Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN MEMBUAT AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU.

Horeeee fanfic ini sudah di atas 1500 reviews, kalau tidak ada kalian pasti tidak akan terjadi. Terima kasih banyak minna.

Dan target ku sekarang menjadikan fanfic ini sebagai fanfic dengan reviews terbanyak yang pernah ada diindonesia.

Do'akan yah minna.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

Balasan Reviews :

dikytornando :

chapter brapa nih.. naruto dan kawan2 bakal turun ke medan pertempuran.. dan kayaknya senpai lupa tuh sama mata sisui,, antara chapter depan atau 2 chapter lagi. Aku tidak lupa ama mata Shisui hehe.

m. :

kan jiraiya dari myoboukuzan, jadi bisa sage mode sempurna gak? Bisa.

Aditya Uryuu Namikaze :

Yo dark-san, kira - kira akhir fic ini di chapter berapa ? tadinya fic ini akan berakhir di chapter 30 akan tetapi karena masih panjang jadi mungkin akan agak lama lagi.

Uzumaki 21 :

Oh ya, nanti Zetsu akan nyamar ya ? Terus kalo iya, siapa yang akan mendeteksinya? Itu masih rahasia, dan kalau nanti Zetsu nyamar aku udah ada siapa yang akan bisa mendeteksinya.

Fullbuster Rikudou Sennin :

kapan naruto akan memasuki medan perang ? antara chapter depan atau depannya lagi hehe.

Naminamifrid :

Bukanya, unit Yondaime kazekage, knp dtulis unit Gaara. Maaf seharusnya unit ayah Gaara.

kpan para aliasin lwn akatsuki? Hmm mungkin bentar lagi.

minyak tanah chapter 28 . Mar 2

aku sedikit bingung

yang di bangkitkan dari kematian yondaime kazekage

tapi di satu sisi ayah gaara yondaime kazekage juga tapi masih hidup dan masuk medan tempur juga

apakah ini sebuah kesalahan

lanjut wah sudah masuk perang ya

ini doang yg aku bingung…hehe maaf itu kesalahan teknis, salah tulis bro.

Kagami Ryuu :

Nama alat berharga rikudou sennin apa aja n fungsinya apa aja ? Kokinjo : mengikat korbannya dan mendekap keluar kata roh dari korban.

Shichiseiken memutus dan mengutuk kata roh itu.

Benihisago mencatat kata roh itu dan menyegel suara/speakernya didalam.

Bashosen menyulap kelima elemen chakra.

Kohaku no johei : untuk menyegel.

Vicestering :

Ahhh mode bijunya naruto sama kayak di canon ya? Sepertinya tidak.

Neko Twins Kagamine :

lanjut apa nanti itachi bisa membawa sasuke masuk ke akatsuki kalau sudah tau kebenarannya jika itachi hanya diperintah oleh hokage untuk membantai klan sendiri? Itu masih rahasia bro, hehe.

monkey D nico :

Kapan anggota Akatsuki lainnya ikut perang? Masak cuma Edo Tensei dan pasukan Zetsu?. hehe antara chapter depan atau depannya lagi.

Tuxedo Hitam :

bro, kalo critaxa yg sama kayak d canon bisa d skip gak? Oke, akan kuusahakan.

Tatank no Kitsune :

yo author-san,udh lama ane gk ngereview,mau nanya nih kapan sasuke ama itachi bertarung? Hmm kalau itu sih aku masih mikir-mikir dimana tempatnya dan chapter berapa.

ichinose kyou :

apa chapy dpan full naruto dan akatsuki bertarung lawan shinobi? Hehe baca saja chapter ini.

:

Nanti naruto membantu pasukan alliansi gk? Hehe ini masih rahasia.

:

Dark san . . Kenapa jiraiya,fukasaku,fukasima tidak meng kuchiyose balik naruto , padahal naruto kan udah punya kontrak ama para katak dan mestinya bisa dikuchiyose balik kayak di canon trus kenapa kata kyubi naruto dpt gunain kotoamatsukami dalam mode ems madara? Pdhl itu jutsu ms shisui? Mereka tidak kepikiran untuk melakukan itu, dan ems Naruto itu istimewa hehe.

kukuhpratama048 :

ap naruto entar akan melawan madara? Hehe itu masih rahasia bro.

Fix-cici naru :

Kakak lagi depresi nilai ulangannya rendah.B.I betul 25/40 Mtk betul 19/40 Ipa betul 34/40.B.I dapat posisi ke-8,Mtk posisi ke-3,Ipa posisi ke-2,mohon doakan kakak agar tak depresi terus! Naruto masih lama turun ke medan perang ? ya aku do'akan, bentar lagi juga turun ma anggota yang lainnya.

selamet. .9 :

ohya thor nanti tugas dari nagato apa? dan apa nanti dia akan melawan gurunya...? haha soal Nagato aku sudah menyiapkan tugasnya. (kok gw jadi kayak Kabuto yah *abaikan hehe*)

Azmi no rinnegan :

Thor,sy blh saran ngx,ini mode sage ma mode kyubi di gabungin thor jdny (mode sayubi) dan

jiraya nanti akan k'o ngx…ide yang bagus, kalau soal jiraiya baca saja chapter ini hehe.

Dark naruto :

kapan sasuke akan bertarung melawan itachi,? Sepertinya bentar lagi.

Guest :

Thor selain ini apa aja ff yang author buat…tidak ada, hanya ini satu-satunya.

Nanti naruto kembali ke konoha lagi gak..itu masih rahasian bro.

Uzumaki Gito Namikaze sama :

thor boleh kasih saran gak kan obito benci pada naruto dan kurama yg mengetahui itu lalu kurama memberitahu kepada naruto lalu memainkan genjutsunya pada tobi dankabuto boleh jga yg seperti itachi dan yamato…ide yang bagus, akan kupikirkan lagi.

laode senju :

thor, sebenarnya samehada kisame dimana ? Kok jarang dipakai bhkan cuma sekali emangny naruto kgk suka make pedng yahhh ! ada di dalam gulungan, Naruto suka pake pedang tetapi Naruto jarang menggunakan pedang samehada.

uzumakiato :

Apa si kabuto bkalan ngebangkitkan si uchiha mada? Sebentar lagi juga akan terbongkar hehe.

Madara Rikudou Sennin :

tolong alurnya jangan sama kayak di canon, soalnya jadi malas bacanya karna udah tau alur ceritanya, oh ya kapan naru akan masuk ke medan perang? apa nanti anggota naru ada yang mati ? hehe bakal beda banget kok lihat aja nanti, Naruto masuk medan perang mungkin antara chapter depan atau depannya lagi. Soal anggota Naru itu masih rahasia.

neko 1412

kapan ni dark-san Naruto dan kawan-kawan terjun kemedan perang? Antara chapter depan atau depannya lagi.

jadi apa sasuke nanti ngelawan itachi diperang ini? Ya, Sasuke akan melawan Itachi.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih.

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review saja,ok.

Karena sekolah di SMK itu pulang tiap hari kadang gk tentu, kadang jam 3 sore, bahkan sampai jam 5 sore.

.

Sepertinya jadwal update menjadi seminggu sekali, tapi akan kuusahan kalau tidak ada tugas sekolah yang menumpuk menjadi seperti biasa antara 3-5 hari sekali.

RnR MINNA.

.

Author minta maaf sebesar-besarnya karena baru update hari ini. Author sedang sakit sekarang, udah 3 hari. Maaf kalau chapter ini mengecewakan akan tetapi semoga saja tidak. Dan yang penting semoga REVIEWSNYA SEMAKIN BANYAK. :D

.

.

CHAPTER 29

.

.

.

.

.

.

"BERANINYA KAU!"

Perlahan dari tubuh Kinkaku muncul chakra Kyuubi yang secara perlahan melapisi tubuhnya, Darui menatap kaget kearah Kinkaku.

TAP

Darui mengalihkan pandangannya saat seseorang sudah berada disampingnya. Orang tersebut memiliki rambut putih panjang.

'siapa dia? Aku belum pernah melihatnya di unitku.' Batin Darui.

"kau ketua unit pertamakan? Darui dari Kumogakure?" Tanya shinobi tersebut.

"ya dan kau siapa? Sepertinya kau bukan dari bagian unitku?" Tanya balik Darui.

"aku memang bukan dari unitmu."

"lalu kau dari unit mana?"

"aku bukan dari unit manapun, perkenalkan namaku Jiraiya." Ucap Jiraiya sambil menatap kearah Kinkaku. Darui yang mendengar nama Jiraiya cukup kaget.

