Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN MEMBUAT AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU.
Horeeee fanfic ini sudah di atas 1500 reviews, kalau tidak ada kalian pasti tidak akan terjadi. Terima kasih banyak minna.
Dan target ku sekarang 2000 reviews.
Do'akan yah minna.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
Maaf minna, side storynya akan ku buat setelah fic ini tamat agar tidak kacau balau alur ficnya.
Balasan Reviews :
kukuhpratama048 :
apa rencana obito, Author? Sama seperti di canon.
Niizuma Eiji :
Oh iya musuh naru nanti siapa? Kalau yang paling kuat, itu masih rahasia. Musuh Naru di PDS4 seluruh aliansi termasuk teman-teman dan gurunya.
munawirucyiha :
arthur san.. Menurutku anggota nya naruto itu terlalu bergantung pada naruto...
Coba se kali2 buat kerja sama tim waktu hadapi musuh.. Jangan naruto sendiri yang hadapi musuh2 yg kuat.. terima kasih sarannya, akan kucoba chapter depan.
selamet. .9 :
apa nanti rinnegan nagato digunakan oleh kelompok naruto atau obito/madara? Mungkin akan terungkap chapter depan.
samsulae29 :
next...penasaran siapa anggota naruto yg baru...
mata shisui yg sama itachi kemana ya? Seperti di canon, di salah satu burung gagak. Kita lihat saja apa Itachi akan menggunakan mata Uchiha Shisui yang berada di tubuh Danzo dan burung gagaknya agar ia mendapatkan mata eternal mengekyo sharingannya atau tidak? Jadi ikutin terus ceritanya yah minna.
Vicestering :
maaf saya sedikit bingung, seharusnya dengan mata rinnegan naruto bakalan gampang ngalahin musuhnya. dan kenapa naruto kaya'a ga pernah ngeluarin tekhnik pengambilan nyawa salah satu tekhnik rinnegan… saat invasi ke desa Naruto pernah menggunakan jutsu itu.
uzumaki reverend :
Dark-san apakah jiraiya akan mati atau tidak? itu masih rahasia, kalau d kasih tau nanti gk seru.
Naminamifrid :
apakah Narutonya tetap menjadi dark? atau Naruto akan brubah menjadi baik? Kita lihat saja ending ceritanya yah biar tambah seru.
BlueFlash99 :
Terus kalo udah "penampakan kabuto" siapa yang ngegantiin ? Secara kan Itachi belum mati. And last, apa Bee yang bakal ngajarin bijuu mode ke Naruto? Atau Naruto bisa sendiri nantinya? Siapa yang akan menghentikannya, itu nanti kebongkar sendiri saat PDS4. Soal pertanyaan ini akan terjawab di chapter ini.
REDCAS :
kok dua tome? bukanya sharinggannya sasuke udh 3 tome? Haha, Sasuke Cuma ngeluarin yang dua tomoe.
.77 :
Min, apa naruto nanti bakal sadar...dan apakah semua anggota naruto nanti akan mati pas wakta PDS4 berlangsung… hahahaha itu masih rahasia, itu terbongkar mungkin saat endingnya.
Neko Twins Kagamine :
seru... apa nanti naruto akan mengalahkan aliansi shinobi? Itu rahasia, hehehe.
uchiha hani namikaze :
ka,apa nanti di PD shinobi ke 4 akatsuki dipihak mana nih?madara atau aliansi? Chapter depan akan terungkap.
:
Waw fic yg sangat bagus,author saya mau nanya ,apakah nanti naruto akan menjadi baik seperti sasuke menjadi baik saat melawan madara.,.? itu sih, masih rahasia.
rokudaime6 :
perang dunia ke-4 masih lama ga ? antara chapter depan atau chapter 26. Tapi itu baru kemungkinan.
Trii :
author san,boleh saya copas fanficn..ya,buat ak bagikan diFansfage ku...soalnya klo dishere di Fp langsung aku ga bisa... boleh saja, asal cantumin nama authornya. Oh ya apa nama FP nya? Jadi banyak yang tahu fic buatan ku ini.
Namikaze miato :
Dark-san semua anggota naruto itu umurnya berapa sih ?
Naruto, Gaara, Haku, Hinata = 17 tahun.
Karin = 19 tahun.
Konan = 20 tahun.
Itachi, Kimimaro, Mei Terumi, Guren, Utakata = 21 tahun.
Yamato = 22 tahun.
okta :
jdi endingnya itu kekejaman yg berakhir atau kebaikan yg berakhir bahagia? Itu sih masih rahasia.
naruto gapunya lawan yg sepadan ya? Punya, nanti akan muncul siapa lawannya.
yuki no ziky :
kira kira fic ini sampe perang dunia ninja 4 selesai ya? kalo iya saya sangat suka and fic ini ceritanya bagus..kemungkinan besar iyah, tapi ini baru kemungkinan.
Azmi no rinnegan :
Hai author slm kenal? Sy sdh lama membaca fanfict ini jd mohon maaf ya,jadi sy ingin nanya apakah itacih masih terkena kotamatsuki milik naruto? nanti akan ku jelaskan apa Itachi masih terkena atau tidak.
asimafandi4 :
thor kan kimimaro and itachi di canon mengidap penyakit nih ,, disini gimana ? saat perekrutan Kimimaro, Karin bersama Hinata sudah menghilangkan penyakit Kimimaro. Dan Itachipun sudah.
nara naruto :
kalo mata sharingan dan rinnegan naruto dicampur menjadi suatu doujutsu yang barau ditambah darah uzumaki dan namikaze? Seperti biasa Nara-san selalu punya saran yang bagus, akan ku pikirkan. Dan terima kasih sarannya.
neko 1412 :
apa sasuke blum bisa menggunakan mangekyo sharingan? Belum, Sasuke masih belum punya mangekyo sharingan.
:
naruto'a knp?ap kna serangan jiraiya smpai batuk" gt,,,,? Karena sebelumnya saat melawan Raikage, Nauto terkena pukulan Raikage tepat di dadanya. Dan ia kelelahan melawan orang-orang yang memiliki kekuatan diatas rata-rata dalam satu hari seperti 5 kage, Danzo dan Jiraiya.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih.
.
.
.
Sebelumnya saya minta maaf karena updatenya lama banget, tugas sekolah numpuk banget jadi updatenya lama. Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review saja,ok.
.
Sepertinya jadwal update menjadi seminggu sekali, tapi akan kuusahan kalau tidak ada tugas sekolah yang menumpuk menjadi seperti biasa antara 3-5 hari sekali.
Dan buat yang ingin side story jangan sedih, aku udah bikin setengah baru 2000 word, dan akan ku lanjutkan nanti. Author akan post setelah cerita ini tamat agar alunya tidak kacau balau. Saya janji akan post side story saya pst setelah tamat. Karena aku berencana membuat satu chapter side story.
Kalau ada yang tidak setuju reviews saja, nanti akan ku pertimbangkan chapter berapa di postnya.
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 24
.
.
.
.
.
.
.
"dimana bocah monster tersebut?"
"aku tidak tahu dia kemana." ucap salah satu pria dewasa sambil membawa pedang di tangannya. Naruto mengerjapkan matanya saat mendengar percakapan tersebut, ia lalu melihat keadaan di sekelilingnya.
'dimana aku?' batin Naruto.
"HEY LIHAT! ITU BOCAH MONSTERNYA!" teriak salah satu pria sambil menunjuk kearah Naruto. segerombolan penduduk yang membawa senjata tajam berlari kearah Naruto. Naruto langsung berdiri sambil membersihkan debu di tubuhnya.
"tsk. Akan ku bunuh kalian." Gumam Naruto. Naruto lalu membuat handseal dengan cepat.
"fuuton repusho."
Naruto mengernyitkan keningnya heran saat jutsu tersebut tidak keluar,ia lalu mengadahkan kedua tangannya ke depan.
"shinra tensei."
Lagi-lagi Naruto dibuat bingung saat jutsu tersebut tidak keluar.
'ada apa sebenarnya ini?' batin Naruto.
"HEY KAU! AKU AKAN MEMBALASKAN DENDAMKU PADAMU, SIALAN!" segerombolan orang tersebut semakin dekat kearah Naruto, Naruto yang melihat itu mau tak mau berlari agar tidak tertangkap.
"sial! Kenapa dengan kekuatanku." Rutuk Naruto.
"Katon gokakyo no jutsu."
Salah seorang ninja menembakan bola api kearah Naruto, Naruto yang melihat bola api tersebut berusaha menghindarinya.
ZWUSHH BRUKK
"arghhhh."
Lengan kiri Narutopun terkena jutsu tersebut, ia kembali lari dengan sekuat tenaga.
'kemana Itachi, Yamato atau yang lainnya?' batin Naruto.
ZWUSHHH ZWUSHH ZWUSHH
Naruto menghindari kunai dan shuriken yang menuju kearahnya.
