Hehe maaf ini tak ada sangkut pautnya dengan cerita..

xXx

Kalian disini ada yang penasaran gak??

Penasaran apa??

Penasaran bagaimana jika Naruto yang menyatakan cintanya ke Sasuke..

Jadi Bukan sebaliknya?? Masalah apa yang akan dibawa oleh Naruto jika ia yang melakukannya??

Kalau penasaran.. Yuk simak..Berikut adalah cuplikan apa yang akan terjadi jika Naruto yang melakukannya ketimbang Sasukenya..

xxxxXxxXxxxx

Naruto gugup..

Sudah dihabiskannya satu keranjang jeruk yang tadi dibawanya ketika menuju atap gedung apartemennya..

Ingin rasanya ia menyerah atas semua yang nanti akan ia lakukan..

Keringat dingin mengucur di sekujur tubuhnya..

Damn.. Kalau tahu akan sesulit ini.. Sudah pasti ia tak akan dengan mudahnya setuju pada intruksi buku bodohnya itu..

Damn Stupid Book!!!

Kyuu-nii dimanakah kamu berada ketika aku membutuhkanmu..

Naruto hanya bisa meratap, di saat detik-detik pernyataan cintanya telah tiba..

Terdengar suara langkah kaki menaiki tangga.. Degub jantung Naruto pun berdebar dengan keras..

Dag dig dug.. Dag dig dug..

Semakin dekat suara langkah kaki itu, maka semakin keras pula suara detak jantungnya..

Dan akhirnya pintu terbuka..

Dengan sangat gugup.. Naruto menundukkan kepalanya, menundukkan badannya dan disodorkan sebuket bunga mawar merah dihadapannya dengan ke dua belah tangannya..

Dan mengucapkan,

Aku tahu kau tak akan pernah menganggap kalau aku ini ada, aku tahu kalau aku ini hanyalah seorang yang bodoh dan tak tahu apa-apa..

Kau bagaikan langit dan aku bagaikan manusia yang hanya bisa menatap langit tanpa bisa meraihnya..

Kau adalah impianku..

Tanpa kau sadari dan tanpa aku meminta ijin darimu..

Kau telah menjadi bagian yang terindah dalam hidupku..

Aku telah jatuh cinta kepadamu semenjak aku pertama kali melihatmu..

Melihat seulas senyum yang tanpa kau sadari telah kau keluarkan, ketika kau duduk bersandar di bawah pohon ketika itu..

Menikmati hembusan angin.. Menikmati sentuhan alam..

Kau tersenyum dan membuatku takjub seketika..

Takjub dan kagum hingga menembus masuk ke dalam rolong jiwaku yang selama ini hampa..

Sebelumnya aku tertawa hanya lah tawa palsu belaka..

Sebelumnya aku tersenyum hanya lah senyuman belaka..

Tapi semenjak aku melihatmu..

Semua itu menjadi nyata.. Aku tahu kau tak mengenalku, tapi.. Hatiku telah menjadi milikmu.. Jadi aku hanya meminta kau mempertanggungjawabkan atas hal yang tidak sengaja telah kau lakukan..

Kau telah mencuri hatiku, dan menguncinya di dalam dirimu..

Jadi maukah kamu...

Maukah ka-mu men-ja-di..

Menjadi..

Uhh menjadii..

Shit.. Kurang kata-kata terakhir Naruto..

Kau harus mengatakannya..

Tapi seberapa keras ia mencoba membuka mulutnya dan ingin mengeluarkan kata-kata terakhir.. Tapi mulutnya bungkam dan terkunci..

Suamimu??

Apa?? Suami?? Aku kan cuma mengatakan kalau aku telah jatuh cinta.. Dan ingin menjadi kekasihnya.. Haha.. Bukan suaminya.. Kalau suami mah.. Naru bawa cincin.. Bukan bawa bunga.. Pikir Naruto bingung..

Suamiku??

Yang tanpa disadari telah diucapkannya lewat mulutnya. Naruto dengan cepat membungkam mulutnya, menatapnya dengan horor, dan membuat bunga yang dipegangnya terjatuh seketika..

Tapi sebelum bunga itu jatuh ke lantai, seseorang meraihnya dan kemudian membawanya ke hidungnya untuk kemudian mencium harum bunganya..

Naruto yang akhirnya membuka matanya pun hanya bisa menatapnya horor dan diam seribu bahasa..

Shit..

Damn..

Fuck..

What the hell is happening to me of all people!!?, pikir Naruto horror.

Di depannya dapat dilihatnya sesosok tinggi dan sosok yang lebih dewasa 5 tahun darinya..

Rambutnya hitam panjang terikat..

Wajahnya yang tak kalah tampan..

Ada 2 pasang garis terletak diantara hidungnya..

Mungkin itu tanda lahir?? Atau keriput??

Naruto tak tahu..

Sebelum aku menjawab lamaranmu, siapakah namamu Little Angel??

Kedip.. Kedip..

Tatap..

Tatap..

Dengan sangat gugup Naruto menjawab,

Ummm Ano.. Namaku..

Nama-ku.. Uzu-maki Na..

Uzu-maki Na-mikaze Naruto..

Umm.. Senang berkenalan dengan mu??

Kata Naruto menjawab dengan terbata.. Ingin rasanya ia jatuh pingsan.. Wajahnya merah bersemu seperti buah tomat.. Ia tak tahu harus bagaimana menghadapi situasi seperti ini..

Mungkin ia akan mengubur dirinya hidup-hidup setelah situasi ini selesai..

Nama yang bagus Naru-chan, perkenalkan namaku Itachi Uchiha..

Itachi Uchiha..

Hmmm.. Itachi??

