Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU DAN MEREVIEWS.

Horeeee fanfic ini sudah di atas 1000 reviews, kalau tidak ada kalian pasti tidak akan terjadi. Terima kasih banyak minna.

Dan target ku sekarang 1500 reviews.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

Balasan Reviews :

sabaku no rafi :

mengesanka,aku harap fic ini terus jalan dan tidak berhenti di tenga kamu hebat.. hahaha terima kasih, aku tidak akan menamatkan ff ini kalau masih banyak yang suka. Aku sangat senang karena aku author baru di ffn dan baru pertama kali nulis FF sudah banyak yang suka. Terimakasih banyak minna.

samsulae29 :

pasti kabuto ya itu...

apa konoha akan sama nasibnya dengan kiri dan kumo? Kalau itu baca chapter ini, biar tambah penasaran.

selamet. .9 :

wow makin keeereeen dan seruuuuu...! kabuto nanti ada dipihak siapa? pihak obito atau naruto? Kita lihat saja alur ceritanya, kalau di ceritakan sekarang gk seru.

2nd princhass :

kurang greget ceritanya chapter ini,, alurnya sedikit kecepetan mnurut saya..maaf karena chapter kemarin aku kebut, semoga saja chapter ini tidak mengecewakan kalian semua.

Naminamifrid :

Kalau misalnya ada perang Naruto ada dipihak mana? Naruto itu Netral ya? Itu masih rahasia Author.

Uzumaki 21 :

Masih ada typo tentang pengguna nama Sasuke yg smestinya jadi Naruto, kaya' review aQ pda chapter kemarin. Sampai bertemu di chapter 21.

Oh y, soal crta, crta ini tdak membosankan.

Jika Ao, Chojuro dkk tau Mei masuk Akatsuki, bagaimana reaksiny ? akan sangat kaget, karena di benak mereka berdua tak pernah terpikir Mei Terumi akan masuk Akatsuki.

:

anggotanya naru bayak... apa naru masih ingin nambah anggota lagi? Tidak akan, anggota Naruto sudah pas segitu, 11 orang dan dengan Naruto menjadi 12.

minyak tanah :

Sekarang bingung cari fanficmu? Kenapa bingung, fic dark uzumaki Naruto di Indonesia hanya ada ini kalau gak salah.

El bany blueblack :

wah Naruto mulai akan menghancurkan konoha... Jadi apakah Naruto pda akhir cerita akan jadi baik nanti'a dn kmbali ke konoha ? Kalo iya apa itu gk menghrankan dan ngaco... Mending buat Naruto bkin khdupan baru sndiri aja gak di konoha gitu lebih pntas kan... kita lihat saja nanti,hehehe.

21senpai12 :

mantap gan!makin seru ceritanya! tapi yang jadi mizukage di kirigakure siapa gan? Ao, yang mempunyai mata byakugan satu dan rambut biru.

Tatank no Kitsune :

klo bisa pairnya harem aj author-san,n apakah nanti danzou nanti dibunuh naruto? iyah, Naruto akan membunuh Danzo.

Neko Twins Kagamine :

apa konoha akan hacur? dan apa perang dunia ninja ke 4 akan terjadi? Tentang konoha di chapter ini akan terjawab dan soal perang dunia shinobi keempat ikuti saja alur cerita ini biar penasaran.

:

Wah keren apa nanti naruto akan melawan lima kage di Negara Besi atau cuma membunuh Danzou saja? Mungkin chapter depan akan terjawab.

kukuhpratama048 :

apa entar juubi bangkit dan apa naruto akan melawan obito uchiha & madara uchiha Author? Kalau soal juubi akan ku pikirkan, dan soal Naruto kita lihat saja apa Naruto menjadi sekutu Obito dan Madara atau menjadi lawan mereka berdua.

m. :

brati yang belum diserang sunakonoha? Dan Iwagakure.

tsuchikage udah mati belum? Maksudnya, Oonoki? Dia belum mati.

Sabaku No Gaalank :

GaaraXkarin ditambah donk thor. Akan kuusahakan.

Bgmna reaksi ino ntar? Akan sangat kaget melihat Naruto menjadi akatsuki.

yudhabooyz :

Apa d sini kabuto akn jadi sekutu tobi dan mengedotensi shinobi" yg sudah mati kyak d canon? Hahahaha Itu masih rahasia.

Astro O'connor :

Ino suka sama naruto atau gimana? Iyah, Ino suka Naruto dari sejak masih di akademi.

Kazehaya Sakazuki:

hmmmm... kalo bisa konoha jangan diancurin. nanti 5 kage bakal ngelawan naruto

ga? Itu masih rahasia dan soal Konoha chapter ini akan terjawab.

Gw doain supaya fic dark-san bisa ngelebihin 2000 riview :D. amin. Terima kasih atas doanya.

asimafandi4 :

thor sekedar saran, bisa nggak selipin sedikit humor , agak gimana ya tiap chapter selalu adegan pembunuhan? Akan kuusahakan, mungkin chapter depan. Tapi aku gk janji humornya banyak. Tapi itu baru kemungkinan.

Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu :

Lanjut,saya punya pertanyaan buat dark san

Kenapa Naruto Jutsunya hanya Chidori Eiso,apakah itu jutsu Favorit Dark San? Kalau jutsu favorit sih tidak, tapi jutsu itu selalu aku ingat saat aku menulis cerita ini.

:

Keren ni lha ntar nasif tobi ama zedsu gimna? Nasibnya mereka berdua sih gitu, mereka berdua berpergian tanpa tujuan. Karena tobi tidak ingin akatsuki diketuai Naruto dan ia ingin sekali mengalahkan Naruto.

kun-cici naru :

Jadi ceritanya seperti di animenya yaitu sasuke datang ke pertemuan 5 kage hanya saja disini naruto?.Apa nanti seperti invasi pain karna naru punya rinnegan? Sepertinya tidak seperti di animenya.

Maky :

Min ape nanti naruto nglawan 5 kage.. ? chapter depan mungkin akan terungkap.

Minato namikaze :

Apa ntar konaha bakal hancur? Di chapter ini bakal terjawab.

dn tmn2 naruto kayak sasuke itu pada mati semua abis penyerangan ini? Mungkin bisa di bilang sekarat, lebih lengkapnya baca saja.

Aritalucky:

1 pertanyaan saia senpai :3 kemanakah gerangan samehada? masa di ambil tp tdk d pake? Naruto mungkin akan memberikannya pada salah satu anggotanya karena ia sudah terbiasa menggunakan pedang kusanagi, tapi ini baru kemungkinan yah.

Nara naruto :

Senpai apa nanti saat naruto dan teamnya menghancurkan konoha sasuke,shikamaru dan kakashi masih ada di konoha mohon jangan dirahasiakan oke semangat masa mudamu membaralah senpai? Kakashi, Sasuke, dan Shikamaru sedang berada di luar desa.

Naruto no Rinnegan27 :

apa Naruto bergabung sama kabuto di PDS4? Kita lihat saja apa Kabuto akan menjadi lawan atau menjadi lawan.

Uzumaki Karuki :

Akhirnya impian Author untuk lebih 20 chapter terwujut xD

Apa nanti Naruto bisa mengendalikan Kurama? Sepertinya bisa, karena umur Naruto sudah beranjak 17 tahun dan tubuhnya sudah siap untuk mengendalikan Kurama.

Dark :

Kamui, omoi, sma samui itu nyari data sasuke apa naruto ? Naruto, maaf itu salah nulis. Hehehe.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget).

.

.

.

Ini adalah chapter terpanjang yang pernah aku tulis, 8k lebih. Dan yang terpenting kalian semua puas.

.

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 21

.

.

.

.

.

.

.

"waktunya telah tiba Konoha, aku akan membalaskan dendamku selama ini." Ucap Naruto sambil menyeringai. Hinatapun ikut menyeringai sadis.

"dari sini, kalian semua menyebar kearah desa Konoha dan hancurkan serta bunuh siapa saja yang menghalangi kalian." Ucap Naruto. Dan di jawab oleh anggukan kepala semua anggota akatsuki. Mata Naruto yang sudah menjadi mata rinnegan melihat dengan pandangan tajam kearah desa Konoha.

"mulai dari sini, dunia dan penduduk konoha akan tahu apa itu rasa sakit. Kita mulai."

ZWUSHH

Naruto dan anggotanya langsung shunsin kearah desa Konoha.

TAP

Naruto dan anggotanya berdiri di atas atap salah satu rumah penduduk desa Konoha, lalu anggota akatsuki langsung menyebar ke seluruh penjuru desa Konoha. Naruto yang masih berdiri di atas bangunan tersebut hanya memasang wajah stoicnya.

"Shuradō."

Seketika kedua tangan Naruto berubah menjadi tangan mekanik, Naruto langsung menembakan misil dan rudal dari kedua lengannya.

"apa itu?" Tanya seorang penduduk Konoha saat melihat misil dan rudal yang di tembakan Naruto.

DHUARRR DHUARRR DHUARRR

Misil dan rudal tersebut lalu menghancurkan rumah-rumah penduduk desa Konoha. Naruto langsung membuat handseal.

"Chikushōdō : kuchiyose no jutsu."

