Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU DAN MEREVIEWS.
Dan minna do'akan yah semoga ff ini reviewsnya bisa 1000.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
Balasan reviews:
anggraxl :
Naruto baka luluh ga hatinya , pas ketemu sama orang tua nya ? itu masih rahasia author.
Kurogane Namikaze Dragneel :
Disini gaara keluar dr suna, dan berarti dia g jadi kazekage. Kalo gitu yg jadi godaime hokage siapa...? maksud kamu godaime kazekage? Yang masih jadi kazekage ayahnya Gaara. Godaime Hokage itu kan Tsunade.
Dan di sini juga naruto bikin organisasi buat ngelawan negara elemental, sama kayak akatsuki.
Apa nanti akatsuki pada gabung ke organisasi naruto..? itu masih rahasia, kalau di kasih tahunkan jadi gak seru lagi.
Guest :
Cerita yg kereeen,, apakah kakashi akan bertarung lwan naruto dan kapan kakashi tau tentang kekuatan naruto? Mungkin, tapi ini baru kemungkinan yah.
:
Apakah sasuke nanti akan ikut menjadi tim naruto? Tidak akan.
gilbert. :
Gan Chapter Nya Sampai Berapa Gam ? entahlah.
Tatank no Kitsune :
apakah nanti naruto melawan pain? Kemungkinan yah, tapi ini baru mungkin.
krama69 :
apakah nanti naruto akan membunuh orochimaru? Iyah, nanti Naruto akan bertarung melawan Orchimaru dan membunuhnya.
Guest :
apa nanti sasuke dan naruto akan bertarung dilembah akhir? Iyah itu pasti.
AndiBhayangkara :
Siapa Yg jadi rival naruto?sasuke? yap benar, rival Naruto itu Sasuke, tapi nanti keluar musuh terberat Naruto tapi bukan Sasuke.
Hana 'Meida' Namikaze :
Itachi akan ketauan gak kalau dia membantu Naruto? Itu masih rahasia Author.
Naminamifrid :
Fic ini banyak adegan berdarah. Senpai suka sama adegan berdara-darah? Ya, aku suka adegan yang berdarah-darah dari ff, tapi kalau di dunia nyata mah enggak.
Utakata wakil ketunya? Yap benar.
El bany blueblack :
anggota akatsuki nya di bkin kuat thor Biar seru dan naruto jka brtarung di buat kalah sekali*, dan di buat kuat nya pelan* aja seiring brtambah nya umur/remaja/dewasa? Anggota akatsuki pasti akan di buat kuat, kalau akatsuki lemah tidak seru. Naruto juga bertarung lawan 2 orang sudah pingsan apalagi kalao 3 orang akatsuki pasti Naruto kalah dan buat sarannya makasih.
Yasashi-kun :
Ini ada gabungan dgn chara yg di Movie ya? Mungkin tidak.
Naru-kun93. :
Berarti habis bertarung dengan sasuke,naruto yang pergi ya ? aku kasih sedikit bocoran ceritanya, yang pergi naruto bukan Sasuke.
Berarti sasuke tetep di konoha donk atau dia juga ikut pergi ? yang ini masih rahasia di tunggu ajah chapter depan mungkin akan ketahuan Sasuke ikut atau enggaknya.
DAN MAAF AGAK LAMA UPDATENYA KARENA AKU lagi UAS, JADI MAAF YAH MINNA.
.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl dan masih banyak lagi (maaf ada yang belum ketulis karena banyak banget).
.
.
.
RnR PLEASE MINNA.
.
.
.
Chapter 14
.
..
.
.
.
"kau pasti orang yang paling lemah di tim mu sehingga mereka meninggalkanmu disini." ucap Jirobou meremehkan.
"akan ku buktikan padamu kalau aku bukan orang yang lemah." jawab Chouji.
Setelah mendengar ucapan Chouji barusan, Jirobou mendecih tidak suka.
"akan ku buktikan kalau kau memang lemah."
Jirobou seketika langung berlari kearah Chouji dengan cepat, Jirobou menyerang Chouji dengan taijutsunya. Chouji cukup kesulitan menahan serangan Jirobou yang cepat. Jirobou yang melihat celah langsung menghantamkan tinjunya di wajah Chouji.
DHUAGHHH BRAKK
"arghhh" Chouji seketika terlempar kebelakang dan menabrak pohon-phon di belakangnya. Jirobou yang melihat Chouji tampak kesakitan tersenyum sadis.
"sudah ku katakan kau lemah, dasar bocah gemuk."
Seketika Chouji membulatkan matanya dan langsung menatap tajam kearah Jirobou. Jirobou yang di tatap oleh Chouji hanya memasang wajah cueknya. Seketika Chouji berdiri dan membuat handseal.
"nikudan sensha"
Choujipun mengubah tubuhnya menjadi seperti bola dan seketika Chouji berputar dengan cepat kearah Jirobou. Jirobou yang melihat itu hanya memandang datar dan mengadahkan tangannya kearah Chouji yang sedang berputar kearahnya.
BRAKKKK
Serangan Choujipun dapat di tahan dengan mudah oleh Jirobu dengan kedua tangannya, dan Jirobou langsung membantingkan tubuh Chouji ke pohon di di depannya.
"arggghh" rintih Chouji, Chouj seketikai menyeka darah yang keluar dari ujung bibirnya.
'Shikamaru, tampaknya aku tidak berjanji untuk menyusulmu.' batin Chouji.
Jirobou mendekati Chouji yang masih tergeletak di tanah dan seketika Jirobou mencekik Chouji dengan erat.
"argghh" rintih Chouji, Chouji tampak berusaha melawan agar dirinya bisa bebas dari Jirobou, Jirobou yang melihat itu semakin mengeratkan cengkramannya pada leher Chouji dan langsung menghantamkan tinjunya dengan kuat kearah wajah Chouji.
DHUAGHHH BRAKK
"Argghhhhh" Chouji terlempar kebelakang dan menubruk pohon besar di belakangnya. Tampak Chouji sangat kesakitan di seluruh tubuhnya. Seketika Chouji mengambil sesuatu di dalam saku celananya dan Choujipun mengeluarkan 3 pil yang berbeda-beda.
'maaf ayah, sepertinya aku harus memakan pil terlarang ini' batin Chouji.
Chouji mengambil pil berwarna hijau, tampak Chouji ragu-ragu untuk memakannya dan akhirnya Chouji memakan pil hijau tersebut. Perlahan Chouji berdiri kembali dan menatap tajam Jirobou.
"tampaknya kau memakan sesuatu gendut, tapi tak masalah kau tak akan menang melawanku." ucap Jirobou sombong. Chouji yang mendengar itu langsung berlari kearah Jirobou, Chouji menyerang Jirobou menggunakan teknik taijutsu. Jirobou yang merasakan perbedaan kekuatan setelah Chouji memakan pil tersebut tampak kewalahan. Jirobou tidak mau kalah, ia langsung mengayunkan tinjunya kearah perut Chouji akan tetapi Chouji dapat menahannya dengan mudah. Seketika Chouji membantingkan tubuh Jirobou sekuat tenaga pada tanah.
BLARRR
Choujipun berhasil membanting tubuh besar Jirobou sekuat tenaga, dan membuat kawah yang cukup besar .
