Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN MEMBUAT AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU.
Horeeee fanfic ini sudah di atas 1500 reviews, kalau tidak ada kalian pasti tidak akan terjadi. Terima kasih banyak minna.
Dan target ku sekarang menjadikan fanfic ini sebagai fanfic dengan reviews terbanyak yang pernah ada diindonesia.
Do'akan yah minna.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
Minna apa kalian bosan dengan fanfic ku? Reviews 2 chpater terakhir ini menurun cukup drastis. Apa ada yang salah, kalau ada yang salah beritahu author biar fanfic ini banyak lagi yang reviewsnya.
Balasan Reviews :
Madara Rikudou Sennin :
next chapnya keren ! apa nanti tobi mendapatkan shukaku, saiken, dan kurama ? bentar lagi juga terbongkar. Sabar yah hehe.
kukuhpratama048 :
apa juubi entar bangkit! Sepertinya iyah bro.
dqdiky :
senpai makin lama qja update nya. tapi keren kok gk mengecewakan. apa nanti itaci mati pas ngelawan sasuke.. terima kasih atas pujiannya. Kalau soal Itachi bentar lagi akan terungkap hehe.
Neko Twins Kagamine :
apakah sasuke akan berhasil membunuh itachi? Haha kalau soal ini, bentar lagi akan terungkap.
ichinose kyou :
ohh ia,saya penasaran sma jutsu baru'a karin,apa dichap 30 nanti karin akan pake jutsunya? Ada beberapa anggota Naruto yang mempunyai jutsu baru, dan kalau tak salah ada yang menggunakan kekkei genkai. Hehe kemungkinan jutsu-jutsu tersebut di keluarkan saat di medan perang hehe.
samsulae29 :
Pengen tau reaksi Naruto saat tobi menggunakan rinnegan? Hehe sabar bro, bentar lagi.
Komuro Daichi :
jadi kapan nih pertemuan Naruto dan Sakura/Ino ? trus kapan juga sasuke bertarung dengan itachi (semoga itachi tidak mati) dan saat sasuke mengetahui kalau dia hanya dimanfaatkan oleh TOBI ? soal Naruto bertemu dengan Sakura/ino aku masih memikirkannya. Sasuke bertarung dengan Itachi sebentar lagi. Kalau saat Sasuke itu nampaknya masih sedikit lama. Hehe.
ahmadbima27 :
Saran : Sebaiknya Naruto Mempunyai Mata2 Untuk Mematai Si Obito Dan kabuto... mata kedua bagaimana? hehe
Uzumaki 21 :
Mau nanya apa author yang membuat fic Dark Uzumaki Naruto cuma anda doang? Maksud saya, gak dibantu ama yang lain? Smsal d edit Betareader. Yah Cuma aku doang. Tidak ada yang bantu sama sekali. Aku gk tahu apa itu Betareader hehe.
reyvanrifqi :
Thor senpai,rifqi mau nanya thor itachi punya mata shisui dan saya punya usul bahwa mata itachi di gabungkan dengan ms shisui,kan mata shisui ada satu tapi dia punya ms danzo sebelah ms shisui jadi dia bisa ngegunain ems,jadi anggota naruto tidak lemah..dan tolong jangan dibuat mati itachi nya kalobisa dibuat bersatu dengan sasuke untuk membunuh tobi atau kabuto..dah tolong di pertimbangkan.. haha lihat saja nanti di medan perang, Itachi akan membuat kejutan hehe. Terima kasih sarannya yang sangat bagus, pasti akan ku pertimbangkan bro.
Tuxedo Hitam :
Aku lupa, apa itachi puxa EMS ya,.? Belum, masih MS bro mata sharingan Itachi.
.39566 :
Saya penasaran apa jutsu baru karin dan itachi. apakah itachi sudah punya EMS?. Masih belum bro, hehe.
dan tolong jutsu naruto jangan itu itu saja dan tolong naruto memvariasikan rasengan dengan elemen dasar yang lain selain fuuton atau kekkai genkai, masa variasi rasengan cuma rasenshuriken dan dai rasenringu itu udah bosan. Tenang saja bro, nanti di medan tidak cuma jutsu itu saja, hehe. Akan kuusahakan Utakata, Naruto dan Gaara memvariasikan jutsu mereka dengan chakra Bijuu mereka.
dan apakah naruto punya kekkai tota?. semoga tujuan fanfic dengan review terbanyak di indonesia walaupun tujuan anda akan tercapai di beberapa chapter kedepan, oke lanjut. Kekkei Tota nampaknya belum, apa kamu punya ide untuk kekkei Tota Naruto?
uchiha hani namikaze :
Apa nanti sasuke membunuh itachi? Pertarungan Itachi melawan Sasuke nampaknya sebentar lagi hehe, dan nanti akan terbongkar siapa yang akan menang. Jadi sabar yah hehe.
Blukang Blarak :
Ah iya, apa chap depan Naruto dkk akan turun kemedan perang? Trus, apa rencana tobi a.k.a obito sama kayak di canon? Kan sasuke lg sama tobi, apa temen-temennya gak tau atau apa? soal akatsuki chapter ini akan terjawab. Rencana Tobi masih sama yaitu rencana mata bulan. Temen-temen Sasuke tidak tahu, seperti Sakura menyangka Sasuke di unit lain.
ganbatte dark-san! Oke bro.
Nyuga totong :
Jangan lama yah! Oke bro hehe.
Azmi no rinnegan :
Thor,naruto nanti jd rikudo senin ngx? Aku masih belum kepikiran hehe.
trs,naruto bz ngeluarin kuchiyose 5 penjaga gerbang uzhigakure ngx? Aku tidak tahu data mengenai 5 penjaga gerbang Uzhigakure. Hehe.
Romi uzumaki :
Bos buat naruto vs madara bos biar seru moster vs moster EMS vsEMS,,, oke, akan kupikirkan. dan kurang satu Rinnegan Madara vs Rinnegan Naruto. hehe. Thanks sarannya.
kpan naruto maju,,,, di chapter ini akan terjawab.
amaterasu :
nanti siapa dong yang bakal hentikan ET apa itachi atau orang lain? Hehe itu masih rahasia bro.
Uzumaki Karuki :
Apa nanti ada Yota? xD mungkin gak ada ya? Hehe nampaknya tidak ada.
selamet. .9 :
lanjut thor. et nagato kapan muncul? terus kapan obito dan bee kemedan perang? Et nagato masih dalam perjalanan, hehe. Soal Obito dan Bee akan terjawab dichpter ini.
Dark naruto :
apakah nanti killer B akan terjun kemedan perang? Itu pasti bro. hehe.
fahtur D. Dargneel :
apakah nanti itachi mati? Hehe kita lihat saja nanti bro. jadi sabar yah bro.
Dark Uzumaki Naruto :
apakah disini orochimaru masih hidup dan kalau masih hidp orochi akan memihak aliansi apa akatsuki dan kalau memihak aliansi apakah orochi akan mengedo tense para kage dari konoha.. hehe pastinya Orochimaru sudah mati sejak lama, akan tetapi nanti akan terungkap soal Orochimaru hehe.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih.
.
.
.
Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review saja,ok.
.
.
Minna apa kalian bosan dengan fanfic ku? Reviews 2 chpater terakhir ini menurun cukup drastis. Apa ada yang salah, kalau ada yang salah beritahu author biar fanfic ini banyak lagi yang reviewsnya.
.
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 30
.
.
.
.
.
Kuil kuno di tengah hutan.
TAP TAP TAP
Sasuke mengangkat kepalanya saat mendengar suara derap langkah yang mendekat kearahnya.
"bagaimana keadanmu Sasuke?" Tanya Tobi.
"hn seperti biasa. kapan perban ini dibuka Tobi?" Tanya balik Sasuke.
"nampaknya kau sudah tak sabar Sasuke." Jawab Tobi.
"yah aku sudah tak sabar ingin segera menggunakan kekuatan baruku ini." Ucap Sasuke sambil menyunggingkan seringai tipis diwajahnya.
'Itachi, nampaknya dendam adikmu padamu sangat besar. Aku bisa memmanfaatkan dendam adikmu tersebut untuk membunuhmu dan mengambil mata Uchiha Shisui yang berada padamu.' Batin Tobi.
"dan aku ingin segera membunuh sampah clan Uchiha, Uchiha Itachi."
"seperti biasa kau selalu tak sabaran Sasuke." Ucap Tobi sambil berjalan mendekati Sasuke.
"hn aku tak bisa membiarkan Itachi berkeliaran dengan bebasnya, dia harus diberi pelajaran yaitu dengan cara membunuhnya." Kata Sasuke dengan nada dinginnya.
