Kyuubi pun keluar dari supermarket dengan membawa 1 karung kertas besar berisi apa lagi kalau bukan apel merah buah kesayangannya. Setelah memilih kurang lebih satu jam di dalam sana, ia berhasil mendapatkan satu karung buah apel yang terbaik. Hatinya yang tadinya galau kini menjadi tenang. Ia hanya perlu mencari tempat yang cocok untuk berduaan dengan apel-apel merah manisnya.
Iya pun mengendarai mobil sambil mengitari kota Tokyo untuk mencari tempat terbaik untuk 'ngedate' dengan apel-apel merah manisnya sebelum ia memakannya semua satu persatu. Ia memang seorang yang gentleman, manusia saja ketika memutuskan untuk memakan kekasihnya, mereka harus melakukan yang namanya pendekatan terlebih dahulu, berkencan atau apalah namanya itu. Bahkan harus melakukan banyak proses lebih dari itu, yang menurutnya hanya bikin dirinya pusing saja. Itu saja untuk manusia yang tak terlalu ia pedulikan kecuali keluarganya.
Iya sungguh sangat beruntung selama ini tidak merasakan ketertarikan kepada sesama manusia yang lain. Hanya ada keluarganya, dirinya dan si apel merah manisnya. Dan untuk buah kesayangannya ini, Kyuubi setidaknya harus memberikan satu kali kencan sebelum memutuskan untuk memakannya, satu per-satu.
Setelah 30 menit berkeliling akhirnya ditemukan tempat berkencan yang strategis. Yang tak lain dan tak bukan adalah Taman Kota yang terletak di tengah Kota Tokyo.
Ini adalah tempat yang cocok, bukan hanya untuk aku dan apel merahku saja, tapi naru-chan pasti suka dengan taman ini. Ada banyak pohon berwarna ke oren-orenan akibat dari musim gugur yang belum berakhir, pikir Kyuubi.
Kyuubi pun memutuskan memilih tempat duduk di taman kota yang diatasnya terdapat pohon rindang yang sejuk.
Dan kencan pun dimulai..
[Anggap aja ini obsesi Kyuubi dengan apelnya sama seperti obsesi Tuan Krab dengan Uangnya, wkwkwk.. Parah banget kan??]
[Dan author hanya bisa berharap Kyuubi tidak berakhir dengan menikahi apel-apel merahnya itu, seperti apa yang pernah kita liat di episode tuan krab ketika kencan dengan uang cantiknya itu (~_~メ)]
x
Baru 10 menit mereka berkencan, ada gangguan yang datang. Kyuubi tak menyadari itu pada awalnya, karena terlalu terhipnotis pada merah mulus dan harumnya kumpulan apel-apel yang ada di hadapan nya.
Ada banyak kumpulan gagak-gagak yang bertengger di pohon tempat dimana kursi taman nya berada. Dan bukan hanya di pohon itu saja tapi juga di pohon-pohon lainnya.
Kyuubi pun yang melihat mereka semua sampai mengira kalau ia salah masuk tempat, mungkin ini bukan taman kota, tapi kebun binatang atau tempat perkembanganbiakan burung khususnya burung gagak.
Yupp mungkin ia salah tempat, Kyuubi pun memutuskan untuk membawa apel-apel merahnya keluar dari tempat ini. Dan memutuskan untuk ke tahap selanjutnya yaitu ke hotel terdekat.
Tapi ketika Kyuubi bergerak sambil membawa apel-apel merahnya, semua mata burung gagak yang sebelumnya menatap intens ke arah Kyuubi terbang mengikutinya. Tidak satu dua dan tiga tapi semuanya secara serentak. Terdengar bunyi kepakan burung-burung itu.
Kyuubi yang tiba-tiba mendengar suara kepakan sayap burung pun menengok ke belakang. Dan apa yang diliat nya membuatnya menangis ketakutan.
"Wahhh.. What the hell it is.." pikirnya seketika.
