Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU DAN MEREVIEWS.
Horeeee fanfic ini sudah di atas 1000 reviews, kalau tidak ada kalian pasti tidak akan terjadi. Terima kasih banyak minna.
Dan target ku sekarang 1500 reviews.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
Balasan Reviews :
asimafandi4 :
apa naruto akan bertarung melawan sasuke lagi ? disini ada sedikit pertarungan Sasuke dan Naruto.
Akira no Rinnegan :
Apa sasuke gak jadi keluar desa ya? Mungkin tidak, tapi mungkin saja Sasuke keluar desa karena masih dendan dengan Itachi.
Uzumaki-Namikaze Serizawa :
Apa nanti tim kakashi akan bertarung dgn naruto dan kelompoknya ? ya, baca saja di chapter ini uzumaki-san.
thedy76 :
Tanda kutukan di leher Sasuke bisa dikendalikan ngk? Mungkin bisa.
Oya Naruto Dapat EMS dr mana? Baca dari chapter 1 aku udah jelasin.
Bentuk Susano'o Naruto kyk gimana? Mungkin bentuk Susano'o Naruto sekarang masih belum sempurna Kayak Madara, kurang lebih Bentuknya kayat Susano'o Itachi.
Naru-kun93 :
Boleh tau gk ? Biju ekor berapa aja yang akan berhasil di tangkap.. ? aku belum bisa kasih bocoran tentang biju ekor berapa aja.
Niizuma Eiji :
mantap. Lanjut update thor. Pairnya jadi harem nih? Kalau soal pair ikuti saja alur ceritanya.
m. :
apa anggotanya naruto akan nambah lagi? Nambah 1 di chapter ini.
kukuhpratama048 :
knp nruto dak bangun uzugakure aja? Lihat saja alur ceritanya pasti akan seru.
El bany blueblack :
apa nanti akatsuki mampu mengimbangi anggota naruto ? kayak sih Iya kalau Nagato mengeluarkan six pathnya dan Tobi jadi Obito. Tapi lihat saja alur ceritanya.
AnnisaIP :
Apa disini Sai itu misinya sama kyk aslinya? Iyah kayak aslinya untuk membunuh tapi baca saja chapter ini.
Neko Twins Kagamine :
yo apa yugito nanti akan tertangkap atau bakal diselamatkan oleh kelompok naruto? Lihat saja di chapter ini pasti akan terjawab.
REDCAS :
apakah tobi tau kalo itachi itu dibawah pengaruh genjutsu ? tobi tidak mengetahui Itachi terkena Kotoamatsukami.
Mchsyafii :
iya tujuan tim naruto apa yah?apa sama kayak akatsuki? Tujuan tim Naruto adalah untuk membalaskan dendamnya pada Konoha dan tak hanya Konoha tetapi ke 5 desa besar agar ke 5 desa besar itu tahu apa itu rasa sakit. Mungkin tujuan akatsuki dan tim Naruto berbeda, bagi tim Naruto akatsuki sebuah halangan karena di timnya ada beberapa orang Jinchuuriki termasuk Naruto.
.549 :
ada berapa jinchuriki yg masuk ke dlm kelompok naruto ? tiga termasuk Naruto.
Tatank no Kitsune :
author-san,pairingnya udh ditentuin blum? Ikuti alur saja Tatang-san.
Agung Moelyana :
Apa zetsu ga ada d tmpt pertarungan saat 2 akatsuki mlawan team naruto? Tidak ada. Kalau ada pasti Itachi udah ketahuan.
Uzumaki Karuki :
Apa Naruto akan melawan Pein/Nagato? Mungkin Iyah.
icimarukazuki :
Bagamana bentuk eternal mangekyou sharingan naruto? Susah di jelasin pake kata-kata mah, kalau gk salah aku punya gambarnya.
Nyuga totong :
Saran:selesaikan dulu fanfic ini yah jgn bt fanfic lain,nanti terbagi dan membingungkan update yah! Santai aja, aku masih focus pada fanfic ini karena banyak yang suka, terima kasih sarannya.
Siapa yg paling kuat tobi atau naruto...? kalau Tobi punya rinnegan seimbang, kalau Cuma Sharingan Naruto yang menang.
riski :
ceritanya bagus dan keren juga mendingan orang yang setara dengan naruto tobi aja tapi dia punya rinnegan nagato kayak di canon,tapi tetap aja naruto yang paling kuat ngelebihin madara disini naruto punya (MS,EMS,Rinnegan)dan juga kalau udah perang ninja ke 4 bikin naruto di konoha jadi baik karena udah sadar! Terima kasih atas sarannya, akan ku pikirkan.
krama69 :
kapan naruto bertarung dengan pain? Masih di pikir-pikir, chapter berapa dan dimana tempatnya.
Astro O'connor :
Keren. Suka fic ini, maaf baru review padahal udah lama baca. Salam kenal (: tidak apa-apa, salam kenal juga.
.376 :
klo zetsu tau deidara & sasori mati, tpi kok nggak tau kalau itachi penghianat akatsuki? Karena Zetsu datangnya setelah Sasori dan Deidara mati.
NaelHans :
Author-san kasih jadwal updatenya dong? Antara 4 hari sekali atau 5 hari sekali biasanya. Tapi itu juga kalau gk ada gangguan lain.
nara naruto :
senpai apa kelompok naruto nanti nyelamatin yugito dan apa semua jinchuriki akan direkrut naruto semua jinchuriki kan hebat kalu kelompok naruto punya ke6 jinchuriki lainnya jadi mudah dong ngalahin 5 negara elemental bagaimana kelompok naruto di beri nama team jinchuriki kalau semua jinchuriki ikut semua sih karena kebanyakan anggota timnyakan jinchuriki semua! Kayaknya bakalan susah untuk saran Nara-san, Naruto tidak tahu siapa dan dimana jinchuuriki lainnya. Kalau tahu juga gk akan semuanya. Terima kasih sarannya Nara-san.
.
.
.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget).
.
.
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 17
.
.
.
.
.
.
.
Ke esokan harinya Di markas Naruto.
Seperti biasa di markas Naruto atau lebih tepatnya di ruang tengah tim Naruto sudah berkumpul.
TAP TAP TAP
Suara langkah kaki yang menuruni tangga, munculah Naruto yang sudah berpakaian seperti biasanya tapi tetap saja masih terlihat sangat tampan. Ketiga kunoichi disana seketika memerah melihat penampilan Naruto yang sangat tampan hari ini.
"pagi Naruto-kun." Sapa ketiga kunoichi tersebut sambil tersenyum manis.
"hn, pagi Hinata-chan, Haku-chan, Karin-chan." Jawab Naruto sambil berjalan mendekati anggota kelompoknya.
CUP CUP CUP
Tak di sangka Naruto dengan cepat mencium pipi ketiga kunoichi yang tak lain Hinata, Haku dan Karin. Seketika mereka secara bersamaan memegang pipi mereka masing-masing dengan wajah yang sangat memerah dan mulut yang mengaga. Utakata, Gaara dan Kimimaro hanya diam sambil menatap Naruto tak percaya.
"sudahlah Naruto, jangan kau goda terus mereka bertiga. Bisa-bisa mereka pingsan." Ucap Utakata. Naruto hanya melirik Utakata lalu duduk di kursi di ruangan tersebut.
"ada apa Naruto? Tak secara biasanya kau mencium mereka?" Tanya Gaara sambil melirik ketiga Kunoichi yang masih memegang pipinya masing-masing dengan wajah memerah. Sedangkan Kimimaro hanya menganggukan kepala.
"hn, semalam aku mendapat kabar dari Yamato, orang-orang Konoha sedang mencariku di tempat pertarungan di markas Orochimaru." Ucap Naruto sambil memasang wajah datarnya seperti biasa.
"kau tidak memikirkan balik lagi ke konoha Kan Naruto?" Tanya Utakata. Gaara dan Kimimaropun mengangguk.