"lakukan sesukamu Sasuke. Tapi kau harus bisa membunuh Itachi." Balas Tobi.
"tsk! Kau meremehkanku. Cepat buka saja perban ini!" Desis Sasuke tidak suka. Tobi lalu dengan perlahan membuka perban yang berada di kepala Sasuke dan tak butuh waktu lama perban tersebut sudah tidak menempel pada kepala Sasuke. Sasuke dengan perlahan membuka kedua matanya, ia mengerjap-ngerjapkan matanya agar terbiasa.
Perlahan mata Sasuke berputar menjadi sharingan tiga tomoe dan lama kelamaan mata Sasuke sudah menjadi mata mangekyo sharingan miliknya.
"ini sangat luar biasa. kekuatan mata baruku ini sudah terasa walau aku baru menggunakannya." Ucap Sasuke sambil menyeringai tipis.
"Sasuke, ada peraturan yang harus kau ketahui saat menggunakan mata mangekyo sharingan." Kata Tobi.
"hn?" Sasuke mengangkat satu alisnya pertanda ia ingin tahu.
"kau tidak boleh menggunakan mata tersebut secara terus menerus, kalau kau menggunakannya secara terus menerus kedua matamu akan kehilangan cahayanya atau dengan kata lain kau akan mengalami kebutaan." Jawab Tobi.
"hn kukira kekuatan baruku ini tidak mempunyai efek samping." Ucap Sasuke dengan wajah stoicnya dan setelah itu kedua mata Sasuke langsung berubah seperti semula.
ZWUSHH
Tobi dan Sasuke langsung menolehkan kepala mereka saat dari dalam tanah muncul seseorang yang tak lain adalah Zetsu Hitam.
"ada berita apa Zetsu?" Tanya Tobi.
"mereka sekarang sudah ada di markas, Tobi. Sebaiknya kau cepat ke markas." Jawab Zetsu Hitam. Sasuke yang mendengar itu mengernyitkan keningnya heran.
'siapa mereka yang orang itu maksud?' batin Sasuke.
"hmm baiklah Zetsu. dan kau Sasuke, jangan sampai gagal." Ucap Tobi. Lalu setelah itu Tobi dan Zetsu langsung menghilang dari hadapan Sasuke. Sasuke langsung mengambil rompi Chuuninya dan langsung memakainya, ia pun tak lupa membawa pedang miliknya.
"sekarang sudah saatnya untuk ke medan perang dan Itachi, aku tunggu kau di medan perang."ucap Sasuke dan setelah itu iapun menghilang dalam kepulan asap.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kembali ke medan perang
Mifune dan Hanzo saling berhadap-hadapan, Hanzo lalu berniat membuat handseal. Mifune yang meihat itu langsung berlari kearah Hanzo.
TRANK
"aku takkan membiarkanmu menggunakan ninjutsu lagi!" ucap Mifune.
"rumor itu benar. Kau benar-benar master pedang. Itulah yang mereka maksud dengan ninjutsu tak berguna menghadapimu. Kau bahkan tak memberiku waktu untuk membuat segel. Dan serangan kedua dengan sabit dan rantaiku meskipun ada yang sudah pernah melihatnya, belum ada yang pernah menangkalnya." Ucap Hanzo sambil terus menahan pedang Mifune dengan senjata miliknya.
"dulu, sebelum aku terkenal, kau dan aku pernah bertarung. Meskipun mungkin kau tak ingat." Kata Mifune.
"benarkah? Lalu kenapa kau tak mati?" Tanya Hanzo.
"kau menangkap pedangku denga sabit dan rantaimu, lalu kau berusaha memotong kepalaku. Tapi ternyata aku selamat. " jawab Mifune. Hanzo yang mendengar itu tampak sedang mengingat-ngingat kejadian dimasa lalu.
"jadi kau samurai itu..kau tidak mati? Kali ini aku akan memastikannya." Kata Hanzo.
"tapi hal itu takkan terjadi, dari serangan pertama itu , aku mengerti kenapa seseorang yang kuat sepertimu bisa mati." Hanzo yang mendengar kata itu hanya bisa diam tak mengerti.
"apa maksudmu?" Tanya Hanzo.
"aku kaget shinobi sebesar dirimu tidak sadar." Jawab Mifune. Hanzo lalu melompat kebelakang, dan setelah itu Mifune dikagetkan saat tiba-tiba Ibuse sudah berada dibawahnya. Ibuse lalu memasukan tubuh Mifune kedalam mulutnya.
"hiruplah racun itu dan mati. Sudah cukup omong kosongmu." Ucap Hanzo saat melihat tubuh Mifune yang sudah masuk kedalam tubuh Ibuse.
JRASHH
"apa?!" Hanzo sedikit tak percaya saat Mifune membelah kepala Ibuse dari dalam, Mifune lalu melompat kearah Hanzo.
"pedang yang terus diasah akan memperoleh kemasyhuran." Ucap Mifune. Hanzo yang melihat itu tak mau kalah, ia lalu melompat kearah Mifune.
TRANKK JRASHH TRAKK
Hanzo hanya diam mematung saat topengnya hancur oleh serangan barusan Mifune dan sabit miliknyapun juga sama patah.
"orang yang bertahan dengan pendirian mereka dan melindunginya menjadi pahlawan yang bisa dikenal sepanjang masa!" ucap Mifune.
"bagaimana? Bagaimana kau bisa mengenaiku kali ini?" Tanya Hanzo yang tidak percaya. Hanzo lalu melirik kebelakang kearah Mifune dan ia bisa melihat pedang Mifune yang tampak seperti sedia kala.
'pedangnya tak ternoda sama sekali. Apa dia benar-benar cepat?' Batin Hanzo.
"kau kehilang pendirian dan berhenti mengasah kemampuanmu. Kemampuan berpedangmu sudah tidak ada taringnya. Pedangmu tumpul, dikotori darah dan berkarat. Pedang yang tumpul itu tak berguna!" ucap Mifune.
BRUKK
Tubuh Hanzopun langsung terduduk ditanah. Mifune lalu memasukan kembali pedangnya dan langsung berdiri membelakangi tubuh Hanzo.
"kau tak mengingatku. Dan kau mungkin juga tak ingat apa yang kau katakan saat akan membiarkanku mati. Akan tetapi kau memberiku obat penawar racun agar aku bisa terus hidup." Ucap Mifune. Hanzo yang baru mengingat kejadian saat itu hanya memandang kosong ke depan.
"kaulah yang berniat mengetesku, apa kau benar-benar meninggalkan pendirianmu?" Tanya Mifune. Hanzo lalu berdiri kembali seperti semula.
"yah, cukup sulit untuk menjelaskan hanya dengan melihat. Ada satu cara untuk mengehentikanku, meskipun aku tak bisa mati." Ucap Hanzo sambil berjalan mendekati sabit miliknya yang sudah terbelah menjadi dua. Ia juga lalu membuka satu persatu baju yang ia kenakan.
"aku yakin sudah pernah menjelaskannya padamu, Mifune. Jadi mundur dan tunggu kesempatan untuk menyegelku. Aku yakin kau.." "Mifune-sama." Potong beberapa Samurai yang baru saja datang.
"aku tak apa-apa. semuanya, mundur denganku dan bersiap menyegelnya!" perintah Mifune.
'sesuai dugaanku. Dia tidak bertahan bukan untuk apapun.' Batin Hanzo.
Mifune bersama para Samurai lalu mundur cukup jauh dari Hanzo.
"kita akan mengawasi dari sini." Ucap Mifune sambil memandang kearah Hanzo.
Hanzo lalu mengambil potongan sabitnya dan ia langsung terduduk ditanah dengan potong sabit ditangan kanannya.
"Mifune…aku..percayakan padamu pendirianku!" ucap Hanzo.
JRASHHH
Hanzo langsung membelah perutnya sendiri dengan potongan sabit tersebut. Lalu setelah itu dari dalam perut Hanzo muncul racun yang sama seperti Ibuse.
"Hanzo takkan pernah bisa diperintah dari seseorang yang bersembunyi di balik kegelapan dan mengendalikan yang lain seperti boneka. Kau mempertaruhkan nyawamu dan mendapatkan pendirianmu kembali. temanku, kau bukan pedang yang tumpul. Segel dia!" perintah Mifune.
"Ya!" setelah itu Hanzopun akhirnya tersegel. Mifune bersama samurai dan shinobi yang berada disana mendekati tubuh Hanzo yang sudah tersegel.
"aku akan menyebarkan kepahlawananmu. Aku sudah menyaksikan sendiri pendirianmu yang tak pernah berubah. Hanzo-sama kau benar-benar hebat!" puji Mifune.
.
.
.
.
.
.
Di markas akatsuki.