POFFF

Lalu munculah hewan kuchiyose Naruto seperti kelabang besar, badak besar, burung besar, badak besar dan anjing besar berkepala dua.

DHUARRRR DHUARRRR DHUARRRR DHUARRRR

Hewan-hewan kuchiyose Naruto langsung menghancurkan bangunan-bangunan yang ada di desa Konoha tersebut.

"TOLONGGG"

"TOLNGGGGGG"

"TOLONGG KAMIII."

"TOLONGG."

Para penduduk desa Konoha berteriak-teriak ketakutan sambil berlari kesana kemari.

Di tempat anggota Naruto lainnya.

Di depan Hinata sudah berdiri beberapa shinobi-shinobi desa Konoha yang bersiap menyerangnya. Hinata hanya memandang tajam kearah mereka semua, iapun lalu membuat handseal.

"mata itu..kau pasti dari clan Hyuuga, benarkan?" Tanya salah satu shinobi Konoha saat melihat mata byakugan Hinata.

"jutsu controlling interest: flowers rain explosives." Di sekitar shinobi-shinobi desa Konoha sudah terjadi hujan bunga, tapi seketika bunga-bunga tersebut berubah menjadi kertas peledak yang sangat banyak.

"die."

DHUARRRRRRRR

"ARGHHHHHHHHHH."

Ledakan besar terjadi di hadapan Hinata, tubuh-tubuh shinobi konoha hancur , darah berceceran dimana-mana dan ledakan tersebut menimbulkan lubang besar. Hinata lalu memasang wajah datarnya kearah penduduk desa yang lari ketakutan kesana kemari. Ia lalu kembali membuat handseal.

"jutsu controlling interest: bunhsin explosive relationship."

Lalu Hinata membuat beberapa bunshin dari bunga yang dapat meledak, bunshin-bunshin Hinata lalu mengejar penduduk desa Konoha yang sedang lari ketakutan.

DHUARRR DHUARRR DHUARRR

"ARGHHHHHHHH."

"TOLONGGGGG."

Bunshin-bunshin Hinata lalu meledak tepat di hadapan para penduduk desa, Hinata yang melihat itu hanya memasang wajah datarnya.

Di tempat Konan.

"akatsuki sialan, akan ku bunuh kau." Ucap salah seorang shinobi sambil berlari kearah Konan dengan kunai di tangannya.

"Kami kyo." Konan lalu menyelimuti tubuh shinobi tersebut dengan kertas-kertas, setelah itu kertas tersebut berubah menjadi kertas peledak.

DHUARRRR

Tubuh shinobi tersebut hancur seketika, di depan Konan shinobi-shinobi konoha menggeram kesal karena temannya dengan mudah di kalahkan.

"Kami umou." Lalu Konan membuat sayap di punggunya dengan kertas.

"katon gokakyo no jutsu." Tiba-tiba anbu konoha menembakan bola api kearah Konan. Dengan mudahnya Konan menghindari bola api tersebut dengan terbang ke udara.

"tsk, dia bisa terbang ternyata." Geram anbu tersebut. Konan yang sedang berada di udara membuat handseal.

"Kami tori." Konan lalu membuat burung yang sangat banyak yang terbuat dari kertas peledak, burung kertas tersebut langsung melesat kearah anbu dan shinobi desa Konoha di bawahnya. Salah satu Shinobi Konoha membuat handseal .

"Doton: Doryuuheki." Shinobi konoha tersebut langsung membuat dinding tanah di depannya.

DHUARRRRR DHUARRRR DHUARRRRR

"ARGHHHHHHHHHH."

Tapi tak mereka sangka burung-burung kertas tersebut menyerang dari segala arah, Konan yang melihat shinobi dan anbu konoha di bawahnya sudah tewas langsung membuat handseal kembali.

"Kami shigure."

Lalu terjadi hujan kertas peledak yang sangat banyak di daerah tersebut.

DHUARRRRRRRR

"ARGHHHHHHH."

"TOLONGGGGGG."

"TOLONGG KAMIII."

Kertas-kertas peledak terebut meledak satu persatu dan membuat bangunan-bangunan disana hancur beserta penduduknya mati berserakan.

"ini terjadi di semua tempat. Apa yang sedang terjadi? Aku kira hanya ada satu penyusup,hubungi pasukan cadangan yang lain dan segera meminta bantuan. Cepat!" perintah salah seorang shinobi konoha pada temannya yang berada di sampingnya.

"aku akan pergi." Ucap shinobi tersebut dan lalu pergi melompati bangunan-bangunan di desa tersebut.

"semoga saja-" "Ningendō."

Tiba-tiba Naruto datang tepat di di belakang shinobi konoha yang tadi memerintah temannya. Naruto lalu memegang kepala shinobi tersebut dan ia langsung menarik roh dari dalam shinobi tersebut.

BRUKK

Naruto langsung menendang tubuh yang sudah tak bernyawa tersebut, ia mengedarkan pandangannya dan Naruto melihat semua anggota akatsuki dengan hewan kuchiyose miliknya tengah menghancurkan rumah-rumah dan membunuh shinobi beserta anbu Konoha yang mencoba melawan mereka.

DHUARRR DHUARR DHUARRRR

Hewan-hewan kuchiyose Naruto masih terus merusak satu-persatu rumah penduduk desa konoha, Sakura yang tengah merawat seorang pasien di rumah sakit lalu berjalan kearah jendela untuk melihat apa yang tengah terjadi.

"apa itu? Sebaiknya aku pergi!" ucap Sakura entah pada siapa saat melihat desanya sedang di serang.

DHUARRR DHUARRR DHUARRR

"TOLONGGGGGG."

"TOLONGGGGGGGGG."

Ino, Shino, Tenten, Chouji, Kiba, Lee, Neji yang tengah mengumpul di kagetkan saat mendengar suara ledakan dan teriakan minta tolong dimana-mana.

"apa itu? Chouji dan yang lainnya aku akan pergi ke divisi intel. Kalian lihat apa yang tengah terjadi." Ucap Ino sambil pergi.

"baiklah." Ucap Chouji.

"sepertinya desa kita sedang di serang!" ucap Kiba saat mendengar ledakan di mana-mana.

"kita harus lihat apa yang sedang terjadi!" ucap Neji. Neji, Chouji, Kiba, Tenten,Lee dan Shino langsung pergi keasal suara ledakan tersebut.

DHUARRR DHUARRRR

Para penduduk desa Konoha berlari kesana kemari menghindari ledakan dimana-mana, salah satu anak kecil terjatuh saat sedang berlari. Anjing berkepala dua yang melihat itu mencoba menginjaknya.

"SHANARO."

DHUAGGGHHHHH

Anjing raksasa berkpela dua tersebut terpental kebelakang setelah Sakura menghantamkan tinjunya pada tubuh anjing raksasa berkepala dua tersebut.

"apakah kau baik-baik saja?" Tanya Sakura pada anak kecil yang tengah bergemeteran karena ketakutan.

"a-aku baik-baik saja, terima kasih banyak." Ucap anak tersebut. Sakura yang melihat luka memar di lutut anak kecil tersebut langsung mengobatinya dengan jutsu medisnya.

"Sakura." Ucap Iruka saat melihat Sakura tengah mengobati luka anak kecil tersebut.

"Iruka-sensei, apa yang sedang terjadi?" Tanya Sakura pada Iruka.

"aku tidak tahu, tapi seseorang menyerang desa Konoha! Sedangkan Tsunade-sama pergi untuk menghadiri pertemuan lima kage." Jawab Iruka.

"desa ini di serang? Tapi siapa yang menyerang desa Konoha?" Tanya Sakura.

DHUARRRRRRR

"TOLONGGGGGG."

"mari kita pergi, Iruka!" ucap shinobi Konoha.

"Sakura cepat bawa anak kecil tersebut, setelah itu kau ke rumah sakit karena pasti banyak yang terluka." Ucap Iruka sambil berlari meninggalkan Sakura. Sakura lalu membawa anak kecil tersebut ke rumah sakit.

Naruto yang melihat anggota dan hewan kuchiyosenya menghancurkan desa Konoha hanya tersenyum tipis.

'ini masih belum cukup, akan ku buat desa ini rata dengan tanah.' Batin Naruto.

"raiton jibashi."

"katon hosenka no jutsu."

Naruto hanya memasang wajah stoicnya saat anbu konoha menyerangnya.

"shinra tensei."

Seketika serangan kedua anbu tersebut menghilang tepat di hadapan Naruto, kedua anbu tersebut sedikit kaget karena serangannya menghilang secara tiba-tiba.

"Banshō Ten'in." tiba-tiba tubuh kedua anbu tersebut seperti tertarik oleh Naruto.

KREKKKKK

Naruto mencekik leher kedua anbu tersebut.

"kau..uhuk..bukannya..Uzumaki Naruto..arghhh." ucap salah satu anbu tersebut saat melihat wajah Naruto.

"ke..napa..kau lakukan..semua..ini..arghh."

"chidori nagashi."

"ARGHHHHHHHH."

Seketika dua anbu tersebut mati di tangan Naruto, Naruto langsung melemparkan kedua anbu yang sudah tak bernyawa tersebut.