"arghhh, sialan kau" Jirobu kembali bangkit walaupun tubuhnya kesakitan akibat barusan, Chouji yang melihat Jirobou yang mencoba berdiri kembali lanngsung membuat handseal.
"nikudan sensha"
Tubuh Choujipun berubah menjadi bola dan seketika berputar dengan cepat kearah Jirobou. Jirobou yang melihat jutsu itu lagi hanya memandang remeh dan mencoba menahan serangan tersebut sama seperti serangan Chouji pertama. Jirobou membulatkan matanya saat serangan tersebut tidak berhasil di tahan olehnya.
BRAKKKK
Tubuh Jirobupun terlempar dan menabrak beberapa pohon di belakangnya sampai hancur. Tampak Jirobu sangat kesakitan akibat serangan Chouji barusan.
"heh bocah gendut, apa itu yang kau sebut dengan serangan?" Tanya Jirobou dengan nada mengejek, seketika tanda kutukan yang berada di tubuh Jirobou menjadi menyebar di seluruh tubuhnya. Chouji yang melihat itu membulatkan matanya kaget karena tiba-tiba tubuh lawannya di selimuti oleh garis-garis aneh.
'apa itu?' batin Chouji.
Seketika Jirobou berdiri kembali dan langsung melesat kearah Chouji yang masih sibuk dengan pikirannya sendiri. Jirobou mengayunkan tinjunya kearah Chouji tetapi chouji dapat menahannya walaupun tubuhnya mundur beberapa langkah akibat menahan pukulan dari Jirobou tersebut.
'kekuatannya menjadi tambah besar dari yang sebelumnya' batin Chouji.
Chouji langsung berlari kearah Jirobou dan berniat menyerangnya.
"bubun baika no jutsu"
Seketika tangan kanan Chouji membesar dan Chouji langsung mengarahkan tangannya kearah Jirobou.
Alangkah terkejutnya Chouji saat Jirobu dapat menahan serangannya dengan mudah, tak berlangsung lama Jirobou menarik tubuh Chouji kearahnya dan seketika Jirobou mengayunkan pukulan tepat di perutnya.
DHUAGHHHH
"arghhhhh" tubuh Choujipun terlempar akibat serangan Jirobou barusan. Jirobou dengan cepat berlari kearah Chouji dan seketika Jirobou memegang kerah baju Chouji dengan kuat. Chouji yang masih dalam keadaan kesakitan tampak tidak melakukan pemberontakan. Jirobou yang melihat itu menyeringai sadis kearah Chouji. Seketika Jirobou menendang tubuh Chouji dengan sekuat tenaga.
DHUAGGGG BRAKK BRAKK
"argghhhhhh" tubuh Chouji terlempar jauh kebelakang dan merubuhkan beberapa pohn dibelakangnya. Chouji tampak sangat kesakitan akibat tendangan Jirobou barusan, tenaganyapun sudah habis.
'sebaiknya aku memakan pil kuning itu' batin Chouji.
Chouji mengambil tempat pil di dalam sakunya dan setelah itu Chouji mengambil pil kuning dan langsung memakannya. Jirobu mendekati Chouji yang masih tergeletak di atas tanah. Jirobou lalu mencoba menendang Chouji, tapi tiba-tiba tendangan tersebut dapat di tahan oleh Chouji. Jirobou cukup kaget karena Chouji belum tewas. Chouji memegang kaki Jirobou dan seketika Chouji melemparkan tubuh Jirobou keatas. Chouji segera berdiri dan setelah itu Chouji langsung menendang tubuh Jirobou yang masih berada di udara denga kuat.
DHUAGGGGHHH BRAKKKK
Tubuh Jirobou terhempas kebelakang akibat tendangan Chouji barusan. Chouji berlari kearah Jirobou yang masih tergeletak di tanah akibat serangannya barusan. Chouji langsung menghantamkan pukulannya kearah wajah Jirobou dengan sekuat tenaga dan menimbulkan luka memar di wajah Jirobou. Seketika Jirobou mencoba bangun kembali dengan sekuat tenaga. Chouji mundur beberapa langkah. Seketika Chouji mengeluarkan kunai-kunai yang sudah ada talinya dan melilitkan kunai-kunai tersebut kebadannya. Chouji langsung membuat handseal.
"nikudan hari sensha"
Chouji mengubah tubuh menjadi bola yang di sekelilingya sudah ada kunai-kunai dan seketika Chouji berputar dengan cepat kearah Jirobou. Jirobou yang melihat itu dengan segera membuat handseal.
" Doton: Doroku Gaeshi"
Seketika muncul dinding tanah di depan Jirobou untunk menahan serangan Chouji, tapi sayang serangan Chouji berhasil menembus dinding tanah milik Jirobou tersebut.
BLARRR
Choujipun berhasil menyerang Jirobou dan membuat sekujur tubuhnya terluka akibat serangannya barusan.
"hah..hah..hah ..siapa yang lemah sekarang?" Tanya Chouji sambil mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal.
"Jangan senang dulu, akan kutunjukan kekuatanku padamu." Jawab Jirobou, seketika tanda kutukan tersebut semakin banyak dan akhirnya Jirboupun berubah. Chouji membulatkan matanya tidak percaya atas pemandangan di depannya.
'rambutnya menjadi panjang, kulit berwarna merah, dan wajah yang sangat menyeramkan' batin Chouji.
Jirbou langsung berdiri dan melesat kearah Chouji yang masih diam.
"Rakanken"
Jirobou langsung menyerang Chouji dengan pukulan dan tendangannya yang kuat, tampak Chouji sudah sangat kewalahan akibat kekuatan Jirobou meningkat drastis. Jirobou yang melihat Chouji sedang lengah langsung menghantamkan pukulan dan tendangannya ke wajah dan perut Chouji.
DHUAGHHHH
Chouji terlempar kebelakang akibat serangan Jirobou barusan, tampak Chouji sudah sangat kesakitan dan sangat kelelahan.
"uhuk..uhuk" Choujipun terbatuk mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.
Jirobou perlahan mendekati Chouji yang masih tergeletak tak berdaya.
"sudah kubilang jangan berlagak sok kuat gendut." ucap Jirobou sambil menendang tubuh Chouji.
"arghhhh" rintih Chouji.
"kau tahu mengapa bocah nanas itu meninggalkanmu? Karena mereka tidak membutuhkan bocah gendut dan lemah sepertimu…" ucap Jirobou. Jirobou kembali mendeketi Chouji yang masih tergeletak.
"..kau hanya badut di kelompokmu, dan bocah nanas itu juga tidak peduli denganmu." Lanjut Jirobou. Jiroboupun menginjak kepala Chouji dengan kuat.
"arghhh" rintih Chouji kesakitan akibat kepalanya diinjak oleh Jirobou.
"anak berkepala nanas itu tidak berguna karena memasukanmu dalam kelompoknya." Ucap Jirobou.
Chouji hanya terdiam mendengarkan ucapan Jirobou barusan.
'apa aku benar telah menyusahkan Shikamaru selama ini?' batin Chouji.
Chouji mengambil pil merah dalam sakunya dan dengan ragu-ragu Chouji memakan pil merah itu.