"tsk dia menentang perintah dariku." Ucap Kabuto saat melihat benda bulat yang berada di depannya bergetar. Akatsuki yang melihat itu hanya diam memperhatikan.
"aku tak punya pilihan lain selain menghilangkan pikirannya sekarang!" gumam Kabuto. Kabuto lalu membuat sebuah handseal.
'tsk kenapa dia tidak bergerak?' batin Kabuto.
"apa yang sedang terjadi?" Tanya Yamato saat melihat Kabuto yang sedang melakukan sesuatu. Kabuto lalu memegang benda benda bulat kecil tersebut.
"mereka telah menyegelnya." Ucap Kabuto, lalu ia melemparkan benda tersebut secara asal hingga hancur.
TRAKK
"apa maksudmu tentang mereka telah menyegelnya?" Tanya Konan. Kabuto yang merasa pertanyaan tersebut mengarah kepadanya langsung mengalihkan pandangannya kearah akatsuki.
"para edo tensei! edo tensei memang tak bisa dibunuh dan akhirnya para aliansi menyegelnya." Jawab Kabuto.
"hn jadi begitu cara kerjanya." Gumam Gaara.
"nampaknya jumlah shinobi yang kau bangkitkan sudah mulai berkurang, Kabuto." Ucap Yamato.
"kau benar Yamato. Tak ku sangka aliansi tersebut dapat memberi perlawanan." Balas Kabuto.
ZWUSHH TAP
Semua orang yang berada disana lalu menolehkan kepalanya saat seseorang baru saja muncul dengan tiba-tiba.
"nampaknya kalian sudah tak sabar ingin segera ke medan perang." Ucap Tobi sambil berjalan mendekat kearah akatsuki dan Kabuto.
"hentikan basa-basimu itu, Tobi." Kata Hinata yang tak senang senang dengan ucapan Tobi barusan.
"apa urusanmu sudah selesai Tobi?" Tanya Kabuto.
"hn ya." Jawab Kabuto.
"sebenarnya urusan apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Karin dengan nada tinggi. Tobi lalu mendelik tajam kearah Karin.
"ini bukan urusanmu, Karin." jawab Tobi dengan nada yang Nampak marah. sedangkan Naruto sedari tadi memilih diam dan memperhatikan gerak-gerik Tobi.
"bagaimana keadaan di medan perang Kabuto?" Tanya Tobi.
"nampaknya masih terkendali, Tobi." Jawab Kabuto.
ZWUSHH
Serempak semua orang yang berada disana mengalihkan pandangannya kearah seseorang yang baru saja muncul dari dalam tanah.
"Zetsu." gumam Itachi.
"ada apa Zetsu?" Tanya Tobi sambil menatap kearah Zetsu putih yang baru saja muncul tersebut.
"Tobi, ini soal Daimyo. Kita seharusnya menangkapnya sebagai sandera, bukan?" Tanya Zetsu putih pada Tobi.
"apa yang sedang kau rencanakan sebenarnya?" Tanya Yamato.
"Daimyo?" gumam Haku.
"tidak, kita tak perlu Daimyo lagi. Dengan kekuatan yang sekarang, kita semua pasti bisa memenangkan perang ini." Jawab Tobi.
"hn jadi rencana awalmu, kau akan menggunakan Daimyo untuk sandera?" Tanya Gaara.
"kau benar, Gaara. Sebelum kalian belum berpihak padaku, aku memikirkan untuk menangkap Daimyo dan menjadikannya sandera." Jawab Tobi.
"kenapa kau menyuruh Zetsu hitam untuk mencari Daimyo? Sekarang ia sudah sampai di tempat para Daimyo. Zetsu Hitam sedang bertarung dengan Mizukage, dan itu hanya sia-sia?" Tanya Zetsu.
"tidak, para shinobi masih harus melindungi Daimyo atasan mereka. Katakan pada Zetsu hitam untuk melanjutkan gerilyanya. Dengan berhadapan dengan Mizukage, kita bisa memecah kekuatan bertarung musuh. " jawab Tobi. Setelah itu Zetsu putih masuk kembali ke dalam tanah.
'hn jadi begitu yah, dia cukup pintar ternyata.' Batin Naruto.
"Kabuto." Ucap Naruto yang sedari tadi hanya diam tak bersuara. Semua orang yang berada disana langsung mengalihkan pandangannya kearah Naruto dan Kabuto.
"ada apa Naruto?" Tanya Kabuto.
"apa kau membangkitkan seseorang yang mempunyai chakra Kyuubi?" Tanya Naruto sambil menatap tajam kearah Kabuto.
'tsk, bagaimana dia tahu.' Batin Tobi.
"apa maksudmu Naruto?" Tanya Itachi. Nampaknya anggota akatsuki memandang Naruto ingin tahu karena tiba-tiba Naruto menanyakan hal tersebut pada Kabuto.
"seseorang yang mempunyai chakra Kyuubi? Akan ku ingat dulu." Jawab Kabuto sambil mengingat siapa orang yang ia bangkitkan dan mempunyai chakra Kyuubi.
"kenapa Naruto-kun bertanya tentang hal itu secara tiba-tiba?" Tanya Hinata.
"hmm orang yang ku bangkitkan dan mempunyai chakra Kyuubi adalah Kinkaku dan Ginkaku dari desa Kumogakure." Ucap Kabuto yang barusaja ingat.
"bukankah mereka adalah orang yang telah membunuh Hokage kedua?" gumam Yamato.
"ya, mereka berdua yang telah membunuh Hokage kedua, Tobirama Senju. Kenapa kau bertanya seperti itu secara tiba-tiba?" tanya Kabuto.
"hn hanya ingin tahu." Jawab Naruto. Tobi lalu melirik kearah Naruto.
'sebenarnya bagaimana kau tahu kalau Kabuto mengedo tensei mereka berdua? Hmm ternyata masih banyak rahasia yang belum terbongkar dari dalam dirimu Naruto.' batin Tobi.
"tetapi sayangnya mereka berdua telah tersegel oleh aliansi shinobi." Kata Kabuto.
'akhirnya giliranku masuk ke dalam medan perang. Pertama aku akan mengambil bidak itu. akan tetapi aku harus bisa mengelabuhi akatsuki termasuk Naruto yang nampaknya ia masih menyimpan curiga yang besar terhadapku. Aku harus berhati-hati pada mereka semua apalagi terhadap Naruto, Itachi dan Gaara.' Batin Tobi.
TAP TAP TAP
"kau akan pergi kemana,Tobi?" Tanya Mei Terumi saat melihat Tobi yang tiba-tiba melangkah pergi meninggalkan mereka. Langkah Tobi langsung terhenti saat mendengar pertanyaan yang ditujukan kepadanya.
'tsk!' rutuk Tobi dalam hati.
"hn aku akan memeriksa pasukan Zetsu yang tersisa." Jawab Tobi.
ZWUSHH
Mei Terumi yang barusaja akan berbicara kembali, menjadi tak jadi saat Tobi sudah menghilang menggunakan jikkukan Ninjutsu miliknya.
'nampaknya dia sudah mulai curiga terhadap kita semua.'batin Itachi.
.
.
.
.
.
.
Di medan perang tepatnya di unit pertama Darui.
"ninpou shishienjin."
Tubuh Dan Kato yang berada di tengah-tengah diantara 4 shinobi langsung terkurung oleh sebuah penghalang.
BRUK
Tubuh Choza yang sudah mulai kelelahan langsung terduduk ditanah sambil mengatur nafasnya yang sudah memburu.
"kerja bagus! Jika di dalam penghalang ini, edo tensei tak akan berkerja." Ucap Dan Kato sambil tersenyum tipis.
"ya..benar." jawab Choza. Choza kembali berdiri seperti semula dan mengalihkan pandangannya kearah pantai.
TAP TAP TAP
Seseorang berjalan mendekati Choza yang jaraknya cukup jauh. Orang tersebut lalu membuat handseal dengan cepat.
"kuchiyose no jutsu."
Kedua shinobi yang mendengar perkataan barusan langsung membalikan badannya dan mereka berdua melihat shinobi yang menggunakan topeng putih yang tak lain adalah Tobi.
"ka-kau itu.." "tak mungkin."
Kedua shinobi tersebut tampak sangat kaget saat melihat Tobi.
DHUARRRRRR
"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRR."
Semua shinobi yang berada disana langsung mengalihkan pandangannya saat melihat sesuatu muncul dari dalam tanah. Seluruh shinobi dapat melihat dengan jelas patung raksasa yang baru saja muncul dari dalam tanah.
"apa itu?"
"itu lebih besar dari Chouji, walaupun Chouji menggunakan jutsu pembesar. Aku punya perasaan buruk." Ucap Shikamaru kaget saat melihat patung yang sangat besar.