"shuriken kage bunshin."
ZWUSHHHH JRASHH JRASHHH
"arghhhhh."
Shuriken-shuriken tersebut berhasil melukai tubuh Naruto, Naruto merintih kesakitan akan tetapi ia masih berlari.
ZWUSHHHH DHUARRR
Salah satu ninja melemparkan kunai peledak kearah dan membuat tubuh Naruto terhempas cukup jauh.
Dengan sekuat tenaga, Naruto berjalan kearah sebuah gang kecil.
"kemana larinya anak itu?"
"ya kemana dia? Kalau dia sudah tertangkap akan ku penggal kepalanya."
Segerombolan orang tersebut berjalan melewati gang tempat Naruto bersembunyi.
'sepertinya aku kenal dengan tempat ini..' batin Naruto.
Naruto lalu mencabut shuriken yang menancap pada kakinya.
"arghhhh." Rintih Naruto. Naruto lalu berjalan keujung gang tersebut, perlahan muncul cahaya putih yang menyilaukan mata Naruto.
Naruto membelalakan matanya saat melihat apa yang ada di depannya.
"a-ada a-apa ini?" Tanya Naruto entah pada siapa.
JRASHHHHH
"ARGHHHHHHHHHHH."
Naruto membelalakan matanya saat seseorang di depannya di bunuh dengan sadisnya, Naruto menatap tak percaya atas apa yang ia lihat dengan kedua matanya saat ini. Semua anggota akatsuki sudah terbunuh dengan sadisnya kecuali Utakata yang tubuhnya terikat di sebuah batang kayu. Darah segar mengalir dari mayat-mayat anggota akatsuki yang sudah tak bernyawa tersebut.
"Na-Naruto, tolong aku." Ucap Utakata lemah. Naruto yang melihat itupun langsung berlari akan tetapi dari dalam tanah muncul akar kayu yang menahan pergerakannya.
"Naruto, to-"
JRASHHHHHHH
Utakatapun tewas ditusuk pedang oleh salah satu ninja konoha, Naruto hanya memandang tak percaya melihat anggotanya yang sudah di anggap sebagai keluarga baginya mati di depan matanya bahkan ia tak bisa menolongnya.
Beberapa Ninja konoha berjalan mendekati Naruto dengan pedang yang sudah berlumuran darah. Naruto berusaha memberontak untuk lepas dari kayu-kayu yang melilit tubuhnya akan tetapi ia tidak bisa lepas. ninja konoha itupun semakin dekat, Naruto dapat dengan jelas siapa yang membunuh keluarganya tersebut. Di depan Naruto sudah berdiri Jiraiya, Kakashi, Sasuke dan di belakang mereka semua teman Naruto saat di konoha.
"SIALAN! KENAPA KAU MEMBUNUH KELUARGAKU?!" teriak Naruto.
"mereka semua Cuma menganggu rencana kami untuk membawamu pulang ke desa." Ucap Jiraiya sambil menyeringai.
"AKAN KU BUNUH KALIAN SEMUA!" Naruto meronta-ronta agar ia bisa lepas dari kayu-kayu tersebut.
"tetapi sepertinya kami semua sudah tidak ada niat membawamu pulang ke desa, Naruto." ucap Kakashi.
"CIH, AKU TIDAK PEDULI DENGAN ITU."
"kami semua akan membunuhmu, Naruto. setelah apa yang kau perbuat pada kami semua." Ucap Sasuke.
"SASUKE,KAU-"
JRASHHHH
"ARGHHHHHHH."
Naruto berteriak kesakitan saat tangan kanannya di potong oleh Jiraiya menggunakan pedangnya.
"itu baru pembukaan, Naruto." ucap Kiba yang tiba-tiba sudah ada di samping Sasuke.
JRASHHHHHH
Naruto menahan sakit saat Kiba menusukan kuku panjangnya yang tajam di dadanya, Kiba lalu mencabutnya kembali.
"kami semua rela terbunuh olehmu hanya untuk membawamu ke desa, akan tetapi kau malah ingin membunuh kami semua. "
"ITU BUKAN URUSANKU-"
JRASHHHHHHH
"ARGHHHHHHHHH."
Kakashi memotong tangan kiri Naruto, semua ninja konoha di depannya hanya menyeringai kearah Naruto. Sasuke lalu berjalan mendekati Naruto.
"mata sharingan itu adalah punya clan uchiha, jadi aku akan mengambil matamu karena kau bukan anggota clan uchiha." Ucap Sasuke. Sasuke mendekatkan tangannya pada mata kanan Naruto, Naruto hanya membelalakan matanya. Sasuke dengan sangat perlahan mangambil mata kanan Naruto.
JRASHHHHHH
"ARGHHHHHHHH."
Mata kanan Narutopun berhasil Sasuke dapatkan, Naruto menahan rasa sakit yang luar biasa.
"aku sedang berbaik hati hari ini hanya mengambil satu matamu Naruto, akan tetapi nanti aku akan mengambil mata satunya lagi." Ucap Sasuke menyeringai sadis kearah Naruto, di tangan kanannya sudah ada satu mata Naruto yang masih berlumuran darah segar.
"apakah sakit, Naruto?" Tanya Sakura yang tiba-tiba sudah berada di hadapan Naruto sambil memegang kepala Naruto.
"tapi sepertinya dia pantas mendapatkan itu." Ucap Ino. Naruto lalu menoleh kearah Sakura dan Ino yang sedang menatap dengan tatapan yang begitu dingin, kejam dan benci kearah Naruto. Naruto mengalihkan pandangannya ke ninja-ninja konoha lainnya yang berada di depannya, tapi Naruto kembali mendapat tatapan yang sama dengan tatapan Ino bersama Sakura barusan.
'tatapan itu..tatapan..yang paling aku benci, tatapan..yang seolah-olah aku adalah monster. Sekarang mereka..semua menatapku seperti itu lagi.' Batin Naruto.
"sekarang, kita akhiri Naruto." ucap Jiraiya sambil berjalan kearah Naruto. sedangkan, Naruto hanya diam melihat Jiraiya yang sedang berjalan kearahnya sambil menatap tajam kearahnya.
"kau dasar bocah monster, pantas saja mereka semua membencimu. Tetapi sekarang aku akan membunuhmu, jadi kau tidak akan merasakannya kembali seperti dulu." Ucap Jiraiya. Jiraiya lalu mengayunkan pedangnya pada leher Naruto.
JRASHHHHHHHHH
"ARGGGGHHHHHHHHHH."
.
.
.
"ARGHHHHHHHHHHHHHH."
Naruto terbangun dari mimpi buruknya, nafasnya memburu seperti sudah melawan musuh yang sangat kuat. Keringat sudah membasahi seluruh tubuhnya, wajahnyapun sudah pucat pasi.
'hanya mimpi. Tetapi seperti kenyataan.' Batin Naruto.
Naruto lalu menoleh pada jendela, ia melihat langit masih sangat gelap. Ia lalu mencoba mengingat apa yang kemarin terjadi.
'ternyata aku pingsan kemarin setelah bertarung dengan Danzo.' Batin Naruto.
Naruto mengalihkan pandangannya pada jam yang berada di sampingnya, dan menunjukan masih tengah malam.
'jam 2 pagi?' batin Naruto.
CKLEK
"Naruto-kun."
Naruto menoleh kearah pintu dan ia bisa melihat Hinata bersama Karin sedang berlari kearahnya.
"Naruto-kun, kenapa Naruto-kun berteriak?" Tanya Hinata sambil duduk di dipinggir tempat tidur Naruto, wajahnya kelihatan sangat khawatir.
GREBB
Hinata dan Karin sangat kaget saat Naruto tiba-tiba memeluk mereka berdua dengan erat.
"Naruto-kun, kau kenapa?" Tanya Karin.
"hn, aku bermimpi buruk. Aku bermimpi kalian semua terbunuh di depan mataku." Ucap Naruto. mereka berdua langsung membalas pelukan Naruto. setelah sekian lama, Naruto bermaksud melepaskan pelukannya akan tetapi Hinata dan Karin malah semakin mengeratkan pelukannya. setelah itu, Naruto mendengar dengkuran halus dari kedua anggotanya tersebut.
"hn, kalian berdua ada-ada saja. Tetapi aku bersyukur mempunyai anggota kalian semua, kalian semua sudah ku anggap sebagai keluarga. aku akan melindungi kalian semua dengan nyawaku sendiri." Gumam Naruto.
.
esok harinya.
Sinar matahari menerpa wajah Naruto, perlahan Naruto membuka kedua matanya. Tubuhnya terasa berat dan Naruto bisa melihat Karin dan Hinata tidur sambil memeluk dirinya. Hinata dan Karin lalu membuka kedua matanya saat sinar matahari menyinari wajah mereka berdua.