"yang benar saja Utakata, kita akan membuat kejutan kepada mereka hari ini. Aku ingin melihat reaksi mereka." Ucap Naruto sambil menyeringai. Tiba-tiba tubuh Naruto mengeluarkan hawa membunuh yang sangat pekat dan membuat lantai retak. mereka tahu kalau Naruto sangat membenci desa Konoha. Semua anggota Naruto berusaha menenangkan Naruto agar rumah ini tidak hancur.
"kita sarapan terlebih dahulu." Ucap Hinata. Mereka semua mengangguk dan segera berjalan ke meja makan. Tak butuh waktu lama mereka semua sudah menghabiskan sarapannya.
"kita pergi." Ucap Naruto dingin, keenam anggotanyapun mengangguk dan seketika menghilang dengan shunshinnya masing-masing kecuali Gaara yang bersama Karin.
Di markas Orochimaru.
Kakashi dan yang lainnya sedang mencari jejak Naruto pagi ini karena kemarin mereka kelelahan jadi menundanya. Kiba dan Shino tiba-tiba merasakan Chakra Shinobi yang mendekat kearah mereka.
"Kakashi Sensei ada musuh." Ucap Kiba, Shino dan Neji secara bersamaan. Kakashi hanya mengangguk.
"kalian semua berhati-hatilah." Ucap Kakashi sambil memegang Kunai di tangan kanannya. Shikamaru dkk pun mengangguk dan megambil posisi bertarung.
"mereka datang." Ucap Neji dengan Byakugan yang sudah aktif.
TAP TAP TAP TAP TAP TAP
Keenam Orang itu berdiri di atas markas Orochimaru yang sudah hancur, Kakashi dan yang lainnya tidak bisa melihat karena terhalang cahaya matahari kecuali Sasuke dan Neji yang menggunakan doujutsu clannya.
"siapa kalian?"Tanya Kakashi pada keenam Orang yang berada di depannya. Keenam Orang tersebut diam tidak menjawab Kakashi. Sampai seketika salah satu di antara mereka membuat Handseal.
"ice elements: a thousand spears of ice"
di atas orang tersebut muncul ratusan tombak es dan tombak es tersebut langsung melesat kearah Kakashi dan yang lainnya.
"Doton: Doryūheki"
Seketika di depan Kakashi muncul dinding tanah.
DHUARRR JLEBB JLEBB TRANKK
Dinding tanah milik Kakashi hancur seketika, dan membuat Kakashi dan yang lainnya terluka akibat serangan barusan. Kakashi lalu melirik kearah tombak es yang melukainya.
'kekkei genkai elemen es? Bukannya sudah tidak ada yang memilik elemen tersebut?' batin Kakashi heran.
ZWUSHH TAP TAP TAP TAP TAP TAP
Keenam orang yang menyerang Kakashipun muncul di hadapan Kakashi dan yang lainnya. Kakashi, Shikamaru, Sai dan Sasuke menatap heran karena di depannya keenam Orang tersebut memakai topeng Anbu. Shikamaru yang melihat keenam orang tersebut lengah mencoba menyerangnya dengan bayangannya akan tetapi keenam orang tersebut dapat menghindar dengan mudah. Kiba lalu berlari kearah enam orang tersebut.
"Gatsuga."
Seketika Kiba dan Akamaru berputar dengan cepat seperti mata bor.
"jutsu controlling flower: flower wall hard"
Tiba-tiba muncul dinding di depan keenam orang tersebut.
DHUARRRR
'elemen apa itu?' batin Kakashi dan Sasuke.
Jutsu Kiba dapat ditahan dengan dinding tersebut, Kiba hanya mendecih tidak suka. salah satu dari keenam orang tersebut melesat kearah Kiba dengan shunshinnya.
"Hakke Rokujuuyonshou"
Orang tersebut menekan tenketsu Kiba dengan 64 pukulan. Pertama ia memukul 2 kali, lalu 4, 8, 16, 32, dan terakhir 64 kali. Jurus ini menutup 64 tenketsu Kiba. Tubuh Kiba langsung terhempas kebelakang sambil mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.
BRAKKK
Kakashi, Neji dan yang lainnya terkejut saat Kiba dengan mudah di kalahkan. Sakura dan Ino lalu mengobati Luka Kiba. Neji hanya membelalakan matanya saat melihat jutsu barusan.
'jutsu itu milik clan Hyuuga? Siapa dia sebenarnya?' batin Neji.
"siapa kau sebenarnya?" Tanya Neji geram, ia lalu berlari kearah Orang yang barusan menyerang Kiba.
"hey Neji jangan." Teriak Kakashi saat Neji berlari ke salah satu orang yang memakai topeng tersebut. Neji menyerang orang tersebut dengan cepat, tetapi orang tersebut dapat menghindari serangan Neji dengan mudah.
"jyuken." Neji lalu melompat kebelakang saat terkena serangan barusan.
"Konoha senpu"
Tiba-tiba Lee berusaha menyerang orang yang memakai topeng tersebut.
"Suna no Tate"
BLARR
Tendangan Lee di tahan oleh pasir yang tiba-tiba muncul. Lee kaget karena serangannya di tahan oleh pasir.
'pasir? Sepertinya aku pernah bertarung dengan orang yang menggunakan pasir, tapi siapa?' Batin Lee.
Sasuke yang melihat tendagan Lee di tahan mengernyitkan keningnya.
'pasir?' batin Sasuke.
"siapa kalian sebenarnya?" Tanya Sasuke sambil menatap tajam keenam Orang di depannya. Keenam orang tersebut hanya diam tak menjawab yang membuatnya geram.
"Sendan Teshi"
Seketika salah satu orang yang memakai topeng anbu tersebut menembakan peluru tulang kearah Kakashi dan yang lainnya.
"Doton: Doryūheki"
Lalu muncul dinding tanah di depan Kakashi.
JRASH JRASH
Peluru-peluru tulang tersebut berhasil di tahan oleh dinding tanah Kakashi, Sasuke lalu membuat handseal.
"chidori."
Tiba-tiba di tangannya sudah ada chakra raiton, ia lalu berlari kearah enam orang yang memakai topeng tersebut.
JRASHHH
Sasuke berhasil mengenai salah satu orang yang memakai topeng tersebut, akan tetapi seketika orang tersebut menjadi pasir. Sasuke lalu melompat kebelakang sambil membuat handseal di udara dengan cepat.
"katon Gokakyou no jutsu."
Sasuke lalu menembakan bola api besar kearah enam orang tersebut. Salah satu di antara mereka lalu membuat Handseal.
"Ice element: a wall of ice"
Ucap orang tersebut dan seketika munculah dinding es di hadapan orang tersebut.
DHUARRR
Ledakan kecil terjadi saat jutsu Sasuke menghantam dinding es tersebut.
"sepertinya mereka bukan orang sembarangan, Kakashi-sensei." Ucap Shikamaru sambil menatap Kakashi. Neji dan Shino menganggukan kepalanya tanda setuju. Sai yang sedari tadi diam langsung mengeluarkan gulungan dari dalam tas ninjanya. Dengan cepat ia menggambar singa.
"ninpou : chouju giga."ucap Sai, dan gambar milik Saipun seketika bergerak kearah enam Orang tersebut.
"Tsubaki no Mai"
Dari punggung orang tersebut muncul tulang runcing, lalu mengambilnya. Ia langsung berlari kearah singa yang berlari kearahnya.
JRASH JRASH
Singa-singa tersebut seketik hancur dan menjadi tinta.
"Kikaicho no Jutsu"
Shino lalu menggerakan serangganya kearah musuh di depannya. Salah satu orang yang memakai tpeng anbu yang sedari tadi hanya diam lalu membuat handseal.
"Ink Bubble Explosion"
dan muncul gelembung besar, gelembung besar tersebut berhasil memasukan serangga-serangga Shino kedalamnya. Perlahan muncul cairan Hitam di dalam gelembung tersebut.
CTRASHH
Gelembung tersebut pecah, dan tidak ada apapun di dalamnya. Salah satu dari keenam orang tersebut membuat handseal.