"bukannya kau salah satu legenda sannin dari konoha? Kenapa kau ada disini?" Tanya Darui.

"tentu saja untuk membantumu mengalahkan orang tersebut." Jawab Jiraiya sambil memandang kearah Kinkaku yang tubuhnya hampir diselimuti chakra Kyuubi. Daruipun menatap kearah Kinkaku.

BLARRRRRR

Jiraiya dan Darui dikagetkan saat tiba-tiba terjadi ledakan air disekitar tubuh Kinkaku. Mereka berdua langsung melompat kebelakang agar tak terkena ledakan tersebut.

"AKAN KUBUNUH KALIAN SEMUA!"

Setelah itu muncul sesuatu dari ledakan air tersebut yang mengarah kearah aliansi yang tengah bertarung melawan Zetsu dan Edo Tensei.

DHUARRRRRRRRRR

"ARGHHHHHHHHHH."

"Arghhhhhhhhhh."

Shinobi dan Zetsu putih yang terkena serangan barusan tewas seketika. Perlahan kepulan asap yang tadi sempat menghalangi pandangan mata mulai menghilang. Dari kepulan asap tersebut sudah berdiri seseorang yang tengah memandang tajam kearah Darui dan Jiraiya.

"hei, ini benar-benar persis seperti.." "Kyuubi." Potong Jiraiya saat melihat Kinkaku yang sudah dilapisi chakra Kyuubi.

Kinkaku dengan mata menyala menatap tajam kearah Darui.

"beraninya kau lakukan itu pada GINKAKU!" teriak Kinkaku.

'dia sangat mirip dengan Kyuubi.' Batin Darui.

"ternyata rumor itu benar, dia mempunyai chakra Kyuubi dan dia juga sudah bisa mengendalikannya." Ucap Jiraiya.

"nampaknya ini akan memakan waktu yang sangat lama." Gumam Jiraiya.

.

.

.

.

.

Naruto bersama akatsuki keluar dari tempat latihan tadi.

DEG BRUK

"arghhhh." Rintih Naruto tiba-tiba sambil memegangi kepalanya dan ia langsung terduduk ditanah.

"NARUTO-KUN" " NARUTO"

Akatsuki langsung menghampiri Naruto yang masih merintih kesakitan sambil memegangi kepalanya.

'ada apa denganku?' batin Naruto.

DEG

Naruto langsung terdiam saat dari dalam pikiranya muncul seseorang yang tengah menggunakan chakra Kyuubi.

'siapa dia? Kenapa dia bisa menggunakan chakra Kyuubi?' batin Naruto.

"-ruto-kun, Naruto-kun." Naruto langsung tersadar dari lamunannya saat anggota akatsuki memanggil-manggil namanya.

"kau baik-baik saja Naruto?" Tanya Itachi.

"hn entahlah tiba-tiba aku merasa kepalaku pusing." Jawab Naruto sambil mencoba berdiri kembali. Hinata yang melihat itu langsung membantu Naruto berdiri.

"sebaiknya kita pergi ketempat penginapan yang ada dipulau ini, Naruto butuh istirahat." Ucap Yamato dan dijawab anggukan kepala oleh anggota akatsuki.

ZWUSHHH

Mereka semua langsung menghilang menggunakan shunsinnya. Tak berapa lama dari batang pohon muncul Zetsu putih yang sedari tadi memata-matai gerak-gerik akatsuki.

"hmm sepertinya ada yang tidak beres dengan bocah kuning itu. aku masih harus memantau gerak-gerik mereka semua." Ucap Zetsu sambil masuk kembali kedalam pohon.

ZWUSHH TAP

Akatsuki seketika sudah berada ditempat penginapan yang ada dipulau ini, para Kunoichi akatsuki langsung membantu Naruto berjalan pada kursi di sebuah ruangan.

"Naruto-kun apa kau masih merasa pusing?" Tanya Haku, Hinata, Karin dan Mei Terumi secara bersamaan.

"hn aku baik-baik saja. Mungkin aku hanya kelelahan, Aku akan istirahat dikamar." Jawab Naruto sambil tersenyum tipis dan setelah itu ia berdiri dan langsung berjalan kesalah satu kamar yang ada disana.

"sepertinya ada yang tidak beres." Ucap Gaara saat melihat Naruto masuk kedalam kamar.

"ya kau benar Gaara." Kata Kimimaro.

Di kamar Naruto.

Naruto tengah berdiri sambil memandang keluar dari jendela yang berada dikamarnya.

"sebenarnya siapa dia? Dan bagaimana dia mendapatkan chakra Kyuubi?" gumam Naruto sambil memasang wajah stoicnya. Naruto langsung berjalan menuju kasur dikamar tersebut, iapun duduk bersila diatas kasur tersebut. Tak berapa lama Naruto menutup kedua matanya.

MINDSCAPE

Naruto membuka kedua matanya, dan ia sudah berada di atas kepala Kyuubi.

"sepertinya ada yang mengganggu pikiranmu Naruto." ucap Kurama.

"hn begitulah." Jawab Naruto.

"apa yang kau pikirkan Naruto?" Tanya Kurama.

"sebelum itu aku ingin bertanya sesuatu padamu Kurama." Ucap Naruto.

"apa yang ingin kau tanyakan padaku?"

"apa masih ada orang yang pernah menjadi Jinchuuriki Kyuubi selain diriku, Ibuku dan Uzumaki Mito?" Tanya Naruto. Kyuubi menatap Heran kearah Naruto yang tiba-tiba bertanya hal tersebut.

"tidak ada. Hanya kalian bertiga yang pernah menjadi Jinchuurikiku. Kenapa kau tiba-tiba bertanya hal seperti ini?" Tanya balik Kurama.

"tadi sekelebat bayangan dari dalam pikiranku muncul seseorang yang tengah menggunakan chakramu." Jawab Naruto sambil mengingat apa yang ia lihat tadi. Kyuubi yang mendengar itu mengerutkan keningnya.

"apa kau melihat wajahnya?" Tanya Kyuubi.

"hn tidak. Tubuhnya sudah dilapisi chakramu, badan yang besar." Kyuubi tampak mengingat-ngingat siapa orang tersebut.

'kukira bukan Madara Uchiha atau jangan-jangan…' batin Kurama.

"hn jadi siapa dia Kurama?" Tanya Naruto.

"sepertinya yang kau lihat adalah Kinkaku dan Ginkaku, tak kusangka dia dibangkitkan kembali oleh edo tensei." Jawab Kurama.

"Kinkaku? Ginkaku? Hn aku hanya melihat satu orang." Kata Naruto.

"pastinya kau melihat salah satu dari mereka Naruto."

"hn kenapa orang tersebut mempunyai chakramu, Kurama?" Tanya Naruto dengan wajah stoicnya.

"hmm mereka berdua berusaha menyerangku menggunakan senjata yang ada ditangan mereka akan tetapi aku menelan mereka berdua. Tapi tak kusangka didalam perutku mereka berdua masih mengacau dengan cara memakan dagingku sehingga ia mempunyai chakraku." Jawab Kurama. Naruto yang mendengar itu hanya menganggukan kepala saja.

"hn arigato Kurama."

POFF

Naruto langsung membuka kedua matanya, ia mengedarkan pandangannya kesegala penjuru kamar tersebut.

'sebaiknya aku ketempat Kabuto dan Tobi.' Batin Naruto.

Naruto lalu berjalan kepintu kamar tersebut.

CKLEK

Semua anggota akatsuki langsung mengalihkan pandangannya kearah Naruto saat ia keluar dari kamarnya. Naruto hanya memasang wajah stoicnya saat anggotanya memandangi dirinya.

"Naruto, kenapa kau keluar kembali?" Tanya Kimimaro.

"hn tidak apa-apa Kimimaro." Jawab Naruto. Naruto mengedarkan pandangannya kesegela penjuru ruangan ini.

'hmm sepertinya tengah ada yang memperhatikan gerak-gerak kami semua.' Batin Naruto.

"ada apa Naruto-kun?" Tanya Hinata.

"tidak apa-apa Hinata-chan." jawab Naruto.

"sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu Naruto?" Tanya Itachi sambil menatap kearah Naruto.

"apa yang sedang mengganjal pikiranmu, Naruto?" Tanya Gaara.

"tidak ada yang mengganggu pikiranku sekarang." Jawab Naruto.

"jadi, Naruto-kun kapan kita akan pergi kemedan perang?" Tanya Konan.