"N-Naruto-kun, gomen." Ucap Hinata bersama Karin sambil membungkukan badannya 90 derajat pada Naruto. Naruto lalu berdiri dari tempat tidurnya.
"hn untuk apa?" Tanya Naruto heran.
"ka-kami tidur dalam pelukan Na-Naruto-kun, kami minta maaf." Ucap Hinata dan Karin. Sedangkan Naruto hanya tersenyum kecil melihat kelakukan mereka berdua.
"hn tidak apa-apa, semua akan ku lakukan agar anggotaku bahagia." Ucap Naruto dengan senyuman kecil di wajahnya, wajah mereka berdua langsung memerah.
'aku belum pernah melihat Naruto-kun senyum seperti itu. Apa yang Naruto-kun impikan semalam yah? Aku tidak mendengarkan karena tertidur.' Batin mereka berdua.
Naruto lalu berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan badannya meninggalkan Hinata dan Karin yang masih terdiam dengan wajah memerah.
CKLEK
Hinata dan Karin tersadar dari lamunannya saat Naruto menutup pintu kamar mandinya, mereka berduapun lalu keluar dari kamar Naruto dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
TAP TAP
"pagi Naruto..kun, HINATA, KARIN APA YANG KAU LAKUKAN DARI KAMAR NARUTO-KUN?" Tanya Mei Terumi dan Haku saat melihat Hinata bersama Karin keluar dari kamar Naruto. yang anehnya lagi mereka berdua senyam senyum sendiri.
"kami berdua menginap di kamar Naruto-kun." Ucap mereka berdua enteng.
KREKK
"APA YANG KAU BILANG?! KALIAN TIDAK MELAKUKAN APA-APA KAN BERSAMA NARUTO-KUN?" Mei Terumi dan Haku makin cemburu saat mendengar ucapan Hinata bersama Karin barusan.
"kami hanya tidur sambil memeluk tubuh Narut-kun." Amarah Mei Terumi dan Haku semakin memuncak.
TAP TAP
Mei Terumi bersama Haku yang tadi berniat menyerang Hinata dan Karin diurungkan saat Naruto berjalan kearah mereka semua. Narutopun duduk di kursi yang ia biasa duduki.
"Itachi, bagaimana keadaanmu?" Tanya Naruto sambil menatap Itachi.
"hn aku baik-baik saja, Naruto. terima kasih kau telah menolongku." Jawab Itachi.
"hn itu sudah tugasku,Itachi. Kalian semua sudah kuanggap keluarga, aku tidak ingin kalian terluka bahkan sampai kalian tewas. Aku tidak akan pernah memaafkan diriku kalau sampai itu terjadi." Ucap Naruto tegas. Semua anggota Naruto tersenyum mendengar ucapan Naruto.
"Naruto, tidak seperti biasanya Hinata-chan dan Karin-chan menginap di kamarmu?" Tanya Gaara.
"hn,semalam bermimpi buruk yang sangat menyeramkan. Mereka berdua mendengar teriakanku dan langsung masuk kedalam kamarku. " Jawab Naruto.
"kau bermimpi buruk tentang apa?" Tanya Kimimaro. Naruto lalu menceritakan mimpi buruknya semalam pada semua anggotanya.
"jangan terlalu di pikirkan, itu hanya mimpi Naruto." ucap Yamato. Naruto hanya menganggukan kepalanya.
'hey Gaki, aku ingin berbicara padamu.' Ucap Kyuubi.
Naruto yang mendengar itupun langsung menutup kedua matanya.
MINDSCAPE
Naruto berjalan di sebuah lorong yang gelap dan berair. Lorong tersebut hanya diterangi oleh lilin saja. Tak berapa lama, Narutopun tiba di sebuah penjara besi yang sangat besar dan bertuliskan 'segel'.
"ada apa, Kyuubi?" Tanya Naruto tanpa basa basi.
"apa kau tahu kenapa semalam kau bermimpi buruk, bocah?" Tanya balik Kyuubi pada Naruto.
"hn, aku tidak tahu." Jawab Naruto.
"apa kau tidak tahu sekarang tanggal berapa?" Tanya Kyuubi. Naruto hanya menggeleng.
"langsung pada intinya saja Kyuubi." Ucap Naruto.
"sekarang tanggal 10 oktober, hari kelahiranmu Naruto." ucap Kyuubi.
'hn pantas saja aku bermimpi buruk.' Batin Naruto.
"dan bocah ada yang ingin ku sampaikan lagi!" ucap Kyuubi.
"apa itu?" Tanya Naruto.
"karena sekarang kau sudah berumur 17 tahun, ku kira tubuhmu sudah kuat untuk menerima kekuatanku." Naruto tersenyum tipis mendengar perkataan Kyuubi barusan.
"dan karena kau mempunyai anggota yang merupakan jinchuuriki juga, kita akan berlatih mengendalikan kekuatan kita. Kau bisa menang dalam perang dunin ninja nanti." Ucap Kyuubi.
"yah, sepertinya perkataanmu benar." Ucap Naruto.
"hey bocah, kau buat satu busnhin. Aku akan berbicara pada anggotamu."
Narutopun membuka kedua matanya, sedangkan semua anggota akatsuki menatap cemas pada Naruto karena tidak biasanya Naruto seperti itu saat sedang berkumpul dengan mereka.
"ada apa Naruto?"
"ya, ada apa Naruto-kun?" Naruto hanya memasang wajah stoicnya dan langsung berdiri.
"ada yang ingin pada kalian semua, jadi dengarkanlah!" ucap Naruto.
POFF
Naruto langsung membuat satu bunshin yang muncul di sampingnya, Naruto langsung duduk kembali seperti semula.
"siapa yang akan bicara pada kami Naruto? kau hanya membuat satu bunshin?" Tanya Kimimaro.
"hn tunggu saja." Jawab Naruto. perlahan bunshin Naruto membuka kedua matanya, Karin sedikit kaget saat melihat kedua mata bunshin Naruto yang sangat berbeda jauh tersebut.
"aku ingin berbicara pada kalian sebentar jadi dengarkanlah dengan seksama, terutama kau Jinchuuriki Ichibi, Gaara dan jinchuuriku Rokubi , Utatakata. Kalian pasti tahukan siapa aku, aku adalah Kyuubi." Ucap Kyuubi dengan nada beratnya.
Semua anggota akatsuki dan Narutopun memasang wajah seriusnya untuk mendengar apa yang akan di bicarakan oleh Kyuubi.
.
.
.
.
Di Sunagakure.
di sebuah ruangan di gedung Kazekage tengah diadakan sebuah rapat.
"aku akan langsung ke intinya. Lima Negara besar dari Sunagakure, Kumogakure, Konohagakure, Iwagakure, dan Kirigakure bersama dengan samurai negeri besi telah membentuk aliansi shinobi. Oleh karena itu, aku minta persetujuan anda." Ucap Kazekage pada Daimyo di depannya.
"mengapa seperti terburu-buru, Kazekage?" Tanya Daimyo tersebut dengan nada malasnya.
"persaingan ada diantara shinobi dan sekarang, kau mengumpulkan kekuatanmu untuk membentuk aliansi militer? Untuk tujuan apa?" tambah Daimyo tersebut.
"keselamatan dunia ini." Ucap Kazekage.
"keselamatan dunia?" Tanya Daimyo heran.
"sebuah kelompok yang dikenal sebagai akatsuki telah merampas bijuu dan telah menyatakan perang terhadap kami. Perang dunia ninja keempat." Daimyo yang mendengar penjelasan Temari barusan cukup kaget.
"lanjutkan!" perintah Daimyo tersebut.
"mereka semua sangat kuat, bahkan beberapa Negara besar seperti Konoha, Kumo dan Kiri pernah dihancurkan dengan sekejap oleh akatsuki. Kami tidak punya pilihan selain bekerja sama." Ucap Temari.
"ini bukan kasus pengikut ingin mengantarkan tuannya, bukankah begitu, Kazekage?" Tanya Daimyo sambil menatap Kazekage.
"kita bahkan tidak tahu apakah kita akan mampu melindungi para Daimyo atau tidak. Itulah betapa sulitnya pertempuran ini." Ucap Kazekage.
"aku mengerti, Kazekage. Aku menyetujui aliansi ini. " kata Daimyo.
"Jika demikian , aku meminta untuk diadakan pertemuan para Daimyo." Ucap Kazekage.
"apa kau tahu betapa sulitnya untuk mengatur itu?" Tanya Daimyo.
"tolong aturlah." Kata Kazekage. Daimyo tersebut tampak sedang memikirkan perkataan Kazekage.
"aku rasa aku tidak punya pilihan. Aku akan melakukan seperti yang kau katakan." Ucap Daimyo.
"terima kasih." Ucap Kazekage.
Kazekage bersama kedua pengawalnya Kankuro dan Temari pergi meninggalkan gedung tersebut.