TAP
"Haku hentikan." Ucap seseorang yang baru datang sambil menahan tangan orang yang bernama Haku itu. Kakashi dan yang lainnya kaget karena muncul 1 orang temannya.
'sial mereka menjadi tambah banyak.' Batin Kakashi.
'rambut pirang?' batin Sasuke.
"siapa kalian sebenarnya?" Tanya Kakashi dengan kunai di tangannya. Shikamaru dan yang lainnyapun sudah berposisi bertarung.
"hn, apa perlu kami jawab?" Tanya balik Orang tersebut dengan nada yang baru saja selesai di obati langsung berlari kearah orang yang barsaja datang tersebut.
"KIBA berhenti!" teriak Kakashi tapi tidak di hiraukan oleh Kiba.
"GATSUGA"
"shinra tensei."
DHUARRR
Kiba dan Akamaru langsung terpental kebelakang, Kakashi dan yang lainnya kaget karena tiba-tiba Kiba terpental kebelakang. Sakura lalu menghampiri Kiba dan menjitak kepalanya.
"baka Kiba." Ucap Sakura. Kakashi lalu membuka mata sharingannya yang tadi tertutup hitai ate.
"Sakura hentikan." Ucap Kakashi dengan nada serius. Sasuke lalu membuat handseal.
"Katon: Gōryūka no Jutsu"
Sasuke menembakan bola api berbentuk kepala naga kepada orang yang baru saja datang tersebut.
"shinra tensei."
BLARRR
Tiba-tiba jutsu Sasuke menghilang seketika, Kakashi yang melihat itu langsung berlari dengan chidori di tangan kanannya.
DHUAAARRR
Serangan Kakashi gagal karena ketujuh orang tersebut sudah melompat kebelakang di atas markas Orochimaru yang sudah hancur. Kiba kembali akan menyerang ketujuh Orang tersebut, tetapi Sakura sudah mencengkram kerah baju Kiba.
"Baka Kiba, kau bisa mati kalau kau sembarangan menyerang mereka." Ucap Sakura dengan nada tinggi.
Sedangkan Shikamaru hanya diam melihat tujuh orang lawannya tersebut. 'jutsu itu? Bukankah jutsu yang pernah menyelamatkanku saat berhadapan dengan Gaara waktu invasi.' Batin Shikamaru.
"Sakura,ya?" Tanya salah satu orang dari ketujuh orang tersebut dengan nada dinginnya. Sakura tiba-tiba membatu mendengar suara bernada dingin itu.
'suara itu? Suara itu..' batin Sakura.
Sakura melepaskan cengkramannya pada baju Kiba, ia menoleh kearah asal sumber suara tersebut. Orang yang baru saja datang tersebut membuka topengnya.
"sensei?" Tanya Kakashi samar-samar melihat yondaime Hokage di hadapannya.
"Naruto-kun." Ucap Sakura membulatkan matanya kearah pemuda yang sudah membuka topengnya tersebut.
"Naruto."
Ucap semua ninja konoha sambil menatap Naruto tak percaya, Naruto hanya menatap semua ninja konoha dengan wajah datar dan mata hitam legamnya.
"tim Kakashi yang baru akan membawa kau pulang ke desa Konoha," ucap Sai sambil menatap Naruto. Semua Ninja Konohapun menatap Sai dengan tidak percaya.
"tim Kakashi? Dan rockie 12?" tanya Naruto datar, ia pun melirik Sai. Sai lalu mengambil pedang dari punggungnya.
Sai menatap tajam kearah Naruto dengan pedang di tangan kanannya.
"jadi dia adalah penggantiku?" Tanya Naruto dengan nada dinginnya seperti biasa. "seorang pecundang telah bergabung." Lanjut Naruto sambil menatap datar Sai.
"awalnya misiku untuk membunuhmu tapi aku tidak peduli lagi dengan misiku, saat melihat kesungguhan tim 7 dan yang lainnya aku ingin membantunya. Aku akan bertindak atas kemauanku sendiri." Ucap Sai masih menatap Naruto.
"Sai."
"Sai-kun."
"aku tidak tahu banyak tentang dirimu, tapi pasti ada alasan mengapa Sakura-san, Shikamaru-kun dan temanmu yang lainnya mengejarmu sampai sekarang. Mereka semua akan melakukan apapun, untuk menjaga ikatan persahabatan kalian tidak putus. Naruto..kau Harus mengerti." Ucap Sai, Naruto lalu menutup matanya.
"ya..aku mengerti..itulah sebabnya kuputuskan!" ucap Naruto sambil membuka matanya.
Semua ninja Konoha yang berada disana membulatkan matanya tak percaya akan perkataan Naruto barusan. Kibapun geram dengan perkataan Naruto.
"hey Naruto, apa maksud perkataanmu itu hah?" Tanya Kiba dengan sedikit berteriak. Naruto mengernyitkan keningnya.
"kalian semua tidak tahu apa-apa tentang diriku jadi diamlah." Ucap Naruto dingin sambil menatap tajam kearah Kiba.
"Lalu kenapa? KENAPA DULU KAU TIDAK MEMBUNUHKU? Apa itu yang kau sebut memutuskan, Naruto?" Tanya Sasuke kesal.
"Sasuke-kun." Ucap Sakura sambil menatap tak percaya kearah Sasuke yang berteriak barusan.
"alasannya sederhana bukannya aku tak bisa memutuskan ikatan perlu menjelaskannya padamu." Ucap Naruto datar.
"yang bisa kukatakan padamu hanyalah..waktu itu..karena kehendakku, aku membiarkanmu hidup hanya untuk bersenang-senang." Ucap Naruto sambil menatap Sasuke datar.
ZWUSHHH
Naruto sudah berada di hadapan Kakashi sambil lengannya di pundak Kakashi.
'cepat sekali.' Batin Shikamaru.
Semua ninja Konoha pun sudah bersiap dengan kunai di tangan mereka masing-masing.
"kapan dia..?" gumam Ino dan Sakura sambil menatap Naruto.
"kalau dipikir-pikir, bukannya kau tidak ingin aku berada di tim mu Kakashi? Kau seharusnya senang karena murid tercintamu Sasuke tidak kubunuh, dari pada kau menghabiskan waktumu untuk mengejarku. Benarkan Kakashi?" Tanya Naruto dengan wajah datarnya.
"N-Naruto-kun." Gumam Sakura dan Ino.
ZWUSHH
Naruto dengan shunsinnya sudah berada di hadapan Sasuke dengan lengannya di pundak Kakashi.
'kenapa mata Naruto menjadi hitam seperti Sasuke?' batin Shikamaru.
"Sasuke, maka kali ini aku akan membunuhmu. Hanya untuk bersenang-senang." Ucap Naruto sambil memegang pedang kusanaginya.
"Naruto hentikan. Ini bukan Naruto yang kami kenal dulu, bukannya Sasuke itu temanmu NARUTO." Ucap Lee dan Kiba sambil menatap Naruto.
ZWUSHH
"NARUTO."
"NARUTO-KUN."
Naruto lalu mengayunkan pedang kusanaginya ke Sasuke.
JRASHHHH
"arghhhhh."
Ninja-ninja Konoha membelalakan matanya saat Sai mengorbankan dirinya terkena pedang kusanagi Naruto.
"SAI." Teriak ninja Konoha pada Sai yang sedang mengerang kesakitan Saat pedang kusangi Naruto mengenai punggung Sai.
"kau mengorbankan tubuhmu sendiri, lumayan." Ucap Naruto menyeringai kearah Sai.
Sasuke lalu berusaha membanting tubuh Naruto ke tanah. Kakashipun berusaha menangkap Naruto.
"chidori nagashi."
Tiba-tiba tubuh Naruto sudah di aliri chidori.
"arghhhh."
"arghhhhhh"
"arghhhhhhh."
Kakashi, Sasuke dan Saipun terpental kebelakang saat terkena jutsu Naruto. Shikamaru dan yang lainnya lalu bergerak kearah Naruto kecuali Sakura dan Ino yang mengobati luka Sai, Kakashi dan Sasuke.
