Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH YANG SUDAH ME REVIEWS FANFIC INI DAN MEMBUAT AKU JADI SEMANGAT MENULIS FANFIC INI,ARIGATOU KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN KEPADA KU.

Horeeee fanfic ini sudah di atas 2500 reviews, kalau tidak ada kalian pasti tidak akan terjadi. Terima kasih banyak minna.

Targetku sekarang adalah menjadikan fic ini mempunyai reviews diatas 3000.

Do'akan yah minna.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

Balasan Reviews :

kukuhpratama048 :

ap naruto entar bertemu dgn rikodo sennin, Author? Author sedang memikirkannya hehe.

Dark Namikaze Ryu :

Kapan naruto menggunakan kekuatan penuh nya apa saat puncak PDS 4? dan kapan naruto bertarung melawan obito dan madara? dan fict ini kayaknya ga bakalan tamat di chap 40 ya soalnya pertarungan itachi dan sasuke melawan kabuto aja belum dan juga puncak PDS 4 juga belum? dan untuk bentuk doujutsu naruto seperti apa? oke lanjutkan…saat benar-benar puncaknya PDS4. Bertarung Obito mungkin masih belum, kalau Madara di chapter ini ada sedikit. Yah itu juga baru kemungkinan tamatnya di chapter 40, tapi semuanya masih bisa berubah. Bentuk doujutsu Naruto yah nanti juga akan Naruto tunjukan hehe..

samsulae29 :

Apa chapter depan Naruto vz Nagato? Prediksi yang bagus, bung. Hehe. Prediksimu tepat sekali.

Ryouta Kyou chapter 34 . Apr 20

akhirnya updet jga...,bro'-chan chapter dpan naruto vs nagato kan? Yap,benar hehe.

YamiNoMadara226 :

Halo..senpai apakah nanti kakashi akan mengungkap rahasia jikukan tobi/obito ? And klau di canon kan naruto brsama hachibi yang melawan 6 bijuu disini siapa ? And kunjungin fic. Saya Ems no Naruto..kemungkinan iya, Kakashi akan mengungkap rahasia jikukan Tobi. Kalau di fic ini kayaknya tidak ada. Oke akan saya kunjungi.

yudhabooyz :

apa kyuciyose naruto. kok ngak keluar? Kuchiyose Naruto seperti anjing berkepala dua, burung dll. Author masih belum mengeluarkannya saja hehe dalam perang ini.

m. :

apa itu orochimaru? Yang manakah bro?

Naminamifrid :

Apa Sasuke akan memaafkan Itachi? Soal itu, akan terjawab dichapter ini.

Apa Naruto akan gabung dengan pihak aliansi? Kalau tentang ini akan terjawab beberapa chapter kedepannya, apa Naruto akan beraliansi atau tidak.

Hayati Azkiya :

lanjut terus, mau nanya, anggota akatsuki siapa aja ya? lupa soalnya :D….hehe dasar, Utakata, Haku, Hinata, Karin, Kimimaro, Gaara, Guren, Naruto, Itachi, Yamato, Mei Terumi, Konan.

rikkudo sama :

thor lanjutkan. bikin semua reders jadi tambah penasaran lagi thor. apa dicap depan sasuke tau kebenaran tentang pembantaian clan uchiha. dan apakh sasuke sadar dari kebodohan balas dendanm.? apa orochimaru disini bangkit lagi.? Ya di chap ini Sasuke akan tahu kebenaran tentang pembantaian clan Uchiha. Soal sadar apa tidak akan terjawab disini. Soal Orochimaru akan dibahas di chapter depan atau beberapa chapter lagi hehe.

laode senju :

wah, kok bru kali in lama bnget updatenya yah, tap nggak apalah yang penting udah update hehehe.

Oh ya thor, aku mau nany apakah juubi akan muncul ? sepertinya akan tetapi masih belum sempurna.

antoni yamada :

dark san saya penasaran dengan dua orang itu

kalau boleh tau siapa mereka! Di chapter depan atau depannya lagi akan terungkap dua orang misterius itu, hehe. Jadi sabar yah bro.

Namikaze miato :

Tentang doujutsu naruto setidaknya chapter brp bangkitnya? Kalau ditanya chapter berapa, author juga masih belum pasti. Tapi tentunya akan keluar saat puncak PDS 4.

kun-cici naru :

Umur ya...apa mereka dari masa depan? Ya bukanlah, aku kasih sedikit gambaran . mereka berdua adalah shinobi yang hebat.

yami uzumaki :

apa naruto akan melawan madara,,,,,,,,,,? Tentu saja, bos.

Okta :

Horeee Kirain udh gamau lanjutin Fanfic legend ini. Mw anya dong…kalau tidak dilanjut pasti kalian akan sakit hati karena udah lama-lama ngikutin cerita dari chapter 1 eh malah hiatus.

Sasuke bakal mati gk? Klo gamati dia msk Akatsuki ya kyk diconan…di chapter ini akan terjawab kok.

Guest :

Apakah 2 orng mistrius itu adlah,,,Hasirama(hokage ke 1) dan Tobirama(hokage ke 2)..!? masih salah, akan terjawab kemungkinan chapter depan atau beberapa chapter lagi hehe.

Azmi no rinnegan :

Thor. Pa saran ku tentang doujutsu naruto yg kemarin, bz di pakai. Kalo ngx bz y suda, ni thor. Buat lah salah satu anggota akatsuki mati/sekarat. Dan kaya nya sih yg pantas mati/sekarat sih konan. Kan akatsuki pgn ngelawan nagato,…kemungkinan bisa di pakai bos, terima kasih selalu memberiku saran yang bagus. arigatou

Dark Menma :

apakah nanti naruto akan bertarung melawan nagato,,,? Yap, benar sekali.