"kita telah mendapatkan persetujuan dari Daimyo, sekarang kita resmi dapat mempersiapkan diri untuk berperang." Ucap Kazekage.
"ya, aku akan mulai semua tahap persiapan." Kata Temari.
"kuharap desa-desa lain akan segera mulai bersiap." Ucap Kankuro.
"aku tidak tahu tentang Konoha, desa tersebut barusaja di hancurkan oleh akatsuki pasti mereka sangat banyak kehilangan ninja." Ucap Temari.
"jangan pikirkan yang lain, cepatlah dan mempersiapkan diri untuk pertempuran habis-habisan." Ucap Kazekage.
'Gaara, aku berjanji akan membawamu pulang setelah perang berakhir.' Batin Kazekage.
.
.
.
.
Di desa konoha.
Tsunade dan Jiraiya tengah berada di dalam sebuah ruangan pasien rumah sakit desa konoha, Tsunade tengah memeriksa keadaan Kakashi.
"untung saja kau membawanya segera, mungkin saja Kakashi akan tewas karena lukanya bisa di bilang parah." Ucap Tsunade setelah memeriksa keadaan Kakashi.
"jadi apa yang terjadi selama akau berada di luar desa, Jiraya?" Tanya Tsunade yang sudah sangat penasaran.
"aku akan menjelaskannya padamu,Tsunade."
Jiraiya lalu menceritakan semuanya yang ia tahu kepada Tsunade, Tsunade mendengarkan dengan seksama apa yang di katakan oleh Jiraiya.
"…sepertinya dia sudah dikendalikan oleh kebencian." Ucap Jiraiya.
"dia juga bersama anggotanya mendatangi pertemuan lima kage, bahkan kelima kage sudah sangat kewalahan menghadapi Naruto. ia juga merusak gedung pertemuan tersebut." Ucap Tsunade.
"kenapa akatsuki mendatangi pertemuan kelima kage?" Tanya Jiraiya.
"dia bermaksud untuk mengajak kelima kage masuk ke dalam rencananya. Yaitu menaklukan seluruh dunia dan setelah itu ia bermaksud mengambil alih dunia dalam genggamannya. Ia ingin menciptakan dunia yang damai, tidak ada penindasan." Jawab Tsunade. Jiraiya sedikit kaget saat mengetahui apa rencana Naruto.
"lalu apa yang kelima kage ucapkan?" Tanya Jiraiya.
"tentu saja kelima kage sangat menentang keras rencana Naruto. tetapi.." ucap Tsunade menggantung perkataannya.
"tetapi apa?"
"..Naruto lalu mendeklarasikan perang dunia ninja keempat kepada kelima kage." Lanjut Tsunade.
"apa dia sudah gila?!" Tanya Jiraiya tak percaya. Jiraiya lalu berjalan kearah jendela di ruangan tersebut.
"seberapa buruk kah para penduduk desa konoha waktu dulu memperlakukan Naruto?" Tanya Tsunade sambil berjalan kearah Jiraiya yang tengah memandang kearah luar.
"sepertinya sangat buruk, hanya Sandaime Hokage yang memperlakukan Naruto sangat baik. Semua penduduk desa konoha membenci Naruto, menganggap ia monster yang telah menghancurkan desa." Kata Jiraiya. Tsunade hanya diam sambil menatap kosong kearah luar.
"Minato, sepertinya para penduduk desa konoha tidak menganggap Naruto sebagai pahlawan akan tetapi ia malah disebut sebagai monster. Minato, Kushina maafkan aku yang tak bisa menjaga anak kalian berdua. Aku memang tak becus menangani masalah ini." Perlahan Jiraiya menitikan air mata dari matanya, ia sangat menyesal karena tidak bisa menjaga Naruto. Tsunade yang berada di samping Jiraiya memandang sendu kearah Jiraiya. Jiraiya lalu menghapus air matanya.
.
.
.
.
.
Di sebuah markas di tengah hutan.
TAP
Kedua anggota akatsuki mendarat di markas tersebut.
"sepertinya, kita tak perlu mencari dia karena dia sudah berada disini." Ucap Zetsu hitam pada anggota akatsuki yang memakai topeng. Di depan mereka sudah berdiri seseorang dengan ular putih di belakangnya.
"marilah kita mulai dengan sapaan, bukankah begitu, Tobi? Baik..kau menyebut dirimu Madara sekarang." Ucap pria yang memakai jubbah merah tersebut.
"kau berhasil menemukan tempat ini." Ucap pria bertopeng tersebut yang bernama Tobi.
"aku berkelana dari satu Negara ke Negara yang lain sebagai mata-mata dan dulu aku pernah bekerja dengan akatsuki. Jangan meremahkanku." Ucap pria berjubah merah di depan Tobi dan Zetsu.
"kau pernah menjadi salah satu mata-mata Sasori. Kau adalah pengkhianat bagi akatsuki." Ucap Tobi sambil melompat kearah pria berjubah merah di depannya. Pria berjubah merah itupun melompat kebelakang.
"kuchiyose : edo tensei."
BRUKK TAP TAP TAP TAP
Dari dalam tanah muncul 4 peti mati di depan Tobi, 4 peti mati tersebut terbuka dan menampilkan tubuh orang yang sudah mati. Sedangkan Tobi dan Zetsu sangat kaget saat pria berjubah merah menggunakan jutsu barusan.
"ini..edo tensei." Ucap Tobi.
"jurus terlarang yang hanya diketahui Hokage kedua dan Orochimaru-sama . sekarang, aku menjadi yang ketiga. Dan aku telah melampaui mereka berdua. Pertunjukan ini dipersembahkan untukmu. Agar kau mengetahui kekuatanku dan percaya padaku. Percayalah, aku tidak datang kesini untuk berkelahi. " Ucap pria berjubah merah tersenyum sinis kearah Tobi dan Zetsu.
"apa yang kau inginkan?" Tanya Tobi.
"Aku ingin kita menggabungkan kekuatan." Ucap pria berjubah merah tersebut.
"menggabungkan kekuatan? Apa untungnya bagiku?" Tanya Tobi.
"aku mengerti akatsuki berniat untuk segera memulai perang. Aku menawarkan untuk memberikan lebih banyak kekuatan militer dengan menggunakan mereka….Sasori, Deidara, Kakuzu, dan Nagato. " ucap pria berjubah merah sambil menunjuk satu persatu mayat yang berada di hadapan Tobi dan Zetsu. sedangkan Tobi dan Zetsu memperhatikan pria berjubah merah tersebut.
"Mereka masing-masing memiliki kekuatan yang luar biasa. dan bukan hanya mereka saja anak buahku." Lanjut pria berjubah merah tersebut.
"dan apa yang kau inginkan?" Tanya Tobi.
"Uzumaki Naruto." jawab pria berjubah merah.
"apa yang kau rencanakan? Kau ingin aku menangkap Uzumaki Naruto?" Tanya Tobi.
"tidak terlalu penting. Aku hanya tertarik untuk mempelajari kemurnian Rinnegan Uzumaki Naruto. aku tidak tahu cara apa yang kau rencanakan, yang penting setelah perang ini berakhir Uzumaki Naruto sudah berada di dalam genggamanmu."
"dan jika aku menolak?" Kabuto tersenyum sinis kearah Tobi.
"kuchiyose : edo tensei."
Seketika dari dalam tanah muncul satu peti mati di depan Kabuto, sedangkan Zetsu dan Tobi memandang heran kearah peti mati tersebut.
TAP
Seketika peti mati tersebut terbuka dan memperlihatkan mayat yang berada dalam peti mati tersebut. Tobi dan Zetsu membelalakan matanya melihat mayat yang berada di depannya.
"i-ini…" Tobi dan Zetsu hanya memandang tak percaya pada mayat di depannya.
"apa kau berpikir aku menemuimu tanpa rencana cadangan? Kau tidak akan bisa menolak." ucap pria berjubah merah dengan seringai di wajahnya.
"kau….bagaimana kau melakukan ini?" geram Tobi.
"aku punya cara tersendiri. Jangan khawatir, aku belum memberitahu siapapun tentang ini." Jawab pria berjubah merah.
"Yakushi Kabuto, tidak ku sangka kau akan sejauh ini. Dan mempersiapkan semua ini hanya untuk menemuiku. Kau memang sangat berhati-hati." Ucap Tobi.
"apa maksudmu?" Tanya pria berjubah merah yang bernama Kabuto.
"jika demikian, aku akan menerima tawaranmu. Aku akan membawa Naruto setelah perang berakhir padamu. "
"aku tahu kau pasti punya alasan. Seperti dugaanku, Uchiha Madara atau Tobi. Kau sangat unik. " ucap Kabuto.