"kagemane no jutsu."
Bayangan Shikamaru langsung memanjang kearah Naruto, tetapi Naruto dapat menghindarinya dengan mudah karena sudah memakai mata sharingan dengan tiga tomoe yang sudah aktif. Ninja-ninja Konoha membelalakan matanya saat mata Naruto menjadi mata Sharingan dengan tiga tomoe. Shino dan Nejipun sangat kaget melihat mata Naruto.
'kenapa bisa Naruto mempunyai mata Sharingan?' batin mereka semua kecuali Sasuke.
"nikudan sensha." Ucap Chouji yang langsung berputar seperti bola kearah Naruto. Naruto hanya menatap datar, ia lalu membuat handseal.
"doton : douryuheki."
Dan munculah dinding tanah di hadapan Naruto.
BLARRR
Serangan Chouji dapat di tahan oleh dinding tanah Naruto. Haku dan Hinata yang akan turun membantu Naruto di tahan oleh Utakata.
"Haku, Hinata jangan turun membantu Naruto. Dia sudah berpesan kepadaku untuk tidak ada yang membantunya." Ucap Utakata. Haku dan Hinatapun mengangguk dan kembali kebelakang.
"tenang saja, Naruto tidak akan kalah oleh mereka semua." Ucap Gaara untuk menenangkan kegelisahan tiga kunoichi tersebut.
"Gaara-kun, chakra Naruto-kun tiba-tiba menjadi sangat dingin. Aku belum pernah merasakan ini sebelumnya." Ucap Karin sambil menatap Naruto di bawahnya.
"sial, dia terpancing emosi." Ucap Kimimaro.
.
"Kusanagi no Tsurugi: Chidorigatana"
Naruto lalu mengalirkan chidori ke pedang kusanaginya.
JLEB
"arghhhhhhh."
Chouji mengerang kesakitan saat badannya tertusuk pedang Kusanagi Naruto, ia lalu melompat ke belakang kearah Sakura dan Ino.
Kiba dan Shino langsung berlari kearah Naruto.
"gatsuga."
Kiba dan Akamaru langsung berputar seperti mata bor kearah Naruto. Naruto langsung membuat handseal.
"fuuton: tase No kaze"
Dan seketika muncul perisai angin di hadapan Naruto.
BLARRR
Serangan Kiba dapat di tahan oleh perisai angin Naruto, Naruto kembali membuat handseal.
"fuuton repusho"
Naruto lalu menciptakan badai diantara Kiba dan Shino.
JRASHH JRASHH JRASHH
Tubuh Kiba terkoyak oleh badai angin Naruto hingga seluruh badanya mengeluarkan bekas darah dan luka lalu melompat kebelakang. Sedangkan Shino tiba-tiba tubuhnya sudah menjadi puluhan serangga. Tiba-tiba Naruto merasakan chakra di belakangnya.
"chidori Nagashi."
"arghhhhhhhh."
Shino seketika terpental saat terkena serangan Naruto. Neji dan Lee lalu berlari kearah Naruto dan menyerangnya dengan taijutsu.
"Naruto, sadarlah kami ini temanmu bukan musuhmu. Ini bukan Naruto yang ku kenal saat masih di desa Konoha. Walaupun kau menyakiti kami, kami semua masih menganggapmu teman." Ucap Lee. Lee dan Neji terus menyerang Naruto dengan Taijutsu akan tetapi Naruto dapat menahan dan menghindari serangan mereka berdua dengan mudah.
"teman? Apa kalian ada saat aku sedang kesepian? Apa kalian ada Saat aku sedang bersedih karena tidak ada yang mau bermain denganku dulu? Omongan kalian ITU OMONG KOSONG."
"rasengan."
"LEE."
"arghhhhhhh..Uhuk..uhuk."
Lee terkena rasengan Naruto di perutnya dan langsung terpental kebelakang. Naruto hanya menatap datar kearah mantan-mantan temannya di konoha.
Neji yang melihat Naruto sedang lengah berusaha menyerangnya.
"Jyuken."
Tetapi serangan Neji dapat di tahan dengan mudah oleh Naruto.
"terlalu awal untuk dapat menyerangku Neji." Bisik Naruto di telinga Neji.
"Chidori."
"ARGHHHHHHH"
Neji jatuh tersungkur dengan luka di punggunya. Saat Naruto akan mengayunkan pedangnya kearah Neji tiba-tiba tubuhnya tidak bisa di gerakan.
"kagemane no jutsu ku berhasil." Ucap Shikamaru sambil tersenyum. Shino lalu mengambil tubuh Neji dan membawanya kebelakang.
"Naruto-kun kumohon hentikan, dan pulanglah ke desa konoha." Ucap Sakura sambil menahan tangis.
Ia lalu berlari kearah Naruto, tangan kanannyapun sudah terkepal dan mengeluarkan chakra. Kakashi yang melihat mata Naruto begitu dingin, langsung berlari kearah Sakura. Tekana chakra Naruto seketika meningkat membuat tanah yang di pijaknya menjadi retak, jutsu Shikamaru seketika lepas. Naruto lalu berlari kearah Sakura sambil mengalirkan chidori pada pedangnya. Naruto lalu mengayunkan pedang kusanaginya kearah Sakura tetapi Kakashi sudah ada di depannya dan menahannya dengan kunai.
TRANKK JLEB BRAKK
Kunai Kakashi tiba-tiba terbelah, dan pedang kusanagi Naruto menancap di dada Kakashi, Kakashi jatuh terduduk di bekas reruntuhan markas Orochimaru dan Naruto berdiri di depannya sambil menancapkan pedang kusangi di dada Kakashi. Darah segar perlahan keluar.
"arghhhhh." Rintih Kakashi tubuhnyapun tak bisa digerakan.
"Kakashi-sensei." Ucap Sakura saat mlihat Kakashi tertusuk pedang Naruto.
"posisi pertahan itu adalah sebuah kesalahan. Pedang Kusangiku mempunyai bilah yang unik. Tak mungkin bertahan." Ucap Naruto sambil menatap Kakashi datar. Kakashi hanya menatap Naruto dengan pandangan yang sulit di artikan.
'tubuhku mati rasa, Naruto mengalirkan chidori ke pedangnya. Aku mengerti..tak hanya meningkatkan ketajaman tetapi juga mematikan rasa di daerah luka. Tapi kenapa Naruto mempunyai 3 elemen yaitu doton, fuuton dan Raiton?' Batin Kakashi.
Shikamaru dan yang lainnya kaget melihat Kakashi tertusuk pedang kusanagi Naruto.
Shikamaru lalu memanjangkan kembali bayangannya kearah Naruto, perlahan mata Naruto berubah menjadi eternal mangekyou sharingan. Naruto lalu menatap Shikamaru.
"Magen: Kasegui no Jutsu"
Tiba-tiba tubuh Shikamaru ambruk setelah Naruto mengucapkan kata tersebut.
"arghhhhhh."
Teriak Shikamaru dengan suara seperti orang yang menahan kesakitan. Sasuke yang melihat itu lalu membuat handseal.
"Chidori Eisō"
Chidori Sasuke seketika memanjang kearah Naruto, sedangkan Naruto hanya menatap datar Sasuke.
TRANKKK
Jutsu Sasuke tertahan oleh tangan besar yang tiba-tiba keluar dari tubuh Naruto. Sasuke, Kakashi dan Sakura menatap tak percaya saat serangan Sasuke dapat di tahan dengan mudah. Kakashi yang melihat Naruto lengah berusaha membuat handseal dengan sekuat tenaga.
"Kuchiyose No Jutsu."
Tiba-tiba munculah ketujuh anjing ninja milik Kakashi, anjing-anjing ninja Kakashipun langsung menggigit tubuh Naruto hingga tak bisa bergerak. Keenam anggota Naruto hendak turun membantu Naruto akan tetapi tubuh Naruto perlahan mengeluarkan chakra hitam pekat. Perlahan chakra tersebut membentuk monster raksasa yang berbentuk prajurit yang menyelimuti tubuh Naruto.