"itu tak hanya besar-" "ayo Choji!" ucapan Darui terpotong oleh perintah Choza kepada Choji.
"tolong urusi Kakuzu dan Hizashi-san! Aku akan mengatasinya." Ucap Choji sambil melompat kearah ayahnya.
"Maju Gedou Mazou!" perintah Tobi.
DHUARR DHUARR
Gedou mazoupun langsung pergi kearah para shinobi didepannya, sedangkan Tobi mengedarkan pandangannya seperti mencari sesuatu dan pandangannya terhenti saat melihat Benihisago dan Kohaku no johei.
'disana ya..' batin Tobi.
"serang!" Tobi mengalihkan pandangannya saat beberapa ninja berusaha menyerangnya menggunakan pedang dan kunai. Dua orang shinobi dari kedua sisi yang berbeda mengayunkan pedangnya secara bersamaan ketubuh Tobi.
"MATI KAU!" teriak kedua shinobi tersebut sambil mengalirkan chakra pada pedang mereka.
SYUTTT JRASHH JRASHH
"ARGHHHHHHHHHHHH."
"ARGHHHHHHHHHHHHHH."
Kedua shinobi tersebut kaget saat serangan mereka menembus tubuh Tobi dan kedua serangan tersebut saling mengenai mereka berdua sehingga tubuh mereka berdua langsung terbelah menjadi dua. Para shinobi yang lain hanya bisa diam saat melihat kejadian barusan.
'kekuatan macam apa itu? dia hanya diam dan kedua shinobi tadi saling serang.' batin salah satu shinobi.
Beberapa shinobi langsung membuat handseal sedangkan sisanya melemparkan shuriken beserta Kunai kearah Tobi.
"Katon Gokakyo no jutsu."
"Katon: Hōsenka no Jutsu."
Semua serangan tersebut langsung mengarah dengan cepat kearah Tobi.
"bodoh." gumam Tobi.
SYUTT DHUARRRRRRRRR
Serangan shinobi tersebut kembali menembus tubuh Tobi sehingga tubuh Tobi tidak terluka sedikitpun.
"APA?! sial! Mungkin dia lemah dalam serangan jarak dekat!" lalu Beberapa shinobi langsung berlari kearah Tobi dengan senjata masing-masing ditangannya. Tobi yang melihat itu berniat mengambil senjata yang berada di punggungnya akan tetapi diurungkan dan ia mengambil pedang shinobi yang tadi tewas karena saling membunuh dengan shinobi lainnya.
'aku tak perlu menghabiskan chakra dengan orang rendahan seperti ini.' Batin Tobi.
SYUTTT
Tobi sedikit kaget saat tiba-tiba seseorang sudah berada di belakangnya sambil mencoba menusuk tubuhnya dari belakang menggunakan pedang miliknya sendiri. Akan tetapi serangan tersebut malah menembus tubuh Tobi sehingga ia sudah berada di depan Tobi dan Tobi yang melihat shinobi barusan hilang keseimbang langsung mengayunkan pedangnya kearah kepala shinobi tersebut.
JRASHHH
"ARGHHHHHHHHHHHHH."
Pedang Tobipun tepat menembus kepala shinobi tersebut hingga tewas seketika. Tobi lalu mencabut kembali pedang yang menancap pada kepala shinobi barusan.
"SIALAN KAU!"
TRANK
Tobi dapat menahan dengan mudah saat seorang shinobi mencoba menebas kepalanya. Shinobi-shinobi yang berada di belakang Tobi langsung melemparkan Kunai kearah Tobi.
SYUTT JLEBB JLEBB JLEBB
Kunai tersebut kembali menembus tubuh Tobi dan akhirnya menancap tepat di tubuh shinobi lainnya.
BRUKK
"Arghhhh."
Shinobi tersebut langsung terduduk ditanah dan berusaha mencabut kunai yang cukup banyak menancap di tubuhnya. Darah segar sudah keluar cukup banyak dari luka tersebut.
JRASHH
"ARGHHHHHHHHH."
Dengan gerakan cepat, Tobi berhasil memotong leher tersebut sehingga kepala shinobi tersebut terpisah dari tubuhnya sendiri. Tobi lalu berlari kearah shinobi-shinobi yang masih tersisa.
'ini terlalu lama kalau hanya 1 per 1 yang menyerangku.' Batin Tobi.
TRANK JRASHH
"Arghhhhhhhhh."
Tobi langsung memotong salah satu lengan shinobi yang berusaha membuat handseal.
TRANKK TRANKK TRANKK TRANKK
Tobi cukup kewalahan saat melawan lima orang yang menyerangnya secara terus menerus.
SYUTTT TRAKK BRAKK JRASHH
"ARGHHHHHHHHHHH."
Tobi mematahkan salah satu lengan shinobi dan langsung membantingkannya ketanah dengan sekuat tenaga. Tak perlu membuang waktu Tobi langsung menusuk kepala Shinobi tersebut hingga tewas.
TRANKK TRANKK TRANK JRASH JRASHH
"arghhhhhh."
Satu persatu shinobi yang sedari tadi menyerangnya mati dengan luka sayatan di tubuhnya.
JRASHHH BRUKK
"ARGHHHHHHHHHHHHH."
Salah satu shinobi langsung terduduk ditanah sambil memegang luka yang panjang serta dalam didadanya. Darah segar tak kunjung berhenti keluar dari luka tersebut.
"cukup sampai disini main-mainnya." Ucap Tobi. Tobi lalu melemparkan pedang tersebut kearah Shinobi yang terduduk ditanah yang berada tak cukup jauh dihadapannya.
SYUTTT JRASHHH BRUKK
"ARGHHHHHHHHHHHHH."
Shinobi itupun tewas dengan pedang yang menancap dikepalanya. Tobi mengalihkan pandangannya saat ia melihat seorang ninja yang tak lain adalah Kitsuchi.
"BERANI-BERANINYA KAU!" KItsuchi langsung melompat kearah Tobi sambil mengepalkan tinju yang sudah dilapisi elemen tanah tersebut.
DHUARRRRR
Kitsuchi menatap tak percaya saat serangannya hanya menembus tubuh Tobi.
'kenapa seranganku hanya menembus orang ini?' batin Kitsuchi.
"maaf, aku tak bisa membuang banyak waktu disini." Ucap Tobi dan setelah itu Tobipun menghilang menggunakan Jikkukan ninjutsunya.
Sedangkan Choza bersama anaknya Choji memandang Gedo Mazo yang sedang berlari kearah mereka berdua. Mereka berdua yang telah menggunakan jutsu pembesar tubuh, menatap tajam kearah Gedo mazo.
"ayah!"
Choza lalu berlari dengan tongkat besar di tangannya menuju kearah Gedo mazo.
DHUAGHHHHHHHHHH
Choza dengan susah payah menahan tangan Gedo Mazo yang berusaha menyerangnya.
"sekarang Choji!" perintah Choza. Choji langsung mengangguk dan berlari kearah Gedo Mazo. Chakra biru langsung muncul pada kepalan tangan kanan Choji.
DHUAGHHHHHHHHH
Tubuh Gedo Mazo mundur beberapa langkah saat terkena pukulan Choji barusan yang membuat tanah disekitar sana bergetar. Akan tetapi tak berapa lama tubuh Gedo mazo langsung berhenti mundur.
'dia menghentikanku?!' batin Choji kaget.
"apa?!" Chozapun Nampak kaget saat tubuh Gedo Mazo hanya diam tak bergerak.
"GHOARRRRRRRRRRRRR."
DHUAGHHHHHHHHHHHH DHUARRRRRRRRR
"arghhhhhhh."
Tubuh Choza dan Choji langsung terpental kebelakang bersama para shinobi yang berada didekat mereka.
"apa yang terjadi disana?!" Tanya seorang shinobi yang melihat kepulan asap tebal menghalangi pandangannya.
Asap tebal yang tadi menghalangi pandangan mulai menghilang dan memperlihatkan shinobi-shinobi yang telah mati.
TAP TAP TAP
Seorang shinobi yang terluka parah kaget bukan main saat didekatnya sudah ada Gedo Mazo. Shinobi tersebut berusaha lari akan tetapi luka yang berada ditubuhnya sangat parah dan membuat shinobi tersebut hanya bisa pasrah.
"MUNDUR!"
"SEMUANYA MUNDUR SAMPAI GARIS PANTAI!"
Para shinobi yang masih selamat langsung pergi menuju garis pantai untuk menyelematkan diri mereka.
TAP TAP BRAK
"ARGHHHHHHHHHH."
Shinobi tadi langsung terinjak oleh kaki Gedo Mazo sehingga tubuhnya hancur. Kitsuchi yang melihat itu langsung membuat handseal.