"hmm kita akan lihat situsi terlebih dahulu. Kalau pihak kita dalam ujung kekalahan kita semua akan langsung kemedan perang." Jawab Naruto.

"kita akan pergi ketempat ketempat Kabuto dan Tobi berada sekarang. Kita sudah tak ada urusan lagi disini." Ucap Naruto dan dijawab anggukan kepala semua anggota Naruto.

"kita pergi."

.

.

.

.

.

Kembali ketempat Darui dan Jiraiya.

Kinkaku langsung melesat kearah Darui dan Jiraiya dengan kecepatan tinggi. Tangan Kinkaku langsung memanjang kearah Darui, Darui yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Suiton: Suijinheki." Setelah itu di hadapan Darui dan Jiraiya muncul dinding yang terbuat dari air.

SYUTTT BLARRRR

Darui dan Jiraiya langsung melompat kebelakang saat Kinkaku dengan mudah menghancurkan dinding air tersebut. Jiraiya yang melihat itu langsung membuat handseal.

'kalau aku bisa menyegel yang satu ini juga di kendi ini akan tetapi aku butuh kokinjo untuk menyimpan kata-kata rohnya. Tapi itu berada di tangan kirinya yang diselumitu chakra Kyuubi.' Batin Darui.

"jangan melamun disaat seperti ini." Ucap Jiraiya saat melihat Darui yang tengah asik dengan pikirannya sendiri. Darui hanya mengangguk tanda mengerti.

SYUTTTT BLARRRR

Kinkaku kembali menyerang menggunakan ekornya yang dapat memanjang kearah Jiraiya dan Darui. Darui lalu kembali membuat handseal.

"raiton jibashi." Jutsu Darui langsung merambat dengan sangat cepat melalui air kearah Kinkaku.

JRSHHHHHH BLARRR

Serangan Darui berhasil mengenai Kinkaku akan tetapi Kinkaku hanya diam dengan seringai diwajahnya.

"apa kau kira aku dapat dikalahkan oleh jutsu murahan tersebut?" ejek Kinkaku. Darui yang mendengar itu hanya tersenyum kecil.

"jangan senang dulu." Kata Darui.

"apa mak-"

ZWUSHHHHH

"rasengan."

Kinkaku dikagetkan saat Jiraiya dari atas berusaha menyerangnya dengan bola chakra spiral, akan tetapi Kinkaku dapat menahan rasengan tersebut dengan ekornya.

DHUARRRRRRR

Jiraiya melompat kearah Darui saat serangan barusan dapat ditahan oleh Kinkaku menggunakan ekornya.

"apa kau bisa menjagaku beberapa menit?" Tanya Jiraiya.

"entahlah…nampaknya orang itu akan terus menyerang kita. Apa yang akan anda Lakukan?" tanya Darui.

"aku akan menggunakan sage mode." Jawab Jiraiya.

"MATI KAU!" Jiraiya dan Darui dikagetkan saat tiba-tiba Kinkaku sudah berada didepan mereka berdua.

DHUARRRRRRRRR

"ARGHHHHHHHHHHHHH."

Kinkaku tersenyum penuh kemenangan saat Darui terkena cakaran dari tangannya yang begitu dalam, sedangkan Jiraiya dapat melompat kebelakang menghindari serangan Kinkaku barusan.

CTRASHHH

Kinkaku menatap tak percaya saat Darui yang tadi terkena serangannya berubah menjadi air, ia lalu mengedarkan pandangannya kesegela penjuru untuk mencari Darui.

"Ranton: Reizā Sākasu."

Kinkaku tersentak kaget saat Darui yang tak jauh dari belakangnya langsung menyerang dirinya.

DHUARRRRRRRRRRR

Tubuh Kinkaku mundur beberapa langkah saat terkena serangan barusan mengenai tubuhnya. Jiraiya yang melihat itu tidak tinggal diam, ia langsung menggigit ibu jarinya hingga berdarah.

"kuchiyose no jutsu."

BLARRRRR DHUAGHHHHH

Lalu munculah kodok besar di depan Darui dan tubuh kodok tersebut langsung mengenai tubuh Kinkaku seingga tubuh kinkaku langsung measuk kedalam air. Darui hanya melihat ke tempat barusan dimana tubuh Kinkaku yang masuk kedalam air.

"nampaknya disini sedang terjadi perang, Jiraiya?" Tanya Gamabunta saat ia melihat shinobi dan pasukan Zetsu putih sedang bertarung.

"seperti yang ku ceritakan padamu saat dimyobokuzan. Ini adalah perang dunia ninja keempat akan tetapi ini bukan perang antar Negara, tetapi perang melawan akatsuki yang mencoba menguasai dunia." Jawab Jiraiya.

SYUTTT SYUTTTT

Darui, Gamabunta dan Jiraiya kembali dikagetkan saat dari dalam air muncul ekor-ekor Kinkaku yang mencoba menyerang mereka bertiga. Gamabutnta langsung mengambil pedang besar dibelakangnya.

JRASHHH

Gamabunta berhasil memotong tangan Kinkaku akan tetapi tangan tersebut tumbuh kembali seperti semula.

"sebenarnya siapa yang kita lawan sekarang?" Tanya Gamabunta.

SYUTT BYURRR TAP

Kinkaku langsung muncul dipermukaan air, Gamabunta yang melihat itu cukup kaget.

"seorang jinchuuriki?" Tanya Gamabunta saat melihat kearah Kinkaku.

"bukan, dia hanya pseudo Jinchuuriki. Dia hanya memiliki chakra Kyuubi saja." Jawab Jiraiya.

"GOARRRRRRRRRRRR."

SYUTTTT SYUTTT

Darui, Gamabunta melompat secara terus menerus untuk menghindari ekor dari Kinkaku yang menyerang mereka secara terus menerus. Sedangkan Jiraiya hanya diam diatas kepala Gamabunta.

'dia tak memberiku waktu untuk mengumpulkan chakra alam.' Batin Jiraiya.

TRANKKK SYUTTT TRANKK

Gamabunta menahan ekor-ekor Kinkaku dengan pedang besarnya, Darui yang melihat itu tak ingin menyiakan peluang, ia langsung membuat handseal.

"Suiton: Suiryuudan no Jutsu."

Lalu didepan Kinkaku muncul naga air yang besar, naga air tersebut langsung melesat dengan cepat kearah Kinkaku.

"kau terlalu meremehkanku, bocah." Gumam Kinkaku.

BLARRRRRRRR

Darui menatap kearah ledakan barusan untuk melihat keadaan Kinkaku. Tak berapa lama ia cukup kaget saat melihat Kinkaku yang tak terluka sedikitpun. Air yang ada ditubuhnya langsung menguap dengan cepat.

'tsk, tubuhnya ternyata panas. Pantas saja air tersebut langsung menguap saat menyentuh tubuhnya.' Batin Darui.

TAP

Jiraiya langsung turun dari kepala Gamabunta, ia lalu menghampiri Darui.

"Darui, Gamabunta ulur waktu untukku sebentar. Aku akan mengumpulkan chakra alam terlebih dahulu." Ucap Jiraiya.

"Baik." Ucap Darui. Jiraiya lalu melompat kebelakang untuk mengumpulkan chakra alam. Kinkaku yang melihat itu tinggal diam, ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Darui dan Gamabunta.

"TAK AKAN KU BIARKAN PERGI!" teriak Kinkaku sambil mengayunkan tangannya yang mulai membesar kearah Gamabunta dan Darui.

BLARRRRR

Serangan tersebut tidak mengenai Darui dan Gamabunta yang sudah melompat kebelakang. Gamabunta dan Darui langsung berlari kearah Kinkaku secara bersamaan.

"jangan meremehkanku." Gumam Gamabunta. Gamabunta langsung melompat tinggi kearah Kinkaku, ia lalu mengayunkan pedangnya kearah Kinkaku.

DHUARRRRRRRR BYURR

Kinkaku dapat menahan serangan tersebut dengan ekornya akan tetapi tenaga yang Gamabunta keluarkan membuat tubuh Kinkaku masuk ke dalam air.

SYUTTTT SYUTTTT TRANK TRANK

Tak berapa lama muncul kedua tangan Kinkaku yang langsung mengarah kearah Darui dan Gamabunta. Akan tetapi mereka berdua dapat menahannya dengan pedang yang ada ditangan mereka.

"raiton Jibashi"

Darui mengalirkan chakra raiton yang langsung merambat melalui pedangnya dan pada tangan Kinkaku.