Dark syamryady :

Aku mau nanya nih, kelompok mana yang akan memenangkan perang ini? Haha pertanyaan ini menyangkut akhir cerita, hehe jadi masih rahasia bro.

selamet. .9 :

tetap lanjutin thor! ohya, kapan jiraiyanya muncul lagi, dan jutsu apa yang akan digunakan itachi untuk mengalahkan kabuto? jutsu baru atau izanami…nanti juga muncul kakek Jiraiyanya, hehe. Aku masih bingung tentang itu.

Aldho Rikudou Sennin :

apa naruto akan melawan nagato ? yap, benar sekali.

romi uzumaki :

kapan naruto vs madara nya,,, dan yg 2itu sapa,,disini ada sedikit potongan pertarungan Naruto VS Madara. Dan yang dua itu akan terbongkar chapter depan atau beberapa chapter lagi.

Dark syamryady :

Apakah naruto akan mempunyai jurus baru? Yah tentu saja, hehe.

Ren Kazune :

apa nanti Naru bakalan membantu aliansi shinobi? juga bertarung dengan Sasuke? Soal dua pertanyaan ini masih rahasia hehe. Jadi sabar yah.

Guest :

Thor gimana keadaan sasuke thor?

sasuke bkl di bunuh itachi atau bakal di sadarin itachi dan bantu itachi lawan kabuto buat batalin edo tensei? Di chapter ini akan terjawab hehe, jadi baca saja hehe.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih. .

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review saja,ok.

.

.

Yah sebenarnya author sedikit kecewa karena chapter kemarin reviews menurun drastis banget, tapi itu semua gara-gara author yang telat update. author juga harus bersikap professional dan harus tetap melanjutkan fic buatanku sampai akhir.

Author hanya bisa berharap, Semoga reviews chapter ini naik lagi. amin

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 35

.

.

.

.

.

Darui bersama Kitsuchi berdiri tak jauh dari hadapan Naruto, mereka berdua menatap Naruto sengit sedangkan Naruto memandang dingin kearah mereka berdua.

"hn ayo serang aku, aku akan memperlihatkan perbedaan level diantara kita." Ucap Naruto dengan senyum angkuhnya yang membuat geram Darui dan Kitsuchi.

"tsk sombong sekali kau!" ucap Kitsuchi, setelah itu Kitsuchi lalu membuat handseal dengan cepat.

"Doton: Doryūsō."

Seketika dari dalam tanah muncul tanah-tanah lancip yang terus bergerak dengan cepat kearah Naruto. Naruto yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Chidori Eisō."

Naruto langsung membuat sebuah chidori di telapak tangan kanannya dan setelah itu chidori tersebut langsung memanjang kearah tanah lancip yang bergerak kearahnya.

JRASH JRASH JRASH JRASH

Naruto membelah tanah-tanah lancip tersebut hingga menjadi dua bagian, tanah lancip tersebut langsung berhenti bergerak.

ZWUSHHHH DHUAGHHHHHHH BRAKKK

Tak Naruto sangka, tiba-tiba dihadapannya muncul Darui dan ia langsung menghantamkan pukulan yang mengenai telak wajah Naruto. Naruto langsung terpental kebelakang dan menabrak batu besar dibelakangnya hingga hancur.

"kerja bagus Darui." Puji Kitsuchi.

BRUKK

Naruto kembali berdiri dari reruntuhan batu tersebut, ia menyeka darah segar dari ujung bibirnya. Naruto memandang dengan pandangan yang sulit diartikan pada Darui dan Kitsuchi.

"hmm nampaknya aku terlalu meremehkan kalian berdua. Baiklah mulai sekarang aku tidak akan meremehkan kekuatan kalian berdua." Ucap Naruto. setelah itu Naruto langsung membuat handseal.

"Katon : Daiendan."

Naruto langsung menembakan beberapa peluru besar yang terbuat dari api yang langsung menuju kearah Darui bersama Kitsuchi. Kitsuchi yang melihat itu tidak tinggal diam, ia langsung membuat handseal.

"Doton: Doryūheki."

BLARRRRRRRRRR

Jutsu Naruto barusan dengan mudahnya di tahan oleh dinding tanah buatan Kitsuchi. Akan tetapi Kitsuchi bersama Darui langsung mengalihkan pandangan mereka ke udara dan mereka dapat melihat Naruto yang sudah berada diatas mereka berdua.

"rasengan."

Naruto yang sudah masuk dalam Bijuu mode miliknya langsung memanjangkan dua tangan yang terbuat dari chakra dan terdapat sebuah rasengan ditelapak tangannya kearah Kitsuchi bersama Darui.

SYUUUTTTTTTT JRASHHHHHHHH BLARRRR

"ARGHHHHHHHHHHHHHHH."

"KITSUCHI!"

Darui berhasil menghindari serangan Naruto yang mengarah kepadanya sedangkan Kitsuchi terlambat menghindar dan terkena rasengan Naruto tepat dipunggungnya. Tubuh Kitsuchi langsung terkapar di tanah.

TAP

Naruto mendarat di dekat tubuh Kitsuchi, ia tersenyum mengejek kearah Kitsuchi. Naruto mengambil pedang kusanagi miliknya, ia mengalirkan chakra yang menyelimuti tubuhnya pada pedang kusanaginya.

JRASHHHHH

"KITSUCHI!"

Darui menatap tak percaya saat Naruto menancapkan pedang tersebut ke kepala Kitsuchi dengan mudahnya. Akan tetapi tak berapa lama, tubuh Kitsuchi langsung berubah menjadi gumpalan tanah dan membuat sedikit kaget Naruto. Daruipun tak kalah kagetnya saat melihat itu.

BRUKK

Darui mengalihkan pandangannya ke samping dan ia dapat melihat Kitsuchi yang secara tiba-tiba muncul dari dalam tanah. Kitsuchi lalu berdiri kembali di samping Darui. Naruto mencabut pedangnya dan ia dapat melihat sebuah lubang di dekat gumpalan tanah tersebut.