'Shikamaru, Naruto, Kiba, Neji dan yang lainnya maafkan aku, sepertinya aku tidak akan menyusul kalian.' Batin Chouji.
Seketika Chouji menggenggam kaki Jirobou yang menginjak kepalanya dan Chouji langsung membantingnya ke tanah.
BLARR
"argggghh" Jiroboupun kaget karena tubuhnya tiba-tiba di banting oleh Chouji.
"b-bagaimana bisa kau?" Tanya Jirobou kepada Chouji.
"kau boleh menghinaku, kau boleh memanggilku dengan sebutan gendut tapi kau jangan pernah MENGHINA TEMANKU" ucap Chouji dan seketika tumbuh sayap berwarna biru di punggungnya dan tubuhnya langsung menjadi kurus. Chouji langsung melesat dengan cepat kearah Jirobou.
DHUAGHHHH
Jirobou terpental akibat pukulan yang di layangkan kearahnnya oleh Chouji, Chouji langsung melesat kembali kearah Jirobou dan memukul telak wajahnya.
BLARRR
Jiroboupun menubruk beberapa pohon hingga rubuh, perlahan Jirobou berdiri kembali dan langsung membuat handseal.
"Doton: Doryō Dango"
Seketika Jirobou mengangkat gumpalan tanah berskala besar dan melemparkannya ke arah Chouji. Chouji yang melihat itu langsung membuat Handseal.
"bubun baika no jutsu"
Seketika Tangan Chouji membesar dan Chouji langsung mengarahkan kearah gumpalan tanah yang sedang mengarah kearahnya.
DHUAARRRRR
Gumpalan tanah tersebut itu hancur seketika oleh Chouji, tak ingin membuang waktu Chouji langsung melesat kearah Jirobou dan mengayunkan pukulannya ke perut Jirbou.
DHUAGHHHH
Jirobou terpental kebelakang setelah terkena pukulan dari Chouji, Jiroboupun tergeletak ditanah dengan nafas yang memburu. Chouji langsung mendekati Jirobu yang sudah kelelahan dan Chouji langsung mencengkram kerah baju Jirobou.
"kau telah menghinaku dari tadi tapi aku masih saja diam tetapi saat kau menghina salah satu temanku aku tidak akan memaafkanmu." ucap Chouji dengan tatapan tajam kearah Jirobou.
"chodan bakugeki"
Seketika tangan Chouji di selimuti Chakra berwarna biru dan dengan sekuat tenaga Chouji menghantamkan pukulan yang sangat kuat kearah Jirobou.
DHUARRRRRRRR
Seketika terbentuk kawah yang besar di tempat tersebut, Jiroboupun tewas seketika akibat pukulan super Chouji. Dengan tenaga yang tersisa Chouji berjalan ke sebuah pohon di depannya. Dan akhirnya Chouji duduk di bawah pohon tersebut.
"Shikamaru dan teman-teman yang lain, maafkan aku tidak bisa menyusul kalian dan Shikamaru berjanjilah misi ini harus berhasil."
Perlahan kesadaran Chouji mulai mneghilang, pandangannya mulai mengabur .
"terima kasih atas semuanya, Shikamaru"
Dan seketika mata Choujipun tertutup setelah mengucapkan itu.
.
.
.
Di Tempat Shikamaru
"cepat Shikamaru, kita sudah terlalu jauh dari ninja Oto yang membawa Sasuke tersebut." Ucap Kiba sambil menyenderkan punggungnya di salah satu pohon.
"iya, aku Cuma menandai jalur yang sudah di lewati kita agar Chouji bisa menyusul kita." jawab Shikamaru.
DEG TRANK
'kenapa ini? Kenapa perasaanku menjadi tidak enak? Apa ada hubungannya dengan Chouji?' batin Shikamaru.
"-maru, Shikamaru" ucap Kiba.
"ya ada apa, kiba?" Tanya Shikamaru.
"ada apa denganmu Shikamaru? Kenapa kau menjatuhkan kunai mu secara tiba-tiba?" Tanya Kiba.
"kunai tersebut terlepas dari genggamanku, ayo kita lanjutkan perjalanan kita" Jawab Shikamaru.
Kiba dan yang lainnyapun mengangguk, dan langsung melanjutkan perjalanannya.
'Chouji semoga kau baik-baik saja dan segera menyusul kami' batin Shikamaru.
di perjalanan tidak ada yang ingin memecah keheningan yang terjadi, semuanya sibuk dengan pikiran mereka sendiri. Tapi tiba-tiba Neji melihat sesuatu di depannya.
"awas kalian semua" ucap Neji kepada teman-temannya.
"Ada apa ne-"
ZWUSHHHH TRANKK
"kaiten" ucap Neji, dan seketika panah yang entah muncul dari mana terlempar ke belakang.
"kalian semua berhati-hatilah, musuh ada di depan kita" ucap Neji, semua temannya mengangguk seketika.
"wah wah tak kusangka serangan ku bisa meleset." ucap seorang di atas pohon tersebut sambil menyeringai. "apakah kalian bisa menahan seranganku kali ini?" ucap orang tersebut seketika melesatkan beberapa anak panah kearah Shikamaru dkk.
"kaiten" ucap Neji, seketika lingkaran biru muncul mengelilingi neji.
TRANK TRANK TRANK
Nejipun berhasil menahan serangan dari orang misterius tersebut. Shikamaru dan yang lainnya seketika membentuk formasi bertarung.
"keluar kau" ucap Kiba geram karena musuhnya tidak menampakan dirinya. Tiba-tiba orang tersebut turun dari atas pohn tersebut, Kiba dan yang lainnya kecuali Naruto, Neji dan Shino. Orang tersebut memilik 6 tangan dan 3 mata.
'apa ini benar manusia? oRang ini menyeramkan ' batin Kiba.
"hebat juga kau bisa menahan seranganku bocah, dan- oh ternyata ada seorang clan Hyuga ternyata" ucap kidomaru sambil menatap Neji.
"kalian semua pergilah, sepertinya Cuma aku yang bisa melawan orang ini" ucap Neji datar.
"apa kau yakin Neji?" Tanya Shikamaru ragu.
"ya aku yakin dan Cuma aku yang bisa menahan orang ini, cepatlah sebelum mereka semua terlalu jauh dari kita" jawab Neji, Shikamaru dan yang lainnya menatap sebentar Neji, seketika mereka semua mengangguk dan segera pergi.
"berjanjilah kau akan menyusul kami, Neji" ucap Shikamaru, Neji yang mendengar itu menoleh kearah Shikamaru dan mengangguk.
Setelah itu Neji dan Kidomaru terlibat dalam pertarungan yang sangat sengit, walaupun Neji sangat kewalahan melawan Kidomaru, tetapi akhirnya Neji menang melawan Kidomaru. tubuh Neji penuh dengan luka, dan Nejipun seketika ambruk di tempat tersebut.
.
.
.
"kemana Jirobou dan Kidomaru?" Tanya sakon kepada Tayuya.
"si gendut itu memang suka menyusahkan kita, dan Kidomaru aku tak tahu." Jawab Tayuya.