"Susano'o"
Susano'o Naruto langsung membanting anjing-anjing ninja Kakashi hingga menghilang.
POFF POFF POFF
Kakashi, Sakura, Sasuke dan Ino membulatkan mata melihat monster yang menyelimuti tubuh ninja konoha lainnya masih tergeletak tak berdaya dengan luka di tubuhnya.
"a-apa itu?" gumam Sakura dan Ino sambil menatap Naruto.
"itu Susano'o, hanya orang yang mempunyai mata mangekyou sharingan saja yang bisa mengeluarkan Susano'o." ucap Kakashi. Sedangkan Sasuke hanya menatap Naruto dengan pandangan benci.
'sial, kekuatanku sudah terlalu jauh dari Naruto.' Batin Sasuke.
ZWUSHHH
"doton : Douryuheki"
BLARRR JRASHH
Sasuke yang masih asik dengan pikirannya tidak menyadari serangan Naruto.
"SASUKE-KUN."
"arghhhhhh."
Teriak Ino dan Sakura saat melihat Sasuke terkapar dengan luka tebasan di dadanya yang dalam akibat terkena pedang Susano'o Naruto, darah segarpun keluar dari luka tersebut. Kakashi menatap Naruto dengan pandangan tak percaya.
"Kakashi, gunakanlah waktumu itu untuk berlatih dengan murid tersayangmu itu, tidak ada gunanya kau mengejarku agar aku kembali ke desa Konoha, aku tidak akan pernah kembali ke desa sialan itu. Dan bukannya dari dulu kau tidak pernah ingin mengajariku sebagai muridmu?" Tanya Naruto dengan wajah datarnya. Kakashi hanya diam tidak menanggapi perkataan Nruto barusan.
FLASHBACK
"kakashi sensei." ucap naruto sambil berjalan kearah gurunya, Kakashi.
"yo naruto, ada apa?" Tanya kakashi ramah.
"apa kakashi sensei akan mengajariku selama libur ujian chuunin ini?" Tanya naruto.
"maaf naruto, tapi aku akan melatih sasuke karena elemen dasarku sama dengan sasuke yaitu elemen petir, jaa." ucap kakashi dan seketika kakashi pun pergi dengan kepulan asap.
"tidak apa kakashi sensei" ucap naruto sambil tersenyum di paksakan.
'guruku saja tidak ingin mengajariku, kakashi sensei lebih memilih sasuke karena aku adalah jinchuuriki kyuubi, apakah aku bukan bagian dari tim 7 selama ini, semua orang sama saja, mereka semua membenci ku, sialan' batin naruto.
END FLASHBACK.
"aku akan mengakhiri semua ini." Ucap Naruto dengan nada dinginnya. Ia lalu menutup matanya sebelah dan perlahan keluar darah segar dari mata Naruto. Kakashi menatap tak percaya kearah Naruto.
'jutsu itu..' batin Kakashi.
"amatera-"
TAP PLOK
Semua mata tertuju pada seseorang yang barusaja datang di tengah pertarungan tersebut dan orang tersebut menepuk pundak Naruto dari belakang.
"Naruto-sama." Ucap orang tersebut kepada Naruto.
"hn?" Tanya Naruto sambil melirk Itachi yang berada di belakangnya dengan sedikit kesal. Itachi lalu membisikan sesuatu di telinga Naruto, Naruto yang barusan sedang kesal karena tidak jadi membunuh Kakashi seketika menyeringai. Sedangkan Sasuke membulatkan matanya melihat Itachi berada di depannya.
"ITACHI-arghhhhhh."
Sasuke merintih kesakitan saat akan berdiri. Itachi yang merasa namanya di panggil melirik keasal suara tersebut.
"Sasuke, nampaknya kau masih lemah." Ucap Itachi dengan wajah datar. Sasuke berusaha bangkit tetapi tubuhnya masih sakit.
"jangan banyak bergerak dulu Sasuke-kun." Ucap Sakura yang sedang menyembuhkan luka Sasuke yang terbilang parah. Sasuke hanya menatap tajam kearah Naruto dan Itachi.
Naruto dan Itachi hanya memandang datar Sasuke, Kakashi, Ino dan Sakura. Naruto dan Itachipun melompat kebelakang ke tempat anggotanya berkumpul.
"Naruto kenapa kau tidak mengerti?" Tanya Kakashi sambil menatap Naruto.
"Kakashi, balas dendamku adalah segalanya bagiku. Jika aku sudah mencapainya,apa yang terjadi denganku atau dunia ini bukanlah urusanku lagi. Kau tidak pernah mengerti rasa sakit yang kualami selama ini,dan dulu saat kau tidak mau mengajariku aku semakin benci kepada Konoha. " Ucap Naruto dengan wajah datarnya.
"ayo pergi." Ucap Naruto kepada semua anggotanya. Dan setelah itu tubuh Naruto dan anggotanya perlahan menghilang seperti terbakar api. Dan akhirnya Naruto dan anggota kelompok lainnyapun sudah menghilang.
Wajah Sakura, Ino,Kakashi bahkan Sasukepun menjadi murung.
"Naruto-kun." Ucap Sakura sambil menundukan kepalanya ke tanah.
"hiks..hiks..aku selalu tidak berguna..hiks..hiks.." Sakurapun menangis, tubuhnya bergetar hebat.
"menangis..tidak akan membuat Naruto kembali, kau tahu aku juga sudah menganggap Naruto sebagai adikku seperti kalian." Ucap nada lemah, tangis Sakurapun tiba-tiba berhenti saat mendengar perkataan Kakashi. Kakashi melirik kearah belakang dan melihat Ino masih menangis. Walaupun Ino bukan bagian tim 7, tetapi dirinya menyukai Naruto saat masih di akademi.
TAP
Tiba-tiba muncul 5 Anbu Konoha di depan Kakashi.
"nampaknya kami terlambat." Ucap seorang anbu kepada Kakashi. Kakashi lalu memandang anbu tersebut sambil menutup mata kirinya dengan hitai ate Konoha.
"yah kau sangat terlambat." Ucap Kakashi.
"maafkan kami Kakashi-san." Ucap Anbu tersebut. Kakashi hanya menganggukan kepalanya. Keempat anbu konoha tersebut berjalan kearah Shikamaru dan yang lainnya.
"kai." Ucap salah seorang anbu di samping Shikamaru. Dan perlahan Shikamaru membuka matanya.
"enghh." Shikamaru mencoba berdiri walaupun kepalanya sedikit pusing.
"kau masih bisa berjalan?" Tanya anbu kepada Shikamaru. Shikamaru hanya menganggukan kepala.
"kita harus cepat ke desa. Lukanya cukup parah." Ucap 5 anbu sambil membawa Chouji, Kiba, Sai, Shino, Lee, Neji. Sedangkan Sasuke di gendong Kakashi karena lukanya bisa di bilang parah.
"ya kita pergi." Ucap Kakashi. Kakashi, Ino, Sakura, Shikamaru dan 5 anbu tersebut berlari meninggalkan Konoha.
'Naruto, kami semua akan membawamu kembali walaupun hari ini kau berusaha membunuh kami. Itu gunalah teman dan maafkan kami sewaktu kecil tidak pernah bermain bersamamu sehingga kau selalu sendiri.'batin Shikamaru.
'Naruto-kun, walaupun kau ingin membunuh kami semua tapi aku selalu menganggapmu sebagai bagian tim 7. Kakashi sensei dan semua akan membawamu pulang,' batin Sakura.
'Naruto, maafkan aku. Ini semua salahku yang tak bisa menjadi guru yang bijaksana.' Batin Kakashi.
.
.
.
Di sebuah desa kecil.
Dua orang yang memakai jubbah hitam dengan corak awan merah sedang membawa seorang wanita yang sekarat di punggung salah satu orang memakai cadar di wajahnya.
