Author : Raina Lee (ganti pen-name)
Cast : Cho kyuhyun. Lee Sungmmin. Etc.
Disclaimer : This story is remake from Movyssi eonni. Cast milik Tuhan, keluarga serta diri mereka sendiri.
Warning : Out of original caracter. GS for UKE. Remake story. Author abal.
Ratting : T (teen)
p.s : Happy reading... Ini ceritanya aku Re-Publish, masih mau lanjut atau enggak itu tergantung kalian. Aku sih ikut kalian aja..RnR?
IF YOU DONT LIKE IT, DONT READ. THANK YOU!
###
Krieettt...
Kyuhyun menolehkan kepalanya begitu mendengar decitan pintu ruangannya yang terbuka. "Hyung?"
"Kau baik, Kyu?" tanya Yesung memastikan.
"Hyung... Sungmin. Dokter yang tadi memeriksaku itu Lee Sungmin, Hyung." Yesung terdiam di depan pintu masuk Kyuhyun, mencerna dengan cermat apa yang baru saja Kyuhyun ucapkan. "Apa?!"
Kyuhyun hanya tersenyum miris mendengar reaksi Hyung-nya. "Biar aku kejar dia." seru Yesung yang denan cepat berbalik untuk mengejar.
"Hyung." Yesung yang sudah hampir mengejar Sungmin menolehkan kepalanya, menatap Kyuhyun yang memanggilnya. "Tidak perlu, Hyung." Lanjut Kyuhyun begitu mengerti tatapan Yesung yang seolah mengatakan kenapa-kau-memanggil?
Yesung menatap iba Kyuhyun yang menatap keluar ruangannya dengan pandangan kosong. Yesung tidak melihatnya langsung memang, tapi, Yesung tahu itu.
###
Flashback...
Kyuhyun dan Yesung menghabiskan sisa waktu istirahat mereka dengan berjalan kaki menuju kantor Kyuhyun, mengingat jarak kedai yang mereka datangi tadi cukup dekat. Di tengah perjalanan, mata setajam elang milik Kyuhyun menangkap 2 bocah kecil yang sedang berlari di sepanjang jalan setapak. Terlihat kalau si pria kecil sedang mengejar gadis kecil yang berlari di depannya yang tengah menangis. Seolah terhipnotis, Kyuhyun menatap 2 bocah tadi tanpa berkedip.
'puk' Yesung memukul pundak pria di sampingnya cukup kencang, dan ternyata cukup ampuh untuk menyadarkan pria jangkung nan dingin di sampingnya.
Tapi seolah masih dalam keadaan 'tersihir', Kyuhyun langsung menatap traffic-lamp di seberangnya. 'mobil itu.'
"Yah! Cho Kyuhyun!" teriak Yesung kaget begitu melihat Kyuhyun langsung berlari cepat begitu lampu mereka telah berubah hijau. Dan secepat Kyuhyun berlari, secepat itu juga tubuh tinggi itu terhempas jauh, menabrak mobil yang sedang berlaju.
BRUKKK...
Kyuhyun terlempar dan berguling beberapa kali sebelum berhenti dengan badan yang berbentur pembatas jalan. Yesung yang menyaksikan hal Heroik yan di lakukan Kyuhyun masih membeku di tempatnya, dan baru tersadar begitu orang-orang di sekitarnya mulai berlari mengelilingi Kyuhyun.
"Tolong kirimkan Ambulans. Terjadi kecelakaan. Di daerah Samsung-Dong. Cepat!" teriak Yesung sambil berlari mendekati kerumunan kyuhyun. Dengan cepat, Yesung menerobos masuk kerumunan itu dan mengecek keadaan Kyuhyun.
"tolong jangan terlalu mendekat. Beri uang sedikit." Perintah Yesung pada sekitarnya. Di tatapnya Kyuhyun yang sudah memejamkan matanya. "Hey, Kyuhyun." Panggilnya panik mencoba membagunkan Kyuhyun.
"Cho Kyuhyun." Teriaknya lagi.
"Cho Kyu-" "Hyung." Kyuhyun merspons pelan, dan tanpa sadar Yesung menghela nafasnya yang sedari tadi di tahannya tanpa sadar.
"Stupid man." Ejek Yesung lega.
"Huh. Bagaimana anak itu, Hyung?" tanya Kyuhyun dengan nafas tipis.
"Diam kau." Hardik Yesung kesal. "Kau diam saja, Hero, dan tunggu ambulans-mu datang." Kyuhyun diam mendengar omelan Yesung, dan tanpa sadar matanya tertutup lagi, lelah.
"Tapi kau jangan tidur, Bodoh." Kyuhyun mengabaikan itu. Yang dia tahu hanya matanya terlalu berat untuk di buka kembali, dan di ujung kesadaranya, Kyuhyun mendengar suara sirine yang semakin lama semakin kencang. 'Selamat. Terimakasih, Tuhan.'