"doton sando no jutsu."
Lalu dari sisi kanan dan kiri Gedo Mazo muncul dua buah batu besar yang melebihi tubuh Gedo mazo. Dua batu tersebut lalu berusaha menjepit tubuh Gedo Mazo akan tetapi Gedo Mazo tak tinggal diam, ia langsung berusaha menahan kedua batu besar yang berusaha menjepit tubuhnya menggunakan kedua tangannya.
BRAK BRAK
Perlahan kedua batu besar tersebut mulai retak oleh kedua tangan Gedo mazo.
"GOARRRRRRRRRRRR!"
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRR
"ARGHHHHHHHHHHHHH."
"ARGHHHHHHHHHHHHHHH."
Para shinobi yang berada di dekat Gedo Mazo mati seketika saat tiba-tiba muncul kilatan listrik yang sangat besar dari tubuh Gedo Mazo yang langsung mengenai mereka semua.
"apa-apaan itu?!"
"kekuatan yang sangat besar!"
"sungguh kekuatan yang luar bisa."
"menurut informasi dari Temari yang disampaikan saat itu dan segala hal yang kita tahu. Mungkinkah itu…Gedo Mazo." Ucap Shikamaru.
BRAKK
"serangan andalanku tak berarti padanya." Ucap Kitsuchi saat melihat Gedo Mazo yang masih berdiri seperti biasa.
ZWUSHH
Kedua shinobi yang sedang berjaga untuk melindungi Kohaku no johei dan Benihisago dikagetkan saat muncul seseorang yang menggunakan topeng yang tak lain adalah Tobi.
"K-kau!" "mati kau!"
SYUTT
Kedua shinobi tersebut kaget saat kedua serangan mereka menembus tubuh Tobi. Tobi lalu membalikan badannya dan langsung menghantamkan tinjunya pada salah satu shinobi.
DHUAGHHH BRAKK
"arghhhhhhhh."
Salah satu shinobi langsung terkapar di tanah saat terkena pukulan keras dari Tobi. Tobi lalu mengambil pedang yang berada di tangan shinobi yang terkapar di tanah tersebut dan langsung mengayunkan pedang tersebut kepada shinobi yang masih tersisa disana.
JRASHHHH
"ARGHHHHHHHHHH."
Shinobi tersebut dengan mudahnya mati dengan tubuh yang terbelah menjadi dua bagian. Darui yang melihat keributan dibelakang langsung melirik kearah belakang dan ia kaget saat musuh sudah berada dibelakangnya.
'nampaknya orang itu ingin mengambil Kohaku no johei dan Benihisago.' Batin Darui.
TAP
Darui mendarat tak jauh dari hadapan Tobi yang sedang memegang kohaku No johei dan di tangan kanannya sudah membawa Benihisago.
"aku tak akan menyerahkan senjata ninja itu!" ucap Darui.
"aku tak ingin senjata ninja ini. Aku mengincar isinya. Setelah selesai aku akan kembalikan senjata ini. Jika kau memang menginginkannya." Ucap Tobi.
SYUTTTT
Tiba-tiba tubuh Tobi tak bisa digerakan, ia lalu menatap kepada salah satu shinobi yang baru saja datang.
"kau berencana mengambil chakra Kyuubi dari Kinkaku dan Ginkaku, sehingga menempatkan mereka di garis depan. Lalu menunggu kesempatan, untuk mendapatkan mereka kembali. jadi kau bisa menyegel chakra Kyuubi dalam patung itu." ucap shinobi tersebut yang tak lain adalah Shikamaru.
"sepertinya aliansi punya seseorang yang cerdik di antara mereka." Gumam Tobi.
"jadi aku tak salah?" Tanya Shikamaru.
"aku baru ingat kalau kau adalah salah satu mantan teman Naruto dari Konoha. Kau mempunyai otak yang cerdik seperti dia. Kau layak dianggap sebagai seorang musuh." Jawab Tobi sambil memandang tajam kearah Shikamaru.
"itu berarti…kau berusaha mengambil chakra Kyuubi Naruto, akan tetapi kau gagal dan kau mengambil chakra Kyuubi yang berada didalam tubuh Kinkaku dan Ginkaku sebagai alternative." Ucap Shikamaru.
"kau sudah terlalu banyak tahu, dan sepertinya kau harus dibunuh!" kata Tobi.
"jangan bilang kalau.."
"APA?!"
Darui dan Shikamaru sangat kaget saat tiba-tiba di atas mereka sudah ada Gedo Mazo yang sudah siap menyerang mereka.
"sial!"
DHUARRRRRRRRRRRRRRRR
Ledakan besar terjadi saat Gedo Mazo menghantamkan pukulannya kearah Shikamaru.
"Shikamaru!" ucap Ino.
SYUTT TAP
"sepertinya kalian melupakanku." Ucap Jiraiya sambil menurunkan kedua shinobi yang barusan ia selamatkan yang tak lain adalah Shikamaru dan Darui.
"kau menyelamatkanku, Jiraiya-sama. Arigatou." Ucap Shikamaru sambil mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal.
"maaf telah merepotkanmu, Jiraiya-sama." Ucap Darui.
"tak usah dipikirkan Darui. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana cara kita mengalahkan Gedo Mazo?" ucap Jiraiya.
"maaf. Lalu pria topeng tersebut bagaimana?" Tanya Darui.
"dia telah menghilang sambil membawa Kohaku No johei dan Benihisago." Jawab Jiraiya.
"GOARRRRRRRRRRRRRRR."
POFF
Setelah itu Gedo Mazopun menghilang dalam kepulan asap tebal.
"apa mereka mundur?"
"nampaknya iya."
"Darui, Kita harus menghubungi markas."
.
.
.
.
.
.
Di sebuah hutan.
Nampak langit perlahan mulai berganti menjad malam yang bertabur bintang. Di tengah hutan tersebut terlihat patung Gedo dan di atasnya berdiri Tobi yang memandang kearah bulan.
"kalah dalam perang ini bukanlah sebuah pilihan. Keinginan lamaku, rencana tsuki no me harus terwujud. Sudah tak lama lagi.." gumam Tobi.
Di markas akatsuki.
Akatsuki sedari tadi hanya diam memperhatikan Kabuto yang sedang mengatur jalannya perang dengan edo tenseinya.
"nampaknya sudah mulai malam." Ucap Karin.
"hmm kalian semua beristirahatlah. Besok kita akan pergi ke medan perang." Ucap Naruto. anggota akatsuki hanya menganggukan kepalanya dan langsung bubar meninggalkan Kabuto yang masih diam disana.
"peduli apa dengan Kinkaku dan Ginkaku? Mereka hanya menyegel sebagian chakra Kyuubi. Kau hanya membuat kesan terburu-buru tapi aku akan mengikuti rencanamu." Ucap Kabuto.
'Tobi, kalau aku menjadi kau. Aku memilih langsung mengambil Kyuubi langsung dari jinchuurikinya, dari pada mengambil Kinkaku dan Ginkaku. Kau punya Rinnegan dan kau masih tak punya nyali untuk bertarung dengan Naruto. menyedihkan.' batin Kabuto.
"aku akan menyimpan bidakku dulu." Gumam Kabuto sambil mengambil semua bidak yang berada di depannya dan memasukannya ke dalam sebuah kantung.
Di medan perang.
Aliansi shinobi hanya memandang heran saat edo Tensei yang sedang mereka lawan langsung terdiam dan langsung masuk ke dalam peti mati yang tiba-tiba muncul di belakang para edo tensei. Peti mati tersebut langsung menutup dan setelah itu peti mati tersebut menghilang entah kemana.
Para aliansi Shinobi dari semua unit hanya bersiaga saat para edo tensei yang tiba-tiba menghilang entah kemana. Sama dengan unit yang lain, unit ketiga yang dipimpin Hatake Kakashi juga memasang posisi berjaga-jaga saat edo tensei menghilang.
BRUK
Kakashi menoleh kearah belakang dan melihat Sai yang terduduk di tanah sambil mengatur nafasnya yang tersenggal- senggal akibat kelelahan.
"kerja bagus, Sai! Istirahatlah sebisa mungkin!" ucap Kakashi pada Sai.
"Kakashi-san.." "dan medis obati luka shinobi-shinobi yang terluka termasuk Sai." Ucap Kakashi.
Sedangkan di unit lain.
"mereka semua menghilang. Bagaimana ini?" Tanya Kiba.
"sekarang, pasukan ini tanpa adanya kapten. Kita tunggu saja dan menunggu perintah kapten." Ucap Neji.
"untungnya kita punya banyak ninja tipe sensor, kita lindungi daerah ini." Ucap Kiba.