'tsk dia pintar juga.' Batin Naruto.

"bagaimana kau bisa ada disini Kitsuchi?" Tanya Darui yang nampaknya kebingungan.

"aku menggunakan jutsu Doton: Iwagakure no Jutsu setelah aku terkena jutsu orang itu, dan aku akhirnya selamat dari kematian." Jawab Kitsuchi. Naruto mengepalkan tangannya dan sedetik kemudian ia langsung menghilang dengan kecepatan tinggi.

ZWUSHHHH TAP

Darui dan Kitsuchi membulatkan matanya saat Naruto tiba-tiba sudah berada dibelakang mereka berdua.

"ku harap kalian tidak sombong dulu." Ucap Naruto yang dapat dengan jelas didengar mereka berdua.

DHUAGHHHHHHHHHHHHHHH

Naruto menghantamkan pukulan dengan sekuat tenaga kepada mereka berdua dan membuat kedua tubuh mereka berdua langsung terpental ke depan.

BRUKKKK

Darui bersama Kitsuchi mendarat di tanah cukup jauh dari Hadapan Naruto. Naruto yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Raijū Hashiri no Jutsu."

Naruto memfokuskan chakra raiton di tangannya dan tak berapa lama tercipta dua anjing petir yang langsung melesat dengan cepat kearah Darui bersama Kitsuchi. Darui yang melihat itu langsung berdiri dan mebuat handseal.

"Raiton: Kuropansa."

Darui menciptakan dua panther dengan jutsu petir hitam miliknya. Kedua panther tersebut langsung bergerak kearah dua anjing petir yang tengah menuju kearahnya.

BLARRRRRRR

Kedua jutsu tersebut saling beradu dan hasilnya seri. Naruto yang melihat itu kembali membuat handseal.

"Mokuton :: Hotei no Jutsu."

Seketika dari dalam tanah muncul batang-batang kayu yang siap melilit tubuh Darui dan Kitsuchi.

SYUTTTTT TRAP

Tubuh Kitsuchi seketika terlilit oleh jutsu mokuton Naruto sedangkan Darui dapat menghindari serangan Naruto barusan. Darui menatap tajam kearah Naruto, Naruto yang ditatap seperti itu tak mau kalah. Ia menatap balik Darui dengan tatapan datarnya. Perlahan kedua mata Naruto berputar dan menjadi sharingan dengan tiga tomoe.

DEG

Naruto tersenyum tipis saat Darui terkena genjutsunya, sedangkan Kitsuchi menatap heran kearah Darui karena Darui hanya diam saja. Ia mengalihkan pandangannya kearah Naruto dan ia dapat melihat kedua mata Naruto yang sudah menjadi mata sharingan.

'jangan bilang dia terkena genjutsu dari orang itu.' batin Kitsuchi.

Naruto mengambil sebuah kunai dari tas ninja miliknya. Perlahan chakra Kyuubi yang menyelimuti tubuh Naruto mengalir pada kunai yang dipegang Naruto. Naruto yang melihat itu langsung melemparkan kunai tersebut kearah Darui yang sudah terkena genjutsunya.

SYUTTT

Kitsuchi yang melihat itu berusaha melepaskan diri dari batang kayu yang melilit tubuhnya.

'sial tubuhku!' rutuk Kitsuchi dalam hati.

"HEY DARUI BANGUN! DARUIIIIIIII!"

JRASHHHHHHH

Kedua mata Darui membulat saat kunai Naruto menembus jantungnya. Kitsuchipun menatap tak percaya saat melihat kejadian didepannya barusan.

BRUKK

Tubuh Darui langsung ambruk ditanah dengan darah segar yang mengalir dengan deras dari luka barusan.

"ughhhhh sial!" rintih Darui. Darui Nampak kesakitan sambil memegangi luka di dadanya. Naruto tersenyum puas melihat kejadian yang melihat itu tampak tak terima, dari sorot matanya ia sangat marah terhadap Naruto.

"Doton: Kengan no Jutsu."

BRAKKKKKKKKKK

Naruto mengalihkan pandangannya dan ia dapat melihat tubuh Kitsuchi yang sudah lepas dari lilitannya. Kitsuchi menatap tajam kearah Naruto, tak berapa lama setelah itu ia langsung membuat handseal.

"Doton : Dosenkiryu."

Kitsuchi seketika membuat naga yang terbuat dari tanah. naga tersebut langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Naruto.

'aku tak harus selalu menggunakan rinnegan untuk melawan shinobi seperti mereka.' Batin Naruto.

GREBBBBB

Naga tanah yang sudah berada didepan Naruto ditahan oleh Naruto menggunakan kedua tangan besar yang terbuat dari chakra Kyuubi. Di telapak tangan Naruto sudah muncul sebuah rasengan yang lama kelamaan dikelilingi seperti sebuah shuriken.

Naruto yang sudah siap dengan jutsu Fuuton RashenShuriken, meniupkan api dan membuat jutsu tersebut menjadi dikelilingi api.

"Fuuton RashenShuriken."

Naruto langsung melemparkan Fuuton RashenShuriken tersebut dari jarak dekat yang langsung melesat kearah Naga tanah tersebut.

SYUTTTTTT BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Naga tanah buatan Kitsuchi langsung hancur berkeping-keping saat terkena jutsu Fuuton RashenShuriken milik Naruto. Kitsuchi hanya mendecih tak suka saat melihat itu. akan tetapi ia melihat sebuah bayangan berada didekatnya, Kitsuchi langsung mengalihkan pandangannya keatas dan ia sudah dapat melihat Naruto diatasnya.

"Dai Rasenringu."

