung yang sedang tertidur di ranjang miliknya.
" Hi Bae !" Taehyung langsung melumat bibir kiss-able itu. Bibir yang membuat dia mabuk kepayang. Ayoo kita sarapan hyung, mereka sudah menunggu kita di ruang makan " ucap Jungkook.
.
.
" Hei Kookie " Namjoon menyapa Jungkook. Dia memeluk Jin dari belakang, seperti biasa.' Mereka sudah berbaikan, tenyata ' pikir Taehyung.
" Hi Hyung !" sapa Jungkook sumbringah.
" Nah ini hadiah untukmu dari kami, karena kau sudah lulus. Ini hadiah kelulusan dari kami " Hoseok memberikan sebuah kado kecil kepada Jungkook. Jungkook menerimanya dan membuka di depan mereka semua.
" Wah apa ini ?" tanya Jungkook penasaran melihat sekotak kecil berwarna putih.
" sudah saatnya kepolosanmu itu di rebut sama alien " Namjoon menjawab
" Itu namanya kondom, kondom rasa pisang " Jimin menjawab lagi.
" Itu pasti dari Namjoon-hyung kan ?" tanya Taehyung sabar
" kau tau saja. Itu dariku dan kekasihku " jawab Namjoon cengengesan. Cukup membuat Jungkook sudah memerah membayangkan benda apa yang ada di tangannya.
" Ini ? Wah tiket masuk ke dalam wahana bermain " sumbringah Jungkook kembali, dia melambai-lambaikan dua tiket itu. " dari siapa ini hyung ?" tanya Jungkook lagi.
" Itu dariku dan Woozi " jawab Hoseok yang ada di depannya.
Jungkook mengambil satu kertas lagi " Wah, ini voucher menginap 2 orang di Hotel ternama itu " Jungkook takjub dengan hal yang dia dapat.
"Iya setelah kalian bermain, setidaknya kalian harus menginap di hotel mewah dengan sekotak kondom yang kau dapat " jelas Jimin.
" Heol, kalian benar-benar ingin aku menyerang Jungkook rupanya " tukas Taehyung kepada member Bangtan bersebut.
" hei, tak apa.. kami sudah memberimu izin untuk memolosi Jungkook, Tae " Yoongi angkat suara.
" tapi jangan main kasar yaa.." Jin juga ikut berbicara.
" terimakasih Hyungdeul.. Tae hadiah darimu apa ?" tanya Jungkook polos.
" Tentu saja dirinya sendiri, tubuhnya yang akan siap memberi kenikmatan kepadamu " Jimin menggoda mereka. sontak membuat Jungkook kembali memerah dan Taehyung yang tersedak air putih yang dia minum
'"benar benar mau mati kau rupanya Park Jimin !" Taehyung melempat makanan yang ada di depannya ke Jimin
END.
Hehehe Cuma sekilas cerita untuk memberi selamat kepada Urii Maknae..
Chukae Kookie, selamat sudah punya ijazah, Noona siap kok di lamar / dihajar taetae/ hehehe
Sekali lagi Chukae atas Graduationnya buat Jungkook, Umji, SinB dan siswa SOPA sekalian.
.
.hehehehe
Mian ceritanya ngacok yaa..
Maklumi dan silahkan di nikmati..
Salam hangat
.
.
Ayumi-chan