"guk guk."
Di unit Yondaime Kazekage.
"mereka semua pergi. Dan aku juga tak merasakan apapun di pasir. Kita bisa menyebut mereka mundur." Ucap Yondaime Kazekage sambil melirik kearah Onhoki yang berada disampingnya.
"aku pikir mereka tetap akan bergerak dengan edo tensei." Ucap Onhoki.
"yah siapa yang sangka mereka tiba-tiba mundur. Akan tetapi kita harus selalu tetap waspada." Ucap Yondaime Kazekage.
.
.
.
.
Di markas pusat.
"chakra yang sangat besar! Chakra yang besar muncul di dekat pasukan pertama Darui!" ucap seorang shinobi di markas tersebut.
"di pasukan pertama Darui muncul patung manusia raksasa! Patung manusia tersebut dikendalikan oleh.." "oleh siapa?!" potong Raikage yang sudah sangat penasaran.
"seseorang yang menggunakan topeng, kita menyebutnya sebagai Uchiha Madara." Lanjut shinobi tadi.
"jika itu benar, kita harus mengubah strategi kita." Ucap Shikaku.
"akan tetapi.." "akan tetapi apa?!" potong Raikage.
"…patung manusia raksasa tersebut bersama Uchihda Madara langsung menghilang setelah mengambil Kohaku no johei dan Benihisago. Dan saat waktu berganti dengan malam, semua edo tensei tiba-tiba mundur dengan tiba-tiba." Ucap Inoichi.
"kemana mereka semua mundur?!" Tanya Shikaku.
"mereka semua langsung menghilang entah kemana. Bukan hanya di unit pertama, akan tetapi di semua unit." Jawab Inoichi.
"apakah ini sebuah rencana dari musuh?" Tanya Tsunade.
"hmm entahlah. Aku tidak tahu pasti apakah ini perangkap musuh supaya kita lengah atau mereka benar-benar mundur. Akan tetapi semua unit harus selalu bersiap untuk semua kemungkinan. Inoichi perintahkan ke semua unit untuk selalu tetap waspada!" Jawab Shikaku.
"baik."
Inoichi lalu memberi tahu semua unit untuk selalu tetap waspada, setelah selesai ia langsung melepaskan benda yang sedari tadi menempel di kepalanya.
.
.
.
.
.
Di unit Mifune.
TAP TAP TAP
Seorang ninja berjalan mendekati unit yang dipimpin oleh Mifune, salah satu samurai yang melihat itu langsung memasang posisi bertarung.
"berhenti! Siapa disana?" Tanya Samurai tersebut .
"aku teman kalian. Kurotsuchi dari iwagakure dari unit kedua. aku datang untuk berbicara dengan tahanan. " ucap shinobi yang bernama Kurotsuchi tersebut.
tak jauh dari sana, Kankuro bersama satu orang samurai tengah menjaga tahanan yang terkurung di salah satu boneka milik Kankuro yang tak lain adalah Deidara.
TAP TAP TAP
Salah satu samurai datang mendekati samurai yang berada disana.
"sekarang aku yang akan berjaga disini. Kau boleh pergi." Ucap samurai yang baru saja datang tersebut kepada samurai yang sedang berjaga tersebut.
"baik." Setelah itu samurai tersebut langsung pergi meninggalkan Kankuro dan samurai barusan. Kankuro lalu beristirahat di belakang pohon sedangkan samurai tersebut berdiri di dekat boneka yang didalamnya terdapat Deidara. Samurai tersebut jongkok dan mengintip lewat celah untuk bisa melihat ke dalam boneka tersebut.
'sial! Kalau aku seperti ini terus, kapan aku bisa menggunkan seni buatanku. aku harusnya berhati – hati, karena aku rentan pada elemen listrik.' Batin Deidara.
"Deidara..Deidara." ucap samurai tersebut dengan suara yang pelan. Deidara yang mendengar namanya di panggil secara terus menerus merasa jengkel.
"berhenti memanggil namaku seenaknya!" geram Deidara.
"ini aku, Zetsu." ucap samurai tersebut yang tak lain adalah Zetsu.
"Zetsu? apa benar itu kau?" Tanya Deidara.
"hmm benar. Aku akan menolongmu." Jawab Zetsu sambil berdiri dan mengambil salah satu pedang.
"terima kasih dan tolong cepatlah!" ucap Zetsu.
TAP TAP TAP
Zetsu kaget saat dua orang tengah berjalan kearahnya. Ia cepat-cepat memasang posisi seperti biasa.
"jadi Deidara, apa kau masih hidup?" Tanya Kurotsuchi.
"aku telah mati! Suara itu..apa itu kau, Kurotsuchi?" Tanya balik Deidara.
"aku dikirim kemari karena kita dulu berteman, tapi itu berkebalikan dengan situasi sekarang. Aku datang karena aku butuh bantuanmu." Jawab Kurotsuchi.
"hah? Apa maksudmu?" Tanya Deidara.
"dimana Yakushi Kabuto?" Tanya Kurotsuchi.
"memangnya aku tahu? Aku tidak akan memberi tahumu walaupun aku tahu, hmm." Jawab Deidara.
"lihatlah, Kabuto menghidupkanmu kembali dan sekarang menggunakanmu demi kepentingannya sendiri. Kau sudah mati, setidaknya kau kau bisa melupakan masa lalu, dan sedikit kerja sama dengan kami. " ucap Kurotsuchi.
"Kabuto memberiku kesempatan untuk menggunakan seni super hebat."
"lalu kalau begitu dimana Uzumaki Naruto? dia adalah ketua akatsuki dan merupakan orang yang telah mendeklarasikan perang dunia shinobi keempat ini dan merupakan musuh terbesar aliansi shinobi." Ucap Kurotsuchi. Deidara yang mendengar ucapan tersebut hanya diam.
BRUK
"hei Deidara apa kau dengar? Tsk ini tidak membuahkan hasil. Buka ini, aku ingin berbicara dengannya secara langsung." Ucap Kurotsuchi sambil menendang boneka tersebut.
"kau ingin aku membukanya?" Tanya Zetsu yang menyamar jadi samurai pada samurai yang berada di depannya.
"hei!"
"gunung." Ucap samurai tersebut.
"hah?"
"gunung." Samurai tersebut kembali mengulang kata tersebut.
"tempat yang tinggi?"
JRASHHHH
"arghhhhhhhh."
Samurai tersebut langsung menebas tubuh Zetsu yang menyamar jadi samurai tersebut.
"kalau kau bagian dari kami, kau pasti akan tahu." Ucap samurai tersebut.
"samurai sialan!"
BRUKK
Setelah itu lalu muncul beberapa Zetsu yang mengelilingi Kurotsuchi dan samurai tadi. Kankuro yang mendengar keributan langsung melihat kearah sumber suara.
"musuh?!" gumam Kankuro.
"berhati-hatilah! Mereka akan menyerap chakra kalian!" ucap samurai yang baru saja datang.
Mifune yang mendengar suara keributan langsung berlari kearah sumber keributan tersebut bersama salah seorang samurai.
DHUARRRRRRRR
Langkah Mifune langsung terhenti saat di depannya terjadi ledakan, dalam kepulan asap ia bisa melihat seseorang dengan rambut pirang tengah berdiri.
"seni adalah ledakan. Zetsu kita pergi!" Deidara bersama beberapa Zetsu langsung pergi dari tempat tersebut.
"jangan biarkan dia pergi!" ucap Kankuro sambil berlari mengejar Deidara. Lalu para samurai langsung berlari mengejar Deidara beserta Zetsu.
"aku butuh tanah liat." Ucap Deidara.
"baiklah. Aku akan menunjukan dimana tempatnya." Ucap Zetsu.
JRASHH JRASHH JRASHH
Satu persatu Zetsu putih yang mencoba menghalangi para samurai langsung terbunuh.
"itu dia!" ucap salah satu samurai saat melihat Deidara berdiri sendiri. Para samurai yang dipimpin oleh Mifune langsung berlari kearah Deidara.
"dia harus dilumpuhkan dengan elemen raiton. Apa disini ada pengguna raiton?" Tanya Kankuro.
"aku bisa menggunakan raiton." Ucap salah satu shinobi yang berada disana. Kankuro yang mendengarnya hanya mengangguk. Lalu shinobi tersebut langsung membuat handseal.
"raiton : jibashi." Shinobi tersebut lalu mengalirkan chakra raiton pada kunai yang berada ditangannya.
Deidara yang melihat banyak samurai dan shinobi yang berlari kearahnya langsung menyeringai.
"apa yang ak-" "di bawah kita!" "ranjau!" semua lompat!"
"KATSU!"