Kyuubi pun langsung lari melihat burung-burung gagak itu dengan ganas mengejarnya.
"Tiiiiidddaaaaakkkkkk!!!"
Teriak Kyuubi sambil lari sekuat tenaga. Dan akhirnya sembunyi di bawah pohon yang telah mati dan tumbang. Saking besarnya pohon itu, Kyuubi dapat dengan mudah untuk bersembunyi di sana. Kemudian dilihatnya kumpulan apel yang tadi juga dibawanya lari. Ditatapnya mereka.
Entah apa yang ada di pikiran Kyuubi sehingga tatapan nya lama-lama semakin tajam dan memicing, berubah menjadi sebuah tatapan Death Glare.
"Atau mungkin mereka adalah pacar-pacar mu huh apel!?? Kalian belum putus kan dengan mereka makanya dia mengejar ku?? Kalian tidak single kan?? Kalian bahkan mungkin ada yang sudah punya anak kan?? Kalian ternyata selingkuh ya diam-diam di balik mereka?? Selingkuh pada pacarmu ya?? Atau pada suamimu?? Aku tak mau dikira pelakor okey!!!
Kukira kalian adalah apel-apel merah manis ku.. Dan ternyata kalian hanyalah apel-apel merah yang manis diluar tapi busuk di dalam.
Sana kalian pergi!! Kembali sana pada pacar dan suami mu itu!! Urus itu anak-anak kalian!! Dasar kalian apel busuk yang tak patut jadi orang tua!! Tak patut di jadikan contoh!!! Pantas saja sekarang musimnya para pelakor meraja lela. Ternyata kalian ya biang keroknya!??"
Kyuubi pun ketika mengatakan kalimat itu keluar dari tempat persembunyian dan melempar apel-apel itu kepada kumpulan gagak yang mendekat le arahnya.
"Tuh kembali kau pada pacarmu!!"
"Tuh kembalilah kau pada suamimu!!"
"Nih rasakan!! Kembalilah kau pada kekasihmu!!"
"What the hell?? Ini kembalilah kau pada istri dan anak-anak mu!!"
Begitulah salah empat dari banyak kata yang di ucapkan Kyuubi. Ia melempar apelnya dengan sangat telak mengenai burung-burung itu. Tepat di kepala sehingga yang dikenai langsung jatuh. Entah itu jatuh pingsan atau mati seketika.
Tapi apel yang di bawa Kyuubi tidak sebanyak burung-burung gagak yang ada. Ketika didalam karung kertasnya sudah tak ada lagi apel untuk di lempar dia baru menyadari sesuatu yang belum dipikirkan sebelumnya.
F*CKING SH*T!!!
Bukan hanya pacar, suami, istri dan anak-anak mereka saja yang datang, tapi seluruh keluarga dan beserta mantan-mantan pacar, suami dan istri-istri mereka.
Ini pembantaian namanya!!
Ohh bukan.. T-t-this.. This.. I-is..
This is Yandere.. This is Yandere Attack!!!
Kyuubi pun hanya bisa menangis darah.
"II-I-Ini ada- ada-lah NIGHTMARE.. MIMPI BURUK!!! MIMPI BURUK DARI YANG PALING BURUK!!! Ohh NNOOOO!!!" pikirnya.
Kyuubi pun berlari dan berlari.. Sampai ia tak melihat tanah yang dilewatinya dan ditapakinya, mengakibatkan ia tersandung oleh batu kerikil dan jatuh tersungkur membentur tanah rerumputan dibawahnya.
Kumpulan burung-burung gagak itu pada akhirnya dapat mengejar Kyuubi. Mereka pun mematuk-matuki rubah merah itu. Mulai dari rambutnya, bajunya, celananya bahkan sepatu yang di pakainya. Tak ada yang tak terlewat oleh patukan burung-burung itu.
Fuck thiiisss!! Aku tidak akan kalah dengan burung-burung gagak ini!! Aku tidak bersalah okey!! Jadi aku berhak untuk membela diri!!