"sial, aku sudah lelah membawa tong ini, kita istirahat sebentar disini Tayuya." Ucap Sakon, Tayuya dan Sakon seketika berhenti di bawah pohon besar.
"tsk,kalau si gendut itu sudah sampai di markas terlebih dahulu, akan ku bunuh dia." Ucap Tayuya. Tayuya dan Sakonpun beristirahat di bawah pohn besar tersebut.
Di tempat Shikamaru.
"Shikamaru, sekarang musuh sedang istirahat di depan kita dan tampaknya mereka tidak tahu kalau kita mengikuti mereka." Ucap Shino.
"bagus, aku akan merencanakan rencananya terlebih dahulu" ucap Shikamaru, Shikamaru dan yang lainnya tiba-tiba berhenti. Shikamarupun langsung berpikir untuk memikirkan cara yang tepat mengalahkan musuhnya.
"aku sudah mempunyai rencana, akan ku jelaskan di perjalanan rencananya." Ucap Shikamaru sambil bergegas pergi, seketika Rock Lee, Shino, Kiba dan Naruto pun mengangguk dan segera mengikuti Shikamaru.
Shikamarupun menjelaskan rencananya pada teman-temannya dengan rinci.
"apa kalian semua mengerti?" Tanya Shikamaru.
"kami mengerti." Jawab Kiba dan Lee secara bersamaan. Shikamaru dan yang lainnyapun mempercepat langkahnya.
'itu mereka.' Batin Shikamaru. Shikamaru memberi tanda-tanda ke pada teman-teman untuk melakukan rencananya, merekapun mengangguk tanda mengerti.
"kagemane no jutsu" gumam Shikamaru, dan seketika bayangan Shikamaru memanjang kearah Sakon dan Tayuya dengan cepat. Dan bayangan Shikamarupun berhasil mengenain Tayuya dan Sakon.
"berhasil, kalian semua sekarang." Ucap Shikamaru, keempat temannya pun langsung melompat kearah Tayuya dan Sakon yang tidak bisa bergerak akibat jutsu Shikamaru.
"Konoha daisenpu"
"Gatsūga"
"Kikaicho no Jutsu"
"rasengan"
DHUARRRRRRR
Tanah di tempat tersebut pun hancur dan membentuk jurang yang dalam, Sakon dan Kiba bersama Lee pun jatuh secara bersamaan ke dalam jurang tersebut.
"KIBA, LEE." Teriak Shikamaru saat melihat temannya jatuh ke dalam jurang bersama satu lawannya, Shikamaru berniat akan mengejar Kiba dan Lee tapi Shino menahannya.
"Shikamaru hentikan, kau akan mati bila kau lompat ke dalam jurang tersebut." Ucap Shino, Shikamaru tampak menunduk mendengar perkataan Shino barusan.
"tapi Shin-" " ku tahu kau ingin menyelamatkan mereka tapi pikirkan keadaanmu Shikamaru dan yakinkan dalam hatimu mereka berdua pasti selamat" potong Shino.
"arigatou Shino." Ucap Shikamaru, seketika Shikamaru teringat sesuatu.
"Naruto cepat ambil tong itu." Ucap Shikamaru, tanpa melihat Shikamaru Naruto langsung pergi mengambil tong yang di dalamnya ada Sasuke. Tayuya yang melihat itu segera berlari kearah Naruto, Shikamaru yang melihat itu langsung membuat Handseal.
"kagemane no jutsu." Ucap Shikamaru, seketika bayangan Shikamaru memanjang kearah Tayuya dengan cepat, dan akhirnya jutsu Shikamaru berhasil mengenai Tayuya dan membuatnya tidak bisa bergerak.
"sialan kau, brengsek." Geram Tayuya saat tubuhnya tak bisa di gerakan. Akan tetapi Naruto merasakan Chakra orang lain yang berada di atasnya.
SYUUUTTT TRANK
Naruto berhasil menahan kunai dari salah seorang ninja yang datang secara tiba-tiba.
"Kimimaro kenapa kau berada di sini?" Tanya Tayuya tak percaya melihat Kimimaro berada disini.
"aku di perintah Orochimaru-sama untuk mengambil Sasuke, karena kau dan temanmu itu terlalu lama." Jawab Kimimaro tanpa menoleh sedikitpun kearah Tayuya.
"hey kau, cepat serahkan tong tersebut kepada ku kalau kau tak ingin mati muda." Ucap Kimimaro dengan nada meremehkan dan membuat Naruto geram.
"Naruto pergilah, biar kami berdua yang menangani kedua orang ini." Ucap Shikamaru. Naruto yang mendengar itu segera pergi sambil membawa tong tersebut.
Kimimaro yang melihat tong tersebut di bawa Naruto hendak mengejarnya, tetapi Kimimaro membuat handseal.
"Teshi Sendan" ucap Kimimaro, telapak tangannya di arahkan kepada Shino dan Shikamaru yang sedang berada di dekat Tayuya. Tulang mengeras di ujung kesepuluh jarinya Tiba-tiba kesepuluh jarinya menembakan tulang tulang-tulang yang sudah mengeras tadi kearah Shikamaru dan Shino.
SYUTT SYUTT JLEB
Peluru-peluru Kimimaro mengenai tangan kanan Shikamaru yang terlambat menghindar, sehingga jurus yang Shikamaru gunakan untuk mengikat Tayuya terlepas dan membuat Tayuya langsung pergi dari hadapannya, sedangkan Shino dapat menghindari serangan Kimimaro.
"ugh" rintih Shikamaru saat tangan kanannya mengeluarkan darah akibat peluru yang terbuat dari tulang jari Kimimaro mengenainya. Shino yang melihat Shikamaru mengeluarkan darah dari tangan kanannya langsung mendekati Shikamaru.
"kau baik-baik saja,Shikamaru?" Tanya Shino.
"ugh..aku baik-baik saja Shikamaru, jangan khawatirkan luka ku." Jawab Shikamaru sambil berdiri.
"Tayuya, lawan mereka berdua aku akan mengejar bocah berambut kuning yang membawa Sasuke." Ucap Kimimaro sambil meninggalkan Tayuya.
"tsk, sialan kau menyuruh aku melawan dua orang bocah itu." Ucap Tayuya. Tayuyapun memandang tajam kearah Shino dan Shikamaru.
"mari kita mulai bocah, yang tadi hanya permulaan." Ucap Tayuya sambil tersenyum atau bisa di bilang menyeringai.
.
.
.
Di jurang tempa Kiba dan Lee berada.
"eng.. aku dimana?" Tanya Kiba sambil mengingat kejadian barusan yang dialaminya.
"ini..dimana?" Tanya Lee melihat daerah sekitarnya. Tiba-tiba Kiba ingat kejadian barusan yang di alaminya hingga terjatuh kesini.
"kita berada di dasar jurang Lee, apa kau ingat kejadian barusan?" Tanya Kiba. Lee tampak berpikir untuk mengingat kejadian barusan.
"UWAAAAA, APA KITA SUDAH MATI KIBA? KITA KAN MASUK KE DALAM JURANG TADI?" Tanya Lee atau bisa di katakana teriakan histeris Lee.