Naruto membuat rasengan berwarna hitam ditelapak tangan kanannya, ia lalu menjatuhkannya tepat didekat Kitsuchi. Kitsuchi yang melihat Naruto seperti menjatuhkan sesuatu langsung berusaha lari dari sana.

"terlambat." Gumam Naruto.

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

"UARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Tubuh Kitsuchi langsung terpental jauh saat terkena jutsu Naruto.

"uhuk….uhuk…uhuk." Kitsuchi terbatuk mengeluarkan darah segar dalam jumlah yang lumayan banyak dari mulutnya.

'sial tubuhku sangat sakit sekali!' batin Kitsuchi.

TAP

Naruto mendarat di tengah-tengah asal ledakan tadi, ia menatap kearah Kitsuchi yang sudah terkapar ditanah. Naruto lalu kembali membuat handseal.

"Ice element: hail death."

Sedetik kemudian terjadi hujan tombak es yang sangat tajam.

JLEB JLEB JLEB JLEB

"ERGHHHHHHHHHHHH."

Kitsuchi dan Darui Nampak sangat kesakitan saat tombak-tombak es yang tajam tersebut menancap pada tubuh mereka seperti tangan dan kaki mereka berdua. perlahan Bijuu mode milik Naruto menghilang dan kedua matanya berputar menjadi mata mangekyo sharingan.

"permainan berakhir!" ucap Naruto. Naruto menutup sebelah matanya dan perlahan dari mata tersebut mengeluarkan darah segar.

"tak menyangka…uhuk…akan secepat ini aku mati…bos…kuharap…kau memenangkan perang ini." Ucap Darui.

"amater-" "SHINRA TENSEI"

DHUAGHHHHHHHH BLARRRRRRRRRRR

Naruto yang terkejut tak sempat menghindar dari serangan tersebut dan membuat tubuhnya terpental jauh kebelakang. Bukan hanya Naruto, Darui bersama Kitsuchipun juga sama kagetnya.

"apa itu bala bantuan untuk kita?!" Tanya Kitsuchi.

"hmm entahlah."

"KAPTEN KITSUCHI! KAPTEN DARUI!" beberapa shinobi berlari kearah Kitsuchi dan Darui.

TAP TAP

"kami semua akan menolong kapten." Ucap seorang shinobi yang nampaknya shinobi medis.

JLEB JLEB JLEB

"ughhhhh." Darui Nampak merintih kesakitan saat shinobi-shinobi tersebut mencabut tombak es yang menancap pada tubuhnya.

"m-maaf kapten Darui!" salah shinobi meminta maaf pada Darui karena membuat Darui merintih kesakitan.

"tak apa lanjutkan saja." Darui dan Kitsuchi lalu di obati oleh ninja medis yang berada disana sedangkan sisanya berjaga takutnya akatsuki menyerang kembali.

"apakah kalian yang tadi menyerang ketua akatsuki hingga terpental jauh tersebut?!" Tanya Kitsuchi.

"menyerang ketua akatsuki?! Tidak. Itu bukan kami." Shinobi-shinobi disana Nampak memasang wajah bingung saat Kitsuchi menanyakan hal tersebut.

"jadi siapa yang menyerang dengan secara tiba-tiba dan membuat ketua akatsuki tersebut terpental?!" gumam Kitsuchi.

perlahan Naruto bangkit kembali, ia mengedarkan pandangannya untuk mencari siapa yang menyerannya. Kedua matanya yang tadi berubah menjadi mangekyo sharingan telah kembali menjadi sharingan biasa.

TAP TAP

Naruto menepuk-nepuk jubah akatsukinya yang kotor terkena debu. Perlahan ia mengalihkan pandangannya pada seseorang yang berjalan mendekat kearahnya.

TAP

Orang tersebut tampak sedikit terkejut saat melihat Naruto yang berada tak jauh didepannya. Narutopun sedikit tersentak saat melihat siapa yang berada tak jauh didepannya.

"jadi kau belum tersegel nampaknya…..Nagato." ucap Naruto sambil menatap kearah edo tensei berambut merah tersebut.

"tak ku sangka akan bertemu kembali denganmu, Uzumaki Naruto." jawab edo tensei tersebut yang tak lain adalah Nagato.

"kita harus pergi dari sini!" perintah Kitsuchi pada shinobi yang tengah mengobati lukanya.

"tapi kapten bukannya mereka adalah satu pihak?!" Tanya salah seorang shinobi.

"dari tatapan mereka berdua, aku bisa melihat kalau edo tenseipun nampaknya bermusuhan dengan akatsuki. Dan sekarang kita semua harus pergi!"

"b-baik kapten."

ZWUSHHHH TAP TAP

Shinobi-shinobi disana langsung membawa Kitsuchi dan Darui ketempat aman untuk diobati lukanya yang parah. Naruto yang melihat kepergian shinobi-shinobi tersebut sambil membawa Darui bersama Kitsuchi berniat ingin mengejarnya.

"shurado!"

SYUTTTTT DHUARRR DHUARRR DHUARRRR

Naruto yang baru saja akan pergi dikagetkan saat Nagato menembakan rudal beserta misil kearahnya. Dan untung saja Naruto dapat menghindari serangan tersebut.

"nampaknya kita harus bertarung, Naruto. pengguna edo tensei ini mengontrol tubuhku sehingga aku tak bisa menggerakan tubuhku sama sekali." Ucap Nagato pada Naruto.

"hn sialan si Kabuto itu!"

"aku juga ingin melihat sejauh mana kekuatan sang ketua akatsuki." Setelah itu kedua mata Naruto berputar menjadi Rinnegan.

'aku tak boleh gegabah melawan Nagato. Terlebih lagi dia juga mempunyai mata rinnegan sama sepertiku.' Batin Naruto.

"shinra tensei!" "shinra tensei!"