"dan kau sombong. Aku sudah mempunyai rencana agar Naruto berada di pihak kita. Sekarang ikuti aku." Ucap Tobi sambil berjalan kedalam markas sedangkan Zetsu masuk kedalam tanah. Kabuto menyeringai kearah Tobi.
Lalu perlahan kelima peti mati masuk kedalam tanah kembali dan Kabuto berjalan mengikuti Tobi.
.
.
.
.
.
Kembali ke markas Naruto.
Salah satu bunshin Naruto yang sudah di masuki Kyuubi berdiri di antara anggota akatsuki dan Naruto.
"seperti yang aku katakan tadi kalau sekarang Naruto berumur 17 tahun, dia akan belajar menggunakan kekuatanku. Serta Utakata dan Gaara kau juga harus belajar menggunakan kekuatan Bijuu di tubuh kalian berdua." Ucap Kyuubi.
"dimana kita akan belatih?" Tanya Itachi.
"aku tahu dimana tempat tersebut, adik Raikage yang merupakan jinchuuriki Hachibi pernah berlatih disana untuk mengendalikan Hachibi. Pulau tersebut terletak di antara perbatasan Kumogakure." Ucap Yamato.
"sebuah pulau?" Tanya Guren bingung.
"ya, pulau tersebut seperti sebuah surge bagi binatang. Dan sepertinya tidak pernah ada orang yang pergi ke pulau tersebut." Jawab Yamato.
"hn, kita harus cepat-cepat pergi kesana agar tidak membuang banyak waktu." Ucap Naruto.
POFF
Bunshin Naruto langsung menghilang dalam kepulan asap.
"kita pergi."
Anggota akatsuki dan Naruto langsung pergi.
Selama perjalanan menuju kesana mereka semua diam sibuk dengan pikirannya masing-masing.
"Yamato, seberapa lama kita sampai ke pulau tersebut?" Tanya Kimimaro memecah keheningan.
"antara 1 hari 1 malam, tapi kalau kita cepat mungkin tidak akan sampai segitu, Kimimaro." Jawab Yamato. Karin tiba-tiba merasakan chakra shinobi di depan mereka semua.
"Naruto-kun." Ucap Karin.
"hn, aku tahu Karin-chan." Jawab Naruto tanpa menolah kearah Karin.
SYUTTTT
Tiba-tiba kunai yang lumayan banyak melesat kearah Naruto beserta anggotanya.
DHUARRRRRRR
"arghhhhhhh."
Kunai-kunai tersebut meledak tepat di depan akatsuki dan membuat tubuh mereka semua terhempas ketanah. Lalu setelah itu muncul 24 shinobi yang entah dari desa mana berjalan kearah akatsuki yang tergeletak di tanah.
"ternyata kalian semua lemah, coba kita lihat apa yang kalian bawa." Ucap salah satu ninja sambil berjalan kearah tubuh Naruto yang tak sadarkan diri di tanah.
Semua ninja tersebut membelalakan matanya saat tubuh anggota akatsuki berubah menjadi kertas peledak yang sangat banyak.
DHUARRRRRRRRRR
"ARGHHHHHHH."
Sebuah ledakan besarpun terjadi, asap tebal yang tadi muncul perlahan menghilang tertiup angin. Mayat-mayat ninja bertebaran dimana-mana dengan tubuh yang hangus akibat terkena ledakan barusan.
TAP
munculah Naruto dan anggotanya tak jauh dari ninja-ninja yang sepertinya dari desa kecil. Ninja-ninja tersebut hanya menyisakan 12 lagi karena teman-temannya mati terkena ledakan tadi.
"kau kira kami dapat dengan mudahnya di kalahkan oleh seranganmu tadi,heh?" Tanya Kimimaro dengan nada sinisnya.
"apa maksud kalian menyerang kami?" Tanya Itachi dengan wajah stoicnya.
"karena sebentar lagi perang dunia ninja keempat akan mulai, pasti perang-perang tersebut akan menyebar ke desa kecil seperti kami dan pasti akan menghancurkan desa kami. Dari pakaian yang kalian kenakan kalian adalah akatsuki, kukira kalau kami membunuh kalian semua perang dunia ninja keempat tidak harus terjadi. Jadi kami semua akan membunuhmu." Ucap ninja yang berada paling depan diantara teman-temannya.
ZWUSHH
Ninja-ninja tersebut membelalakan mata saat Naruto tiba-tiba sudah berada dihadapan ninja yang barusan berbicara.
"jadi kau tak ingin perang terjadi?" Tanya Naruto dengan nada dingin beserta wajah stoicnya. Keringat dingin muncul dari ninja-ninja tersebut saat melihat tatapan Naruto yang begitu menusuk.
"y-ya." Jawab Ninja tersebut gelegapan.
"hn, aku akan mewujudkannya."
JLEBBBB
"ARGHHHHHHHH."
Semua ninja-ninja dari desa kecil tersebut membelalakan matanya saat ketua mereka terbunuh dengan kepala terpisah dari tubuhnya.
BRUKK
Tubuh tak bernyawa tersebut langsung ambruk ke tanah.
"aku sudah mewujudkannya." Gumam Naruto sambil memasukan kembali pedangnya. Ninja-ninja yang berada tak cukup jauh dari hadapan Naruto menggeram marah.
"BUNUH DIA!"
Semua ninja-ninja tersebut langsung berlari kearah Naruto dengan senjata di tangannya, semua anggota Naruto tidak tinggal diam, mereka semua langsung membuat handseal.
"Kami tori."
"ice elements: hundreds of thorns ice ."
"jutsu controlling interest: dozens of flower shuriken."
"Sendan Teshi."
"Katon: Gōkakyū no Jutsu."
"Suiton: Teppoudama no Jutsu."
"Sand Bullet."
"Crystal Release: Growing Crystal Thorns."
"Yoton: Shakugaryugan No Jutsu."
"Kibakuhō."
Semua jutsu tersebut melesat dengan kecepatan tinggi kearah ninja-ninja yang tengah berlari kearah Naruto. ninja-ninja tadi menghentikan langkahnya dan langsung membuat handseal.
"Suiton: Suijinheki." "Suiton: Suijinheki." "Suiton: Suijinheki."
"Doton: Doryūheki."
Ninja-ninja tersebut langsung membuat dinding diantara mereka semua.
DHUARRRRRR
"ARGHHHHHHH."
"ARGHHHHHHHHH."
Jutsu-jutsu tadi berhasilmenghancurkan dinding yang dibuat oleh ninja-ninja tadi, mereka semua mati dengan darah berceceran dimana-mana.
"Kita pergi!"
Naruto bersama anggotanya kembali melanjutkan perjalanannya.
.
.
.
.
.
Di gunung Myobokuzan.
POFF
Jiraiya seketika muncul di gunung tempat para katak hidup tersebut, ia lalu berjalan kearah bangunan tempat tetua agung berada.
"hey Jiraiya, kau akan pergi kemana?" Tanya seekor katak besar berwarna merah besar, Gamabunta.
"oh kau Gamabunta, aku akan pergi ketempat tetua agung." Jawab Jiraiya.
"sepertinya kau sedang punya masalah." Ucap Gamabunta saat melihat wajah Jiraiya yang kelihatan sangat serius.
"ya, masalah yang sangat besar." Jawab Jiraiya. Jiraiya lalu berjalan meninggalkan Gamabunta yang menatap heran kearah Jiraiya.
Tak berapa lama kemudian, Jiraiya sudah berada di depan Tetua agung.
"Jiraiya, sudah lama sekali kau tak kesini." Ucap Fukasaku saat melihat kearah Jiraiya.
"aku sangat sibuk, Fukasaku-sama. Jadi kenapa kau memanggilku kemari?" Tanya Jiraiya.
"tetua agung memimpikan sesuatu tentang dirimu. tetua agung, Jiraiya sudah berada disini." Ucap Fukasaku.
"tetua agung." Ucap Jiraiya.
"siapa kau?" Tanya Tetua agung saat melihat Jiraiya.
"aku Jiraiya, tetua agung." Jawab Jiraiya.
"oh kau Jiraiya, semalam aku memimpikan sesuatu tentang dengan seksama." Ucap Tetua agung.
"tentang apa Tetua agung?" Tanya Jiraiya.
"sebentar lagi kau akan berperang dengan orang-orang yang sangat kuat, pertarungan hidup dan mati. Seperti perang yang sangat besar." Ucap Tetua agung.
"orang-orang yang kuat? Siapa mereka?" Tanya Jiraiya.
"aku tidak melihatnya terlalu jelas, tapi aku yakin orang tersebut sangat kuat. Dan kau bersama yang lainnya melawan orang-orang yang telah mati." Ucap tetua agung.
'orang-orang yang telah mati? Apa maksudnya?' batin Jiraiya.
"tetua agung, sepertinya mimpi tersebut akan menjadi nyata seperti yang kau bicarakan dulu tentang Uzumaki Naruto." ucap Jiraiya.
