Preview…
Sungmin menatap langit-langit kamarnya dengan pandangan yang kosong. banyak memori yang berputar dalam kepalanya. dan semua yang diputar ulang kepalanya tentang dirinya dengan pria masa lalunya. Cho Kyuhyun.
Sungmin bangkit dari posisinya yang dari satu jam yan lalu tidak berubah. Dengan kaki yang di ayunkan pelan, matanya menatap taman kecil yang penuh bungan crisan kuning tepat di samping kamarnya, dan senyum mengejek jelas tersungging di bibir sharp-M mikilnya, "Masih selalu bersikap heroik dan tidak peka, ya, Cho Kyuhyun?"
.
.
Author : Raina Lee.
Cast : Cho kyuhyun. Lee Sungmmin. Kim Jongwoon. Etc.
Disclaimer : This story is remake from Movyssi eonni. Cast milik Tuhan, keluarga serta diri mereka sendiri.
Warning : Out of original character. Gander Switch for UKE. Remake story. Authornya abal.
Ratting : T (Teen)
p.s : Happy reading... Ini ceritanya aku Re-Publish, masih mau lanjut atau enggak itu tergantung kalian. Aku sih ikut kalian aja..RnR?
IF YOU DONT LIKE IT, DONT READ. THANK YOU!
Chapter 6...
Kyuhyun menatap malas Yesung yang datang untuk menjenguknya, tapi perhatiannya sedikit berubah begitu seorang gadis datang menyusul di beelakang punggung hyungnya itu. "Wookie, kau datang?"
Yesung yang mendengar sambutan hangat Kyuhyun pada kekasihnya hanya mendelik sebal. Berbanding terbalik dengan wanita yang di panggil wookie tadi, wanita yang bernama asli Kim Ryeowook itu hanya terkekeh geli melihat tanggapan dari kekasihnya. "Ne, mendengar kau mengalami kecelakaan, aku langsung menyeret Yesung oppa untuk mengantarku ke sini." Balas wanita itu lugu, sedangkan Kyuhyun yang dijawab seperti itu pun melemparkan tatapan meledek ke arah Yesung.
"Ya ya ya, kau selalu bisa memonopoli kekasihku, Cho."
Kyuhyun tergelak mendengar nada merajuk Yesung. Astaga, pria yang baru saja merajuk tidak ingat umur ya?
Ryeowook hanya melirik sekilas, nasih terfokus dengan bekal yang dibawanya tadi. "Jja, makanlah. Aku tahu kau benci makanan rumah sakit." Katanya sambil melangkah mendekati kekasihnya, tentu setelah memastikan makanan yang di bawanya tadi siap di meja lipat Kyuhyun.
Kyuhyun mengangguk-anggukkan kepalanya membenarkan. "Ah, oppa kau ingat dengan teman kuliahku Lee Sungmin? Tadi aku bertemu dengannya di lobby."
Itu suara Ryeowook. Mendengar nama orang yang dicarinya dibicarakan oleh Ryeowook, cukup membuat Kyuhyun mengangkat kepalanya, menatap Ryeowook penuh minat.
Sedangkan Yesung yang mendengar cerita kekasihnya hanya bisa meringis samar. Apa lagi ditambah dengan reaksi Kyuhyun di ranjangnya makin membuat Yesung bungkam. "Ne, aku ingat. Lalu kau sempat berbincang dengannya, chagi?"
"hu'um, kami sempat berbincang, tapi dia terlihat terburu-buru, jadi kami hanya sebentar saja. Tapi aku sempat meminta nomor ponselnya. Ah, aku benar-benar merindukan gadis kelinci itu."
Kyuhyun dan Yesung saling bertukar pandangan, seolah sedang berbicara lewat tatapan mata mereka.
"Wookie, kau punya fotonya?" tanya Kyuhyun yang sudah tidak sabar. "eh? Ada apa memangnya?"
Kyunhyun menggaruk tengkuknya samar, "Nama temanmu mirip dengan nama temanku, jadi aku ingin memastikan apakah mereka orang yang sama?"
Ryeowook mengangguk, mengerti ucapan Kyuhyun. "Kurasa aku punya beberapa." Balasnya sambil mengotak-atik poselnya serius.
Lagi-lagi Kyuhyun dan Yesung saling bertukar pandang. "Ini, foto kami sewaktu kuliah." Ryeowook mendekati Kyuhyun dengan ponsel yang menampilkan 2 orang gadis yang saling merangkul. Dan foto itu juga yang membuat Kyuhyun menbatu di tempatnya.
"Wookie, boleh aku meminta nomor ponselnya?"
Sungmin memasuki ruangan kakeknya tanpa minat. "Apa lagi sekarang, kek?"
Sunghoon hanya bisa menggeleng mendengar nada sinis yang di lontarkan cucu semata wayangnya. "Bersiaplah aegi, kau akan ke Jepang nanti sore. Honda Motors ingin bertemu denganmu besok pagi, dan aku tidak ingin cucuku ini kelelahan karena jetlag nantinya."
Sungmin mendengus kesal, tahu jika hal ini yang akan di bicarakan mereka jika bertemu. "Kau tahu jawabanku." Jawabnya acuh. Tak tersentuh sama sekali dengan perhatian yang di lemparkan kakeknya.
"Hm, ku dengan Sunny Shine baru saja memerima anak asuh baru. Ah mereka pasti sangat menggemaskam."
"Baiklah! Kau menang, Tuan Lee yang terhormat! Dan jauhkan tanganmu dari mereka."
"Ah, nona Lee yang baik hati."
Sungmin melangkahkan kakinya lebar. Mengabaikan balasan sang kakek begitu saja dengan emosi yang menggebu di hatinya. Sialan. Pria tua dengan segala akal bulusnya.
Tutt…. Tutt…. Tutt…
Meremas ponselnya gemas, Kyuhyun menatap ponselnya yang masih saja mengeluarkan nada yang sama. Menghela nafasnya pelan, Kyuhyun mencoba bersabar. Tapi ingatkaan dia jika ini sudah limitnya. "baiklah, once again, Kyu, dan jika maaih tidak di jawab, akan ku lempar ponsel bodoh ini."
Dan sekali lagi,
Tutt.. tutt… tut…
Peep
"Hallo?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Yesh TBC
YEEEE AKU KAMBEKKK. RADA SEDIH SIH KEMAREN GA SAMPE TARGET:( TAPI GAPAPA DEH. TAPI MASIH SAMA, MASIH PENDEK. HEHEHE. MAAPKEUN URANG :v gitu aja sih. Oke bhay:*