BLARRRRRRRRRRRRRRR

Kedua geleombang kejut tersebut saling bertubrukan. Anggota akatsuki yang tengah bertarung melawan para aliansi shinobi mengalihkan pandangannya kearah Naruto. para anggota akatsuki tersebut dapat melihat salah satu edo tensei yang memiliki rambut berwarna merah tengah bertarung melawan Naruto. Konan yang melihat itu tampak terkejut.

't-tak mungkin, Nagato sudah dibangkitkan. Sialan kau Kabuto.' Rutuk Konan dalam hati.

"berhati-hatilah Naruto. aku tak bisa mengontrol tubuhku." Ucap Nagato memberi tahu pada Naruto.

"Banshō Ten'in."

Tiba-tiba tubuh Naruto ditarik oleh Nagato menuju kearah Nagato, Naruto yang ditarik tubuhnya mengarahkan telapak tangan kanannya kearah Nagato.

"shurado!"

Naruto langsung menembakan misil beserta rudal dalam jumlah banyak kearah Nagato.

"shinra tensei!"

SYUTTTT DHUARR DHUARRR DHUARRR

Dengan menggunakan tangan kirinya, Nagato berhasil mementalkan rudal beserta misil yang Naruto tembakan kearahnya. Tubuh Naruto semakin mendekat kearah Nagato, akan tetapi wajah Naruto Nampak tak sedikitpun menunjukan rasa takut.

"shinra tensei!"

DHUAGHHHHH BLARRRRRRRR

Tubuh Nagato seketika langsung terpental kebelakang saat terkena jutsu Naruto barusan.

BRAKKK

Nagato langsung mendarat di tanah dan sedetik kemudian ia berdiri kembali.

"bagus Naruto, nampaknya kau sudah tahu interval waktu menggunakan shinra tensei dan kau menyerangku saat waktu interval tersebut. Kau-" tiba-tiba Nagato yang belum menyelesaikan ucapannya langsung terdiam. Naruto dapat melihat perubahan dari wajah dan sorot mata Nagato kearahnya. Naruto juga melihat kedua mata rinngena Nagato yang tampak gelap.

'nampaknya Nagato sudah dikendalikan penuh oleh Kabuto. Tsk manusia berkaca mata besar tersebut benar-benar licik!' batin Naruto.

Nagato lalu membuat handseal.

"Suiton: Teppoudama no Jutsu."

Nagato menembakan beberapa peluru dari air kearah Naruto dengan kecepatan tinggi. Naruto yang melihat itu hanya mengadahkan telapak tangan kanannya.

"shinra tensei!"

BLARRRRRRRR

Peluru-peluru air tersebut dapat dengan mudahnya ditahan oleh Naruto. Nagato lalu melesat dengan kecepatan tinggi kearah Naruto tanpa sepengetahuan Naruto. lengan kanannya berubah menjadi lengan mekanik yang dengan cepat berubah menjadi sebuah pedang besar.

"mokuton Mokujoheki!"

SYUTTTTTT JLEBBBB BRAKKK

Nagato yang sudah dikendalikan penuh hanya memasang wajah datar saat pedang besarnya hanya menancap pada jutsu mokuton Naruto. sedangkan Naruto hanya diam saat didepan wajahnya sudah terdapat pedang Nagato.

BRAKKKKKKK

Naruto langsung melompat kebelakang saat Nagato menghancurkan jutsu mokutonnya dengan gergaji yang berada ditangan kirinya. Tangan kanan Nagato yang tadinya berbentuk pedang besar berubah kembali menjadi lengan biasa.

"Kaiwan no Hiya."

Nagato mengepalkan telapak tangannya dan setelah itu Nagato meluncurkannya seperti roket kearah Naruto.

Naruto yang melihat itu hanya diam tak bergerak.

SYUTTTT DHUAGHHHHHHH DHUARRRRRRRRR

Naruto menendang telapak tangan Nagato akan tetapi tak Naruto sangka saat telapak Tangan Nagato membuka kepalan tangannya, muncul sesuatu dan setelah itu meledak. Naruto dapat menghindari ledakan tersebut dengan kecepatan yang dimilikinya.

SYUTTTTT GREBBBBBBB

Tiba-tiba dari dalam kepulan asap tebal berwarna hitam tersebut muncul telapak tangan Nagato yang lain dan seketika mencekik tubuh Naruto. perlahan kepulan asap tersebut menghilang dan Naruto dapat melihat Nagato berjalan menuju kearahnya. Telapak tangan kanan Nagato sudah berada diposisinya kembali sedangkan telapak tangan kiri Nagato sedang mencekik leher Naruto.

"ughhhhh."

Naruto sedikit merasa sakit saat lengan Nagato mencekiknya dengan kuat. Setelah itu tangan kanan Naruto berubah menjadi lengan mekanik.

JRASHHHH

Naruto memotong tali yang memanjang dari telapak tangan Nagato tersebut menggunakan benda tajam yang dikeluarkan dari lengan mekanik Naruto. Naruto lalu menarik kabel yang menyatu dengan tubuh Nagato, tubuh Nagato langsung tertarik kearah Naruto.

"shinra tensei!" "shinra tensei!"

Naruto menahan gelombang kejut Nagato menggunakan gelombang kejut lagi. Tangan mekanik Naruto berubah kembali seperti semula dan setelah itu Naruto mengambil pedang kusanagi miliknya. Ia mengalirkan chakra angin pada pedang kusanaginya dan sedetik kemudian Naruto melemparkannya pada Nagato.

SYUTTTTT JLEBBBB

Pedang Naruto berhasil menancap tepat dijantung Nagato, akan tetapi tak Naruto duga Nagato hanya diam dan setelah itu ia mencabut pedang Naruto yang menancap di jantungnya.

'sial aku lupa kalau dia edo tensei. Serangan apapun tak akan mempan terhadapnya, edo tensei hanya bisa disegel. Aku tak punya jutsu penyegel akan tetapi aku punya sebuah rencana…ku harap ini berhasil' batin Naruto.