"Uzumaki Naruto? em..dia..siapa Uzumaki Naruto itu?" Tanya Tetua agung.
'apa harus seperti ini setiap waktu?' batin Fukasaku.
"dia anak yang pernah kau ramalkan dulu saat ia belajar sage mode disini." Ucap Jiraiya. Tetua agung tampak sedang berpikir.
"oh dia yang berambut kuning tersebut? Aku pernah meramalkan apa tentang..siapa..emh..oh ya Uzumaki Naruto?" Tanya Tetua agung.
"kau pernah meramlkan kalau Naruto akan menjadi penghancur dunia atau penyelamat dunia, tetapi sepertinya Naruto memilih jalan untuk menjadi penghancur dunia." Jawab Jiraiya.
"hmm bocah itu, aku juga sudah merasakan kebencian yang sangat pekat dari dalam tubuhnya. Apalagi di dalam tubuhnya terdapat Bijuu ekor 9, dia pasti akan memanfaatkan Naruto." ucap Fukasaku.
'Naruto.' batin Jiraiya.
.
.
.
.
.
Esok harinya.
Di gedung Hokage tengah diadakan sebuah rapat yang dipimpin oleh Tsunade sebagai Hokage.
"menurut laporan, sepertinya ada kehebohan dalam koferensi. Tempat tersebut di rahasiakan dan di jaga ketat, siapa sangka tempat itu di terobos dengan mudah?" Tanya seorang jonin yang ikut rapat disana.
"tapi akatsuki tidak seperti yang kau kira. Mereka masuk ke tempat itu dengan mudah dan membuat keributan. " jawab Tsunade.
"tolong jelaskan Tsunade-sama." Ucap salah satu Jonin, Shikaku Nara.
"memang benar, setelah koferensi dimulai. Mereka tiba-tiba muncul di tempat yang tidak diharapkan." Ucap Tsunade. Tsunade lalu menceritakan semua kejadian saat akatsuki mengacaukan koferensi lima kage.
"ti-tidak mungkin, kelima kage sangat kerepotan melawan akatsuki." Ucap beberapa jonin yang tampak tidak percaya.
"yang Tsunade-sama katakan memang benar, apalagi saat itu ketua akatsuki yang turun tangan." Ucap Shizune. Seketika ruangan tersebut menjadi riuh dengan ucapan Shizune barusan.
"kemudian…mereka dapat dengan mudahnya menghancurkan tempat koferensi." Ucap Tsunade.
"membayangkan bahwa kelima kage tidak bisa menghadapi akatsuki, mereka pasti sangat kuat, apalagi ketua mereka."
"itulah kekuatan akatsuki."
"kenapa mereka menyerang ke pertemuan kage? Apa hanya untuk menunjukan kekuatan mereka?" Tanya salah satu jonin.
"dilihat dari tindakan invidual mereka, mereka ingin membunuh kelima kage agar rencana mereka berhasil." Ucap Tsunade.
"kelima kage?! Sombong sekali mereka."
"apa rencana akatsuki?" Tanya Shikaku sambil menatap kearah Tsunade.
"mereka semua ingin menaklukan bahkan menghancurkan dunia, mereka akan menempatkan semua manusia di bawah kekuasaannya. Dan di bawah kendali mereka. " jawab Tsunade.
"sebuah dunia yang bebas pertentangan dan perselisihan. Apakah itu yang mereka katakan?" Tanya Shikaku.
"kemungkinan seperti itu." jawab Tsunade.
BRAK
"konyol! itu akan menjadi akhir dunia." Ucap Guy sambil menggebrak meja.
"tepat. Itu semua adalah alasan mengapa kita harus menghentikannya. Untuk itulah aliansi shinobi di bentuk. " ucap Tsunade.
"apa kemungkinan kita semua akan menang melawan akatsuki?" Tanya salah satu jonin.
"akatsuki memang sudah jelas sangat kuat, kekuatan mereka dalam perang belum di ketahui. Tapi, kekuatan aliansi shinobi kita yang sebenarnya yang tak tertandingi dalam sejarah, juga tidak diketahui. Jika kita menyatukan semua kekuatan shinobi dari berbagai Negara, aku yakin kita bisa melawan mereka secara menyeluruh. " Ucap Shikaku. Tsunade lalu bangkit dari duduknya dan ia berdiri menghadap kearah ninja konoha yang ikut dalam rapat ini.
"Yang terpenting adalah, kita harus memenangkan pertempuran ini atau dunia akan berakhir. Mulai persiapkan peralatan perang dan stoc makanan secepatnya. Semua misi resmi akan diberhentika untuk sementara dalam persiapan untuk perang. Berikan padaku daftar semua shinobi yang dimiliki desa. Rapat selesai." Ucap Tsunade.
.
.
.
.
Setelah seharian menempuh perjalanan menu pulau yang dimaksud oleh Yamato, akhirnya Naruto bersama anggotanya sebentar lagi sampai di pulau tersebut.
"apa itu pulaunya, Yamato?" Tanya Kimimaro sabil menunjuk sebuah pulau yang tak cukup jauh dari mereka. Yamato lalu mengalihkan pandangannya pada pulau yang ditunjuk oleh Kimimaro.
"ya, itu pulaunya." Jawab Yamato.
TAP
Naruto bersama anggotanya berhasil sampai di pulau yang dimaksud.
"GOARRRRRRRRRRRRR."
Baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba muncul Gorilla raksasa yang berusaha menyerang akatsuki.
"Kibakuho."
Utakata lalu menembakan beberapa gelembung kearah gorilla raksasa tersebut.
DHUARRRRRRRR
Gorilla tersebut mundur beberapa langkah akibat terkena serangan Utakata barusan.
"GOARRRRRRRR."
Gorilla tersebut langsung berlari kearah akatsuki, dengan cepat mata Naruto berputar dan akhirnya menjadi Rinnegan.
"shinra tensei."
DHUAGHHHHHHHHH BRAKK
Gorilla tersebut langsung terhempas jauh kebelakang dan menghancurkan pohon-pohon di belakangnya. Gorilla tersebut langsung berlari meninggalkan Naruto bersama anggotanya.
SYUTTTT SYUTT SYUTTT
Tiba-tiba muncul beberapa kunai yang melesat kearah akatsuki, Gaara lalu mengarahkan pasinya untuk menahan kunai-kunai yang melesat kearahnya.
BLARR BLARR BLARR
Kunai-kunai tersebut dengan mudahnya di tahan oleh pasir milik Gaara. Setelah itu keluarlah beberapa ninja kumogakure dari balik pohon.
"siapa kalian?!" Tanya salah satu ninja Kumogakure. Ninja-ninja tersebut lalu melihat kearah mereka dengan seksama.
"kau..AKATSUKI!" teriak salah seorang ninja kumogakure tersebut. Sedangkan akatsuki hanya memandang datar kearah ninja-ninja tersebut. Salah satu ninja Kumogakure langsung berlari kearah Naruto dengan pedang ditangannya.
"MATI KAU BEDEBAH!" teriak ninja kumo tersebut.
GREBBB KREKKK
Naruto dengan mudahnya langsung mencekik leher ninja tersebut dengan kuat.
"arghhhhhhhh."
Darah segar keluar dari dalam mulut ninja kumogakure tersebut .
BRAKKKK
Naruto lalu langsung membanting dengan sekuat tenaga ninja kumo tersebut ketanah dan membuat retakan tanah yang cukup besar. Naruto lalu mengambil pedang yang terlepas dari ninja kumo barusan yang tergeletak ditanah.
JRASHHHHHHH
"ARGHHHHHHHHH."
Ninja-ninja kumogakure membelalakan matanya saat Naruto menusukan pedang yang di pegangnya tepat di kepala ninja kumogakure tersebut hingga mati. Darah segar keluar dari mayat ninja kumo tersebut. Ninja-ninja kumogakure tersebut lalu membuat handseal dengan cepat.
"raiton : jibashi."
"Suiton: Teppoudama no Jutsu."
Gaara kembali mengarahkan pasinya untuk menahan serangan tersebut.
BLARRRRRR
Serangan tersebut kembali di tahan oleh pasir milik Gaara. Yamato yang melihat itu lalu membuat handseal.
"Doton: doryutaiga."
Seketika tanah yang dipijak oleh ninja Kumogakure tersebut berubah menjadi lumpur hisap. Gaara, Haku, Guren, Hinata, Konan dan Kimimaro langsung membuat handseal.
"Sand Bullet."
"ice elements: hundreds of thorns ice ."
"Crystal Release: Growing Crystal Thorns."
"jutsu controlling interest: dozens of flower shuriken."
"Kami tori."
"Sawarabi no Mai."
Jutsu-jutsu tersebut lalu bergeak dengan cepat kearah ninja-ninja Kumogakure, sedangkan Ninja-ninja Kumogakure berusaha sekuat tenaga untuk kabur dari lumpur hisap tersebut.