"sialan ketua itu, aku jadi tidak bisa mempersembahkan mayat yang banyak bagi dewa Jashin. Maafkanlah hambamu ini dewa Jashin." Ucap Hidan sambil mencium kalungnya. Kakuzu hanya melirik kearah Hidan yang sedang mengumpat kesal.
"Hidan berhentilah mengoceh, dan jangan sebut nama dewa anehmu itu di depanku." Ucap Kakuzu. Hidan yang barusan mendengar ucapan Kakuzu geram dan dengan cepat mengambil sabit di belakangnya.
"akan ku bunuh kau Kakuzu karena telah menghina dewa Jashin." Ucap Hidan sambil melesatkan sabit besarnya kearah Kakuzu.
TRANKKK
Kakuzu dengan mudahnya menahan serangan Hidan dengan satu tangannya yang sudah mengeras.
"simpan tenagamu Hidan, sebentar lagi kita akan sampai di markas dan kita akan melakukan penyegelan." Ucap Kakuzu kembali berjalan meninggalkan Hidan.
"Tsk sialan, suatu hari akan kubunuh kau Kakuzu." Ucap Hidan sambil berjalan kearah Kakuzu di depannya.
Tak berapa lama Hidan dan Kakuzu sudah sampai di markas Akatsuki.
"Hidan senpai, Kakuzu senpai bagaimana misinya?" Tanya Tobi dengan nada kekanak-kanakannya.
"diam kau Tobi." Jawab Hidan. Sedangkan Kakuzu berjalan dan meletakan mayat wanita tersebut.
"kita lakukan penyegelannya." Ucap sang ketua Akatsuki.
Beberapa jam kemudian Akatsukipun sudah melalukan penyegelannya.
BRUKK
Tubuh tak bernyawa itu langsung jatuh ke tanah. Dan setelah itu anggota-anggota Akatsuki menghilang dan hanya menyisakan Kakuzu dan Hidan. Kakuzu berjalan keluar markas meninggalkan Hidan.
"hey Kakuzu mau kemana kau?" Tanya Hidan sambil berlari kearah Kakuzu.
"aku akan pergi ke suatu tempat." Jawab Kakuzu.
"kau sungguh tidak mau istirahat Kakuzu. Aku masih lelah." Ucap Hidan.
"kalau kau tidak mau ikut tidak apa-apa." jawab Kakuzu.
"iyah-iyah aku akan ikut. Dan semoga saja disana banyak musuh untuk aku jadikan persembahan dewa Jashin. Itu- HEY KAKUZU KAU INI TIDAK SABARAN." Ucap Hidan sambil berlari kearah Kakuzu yang sudah berjalan cukup jauh.
.
.
.
.
Ke esokan harinya Di markas Naruto.
Naruto dan kelompoknya sedang berbincang-bincang di ruang tengah.
"Naruto, kapan kita akan bergerak untuk menghancurkan kelima desa besar? Terutama desa Sunagakure?" Tanya Gaara dengan nada datarnya.
"hn, aku sudah tidak sabar ingin menghancurkan desa Kirigakure." Ucap Utakata sambil tersenyum tipis.
"hn, sebentar lagi. Aku sedang mencari satu orang anggota lagi. Aku sudah memerintahkan Itachi dan Yamato untuk mencari orang tersebut." Jawab Naruto datar.
"anggota baru? Siapa orangnya Naruto-kun?" Tanya Hinata.
"hn,rahasia." Jawab Naruto sekenanya.
"ayolah Naruto-kun sejak kapan Naruto-kun menyembunyikan sesuatu dari kami semua." Ucap Haku. Semua anggota Naruto mengangguk membenarkan ucapan Haku barusan.
"bicaralah pada kami Naruto, aku sudah menganggapmu sebagai keluargaku sendiri. Seharusnya kau bicara." Ucap Gaara dengan wajah datarnya menatap Naruto.
TAP
Sebelum Naruto menjawab, tiba-tiba muncul seorang Itachi muncul di hadapan Naruto dan yang lainnya.
"maaf mengganggu kalian semua." Ucap Itachi.
"sudahlah Itachi, kau juga bagian dari kami. Jangan seformal itu. Duduklah dulu" Jawab Utakata Ramah.
"kau Yakinkan orangnya berada disana? Kemarin aku sedang malas kesana." Tanya Naruto setelah Itachi duduk
"ya aku yakin Naruto-sama, dia orangnya." Jawab Itachi.
"jangan seformal itu Itachi, kau sudah kuanggap keluarga bagiku." Ucap Naruto sambil tersenyum tipis. Sifat Naruto inilah yang membuat semua anggota Naruto menghormati Naruto. Tidak ada batasan antara ketua dan anggota tim.
"dimana dia sekarang Itachi? Apa dia pergi lagi?" Tanya Naruto.
"dia sekarang berada di perbatasan Negara api dan sebaiknya kau cepat sebelum dia pergi." Ucap Itachi.
"baik, terima kasih atas informasinya Itachi."
Itachi mengangguk lalu ia berpamitan kepada semua orang disana.
POFF
"ayo pergi."
"baik"
Naruto dan semua anggotanyapun langsung pergi.
.
.
.
.
Di kuil api.
"hey Kakuzu kenapa kita ke kuil ini?" Tanya Hidan sambil menunjuk Kuil di depannya.
"sekali lagi kau merengek seperti bayi, akan ku bunuh kau." Ucap Kakuzu sambil melirik Hidan tajam.
"tsk, kau berlagak seperti bisa membunuhku." Ucap Hidan. Tangan kiri Kakuzu mengepal dan perlahan kulitnya berubah menjadi Hitam.
DHUARRR
Kakuzu dengan sekuat tenaga memukul pintu besar Kuil tersebut. Hidan dan Kakuzu langsung masuk ke dalam Kuil tersebut.
"penyusup, laporkan ini kepada Chiriku-sama."
"jubbah itu, ternyata rumor ini benar. Mereka adalah Akatsuki."
TAP TAP TAP
"Chiriku-sama ada penyusup." Ucap seorang biksu kepada orang yang berada di depannya.
"siapa mereka?" Tanya orang tersebut.
"mereka adalah Akatsuki Chiriku-sama." Ucap biksu tersebut. Orang yang di panggil Chiriku itu langsung berdiri.
"aku akan ke sana, yang lainnya akan membantuku." Ucap Chiriku sambil berjalan keluar.
TAP TAP TAP
Chiriku berjalan kearah Kakuzu dan Hidan.
"sepertinya lagi-lagi kita mendapatkan orang yang berlagak sok pahlawan." Ucap Hidan sambil memperhatikan Chiriku.
"dia tidak terlihat seperti itu. Daftar sasaran Kita mengatakan bahwa kepalanya bernilai 30 juta ryou." Ucap Kakuzu.
"oi, jangan bilang kita akan menangkap orang ini untuk uang. Membunuh seorang biksu seperti tiket sekali jalan menuju neraka." Ucap Hidan sambil melirik Kakuzu di sampingnya.
"bahkan nerakapun menggunakan Uang. Aku akan baik-baik saja. Uang adalah segalanya." Ucap Kakuzu masih melihat Chiriku tajam.
"aku tidak tahu apa yang kalian inginkan disini, tapi pergilah sekarang!" perintah Chiriku.
"aku dengar ada sebuah kuil yang di huni oleh ninja biksu, pria 30 juta ryou itu adalah ninja elit yang bergabung dalam 12 ninja pelindung." Ucap Kakuzu.
"jadi dia tangguh atau gimana?" Tanya Hidan.
"jangan menganggap remeh. Kau akan mati." Ucap Kakuzu.
"tsk, coba saja." Ucap Hidan sambil berlari kearah Chiriku sambil membawa sabit besarnya.
Tiba-tiba tubuh Chiriku muncul patung budha dengan tangan yang sangat banyak.
"apa itu?" Tanya Kakuzu.
"siapa yang peduli? Teruskan saja." Ucap Hidan.
