Itachi Uchiha adalah anak sulung dari dua bersaudara, berumur 24 tahun, Fugaku nama ayahnya, dan Mikoto nama ibunya. Sepintas tak ada yang salah jika kau hanya memandangnya dengan sekilas. Tapi jika kau mendekat.. Kecuali kamu rabun dekat atau katarak tak ada yang tak bisa melihat birthmark [kebagusan pake banget itu namanya, tolong di ganti dengan kata keriput saja] di wajahnya itu.

Ia sudah melakukan facial wajah semenjak dirinya sudah bisa memegang cermin ditangannya. Bukan untuk menghilangkan keriputnya itu tapi malah untuk memeliharanya dan mengembang-biakannya. Siapa tahu kedepannya sepasang suami istri keriput itu bisa hidup langgeng dan mempunyai anak-anak beserta cucu dan cicitnya. Di dunia ini memang belum ada tempat perkembangbiakan keriput.

Jadi Itachi ingin jadi orang pertama yang membuka jasa perkembang-biakan keriput secara alami dan natural tanpa adanya operasi plastik. Ia semenjak lahir saja sudah memilikinya, siapa yang tak ingin seperti dirinya, iya kan?? Apa lagi jika ia berhasil, maka tak perlu menunggu umur tua pun semua sudah bisa memiliki keriput sebelum waktunya.

Apa lagi kalau itu permanen. Dan itu bisa saja menjadi tren masa kini. Bukan tren sekarang yang malah ingin menghilangkan keriput dengan operasi plastik.

Prinsip Itachi..

x

Ingat prinsip Itachi..

x

Mohon di garis bawahi dan bercetak tebal..

x

"Tak ada keriput tak rame dan banyak keriput banyak rejeki"

Itulah prinsip yang selalu di pegang teguh olehnya. Tapi walaupun begitu, walau sudah facial sana sini masih saja keriputnya itu hanya ada 2 dan bahkan belum ada tanda-tanda adanya kehamilan dari pihak sang istri. Itachi padahal ingin sekali segera menimang cucu atau pun cicit-cicit mereka. Tapi apa daya takdir berkata lain.

Mungkin si suami keriput itu mandul Itachi pun tidak tahu pasti. Walaupun dia jenius dan serba bisa, bukan berarti dia dapat memberikan bimbingan konseling kepada sepasang suami istri keriput di wajahnya itu agar cepat bisa mempunyai anak banyak. Dia punya istri aja belum, apa lagi punya anak.. Bagaimana mau memberi kritik dan saran coba. Benar kan??

Itachi juga adalah seorang kakak yang suka sekali menggoda adik satu-satunya yang ia miliki yaitu siapa lagi kalau bukan Sasuke Uchiha. Sehingga tak jarang mereka suka bermain permainan kejar-kejaran anjing kucing atau polisi pencuri.

Mereka menciptakan versi mereka sendiri yaitu dengan Sasuke yang membawa pedang katana kesayangannya. Dan sebagai kakak yang baik hati dan penuh kasih serta mempunyai perhatian yang lebih, Itachi rela menjadi orang yang di kejar.

Ia tahu kalau sebenarnya adiknya sangat menyayanginya dan terkagum-kagum kepadanya, kalau tidak mengapa ia yang selalu di kejar dan bukan sebaliknya?? Iya kan??

Dengan kata lain, itu sama saja seperti para fangirls dan fanboys nya yang selalu mengejar-ngejar dirinya ketika mereka melihat sosok setampan dan semenawan dirinya dari kejauhan. Siapa yang tidak akan tahan coba?? Pesonanya memang sungguh di atas rata-rata.

Bahkan adiknya sendiri pun tak tahan akan pesona yang terpancarkan dari dalam dirinya. Ia tahu diam-diam Sasuke mengaguminya. Dan ia tahu kalau adiknya itu malu untuk mengatakannya makanya yang Sasuke bisa lakukan hanyalah dengan langsung memperlihatkannya dari aksi yang dilakukannya.