DHUARRRRRR JLEBBB JLEBBBB
Ninja-ninja Kumogakure tersebut mati dengan sadisnya, akan tetapi ada satu shinobi yang masih hidup. Itachi lalu berjalan kearah Ninja Kumogakure tersebut, perlahan mata Itachi berputar menjadi mata mangekyo sharingan. Ninja Kumogakure yang masih hidup itu sudah memasang posisi bertarung walau tubuhnya tak memungkinkan untuk bertarung.
Ninja Kumogakure itu tak sengaja menatap mata Itachi yang sudah menjadi mengekyo sharingan.
BRUKK
Ninja Kumogakure itupun langsung terduduk ditanah.
"apa benar disini tempat Killer Bee adik Raikage berlatih mengendalikan Hachibi?" Tanya Itachi pada Ninja Kumo yang sudah terpengaruh Genjutsu Itachi tersebut.
"ya, dia pernah berlatih mengendalikan Hachibi disini." Jawab Ninja kumogakure tersebut.
"dimana dia berlatih? Tunjukan pada kami semua!" ucap Itachi dengan wajah datarnya, ninja Kumogakure tersebut lalu berjalan ke suat tempat. Naruto bersama anggotanyapun mengikuti ninja Kumogakure yang sedang terpengaruh genjutsu Itachi tersebut.
Tak butuh waktu lama, Naruto dan anggotanya berhenti saat ninja Kumogakure tersebut berhenti di sebuah air terjun.
"apa ini tempatnya?" Tanya Gaara.
"ya, tempat ini dikenal sebagai air terjun kebenaran." Jawab Ninja Kumo tersebut.
"air terjun kebenaran? Dia berlatih bijuu disini?" Tanya Kimimaro.
"bukan, ini hanya tahap awal. Duduk disana dan pejamkan matamu, dan kau akan melihat dirimu yang sebenarnya." jawab Ninja Kumogakure tersebut sambil menunjuk seperti tempat bertapa di bawah air terjun tersebut.
"sepertinya dia tahu segalanya, Itachi-kun." Ucap Konan. Itachi hanya menganggukan kepalanya saja.
"hn jaga orang itu, dia tampaknya tahu segalanya. Aku akan mencobanya." Ucap Naruto. Naruto lalu melompat kearah tempat yang dimaksud ninja Kumogakure tersebut.
TAP
Naruto lalu duduk dan setelah itu ia menutup matanya. Setelah cukup lama menutup kedua matanya, iapun membuka kedua matanya secara perlahan.
"kenapa? Kenapa kau ingin membunuh teman-temanmu dan gurumu yang berada di konoha?" Tanya seseoarang yang perlahan muncul di balik air terjun tersebut.
"tsk, siapa kau?" Tanya Naruto sambil menatap tajam pada orang yang berjalan kearahnya. Mata Naruto langsung berubah menjadi hitam legam.
"bukannya mereka baik padamu?" Tanya seseorang yang muncul dari balik air terjun tersebut, Naruto sedikit kaget saat melihat orang tersebut. Orang tersebut hanya memasang senyum lebar..
'dia sama denganku.' Batin Naruto.
"walaupun dulu teman kita memperlakukan kita seperti penyakit menular dan tidak ingin bermain bersama kita, akan tetapi lihat sekarang teman-temanmu mencoba menyelematkanmu dari lubang kebencian. Mereka sekarang sangat peduli pada dirimu." Ucap orang tersebut sambil tersenyum lebar kearah Naruto.
"cih siapa kau?" Tanya Naruto sinis.
"apa kau tidak menyadari? Aku adalah dirimu." Jawab orang tersebut. Naruto hanya menaikan alisnya heran.
"aku adalah dirimu yang sebenarnya. dirimu yang sebenarnya, yang ada jauh di dalam hatimu." Ucap Orang tersebut dengan nada riang. Sangat kontras sekali dengan Naruto yang bersifat dingin.
"apa maksudmu?!" Tanya Naruto sambil berdiri dan menatap tajam kearah orang yang mengaku sebagai dirinya.
"tempat ini disebut air terjun kebenaran kan? Bagaimanapun juga, aku adalah dirimu yang sebenarnya. yang benar-benar dirimu." ucap orang tersebut.
'diriku yang sebenarnya?' batin Naruto.
"aku dan kau tidak berbeda, aku hanya sisi yang berbeda denganmu. Yang berbeda hanya kebencian dan balas dendam tidak menguasaiku." Ucap orang tersebut.
"cih, aku akan melenyapkanmu." Ucap Naruto dengan senyum sinisnya.
ZWUSHHH
Naruto menghilang dengan shunsinnya, sedangkan orang tersebut hanya diam tak bergerak.
TAP TRANKKK
Naruto tiba-tiba sudah berada di belakang orang tersebut dan berusaha menebas kepala orang tersebut. Akan tetapi orang tersebut dapat menahan serangan Naruto dengan pedang di tangannya. Mata Naruto dengan cepat berputar menjadi mata sharingan dengan tiga tomoe, orang tersebutpun sama kedua matanya telah berubah menjadi mata sharingan dengan tiga tomoe.
Naruto lalu melompat kebelakang dan langsung membuat handseal.
"fuuton: shinku taigyoku."
Naruto lalu menembakan peluru yang terbuat dari angin kearah orang yang mengaku sebagai dirinya tersebut. Orang tersebutpun langsung membuat handseal yang sama dengan Naruto.
"fuuton: shinku taigyoku."
BLARRRRRRRR
Naruto dan orang tersebut langsung membuat handseal dengan cepat.
"suiton : suiryudan no jutsu." "suiton : suiryudan no jutsu."
Lalu muncul dua naga air yang sangat besar yang melesat dengan cepat kearah dua orang tersebut.
DHUARRRRRRRRRR
Kedua naga air itupun saling bertabrakan, Naruto hanya mendecih tidak suka saat orang di depannya selalu meniru jutsunya. Dengan cepat kedua mata Naruto dan orang tersebut berputar dan akhirnya menjadi eternal mangekyo sharingan.
"sudah ku katakan padamu, kalau aku adalah dirimu." Ucap orang tersebut. Akan tetapi Naruto tidak menanggapi omongan barusan.
"susano." "susano."
Perlahan muncul chakra hitam yang keluar dari kedua orang tersebut, chakra tersebut dengan cepat membentuk sebuah prajurit lengkap dengan katana dan cermin Yata di kedua tangannya.
"tsk, sialan." Gumam Naruto saat melihat susano orang tersebut sama dengannya. Susano Naruto lalu melesat dengan cepat kearah orang tersebut.
TRANKK
Dengan mudahnya orang tersebut menahan katana susano Naruto dengan katana susano miliknya,
Naruto menatap tajam orang yang berada di hadapannya, perlahan darah segar keluar dari mata Naruto.
"amaterasu." "amaterasu."
BLARRRR
Naruto lalu membuat handseal dengan cepat saat jutsunya barusan dapat di tahan oleh orang tersebut.
"Rasenringu."
Di tangan Naruto lalu muncul rasengan bewarna hitam yang dikelilingi chakra putih berbentuk cincin, Naruto lalu melemparkan pada orang tersebut. Orang tersebutpun sama membuat handseal.
"Rasenringu."
Orang tersebut lalu melemparkannya kearah Naruto.
DHUARRRRRRRRRRRRR
Ledakan besarpun terjadi saat kedua jutsu tingkat tinggi tersebut saling bertabrakan. Perlahan susano kedua orang tersebut menghilang, Naruto dan orang tersebut langsung membuat handseal.
"chidori." "chidori."
Naruto lalu belari kearah orang tersebut dengan chidori di tangannya, orang tersebutpun sama berlari kearah Naruto dengan chidori di tangannya.
DHUARRRRRRRR
Chidori Naruto dan chidori orang tersebut saling bertabrakan, Naruto terus memandang tajam kearah orang tersebut.
"akan ku buktikan kalau aku adalah dirimu." Ucap Orang tersebut.
"tsk, kau bukan diriku. Kau tidak tahu apa-apa tentangku,Jadi diamlah." Kata Naruto dengan nada dinginnya.
"chidori nagashi." "chidori nagashi."
BLARRRRRRRRRR
Naruto dan orang tersebut mundur kebelakang, mata Naruto bersama orang tersebut berputar dan akhirnya menjadi rinnegan.
"shinra tensei." "shinra tensei."
DHUARRRRRRRRRR
Lagi-lagi jutsu Naruto dapat di tahan oleh orang yang berada di depannya.
"sudah ku katakan kekuatan kau dan aku sama. Sampai kapan kau akan menyangkal keberadaanku?" Tanya orang tersebut pada Naruto.
"sudah kubilang diam. Shuradō."