BRUKK

'sebelum aku menghancurkan desa ini, aku akan membunuh tetua desa akan mencari dimana tempat para tetua sialan tersebut.' Batin Naruto.

Naruto lalu membuat handseal dengan cepat saat melihat beberapa shinobi berlari kearahnya.

"Dai Rasenringu." Di tangan kanan Naruto sudah ada sebuah rasengan berwarna Hitam, ia langsung menjatuhkan rasengan tersebut.

DHUARRRRRR

"ARGHHHHHHH."

Rasengan tersebut menimbulkan lubang yang besar di depan Naruto, mayat shinobi Konoha bertebaran dimana-mana. Tetapi di tak jauh dari hadapan Naruto, ia bisa melihat beberapa seorang shinobi yang masih tersisa dan bersiap menyerang dirinya. Naruto langsung menghilang dengan shunsinnya.

ZWUSHHHH TAP JLEBB

Naruto muncul di belakang salah satu shinobi konoha dan menusukan pedang kusanagi pada shinobi konoha tersebut.

BRUKK

Shinobi konoha tersebut terduduk di tanah sambil memegangi lukanya. Shinobi konoha hanya bisa membelalakan matanya saat melihat pergerakan Naruto yang sangat cepat.

'ce-cepat sekali.' Batin salah satu shinobi konoha tersebut.

"bu-bukannya kau Yo-Yondaime Ho-Hokage?" Tanya shinobi konoha sambil menatap Naruto yang wajahnya sangat mirip dengan Yondaime Hokage.

"hn, kalau kalian bergerak temanmu akan mati. ningendo." Naruto lalu memegang kepala shinobi konoha yang masih memegangi lukanya. Naruto menutup matanya untuk mencari informasi dari orang tersebut. Salah satu shinobi konoha yang melihat Naruto menutup matanya membuat handseal dengan cepat.

"katon gokakyo no jutsu." Shinobi konoha tersebut langsung menembakan bola api kearah Naruto. Naruto langsung membuka matanya dan ia langsung menarik roh dari shinobi yang ia tadi pegang kepalanya.

BRUKKK

'hn akhirnya aku tahu dimana tempat para tetua sialan tersebut.' Batin Naruto.

Naruto langsung membuat handseal saat shinobi konoha masih ada di hadapan Naruto.

"chidori eiso." Naruto langsung membuat chidori yang dapat memanjang.

JRASHH JRASHHH

Naruto memotong tubuh kedua shinobi konoha di depannya dengan jutsunya. Setelah itu Naruto langsung menghilang dengan shunsinnya.

DHUARRR DHUARRRR

Di tempat para tetua konoha.

Kedua tetua konoha tersebut sedang menikmati tehnya dengan santai ,akan tetapi tiba-tiba mereka berdua mendengar suara ledakan dimana-mana.

"ada keributan apa ini?" Tanya seorang pria tua saat mendengar ledakan di luar, pria tua tersebut lalu berjalan kearah jendela untuk melihat kejadian di luar.

ZWUSHHH

Tiba-tiba di depan kedua tetua desa konoha tersebut muncul satu anbu konoha.

"maaf, anda berdua dilarang keluar dari sini. Desa konoha sedang di serang." Ucap Anbu tersebut.

"siapa yang menyerang desa konoha?" Tanya wanita tua yang merupakan salah satu tetua desa Konoha tersebut.

"nampaknya mereka Akatsuki. Beberapa anbu sudah berjaga di tempat ini untuk melindungi anda berdua. Saya mohon undur diri." Ucap anbu tersebut.

POFF

Anbu tersebut menghilang dalam kepulan asap. Kedua tetua tersebut hanya diam sambil melihat desa Konoha yang sedang di serang. Sedangkan di atap 4 anbu sedang berjaga.

ZWUSHH TAP KRETEKKKKKK

Naruto muncul di belakang salah satu anbu konoha yang tengah berjaga dan langsung mematahkan leher anbu tersebut. Ketiga anbu konoha lalu menoleh kearah Naruto.

"katon gokakyou no jutsu." Salah satu anbu menembakan bola api kearah Naruto. Naruto hanya memandang datar bola api tersebut.

"Gakidō." Bola api tersebut lalu di serap oleh Naruto, kedua anbu di depannya langsung berlari dari arah kiri dan kanan Naruto.

"shinra tensei."

"arghhhhhh."

Kedua anbu tersebut lalu terpental kebelakang, Naruto lalu memandang satu orang anbu yang tadi menyerangnya. Ia lalu membuat handseal.

"Shōton: Suishō Rō no Jutsu." Tiba-tiba salah satu tubuh anbu di depannya sudah terkurung dalam Kristal. Naruto lalu berjalan kearah anbu konoha di depannya yang sudah terkena jutsu Naruto barusan.

SYUTTT

Sebuah kunai meluncur kearah Naruto, Naruto dengan mudahnya menghindari kunai tersebut. Lalu muncul kedua anbu yang tadi terkena serangan Naruto. Naruto hanya memandang tajam kearah dua anbu di depannya.

"Banshō Ten'in." tiba-tiba tubuh salah satu anbu konoha tersebut seperti di tarik oleh Naruto, Naruto lalu mengeluarkan pedang kusanginya saat anbu tersebut sudah mulai dekat di hadapannya.

JLEBBB

Naruto menusukan pedang kusanaginya tepat di jantung anbu tersebut, setelah itu ia langsung melemparkan tubuh anbu tak bernyawa tersebut dengan asal. Anbu konoha yang masih tersisa langsung berlari kearah Naruto dengan kunai di tangannya.

KREEEKKK BRAKKK JLEBBB

"ARGHHHHHHH."

Naruto dengan mudah menagkap lengan anbu tersebut,Naruto lalu memotong tangan kanan anbu dengan pedang kusanaginya, lalu ia membantingkan tubuh anbu tersebut pada atap bangunan para tetua konoha setelah itu Naruto langsung menusuk kepala anbu tersebut hingga tewas. Darah segar mengalir dari kepala anbu tak bernyawa tersebut, ia langsung mencabut pedang kusanagi miliknya. Setelah itu Naruto langsung menghilang dengan shunsinnya. Sedangkan di dalam bangunan tersebut kedua tetua konoha kaget mendengar keributan di atapnya.

"ada apa ini?" Tanya pria tua pada wanita tua di sampingnya.

"duduklah, para anbu sudah melindungi kita." Ucap wanita tersebut, lalu pria tua tersebut duduk di sofa sambil menikmati tehnya kembali.

ZWUSHHH TAP

Tiba-tiba di depan kedua tetua konoha muncul Naruto. Kedua tetua konoha tersebut kaget melihat wajah yang sangat mirip dengan Minato Namikaze atau Yondaime Hokage.

"Mi-Minato bu-bukannya ka-kau sudah tewas?" Tanya kedua tetua konoha tersebut syok melihat Naruto yang sangat mirip dengan Minato Namikaze.

"hn, kau sudah melupakanku tetua Konoha?" Tanya Naruto sambil tersenyum tipis kearah kedua tetua konoha di depannya. Lalu kedua tetua konoha tersebut kaget saat orang yang di hadapannya bukan Yondaime Hokage.

"ka-kau ja-jangan jangan…Uzumaki Naruto? Jinchuuriki kyuubi?" Tanya kedua tetua konoha tersebut kaget.

"hn, kau ingat ternyata. Aku ingin membalaskan dendamku selama ini pada desa ini dan pada kalian para tetua konoha sialan yang berencana menjadikanku sebagai senjata perang saat aku masih kecil." Ucap Naruto sambil menyeringai sadis. Naruto dengan cepat membuat handseal.

"Mokuton : Hotei no Jutsu." Lalu dari dalam tanah muncul batang-batang pohon, lalu batang-batang tersebut mengikat kedua tetua konoha. Naruto lalu berjalan mendekati kedua tetua konoha tersebut dengan pedang kusanagi di tangan kanannya.

"kau, bagaimana bisa kau menggunakan teknik hokage pertama?" ucap pria tua tersebut. Naruto hanya diam tidak menjawab.

"kalian berdua harus membayar perbuatan kalian terhadapku saat aku di konoha yaitu dengan membunuh kalian berdua." Ucap Naruto dengan suara dinginnya dan wajah stoicnya. Pelahan muncul keringat dingin di kedua wajah mereka berdua saat melihat wajah Naruto yang sangat dingin.

'a-anak ini sangat se-serius untuk membalaskan dendamnya.' Batin kedua tetua konoha.

"kalian semua harus merasakan apa itu rasa sakit, rasa sakit saat semua orang membenciku dan mencoba membunuhku."

JRASHHHHH JRASHHH

"ARHHHHHHHHHH."

"ARGHHHHHHHHHHH."

Naruto lalu memotong kedua kepala tetua konoha tersebut dengan pedang kusanaginya, kedua tetua konoha tersebut tewas dengan kepala yang terpisah. Naruto menyeringai melihat kedua tetua konoha mati di tangannya.

"dunia harus merasakan apa itu rasa sakit." Gumam Naruto. Setelah itu Naruto menghilang dengan shunsinnya.