SYUTTTTTT

Nagato melemparkan pedang kusanagi Naruto dengan kecepatan tinggi kearah Naruto, Naruto yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Doton: Doryūheki."

JLEBBBB

Pedang kusanagi tersebut tepat menancap pada dinding tanah buatan Naruto.

"shurado!"

Nagato yang telapak tangan kirinya sudah menyatu kembali langsung mengadahkan kedua telapak tangannya kearah Naruto dan setelah itu ia menembakan rudal beserta misil kearah Naruto dalam jumlah banyak.

DHUARRRRR DHUARRRR DHUARRRRR DHUARRRRR

Naruto mundur beberapa langkah kebelakang saat dinding tanah buatannya hancur. Setelah itu Naruto membuat handseal.

"Lava Release: Lava blobs."

Naruto menembakan gumpalan-gumpalan lava berbentuk sedang kearah Nagato.

"Gakidō."

BLARRRRRR BLARRRR BLARRRR

Naruto tersenyum tipis saat melihat Nagato yang nampaknya kelihatan tidak percaya saat jutsu barusan tidak dapat diserap, kedua tangan Nagato yang terkena jutsu Naruto barusan perlahan kembali seperti biasa.

Setelah itu Nagato langsung membuat handseal.

"Kuchiyose no Jutsu."

POFF

Di depan Nagato seketika muncul bunglon dengan mata rinnegan, bunglon tersebut lalu memasukan tubuh Nagato kedalam mulutnya dan sedetik kemudian bunglon tersebut bersama Nagato langsung menghilang entah kemana.

Naruto yang melihat itu langsung mengedarkan pandangannya kesegala arah untuk mencari keberadaan Nagato.

'aku tak bisa melacak keberadaanya walaupun dengan mata rinneganku.' batin Naruto.

Naruto terus memperhatikan daerah sekelilingnya agar ia bisa menemukan Nagato. Tiba-tiba Naruto tersenyum tipis atau lebih tepatnya sebuah seringai.

'hmm aku punya sebuah ide.' Batin Naruto.

TAP

Seketika Naruto masuk kedalam Bijuu Mode miliknya.

"hn ketemu kau!" gumam Naruto. perlahan kedua mata Naruto yang tadinya rinnegan berputar menjadi eternal mangekyo sharingan miliknya. Naruto menutup sebelah matanya dan setelah itu muncul darah segar dari mata Naruto.

"amaterasu!"

SYUTTTTT

Naruto mengarahkan api hitam tersebut kearah samping tubuhnya. Tiba-tiba bunglon yang tadi Nagato panggil muncul saat ia terkena api amaterasu dari Naruto. bunglon tersebut membuka mulutnya dan memperlihatkan Nagato yang berada disana.

ZWUSHHH BRUKK

Tubuh Nagato seketika ambruk di tanah saat tubuhnya juga terkena amaterasu. Sedangkan bunglon Nagato Nampak kepanasan dan menubruk pohon-pohon disana hingga rubuh.

POFF

Tak berapa lama bunglon tersebut menghilang dalam kepulan asap. Naruto lalu mengalihkan pandangannya kearah Nagato yang sudah ambruk tak berdaya di tanah dengan tubuh yang terbakar amaterasu.

Naruto langsung berjalan mendekat kearah tubuh Nagato.

TAP

Naruto seketika menghentikan langkahnya tepat disamping tubuh Nagato.

"shinra tensei!"

ZWUSHHHH TAP

Naruto yang terkejut langsung melompat kebelakang. Naruto sedikit terkejut saat api amaterasu yang membakar tubuhnya langsung menghilang saat Nagato menggunakan jutsu shinra tenseinya. Nagato lalu berdiri kembali dengan wajah tanpa ekspresinya.

"cih!" Naruto hanya mendecih tidak suka saat melihat kejadian barusan.

ZWUSHHH TAP

"Naruto-kun." "Naruto."

Anggota akatsuki tiba-tiba muncul disamping Naruto.

"bukankah itu Nagato? Ketua akatsuki sebelum kau, Naruto?" Tanya Kimimaro.

"ya, itu Nagato, Kimimaro. Akan tetapi dia sudah dikendalikan penuh oleh Kabuto." Jawab Naruto.

"sialan kau Kabuto!" geram Konan.

Naruto melirik kearah belakangnya dan ia dapat melihat mayat-mayat shinobi yang berserakan disana, setelah itu ia mengalihkan pandangannya kearah Nagato. Naruto sedikit terkjut saat Nagato membuat handseal yang ia kenal.

'handseal itu…tak mungkin dia akan menggunakan jutsu itu..' batin Naruto.

"kalian semua pergi dari sini!" perintah Naruto.

"apa maksu-" "Chibaku Tensei."

Nagato melepaskan sebuah bola berukuran kecil keudara dan setelah itu bola tersebut mulai menarik apapun yang berada dibawahnya.

SYUTTT SYUTTT SYUTTT

"jutsu ini, sial ternyata dia juga bisa menggunakan jutsu yang sama seperti Naruto." geram Kimimaro.

"tak mengejutkan karena Nagato juga mempunyai mata rinnegan." Ucap Gaara.

"Naruto-kun bagaimana ini?"

"Naruto apa kau tahu bagaimana cara menghentikan jutsu ini?" Tanya Utakata.

"hmm berikan aku sedikit waktu untuk berfikir. Aku juga belum tahu apa kelemahan jutsu ini." Jawab Naruto.

'hmm aku harus menganalisanya dengan tenang. Jutsu ini mempunyai daya tarik yang kuat walaupun itu hanya sebuah bola berukuran kecil. Tunggu dulu, kalau aku menggunakan jutsu terkuatku untuk menyerang bola kecil tersebut mungkin akan berhasil.' Batin Naruto.