"heh ternyata kalian itu bodoh." Ucap suara seseorang di belakangnya dan mengagetkan Kiba dan Lee. Kiba dan Lee menoleh kebelakang dan seketika terlihat sakon yang sudah memegang kunai di tangannya. Kiba dan Lee seketika melompat kebelakang secara bersamaan, mereka berduapun memasang posisi siaga.
Kiba dan Lee seketika berlari kearah Sakon, mereka berdua menyerang menggunakan taijutsu kearah Sakon, terlihat Sakon tampak kewalahan menghadang serangan Kiba dan Lee. Lee yang melihat celah di mana Sakon sedang lengah dengan segera menendang bagian kepala Sakon hingga terpental kebelakang.
DHUAGHHH BRUKK
Sakon langsung menubruk dinding di tempat tersebut.
" kau bocah." Ucap Sakon sambil mencoba berdiri, Sakon menatap tajam kearah Kiba dan Lee.
'2 lawan 1 heh? Licik sekali' batin Sakon. Tapi Sakon tiba-tiba di kejutkan dengan suara teriakan dari salah satu musuhnya.
"Gatsūga" ucap Kiba, seketik kiba berputar cepat kearah Sakon. Sakon yang kaget karena serangan tiba-tiba Kiba tidak sempat menghindar.
DHUARRRR BRUKK
"ARGHHHHH." Teriak Sakon kesakitan saat serangan Kiba berhasil mengenai Sakon. Sakon langsung menubruk dinding dibelakangnya dan membuat retakan di dinding tersebut.
Sakon kembali berdiri sambil menyeka darah di ujung bibirnya, tiba-tiba wajah Sakon di penuhi dengan tanda segel kutukan, Kiba dan Lee terkejut melihat tanda-tanda di sekujur tubuh Sakon. Tak berapa lama Kiba dan Lee kembali di kejutkan karena tiba-tiba badan Sakon terbelah menjadi dua dan munculah satu orang yang mirip dengan Sakon di sampingnya.
'sebenarnya orang yang kami lawan itu apa?' batin Kiba dan Lee secara bersamaan.
"ada apa Sakon kau mengangguku?" Tanya Ukon kepada Sakon.
"kita sedang melawan bocah yang cukup kuat." Jawab Sakon sambil melihat Kiba dan Lee. Ukonpun mengikuti arah tatapan Sakon dan melihat dua orang bocah dan satu anjing kecil.
"jadi mereka berdua?" Tanya Ukon sambil menatap Sakon. Sakonpu mengangguk.
"kita bereskan dengan cepat Sakon." Ucap Ukon. Mereka berdua(Sakon dan Ukon) langsung berlari kearah Kiba dan Lee dengan cepat.
"Tarenkyaku" ucap Sakon dan Ukon secara bersamaa, mereka berdua langsung menendang Kiba dan Lee secara bersamaan. Kiba dan Lee mundur beberapa langkah karena menahan tendangan Sakon dan Ukon barusan.
'itu hanya tendangan, tetapi kenapa kekuatannya cukup besar?' batin Kiba.
Kiba melirik Lee yang berada di sampingnya, Lee yang seakan tau arti tatapan Kiba langsung mengangguk. Kiba dan Leepun berlari kearah Sakon dan Ukon. Mereka berdua(Kiba dan Lee) menyerang Sakon dan Ukon dengan taijutsunya. Kiba bersama Akamaru melawan Sakon sedangkan Lee melawan Sakon. Terjadilah pertarungan sengit disana. Kiba bersama Akamaru dan Lee cukup kewalahan karena Sakon dan Ukon menyerang balik mereka. Sakon dan Ukon yang melihat Kiba dan Lee sedang lengah langsung berlari kearah mereka berdua.
"Tarenken" ucap Sakon dan Ukon secara bersamaan, Sakon dan Ukon langsung menghantamkan Tinjunya kearah Kiba dan Lee. Kiba dan Lee yang kaget tidak sempat menghindar ataupun menahannya.
DHUAGH
Kiba dan Lee terpental kebelakang saat pukulan Sakon dan Ukon mengenainya. Kiba dan Lee tampak mengerang kesakitan, Kiba dan Lee memegang edua pipi mereka yang lebam akibat barusan. Kiba menggeram kesal.
"Akamaru kita tunjukan kekuatan kita." Ucap Kiba.
"guk guk." Jawab Akamaru. Kiba langsung membut handseal.
"Jūjin Bunshin" ucap Kiba, dan seketika Akamaru berubah mirip seperti Kiba.
Akamaru dan Kiba langsung berlari kearah Sakon dengan cepat.
"Gatsūga" ucap Kiba, Kiba dan Akamarupun berputar dengan cepat dan terbentuklah dua mata bor yang mengarah kearah Sakon dengan cepat. Sakon yang melihat itupun membuat handseal.
"Tare-"
DHUARRRRR
Serangan Kiba dan Akamaru berhasil mengenai Sakon yang mencoba membuat Handseal, Sakonpun terpental jauh kebelakang.
"ugh..hebat juga kalian bocah." Ucap Sakon sambil berdiri dan menyeka darah yang keluar dari ujung bibirnya dengan kasar. Tiba-tiba tanda segel kutukan di seluruh tubuhnya bertambah banyak.
"tak kusangka kita akan menggunakan tingkat kedua segel kutukan ini." Ucap Ukon, Ketika tingkat kedua segel mereka aktif, mereka menyerupai goblin dengan kulit merah, rambut panjang, tanduk tunggal (pada sisi yang berlawanan untuk masing-masing saudara), dan dapat tumbuh baju besi hitam dari tubuh mereka (dari sisi mana mereka terpisah).
Kiba dan Lee yang melihat itu sangat terkejut akibat perubahan Fisik Sakon dan Ukon.
"sebenarnya siapa kalian?" Tanya Kiba.
"kami? Kami adalah orang yang akan membunuh kalian." Ucap Sakon sambil menyeringai. Kiba tampak kesal dengan perkataan Sakon barusan dan seketika kiba membuat handseal.
"Jinjū Konbi Henge: Sōtōrō " ucap Kiba.
POFF
Kiba & Akamarupun berubah menjadi Serigala Raksasa Berkepala Dua. Serigala braksasa itu menatap tajam kearah Sakon dan Ukon. Serigala tersebut berlari kearah Sakon dan Ukon dengan cepat.
"Garōga"
Serigala raksasa tersebut berputar dengan cepat(seperti jutsu Gatsuga tapi lebih besar) kearah Sakon dan Ukon. Sakon dan Ukon yang melihat itu langsung membuat handseal.
"Kuchiyose: Rashōmon" teriak mereka secara bersamaan dan tiba-tiba dari dalam tanah muncul 3 gerbang besar dengan wajah menyeramkan bak setan di depan Sakon dan Ukon.
DHUARRRR
Serigala raksasa tersebutpun gagal menembus gerbang yang berada di hadapannya, tiba-tiba serigala raksasa tersebut berubah menjadi Kiba dan Akamaru.
Brukk
Kiba dan Akamarupun terjatuh membentur tanah, Lee langsung berlari kearah Kiba dan Akamaru.
"KIBAAA." Teriak Lee sambil berlari kearah Kiba dan Akamaru. Kiba yang mendengar itu seketika bangun dan memegang kepalanya akibat benturan tadi, Kibapun melirik kearah Akamaru, seketika Kiba tersenyum melihat Akamaru yang masih baik-baik saja.