Apa lagi ketika mata adiknya berubah menjadi merah hati.. Wahhh.. Sungguh mata yang penuh cinta yang ditampilkan untuknya.. Bukan lagi warna pink gula-gula.. Tapi warna merah semerah warna hatinya.. Ck ck ck.. Dia sudah bisa menebak kalau adiknya itu diam-diam adalah seorang yang romantis.

Sudah cukup penjelasan tentang Itachi karena memang ini bukan biografi mengenai dirinya ataupun biografi mengenai keriputnya, kecuali kalau dia nanti sudah meninggalkan ibu bumi kita tercinta ini, baru kita bisa mendengar biografi lengkap mulai dari lahir sampai ia telah menutup usia atau bahkan pergi hidup bersama alien di luar angkasa. [Siapa tahu, iya kan?? Itachi gitu loh.. Dirinya itu bisa saja diculik untuk dijadikan mantu, pacar, suami atau bahkan pembantu pembersih toilet. Dirinya kan serba bisa. Mubazir banget dirinya diculik hanya untuk dijadikan bahan eksperimen. Kata Itachi itu dengan bangganya.. #plak]

x

Setelah kita melihat sekilas cuplikan tentang Bang Itachi, sepasang keriput kesayangannya, dan Sasuke si adik tercinta yang terlalu mengaguminya itu, marilah kita melihat burung-burung gagak yang telah lama di pelihara olehnya. Jumlahnya setelah dihitung, sudah mencapai sekitar 500 ekor. Itachi memeliharanya di tempat pemeliharaan burung gagak di Kebun Binatang Pribadi milik keluarga Uchiha. Yang memang khusus sebagai tempat perkembang-biakan burung-burung gagak miliknya itu.

Entah apa yang membuatnya begitu terobsesi dengan burung gagak, tapi yang jelas hal itu terjadi sekitar 1 tahun yang lalu. Apa lagi ketika burung gagaknya itu hanya tinggal seekor. Lain halnya dengan Kyuubi yang anti alias phobia dengan yang namanya burung gagak, Itachi sungguh sebaliknya.. Iya begitu terobsesi dengan gagak bermata merah miliknya, walau obsesinya itu masih pada urutan yang ke dua. Dan obsesi pertamanya yang mendapatkan singgasana tertinggi dihatinya dan pikirannya adalah siapa lagi kalau bukan si Rubah Merah alias si Kyuubi Kitsunenya itu.

Kenapa bisa seperti itu??

Singkat cerita, awalnya Itachi memelihara gagak-gagaknya itu hanya karena mendapatkan warisan dari Kakek Moyang Tua dan Kakek Moyang Mudanya. Itachi mendapatkan warisan sebanyak 100 ekor burung gagak sedangkan Sasuke adiknya mendapatkan warisan sebuah pedang katana dari Kakek Moyang mereka.

100 burung gagak, buat apa coba.. Kalau Sasuke sih pedangnya bisa dipakai ketika mereka sedang main kejar-kejaran. La kalau burung gagak?? Emang Itachi sutradara film horor apa?? Yang harus pakai burung gagak agar suasana lebih menyeramkan. Iya kalau cuma 10-15 ekor la ini 100 ekor, emang Itachi tengkulak gagak apa??

Ketika Bang Tachi pertama kali mendengar itu, ingin rasanya ia menggorok kedua Kakek Moyang yang ada di depannya dengan pedang katana milik Sasuke. Tapi seperti merasakan tatapan membunuh salah satu dari dua cucu dari cicit keponakannya, Kakek Moyang Muda mengatakan sesuatu kepadanya,

"Kau bisa saja ingin menggorok leher kita, walau kau tidak akan berhasil dan malah akan berakhir dengan menggorok lehermu sendiri. Yang jelas burung-burung gagakmu itu akan menuntunmu pada tambatan hatimu. Jadi kau harus menjaganya dan merawat mereka dengan baik-baik. Semakin banyak mereka, maka semakin banyak pula persentase kamu bisa menemukan tambatan hatimu itu. Ingat Itachi jika ke 100 gagak itu mati di tanganmu maka kau dan tambatan hatimu itu tidak akan pernah bertemu. Anggap saja gagak-gagak yang kita berikan ini kepadamu adalah sebuah benang merah takdir yang akan menghubungkanmu dengannya."