"arghhhhhhh."

Gamabunta yang melihat itu langsung mengambil tangan Kinkaku yang sedang menahan pedangnya, ia lalu mengangkatnya sekuat tenaga keudara.

BYURRR

Tubuh Kinkaku langsung terlempar keudara, Gamabunta lalu melompat kearah Kinkaku.

"sialan kau kodok!" geram Kinkaku.

DHUAGHHHHH

Gamabunta menendang telak wajah Kinkaku. Kinkaku yang tak mau kalah langsung mengarahkan tangannya beserta ekornya untuk menyerang Gamabunta.

TRANKK

Gambunta yang diserang secara membabi buta oleh Kinkaku kewalahan, Kinkaku langsung mengepalkan tangan kanannya yang sudah membesar. Ia lalu menghantamkan tinjunya tepat diperut Gamabunta.

DHUAGHHHHHH BLARRR

Tubuh Gamabunta langsung terhempas kebawah dan ia langsung menghantam dinding yang didekat pantai tersebut hingga hancur.

"arghhhh." Rintih Gamabunta sambil mencoba bangkit kembali.

TAP

Kinkaku langsung berdiri tak jauh dihadapan Darui.

"satu telah roboh, tinggal kau sekarang." Ucap Kinkaku sambil menyeringai kearah Darui. Kinkaku lalu berlari kearah Darui dengan kecepatan yang tinggi.

'cepat sekali.' Batin Darui.

DHUAGHHHHH

"arghhhhhhhh."

Darui tiba-tiba terkena pukulan tepat diperutnya. Darui kembali dikagetkan saat dari dalam air muncul lengan Kinkaku yang mengarah kepadanya.

DHUAGHHHHHH

Tubuh Darui langsung terpental keatas saat terkena pukulan tersebut. Kinkaku lalu melompat kearah Darui dan langsung menghantamkan tinjunya sekuat tenaga kearah Darui.

DHUAGHHHHHHH

"ARGHHHHHHHH."

Darui langsung mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya dan tubuhnya pun langsung terpental kebawah.

BRUKK

Gamabunta menahan tubuh Darui yang akan menghantam tanah menggunakan tangannya.

"kau baik-baik saja bocah?" Tanya Gamabunta.

" ya baik-baik saja. Terima kasih telah menolongku." Ucap Darui sambil terbatuk mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.

TAP TAP TAP

"SERANG!" teriak seorang shinobi pada shinobi lainnya. Shinobi-shinobi tersebut lalu melemparkan kunai dan shuriken dalam jumlah banyak kearah Kinkaku.

"GOARRRRRRRRHHHHHH."

Kunai dan shuriken tersebut langsung terhenti didepan Kinkaku, Kinkaku lalu mengarahkan ekornya pada shinobi-shinobi tersebut.

JLEB JLEBB JLEBB

Tiga ekor Kinkaku langsung menusuk ketiga tubuh Shinobi tersebut hingga tewas.

BRUKK BYURRR

Ketiga shinobi tersebut ambruk dengan lubang yang menganga lebar ditubuhnya, ketiga shinobi tersebut langsung tercebut kedalam air. Kinkaku lalu berlari kearah shinobi yang masih tersisa didepannya.

"MATI KALIAN!"

BLARRRRR

"ARGHHHHHHHHHH."

"ARGHHHHHHHHHHHH."

Shinobi-shinobi itu tewas dengan tubuh yang tak utuh terkena cakaran dari tangan Kinkaku.

.

.

.

.

.

.

Di markas pusat.

"dimana bala bantuan?! Dan bagaimana status dari unit pertama Darui?!" Tanya Shikaku.

"salah satu musuh terkuat, Ginkaku, kelihatannya sudah tertangkap. Tapi Kinkaku sedang mengamuk, diselimuti chakra Kyuubi." Jawab Inoichi.

SRETT

Raikage yang mendengar itu langsung berdiri.

"ayo Mabui! Mulai persiapan!" ucap Raikage.

"baik." Jawab Mabui sambil pergi.

"Kinkaku yang berubah takkan terkendalikan." Kata Raikage.

"berubah? aku mengerti bahwa dia punya chakra Kyuubi, tapi dia bukan jinchuuriki." Ucap Tsunade.

"mereka ada didalam perut Kyuubi selama dua minggu. Rupanya, mereka masih hidup setelah memakan isi perut Kyuubi. Tak ada yang pernah makan daging penuh chakra milik Kyuubi. Mereka berdua luar biasa." kata Raikage.

"lalu bagaimana kita bisa menaklukannya?" Tanya Tsunade.

"hanya ada satu cara. Kinkaku punya kekuatan dan chakra yang sangat besar . untuk bisa menyegel mereka, kita harus mengambil keuntungan dari alat berharga terakhir dan menggunakannya padanya. Ikuti aku!" perintah Raikage sambil berjalan pergi. Tsunadepun langsung pergi mengikuti Raikage.

.

Di medan perang unit pertama Darui.

Darui lalu turun dari tangan Gamabunta.

"Kapten Darui. Barusan kami mendapat pesan dari markas! Mereka sedang mengirim kohaku no johei!" ucap seorang shinobi yang tiba-tiba berada di sampingnya.

"hmm begitu yah.." ucap Darui

'benda itu pasti lebih baik dari Benihisago.' Batin Darui.

Kembali kemarkas.

TAP

Mereka berdua pun berhenti didepan sebuah benda.

"ini adalah Kohaku no johei, salah satu dari dari kelima alat berharga yang digunakan untuk menyegel Hachibi." Ucap Raikage.

"kita akan mengirimnya ke Darui." Ucap Raikage.

"tapi situasinya sedang genting. Bukankah butuh waktu lama untuk mengirimnya?" Tanya Shikaku yang barusaja tiba disana.

"Raikage-sama. Sudah selesai. Kita bisa mengirimkan pada Darui kapan saja!" ucap Mabui yang berada didepan Raikage.

"Mabui menggunakan jutsu teleportasi benda yang bisa mengirimkan benda dengan kecepatan cahaya. Itulah kenapa dia menjadi asisten pribadiku." Kata Raikage.

"tapi, kalau dulu itu milik mereka, tentu mereka tahu cara mengatasinya?" Tanya Tsunade.

"aku punya ide." Kata Shikaku.

"strategi apapun yang kau punya pasti berhasil. Kuserahkan padamu! Lakukan, Mabui." Perintah Raikage.

"Tenso no jutsu!"

'pastikan kau mendapatkannya, Darui.' Batin Mabui.

ZWUSHHH

Benda tersebut langsung menghilang dari hadapan mereka semua.

"kita punya banyak asisten yang hebat bukan, Tsunade?" Tanya Raikage.

"kau benar." Jawab Tsunade.

'semoga kau selamat Jiraiya.' Batin Tsunade.

.

.

.

.

.

.

Naruto dan anggotanya tengah berlari melompati batang-batang pohon, mereka semua sedang menuju markas dimana Kabuto dan Tobi berada disana.

"Naruto-kun!" panggil Hinata.

"ada apa Hinata-chan?" Tanya Naruto tanpa mengalihkan pandangannya kearah belakang.

"di depan kita ada shinobi-shinobi dari berbagai desa dan ikat kepala mereka bertuliskan Shinobi." Jawab Hinata sambil melihat kearah depan dengan mata Byakugannya.

"sepertinya mereka aliansi shinobi yang tengah menuju ke markas kita." Ucap Itachi dengan nada datarnya.

"mereka dalam jumlah lumayan banyak, sepertinya mereka akan menyerang ke markas kita." Kata Karin.

"waktunya bersenang-senang." Ucap Kimimaro dengan seringai diwajahnya.

Tak jauh di depan Naruto dan anggotanya.

Puluhan shinobi-shinobi tengah menuju markas akatsuki.

"dengarkan! Sesampainya kita dimarkas akatsuki, kita langsung bunuh siapa saja yang berada didalam sana dengan satu serangan." Ucap seorang shinobi.

"ya, aku ingin perang ini cepat-cepat berakhir dan pulang kerumah." Ucap shinobi lainnya.

Akan tetapi tiba-tiba muncul hujan disekitar mereka semua.

"hujan?"

"kenapa ada hujan disiang hari seperti ini?"

"jangan-jangan.." tiba-tiba hujan yang barusan berupa air berubah menjadi hujan tombak es yang sangat tajam.

"MUSUH!"

JLEB JLEB JLEB JLEB TRANK

"ARGHHHHHHHHH."

"Arghhhhhhhhhh."