"kalian semua pergilah! Sedangkan Utakata dan Gaara kalian berdua bersamaku disini, aku mempunyai sebuah rencana!" perintah Naruto.

"tapi Naruto-kun kita-" "jangan membantah! aku tahu kalian semua ingin membantu, tapi aku tak ingin sesuatu terjadi pada kalian semua! Cepat pergi!" Naruto menaikan nada bicaranya dan membuat para anggotanya sedikit tersentak.

"b-baik Naruto-kun!"

ZWUSHHHH

Para anggota akatsuki lalu pergi kecuali Utakata bersama Gaara menggunakan shunsinnya.

SYUTTT BRAKK BRAKKK

Tanah-tanah didekat Naruto mulai terhisap oleh jutsu Nagato.

"jadi apa rencanamu, Naruto? kita tak punya banyak waktu." Ucap Gaara saat ia melihat para mayat-mayat shinobi yang berserakan diatas tanah juga ikut terhisap oleh jutsu Nagato.

"hn dengarkan, kalian berdua gunakanlah Bijuu Mode milik kalian dalam bentuk sempurna lalu kalian berdua buat Bijuudama dan menembakan kearah bola kecil yang menghisap segala tersebut." Utakata dan Gaara menganggukan kepala saat mendengar penjelasan dari Naruto.

TAP

Perlahan dari tubuh Gaara dan Utakata muncul ekor dan setelah itu tak berapa lama Gaara bersama Utakata sudah masuk kedalam Bijuu Mode sempurnanya masing-masing. Gaara sudah bertranformasi menjadi Shukaku dan Utakata sudah bertranformasi menjadi Rokubi atau Saiken.

"susano."

Tubuh Narutopun seketika sudah ada susano yang menyelimuti tubuhnya lengkap dengan katana besarnya.

BRUKKK

Naruto sedikit hilang keseimbangan saat tanah yang dipijaknya ikut terhisap oleh jutsu Nagato, tak hanya Naruto, Shukaku dan Saikenpun sama.

"kita mulai!"

Kedua Bijuu itupun langsung mengumpulkan chakra untuk membuat bijuudama sedangkan Naruto juga menggunakan susanonya sedang melakukan sesuatu.

"kita serang secara bersamaan, dalam hitungan ketiga tembakan Bijuudama kalian. 1..2..3!"

"Bijuudama." "Bijuudama."

"Yasaka no Magatama."

Ketiga jutsu tersebut langsung melesat kearah bola kecil yang tengah menghisap tersebut. Sedangkan anggota akatsuki dari jauh melihat semua dan berharap semua yang dilakukan Naruto, Utakata, Gaara berhasil.

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Ledakan besarpun terjadi saat ketiga jutsu tersebut menghantam bola kecil tersebut.

BRUKK BRUK BRUK BRUK

Naruto, Shukaku dan Saiken mendarat dengan mulusnya diatas tanah. tak jauh dari hadapan mereka bertiga, Nagato berdiri dengan wajah stoicnya seperti tak terjadi apapun padanya.

"mari kita bereskan sekarang." Ucap Shukaku.

Shukaku bersama Saiken kembali mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama. Tak berapa lama, akhirnya mereka berdua sudah siap dengan Bijuudama mereka. Sedangkan Susano Naruto sudah menghilang sedari tadi.

"Bijuudama." "Bijuudama."

SYUTTTTTTTT

Nagato yang melihat itu mengadahkan kedua tangannya kedepan.

"SHINRA TENSEI!"

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Ledakan yang sangat besar kembali terjadi saat kedua Bijuudama tersebut dipentalkan oleh Nagato. Asap tebal langsung menghalangi pandangan mereka semua. Naruto yang melihat itu memanfaatkan situasi tersebut, ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah Nagato dengan kedua mata rinnegan yang sudah aktif.

ZWUSHHHHH TAP JRASHHHHH JRASHH JRASHHH

Naruto yang sudah berada didepan Nagato langsung memotong tangan dan kaki Nagato menggunakan pedang kusanagi miliknya.

"Kusanagi no Tsurugi: Chidorigatana."

Naruto lalu mengalirkan chidori kepedang kusanagi miliknya.

JLEBBBB

Naruto menancapkan pedang kusanagi miliknya tepat dijantung Nagato.

BRUKK

Tubuh Nagato seketika terduduk ditanah dan tubuhnya yang tadinya pemulihannya cepat menjadi lambat. Naruto lalu berada dibelakang tubuh Nagato dan memegang kepala Nagato.

"selamat tinggal, Nagato!" gumam Naruto.

"Jigokudo."

Naruto seketika menarik roh yang berada ditubuh Nagato.

BRUKK

Setelah roh tersebut ditarik Naruto, tubuh edo tensei Nagato menjadi berterbangan tertiup angin dan muncul seorang shinobi yang sudah tewas dari tubuh edo tensei tersebut.

Kepulan asap tebal mulai menghilang dan Naruto dapat melihat anggota akatsuki yang sudah berkumpul. Utakata bersama Gaarapun sudah kembali menjadi biasa.

' semoga kau berhasil menghentikannya Itachi.' Batin Naruto.

.

.

.

.

.

Di markas akatsuki.

CTRAKKK

Salah satu bidak Kabuto pecah secara tiba-tiba.

BRAKK

Kabuto meluapkan kekesalannya dengan cara menghantamkan pukulannya ketanah.

"tsk sialan kau Naruto….bahkan Nagatopun gagal. Dia memang terlalu lambat dan kekuatan Naruto tak kusangka akan sekuat itu." Kabuto yang sedang marah tiba-tiba menyeringai menyeramkan sambil membetulkan letak kacamatanya.

"sudah saatnya untuk menggunakan andalanku. Kali ini tak mungkin gagal."

.