DHUARRR DHUARRR

TAP

"sebainya kita menyebar ke seluruh penjuru desa, kalau kalian menemukan shinobi atau penduduk desa yang terluka bawa langsung ke rumah sakit." Ucap Neji. Kiba, Tenten, Chouji, Shino langsung pergi meninggalkan Neji. Neji lalu berlari dan mencari penduduk desa yang belum di evakuasi.

DHUARRRR

Neji lalu menuju kearah asal suara ledakan tersebut, sekilas ia melihat seseorang dengan rambut yang di ikat kebelakang dan memakai jubbah Akatsuki sedang mengalahkan shinobi-shinobi Konoha di depannya dengan mudah. Neji langsung berlari saat orang tersebut akan membunuh shinobi konoha yang terluka.

"jyuken." Neji lalu berusaha menyerang anggota akatsuki tersebut, akan tetapi anggota akatsuki tersebut dengan mudahnya menghindari serangan Neji.

TAP DHUAGHHHH BRAKK

Anggota Akatsuki tersebut lalu menendang Neji sehingga terpental kebelakang dan menabrak reruntuhan rumah yang sudah hancur.

JRASHHH

Anggota akatsuki tersebut lalu membunuh shinobi konoha di depannya, Neji menatap tak percaya saat shinobi konoha di depannya mati dengan cara sadis. Neji langsung berdiri. Asap ledakan sedikit menghalangi pemandangan Neji , perlahan asap tersebut menghilang dan menunjukan wajah anggota akatsuki di depannya. Neji membelalakan matanya melihat anggota Akatsuki di depannya.

"H-Hinata a-apa itu ka-kau?" Tanya Neji kepada anggota akatsuki di depannya yang tak lain adalah Hinata.

"hn." Jawab Hinata dingin dan wajah datarnya.

"i-ini tidak mungkin, ke-kenapa kau masuk ke dalam Akatsuki?" Tanya Neji tak percaya saat melihat Hinata memakai jubbah akatsuki.

"hn, dimana Hiashi Hyuuga?" Tanya Hinata balik.

"kenapa kau tidak memanggilnya dengan nama Ayah? dia itu Ayahmu Hinata, dia sedang berada di luar desa bersama Hanabi. Kenapa kau menanyakan Ayahmu? Kau tahu, Ayahmu sangat merindukanmu Hinata. Jadi pulanglah Hinata." Ucap Neji.

"tsk, aku akan membunuhnya. Dia tak pantas di sebut seorang Ayah." Ucap Hinata dingin sambil menatap tajam kearah Neji dengan mata byakugannya yang sudah aktif. Sedangkan Neji kaget saat mendengar ucapan Hinata barusan.

"maafkanlah ayahmu Hinata, dia sangat menyesali perbuatannya dulu." Ucap Neji. Hinata lalu menghilang dengan shunsinnya.

ZWUSHHH

Seketika Hinata sudah berada di depan Neji.

"kau tahu bagaimana rasa sakitnya saat aku di anggap bukan anaknya karena aku lemah? Itu sangat sakit sekali. Dan sekarang aku akan membuktikan kekuatanku padanya dengan cara membunuhnya." Ucap Hinata tepat di telinga Neji. Sedangkan Neji hanya bisa diam tak percaya oleh pergerakan Hinata yang sangat cepat.

"Hakke Rokujūyon Shō." Hinata langsung memukul 64 titik chakra pada tubuh Neji. Tubuh Neji langsung terhempas kebelakang dan sambil memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.

'dia sudah sangat berbeda.' Batin Neji.

BRUKKK

Neji langsung mendarat di atas tanah, ia lalu mencoba berdiri sambil menyeka darah dari ujung bibirnya.

"ini bukan Hinata yang ku kenal, Hinata yang ku kenal adalah wanita yang baik hati, lemah lembut , pemaaf dan baik." Ucap Neji, sementara Hinata hanya memandang bosan kearah Neji.

"jutsu controlling interest: dozens of flower shuriken." Hinata lalu melemparkan beberapa shuriken dari bunga kearah Neji.

"Hakkeshō Kaiten."

DHUARRRRR DHUARR DHUARR

Neji mundur beberapa langkah saat shuriken tersebut meledak.

"kita akhiri." Gumam Hinata, ia lalu membuat handseal.

"jutsu controlling interest: flowers rain explosives." Tiba-tiba di sekitar Neji muncul hujan bunga, Neji menatap heran pada bunga-bunga tersebut akan tetapi ia membelalakan matanya saat bunga-bunga tersebut berubah menjadi kertas peledak.

DHUARRRRRRRR

"NEJIIIII."

TAP BRUKK

Tubuh Neji dapat di tangkap oleh Tenten, ia melihat luka bakar yang parah dari tubuh Neji. Sedangkan Kiba menggeram marah pada akatsuki yang tadi menyerang Neji. Pelahan asap yang menghalangi pemandangan Tenten dan Kiba menghilang. Seketika Tenten dan Kiba membelalakan matanya.

"Hi-Hinata?" gumam Tenten saat melihat Hinata di depannya.

"Hi-Hinata kenapa kau mencoba membunuh Neji?" Tanya Kiba tak percaya saat Hinata berusaha membunuh Neji.

"hn." Jawab Hinata dingin. Tenten dan Kiba kaget saat Hinata mengenakan baju Akatsuki.

"i-ini pa-pasti t-tak mungkin, se-sejak kapan kau menjadi anggota Akatsuki Hinata?" Tanya Tenten dan Kiba. Hinata hanya diam saja tak menjawab. Tak jauh dari sana Naruto hanya memasang wajah stoicnya, ia langsung memberi isyarat pada seluruh anggotanya. Hinata yang melihat isyarat Naruto langsung pergi meninggalkan Tenten dan Kiba beserta Neji yang terluka cukup parah.

"HINATA!" teriak Kiba.

POFF

Hewan kuchiyose Naruto satu persatu menghilang, para anggota Akatsukipun pergi keluar desa Konoha. Semua shinobi dan anbu konoha hanya menatap heran.

'sudah saatnya yah?' batin semua anggota Naruto.

"ada apa ini, Guy-sensei?" Tanya Lee pada gurunya, Guy.

"entahlah Lee, sepertinya mereka mundur." Jawab Guy.

'sedari tadi aku tidak melihat Kakashi, Sasuke dan Shikamaru? Apa mereka sedang di luar desa?' batin Guy.

Naruto yang melihat itu hanya menyeringai.

"sudah saatnya." Gumam Naruto. Perlahan tubuh Naruto seperti melayang keudara. Semua shinobi konoha tidak bisa melihat siapa orang tersebut karena cahaya matahari yang menyilaukan mata. Sedangkan di luar desa Konoha, semua anggota Naruto menatap Naruto dengan pandangan yang susah di artikan.

'semoga saja Naruto-kun tidak kehabisan chakra lagi seperti kemarin.' Batin kunoichi anggota Naruto.

"aku tidak akan lupa rasa sakit saat kalian semua mencoba membunuhku dan sekarang kalian semua harus merasakan rasa sakit itu." gumam Naruto. Naruto langsung membuat handseal.

"Fuuton : Yonaimukaze Shurazu No Jutsu." Naruto memfokuskan chakra yang besar pada kedua tangannya dan perlahan terdengar suara gemuruh angin, tiba-tiba dari kedua tangan Naruto tercipta hempasan angin yang sangat dahsyat yang melesat dengan sangat cepat kearah desa Konoha.

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Seketika Desa Konoha sudah tertutupi kabut yang sangat tebal, perlahan kabut tersebut menghilang ditiup angin. Naruto dengan jelas bisa melihat desa Konoha yang telah rata dengan tanah, bangunan-bangunan di desa tersebut sudah hancur lebur. Mayat berserakan dimana-mana. Naruto yang melihat itu tersenyum tipis saat desa yang di bencinya rata dengan tanah. ia lalu turun kembali ke bawah.

.

.

.

.

.

.

Seorang pria dewasa dengan rambut putih panjangnya sedang melompati pohon-pohon menuju kearah desa Konoha. Tiba-tiba pria berambut putih panjang tersebut merasakan firasat buruk.

'aku merasakan firasat buruk mengenai desa Konoha, semoga desa Konoha baik-baik saja.' Batin pria tersebut. Pria tersebut lalu menambah kecepatannya.

'semoga aku tidak terlambat.' Batin pria tersebut.

.

.

.

TAP

Naruto mengedarkan pandangannya untuk melihat desa konoha yang sekarang sudah rata dengan tanah, berbeda sekali saat ia masih tinggal disini banyak sekali bangunan-bangunan yang mewah.

ZWUSHH TAP

Semua anggota akatsuki tiba-tiba muncul di belakang Naruto.

"Naruto-kun baik-baik saja?" Tanya Hinata pada Naruto. Naruto yang tadi membelakangi anggotanya langsung membalikan tubuhnya.

"hn, aku baik-baik saja Hinata-chan. Apa kau sudah bertemu dengan clan Hyuuga? Dan apa kalian semua baik-baik saja?" Tanya Naruto.

"tidak Naruto-kun, Hyuuga Hiashi sedang keluar desa. Tapi aku sempat bertarung dengan Neji." Jawab Hinata.

"kami baik-baik saja Naruto(kun)." Jawab semua anggota Naruto. Konan lalu mengedarkan pandangannya untuk melihat keadaan Konoha.

