Dr. Boo-Chan Proudly Present

Di sini WARNING diterapkan karna ke-OOC-an,Typo yang masih bertebaran, EYD yang ngawur

DON'T LIKE DON'T READ

Disclaimer by Hiro Mashima

Chapter 2 : Morning

Suasana pagi ini memang sangat dingin. Hawa dingin sisa hujan semalam membuat banyak orang lebih memilih tenggelam dalam kehangatan selimut yang menawarkan kenyamanan. Di tambah lagi ini adalah hari minggu. Hari di mana orang-orang mendapatkan hak untuk merilekskan diri dari kepenatan yang di alami selama seminggu penuh.

Terlihat seorang pemuda sedang asik memeluk guling 'pribadinya' mencari kehangatan yang lebih. Mengabaikan sang guling yang menggeliat tidak nyaman di dalam kurungan lengan kekar yang hangat dari pemuda tersebut.

"Natsu.." sang guling kembali menyuarakan suaranya

"Mmm…" Damn natsu mengeluarkan erangan dengan nada rendah yang terkesan seduktif tepat di telinga Lucy membuat gadis –coret- wanita blondie itu sedikit merinding dan memperparah rona merah di pipi chubbie miliknya.

" Sudah pagi loh. Kau tidak mau mendapat amukan pagi dari ayah haya karna terlambat bangun kan ?" Lucy Heartfillia tapi sekarang sudah berubah menjadi Lucy Dragnell masih terus berusaha meyakinkan suaminya agar bergegas bangun.

" Ayah juga pernah muda Luce. Ibu pasti akan membela ku. " Natsu semakin menenggelamkan hidungnya di perpotongan bahu dan leher sang idtri yang menguarkan aroma vanilla yang menenangkan.

" Tapi yang lain pasti sudah menunggu kita di ruang makan " Lucy masih tetap berusaha

" Mereka pasti akan makan duluan " Natsu menjawab seadanya

" Apa kau tidak lapar natsu? " Lucy bertanya lagi

" Nanti saja " Natsu menjawab malas

" Natsu kau tidak berangkat ke kantor ? "

" Jangan bercanda Luce ini hari minggu " jawaban yang membuat Lucy merenggut kesal

" Natsu apa kau.." belum selesai perkataan Lucy tapi orang yang berstatus suami sahnya memotong

" Kalau kau tidak bisa diam aku akan mendiamkan mu dengan 'cara' ku Luce" Natsu menyeringai mendapati istrinya terdiam dengan wajah yang memerah.

Lucy kalah telak. Dia sangat tau apa 'cara' yang di maksud suaminya untuk menutup mulutnya. Dan caera itu sangt ampuh untuk membuat Lucy menyembunyikan wajahnya di dada Natsu yang menawarkan kehangatan. Well tidak ada salahnya kan jika mereka berbagi rasa hangat di pagi yang dingin ini. Hanya berdua antara Natsu dan Lucy.

FIN

Boo-Chan Note

Ahhahha boo datang lagi bawa fic yang gaje hasil kerja otak boo yang lagi tertekan tugas sekolah yang seakan gak ada habisnya. Belum lagi guru-guru yang seakan hobi banget mempersulit kehidupan boo di SMA. Di tambah lagi… *di bekep karna curcol gak jelas.

Mmmm banyak yang bilang fic awal boo itu OOC. Yah boo gak memungkiri sih. Gak tau kenapa otak boo suka banget menghasilkan fic yang charanya OOC abis. Jadi maaf ya kalo ada di antara reader yang gak suka baca fic yang charanya OOC akut *bow* m(-.-)m

Pojok bales review

Mako-chan ( wkwkwk pemaksa yah? Hoho salahkan author yang membuat natsu seperti ini T.T). Guest ( makasih reviewnya. Yah walau boo gak ngerti maksudnya paling tidak boo tau kalo guest-san sudah mereview ). Guest ( ini nextnya. Read and review lagi ya ). Sadsa ( wahh makasih di bilang keren *peluk sadsa*di gampar*. ini fic special drabble kok. Read and review lagi ya :D ). Nnatsuki ( wahh arigatou. Wkwk pendek ya ? namanya juga drabble tapi boo bakal coba deh. Read and review lagi ya ). Hanara Kashijiku (wkwk iya nih natsu sweet banget. Mmm pendek ya? Namanya juga drabble kan? Wkwkchapter depan boo bakal usahain deh. read and review lagi ). Himiki-chan ( ooc ya? Yah salahkan otak boo ini yang sedang seneng-senengnya meng-OOC-kan character apalagi si pinkish. Read and review lagi ya). Orang Cantik Males Login xDv (hoho ini update kok. Yah menurut boo juga kok OOC adalah suatu anugrah)

Bagi yang uda read and review makasih banget review mu bangkitkan semangat ku . Dan ini chapter 2 nya Read and Review ya reader yang baik hati .

~Dr. Boo-Chan~