Beberapa shinobi langsung tewas akibat terkena tombak tersebut yang tepat menancap di tubuh dan kepala mereka. Dua shinobi yang melihat itu langsung membuat handseal.

"katon Gokakyo no jutsu." "katon gokakyo no jutsu."

Kedua shinobi tersebut langsung menyemburkan bola api kearah hujan tombak es tersebut.

CRASHHHHH

Hujan es tersebut langsung menghilang terkena dua bola api tersebut. Shinobi-shinobi yang masih tersisa di sana mengedarkan pandangannya kesegala penjuru arah.

"SIAPA KALIAN?!"

"KELUARLAH PENGECUT!"

Tiba-tiba dari berbagai arah muncul shuriken besar yang terbuat dari kertas yang menuju kearah mereka semua.

JLEBB JLEBB JLEBB TRANKK TRANKK

Tiga shinobi tewas seketika saat shuriken-shuriken tersebut berhasil memutuskan kepala mereka hingga terpisah dari tubuhnya.

"KALAU KALIAN BUKAN PENGECUT, KELUARLAH! HADAPI KAMI SEMUA!" teriak salah satu shinobi yang sudah sangat kesal.

"DIATAS!" tunjuk seorang shinobi saat melihat seseorang yang menggunakan jubbah hitam dengan corak awan merah.

"mereka adalah…akatsuki."

"mereka telah mengepung kita, tak ada harapan untuk kabur dari sini. Kita hanya punya satu pilihan bertarung atau kita mati tanpa perlawanan!" ucap salah satu shinobi saat ia melihat akatsuki yang sudah berdiri di atas pohon dan mengelili mereka semua.

TAP TAP TAP

Seseorang dengan jubbah akatsuki berjalan mendekati shinobi-shinobi tersebut.

"nampaknya kalian punya keberanian untuk datang kemarkas akatsuki dengan jumlah sedikit." Ucap Naruto yang sudah berada tak jauh dari hadapan Shinobi disana dengan wajah stoicnya.

"jangan banyak bicara!" teriak salah satu shinobi yang berada dipaling depan sambil melemparkan kunai kearah Naruto.

SYUTTTT

Naruto dengan mudahnya menangkap kunai tersebut, ia menyeringai kearah shinobi yang barusan meleparkan kunai kepadanya.

ZWUSHHH JRASHHHHHHH

"ARGHHHHHHHHHHHHH."

Semua shinobi yang berada disana membelalakan matanya saat Naruto yang tadinya berada didepan mereka, sekarang sudah berada dihadapan orang barusan dengan chakra orange yang menyelimuti tubuhnya. Naruto dengan mudahnya membunuh shinobi tersebut dengan cara memotong lehernya sehingga terpisah dari tubuhnya.

"c-cepat sekali." Gumam seorang shinobi yang berada disana.

Naruto memandang tajam kearah shinobi-shinobi tersebut, seketika beberapa shinobi yang berada disana gemetaran karena takut oleh tatapan Naruto yang tajam.

"k-kita akan mati." Gumam salah satu shinobi yang berada dipaling belakang, Naruto yang mendengar perkataan barusan menoleh kearah belakang dan sedetik kemudian menghilang dari hadapan shinobi-shinobi tersebut.

ZWUSHHH DHUAGHHHH

"arghhhhhhhh."

Lagi-lagi para shinobi yang berada disana kembali dikejutkan oleh kecepatan yang dipunyai Naruto. Shinobi yang barusan ditendang kakinya sehingga langsung terduduk ditanah dan dibelakangnya sudah ada Naruto yang hanya memasang wajah stoicnya.

TAP

Naruto memegang kepala shinobi tersebut, Nampak terlihat tubuh shinobi tersebut bergetar hebat. Shinobi-shinobi yang berada disana lalu melompat kebelakang untuk menjaga jarak terhadap Naruto.

"k-kalian s-semua tolong a-aku." Mohon shinobi tersebut pada shinobi yang tadi bersamanya.

SRENKK

Naruto perlahan mengeluarkan pedang kusanagi miliknya, shinobi yang kepalanya dipegang Naruto langsung pucat dan berkeringat dingin.

"hn menyedihkan sekali. Kalian semua shinobi lemah dan penakut. Kukira kalian punya nyali yang besar karena berani masuk kewilayah musuh. Hanya dengan melihat temanmu di bunuh kau menjadi takut." Ucap Naruto sambil mendekatkan pedang kusanaginya ke leher shinobi tersebut. Shinobi tersebut semakin bergetar hebat saat pedang Naruto mengenai lehernya.

JRASHHHHHHHHHH

"ARGHHHHHHHHHHHHHH."

Shinobi tersebut langsung tewas dengan kepala yang terlepas dari tubuhnya.

BRUKK

Naruto yang tadi memegang kepala shinobi barusan langsung melemparkannya secara asal.

ZWUSHHH

Naruto langsung menghilang dihadan shinobi-shinobi yang masih Nampak syok karena dengan mudahnya Naruto membunuh orang tersebut.

TAP

Naruto muncul di dekat Itachi yang sedang berdiri diatas dahan pohon. Chakra orange yang menyelimuti tubuh Naruto langsung menghilang begitu saja.

"hn bersihkan mereka!" perintah Naruto datar. Semua anggota Naruto langsung mengangguk tanda mengerti. Akatsuki lalu melompat kearah shinobi-shinobi tersebut secara bersamaan.

"SERANG!" teriak salah satu shinobi saat melihat akatsuki yang melompat kearah mereka. Beberapa shinobi disana lalu membuat handseal secara bersamaan.

"Suiton: Teppoudama no Jutsu."

"katon gokakyo no jutsu."

"katon hosenka no jutsu."

"Doton: Doryūsō."

"fuuton: shinku taigyoku."

Jutsu-jutsu tersebut lalu bergerak kearah semua anggota akatsuki yang sedang mengepung mereka. Akatsuki yang melihat itu tidak tingga diam, mereka langsung membuat handseal.

"Mokuton: Jukai Heki."

"Doton: Doryuuheki."

"Suiton: Suijinheki."

"Suna no Tate."

"lava release : lava wall."

BLARRRRRRRRR

Jutsu-jutsu dari shinobi tersebut dapat ditahan oleh akatsuki. Shinobi-shinobi yang berada disana sudah bersiaga karena pandangan mereka terhalang oleh kabut yang baru saja muncul.

"posisi bertahan!" perintah salah satu shinobi pada teman-temannya. Tiba-tiba sesuatu bergerak dengan cepat kearah salah satu shinobi..

"apa itu?!" Tanya shinobi tersebut saat melihat benda putih tersebut yang mengarah kepadanya.

TRANKKK JLEBBBB

"ARGHHHHHHHHH."

Shinobi tersebut dikagetkan saat benda itu adalah tulang yang sangat keras bahkan pedang shinobi yang barusan di gunakan untuk menahan sampai patah dan tulang tersebut menancap di kepala shinobi, dan sedetik kemudian tulang itu langsung bercabang-cabang dan menghancurkan kepala shinobi tersebut.

"sial mereka memanfaatkan kabut ini." Ucap seorang shinobi saat melihat temannya barusan mati.

"awas serangan datang!" kata seorang shinobi tersebut saat melihat dua shuriken yang melesat kearah mereka semua.

TRANK TRANK

Dengan mudahnya salah seorang shinobi menahan kedua shuriken tersebut, akan tetapi tak shinobi tersebut sangka shuriken tersebut sudah di gerakan oleh kawat baja.

JLEB JLEB

"arghhhhhh."

Kedua shuriken yang sudah diatur kawat baja langsung melilit tubuh shinobi tersebut dan kedua shuriken tersebut pas menancap pada kedua lengannya. Perlahan kabut yang tadi menghalangi pandangan mulai menghilang dan shinobi tersebut dapat melihat dengan jelas siapa yang menyerangnya yang tak lain adalah Itachi.

"Katon: Ryūka no Jutsu."

Itachi lalu merambatkan api yang barusan dikeluarkan pada kawat baja yang sudah melilit salah satu tubuh shinobi tersebut. Dengan cepat api tersebut merambat pada shinobi yang sudah terlilit kawat baja dan shinobi itu hanya bisa pasrah karena kedua tangannya sudah tertancap Shuriken yang menancap dengan kuat.

BLARRR

"ARGHHHHHHHH."

Shinobi tersebut mati dengan seluruh badan yang hangus terbakar.

'1,2,3,4…..10. tinggal 10 shinobi lagi.' Batin Utakata.