Kayaknya aku pernah dengar.. Pikir Naruto kemudian..

Seperti tersadar atas apa yang selama ini dicarinya.. Lampu di otak Naruto pun menyala..

Kami-sama!!!

Ini kakaknya Sasuke..

Dari sekian banyaknya orang..

Kenapa juga harus kakaknya Sasuke..

Huaaaaaa...

Ingin rasanya ia menangis dalam hati..

Ia salah orang..

IA SALAH ORANG..

Harusnya ia menyatakan di depan Sasuke..

Ia malah menyatakannya di depan kakaknya..

Mungkin habis ini Naruto benar-benar akan mengubur dirinya sendiri hidup-hidup.. Atau terjun langsung ke jurang terdekat..

Kyuu-nii.. Setelah ini relakan kepergian adikmu tercinta ini ya..

Hahaha..

Kata Naruto kikuk tertawa dan menggaruk kepalanya yang tak terasa gatal sama sekali.. Naruto pun meringis kikuk ke arahnya..

Maaf Itachi-nii, Naru salah orang..

Tanpa menunggu orang dihadapannya menjawab perkataannya, Naruto pun berlari secepat kilat.. Turun melalui tangga dan keluar dari apartemen yang sengaja tadi telah dibobolnya..

Naruto pun berhasil keluar dari jendela apartemen, berlari secepat yang ia bisa sampai ia menubruk seseorang di depannya..

Ittai..

Huh?? Dobe?? Apa yang kau lakukan di rumahku??

Teme!!? Naruto hanya menatapnya horror.

Hehe.. Tak apa teme, aku hanya salah masuk rumah.. Kukira ini rumahnya Kiba..

Gumam Naruto secepat yang ia bisa, wajahnya pun kembali merah seperti tomat. Tanpa menunggu jawaban dari Sasuke, Naruto pun berlalu dengan cepat. Ia ingin segera pergi meninggalkan tempat kejadian perkara.

Setelah sampai rumah, akan aku bakar buku biadap itu.. Pikir Naruto sebelum ia pergi dan menghilang tanpa jejak.

Sasuke pun kemudian masuk ke apartemen miliknya dan melihat Anikinya berada duduk bengong di kursi sofanya.

Apa yang kau lakukan di sini, Aniki!?? Cepat pergi!!!

Tak menghiraukan perkataan adiknya..

Kau tahu Ototou, ada malaikat yang datang turun ke bumi kemudian melamarku untuk dijadikan suaminya. Kau percaya itu Ototou!!?

Sasuke hanya menatapnya tak percaya.

Ini buktinya lihat buket mawar merah ini. Ohh aku jatuh cinta lagi sepertinya Ototou. Antara Rubah Merah dan Little Angel. Mana yang aku pilih ya.. Ohh aku jadi bingung..

Tunggu dulu!! Maksud kamu ia melamarmu di sini?? Di apartemen ku ini?? Jawab pertanyaanku Aniki!! Itu si Dobe?? Maksudmu itu Naruto??

Itachi hanya menganggukan kepalanya..

Dia melamarku Gagak Bodoh.. Dasar keriput tak tahu diri.. DIA MELAMARKU!!! Bukan Kau!!

Sasuke pun lalu membogem mentah kakaknya itu sampai terjungkalnya ia di belakang sofa.

Tidak Ototou, kamu jangan kepedean. Walau ini apartemenmu, tapi ia menyatakannya di depanku. Bukan didepanmu.

Karena aku tidak berada di sini, dan kau yang ada disini Gagak Buluk!!! Seharusnya aku yang mendengarnya!! Seharusnya aku orang yang dinyatakan cintanya, bukan dirimu si Keriput Jelek tak tahu malu!!!

Duagg.. Dibogem mentahnya lagi Itachi oleh Sasuke.. Pantas saja Naruto tadi lari ketika melihatnya.. Dan dihajarnya Kakaknya itu..

Wahh sungguh indah kata-katanya. Aku langsung jatuh cinta ketika mendengar perkataan cintanya itu. Awww.. Lamaran manisnya itu..

Dia Milikku Itachi!!! NARUTO ITU MILIKKU.. MINE.. MINE.. MINE.. NOT ANYONE ELSE AND ABSOLUTELY NOT YOOUURS.. HE IS MIIINE!!!!

Sasuke pun mengejar anikinya ketika Itachi berhasil lolos dari hajarannya.

Tidak Ototou.. Sekarang dia milikku, bukan lagi milikmu. Tak perlu khawatir Sasuke, aku akan mencintainya lebih dari kamu mencintainya. Aku akan membuatnya bahagia lebih dari kamu membuatnya bahagia.

Kau tahu Itachi, you are DEAD MAN!!! Jangan lari kau.. Kesini kau Itachi.. I will kill you!! Siapapun yang merampas milikku, harus mati ditanganku!! SIAPAPUN!!! Termasuk kau ITACHI!!!

Sasuke pun yang tadinya sudah marah kini menjadi murka. Di keluarkan pedang kusanaginya dan diaktifkannya sharingan miliknya.

DOOOMM!!!

DUUARRR!!!

PRANG!!

BRUK!!

KEDEBUG!!

Hari ini adalah hari terakhir kau hidup Aniki!!!

Diserangnya Itachi dengan tebasan pedangnya..

Diserangnya Itachi dengan chidorinya..

Diserangnya Itachi dengan susanoonya..

Melihat jutsu-jutsu mematikan yang dikeluarkan adiknya,

Hmmm.. Hei Ototou?? Ototou!!! Kau sadarkan ini bukan dunia Shinobi??

So what?? Apa itu penting??

Yang terpenting sekarang ini adalah membunuhmu!!!

ITU YANG PALING PENTING!!!

#The End#