'Nagato, kau tak salah orang. Naruto-kun menepati janjinya untuk menghancurkan desa Konoha.' Batin Konan.

"Naruto-kun ada yang datang." Ucap Hinata dan Karin bersamaan.

TAP

Beberapa Shinobi Konoha seperti Guy, Lee, Kiba, Chouji, Shino, Tenten, Sakura, Sai, Ino, bahkan Neji yang tadi terluka sehabis bertarung dengan Hinata sudah berdiri di hadapan Naruto dan anggotanya. Naruto hanya melirik dari ujung matanya.

"sialan,kalian telah menghancurkan desa kami. Takkan kami maafkan!" Gertak Kiba. Shinobi-shinobi Konoha memandang heran karena salah satu anggota Akatsuki berambut pirang membelakanginya dan ia juga menghalangi satu orang anggota di depannya.

"ya, kalian tidak punya hati menghancurkan desa kami. " ucap Tenten sedikit berteriak.

"aku dan Guy sensei akan mengalahkan kalian semua yang telah menghancurkan desa kami." Ucap Lee sambil memasang kuda-kuda bertarungnya.

"ini tidak sebanding dengan rasa sakitku selama ini." Ucap pemuda berambt pirang tersebut. Naruto lalu membalikan tubuhnya menghadap kearah semua shinobi Konoha. Mereka semua membelalakan matanya saat melihat orang di depannya.

"Na-Naruto..Hi-Hinata."

"Na-Naruto-kun."

Naruto dan Hinata hanya memasang wajah stoicnya saat mendengar semua shinobi memanggil namanya.

"kau masih hidup ternyata, Neji?" Tanya Hinata saat melihat Neji yang berdiri di depannya walau tubuhnya masih terluka. Sementara Neji hanya diam saja tak berniat menjawab pertanyaan Hinata barusan.

"NARUTO KENAPA KAU JUGA BERGABUNG DENGAN AKATSUKI DAN MENGHANCURKAN DESA KONOHA, SIALAN KAU NARUTO?!" Kibapun berteriak kesal kearah Naruto.

"tutup mulutmu atau aku kami semua akan membunuhmu, Naruto-kun ketua kami. Ketua Akatsuki." Ucap Hinata dingin sambil menatap tajam kearah Kiba. Mereka semua membulatkan matanya kaget karena Naruto sekarang adalah ketua Akatsuki.

"Naruto tak ku sangka kau menjadi seperti ini." Ucap Guy sambil menatap Naruto.

'pasti Kakashi dan Tsunade-sama akan sangat syok kalau ia mendengar Naruto sekarang menjadi ketua Akatsuki.' Batin Guy.

"i-ini ti-tidak mungkin, Na-Naruto-kun." Ucap Sakura dan Ino tidak percaya.

"hn, tidak ku sangka masih banyak shinobi konoha yang tersisa setelah aku mengeluarkan jutsu tersebut." Ucap Naruto sambil melihat kearah mantan temannya dan mantan gurunya.

"Naruto, tak kusangka kebencian akan merubahmu seperti ini. Dan Hinata, aku juga sangat tidak percaya wanita yang sangat baik berubah menjadi seperti ini." Ucap Shino dengan nada datarnya.

"Naruto, Hinata kita semua ini teman. Kenapa kalian berusaha membunuh kami semua? Apa kalian berdua sudah tidak menganggap kami teman?" ucap Chouji.

"kita harus menyadarkan Naruto-kun dan Hinata-chan, mereka hanya sedang di kuasai oleh kebencian." Ucap Sakura.

"ya, kita harus menyadarkan Naruto dan Hinata. Mereka berdua teman kita." Ucap Lee. Guy, Lee, Kiba, Chouji, Shino, Tenten, Sakura, Sai, Ino, Neji langsung berlari kearah Naruto dan anggotanya.

"tsk, bodoh. Karin-chan, kau diam saja di belakangku. Kalian semua lawan mereka." Ucap Naruto tanpa menoleh kearah anggotanya. Anggota Narutopun langsung berlari kearah shinobi-shinobi Konoha yang sedang berlari kearahnya.

"Suiton: Hōmatsu no Jutsu." Utakata langsung meniupkan gelembung dalam jumlah banyak, setelah itu ia langsung menjetikan jarinya.

DHUARRRR DHUARRR DHUARRR

Semua shinobi Konoha pun terpencar saat mencoba menghindari jutsu Utakata barusan. Anggota akatsuki itupun langsung pergi kearah shinobi Konoha. Itachi pergi kearah Guy, Gaara kearah Lee, Hinata kearah Sakura, Mei Terumi kearah Ino, Konan kearah Tenten, Utakata kearah Shino, Guren kearah Neji, Kimimaro kearah Chouji, Haku kearah Sai. Sedangkan Kiba sudah berdiri di hadapan Naruto.

"Itachi, sudah lama sekali tak bertemu. Sayang sekali tadinya aku ingin melawan temanmu yang berelemen Kristal itu, tadi pertarungan kita tertunda karena dia pergi." Ucap Guy sambil memasang posisi bertarung, sedangkan Itachi hanya menatap datar kearah Guy dengan mata sharingan tiga tomoenya.

"Gaara, akhirnya kita bisa bertarung kembali tetapi kali ini aku akan mengalahkamu." Ucap Lee, Gaara hanya diam dengan kedua tangannya di lipatkan di depan dadanya.

"Hinata-chan kenapa kau juga masuk ke dalam Akatsuki? Ayahmu sudah mencarimu beberapa tahun ini, beliau sangat merindukan anda." Ucap Sakura pada Hinata yang sudah berada di depannya.

"hn, ini sama sekali bukan urusanmu." Jawab Hinata dingin. Shinobi Konoha dan anggota akatsukipun langsung bertarung sengit. Sedangkan Kiba hanya memandang tajam Naruto sambil mengepalkan tangannya.

"Naruto kembalilah ke desa,kami disini merindukanmu. Tsunade-sama dan Jiraiya-sama pun sama merindukanmu." Ucap Kiba.

"hn, bodoh." ucap Naruto sambil tersenyum mengejek kearah Kiba.

"gatsuga." Kiba bersama Akamaru langsung berputar dengan cepat seperti matar bor kearah Naruto. Dengan cepat mata Naruto berputar menjadi rinnegan.

"shinra tensei."

DHUAGHHH

Kiba dan Akamaru langsung terhempas kebelakang,ia langsung berdiri sambil menyeka darah dari ujung bibirnya.

"APA YANG KAU BILANG? KAU TAHU KAMI SEMUA SEPERTI SHIKAMARU DAN SASUKE MENGHARAPKAN KAU DAN HINATA KEMBALI KE DESA KONOHA, TETAPI KAU BERUSAHA MEMBUNUH KAMI SEMUA. APA KAU SUDAH TAK PUNYA HATI,HAH? SADARLAH NARUTO, KAU HANYA SEDANG DISELUMUTI KEBENCIANMU." Kiba langsung berlari kearah Naruto mencoba untuk menghantamkan tinjunya. mata Naruto berputar dengan cepat dan ia pun menggunakan mata sharingan dengan tiga tomoe.

"hn,ini adalah jalan hidupku. Bukan urusanmu." Jawab Naruto datar sambil menatap tajam Kiba.

TAP DHUAGHHH DHUAGHHH DHUAGHHH

Dengan mudah Naruto menahan pukulan Kiba, ia lalu memukul perut Kiba sekuat tenaga dan menendangnya ke udara. Naruto lalu melompat ke udara dan langsung menghantamkan pukulannya tepat di wajah Kiba.

BRAKKK

Kiba langsung terkapar di tanah dengan darah keluar dari mulutnya. Sedangkan teman-teman Kiba dan Guy ingin menolong Kiba akan tetapi mereka sedang bertarung dengan anggota Akatsuki.

"hn, tak perlu membuang banyak chakra untuk mengalahkanmu." Ucap Naruto sambil berjalan kearah Karin.

SYUTT SYUTT

"NARUTO-KUN DI BELAKANGMU!" teriak Karin saat beberapa shinobi dan anbu konoha melemparkan kunai beserta shuriken ke arahnya. Dengan mudahnya Naruto menghindari kunai-kunai tersebut, ia lalu membalikan tubuhnya. Ia melihat beberapa anbu dan satu shinobi Konoha, salah satu anbu langsung membawa Kiba untuk di sembuhkan lukanya.

"Na-Naruto? Apa itu kau?" Tanya seorang shinobi konoha dengan bekas luka di hidungnya, Iruka.

"hn." Jawab Naruto, Iruka lalu memperhatikan Naruto, ia terkejut saat melihat jubbah akatsuki yang Naruto pakai.

'ini tidak mungkin, mana mungkin Naruto menjadi anggota akatsuki.' Batin Iruka.

Perlahan mata Naruto berputar dan akhirnya mata Naruto telah menjadi Rinnegan.

'aku tak ingin membuang banyak waktu dan chakra melawan sampah-sampah tersebut, aku pasti akan menggunakan banyak chakra saat melawan Danzo nanti.' Batin Naruto.