"hn kita selesaikan." Gumam Utakata sambil melirik kearah Haku yang berada disampingnya. Haku yang mengerti tatapan Utakata langsung mengangguk. Utakata lalu membuat handseal dengan cepat.

"Soap Bubble Slime."

Utakata langsung meniup gelembung dengan jumlah yang lumayan banyak pada kesepuluh shinobi tersebut. Utakata yang melihat gelembung tersebut sudah pas pada posisi musuh langsung menjentikan jarinya.

CTRASH

Dari dalam gelembung tersebut langsung keluar lendir yang sangat lengket yang langsung mengenai kesepuluh shinobi tersebut sehingga mereka tak bisa bergerak. Haku yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Ice element: hail death."

Di sekitar sepuluh shinobi tersebut langsung terjadi hujan salju, dan sedetik kemudian salju-salju tersebut berubah menjadi tombak-tombak es yang sangat tajam dan runcing.

JLEB JLEB JLEB JLEB JLEB JLEB

Kesepuluh shinobi tersebut tewas mengenaskan oleh tombak-tombak es tersebut. Naruto yang sedari tadi melihat pertarungan tersebut menyunggingkan senyumnya walaupun tipis.

'kemampuan mereka semua meningkat dan aku ingin melihat teknik baru Itachi. Sayang sekali dia tidak mengeluarkannya.' Batin Naruto.

"hn kita pergi!"

.

.

.

.

.

.

Ke medan perang di unit pertama Darui.

Darui tengah menanti kedangan benda kohaku no johei sambil sesekali ia membunuh Zetsu putih yang menyerangnya.

JRASHHH

Lalu di belakang Darui muncul benda yang tak lain adalah kohaku no johei. Kinkaku yang tengah bertarung dengan Gamabunta langsung mengalihkan pandangannya saat ia merasakan sesuatu.

'itu adalah kohaku no johei yang dulu pernah aku miliki.' Batin Kinkaku.

"begitu ya..kau berniat menyegelku ke dalamnya." Ucap Kinkaku dengan nada yang marah. Gamabunta hanya diam tak mengerti apa yang dibicarakan oleh Kinkaku barusan.

"apa maksudmu?" Tanya Gamabunta. Kinkaku hanya diam tak menjawab pertanyaan Gamabunta.

'syukurlah ada disini tapi Kinkaku tahu bagaimana benda ini bekerja. Bagaimana aku harus menyegelnya? Markas pasti punya strateginya. Sampai aku tahu apa itu, aku akan melindunginya. Dan ngomong Jiraiya-sama dimana?' batin Darui.

Darui yang tengah asik dengan pikirannya tak menyadari kalau salah satu ekor Kinkaku mengarah kepadanya.

"hei bocah AWAS!" teriak Gambunta. Darui kaget bukan main saat ekor Kinkaku melesat dengan kecepatan tinggi kearahnya.

ZWUSHHH TAP DHUARRRRRRRR

Darui membuka kedua matanya saat seseorang menolongnya dari serangan barusan, ia bisa melihat orang yang menolongnya yang tak lain adalah Jiraiya.

"Jiraiya-sama? Arigato." Ucap Darui sambil membungkukkan badannya dan dikedua tangan Darui sudah ada Kohaku no johei.

Kinkaku menatap tak senang saat Darui tidak terkena serangannya dan disamping Darui sudah ada Jiraiya yang sudah masuk dalam sage mode.

"kuharap kau tidak melupakanku." Ucap Jiraiya.

"tsk!"

Gamabunta yang berada tak jauh dari Kinkaku langsung mengayunkan pedangnya kearah Kinkaku.

BLARRRR

Kinkaku dengan mudahnya menghindari serangan tersebut dengan cara melompat keudara, akan tetapi tak ia sangka di atas sudah ada Jiraiya dan ditangan kanannya sudah ada rasengan yang ukurannya besar.

'saatnya aku gunakan rasengan yang aku kembangkan dengan sage mode' batin Jiraiya.

"Senpō: Ōdama Rasengan."

DHUARRRRRRRRRRRR BLARRRRRR

"ARGHHHHHHHHHHHHHH."

Tubuh Kinkaku langsung terpental kebawah dengan saat rasengan besar tersebut tepat mengenai tubuhnya. Darui yang melihat Kinkaku berada didalam air langsung membuat handseal.

"Kuroi Kaminari."

Petir hitam buatan Darui tersebut langsung merambat kearah Kinkaku dengan cepat.

"ARGHHHHHHHHHHHH."

Tubuh Kinkakupun langsung terkena serangan barusan Darui. Perlahan tubuh Kinkaku semakin kedalam laut.

TAP

Jiraiya berdiri tepat diatas kepala Gamabunta dan pandangannya tak lepas dari tempat Kinkaku. Darui mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal akibat kelelahan karena terlalu banyak menggunakan chakra.

'apa berhasil?' batin Darui.

DHUARRRRRRRRRRRRR

shinobi unit pertama dikagetkan saat tiba-tiba terjadi ledakan besar dari dalam laut.

"BERANINYA KALIAN! AKU AKAN MENCABIK-CABIK TUBUH KALIAN SEMUA!" teriak Kinkaku sambil melesat kearah shinobi unit pertama.

DHUARRRRRRRRRRR

"ARGHHHHHHHH."

"Arghhhhhhhhhhhhhhh."

Tebing yang berada didekat laut terbelah menjadi dua, lalu Kinkaku mengarahkan semua ekornya untuk membunuh shinobi-shinobi yang berada disana.

JLEB JLEB JLEB

Beberapa shinobi mati saat ekor Kinkaku berhasil menusuk tubuh mereka hingga tewas. Air laut yang tadinya tenang menjadi berombak besar akibat ulah Kinkaku. Kinkaku menatap tajam kearah Darui, Jiraiya dan Gamabunta yang jaraknya cukup jauh.

'serangan angin, air dan petir tidak mempan.' Batin Jiraiya.

Darui yang berada diatas kepala Gamabunta sambil memegang Kohaku no johei sedang mengatur nafasnya.

'Darui. Ini Shikaku, dengarkan aku.' Ucap Shikaku pada Darui. Darui yang mendengar itu langsung menutup kedua matanya.

'kau sudah membawa kohaku no johei kan? Agar rencana ini berhasil, formasi Ino-Shika-Cho sangat penting. Tolong bertahan sampai mereka tiba disana.' Ucap Shikaku.

Darui lalu membuka kedua matanya saat Shikaku sudah tak kembali berbicara.

'Ino-Shika-Cho..itu kan..tetapi Shikaku dan Inoichi masih dimarkas. Kita sudah kehilangan banyak orang. Untuk bertahan itu adalah yang sangat berat.' Batin Darui.

"apa yang Shikaku katakana padamu?" Tanya Jiraiya pada Darui. Darui yang tengah asik dengan pikirannya langsung menoleh kearah Jiraiya.

"Shikaku-san bilang kalau kita harus bertahan sampai bala bantuan tiba disini." Jawab Darui. Jiraiya hanya mengangguk tanda mengerti. Darui lalu mengalihkan pandangannya pada Kinkaku, akan tetapi Kinkaku yang tadi berada dihadapannya sudah menghilang.

"Gambunta diatas!" perintah Jiraiya saat melihat Kinkaku dari atas sedang melesat kearah mereka.

Gamabunta lalu mengarahkan pedangnya pada Kinkaku akan tetapi Kinkaku dapat menghindarinya, Kinkaku lalu memanjangkan tangannya berusaha untuk mencabik tubuh Jiraiya tetapi Jiraiya dapat menghindarinya dengan mudah.

"Kawazu Tataki."

DHUAGHHHHHHHH

Tubuh Kinkaku langsung terpental kebelakang saat terkena serangan Jiraiya barusan.

"Gamabunta sekarang!" perintah Jiraiya.

"baik."

"Katon: Gamayu Endan."

Jiraiya dan Gamabunta membuat jutsu kolaborasi dan menciptakan semburan api raksasa yang langsung mengarah kearah Kinkaku yang masih melayang diudara. Kinkaku sedikit membelalakan matanya saat melihat jutsu api yang sangat besar yang menuju kearagnya.

BLARRRRRRRRRRRR

"ARGHHHHHHHHHHH."

Jiraiya, Gamabunta dan Darui langsung mengedarkan pandangannya untuk mencari tubuh Kinkaku.

"terlalu lemah!" ucap Kinkaku. Mereka bertiga dapat melihat tubuh Kinkaku beregenerasi dengan cepat dan membuat tubuh Kinkaku seperti tak terluka sedikitpun.