DHUAGHH DHUAGHH DHUAGHH DHUAGHHH
Kakuzu terhempas kebelakang setelah terkena pukulan yang tak terlihat. Hidan langsung mencoba menyerang dengan sabit besarnya.
DHUAGHH DHUAGHH DHUAGHH
Hidan seketika terlempar kebelakang. Chiriku lalu membuka matanya dan perlahan patung budha di tubuhnya menghilang.
"aku akan memberi kalian sebuah pemakaman." Ucap Chiriku.
"seperti yang aku mau saja di kubur oleh agama lain, dewa jashin akan menghukumku.. Oi, bajingan ini bukan jinchuriki, benarkan? Artinya aku bisa mengikuti kitabku disini?" Tanya Hidan kepada Kakuzu.
"lakukan sesukamu. Tetapi, mayatnya bernilai sejumlah uang tunai. Pastikan dia masih bisa dikenali setelah kau selesai dengannya." Jawab Kakuzu.
TRANKK
"nyawa seseorang seharusnya tidak diperdagangkan untuk uang, brengsek. Kakuzu jangan mengganggu,aku akan membantainya." Ucap Hidan sambil berlari kearah Chiriku.
Pertarungan sengitpun terjadi antara Hidan dan Chiriku, sedangkan Kakuzu hanya diam menyaksikan pertarungan tersebut.
"ARGHHHHHH"
"ARGHHHHHHHH"
"ARGHHHHHHHH"
Kuil api hancur berantakan, dan biksu-biksu yang sudah tidak bernyawa berserakan dimana-mana. Kakuzu lalu membawa Chiriku yang sudah mati di punggunya.
"kita akan pergi ke tempat berikutnya setelah aku selesai berdoa." Ucap Hidan yang sedang terbaring di dalam lingkaran darah dengan senjata di perutnya menancap.
"tidak,kita harus pergi untuk menukarkan mayat ini, uang adalah yang pertama." Ucap Kakuzu.
"jujur saja, bisakah aku mengalahkan omong kosongmu suatu hari nanti? Sekali saja? Sudahlah kita pergi." Ucap Hidan sambil berdiri dan mencabut senjata yang menancap pada perutnya.
Kakuzu dan Hidanpun pergi meninggalkan kuil api yang sudah hancur tersebut.
.
.
.
Di gedung Hokage di desa Konoha.
Sudah terkumpul beberapa Jounin di atap gedung Hokage.
"kita mendapatkan kabar dari kuil api, kalau kuil api sudah di serang oleh akatsuki." ucap Tsunade.
"bagaimana dengan keadaan Chiriku?" Tanya Asuma.
"dari berita tersebut, Chiriku telah meninggal." Jawab Tsunade. Asuma bagaikan tersambar petir, ia hanya diam membatu. Shikamaru hanya diam memperhatikan ekspresi Asuma.
"demi martabat Konoha kita tidak boleh membiarkan orang-orang itu bergerak dengan bebas! Jangan biarkan mereka meninggalkan Hi no Kuni! Temukan mereka apapun yang apapun yang terjadi. Dan jika kalian tidak bisa menangkapnya,bunuh saja mereka! Berpencar!" perintah Tsunade. Dan seketika jounin-jounin tersebut langsung pergi. Shikamaru bersama Asuma, Izumo dan Kotetsu.
.
.
.
.
Naruto dan anggota kelompoknya sedang berada di depan sebuah gua di perbatasan Negara api.
"Hinata-chan periksa keadaan!" perintah Naruto sambil menutup matanya. Hinata lalu mengangguk.
"byakugan." Hinata lalu memeriksa keadaan di dalam gua tersebut. "tidak ada siapa-siapa Naruto-un,eh- tunggu ada seseorang di dalamnya." Ucap Hinata. Naruto lalu membuka matanya dan memperlihatkan bentuk pupil matanya seperti katak.
TAP TAP TAP
Orang yang di maksud Hinatapun akhirnya berjalan keluar Gua tersebut.
"siapa kalian semua?" Tanya wanita berambut biru di depannya.
"aku akan merekrut kau sebagai anggota kelompokku, Guren." Ucap Naruto sambil memasang wajah datarnya.
"jadi kau yang membunuh Orochimaru-sama itu, Uzumaki Naruto." Ucap wanita yang di panggil Guren tersebut.
"hn." Jawab Naruto sekenanya.
"Guren?" Tanya Kimimaro sambil memperhatikan orang di hadapannya.
"kau adalah..Kimimaro? bukannya kau sudah tewas? Dan kenapa kau bersama mereka?" Tanya Guren.
"hn, aku tidak tewas, aku sudah muak dengan Orochimaru. Bersama Naruto dan lainnya aku seperti menemukan keluarga baru, sedangkan bersama Orochimaru dia hanya memanfaatkanku saja." Jawab Kimimaro.
"jadi?" Tanya Naruto kepada Guren.
"kalau kau bisa mengalahkanku aku akan ikut bersamamu, kalau kau kalah jangan harap aku masuk ke dalam kelompokmu." Ucap Guren sambil melirik Naruto.
"kalian semua mundur." Perintah Naruto, dan seketika anggota tim Naruto melompat kebelakang. Gurenpun langsung membuat Handseal.
"Crystal Release: Crystal Lance"
Guren membuat tombak dari Kristal, lalu ia melemparkannya kearah Naruto.
ZWUSHHH
Naruto yang berada dalam sage mode hanya memandang datar jutsu tersebut.
"Kawazu Kumite"
BLARRR
Tombak Kristal Guren hancur seketika oleh Naruto dengan mudahnya. Perlahan di tangan Naruto terbentuk sebuah rasengan tetapi semakin lama rasengan tersebut semakin besar.
"Senpo: Odama Rasengan"
Naruto lalu berlari kearah Guren dengan rasengan besar di tangan kanannya. Guren dengan segera membuat Handseal.
"Crystal Release: Crystal Encampment Wall"
Di depan Guren lalu muncul dinding Kristal.
DHUARRRRRRR
Ledakan besar terjadi saat rasengan Naruto menghantam dinding Kristal buatan Guren. Dinding Kristal Guren hancur, tetapi Guren sudah melompat kebelakang agar tidak terkena jutsu Naruto. Perlahan sage mode Naruto menghilang dan matanya kembali seperti semula.
'justu yang sangat mengagumkan' batin Guren.
Naruto lalu membuat Handseal dengan cepat.
"Mokuton: Daijurin no Jutsu" lengan kanan Narutopun berubah menjadi puluhan batang kayu yang runcing kearah Guren. Guren sempat kaget karena Naruto dapat menggunakan jutsu mokuton, tetapi ia langsung membuat Handseal.
"Crystal Release: Crystal Encampment Wall"
BLARRR
Kedua jutsu itu bertubrukan dan dinding Krisal Gurenpun hancur, setelah itu guren membuat handseal.
"Crystal Release: Growing Crystal Thorns"
Dan setelah itu muncul duri-duri panjang dari dalam Tanah kearah Naruto. Naruto lalu membuat handseal.
"Mokuton: Jukai Heki"
Di depan Naruto muncul dinding kayu yang sangat kuat.
BLARRR
Jutsu Guren dapat tertahan oleh dinding kayu buatan Naruto. Setelah itu perlahan mata Naruto berubah menjadi mata sharingan dengan tiga tomoe.
Sementara di belakang anggota tim Naruto yang melihat pertarungan Naruto dan Guren hanya diam.
"ternyata dia pengguna kekkei genkai yang unik, pantas saja Naruto ingin sekali menjadikannya anggota." Ucap Gaara sambil melihat pertarungan di depannya.
"mereka berdua seperti ingin membunuh saja. Karin bagaimana dengan Naruto? Dia tidak termakan emosikan?" Tanya Utakata kepada Karin.
"tidak, chakra Naruto-kun seperti biasa saja. Kalau Naruto-kun marah chakranya akan sangat dingin." Jawab Karin sambil membenarkan letak Kacamatanya.
Kembali ke pertarungan Naruto dan Guren.
Guren kembali membuat Handseal.