"Banshō Ten'in." tiba-tiba salah satu anbu Konoha seperti tertarik oleh Naruto, anbu tersebut mencoba melarikan diri tetapi gagal. Naruto langsung mengeluarkan pedang kusanaginya.

JLEBBB

Naruto langsung menusukan pedang kusanaginya tepat di jantung anbu tersebut, ia mencabut pedangnya dan langsung melemparkan tubuh tak bernyawa tersebut secara asal. Kedua anbu di depannya langsung membuat handseal secara bersamaan.

"raiton : jibashi."

"katon hosenka no jutsu."

Naruto hanya memasang wajah stoicnya saat kedua jutsu anbu tersebut mengarah kepadanya.

"gakido."

Naruto lalu menyerap kedua jutsu tersebut, Iruka menatap tak percaya saat Naruto menyerap kedua jutsu di depannya.

"Naruto, apa yang sudah terjadi padamu selama ini? Sehingga dirimu berubah drastis seperti ini?" Tanya Iruka sambil menatap Naruto. Naruto hanya memasang wajah stoicnya dan memandang tajam kearah Iruka. Kedua anbu tersebut lalu berlari kearah Naruto.

"hn, keputusan bodoh." gumam Naruto. Naruto lalu membuat handseal dengan cepat.

"Mokuton : Daijurin no Jutsu." Seketika lengan Naruto berubah menjadi kayu yang bisa memanjang berbentuk tombak tajam dan Naruto langsung mengikat kedua anbu tersebut. Dengan sekali gerakan Naruto sudah berada di depan kedua anbu konoha tersebut. Tak ingin membuang waktu ia langsung mengayunkan pedang kusanaginya.

JRASHHH JRASHHH

Kepala kedua anbu tersebut seketika terpisah dari tubuhnya, darah segar mengalir dengan derasnya di leher kedua anbu konoha tersebut. Semua shinobi Konoha menatap Naruto tak percaya saat Naruto membunuh kedua anbu itu dengan sangat sadis. Anggota akatsuki yang melihat lawannya lengah langsung membuat handseal dengan cepat.

"jutsu controlling interest: dozens of flower shuriken."

"ice elements: hundreds of thorns ice."

"Kami tori."

"Sendan Teshi."

"katon hosenka no jutsu."

"Ryūsa Bakuryū."

"Crystal Release: Crystal Lance."

"Suiton: Hōmatsu no Jutsu."

"Suiton: Teppoudama no Jutsu."

Kesembilan anggota akatsuki tersebut langsung menyerang shinobi Konoha yang tengah lengah. Guy, Lee, Chouji, Shino, Tenten, Sakura, Sai, Ino, Neji dan Iruka yang melihat itu membelalakan matanya.

DHUARRRRRRRRRRRR

"ARGHHHHHHHHH."

"ARGHHHHHHHHHHH."

Guy, Lee, Chouji, Shino, Tenten, Sakura, Sai, Ino, Neji terhempas kebelakang, Guy dan Iruka merintih kesakitan akibat jutsu-jutsu anggota akatsuki yang mengenai mereka semua sedangkan shinobi lainnya sudah tak sadarkan diri. Naruto yang tak ingin membuang chakra lagi langsung membuat handseal.

"Mokuton Hijutsu: Jukai Kōtan." Lalu tiba-tiba dari tanah muncul akar-akar pohon yang sangat banyak mendekati shinobi-shinobi konoha tersebut. Naruto hanya memasang wajah datarnya.

TAP

Semua anggota Naruto seketika sudah berada di belakang Naruto.

"kita pergi, kita sudah terlalu lama disini." Ucap Naruto. Dan seketika Naruto dan semua anggotanya pergi dengan shunsinnya. Guy dan Iruka membelalakan matanya saat melihat jutsu Naruto dengan cepat mengarah pada mereka semua. Mereka hanya bisa pasrah karena sudah tidak bisa lagi berlari dari sana akibat kehabisan chakra.

'Naruto, aku masih tak percaya kau ingin membunuh kami semua.' Batin Iruka.

ZWUSHH TAP

DHUARRRRRRRRRR

Guy dan Iruka membuka matanya saat tubuhnya tidak merasakan sakit di tubuhnya.

"kalian semua baik-baik saja?" Tanya seseorang yang berada di atas katak raksasa. Guy dan Iruka melihat orang berambut putih yang berada di atas katak besar.

"Jiraiya-sama." Ucap Iruka saat melihat pria berambut putih yang bernama Jiraiya tersebut.

TAP

Jiraiya lalu turun dari katak Raksasanya.

"bagaimana Jiraiya-sama menyalamatkan kami semua?" Tanya Guy sambil memegangi luka di perutnya.

FLASHBACK

"kuchiyose no jutsu." Ucap Jiraiya sambil menghentakan telapak tangannya ke tanah.

POFF

Lalu di depan Jiraiya muncul katak raksasa.

"ada apa memanggilku di tengah hutan seperti ini, Jiraiya?" Tanya Katak raksasa yang bernama Gamabunta tersebut.

"kita harus cepat pergi ke desa Konoha, aku merasakan firasat buruk. Kalau aku berlari mungkin masih lama, jadi aku memanggilmu." Ucap Jiraiya sambil berdiri di atas kepala Gamabunta. Dengan terpaksa Gamabunta pergi ke desa Konoha.

Tak butuh waktu lama Jiraiya bersama Gamabunta sudah berada dipinggir desa. Jiraiya membelalakan matanya saat melihat desa Konoha yang sudah rata dengan tanah.

"ternyata desa Konoha telah di serang, tapi siapa pelakunya?" Tanya Jiraiya entah pada siapa, ia lalu mengedarkan pandangannya saat melihat beberapa orang dengan jubbah akatsuki sedang melawan shinobi-shinobi Konoha.

"Akatsuki? Ternyata Akatsuki yang telah menyerang desa Konoha." Gumam Jiraiya. Jiraiya melihat salah satu orang yang memakai jubbah akatsuki sedang membuat handseal.

"Mokuton Hijutsu: Jukai Kōtan." Jiraiya membelalakan matanya saat melihat orang tersebut mengeluarkan jutsu mokuton.

"Gamabunta, kita pergi selamatkan shinobi-shinobi konoha tersebut." Jiraiya dan Gamabunta langsung pergi kearah shinobi-shinobi Konoha yang tergeletak tak berdaya, sedangkan akatsuki sudah menghilang entah kemana.

ZWUSHH TAP

Gamabunta langsung memasukan semua shinobi Konoha ke dalam mulutnya, lalu pergi ke tempat yang cukup jauh dari jangkauan jutsu tersebut. Gamabunta lalu mengeluarkan semua shinobi-shinobi Konoha dari dalam mulutnya.

'untung saja aku tidak telat, kalau tidak mereka semua pasti sudah mati.' Batin Jiraiya.

END OF FLASHBACK.

"arigatou Jiraiya-sama." Ucap Iruka dan Guy. Sedangkan Lee, Chouji, Shino, Tenten, Sakura, Sai, Ino, Neji masih tak sadarkan diri.

"kemana Tsunade?" Tanya Jiraiya pada Guy dan Iruka.

"Tsunade-sama tengah menghadiri pertemuan lima kage, Jiraiya-sama." Jawab Iruka.

"bisa kalian jelaskan tentang semua ini?" Tanya Jiraiya. Iruka dan Guy lalu menceritakan semua kejadiannya pada Jiraiya. Jiraiya yang mendengar cerita dari Guy dan Iruka sangat kaget.

"Na-Naruto yang telah menghancurkan desa Konoha?" Tanya Jiraiya tak percaya.

"ya, Naruto bersama anggota Akatsuki yang telah menghancurkan desa Konoha dan yang lebih mengagetkan Narutolah yang menjadi ketua Akatsuki." Jawab Jiraiya.

'tetua agung, Fukasaku-sama, firasat kalian berdua memang benar. Naruto mempunyai kebencian yang sangat kuat dari dalam tubuhnya.' Batin Jiraiya.

"tidak ku sangka Naruto akan melakukan ini, apa Tsunade tahu tentang ini?" Tanya Jiraiya.

"tadi anbu sempat mengirimkan pesan melalui burung kepada Tsunade-sama." Jawab Iruka.

'Minato, Kushina tak ku sangka anak kalian akan seperti ini.' Batin Jiraiya.

.

.

.

.

Naruto dan anggotanya lalu bertemu dengan Yamato yang sudah menunggu, mereka semua langsung pergi untuk pergi menuju Negara besi.

"Naruto, apa tidak sebaiknya kita istirahat dahulu? Kau sudah terlalu banyak menggunakan chakra." Ucap Itachi. Naruto lalu melirik kearah Itachi.

"ya Naruto, apalagi saat kau menghancurkan desa Konoha." Tambah Gaara.

"hn, tidak. Kita tak punya waktu Itachi, Gaara." Jawab Naruto. Setelah itu keadaan menjadi hening kembali. Perlahan hari mulai menjelang malam.

TAP

Semua anggota Naruto menghentikan langkahnya saat Naruto tiba-tiba berhenti.

"ada apa Naruto? Perjalanan masih cukup jauh." Tanya Yamato sambil menatap Naruto.

"hn, kita lanjutkan saja besok Yamato. Ini sudah menjelang malam." Ucap Naruto. Semua anggota Narutopun mengangguk tanda setuju karena hari yang sudah malam.