Kinkaku kembali berlari dengan cepat kearah mereka, tatapan matanya seolah ,mengatakan kalau ia sudah benar-benar marah.

DHUAGHHHHHH

Tiba-tiba datang seorang shinobi yang langsung menghantamkan tinjunya kearah Kinkaku, dan membuat tubuh Kinkaku mundur kebelakang.

"Kitsuchi." Ucap Darui saat melihat orang yang barusan menolongnya adalah Kitsuchi.

"maaf terlambat." Kata Kitsuchi pada Darui.

"Jiraiya, sepertinya bala bantuan sudah datang. Aku pergi!" ucap Gamabunta.

POFF TAP

Gamabuntapun langsung pergi dengan kepulan asap, Jiraiya dan Darui langsung berdiri tak jauh dari Kitsuchi.

"sepertinya bala bantuan sudah tiba!" ucap Jiraiya.

"ya, kau benar Jiraiya-sama." Kata Darui. Lalu didepan Darui, Kitsuchi dan Jiraiya sudah berkumpul shinobi dari unit pertama dan bala bantuan yang baru saja datang.

"ini adalah strategi dari markas! Kita akan menyerang Kinkaku dengan formasi Ino-Shika-Cho. Sampai mereka tiba, kita harus bertahan disini!" perintah Darui.

"baik." Jawab mereka serempak.

Shinobi-shinobi tersebut kembali bertarung melawan musuh, sedangkan Darui, Jiraiya dan Kitsuchi hanya diam menunggu bala bantuan yang tengah kesini.

TAP TAP

Tak berapa lama bala bantuan yang mereka nantikan muncul yang dipimpin oleh Shikamaru, Chouji dan Ino. Kinkaku lalu menatap kearah bala bantuan yang baru tiba tersebut.

"maaf kami terlambat." Ucap Ino.

'hmm jadi dia yah lawan kita.' Batin Shikamaru saat ia melihat Kinkaku.

"lindungi mereka!" perintah Darui.

"lemparkan kunai dan shuriken kalian semua!" perintah Jiraiya.

Para shinobi tersebut langsung melemparkan kunai dan shuriken kearah musuh dengan jumlah yang sangat banyak. Kunai beserta shuriken tersebut mengarah langsung kepada Kinkaku. Kinkaku yang melihat itu langsung melindungi tubuhnya dengan semua ekor miliknya.

"dasar kalian semua bawahan busuk!" geram Kinkaku. Kinkaku yang berniat menyerang dikagetkan saat ia melihat bukan hanya kunai dan shuriken biasa akan tetapi beserta Kunai peledak.

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRR

Ledakan yang cukup besarpun terjadi, semua shinobi memperhatikan dengan seksama kearah ledakan tersebut.

"berhasilkah?" Tanya seorang shinobi.

"dasar kalian semua lemah. Memangnya kalian bisa mengalahkanku? Apalagi de-" nikudan sensha."

Kinkaku cukup terkejut saat seseorang tiba-tiba menyerangnya.

BRUKKK BRUKK

Tubuh Kinkaku terus mundur kebelakang dan menghancurkan batu-batu yang berada dibelakangnya. Kinkaku lalu mencoba membanting ninja tersebut menggunakan kedua tangannya.

DHUAGHHHHHH BYUR

Kinkaku berhasil membanting ninja yang barusan menyerangnya yang tak lain adalah Chouji. Tubuh Choujipun langsung masuk kedalam air. Akan tetapi tiba-tiba tubuh Kinkaku tak bisa digerakan, ia melihat kearah bawah dan ia sudah terkena jutsu milik Shikamaru.

"berhasil!" gumam Shikamaru.

'lagi-lagi trik!' batin Kinkaku.

Kinkaku mencoba memberontak agar bisa lepas dari jutsu Shikamaru tersebut. Shikamaru cukup kewalahan saat Kinkaku semakin memberontak.

'sial kekuatan yang luar biasa.' batin Shikamaru.

CRASHH

Kinkaku akhirnya dapat lepas dari jutsu Shikamaru, lalu ia mengarahkan dua ekornya menuju kearah Shikamaru bermaksud untuk menusuk kepala Shikamaru.

Akan tetapi kedua ekor Kinkaku berhenti tepat didepan wajah Shikamaru. Shikamaru lalu melirik kebelakang, kearah Ino.

"waktu yang tepat, Ino." Ucap Shikamaru sambil tersenyum tipis.

"Darui sekarang!" perintah Jiraiya.

"baik!" ucap Darui sambil membuka tutup kohaku no johei.

"Kinkaku!" kata Darui. Lalu dari dalam hohaku no johei muncul sinar yang berusaha menarik tubuh Kinkaku untuk masuk kedalam.

"KEMBALILAH INO!" teriak Shikamaru saat tubuh Kinkaku hampir tersedot oleh Kohaku no johei dan akhirnya tubuh Kinkakupun masuk kedalam kohaku no johei.

"koin emas dan perak memang bersinar lebih terang dan lebih berharga dibanding koin perunggu. Tapi dengan menggabungkan mereka maka koin perunggu akan sama atau lebih berharga dibanding koin emas. Kau memang emas, tapi kelihatannya kau adalah emas palsu. Maafkan kami mengupas kulit emasmu." Ucap Darui sambil menutup kembali kohaku no johei.

TAP

"ino." Ucap Shikamaru saat melihat tubuh Ino yang berada dipangkuannya membuka kedua matanya.

"Chouji" ucap Shikamaru saat ia ingat kalau Chuouji tadi terkena serangan Kinkaku, akan tetapi rasa khawatir itu hilang saat ia melihat tubuh Chouji sudah berdiri kembali.

"akhirnya kedua orang itu telah tersegel." Ucap Jiraiya.

"apa sekarang anda akan kembali kemarkas, Jiraiya-sama?" Tanya Darui yang berada disampingnya.

"kukira tidak, aku akan tetap disini. Aku tidak bisa diam melihat kelian semua bertarung untuk masa depan dunia." Jawab Jiraiya. Darui hanya menganggukan kepalanya saat mendengar perkataan Jiraiya barusan.

'Kokinjo, sudah disegel bersamaan dengan Ginkaku. Dan satu lagi alat berharga..dimana Bashosen?' batin Darui.

.

.

.

.

.

.

Kankuro bersama para shinobi lainnya tengah mencoba kabur dari para pasukan edo tensei yang mengejar mereka semua.

'sial! Tak ku sangka saat kami semua hampir mendekati markas akatsuki, masih ada edo tensei.' Batin Kankuro.

"Tango! Hubungi markas!" perintah Kankuro pada shinobi yang bernama Tango tersebut. Shinobi tersebut hanya menganggukan kepalanya saja tanda mengerti.

Di belakang mereka yang jaraknya cukup jauh ada 3 edo tensei yang tengah mengejar Kankuro dan yang lainnya.

"mau akatsuki atau Orochimaru, siapapun yang membangkitkanku akan menyesalinya!" ucap Nenek Chiyo.

"aku mencoba untuk focus. Bisakah kau diam, nenek boneka?" ucap Hanzo yang sedikit kesal karena sedari tadi Nenek Chiyo selalu bersuara.

"diamlah kau, dasar orang tua!" balas Nenek Chiyo.

"ini sudah cukup! Kuchiyose No jutsu!" Nenek Chiyo cukup terkejut saat Hanzo menggunakan Kuchiyosenya.

"Ibuse lakukan!" perintah Hanzo pada kuchiyose miliknya yang bernama Ibuse. Ibuse lalu membuka mulutnya lebar-lebar dan sedetik kemudian keluar kabut beracun dari dalam mulutnya.

'kabut beracun!' batin Nenek Chiyo.

Kabut beracun itu melaju dengan cepat kearah shinobi-shinobi yang berada didepannya.

"apa itu?!" Tanya salah satu shinobi saat melihat kabut beracun tersebut.

"ARGHHHHHHHHH." "ARGHHHHHHHHH."

BRUK BRUK BRUK

Satu persatu shinobi tersebut ambruk saat kabut beracun tersebut terhirup oleh mereka semua.

"uhuk..uhuk." Kankuro terbatuk saat kabut tersebut terhirup olehnya. Ia lalu menutup hidungnya aga racun tersebut tidak terhirup lagi.

'dia menggunakan racun karena dia bosan mengejar kita?! Sialan! Harusnya aku tahan dengan racun itu, tapi tubuhku mati rasa. ' batin Kankuro.

