Kuroko no Basuke—plesetan! © LaChoco Latte
Kuroko no Basuke © Tadatoshi Fujimaki
Genre: Parody
WARN: Typo(s), OOC, Nista!
Don't Like? Go back.
~ Happy Reading ~
–Kuroko no Basuke. Eps 27 / Kuroko no Basuke S2 eps. 2 –
Tangan Murasakibara yang besar terarah pada kepala mungil Kuroko yang ditutupi oleh surai biru langit. Kuroko menatap tangan itu dengan muka datar tak berdosanya.
Fukuda dan Furihata yang melihat itu berkeringat dingin.
'Oi, oi! Apa yang akan dia lakukan?' batin mereka berdua kompak.
Murasakibara menepuk pelan kepala Kuroko dan mengusap-usap rambut biru langit milik Kuroko.
"Bercanda. Aku tidak akan menghancurkanmuuh~"
Alis Kuroko menekuk, pandangan matanya menjadi tajam, muncul perempatan siku-siku dibawah matanya. Dengan kesal, Kuroko menepis kasar tangan Murasakibara yang sibuk mengusap-usap rambutnya.
"Kumohon jangan lakukan itu."
"Oh? Kau marah ya? Maaf deh."
Kuroko mengepalkan tangannya, lalu menunjuk Murasakibara dengan jempolnya—biar sopan katanya.
"Tentu saja aku marah, Murasakibara-kun..." Jeda sebentar, Kuroko menarik napasnya.
"RAMBUTKU INI BARU SAJA DICUCI DENGAN SHAMPOO MAHAL DI SALON TERKENAL! RAMBUTKU INI SUDAH BERSIH, WANGI, DAN MENGKILAT. TAPI, KAU SEENAKNYA SAJA MENGUSAP RAMBUTKU DENGAN TANGANMU YANG KOTOR ITU! IUH, KURANG AJAR! RAMBUTKU TERNODAI ASAL KAU TAHU!" Kuroko berteriak tanpa jeda. Napasnya terengah-engah setelah Ia berteriak tanpa jeda.
DOUBLE DAFUQ! Kuroko, yang notabene anak poyos dan minim ekspresi itu baru saja berteriak?! Dan... SEJAK KAPAN KUROKO MELAKUKAN PERAWATAN RAMBUT DI SALON?!
Mulut Murasakibara menganga lebar. Bola basket dan sekantung cemilan yang Ia bawa—pegang pun jatuh dengan indahnya dilapangan itu. Fukuda dan Furihata kayang dengan indahnya. Mulut Kagami berbusa.
"... Kuroko kenapa kau seperti itu?" Kiyoshi mojok dipinggiran ring basket karena salah satu kouhai-nya berbuat ulah lagi. "Fukuda, Furihata... semoga kalian tidak memalukan juga..."
.
.
Kuroko, Kagami, Kiyoshi, Furihata, Fukuda kembali ke sekolah karena disuruh oleh Riko—sang kapten. Sesampainya disana, mereka menemukan Momoi yang terlihat menangis. Kuroko berusaha untuk menenangkannya. Setelah Momoi sudah merasa tenang, akhirnya Ia diantar pulang oleh Kuroko.
"Tidak biasanya kau pulang dengan membawa bola," komentar Momoi saat melihat Kuroko membawa bola basket dengan tangan kanannya.
"Oh ini?" Kuroko melempar bola itu keatas dan menangkapnya dengan jari telunjuknya sehingga bola itu berputar-putar diatas jari telunjuknya. "Aku sedang melatih tehnik baru."
"Ah ya, bisa kita mampir sebentar?" Kuroko melangkahkan kakinya menuju lapangan basket yang ada didekatnya.
"Hah? Apa ini?" tanyanya pada Kuroko. Saat ini, posisi mereka sedang berhadap-hadapan.
"Aku ingin menunjukkan tehnik baruku. Apa kau bisa mengambil posisi bertahan?" pintanya pada Momoi. Kuroko mulai men-dribble bola basketnya.
"Hah? B-baiklah." Momoi menaruh kedua tangannya dipinggir depan dadanya dan membungkuk sedikit. Mata mereka beradu pandang.
LIRIKAN MATAMU MENARIK HATIIII~ AW~ Momoi terhipnotis oleh sinar yang dipancarkan dari kedua mata Kuroko. Perlahan, Kuroko mulai mendekatinya—sambil tetap mendribble bola basketnya.
Mata Momoi membulat saat tiba-tiba Kuroko menghilang dari pandangannya—berhasil melewatinya tanpa disadari olehnya.
"A-apa yang..." Momoi dengan slow motion menoleh kebelakangnya.
BRAK!
"T-TETSU-KUN!" teriaknya saat melihat Kuroko dengan mulusnya menabrak ring basket. Dengan gantengnya, Ia terdampar didepan ring basket dengan muka merah bergaris lurus—tapakan dari ring basket itu.
"A-author-san... tolong hentikan sampai disini, ini diluar skenario. Aku malu."
Okay Kuroko-chwan~ Karena author baik hati, akan author kabulkan permintaanmu~ Dan...
CUT!
Kuroko dan Momoi pun pergi entah kemana.
.
.
A/N: Saya sengaja buat mereka OOC—nista malah. Semua chara yang muncul disini pasti OOC—nista. Saya juga udah taruh di warning 'kan kalau OOC—nista? Dan, saya mau minta maaf kalau ada yang ga suka mereka OOC. Hehe.
Makasih buat yang udah mau baca, review, fav, dan follow! Sini saya peluk mau tidak? :'D
.
Balesan review yang ga log-in:
Dena Shinchi: Iya emang ngenes wwww. Eh? Maafkan saya karena sudah membuat Dena-san jadi jijik sama mereka. :' Eh? Makasih makasih! Ini udah ada lanjutannya~ Makasih udah RnR! :D
Guest: Wakak, makasih udah dibilang keren. B) Makasih sudah RnR! :D
SKETMachine: Bisa kok bisa, ini sudah dilanjutkan. Wah senangnya bisa menjadi moodbooster. XD Makasih sudah RnR! :D
