Preview Chapter...
Sungmin mendengus kesal, tahu jika hal ini yang akan dibicarakan mereka jika bertemu. "Kau tahu jawabanku." Jawabnya acuh. Tak tersentuh sama sekali dengan perhatian yang di lemparkan kakeknya.
"Hm, ku dengan SunnyShine baru saja memerima anak asuh baru. Ah mereka pasti sangat menggemaskam."
"Baiklah! Kau menang, Tuan Lee yang terhormat! Dan jauhkan tanganmu dari mereka."
"Ah, nona Lee yang baik hati."
Sungmin melangkahkan kakinya lebar. Mengabaikan balasan sang kakek begitu saja dengan emosi yang menggebu di hatinya. Sialan. Pria tua dengan segala akal bulusnya.
Tutt…. Tutt…. Tutt…
Meremas ponselnya gemas, Kyuhyun menatap ponselnya yang masih saja mengeluarkan nada yang sama. Menghela nafasnya pelan, Kyuhyun mencoba bersabar. Tapi ingatkaan dia jika ini sudah limitnya. "Baiklah, once again, Kyu, dan jika masih tidak dijawab, akan ku lempar ponsel bodoh ini."
Dan sekali lagi,
Tutt.. tutt… tut…
Peep
"Hallo?"
.
.
Time Ago (remake)
By Maugriez (RainaLee)
Cast : Cho kyuhyun. Lee Sungmmin. Kim Jongwoon. Etc.
Disclaimer : This story is remake from Movyssi eonni. Cast milik Tuhan, keluarga serta diri mereka sendiri.
Warning : Out of original character. Gander Switch for UKE. Remake story. Authornya abal.
Ratting : T (Teen)
p.s : Happy reading... Ini ceritanya aku Re-Publish, masih mau lanjut atau enggak itu tergantung kalian. Aku sih ikut kalian aja..RnR?
IF YOU DONT LIKE IT, DONT READ. THANK YOU!
Chapter 7 begin...
.
.
Sungmin menatap ponselnya bingung, tampilan ponselnya masih menyatakan jika panggilan yang di terimanya tadi masih tersambung, tapi kenapa tidak ada suara sama sekali dari seberang sana?
Mencoba bersabar, ia pun memasang ponselnya lagi ke telinga, "Siapa pun kau di seberang sana, berhentilah mengganggu orang lain. Jika tidak ada yang ingin kau katakan, ku tutup telfonmu." dan kurang dari sepersekian detik, suara di seberang sana cukup membuatnya blank sesaat.
"Ming"
Oh, okay. Logika Sungmin menyangkal akan suara hatinya, tidak mungkin ini suara Kyuhyun. Tapi hati kecilnya kukuh jika suara yang bicara tadi adalah milik Kyuhyun.
"Nuguseo?"
"Kyuhyun, Cho Kyuhyun."
Mendengar itu refleks otaknya mengulang kejadian yang baru-baru ini terjadi, mencoba mencari tahu dari mana bisa Kyuhyun mendapat nomer ponselnya. Sungmin terdiam, begitu pun Kyuhyun di seberang sana. Memanfaatkan situasi, Sungmin masih berusaha mengaitkan kejadian yang- ah! bukan kah tadi dia bertemu dengan Ryeowook teman satu kampusnya dulu? Tapi... Hey! Pria yang tadi berdiri di samping Ryeowook bukan kah si ketua club musik kampusnya, Kim Jongwoon?
ASTAGA! Demi Tuhan, Sungmin! Kenapa kau baru menyadari jika ada sosok Jongwoon tadi?! "Ah, Ne, Kyuhyun-ssi."
Kyuhyun tertegun sesaat, merasakan perih yang menjalar di hatinya sebelum senyum sedih terulas tipis di bibirnya. "Apa kabarmu, Ming? Ku rasa aku merindukanmu."
"..."
"Bisa kita bertemu?"
"Tidak tahu." Sungmin membalas tanpa minat, padahal hatinya sudah menggebu tak tertolong, entah karena apa. "Ini sudah malah, Kyuhyun-ssi."
"Kau benar. Baiklah, selamat malam, Ming. Saranghae."
Kyuhyun menatap layar ponselnya yang menampilkan jika panggilannya sudah di putus lebih dulu. Merebahkan badannya, Kyuhyun mencoba untuk tidur, meski senyum sendu di bibirnya tidak terlepas begitu saja.
Sungmin mencoba memutus panggilan Kyuhyun secepat yang dia bisa, tapi sayangnya, kata 'keramat' yang Kyuhyun luncurkan lebih dulu sampai ke telinganya.
Menarik bedcovernya, Sungmin mencoba untuk tidur, tapi sayang, bibirnya terlalu gatal untuk tetap rapat.
.
.
"Kyu, Nado saranghae."
.
.
To Be Continue...
.
.
Lama ya? hehehe. See ya...
Regards, Maugriez.