DHUARRRR DHUARRR DHUARRR DHUARR
Deidara hanya tersenyum puas saat melihat ledakan-ledakan didepannya.
"kau tidak bisa menghentikanku!" ucap Deidara sambil membalikan badannya dan langsung pergi bersama Zetsu.
BRUK
Samurai dan shinobi yang terkena ledakan Deidara tadi langsung berdiri kembali. dan beberapa samurai tewas terkena ledakan tadi.
"sialan, Deidara."
"kita butuh rencana!"
Deidara dan Zetsu masih terus berlari saat para samurai kembali mengejar mereka berdua.
"Sial mereka sudah dekat!" rutuk Deidara.
"Deidara se-"
JRASHHHH
Zetsu seketika tewas dengan tubuh yang terbelah dua oleh salah satu samurai.
"brengsek. Akan ku bunuh kalian semua!" ucap Deidara sambil melemparkan beberapa tanah liat yang sudah di bentuk menjadi laba-laba kearah Mifune.
JRASH JRASH JRASH
"katsu!" Deidara menatap pada tanah liat yang barusan di lemparkannya pada Mifune tidak meledak.
"tidak meledak?!" gumam Deidara. Mifune lalu berlari kearah Deidara.
JRASHHH
Salah satu shinobi langsung menusukan pedangnya pada Deidara tepat dari belakang.
"pedang itu tidak akan menghentikan seniku!" ucap Deidara. Lalu setelah itu tubuh Deidara perlahan membesar setelah memakan tanah liat.
JRASHH
Akan tetapi tubuh Deidara kembali seperti semula saat pedang shinobi tersebut mengeluarkan chakra Raiton.
"sialan! Ternyata kau adalah pengguna Raiton." Geram Deidara.
POFF
Kankuro lalu mengeluarkan kembali boneka yang sama seperti tadi tempat Deidara di kurung.
"sial! Lepaskan aku!" geram Deidara saat tubuhnya dimasukan ke dalam boneka tersebut.
'tsk sialan!' rutuk Deidara kesal dalam hati.
.
.
.
.
.
Perlahan matahari mulai menunjukan dirinya, sinar matahari lalu mulai menyinari semua yang ada dibumi.
"malam akhirnya berakhir." Ucap Tobi dengan senyum tipis dibalik topengnya. Dan di hadapannya sudah ada beberapa shinobi yang telah dibangkitkan kembali dengan edo tensei yang tak lain adalah para Jinchuuriki.
'aku harus memenangkan perang ini dan membuat dunia yang baru. Aku tak akan kalah sekarang.' Batin Tobi.
.
.
.
.
.
Di markas akatsuki.
Naruto membuka kedua matanya saat ia mendengar beberapa orang di depannya sedang berbicara. Ia lalu berdiri dan berjalan mendekati anggota akatsuki yang sudah bangun terlebih dahulu.
"nampaknya kau sudah mulai sibuk kembali, Kabuto." Ucap Naruto dengan nada datarnya saat melihat Kabuto yang sudah duduk disana sambil memegang bidaknya. Kabuto lalu menoleh kearah Naruto.
"seperti inilah pekerjaanku sekarang selama perang dunia shinobi keempat masih belum selesai, Naruto." kata Kabuto.
"Kabuto, apa kau membangkitkan para Hokage?" Tanya Yamato.
"tidak. Mereka tidak bisa dibangkitkan karena jiwa hokage satu sampai empat telah tersegel oleh dewa kematian." Jawab Kabuto.
"hn bagaimana keadaan di medan perang sekarang, Kabuto?" Tanya Itachi.
"seperti biasa, Itachi. Dan nampaknya kita telah kehilangan setengah dari pasukan." Jawab Kabuto.
"hn, sudah saatnya untuk kita masuk ke medan perang." ucap Naruto. semua anggota akatsuki hanya menganggukan kepalanya.
"sudah lama aku tidak membunuh orang dengan jumlah yang banyak." Ucap Kimimaro.
"kita pergi!"
ZWUSHHH
Naruto dan anggota akatsuki langsung menghilang menggunakan shunsin mereka masing-masing meninggalkan Kabuto yang masih berada disana.
"sang dewa shinobi baru telah tiba, keadaan akan langsung berbalik." Ucap Kabuto sambil menyeringai.
.
.
.
.
.
Di perjalanan menuju ke medan perang, Nampak akatsuki tak banyak bicara seperti biasanya. Mereka semua asik dengan pikiran masing-masing.
"Kimimaro." Ucap Naruto dengan nada datarnya seperti biasa.
"hn ada apa Naruto?" Tanya Kimimaro.
"sebaiknya kau berhati-hati nanti di medan perang, dari semua anggota akatsuki kau yang paling antusias untuk segera ke medan perang. Aku tak ingin salah satu dari kalian terluka parah atau yang lebih buruk lagi adalah mati di medan perang." Ucap Naruto.
"baik Naruto. aku akan berhati-hati." Jawab Kimimaro sambil menganggukan kepalanya.
"hmm sebentar lagi kita akan ke sampai di medan perang. Siapkan diri kalian, agar kita bisa memenangkan perang ini." Ucap Naruto.
.
.
.
.
.
Di markas pusat.
Shikaku sedari tadi tampak sibuk sedang memikirkan rencana baru.
"aku mendeteksi musuh baru! Berasal dari unit kecil yang di dalamnya hanya ada 12 orang, akan tetapi diantara mereka ada yang mempunyai chakra yang tidak biasa..salah satunya…Uzumaki Naruto!" ucap seorang shinobi intel yang merasakan musuh baru yang tak lain adalah akatsuki yang sedang bergerak kearah medan perang.
"APA?!"
"Naruto memimpin unit tersebut." Ucap shinobi tadi.
"tak salah lagi itu pasti akatsuki!" gumam Shikaku.
"bisakah kau deteksi siapa saja mereka?" Tanya Raikage.
"chakra ini..jinchuuriki Ichibi, anak dari Yondaime Kazekage, Sabaku no Gaara. Jinchuuriki Rokubi, Utakata." Jawab shinobi tersebut.
"mereka semua jinchuuriki?"
"tidak..disana juga ada Uchiha Itachi. Dan..Mei Terumi dari desa Kirigakure, teman baik Ao-sama."
"tidak ku sangka Naruto mempunyai anggota seperti itu." ucap Shikaku.
"sial! Akatsuki sudah memasuki medan perang. Tak ku sangka akan secepat ini Akatsuki memasuki medan perang." Geram Raikage.
"nampaknya aku harus segera ke medan perang, Yo." Ucap Killer Bee.
"Bee?"
"akatsuki sudah masuk ke medan perang, aku sekarang harus segera kesana Yo. Bakayaro konoyaro." Kata Killer Bee.
"tapi kalau kau pergi sekarang, kau akan mati Bee!" ucap Raikage.
"aku tahu, musuh mempunyai kekuatan yang hebat. Akan tetapi jangan remehkan kekuatan Killer Bee, Bakayaro Konoyaro. Kita harus melawan mereka semua, dan mungkin aku bisa membantu aliansi shinobi dengan kekuatanku." Ucap Killer Bee.
"Bee benar. Dia takkan mati dengan mudahnya oleh musuh. Apalagi dia sudah bisa mengendalikan Hachibi seutuhnya dan kekuatannya sudah tak terbantahkan lagi." Tambah Shikaku.
"sudahlah Raikage, biarkan dia pergi." Ucap Hokage.
"sekuat apapun seorang jinchuuriki pasti akan mati oleh akatsuki!" geram Raikage sambil menatap tajam kearah Killer Bee. Killer Bee yang sudah berada di depan pintu dan mendengar perkataan Raikage langsung membalikan badannya menghadap kearah Raikage.
"aku bisa memastikannya, sedari dulu kau selalu menganggap ku selalu di bawah dirimu dan seolah-olah aku adalah ninja yang tidak mempunyai kekuatan. Mari kita buktikan sekarang." Ucap Killer Bee tanpa menggunakan nada Rap miliknya. Lalu seketika tubuh Raikage langsung diselumuti chakra Raiton, semua shinobi yang berada disana memandang dengan tatapan khawatir tempat ini akan hancur saat mereka berdua bertarung.
"Raikage, Hentikan!"
"Raikage-sama, hentikan! Kau sedang di dalam ruangan!"
"lariatku dengan lariatmu, mari lihat siapa yang lebih kuat." Ucap Raikage sambil berlari kearah Killer Bee. Killer Beepun sama berlari kearah Raikage.
"lariat" "lariat"
DHUAGHHHHHHHHHHHH BRAKKK
Tubuh Raikage seketika langsung menghantam tembok yang berada dibelakangnya.
"lihat, sekarang kekuatanku sudah melebihi dirimu brother. Akhirnya aku bisa melebihi dirimu." Ucap Killer Bee.