Dan kemudian Kyuubi pun akhirnya menyerang balik burung-burung gagak itu satu persatu.
Aku saja berani membunuh manusia jika mereka membuatku kesal. Apalagi kalian huh.. burung gagak hitam jelek yang seenaknya main hakim sendiri. Cuih.. Rasakanlah cengkraman kematian ku. Akan aku bunuh kalian semua satu persatu..
"Muahahahahaha.."
Terdengar suara lepas yang membuat hewan-hewan lain yang mungkin berada disana sembunyi ketakutan.
Kyuubi yang tadinya adalah orang yang diserang menjadi berubah sebagai orang yang menyerang. Dibunuh nya semua burung gagak yang mendekat ke arahnya. Di cengkramnya, di banting nya, di injaknya dan di robeknya mereka semua.
Dan ketika ia ingin membunuh satu burung gagak terakhir..
Terlihat seseorang berambut hitam panjang di ikat kebelakang, berbaju jas serba hitam dan ada sedikit hiasan merah datang berjalan mendekat ke arahnya, menatapnya dengan tatapan intensnya. Bola mata merah gelapnya menatap tajam ke arah nya. Seperti katana yang ingin menebas tubuhnya seketika.
Kyuubi pun melihat tatapan nya itu tidak merasa takut. Ia adalah orang yang tidak bersalah. Dan menurutnya ia patut membela diri dengan membunuh mereka satu-persatu. Ia pun mendeathglare balik pria itu dengan tatapannya yang tak kalah tajamnya.
"Apa!! Kau liat apa Keriput Buluk!! Singkirkan mata merah jelekmu itu dari hadapanku atau aku akan mencongkelnya dengan kedua tangan kosong ku ini."
"Kau membunuh Gagak-gagakku" kata pria itu dengan singkat.
"Jadi ini salah ku begitu?? Kau tak lihat jika mereka sebelumnya menyerangku hei Raja Gagak Buluk!! Dasar Keriput tak tahu diri, kau tak ajari mereka sopan santun dan tata krama ya?? Seenaknya saja main serang orang. Setidaknya tanya dulu mengenai kebenarannya. Don't be a jerk with torture first asking question later!! You Dumb Crow!!"
Kyuuby pun teringat akan apel-apelnya dan membuat dirinya menjadi patah hati. Burung gagak terakhir pun dilepaskan nya. Yang tadinya ia berdiri menjadi duduk menangis. Dia pun menatap pria kriput itu dengan tatapan yang berkaca-kaca.
"Lagi pula aku tak bersalah okey, mereka-" kata Kyuubi sambil menunjuk satu-satu apel merah yang berada di sana, "mereka saja yang main selingkuh. Aku orang yang tak bersalah. Aku bukan pelakor yang merusak hubungan orang. Mereka saja juga berbohong kepadaku, mengatakan kalau mereka semua single. Dan otomatis aku memilih mereka untuk aku ajak berkencan. Tak tahu kalau mereka sebenarnya sudah mempunyai seseorang dan tambatan hati mereka. Dan aku mungkin hanya sebagi pemuas hasrat mereka saja."
"Aku juga Korban okey.. Aku hanya membela diri.. Huhuhuhu.. Dasar apel sialan!! Dasar apel-apel busuk!! Dasar Gagak-Gagak Buluk!! Beraninya mereka main selingkuh dan menyerang orang yang tak bersalh. Kalau tidak kan aku tidak bakalan jadi korban. Dianggap pelakor dan kambing hitam lagi." Kata Kyuubi sesenggukan sambil sekali-kali mengusap airmatanya yang jatuh mengalir di pipinya.
Dan yang melihat ekspresi Kyuubi yang menangis patah hati dan putus asa itu pun membuat pria yang berada jarak 10 kaki, semakin berjalan mendekat ke arah rubah merah yang masih terus menangis sesenggukan.
#tbc
Hehe chapter depan dari segi Itachi..