Seketika tangan Naruto berubah menjadi lengan mekanik, ia lalu menembakan beberapa misil kearah orang tersebut. Orang tersebutpun sama melakukan hal yang di lakukan oleh Naruto barusan.
DHUARRRRRRRR
Naruto yang melihat itu berlari kearah orang tersebut dengan pedang kusanagi yang sudah dialiri chidori.
TRANKKK TRANKK TRANKK TRANKKK
Naruto berusaha menyerang orang tersebut secara bertubi-tubi akan tetapi orang tersebut dapat menahannya dengan pedang yang sama dan sudah di aliri chidori seperti Naruto.
TRANKKK TRANKK TRANKKK
Naruto lalu melompat kebelakang, ia lalu berlari kearah orang tersebut sambil membuat handseal. Orang tersebutpun sama berlari kearah Naruto sambil membuat handseal.
"rasengan." "rasengan."
DHUARRRRRRRRRRRR
Naruto langsung membuka kedua matanya, keringat membasahi tubuh Naruto dan nafasnyapun tersenggal-senggal.
"Naruto-kun." "Naruto."
Semua anggota Naruto lalu berlari kearah Naruto yang Nampak kelelahan seperti sehabis bertarung.
"Naruto, kau tidak apa-apa? apa yang terjadi?" Tanya Utakata.
"hn, seseorang persis sepertiku muncul. Dan dia adalah sisi lain dariku. Aku berusaha mengalahkannya tetapi, jutsu, gaya bertarung, semuanya sama. Kekuatan kamipun sama." Ucap Naruto sambil menatap tajam kearah air terjun di depannya.
"bagaimana bisa?" Tanya Yamato tak percaya.
"tsk, aku akan mengalahkannya. Aku punya sebuah rencana. Sebaiknya kalian semua tunggu kembali di belakang." Ucap Naruto.
"baik, Naruto (kun)."
Mereka semuapun langsung kembali ketempat semula tadi, Naruto lalu menutup matanya kembali.
Setelah cukup lama, ia langsung membuka kedua matanya dan ia bisa melihat orang tadi.
"hey, sudah ku katakankan padamu kalau aku adalah dirimu. Seberapa seringpun mencoba, hasilnya akan tetap sama. Kau tidak bisa mengalahkanku. Sadarlah, teman-temanmu, gurumu yang ada di desa Konoha sudah menunggumu. Lupakan balas dendam mu itu, lupakan semuanya!" ucap orang tersebut.
"tsk, lucu sekali. Mereka semua hanya berpura-pura baik. Mereka semua menjijikan. Dari dulu orang-orang didesa Konoha memperlakukan kita sebagai monster, tidak ada yang peduli denganku. Bahkan yang kau anggap guru dan teman, mereka semua membenciku. APA KAU TIDAK INGAT, HAH?" Tanya Naruto geram.
"tapi sekarang semuana sudah berbeda. Mereke semua sekarang peduli denganmu dan ingin menyelamatkan dirimu dari lubang kebencian ini." Ucap orang tersebut.
"apa kau ingat saat aku akan dibunuh, apa yang kau anggap sebagai guru menyelamatkanku? MENOLONGKU? TIDAKKAN! SEHARUSNYA KAU TAHU KALAU KAU BAGIAN DARIKU." Orang tersebut lalu menundukan kepalanya.
"kenapa? Kenapa kau masih saja memikirkan kejadian yang telah lama terjadi? Kenapa kau tidak bisa melupakan kebencianmu dan pulang kedesa?" Tanya orang tersebut. Orang tersebut lalu berlari kearah Naruto dan berusaha menghantamkan tinjunya kearah Naruto.
GREBB
Naruto membiarkan orang tersebut memukul perutnya. Naruto hanya memandang datar orang yang berada di depannya tersebut.
"seharusnya kau tahu luka yang kualami, kalau kau memang memang diriku. Apa kau ingat saat Kakashi tidak ingin mengajariku berlatih dan memilih melatih Sasuke? Apa saat diriku menangis sendirian saat melihat anak-anak seusiaku bermain dengan anak yang lain, akan tetapi saat aku datang mereka semua pergi meninggalkanku? Saat orang-orang didesa mencoba membunuhku, apa ada yang menolongku saat aku sekarat? Hanya Sandaime Hokage yang selalu menolongku, tapi lagi-lagi gara-gara desa Konoha yang tak becus menjaga Hokage. Diapun akhirnya tewas. Lukaku sudah menjalar diseluruh tubuhku, luka yang kualami sudah tak bisa dihapus." Ucap Naruto sambil menatap tajam kearah orang didepannya yang kelihatan syok akan perkataan Naruto barusan. orang tersebut perlahan mengeluarkan air mata dan kedua matanya menghitam beserta pupil mata orang tersebut berubah menjadi merah darah.
"kau benar, semua orang didesa konoha hanya pura-pura baik." Ucap orang tersebut. Naruto yang melihat itu tersenyum tipis. Tiba-tiba perlahan tubuh orang tersebut menghilang dari hadapan Naruto.
.
Naruto lalu membuka kedua matanya, ia lalu berdiri dan berjalan menuju kearah anggotanya.
"sepertinya kau berhasil, Naruto?" Tanya Utakata pada Naruto.
"hn, begitulah Utakata."
"bagaimana caranya kau mengalahkan dirimu sendiri?" Tanya Gaara. Naruto lalu menjelaskan cara yang ia lakukan tadi kepada anggotanya.
"sekarang giliranmu, Gaara."
.
.
.
.
.
.
.
Di sebuah Hutan.
Salah satu ninja dari Kumogakure dan di depannya sudah berdiri seseorang bersama hewan besar disampingnya.
"enka buka hanya sebuah lagu. Tapi enka adalah ekspresi dari hati dan jiwamu. Kau harus semangat." Ucap orang tersebut pada ninja Kumogakure di depannya.
"semangat?" Tanya Ninja tersebut heran.
"seperti karakter dalam enka yang menyiratkan, bahwa sangat penting untuk mengekpresikan dan menyanyikannya dengan penuh semangat. Dan juga tentang getaran melodi, kau harus menahannya dari perutmu dan kemudian membawa notasinya kehidungmu. Mengerti Bee?!" Tanya orang tersebut.
"mengerti yo, bakayaro." Jawab ninja Kumogakure yang bernama Bee tersebut.
'Bee.' Ucap Hachibi dari dalam tubuh Killer Bee.
'apa Brother?' Tanya Killer Bee.
'aku ingin bicara sebentar denganmu, cepat!' perintah Hachibi.
Killer Beepun langsung menutup keduanya matanya.
Setelah itu Bee membuka kedua matanya dan ia sudah berada diatas kepala Hachibi.
"ada apa yo, brother?" Tanya Killer Bee dengan nada rapnya.
"hentikan rap bodohmu itu Bee. Kita harus cepat pergi ke desa." Jawab Hachibi.
"ayolah Brother, apa kau tahu yo kalau waktu seperti ini sangat jarang sekali, bakayaro? Kakakku tidak akan membiarkan aku pergi keluar desa yo, brother." Ucap Killer Bee.
"seharusnya kau bersyukur tidak mati saat anggota akatsuki yang berambut pirang itu menggunakan amaterasunya. Tapi aku masih heran kenapa beberapa anggota akatsuki waktu itu ada jinchuuriki, bukannya akatsuki itu memburu bijuu?" Tanya Hachibi.
"aku tidak tahu, yo bakayaro. Tetapi bocah itu sangat kuat." Jawab Killer Bee.
"cepat selesaikan urusanmu disini dan cepat kedesa!" perintah Killer Bee.
"baiklah, Brother."
.
.
.
.
.
.
Di sebuah markas dekat hutan.
Dua anggota akatsuki sedang berdiri dan melihat kearah langit.
"apa Kabuto dapat kita percaya?" Tanya Zetsu hitam sambil mengalihkan pandangannya pada Tobi yang berada di sampngnya.
"sepertinya iya, tetapi kita harus berhati-hati padanya." Jawab Tobi.
"tak kusangka dia bisa menggunakan jutsu yang terlarang tersebut." Ucap Zetsu putih.
"rencana apa yang akan kau gunakan untuk mendapatkan Naruto?" Tanya Zetsu putih.
"aku sudah memikirkan satu rencana akan tetapi aku tidak akan memberi tahumu…"
"….kita pergi Zetsu, aku ingin mengambil sesuatu sebelum perang di mulai."
.
.
.
.
.
TBC
HOREEEE AKHIRNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI MINNA? APA MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
YANG INGIN MEMBERI SARAN ATAU MASUKAN UNTUK CHAPTER DEPAN REVIEWS AJA MINNA.
Seperinya jadwal rilisnya jadi seminggu sekali yah, maaf yah minna.
Karena banyak sekali tugas sekolah yang harus author kerjakan.
Kalau ada pertanyaan Reviews saja minna.
Yang terpenting RnR minna.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