POFF
Killer Beepun langsung menghilang dalam kepulan asap. Raikage lalu berdiri kembali dan berjalan kearah kursinya tadi.
"dia pasti bisa menjaga dirinya sendiri Raikage." Ucap Tsunade.
.
.
.
.
TAP TAP TAP
Naruto dan Anggota akatsuki berlari menuju ke medan perang.
"Naruto-kun!" ucap Hinata dan Karin secara bersamaan.
"hn?"
"di depan kita ada unit kecil yang tampaknya mereka semua menuju ke medan perang, Naruto-kun." Ucap Hinata dengan mata byakugannya yang sudah aktif.
"mereka cukup banyak, sepertinya mereka adalah bala bantuan." Ucap Karin saat merasakan chakra shinobi tersebut.
"hn kita habisi mereka semua." Ucap Naruto.
"musuh pertama di medan perang." Gumam Gaara.
Tak cukup jauh di depan Naruto dan anggotanya, bala bantuan yang dikirim untuk menuju ke unit pertama yang dipimpin oleh Darui. Tiba-tiba ninja sensor merasakan ada beberapa shinobi yang tengah mengikuti mereka.
'siapa mereka? Dan beberapa orang dari mereka mempunyai chakra yang luar biasa…ini tak mungkin..pasti mereka adalah musuh. Tetapi kenapa markas tidak memberi tahu kalau di belakang kita adalah musuh?' Batin shinobi tersebut.
"kalian semua berhati-hatilah, di belakang ada beberapa shinobi yang mengikuti kita." Ucap shinobi tersebut.
"mungkin mereka-" "musuh!" potong salah satu shinobi saat melihat akatsuki di depannya.
"a-akat..suki." ucap beberapa shinobi yang Nampak kaget melihat kedatangan akatsuki.
"kalian semua bersiap-siaplah untuk pertempuran!" perintah ketua unit bala bantuan tersebut. Serempak shinobi-shinobi di unit bala bantuan tersebut memasang posisi bertarung.
"SERANG!"
Shinobi-shinobi tersebut langsung berlari kearah Naruto dan anggotanya yang tengah berdiri sambil melihat kearah mereka semua.
"hn lakukan!" perintah Naruto dengan nada datarnya. Lalu semua anggota Naruto berlari kearah shinobi-shinobi tersebut. Haku langsung membuat handseal.
"ice elements: a thousand spears of ice."
DHUARRRRRRRRRRRRR
"ARGGHHHHHHHHHH."
"ARGHHHHHHHHHHHHHH."
"hn pembukaan yang cukup bagus, Haku." Ucap Karin. Lalu anggota akatsuki yang lainnya langsung membuat handseal.
"Kami tori."
"Fire Release: Dragon Fire."
"Wood Release : hundreds of thorns wood."
"Shōton: Shuriken Ranbu."
"flowers elements: a thousand spears of flowers."
"Fūton: Daitoppa."
"Kibakuhō."
"Sendan Teshi."
"Yoton: Shakugaryugan No Jutsu."
Jutsu-jutsu tersebut lalu melesat kearah para shinobi yang sedang berlari kearah mereka. Shinobi-shinobi tersebut tampak kaget saat melihat serangan yang begitu banyak kearah mereka, beberapa shinobi lalu membuat handseal.
"Suiton: Suijinheki." "Suiton: Suijinheki."
"Doton: Doryuuheki." "Doton: Doryuuheki."
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"ARGHHHHHHHHHHHHHHH."
"ARGHHHHHHHHHHHHHHHH."
"Arghhhhhhhhhhhhhhhhhhh."
Ledakan besarpun terjadi. serangan akatsuki berhasil menghancurkan dinding yang dibuat oleh beberapa shinobi, dan serangan tersebut langsung menghantam tubuh shinobi-shinobi tersebut. Shinobi-shinobi dari unit kecil tersebut tewas seketika oleh serangan barusan. Naruto dengan mata sharingan yang sudah aktif melihat kearah shinobi-shinobi tersebut, dan ia melihat beberapa shinobi masih hidup.
"tak kusangka masih ada yang dapat selamat dari serangan barusan." ucap Guren.
"tsk! Kami tak akan mati dengan semudah yang kau kira, brengsek." Ucap ketua unit bala bantuan tersebut dengan luka yang cukup parah di tubuhnya. Dan di depannya masih tersisa 4 shinobi yang masih hidup walaupun luka yang mereka terima sudah parah.
"sialan!" geram shinobi tersebut saat melihat shinobi-shinobi di depannya yang mati secara mengenaskan.
ZWUSHHH DHUAGHHHH BRUKK
shinobi tersebut membelalakan matanya saat di belakangnya tiba-tiba muncul salah satu dari akatsuki. Shinobi itu langsung terduduk di tanah saat orang tersebut menghantakam pukulannya.
'c-cepat sekali dia.' Batin shinobi tersebut.
"hn asal kau tahu, aku tidak suka orang lemah sepertimu masih banyak bicara." Gumam Naruto dengan nada datarnya. Ia lalu mengeluarkan pedang miliknya, sedangkan shinobi tersebut wajahnya langsung memucat.
'i-ini t-tak mungkin…dia Uzumaki Naruto, ketua akatsuki. Ternyata rumor itu benar kalau kecepan sang ketua akatsuki itu bisa setara atau lebih dari si kuning kilat dari Konoha.' Batin shinobi tersebut.
JLEBBBBBB
"ARGHHHHHHHHHHHHHHH."
Naruto menusukan pedang miliknya tepat di belakang dan menembus dada orang tersebut hingga tewas. Sedangkan 4 shinobi yang melihat itu menatap tak percaya. Naruto langsung mencabut kembali pedang miliknya yang menancap pada shinobi yang baru saja tewas olehnya.
Naruto lalu menatap kearah 4 shinobi tadi, mata Naruto beputar dengan cepat dan akhirnya menjadi Rinnegan.
"shurado."
Naruto menembakan beberapa rudal dan misil kearah 4 shinobi tersebut, keempat shinobi yang melihat itu langsung mencoba membuat handseal.
DHUARRRRRRR
"ARGHHHHHHHHHHHHH."
"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Shinobi-shinobi itupun mati seketika, mata Naruto lalu berputar kembali seperti semula.
"kita pergi!" perintah Naruto pada anggotanya. Mereka semua langsung pergi melanjutkan perjalanan ke medan perang.
Tak berapa lama dari batang pohon muncul Zetsu putih yang sedari tadi memperhatikan pertarungan Naruto.
"aku harus memberi tahu pada Tobi kalau akatsuki sudah mulai masuk kemedan perang." Ucap Zetsu sambil masuk kembali pada pohon tersebut.
.
.
.
.
.
.
Di sebuah desa kecil.
Nampak seorang ninja dari desa konoha tengah berjalan melewati desa kecil tersebut. Ninja konoha yang tak lain adalah Sasuke memasang wajah stoicnya saat dari beberapa rumah ada yang tengah memperhatikannya dengan pandangan tajam.
'desa ini sangat sepi sekali, tak ada yang keluar rumah.' Batin Sasuke.
ZWUSH TAP
Beberapa orang dengan senjata ditangan mereka muncul secara tiba-tiba dihadapan Sasuke. Sasuke langsung berhenti berjalan dan memandang datar kearah orang-orang tersebut.
"serahkan semua barang yang kau punya! Sekarang!" teriak seseorang yang nampaknya ketua dari orang-orang tersebut.
"hn." Gumam Sasuke.
"nampaknya kau ingin mati bocah! Serahkan barang-barangmu atau kau akan mat bocah! SEKARANG!" teriak orang tadi yang memegang pedang besar ditangannya.
ZWUSHHH JRASHHH
"ARGHHHHHHHHHHH."
Semua orang yang berada disana menatap tak percaya saat ketua mereka mati dengan kepala yang terpisah dari tubuhnya.
TAP
Semua orang yang berada disana lalu menatap kearah Sasuke yang sudah berada dibelakang mereka dengan pandangan yang sulit diartikan.
'dia cepat.' Batin orang tersebut.
"hn dasar lemah!" gumam Sasuke sambil memasukan kembali pedangnya. Ia lalu berjalan meninggalkan desa kecil tersebut dengan wajah stoicnya.
'Itachi Uchiha….dengan kekuatanku sekarang, akan ku pastikan kau mati ditanganku.' Batin Sasuke.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
Minna apa kalian bosan dengan fanfic ku? Reviews 2 chpater terakhir ini menurun. Apa ada yang salah, kalau ada yang salah beritahu author biar fanfic ini banyak lagi yang reviewsnya.
Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.
Yang penting RnR yah minna.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
JAA