BRAK

Kankuro menatap kearah orang yang baru saja datang tak jauh dari hadapannya. Orang tersebut tengah menaiki hewan yang besar.

"aku sudah bosan mengejarmu!" ucap Hanzo sambil melompat kearah Kankuro. Kankuro yang melihat itu hanya bisa diam karena tubuhnya tak bisa digerakan.

ZWUSHHH TRANK

Serangan Hanzo dapat ditahan oleh seseorang yang baru saja datang.

"Hanzo,kah? Aku adalah Mifune, pemimpin dari samurai. Aku ingin menantangmu!"ucap Mifune yang barusan menyelamatkan Kankuro.

TAP TAP TAP

Tak lama kemudian para samurai langsung menghampiri para shinobi yang terkena kabut beracun tersebut.

"maaf kami terlambat!" ucap salah satu samurai pada Kankuro.

"berhati-hatilah, musuh menggunakan racun!" kata Kankuro.

"topeng yang kami gunakan khusus dibuat untuk melawan ninja dan tahan terhadap racun." Jawab salah satu samurai.

"pakai ini!" kata salah satu samurai sambil memberikan topeng kepada salah satu shinobi yang sudah tergeletak di tanah.

"terima kasih!" jawab Shinobi itu dengan nada lemah.

"mereka butuh penawar racun! Bawa semua yang ada disini pada bagian medis segera!" perintah salah satu samurai sambil menggendong salah satu ninja yang Nampak sudah sangat lemah.

"Mifune-sama."

"tak perlu bantuan. Kalau kalian tak ingin terluka, jangan halangi aku!" ucap Mifune.

"jadi kau adalah Mifune. Kenapa kau bekerja sama dengan shinobi? Kau adalah samurai yang setia. Dengan melayani shinobi…bagaimana kau bisa menyebut dirimu samurai?" Tanya Hanzo.

"kami tidak melayani shinobi." Jawab Mifune.

TRANKK

Hanzo dan Mifune langsung melompat kebelakang.

"itu adalah perdamaian." Ucap Mifune.

"perdamaian?!" Tanya Hanzo.

"kami berjanji pada diri kami untuk perdamaian, dan bertindak sesuai dengan pendirian itu!" jawab Mifune.

TAP TAP

Dua edo tensei langsung berdiri disamping Hanzo.

"nenek Chiyo?!" Tanya Kankuro tak percaya saat melihat nenek Chiyo didepannya.

"aku tidak pura-pura mati. Kau mengertikan, Kankuro? Aku dibangkitkan kembali." jawab Nenek Chiyo. Kankuro hanya menganggukan kepala tanda ia mengerti.

"tak perlu memikirkan itu. Hanzo mengendalikan kadal beracun itu! dulu saat aku masih muda, aku pernah bertarung dengannya beberapa kali. Itulah kenapa aku tahu komposisi penawar racunnya. Aku juga tahu kadalnya butuh lima menit untuk menghasilkan dan menyimpan racun." Kata Nenek Chiyo.

"nenek tua itu..mengarang semuanya! Ibuse sekarang mundur!" ucap Hanzo, lalu Ibuse langsung masuk ke dalam tanah.

'walaupun aku dikendalikan, nampaknya aku tidak perlu bertarung dengan mereka sekarang.' Batin Nenek Chiyo.

"aku takkan main-main dengan kelima Negara besar shinobi." Ucap Hanzo sambil berlari kearah Mifune, Mifunepun tak tinggal diam ia lalu berlari kearah Hanzo dengan pedang ditangannya.

TRANK TRANK

"kau lumayan juga untuk orang lemah akan perdamaian dan netralitas." Ucap Hanzo. Mifune langsung menatap tajam kearah Hanzo.

"jangan menatapku seperti itu! dulu aku juga mencari perdamaian..aku ingin menyatukan kelima Negara shinobi menjadi satu dunia shinobi. Tapi aku sadar bahwa hal itu mustahil." Kata Hanzo.

"sadar?" Tanya Mifune.

"bertarung dan bertarung dan bertarung dan yang tersisa pada akhirnya adalah kematian. Berjanji pada dirimu sendiri untuk perdamaian? Hmm kau tahu lebih dari siapapun, apa yang terjadi dengan samurai. Banyak samurai malah menjadi shinobi, dan teknikmu diturunkan pada shinobi." Jawab Hanzo.

"samurai tak lagi dibutuhkan di dunia ini! Mereka tak percaya akan perdamaian, dan hanya terpengaruh oleh uang. Dan peran mereka telah diambil alih oleh ninja yang memegang ninjutsu yang kuat. Para shinobi itu bertarung dan mati tanpa meninggalkan apapun. " kata Hanzo.

"kau salah! Ini bukan masalah hidup atau mati. Aku tak peduli walau harus kehilangan nyawa dalam mencapai perdamaian! Punya pendirian adalah untuk menggerakan seseorang. Berdasarkan jalan hidup samurai, mereka adalah pedang dan mereka tetap hidup dalam ingatan." Ucap Mifune.

"jangan samakan orang dengan pedang! Apa yang bisa kau dapatkan dasi segumpal besi? Sudah cukup dengan omong kosong ini. Aku akan menghabisi kalian semua samurai."

.

.

.

.

.

.

Di markas akatsuki.

TAP TAP TAP

Naruto bersama anggotanya tengah berjalan memasuki markas barunya tersebut.

"Naruto-kun, nampaknya disini hanya ada Kabuto dan orang yang bernama Tobi itu tidak ada." Ucap Karin saat ia hanya merasakan chakra Kabuto di markas ini.

'kemana perginya dia?' batin Naruto.

Naruto bersama anggotanya langsung berhenti saat didepannya ada Kabuto yang tengah memantau medan perang.

"medan perang nampaknya mulai hidup." Ucap Kabuto dengan seringai diwajahnya.

"wah wah wah nampaknya akatsuki sudah siap untuk kemedan perang." Ucap Kabuto sambil berdiri dan membalikan badannya menghadap akatsuki. Naruto hanya memasang wajah stoic saat mendengar basa-basi dari Kabuto.

"hn hentikan basa-basimu Kabuto, kau membuatku jijik. Dimana dia sekarang?" Tanya Naruto.

"seperti biasa kau selalu saja serius dan tidak bisa diajak bercanda, Naruto. apa yang kau maksud Tobi? Nampaknya dia masih punya urusan." Jawab Kabuto sambil membenarkan letak kacamatanya.

'urusan? Apa yang tengah ia rencanakan?' batin Itachi.

"urusan? Disaat seperti ini?" Tanya Konan.

"entahlah, aku juga tak tahu." Jawab Kabuto.

"hn bagaimana keadaan di medan perang?" Tanya Gaara.

"nampaknya pasukan Zetsu sudah banyak memakan korban, akan tetapi tenang saja keadaanya masih seimbang." Jawab Kabuto.

"jadi, kau hanya duduk disini dan memasang batu-batu kecil tersebut?" Tanya Kimimro saat melihat sebuah kertas berbentuk persegi dan diatasnya ada sebuah seperti batu kerikil yang berbentuk oval.

"apa yang kau maksud dengan Kerikil Kimimaro? Itu adalah letak edo tensei yang aku sebarkan di medan perang." Jawab Kabuto.

.

.

.

.

.

Kuil kuno di tengah hutan.

TAP TAP TAP

Sasuke mengangkat kepalanya saat mendengar suara derap langkah yang mendekat kearahnya.

"bagaimana keadanmu Sasuke?" Tanya Tobi.

"hn seperti biasa. kapan perban ini dibuka Tobi?" Tanya balik Sasuke.

"nampaknya kau sudah tak sabar Sasuke." Jawab Tobi.

"yah aku sudah tak sabar ingin segera menggunakan kekuatan baruku ini." Ucap Sasuke sambil menyunggingkan seringai tipis diwajahnya.

'Itachi, nampaknya dendam adikmu padamu sangat besar. Aku bisa memmanfaatkan dendam adikmu tersebut untuk membunuhmu dan mengambil mata Uchiha Shisui yang berada padamu.' Batin Tobi.

"dan aku ingin segera membunuh sampah clan Uchiha, Uchiha Itachi."

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Maaf sebesar-besarnya karena baru update hari ini, author lagi sakit udah 3 hari dan hari inipun author tidak sekolah karena masih sakit. Maaf kalau ceritanya membosankan yah untuk chapter ini.

Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.

Yang penting RnR yah minna.

Tunggu chapter selanjutnya minna.

JAA