Kakek moyang muda menjelaskan dengan wajah datar tanpa ekspresinya.

"Hn." ucap Kakek Moyang Tua mengkonfirmasi.

Jadi begitulah bagaimana Bang Tachi mewarisi gagak-gagak itu. Dan setelah 5 tahun merawatnya dari yang awalnya hanya 100 ekor burung gagak sekarang menjadi 500 ekor burung gagak. Sungguh sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Itachi semenjak itu selalu mengurus mereka dengan baik, telaten, rajin, dan rutin sehingga ia dapat melipat-gandakan jumlah mereka menjadi 5 kali lipat dari sebelumnya. Usahanya dan kegigihannya untuk bisa menemukan tambatan hatinya itu memang perlu diacungi jempol.

Tapi suatu hari ketika tepatnya 5 tahun setelah ia mendapatkan warisan itu dari Kakek Moyangnya, ia menemukan bahwa ke 500 burung gagaknya itu tidak ada di Kebun Binatangnya. Burung gagaknya itu lepas dari kandang-kandang besar mereka. Tak satu dua kandang tapi seluruhnya. Ingin rasanya ia berguling-guling di tumpukan sampah terdekat untuk meyakinkan kalau ini semua hanyalah mimpi belaka. Tapi untungnya dirinya memasang chip pendeteksi di semua burung gagak miliknya. Dan hanya dibutuhkan waktu kurang dari 1 menit Itachi dapat menemukan dimana gagak-gagaknya itu berada.

Ia melihat semua tanda merah yang berkedap-kedip itu dan menemukan bahwa ke 500 burung gagaknya berada di satu tempat yang sama.

Ketika ia masuk ke dalam mobilnya, secara penasaran ia mengecek lagi titik-titik merah itu dan menemukan kalau burung-burung gagaknya seperti sedang mengejar sesuatu.

Itachi pun dengan cepat menancap gas mobilnya dan melaju ke tujuan yang tak perlu kita merasakan penasaran lagi yaitu Taman Kota Tokyo.

Ketika ia kurang dari 15 menit lagi akan sampai ke tempat tujuan, dapat terdengar dari alat pendeteksinya, bunyi alarm yang menandakan bahwa burung-burung gagaknya itu mati satu persatu. Dan angka itu turun semakin cepat. Membuat Itachi mengeluarkan aura kemarahannya. Jangan sampai semua burung-burungnya itu mati tak tersisa.

Ketika ia sampai di taman kota, ditemukannya bangkai burung-burung gagak yang sudah ia pelihara selama 5 tahun ini mati berserakan di taman kota. Ia pun berjalan mengikuti arah kemana burung-burung itu mati berserakan. Sesekali ia melihat adanya buah apel yang tergeletak ada di sana. Walau jumlahnya tak sebanyak burung gagaknya.

Apa ini penyebab gagak-gagaknya itu mati?? Karena terkena jatuhan apel secara estafet?? Tapi disini tidak ada pohon apel, berarti ada satu penjelasan lain yang mungkin terjadi. Yaitu burung gagaknya itu mati karena terkena lemparan apel dari seseorang. Satu apel bisa membunuh 10 ekor burung gagak sekaligus. Sungguh lemparan yang luar binasa.

Aura Itachi yang tadinya sudah sampai pada aura kemarahan menjadikannya naik satu tingkat lagi menjadi aura mematikan. Ia akan membunuh seseorang yang telah berani-beraninya membunuh burung-burung gagaknya itu. Dan ia dapat memastikan setelah ia membunuhnya maka hal itu akan berlanjut juga kepada seluruh sanak keluarganya.

#tbc