"Yamato, tolong buatkan suatu bangunan untuk kita semua tempati malam ini." Ucap Naruto. Yamatopun mengangguk dan langsung membuat handseal.

"Mokuton: Shichuka no Jutsu." Tiba-tiba muncul kayu yang sangat banyak dari dalam tanah dan dengan cepat kayu-kayu tersebut membentuk rumah yang besar. Naruto dan semua anggotanya langsung masuk ke dalam rumah tersebut.

"tidak terlalu buruk, Yamato." Puji Kimimaro saat melihat isi bangunan yang baru saja di buat Yamato.

"hn sebaiknya kalian memulihkan chakra kalian, besok pasti akan sangat melelahkan." Ucap Naruto pada seluruh anggotanya.

"baik Naruto-kun." Ucap Haku, Mei Terumi, Hinata, Karin dan Konan sedangkan anggota Naruto lainnya hanya mengangguk. Mereka semua lalu berjalan kearah kamar di rumah tersebut. Naruto memilih Kamar yang paling ujung.

SRETT

Naruto lalu masuk ke dalam kamar tersebut, ia langsung membuka baju dan jubahnya karena ia merasa gerah. Naruto langsung berjalan kearah jendela di kamar tersebut.

'hn aku tadi sempat merasakan chakra Jiraiya, tapi kenapa dia tidak muncul.' Batin Naruto sambil melihat langit malam.

SRETT

"Naru-" ucapan Hinatapun terhenti saat melihat Naruto hanya menggunakan celana shinobinya, sedangkan baju dan jubbah Naruto sedang tidak Naruto pakai. Wajah Hinatapun sangat memerah karena melihat tubuh Naruto yang atletis. Naruto lalu berjalan kearah Hinata yang menundukan kepalanya.

"hn, ada apa Hinata-chan?" Tanya Naruto sambil memegang dagu Hinata dan mengangkat wajah Hinata. Naruto bisa melihat wajah Hinata yang sangat merah. Jarak wajah mereka berduapun sangat dekat.

"Na-Naruto-kun." Ucap Hinata tak seperti biasanya gugup saat wajahnya dengan wajah Naruto yang sudah dekat dengannya. Iapun bisa merasakan deru Nafas Naruto. Naruto mendekatkan wajahnya pada Hinata, Hinata lalu menutup matanya.

CUP

"HINATAAAA APA YANG KAU LAKUKAN?! AKAN KU BUNUH KAU! Yoton: Shakugaryugan No Jutsu." Mei Terumi yang melihat Hinata mencium Naruto di depan kamar Naruto murka, ia langsung menembakan lava berupa bulatan kearah Hinata. Hinata dan Narutopun langsung menjauhkan dirinya Hinata dengan mudah menghindari serangan Mei Terumi.

'tsk, aku baru saja mulai. Tapi tak ku sangka Naruto-kun mengecupku.' Batin Hinata senang.

"hn hey sudahlah kalian berdua, dan Mei-chan jangan hancurkan rumah ini dengan jutsumu." Ucap Naruto. Sedangkan Mei Terumi hanya mendengus kesal saat Naruto membela Hinata. Hinata hanya menjulurkan lidahnya mengejek Mei Terumi. Naruto lalu berjalan kearah Mei Terumi yang sedang kesal.

GREBB

Naruto melingkarkan tangannya di pinggang Mei Terumi, Mei Terumi dan Hinata hanya membelalakan matanya saat Naruto memeluk pinggang Mei Terumi.

"hn, aku tadi hanya mengecup bibir Hinata-chan saja. Demi semua anggotaku yang ku sayangi, aku akan melakukan apapun demi kalian semua." Ucap Naruto sambil mendekatkan wajahnya pada Mei Terumi.

CUP

Naruto lalu mengecup singkat bibir Mei Terumi, ia lalu melepaskan pelukannya dan berjalan kearah kamarnya.

"MEI TERUMIII AKAN KU BUNUH KAU!" teriak Hinata saat Mei Terumi menjulurkan lidahnya tanda mengejek. Sedangkan Naruto hanya menghela nafas melihat kelakuan anggotanya.

Esok harinya.

Naruto membuka matanya saat wajahnya terkena sinar matahari. Ia pun langsung berjalan keluar kamar sambil membawa baju dan jubahnya.

"Na-Naruto-kun." Ucap Haku, Hinata, Mei Terumi, Karin dan Konan dengan wajah memerah sama seperti wajah Guren saat melihat Naruto keluar tanpa menggunakan baju dan jubahnya. Naruto lalu langsung memakai baju dan jubbah Akatsuki miliknya.

"hn sebaiknya kita pergi." Ucap Naruto. Semua anggota Naruto mengangguk tanda setuju. Setelah itu mereka semua langsung pergi.

.

.

.

.

.

"Raikage-sama itu tim Samui." Ucap ninja Kumogakure kepada Raikage di depannya.

"ayo turun!"

TAP

Raikage dan dua pengawalnyapun turun tepat di hadapan tim Samui.

"bagaimana hasilnya?" Tanya Raikage pada tim Samui. Tapi tiba-tiba salah satu pengawal Raikage berambut pirang merasakan chakra shinobi yang mengikuti tim Samui.

"Samui, kalian dibuntuti. Keluar kau shinobi Konoha!" perintah pengawal Raikage tersebut. Shikamaru, Kakashi dan Sasuke hanya menghela nafas saat mereka tertangkap basah.

TAP

Shikamaru, Sasuka dan Shikamaru langsung berdiri tak jauh dari Raikage.

"kita butuh bicara." Ucap Shikamaru.

"K-kau bukannya kau teman Naruto?! Apa maksud kalian mengikuti kami?!" Tanya Karui sambil menunjuk kearah Sasuke.

"Raikage-sama yang di sebelah kanan..dia adalah Hatake Kakashi." Ucap salah satu pengawal Raikage.

"aku tahu itu! Apakah Hokage yang mengirimmu, Hatake Kakashi?" Tanya Raikage.

"tidak, aku datang kesini untuk bicara dengan anda secara pribadi tentang permintaan dari Nara Shikamaru dari Konoha." Ucap Kakashi sambil melirik kearah Shikamaru.

"bukankah ini tidak sopan. Menghalangi kami menuju pertemua Kage tanpa pemberitahuan sebelumnya?" Tanya pengawal Raikage berambut pirang.

"aku sangat menyadari hal itu." Jawab Kakashi.

"bicaralah!" perintah Raikage. Shikamaru lalu menarik nafas dan menghembuskannya.

"aku ingin anda membatalkan rencana anda tentang Uzumaki Naruto!" ucap Shikamaru dengan wajah seriusnya.

"apa yang kau katakan?" Tanya Raikage.

"aku tahu ini kedengarannya konyol, sangat konyol malah. Tapi ini adalah jalan satu-satunya yang aku punya saat ini. Naruto adalah temanku. aku tidak bisa hanya diam saja dan membiarkan temanku terbunuh." Ucap Shikamaru. Raikage mengabikan perkataan Shikamaru,ia lalu berjalan melewati Shikamaru.

"aku mohon, aku akan di hantui oleh rasa bersalah. Tak pernah kami bayangkan Naruto punya keinginan balas dendam. Aku mohon padamu untuk memaafkan Naruto." Ucap Shikamaru sambil bersujud di atas gumpalan salju tersebut. Kakashi dan Sasuke menatap tak percaya pada apa yang mereka lihat.

'Shikamaru ternyata kau masih memikirkan masalah tentang misi pertamamu jadi Chuunin.' Batin Kakashi.

'tsk Dobe dimana sekarang kau?! Tak bisa kau lihatkah kami semua ingin kau kembali sampai-sampai Shikamaru bersujud di hadapan Raikage.' Batin Sasuke.

Raikage seketika menghentikan langkahnya.

"kami akan menangkap Naruto! Aku tidak bisa memaafkannya karena telah menghancurkan desa ku dan membunuh adikku Bee!" ucap Raikage tanpa menoleh kebelakang.

"Tuan Raikage, tidakkah kau lihat shinobi muda ini. Dia menundukan kepalanya hanya demi seorang temannya. Sebagai seorang Kage, apa yang anda pikirkan?" Tanya Kakashi.

"seorang shinobi tidak boleh menundukan kepalanya dengan mudah! Itu adalah kenyataan sebenarnya dari dunia shinobi. Akatsuki akan di cap sebagai buronan. Kemudian tidak hanya aku, tetapi seluruh dunia akan memburu Naruto. Dan sekarang kau menundukan kepala untuk seorang criminal dan memohon ampun untuk teman kriminalmu itu. Di dalam dunia shinobi, itu tidak pantas dengan persahabatan. Bocah Konoha, berpikirlah kembali tentang apa yang harusnya kau lakukan. Dunia shinobi tidak memanjakan orang-orang bodoh!" ucap Raikage dengan nada membentak sambil membalikan badanya kearah Shikamaru yang tengah bersujud di atas gumpalan Salju.

"ayo!" lalu ninja-ninja Kumogakure tersebut berjalan mengikuti Raikage meninggalkan tempat tersebut.

"Shikamaru sudah cukup, angkat kepalamu." Ucap Kakashi.

