Deadly Game

(Baby Blue)

Cast : Xi Lu Han

Kim Jong In

Genre : Mystery, horror

Summary : Luhan dan Kai mencoba bermain permainan yang katanya bisa memanggil roh halus. Permainan ini dinamakan 'Baby Blue'. Kai yang tidak percaya pun mencoba masuk kekamar mandi seorang diri dengan Luhan yang menunggunya diluar. Tiba-tiba saja ada kegaduhan didalam kamar mandi dan…. Sesuatu terjadi pada Kai.

Happy reading and Don't forget to review ^^

At Kai's apartement

"Mmmm Ka-kai," kata Luhan pelan.

"Waeyo?" tanya Kai sambil membaca sesuatu yang berada ditangannya.

"Kau yakin akan memainkannya? Bukankah permainan ini sangat berbahaya. Kau bisa saja mati didalam sana."

"Kau tidak perlu cemas begitu Xiao Lu. Aku akan baik-baik saja, lagipula mana mungkin ada hantu. Kau tau kan aku tidak percaya hal-hal mistis seperti ini," kata Kai sambil memeluk Luhan untuk menenangkannya.

"Ta-tapi aku…"

"Sudahlah aku akan baik-baik saja, aku akan mulai sekarang," kata Kai menenangkan dan langsung masuk kedalam kamar mandi.

'Firasatku tidak enak. Aku rasa ini akan menjadi pertemuan kita yang terakhir,' batin Luhan.

Permainan ini dinamakan 'Baby Blue' yang artinya bayi biru. Kalian harus pergi ke kamar mandi, matikan lampu dan kuncilah pintu kamar mandi. Kemudian kalian harus menatap ke sebuah cermin di kamar mandi, kemudian posisikan kedua tangan kalian seperti posisi menimang sosok bayi, dalam posisi menimang kalian harus berkata "Bayi biru, Bayi biru" sebut berulang-ulang sampai 13 kali dan jangan sampai kalian salah, baik dalam penyebutan kata maupun jumlah bayi biru yang kalian sebut.

Jika kalian melakukannya dengan benar, maka tiba-tiba kalian akan merasakan sesuatu yang berat di kedua tangan kalian dan itu adalah sesosok bayi dan terlihat di tangan kalian.Setelah itu kalian harus cepat menaruh bayi itu ke dalam sebuah toilet tanpa harus melihat rupa bayi tersebut, kemudian siramlah dengan air ke dalam toilet dan setelah itu kalian harus cepat berlari keluar dari kamar mandi.

Jika kalian tidak melakukannya dengan cepat, maka kalian akan bertemu dengan seorang wanita yang sangat mengerikan yang muncul di dalam cermin. Dia akan berteriak dengan keras "Cepat Kembalikan ANAKKU!". Jika kalian masih memegang bayi tersebut, maka bayi itu akan membunuh kalian.

Luhan pun membaca artikel yang tadi dibaca Kai. Saat asyik membaca, tiba-tiba saja ada teriakan dari dalam.

"Arrgghhh," Kai menjerit tertahan.

"Kai, kau baik-baik saja? Jawab aku kai," kata Luhan sambil mengetuk pintu kamar mandi.

"Lu, akh to...long aku," kata Kai terbata-bata.

Luhan yang mendengarnya pun merasa sangat cemas dan mencoba mendobrak pintu yang ada dihadapannya. Namun pintu itupun tetap tidak terbuka karena terkunci dari dalam.

Luhan pun langsung berlari keluar dan mencoba mengetuk pintu kamar yang berada disebelah kamar Kai untuk mencari bantuan.

"Tolong aku kumohon, temanku sedang dalam bahaya," kata Luhan dengan nafas terengah-engah. Kepanikan masih terlihat jelas diwajahnya.

Akhirnya orang itupun memanggil teman-temannya yang berada didalam dan segera mengikuti Luhan kedalam apartemen Kai. Mereka pun mencoba mendobrak paksa pintu itu hingga akhirnya pintu itupun terbuka.

Betapa terkejutnya mereka ketika melihat sosok Kai yang sudah tidak bernyawa dengan tangan yang masuk kedalam toilet. Mereka pun mencoba menarik tangan Kai yang berada didalam toilet tersebut, tetapi seperti ada yang menahan tangan Kai.

Setelah ditarik paksa, akhirnya tangan itupun keluar dan orang-orang itu segera membawa Kai keluar dan direbahkan diatas kasur.

"Hiks hiks kau bodoh Kai, apa yang terjadi padamu?" kata Luhan sambil terisak.

"Kai bangunlah hiks, mengapa jadi begini," Luhan pun terus terisak sampai akhirnya jatuh pingsan.

Setelah itupun orang-orang tersebut memakamkan jasad Kai dengan Luhan yang masih saja terisak. Diapun bahkan berada dimakam Kai seharian sampai-sampai Orangtua Luhan memaksanya untuk pergi. Akibat kejadian itu Luhan pun menjadi depresi dan dimasukkan kedalam rumah sakit jiwa.

.

.

Flashback On

Kai P.O.V

"Sudahlah aku akan baik-baik saja, aku akan mulai sekarang," kataku menenangkan Luhan dan langsung masuk kedalam kamar mandi.

Didalam kamar mandi aku pun langsung mengunci pintu dan mematika semua lampunya. Kemudian akupun menghadap cermin yang ada dihadapanku sambil menjulurkan tanganku dengan posisi seperti menimang bayi.

"Bayi biru, bayi biru, bayi biru," akupun terus mengucapkan kalimat tersebut sampai 13x dan tiba-tiba saja aku merasakan ada sesosok bayi yang berada ditanganku.

"Huh setelah ini apa yang harus aku lakukan," gumamku bingung karena melupakan apa yang seharusnya dilakukan setelah ini.

Akupun hanya berdiam diri saja sambil mengingat-ingat. Ternyata bayi yang berada ditanganku pun entah mengapa menjadi berat dan semakin berat.

Lalu aku pun berinisiatif untuk menjatuhkan bayi itu dan langsung pergi dari kamar mandi. Entah kenapa kamudian aku melihat sosok mengerikan dicermin yang membuatku tidak bisa bergerak.

"Arrrgghhhh," akupun langsung berteriak karena tiba-tiba saja seperti ada yang menggigit dadaku dan saat aku melihat kebawah, bayi itu sedang memakan dadaku dan ingin menarik jantungku.

"Kai, kau baik-baik saja? Jawab aku Kai," kata Luhan sambil mengetuk pintu kamar mandi.

"Lu, akh to...long aku," kataku terbata-bata.

Akupun masih tidak dapat bergerak seperti ada yang menahan kakiku. Lalu bayi itupun menarik jantung dari dadaku bersamaan dengan teriakan seorang wanita yang ada didalam cermin.

"Cepat Kembalikan ANAKKU!"

Seketika semuanya gelap dan aku tidak merasakan apa-apa lagi. Bayi itupun lalu masuk kedalam toilet dengan sendirinya sambil memegang tanganku yang sudah tidak benyawa.

Flashback off

The End

Makasih ya yang udah baca ff ini. Dan yang paling penting jangan lupa review. Author menerima saran maupun kritikan