"Lee di belakangmu." Teriak Kiba, Lee yang mendengar itu menleh kebelakang dan sebuah kunai melesat kearahnya. Lee dengan mudah menghindari serangan tersebut tetapi Sakon dan Ukon yang melihat itu menyeringai.
"Kisei Kikai no Jutsu" ucap Ukon yang sudah berada di belakang Kiba, Kiba yang melihat lawannya di belakang membelalakan matanya kaget. Ukon seketika menyatukan tubuhnya pada Kiba.
"rencanaku sukses." Ucap Ukon dengan wajah yang muncul dari dalam tubuh Kiba. Kiba yang melihat itu kaget karena lawannya menyatu dengan tubuhnya. Kibapun berusaha menggerakan Tubuhnya tetapi tidak berhasil.
'sial! Ada apa dengan tubuhku?' batin Kiba.
"aku hanya meminjam sebentar tubuhmu." Ucap Ukon dengan seringaian di wajahnya. Lee yang melihat Kiba sedang dalam kesusahan berniat membantunya tetapi Sakon menghadangnya, Lee dan Sakonpun bertarung.
Ukon yang sedang menggunakan tubuh Kiba langsung mengambil Kunai di dalam sakunya dan setelah itu tubuh Kiba berjalan kearah Lee yang sedang bertarung, Kiba berusaha mengambil alih tubuhnya tetapi Kiba terus gagal mengendalikan tubuhnya. Tiba-tiba tubuh Kiba berlari kearah Lee yang sedang mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal akibat bertarung dengan Sakon.
"LEEEE AWASSS." Teriak Kiba, tubuh Kiba menganyunkan kunai tersebut kearah Lee. Lee yang mendengar teriakan Kiba kaget karena Kiba berusaha membunuh dengan Kunai di tangannya. Lee dapat menghindari serangan Kiba tersebut.
"HEY KIBA ADA APA DENGANMU? KENAPA KAU MENYERANGKU." Tanya Lee. Lee masih terus menghindari serangan Kiba yang bertubi-tubi kepadanya.
"tubuhku sedang-" " hey bocah aku meminjam dahulu tubuh temanmu ini." Potong Ukon dengan kepala yang muncul di pundak Kiba. Lee hanya memandang tak percaya pada Kiba yang tubuhnya sudah bersatu dengan lawannya yaitu,Ukon.
Lee masih terus menghindari serangan Kiba, Lee cukup kewalahan karena di serang secara bertubi-tubi. Lee ingin membalas serangan tersebut tetapi Lee mengurungkan niatnya karena yang sedang menyerangnya adalah Kiba. Ukn yang melihat sedikit celah langsung menggunakan tubuh Kiba untuk mengayunkan kearah Perut Lee. Kiba yang sudah tahu serangan tersebut kearah perut Lee mencoba memberntak sekuat tenaga.
JLEBBB
"Arghhhh." Rintih Kiba saat kunai tersebut menusuk pahanya sendiri, dan seketika Ukon keluar dari tubuh Kiba sambil memuntahkan darah.
'sialan bocah itu, dia menyerang dirinya sendiri.' Batin Ukon.
"Kiba kau baik-baik saja?" Tanya Lee.
"yah aku hanya mengalami luka sedikit Lee." Jawab Kiba. Tiba-tiba tubuh Lee mulai hilang kendali dan mulai sempoyongan seperti orang mabuk.
"sial aku harus minum obat dahulu." Gumam Lee, seketika Lee mengambil botl di dalam sakunya dengan tulisan di botol tersebut 'sake'.
"obat?" ucap Lee saat membaca tulisan dengan mata yang sudah berkunang-kunang, dan seketika Lee meminumnya sampai habis tak tersisa.
"i-ini bukan obatku, i-ini s-sake." Ucap Lee dan seketika tubuh Lee ambruk. Beberapa menit kemudian Lee terbangun kembali tetapi dengan mata sayu seperti orang mabuk.
"Lee kau ma-" " hey kau yang disana, jangan menatapku seperti itu kau ingin bertarung yah denganku." Ucap Lee sambil menunjuk Sakon dengan tatapan mabuknya.
'ada apa dengan bocah ini?' batin Sakon.
"Suiken" ucap Lee yang tiba-tiba berada di depan Sakon, Lee mengantamkan tinjunya kearah Sakon, Sakon yang kaget tidak sempat menahan serangan Lee.
DHUAGH
Sakon jatuh tersungkur kebelakang, tapi tak berapa lama Sakon bangun kembali. Sakon berlari kearah Lee dan menyerangnya dengan membabi buta tapi Lee dapat menghindarinya dengan mudah. Lee tiba-tiba ambruk, Sakon yang melihat itu segera menghampiri Lee dengan Kunai di tangannya.
"LEEEEE."
"MATI KAU"
DHUAGHH
"arghhh." Lee dengan cepat menendang wajah Sakon hingga terpental keatas, Lee yang melihat itu langsung melompat keatas.
"Seishun furu pawaa" Lee menendang Sakon ke udara(lagi) saat Sakon akan jatuh ke tanah.
"Omote renge" dengan cepat Lee memeluk Sakon dan dengan kecepatan tinggi Lee membenturkan Sakon ke tanah sambil berputar.
DHUARRR
Seketika Sakonpun tewas akibat serangan Lee barusan bentuk fisik tubuhnyapun kembali ke bentuk semula, Lee langsung mendarat di tanah dengan sempurna. Ukon yang melihat itu menggeram kesal.
"bagus Lee." Ucap Kiba. Kiba menoleh kearah Akamaru yang berada di sampingnya.
"kita lakukan lagi Akamaru, kita tak akan gagal sekarang." Ucap Kiba,Kiba langsung membuat handseal
""Jinjū Konbi Henge: Sōtōrō " ucap Kiba.
POFF
Kiba & Akamarupun berubah menjadi Serigala Raksasa Berkepala Dua. Serigala raksasa itu menatap tajam kearah Ukon yang berada di depannya. Serigala tersebut berlari kearah Ukon dengan cepat.
"Garōga"
Serigala raksasa tersebut berputar dengan cepat kearah Ukon. Ukon yang melihat itu membelalakan matanya.
BOOMMM
"ARGHHHHHHH" seketika Ukonpun tewas oleh serangan Kiba barusan, Kiba yang melihat itu tersenyum senang dan Kiba bersama Akamaru berubah kembali seperti semula. Tapi tiba-tiba Kiba melihat Lee yang ambruk dan dengan segera Kiba menghampiri Lee.
"Lee kau baik-baik saja?" Tanya Kiba khawatir melihat Lee yang terengah-engah.
"a-aku baik-baik saja ki-"
BRUKK
"LEEEEEEEE." Tiba-tiba tubuh Lee ambruk di tanah, Kiba langsung membawa Lee dan menyenderkannya di dinding gua tersebut.
"uhuk..uhuk" Kiba terbatuk sambil mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.
'sial, aku terlalu banyak menggunakan Chakra.' Batin Kiba. Kiba bersama Akamaru yang berada di pangkuannya bersender di samping Lee. Perlahan pandangan Kiba mulai mengabur.