"sial!" geram Shikamaru kesal.

.

.

.

.

.

Setelah menempuh perjalanan cukup jauh Naruto bersama timnya akhirnya sampai di Negara besi.

"dinginnya." Gumam Karin saat sampai di Negara besi.

'andai saja aku bisa memeluk Naruto-kun atau Gaara-kun juga tidak apa-apa.' batin Karin.

"Negara besi hanyalah negara buangan." Ucap Yamato.

"Hinata-chan, Karin-chan periksa keadaan!" perintah Naruto dengan nada datarnya.

"baik Naruto-kun." Jawab mereka berdua.

"byakugan." Ucap Hinata. Karin dan Hinata lalu memeriksa keadaan di sekitarnya.

"bagaimana hasilnya?" Tanya Itachi.

"keamanannya di perketat untuk pertemuan lima kage." Jawab Karin.

"hinata-chan, periksa rute keamanan terlemah!" perintah Naruto. Hinata lalu melihat daerah sekelilingnya dengan byakugan.

"kita bisa menggunakan rute sebelah barat, disana tidak ada penjaga." Ucap Hinata.

"hn kita pergi." Ucap Naruto. Naruto dan anggotanya lalu pergi ke rute sebelah barat.

Sementara di tempat pertemuan, tiga orang telah menunggu di gerbang tempat pertemuan.

"kita menunggu kedatanganmu, Hokage-sama. Namaku Mifune, jendral dari Negara besi." Ucap orang yang bernama Mifune tersebut.

"senang bertemu denganmu, aku Tsunade." Ucap Tsunade.

"secangkir teh panas akan menghangatkan kalian. Silahkan masuk." Ucap Mifune dengan ramahnya. Lalu sang Hokagepun masuk bersama pengawalnya.

Di sebuah ruangan tempat pertemuan lima kage.

Semua kelima kage telah ada di ruangan tersebut.

"tolong letakan topi kage anda." Ucap Mifune. Lalu kelima kage menyimpannya di depan masing-masing.

"menanggapi permintaan tuan Raikage, kelima kage telah berkumpul disini. Aku Mifune, konferensi lima kage akan segera di mulai." Ucap Mifune sebagai moderator dalam pertemua lima kage ini.

"aku akan berbicara terlebih dahulu. Tolong dengarkan. Anak ku seorang jinchuuriki dari ichibi, kemungkinan dia telah di tangkap oleh Akatsuki karena sampai sekarang tidak ada kabar bagaimana tentang Anakku. Jadi menurutku, Akatsuki sangat berbahaya. Aku telah meminta kerja sama dari beberapa kage, tapi ditolak Kecuali oleh hokage. Pada saat jinchuuriki mereka di curi respon dari kelompok ini sangat lambat." Ucap Yondaime Kazekage.

"cih hal ini sangat umum namun harus di selesaikan secara rahasia. Mencari bantuan dari Negara lain itu semua adalah omong kosong!" ucap Tsuchikage dengan raut kesal.

"jaga harga diri…gengsi..seperti keyakinan kita selama ini." Balas Yondaime Kazekage.

'begitulah yang seharusnya , dasar bodoh.' batin Tsuchikage.

"para jinchuuriki dan bijuu sudah seharusnya bersama dan beradaptasi sama lain. Dan tetap saja, mengendalikan bijuu itu adalah hal yang sulit. Itu bukan hal yang mudah." Ucap Tsuchikage.

"orang-orang yang bisa mengendalikan bijuu adalah Madara Uchiha dan kakek saya Hashirama Senju dan adik Raikage, Killer Bee. " ucap Tsunade. Raikage yang mendengar nama Killer Bee mengepalkan tangannya.

"CUKUP..SAMPAI DISINI!"

BRAKKK

Raikage lalu memukul meja di ruangan tersebut, lalu di depan para Kage sudah berdiri para pengawal dengan posisi yang siap bertarung. Mifune hanya mengela nafasnya melihat kejadian di depannya.

"ini adalah tempat diskusi, mohon menahan diri dan tidak membuat kekacauan." Ucap Mifune.

"kalian semua mundur!" perintah kelima kage secara bersamaan kepada para pengawalnya. Lalu para pengawal tersebut kembali pada tempat sebelumnya.

"Konoha, Kumo, Iwa, Suna shinobi bajingan dari dari desa-desa kalianlah yang telah membentuk Akatsuki dan bukan hanya itu dari investigasi kami, kita tahu bahwa diantara kalian termasuk kage sebelumnya, ada yang menggunakan Akatsuki." Ucap Raikage.

"menggunakan mereka?" Tanya Yondaime Kazekage.

"aku tidak percaya pada kalian, aku bahkan tidak berniat untuk mendiskusikan ini bersama kalian tapi alasan ku mengadakan pertemuan kage ini adalah untuk mempertanyakan loyalitas anda semua!" ucap Raikage.

'tak lupa untuk membalaskan dendam pada pembunuh adik ku.' Batin Raikage.

"apa maksud anda menggunakan Akatsuki?" Tanya Yondaime Kazekage saat pertanyaan sebelumnya tidak di jawab.

"kau menggunakan Akatsuki saat peperangan!" ucap Raikage sambil menunjuk kearah Yondaime Kazekage.

"tujuan dari bangsa yang besar adalah kestabilan secara seragam, mereka bergerak dari ekspansi militer untuk perlucutan senjata agar rasa takut dan ancaman perang bisa bekurang di antara bangsa-bangsa. Konoha yang sumber kekuaan militernya mahal dan kuat, hal ini tentunya akan menghabiskan banyak biaya dan hal ini juga yang menjadi rintangan. Namun, jika kita melakukan penghematan secara sembarangan akan beresiko juga pada desa. Bagaimana jika tiba-tiba perang pecah? Ini akan menjadi masalah pada shinobi yang tidak mengalami pengalaman dalam perang. Ini tentu saja berarti kekalahan." Ucap Tsuchikage.

"dan salah satu cara untuk mengurangi resiko adalah menyewa tentara , Akatsuki." Tambah Tsunade.

Sedangkan Naruto dan anggotanya tiba-tiba berhenti saat berjalan menuju rute sebelah barat.

"Naruto-kun tiba-tiba ada bebera Samurai yang berkeliaran disana." Ucap Karin saat merasakan chakra Samurai di depannya.

"hn, berapa banyak?" Tanya Naruto.

"ada lima Naruto-kun." Jawab Hinata.

"hn, kita hanya perlu membunuhnya tanpa menimbulkan keributan." Ucap Naruto, mereka semua lalu melanjutkan perjalanannya. Sedagkan lima orang samurai sedang berjaga disana.

ZWSUHH TAP JRASHH JRASHH JRASHH KREKKK KREKKK

Kelima Samurai tersebut mati seketika saat Naruto,Guren dan Kimimaro menusukan pedang mereka masing-masing tepat di dada samurai tersebut. Sedangkan dua samurai lagi Itachi dan Utakata telah mematahkan lehernya hingga tewas.

"Naruto-kun aku merasakan chakra Danzo dan pengawalnya masuk ke dalam tempat pertemuan lima Kage di dalam." Ucap Karin. Naruto yang mendengar perkataan Karin barusan menyeringai sadis.

'Danzo kau harus membayar semua perlakuanmu selama ini saat kau ingin menjadikanku sebagai senjata dari Konoha. Aku akan memenggal Kepalamu dan menghancurkan tubuhmu.' Batin Naruto.

.

.

.

.

.

Sedangkan dua orang yang memakai jubbah Akatsuki sedang berdia diri di pinggir danau.

"sepertinya, sebentar lagi kita akan mengalami perang dunia shinobi keempat." Ucap seorang manusia dengan warna kulit setengah hitam dan setengah putih, Zetsu. pria di sebelahnya lalu menatap Zetsu.

"apa maksudmu?" Tanya pria tersebut.

"karena Naruto sudah menghancurkan desa-desa besar seperti Kumogakure, kelima Kage memutuskan mengadakan pertemuan. Dan mereka semua sedang membicarakan tentang Akatsuki, dan aku yakin keputusan akhirnya kelima Negara besar akan membunuh semua semua anggota Akatsuki." Jawab Zetsu.

"hn, apa hubungannya dengan perang dunia shinobi keempat?" Tanya pria tersebut.

"Naruto sebagai ketua akatsuki akan menentang keputusan tersebut dan mungkin perang dunia shinobi Keempat akan pecah. Karena kita juga masih bagian dari akatsuki, mau tak mau kita juga akan berperang melawan kelima Negara besar. Tapi kita lihat saja berita selanjutnya, itu semua hanya Firasatku saja." Jawab Zetsu. pria di sebelah Zetsu tersebut lalu mengalihkan pandangannya kearah danau.

"kalau itu terjadi kita harus menemukan partner."

.

.

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEEE AKHIRNYA CHAPTER 21 UPDATE.

Apa aku updatenya kecepatan atau kelamaan?

Maaf kalau kelamaan, karena membuat chapter itu sangat susah apalagi wordnya panjang.

Bagaiamana pendapat kalian semua tentang chapter ini? Membosankan atau tidak?

RnR yah minna.

Tunggu chapter 22 nya Minna.