AUTHOR SIBUK!
DI SINI MAUPUN SANA (?)
SIBUK SEKALEEEEEEE
Dah, lanjut ke cerita aja
Mereka pun sampai di sabrie dengan selamat
"hey-hey! Dari sana ada suatu suara" kata para anggota pandorayang sedang mengawasi sabrie
"dancho! Sekarang!"
"ok..." kido pun memakai kekuatannya "sudah, nih... cepat segel kekuatan B-rabbitnya"
Bruuk
Gilbert terjatuh karena kecapekan menggunakan kekuatannya
"gil!" oz panik
"gilaaa... wujud B-rabbit keren broo" kata kano
"baka!" kata kido memukul kano
"apa boleh buat... kita tunggu disini sampai glbert bangun saja" kata shintaro
30 menit kemudian
"huaaam... berapa lama kita menunggu?" kata konoha
"sekitar ½ jam-an, konoha" kata ene
"50 thn?! ½ jaman = 50 thn" kata kano dengan lebay dan sangat gaje ngomong begituan
"..." ene terdiam
"hng... kita sudah sampai di sabrie, ya?" gilbert pun sadar
"iya. Dari pada itu, cepat segel"
"tau nih! Dasar seaweed head!" kata alice
"berisik, stupid rabbit!" kata gilbert
"seaweed head!"
"stupid rabbit!"
"seaweed head!"
"stupid rabbit!"
.
.
.
10 menit kemudian
"seaweed head!"
"stupid rabbit!"
"udah, udah! Mau cepat selesai ga sih?!" kata kio marah
"ya udah! Oz!"
"hm?"
Gilbert pun menyegel kekuatan B-rabbit.
"nah, sekarang bagaimana carany kita pulang...?" kata shintaro
"oh iya! Ikut kami ke mansion keluarga rainsworth!" kata oz
"oke"
Sesampainya di mansion
"fufufu... sepertinya kalian pulang terlambat, ya ^=^" kata seorang gadis yang sedang menepuk2 harisen di tangannya
"dan lagi.. sepertinya kalian membawa tamu yang tak diundang, ya... ^=^" lanjutnya
"huwaaaaa! Maaf maaf!"
"yah... bisakah kalian memperkenalkan diri? Mumpung aku sedang menyiapkan teh"
...
Trak
"silahkan diminum tehnya!~" kata gadis itu menyondorkan teh kepada anggota mekakushi
"... dancho dancho! Bukankah kita seharusnya minta diantarkan pulang?" bisik hibiya
"iya..." kido sedikit sweatdrop
"silahkan tehnya ^=^" gadis itu memaksa memakai senyum seorang setan (?) *author digampar*
"o-ok" mereka (anggota mekakushi) mengangkat cangkir teh lalu meminumnya
"!... enak..." kata shintaro
"mau lagi?"
"boleh..."
"hmm..." gadis itu tersenyum "break" ia pun memanggil seseorang
"ada apa, nona?" orang yang bernama 'Break' itu datang
"bisakah kau menyediakan teh lagi?" gadis itu hanya tersenyum manis sambil mengatakan yang shintaro inginkan kepada orang yang bernama break itu
"siapa?" tanya kido
"... hmm...benar juga... kami belum memperkenalkan diri kami, ya...?" tanya gadis itu tersenyum
Anggota mekakushi mengangguk
"namaku Sharon Rainsworth. dan orang ini adalah Xerxes Break, pelayan keluarga Rainsworth desu... kalian sendiri siapa?" gadis yang bernama sharon itu bertanya sambil tersenyum dan meminum tehnya
" namaku Kido Tsubomi."
"aku Shuuya Kano"
"Shintaro..."
"Momo Kisaragi!"
"nama?... aku konoha"
"ene!"
"hibiya Amamiya"
Break tersenyum "nama kalian menarik, ya... fufufu!~"
"... ah... kok rasanya mirip 'seseorang', ya...?" semuanya menatap kano sambil ber-sweatdrop
"eh?" kano berpapasan dengan break "waaah penampilannya keren! (?)"
"waaah makasih, dek (?)!~ penampilanmu juga menarik (?)" kata break
"makasih, ya, akak (?) :'v"
Semuanya berpikir : Duo baka!
Pak pak
Suara harisen yang ditepuk oleh tangan
'kalian berani-baraninya bersikap seperti itu di depan para tamu... ^=^"
"h-haaaaha..."
"masih bisa tertawa pula... ^=^"
.
.
.
PLAAAAAK
.
.
.
Koaaak koaaaak (?)
"..." anggota mekakushi terdiam melihat break dan kano dipukul dengan harisen oleh sharon.
"sharo—" oz datang tapi kata-katanya terputus melihat kedua orang itu telah tiarap (?) dilantai "anu... sharon..."
"ya, tuan Oz?" kata sharon tersenyum
"... ng..." kata oz ragu
"cepatlah, tuan Oz... ^=^"
"h-ha'i! Sebenarnya... mereka ini kesini hanya untuk minta pulang (?)" kata oz
"minta pulang...?"
"iya... memakai kekuatanmu"
"souka naa... tapi didunia kalian ada 1 orang yang bisa eques tumpangi bayangannya?"
"yeah... ada 3 orang..." kata kido
"hmm... pertama-tama, kalian muncul dari mana?" tanya sharon tersenyum
"dari sabrie..." kata konoha
"sabrie...?"
"iya..."
"kenapa kalian kesana?"
"entah... karena asal mulanya memang terjadi di sana mungkin (?)"
"kalau begitu... mau ke sana sekarang?"
"iya..." semuanya mengangguk
"baiklah... break" sharon memanggl pelayannya lagi.
"apa, nona?" kata break
"kita akan ke sabrie"
"okelah kalau begitu"
"semuanya, kita berangkat sekarang, ya...?"
"iya!"
.
.
.
Next to chapter 3
Author lanjutin kalau ada 5 review.
Jaa minna!~