"Shikamaru, Naruto, Shino maafkan kami, sepertinya kami tidak akan menyusul kalian…uhuk..Naruto bawalah Sasuke kembali." Dan setelah mengucapkan itu Kibapun menutup matanya.
.
.
.
Di tempat Shikamaru dan Shino.
Shikamaru dan Shino sedang mengistirahatkan tubuh mereka di bawah pohn besar, mereka berdua sudah berhasil mengalahkan Tayuya. Tetapi luka yang Shikamaru dan Shino terima terbilang cukup parah apalagi luka di perut Shino akibat serangan Tayuya tadi.
"ugh..kita hanya bisa berharap bantuan dari desa datang dan Naruto dapat membawa Sasuke kembali." Ucap Shino.
"ya..uhuk..aku juga berharap Naruto dapat membawa Sasuke pulang ke desa." Jawab Shikamaru sambil terbatuk mengeluarkan darah dari dalam itu Shikamaru dan Shino jatuh tak sadarkan diri karena kehabisan chakra.
.
.
Naruto sekarang sedang berdiri di di padang rumput yang luas dan di depannya ada seorang bawahan Orochimaru yaitu Kimimaro.
"bocah, kembalikan tong tersebut kepadaku, kalau kau memberikannya aku tidak akan membunuhmu." Ucap Kimimaro. Naruto yang mendengar itu hanya tersenyum atau bisa di bilang seringai kejam.
"kau banyak bicara ternyata." Ucap Naruto. Kimimaro yang mendengar itu langsung berlari kearah Naruto. Naruto langsung mengaktifkan Sharingan dengan tiga tomoe.
"Yanagi no Mai"
Kimimaro menumbuhkan beberapa tulang panjang dari tubuhnya untuk digunakan sebagai senjata. Kimimaro menggunakan dua bilah tulang yang tumbuh dari telapak tangannya, ia juga menggunakan tulang sekunder yang muncul dari beberapa siku, lutut, dan bahu. Kimimaro langsung melakukan perputaran miring kearah Naruto.
Walaupun sharingan Naruto sudah aktif tapi tetap saja Naruto kewalahan mendapatkan serangan tersebut.
'apa dia seorang pengguna kekkei genkai? Sepertinya aku harus merekrut dia sebagai anggotaku.' Batin Naruto.
CRASHH
Naruto terkena sayatan di pipinya akibat tulang-tulang Kimimaro, darah segar keluar dari luka tersebut.
"tak buruk." Gumam Naruto, Naruto seketika membuat handseal.
"Taju Kage Bunshin no Jutsu"
Dan seketika muncul ratusan Bunshin Naruto, dengan segera semua bunshin tersebut langsung berlari kearah Kimimaro.
"Tsubaki no Mai"
Kimimaro mengeluarkan salah satu tulang lengan atasnya untuk membuat gagang tulang pendek. kemudian ia langsung berlari kearah Bunshin-Bunshin Naruto dan menusuk dengan terus menerus.
POFF POFF
Secara perlahan bunshin-bunshin Naruto mulai menghilang oleh Kimimaro. Empat bunshin Naruto langsung mengepung Kimimaro dan langsung berlari kearahnya.
POFF POFF POFF POFF
Keempat bunshin Naruto tersebut seketika menghilang saat tubuhnya tertusuk tulang-tulang yang secara tiba-tiba muncul di seluruh tubuh Kimimaro. Kimimaro melihat sekelilingnya dan melihat masih banyak Bunshin Naruto.
'sial mereka terlalu banyak.' Batin Kimimaro.
Seketika Kimimaro membuat Handseal dengan cepat.
"Sawarabi no Mai"
Kimimaro membuat tulang yang tak terhitung munculnya dari bawah tanah, jumlahnya sebanyak ribuan sampai dengan puluhan ribu.
POFF POFF POFF
Bunshin-bunshin Naruto seketika menghilang semua, Kimimaro mengalihkan pandangannya ke seluruh penjuru tempat tersebut untuk mencari Naruto yang asli.
"rasengan"
BOOM
Kimimaro di kagetkan oleh serangan tiba-tiba Naruto yang berada di atasnya dan tidak sempat menahannya,Kimimaro langsung terpental kebelakang. Naruto memandang Kimimaro dengan tatapan datarnya.
"aku tertarik dengan kekuatanmu itu, apa kau ingin masuk ke dalam timku?" Tanya naruto dengan nada beratnya. Kimimaro tidak menghiraukan pertanyaan Naruto dan mulai berdiri kembali. Tiba-tiba segel kutukan yang berada di dadanya merambah ke seluh badannya dan wajahnya. Kimimaro mengadahkan kedua tangannya kearah Naruto.
"Teshi Sendan"
Seketika muncul tulang kecil di ujung jari Kimimaro,Tulang itu seketika mengeras dan Kimimaro langsung menembakan kesepuluh tulang tersebut kearah Naruto. Naruto yang melihat itu langsung membuat handseal.
"Mokuton: Jukai Heki"
Naruto menciptakan batang kayu dari dalam tanah yang tidak bisa dihitung untuk membentuk dinding kayu yang sangat Kuat.
SYUTT JLEB JLEB JLEB
Sepuluh peluru tulang tersebut dapat di tahan oleh dinding kayu yang di buat yang melihat itu mendecih tidak suka, seketika Naruto langsung membuat handseal.
"Katon: Gōkakyū no Jutsu"
Naruto menembakan bola api yang besar kearah Kimimaro, Kimimaro yang malihat itu mencoba menghindar dengan susah payah. Mata Naruto perlahan berubah dan akhirnya Mata Naruto menjadi rinnegan.
'm-mata itu b-bukankah itu m-mata terhebat di dunia ini, i-itu ri-rinnegan.' Batin Kimimaro.
"k-kau dapat dari mana mata itu?" Tanya Kimimaro.
"ini sebuah rahasia." Jawab Naruto.
"shinra tensei." Ucap Naruto sambil mengadahkan kedua tangannya kerah Kimimaro.
DHUARRR
"arghhhhh" rintih Kimimaro saat dirinya tiba-tiba terhempas kebelakang oleh sesuatu yang tak terlihat. Kimimaro menabrak batu yang ada di padang rumput tersebut.
'tsk,kenapa tubuhku tiba-tiba terhempas kebelakang?' batin Kimimaro.
"hebat juga kekuatanmu itu, kau bahkan bisa menyerangku tanpa ada kontak fisik." Ucap Kimimaro.
"hn, apa kau ingin bergabung denganku, Kimimaro?" Tanya Naruto.
'kekuatannya sangat kuat walau dia masih anak kecil, sebaiknya aku melihat kekuatannya sampai sejauh mana.' Batin Kimimaro.
"aku ingin melihat kekuatanmu, kalau kau kalah dariku, aku tidak akan mau bergabung denganmu." Ucap Kimimaro. Naruto yang mendengar jawaban Kimimaro menyeringai.
'melihat kekuatanku heh?' batin Naruto.
Tiba-tiba tanda kutukan yang berada di tubuh Kimimaro semakin banyak, Kimimaro berubah penampilan seperti dinosaurus lengkap dengan ekor. Beberapa tulang besar juga menonjol dari kulit gelapnya.