###
"... masih ada pria yang baik seperti ini." Kyuhyun menyerengit begitu mendengar suara Yeoja yang tidak di kenalnya.
"Bukan pria baik, tapi bodoh." Sanggah suara yang lain yang terdengar sedikit dingin. Masih suara Yeoja. "Kau perban saja dia dengan benar. Jangan bicara lagi."
"Tapi... Eh, dia sudah sadar." Pekik suara yeoja pertama dengan suara senang.
"kalau begitu sekarang giiranku, perawat Kim."
"algaseumnida, uisanim."
Kyuhyun hanya diam mendengar percakapan antara Dokter dan perawat di hadapannya. Sepertinya Kyuhyun masih terlalu lemah untuk berbicara.
"Nah, sekarang apa yang Anda keluhkan, Tuan Cho Kyuhyun?" tanya sang dokter smbil membaca laporan kesehatan Kyuhyun yang ada di tangannya.
"Tidak ada." Jawab Kyuhyun lemah, tapi matanya menatap dokter di hadapannya dengan bingung. Seperti seseorang yang dikenalnya.
"Ada apa, Tuan Cho?" tanya dokter tadi, ternyata dokter tersebut merasa risih dengan cara pandangan Kyuhyun padanya.
"Tidak." Jawab Kyuhyun cepat sambil mengalihkan pandangannya.
Tuk... Tuk... Tuk...
Sepatu sang dokter memecah keheningan ruang inap Kyuhyun, dan tanpa sadar, dokter tadi sudah merundukkan badannya dan menatap Kyuhyun dengan dekat.
"Cho-Kyu-Hyun." Panggilnya lamat-lamat. Sedangkan Kyuhyun hanya diam. Masih terlalu kaget dengan tindakan ekstrim sang dokter.
"Apa Anda mengenal Lee Sungmin, Tuan?" Kyuhyun menatap dokter yang berjarak beberapa inchi darinya dengan wajah datar.
" 'Kyunnie Oppa' atau Anda mengingat panggilan itu, Tuan?" lagi-lagi dokter itu menanyakan hal yang membuat dirinya bingung. Tentu saja dia mengingat Lee Sungmin dan panggilan tadi, tapi yang membuat Kyuhyun bingung, 'siapa wanita ini?' batinnya.
"oh, maafkan saya yang sedikit melantur, Tuan. Keadaan Anda tidak ada yang perlu di khawatirkan, tetapi, lengan kanan Anda sedikit mengalami pergeseran, jadi Anda perlu di bebat untuk beberapa hari kedepan. Sisanya Anda baik-baik saja." Jelas sang dokter tentang keadaan Kyuhyun. Dan Kyuhyun mendengarkannya dengan cermat.
"sepertinya Anda ingin beristirahat. Kalau seperti itu saya permisi, Tuan. Semoga lekas sembuh."pamitnya dengan senyum manis yang terpasang di bibirnya. Dan Kyuhyun tertegun melihatnya. 'seperti Sungmin.' pikirnya tanpa sadar.
"ah ya, Anda bisa memanggil saya jika ada yang ada Anda keluhkan, Tuan. Saya, Lee Sungmin." Dan detik itu juga Sungmin menghilang dari pandangannya. Meninggalkan Kyuhyun yang mematung.
Flashback end.
###
Kyuhyun menatap keluar jendela rungannya, menatap langit jingga sore hari yang indah dengan kosong. Dan secara perlahan, mata setajam elang itu menutup secara perlahan. Menyimpan bebannya nanti untuk di fikirkannya lagi nanti.
"Lee Sungmin..."
Dan tanpa sadar, ada sesosok yang mengintipnya dari celah pintu, dan menatap raut wajah Kyuhyun yang tenang dalam diam.
"See you next time..." gumam sosok itu sebelum menutup pintu ruangan Kyuhyun dan melenggang pergi.
.
.
.
.
.
.
.
To Be Continue...
N.P :
Hai.. masih ada yang nunggu cerita ini 'kah? Aku akhir-akhir ini masih sibuk dengan dunia nyataku, masih gabisa nulis dengan bebas, dan mood masih terombang-ambing karna tugas... Maaf dan makasih banget ya buat kalian yang udah nge-fav sama nge-follow dan kalian semua yang udah mereview cerita ini. Tapi aku rasa, aku masih hiatus dulu untuk sementara waktu. Oh ya, buat yang mau di tanyakan, silahkan PM. Untuk yang di chapter kemarin masih bingung, aku harap disini udah sedikit dapet pencerahan yaa...
Maaf karena masih belum bisa untuk manjangin cerita seperti apa yang kalian minta, maaf masih banyak Typo(s). Pokoknya aku minta maaf sama kalian. Aku harap kalian mau mengerti. Sekali lagi terima kasih buat semuanya. :)
Flykiss for :
PumpkinEvil . abilhikmah . TiffyTiffanyLee . dewi. . kmskjw21 . Heldamagnae . PaboGirl . Cywelf . dan para Geust.