"Shōton: Suishō Tō"
Guren menciptakan semacam pedang yang menempel di kedua lengannya. Ia lalu berlari kearah Naruto dan menyerangnya tetapi dengan mudah Naruto membaca pergerakan Guren dengan mata sharingannya.
TRANKK
Naruto mengeluarkan pedang Kusanaginya di pinggannya. Ia lalu mengalirkan chidori ke pedang kusanaginya.
TRANKK JRASHH
Pedang Kristal Guren tangan kanannya hancur saat mencoba menahan serangan Naruto, tangan kanannyapun terkena serangan Naruto. Guren langsung melompat kebelakang.
"ugh." Rintih Guren sambil memegang tangan kanannya yang mengeluarkan darah segar.
Naruto lalu membuat Handseal.
"fuuton: shinku renppa" ucap Naruto. Setelah itu di atas Naruto muncul ratusan pedang angin dan ratusan pedang angin itu melesat kearah Guren. Guren lalu membuat handseal.
"Crystal Release: Crystal Encampment Wall"
Di depan Guren seketika muncul dinding Kristal. Sebelum jutsu Naruto menghantam dinding Kristal, ia langsung menggunakan shunsin.
DHUARRRRRR
dinding Kristal Guren Hancur, Gurenpun melompat kebelakang. Tetapi Guren membelalakan matanya saat Naruto sudah berada di depannya.
"sejak kapan-" " chidori eiso"
JLEBB BRUKK
"arghhhh"
Chidori Naruto menusuk perut Guren, dan membuat Guren menabrak pohon di belakangnya.
"hn jadi?" ucap Naruto dengan nada datarnya sambil mengulurkan tangannya kearah Guren yang terduduk di tanah.
"baiklah karena aku sudah melihat kekuatanmu, aku ikut." Jawab Guren sambil menerima uluran tangan Naruto.
TAP
Semua anggota Naruto sudah berada di sekeliling Naruto.
"Karin-chan obati dia." Ucap Naruto.
"baik Naruto-kun." Jawab Karin. Lalu Karinpun mendekati Guren dan menyuruh menggigit tangannya. Perlahan luka di tubuh Guren menghilang.
"ayo pergi." Ucap Naruto dan di jawab oleh anggukan semua anggota Naruto.
.
.
.
Hidan dan Kakuzu yang sedang berjalan sambil membawa mayat Chiriku di punggung Kakuzu, mereka berdua lalu berhenti di sebuah tempat.
"hey hey kau mau pergi kemana? Bukannya ini toilet?" Tanya Hidan saat Kakuzu berjalan ke toilet tersebut.
Di dalam toilet tersebut, Kakuzu berjalan sebentar dan ia seperti menekan tembok tersebut. Setelah itu muncul ruang lain di dalamnya.
"ini adalah tempat pertukaran." Ucap Kakuzu saat melihat reaksi Hidan.
"kenapa mereka harus memilih toilet sebagai tempatnya?" Tanya Hidan.
"lewat sini." Ucap seseorang di dalam ruangan tersebut. Hidan dan Kakuzu lalu masuk ke dalam ruangan tersebut.
"letakan disini." Ucap orang tersebut, Kakuzu lalu menaruh mayat Chiriku. Orang tersebut lalu berjalan mengambil uang yang berada di dalam koper dan menyerahkannya ke Kakuzu.
"tempat ini sangat bau. Ayo kita cepat pergi,Kakuzu!" ucap Hidan.
"tunggu, aku akan menghitung dulu uangnya." Jawab Kakuzu.
"aku tidak bisa mengatakan apakah bau busuk itu air kencing ataukah mayat itu, serius ini memuakan. Aku tunggu di luar saja." Ucap Hidan sambil berjalan keluar.
"pas." Ucap Kakuzu setelah menghitung uang tersebut.
"aku menunggu tangkapanmu yang lain tuan." Ucap orang tersebut.
"tahan ambisimu, kami sedang mencari jinchuuriki." Jawab Kakuzu sambil berjalan keluar.
Di luar bangunan tersebut.
"ugh menjijijakan..aku menghabiskan lima menit di tempat sialan itu sampai pakaianku basah kuyup dan berbau busuk." Ucap Hidan sambil mencium jubbah akatsukinya.
TAP
"Kakuzu, lama sekali kau." Ucap Hidan saat seseorang keluar dari bangunan tersebut. Saat Hidan menoleh kebelakang ternyata sudah ada Asuma. Asumapun lalu melemparkan beberapa shuriken kearah Hidan.
TRANK TRANK
Hidan dengan mudahnya menahan Shuriken Asuma dengan sabit besarnya. Tetapi setelah itu muncul izumo dan kotetsu di sisi kiri dan kanan Hidan. Hidan akan menahannya tetapi tubuhnya sudah tak bisa di gerakan karena jutsu Shikamaru.
"terlalu lamban." Ucap Shikamaru.
JLEBB
Senjata Kotetsu dan Izumopun menusuk tubuh Hidan.
"yang satu sudah jatuh." Ucap Asuma sambil tersenyum. Shikamarupun hanya tersenyum.
"sakit sekali. Apa masalah kalian?" Tanya Hidan dengan wajah malas. Asuma, Shikamaru, Izumo dan Kotetsu membelalakan matanya saat orang yang terkena serangannya tidak mati.
"apa yang terjadi? Kita sudah menyerang organ vitalnya!" gumam mereka Izumo dan Kotetsu.
"berhentilah gemeteran,rasa sakit ini memuakkan!" Ucap Hidan sambil menyeringai.
"apakah dia tidak bisa mati?" gumam Kotetsu.
"tidak, bodoh sekali kau. Sekarang, kalian ini siapa?" Tanya Hidan. Hidan lalu melirik kearah Asuma, ia pun melihat tanda di pinggang Asuma.
"tanda itu, itu milik 12 ninja pelindung." Ucap Hidan.
"kami adalah shinobi Konoha. Kami telah di perintahkan untuk menangkap atau menghabisi akatsuki." Ucap Asuma sambil mengambil senjatanya seperti pisau chakra.
"beraninya, kurang ajar kalian semua." Ucap Hidan.
"dimana partnermu?" Tanya Asuma.
ZWUSHH
Tiba-tiba muncul Kakuzu di belakang Shikamaru.
DHUARRR
Shikamaru berhasil menghindari pukulan Kakuzu.
"Kotetsu, Izumo mundur!" perintah Asuma. Izumo dan Kotetsupun mundur dan senjata mereka berdua masih tertancap di tubuh Hidan. Asuma, Shikamaru, Kotetsu dan Izumo berdiri mengelilingi.
"Kakuzu, jangan mengangguku! Aku akan menggunakan mereka untuk ritualku! Uang adalah bagianmu." Ucap Hidan.
"lakukanlah untukku." Jawab Kakuzu.
.
.
.
.
Di sebuah markas.
Dua orang berjubah hitam dengan corak awan merah. Yang satu berwajah datar dan yang satu memakai topeng sedang berjalan ke markas Akatsuki.
"Itachi-senpai, kenapa yah kita di panggil oleh ketua? Apa kita akan menjalankan misi?" Tanya Tobi dengan nada autisnya.
"hn." Jawab Itachi tanpa menoleh kearah Tobi.
Tobi dan Itachipun sampai di hadapan Ketuanya.
"ketua senpai ada apa memanggil aku dan Itachi-senpai kesini?" Tanya Tobi kepada ketua Akatsuki.
"hn, aku perintahkan kalian berdua.." ketua Akatsuki itu menggantung perkataannya.
"…untuk menangkap Sanbi dan jangan sampai gagal."
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
HOREEE AKHIRNYA REVIEWSNYA DI ATAS 1000.
Aku targetkan reviewsnya di atas 1500.
Dan gimana chapter ini apa membosankan? Atau tidak?
Kalau mau Tanya sesuatu boleh reviews.
Dan aku mau Tanya kalau senjata yang di pakai Asuma itu apa namanya?
RnR yah Minna.
Tunggu chapter 18 nya minna.