Tiba-tiba Kimimaro berlari kearah Naruto dan menyerangnya menggunakan taijutsu beserta ekornya. Naruto hanya menghindar dengan susah payah karena serangan Kimimaro sangat cepat.
Kimimaro mundur beberapa langkah kebelakang dan tiba-tiba tangan kanannya di penuhi tulang yang sangat keras dan banyak yang membentuk sebuah bor dari tulang.
Kimimaro seketika berlari kearah Naruto yang sedari tadi hanya memandang datar dirinya.
"MATI KAUUUU."
KABOOOOMMMMM
Terlihat asap yang muncul akibat serangan Kimimaro tetapi tak berapa lama asap tersebut menghilang dan menunjukan Susano'o Naruto yang sedang menahan serangan Kimimaro dengan cermin yata miliknya.
'kalau aku tidak menggunakan Susano'o ku pasti aku akan mati terkena serangan tersebut.' Batin Naruto.
Kimimaro langsung melompat kebelakang setelah serangannya dapat di tahan oleh Naruto. Tak butuh waktu lama Kimimaro langsung membuat handseal kembali.
"Sawarabi no Mai"
Kimimaro membuat tulang yang tak terhitung munculnya dari bawah tanah, jumlahnya sebanyak ribuan sampai dengan puluhan ribu. Naruto yang melihat tulang-tulang yang muncul dari tanah langsung menggunakan Susano'o untuk menebas tulang-tulang tersebut dengan pedang Susano'o miliknya.
JRASHHH
"ARGHHHHHHHHH." Kimimaropun ikut terkena tebasan Susano'o Naruto dan terlempar jauh kebelakang. Naruto segera menghilangkan Susano'o miliknya dan matanyapun kembali seperti semula. Naruto berjalan mendekati Kimimaro yang sedang terduduk di bawah pohon sambil memegangi lukanya barusan, dan tanda kutukan yang tadi memenuhi seluruh tubuhnya sudah menghilang.
"jadi apa kau sekarang akan ikut bersamaku?" Tanya Naruto dengan nada datarnya. Tampak Kimimaro sedang memikirkan tawaran Naruto. Setelah cukup lama berpikir akhirnya Kimimaropun membuat keputusan.
"baik aku akan ikut bersamamu, tuan.." " Naruto, Uzumaki Naruto." Potong Naruto dengan cepat.
"kita pergi Kimimaro, kita akan pergi ke markas kita dan akan menyembuhkan lukamu itu." Ucap Naruto sambil berjalan pergi meninggalkan Kimimaro.
"baik Naruto-sama." Jawab Kimimaro sambil berjalan menghampiri Naruto.
POFFFF
Tiba-tiba tong tempat Sasuke berada mulai terbuka, asap berwarna ungu mulai muncul keatas. Dan seketika keluarlah Uchiha Sasuke dari dalam tong tersebut. Wajah Sasuke setengah tertutupi oleh tanda kutukan dan sebelah matanyapun berubah seperti Sasuke melihat Naruto bersama orang lain di belakangnya.
'Naruto? Tepat sekali, aku ingin mencoba kekuatan baruku dan akan kubuktikan akulah yang akan menjadi yang terkuat.' Batin Sasuke.
Sasuke langsung mencoba mengejar Naruto dan Kimimaro yang Nampak sudah mulai menjauh dari hadapannya.
Naruto yang sedang bersama Kimimaro kemarkasnya merasakan Chakra beberapa Ninja di depannya yang akan datang kearahnya.
'ninja konoha heh? Akan kubunuh mereka' batin Naruto.
Dan seketika munculah 4 orang Jounin Konoha yang sedang kearahnya.
"hey kau bocah? Kau mau kemana?" Tanya seorang Jounin konoha yang melihat Naruto tapi seketika Naruto menghilang entah kemana.
KRETEK
"ARGHHHHHHHH" Naruto tiba-tiba muncul di belakang Jounin Konoha yang barusan bertanya pada Naruto, Naruto langsung mematahkan Leher Jounin tersebut hingga kepalanya di belakang. Ketiga Jounin lainnya langsung berniat menyerang Naruto. Naruto yang melihat itu langsung membuat Handseal.
"Chidori Nagashi"
"Arggghhhhh" tiba-tiba dari seluruh tubuh Naruto keluar Chakra Raiton dan seketika ketiga Ninja Jounin-Jounin Konoha tersebut langsung terpental kebelakang secara bersamaan.
"Kimimaro bereskan mereka." Perintah Naruto. Kimimaro langsung mengangguk.
"Teshi Sendan"
Seketika ujung-ujung jari Kimimaro keluar tulang-tulang yang keras, Kimimaro langsung mengarahkan kearah Jounin-jounin Konoha yang setengah sadar akibat serangan Naruto tadi.
SYUTT SYUTTT
"ARGHHHHHHH " tulang-tulang tersebut menusuk jantung Jounin-Jounin Konoha tersebut dan seketika para Jounin tersebut tewas. Naruto hanya menyeringai melihat kejadian Barusan.
"kita pergi,Kimimaro." Ucap Naruto. Naruto dan Kimimaropun melanjutkan perjalanannya.
Di belakang Sasuke mencoba mengejar Naruto dengan kecepatan penuh, dan ternyata di depannya sudah ada lembah. Sasuke melihat Naruto yang sedang berjalan diatas kepala salah satu patung di sana.
"NARUTOOOO."
Naruto yang mendengar namanya di panggil menoleh kearah belakang dan disana berdiri Sasuke dengan nafas yang tersenggal-senggal.
"ada apa Uchiha?" Tanya Naruto masih tidak membalikan badannya kearah Sasuke.
"aku ingin kita bertarung sekali lagi disini, aku akan membuktikan kalau akulah yang lebih kuat dari pada kau." Ucap Sasuke. Naruto yang mendengar itu hanya menyeringai.
"kenapa aku harus bertarung lagi denganmu Uchiha? " tanya Naruto dengan nada dinginnya.
"tapi Naruto-sama.." " sebaiknya kau duluan saja Kimimaro, kau akan pergi bersama bunshinku. Aku akan membereskan dulu orang ini." Potong Naruto.
POFF
Dan munculah satu bunshin di hadapan Naruto, setelah itu Kimimaro bersama Bunshin Naruto langsung pergi.
"sialan kau Naruto, akan kutunjukan kekuatan baruku." Ucap Sasuke dengan seringai di wajahnya.
"seperti biasa, kau selalu saja terlalu sombong dan percaya diri…" Jawab Naruto sambil membalikan badannya. Naruto dan Sasuke sekarang saling berhadapan, Naruto hanya menyeringai melihat Sasuke.
"…aku akan perlihatkan perbedaan kekuatan kita." Lanjut Naruto sambil menyeringai.
.
.
.
TBC
.
.
MAAF MINNA AUTHOR BARU PUBLISH..
Sekali lagi author minta maaf, author sedang sibuk. Author sedang UAS, UASnya dua minggu.
Gimana dengan chapter ini? Membosankan yah?
Maaf ada yang kecewa dengan Chapter ini.
Di Chapter depan akan lebih seru karena ada pertarungan Naruto Vs Sasuke.
Rnr PLEASE MINNA.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