.

.

.

.

Di markas pusat.

"Shikaku-san, ada kabar buruk!" ucap seorang shinobi dengan nada sedikit berteriak, terlihat dari wajahnya ia juga Nampak kaget.

"ada berita apa?!" Tanya Shikaku.

"u-unit satu dan dua yang berada ditempat akatsuki telah dibantai oleh akatsuki."

"bagaimana bisa?! Ini tak masuk diakal!" ucap Mabui mencoba membantah kabar tersebut.

BRAKKK

Shikaku yang mendengar berita itu langsung menggebrak meja dengan kuat.

"tsk, aku tahu akatsuki memang kuat tapi bagaimana mungkin unit satu dan dua yang bisa dibilang jumlahnya banyak bisa dibantai dalam waktu sesingkat itu." ucap Shikaku Nampak tak percaya dengan berita yang ia dengar barusan.

"ada beberapa shinobi yang berhasil kabur dari sana untuk terhindar dari kematian."

"bagaimana dengan Darui dan Kitsuchi!? Apa mereka juga telah gugur?"

"tidak, aku masih bisa melacak chakranya. Kapten Kitsuchi dan Darui sedang berada cukup jauh dari tempat akatsuki berada. Nampaknya kapten Kitsuchi bersama Darui tengah diobati lukanya oleh beberapa ninja medis. Dan ada satu lagi berita yang cukup mengejutkan."

"apa itu?!"

"ternyata edo tensei yang kita kira sekutu dari akatsuki, bukan merupakan sekutu dari akatsuki. Salah satu edo tensei bahkan sempat terjadi pertarungan antara ketua akatsuki melawan edo tensei tersebut."

'sudah kuduga, kalau edo tensei bukan sekutu akatsuki.' Batin Shikaku.

"apakah kau mendapat berita baru dari Killer Bee-sama? Apakah Gai dan Kakashi sudah berada disana membantu Bee-sama bertarung melawan pria bertopeng?" Tanya Shikaku.

"Gai-san dan Kakashi-san sudah berada disana, mereka berdua tengah membantu bertarung melawan pria bertopeng tersebut."

"bisa kau lacak unit tiga dan empat sekarang?!"

"baik!"

Shinobi tersebut lalu melacak keberadaan unit tiga dan empat yang tengah menuju ke tempat pertarungan Bee melawan Tobi.

"ketemu. Mereka sudah dekat dengan tempat pertarungan Bee-sama."

"Shikaku-san, sekarang bagaimana?" Tanya Mabui.

"aku sedang memikirkan sebuah rencana yang tepat untuk mengalahkan akatsuki dan pria bertopeng tersebut dengan jumlah shinobi yang masih kita miliki sekarang. Ini membuatku harus berfikir dengan keras."

'ini benar-benar diluar dugaanku, akatsuki sangat kuat. Dan semoga kelima kage bisa menyegel Uchiha Madara, kalau tidak presentasi kemenangan kita dalam perang ini akan sangat tipis.' batin Shikaku.

.

.

.

.

.

.

Itachi tampak sedang diam disebuah gua ditengah hutan. Ia memandang dengan tatapan datar melihat hujan besar diluar. Api unggun yang menyala dibelakangnya membuat tubuhnya hangat.

"engh…dimana aku?" Tanya seseorang yang berada didekat api unggun. Orang tersebut Nampak berusaha untuk duduk akan tetapi ia Nampak kesusahan.

"ughhhh."

"jangan paksakan dirimu." Ucap Itachi sambil melihat melirik kearah belakang, tepatnya keorang tersebut.

"dimana aku? Dan….ughhh…siapa kau? Apa aku sudah mati?!" Tanya orang tersebut secara beruntun.

"hn kau berada disebuah gua dan Kau belum mati." Jawab Itachi. Orang tersebut memperhatikan dengan seksama kearah Itachi yang membelakangi tubuhnya. Orang tersebut dapat melihat jubah akatsuki yang dipakai Itachi.

"kau….Itachi!" geram orang tersebut saat tahu siapa orang yang berada didepannya. Itachi yang mendengar ucapan barusan langsung membalikan tubuhnya.

"ughhhh…kenapa kau TIDAK MEMBIARKANKU MATI, HAH?! APA INI MASIH BELUM CUKUP UNTUKMU,HAH?!"

SYUTTTTT JRASHHHH

"ughhhhh." Itachi melemparkan kunai kearah orang tersebut dan berhasil melukai wajah orang tersebut.

"kau masih saja temperamental….Sasuke." ucap Itachi dengan nada datarnya. Itachi berjalan mendekat kearah Sasuke yang sedang duduk diatas tanah.

TAP

"JAWAB PERTANYAANKU!" teriak Sasuke sehingga suaranya bergema di gua tersebut.

"bisakah kau tidak berteriak seperti itu. apa ini ucapan terima kasihmu setelah aku menyelamatkanmu dari kematian?!" Tanya balik Itachi.

"tsk, aku lebih baik mati dari pada diselamatkan olehmu!" ucap Sasuke. Perlahan kedua mata Sasuke berputar menjadi mata sharingan.

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!" tiba-tiba Sasuke berteriak kesakitan sambil memegang matanya.

"ughhhhh….mataku!" rintih Sasuke.

"adikku yang bodoh. saat ini, kau masih belum bisa menggunakan mata mangekyo sharingan milikmu dalam beberapa jam. Itu kesalahanmu sendiri, kau menggunakan mata mangekyo sharinganmu yang baru pertama kali kau gunakan dalam waktu lama. Kau beruntung tidak mengalami kebutaan." Ucap Itachi.

"ughhhhh….tetapi aku masih tak mengerti kenapa kau menyelematkanku." Ucap Sasuke yang sekarang lebih rileks.

BRUK

Itachi menyandarkan punggung tubuhnya didinding gua sambil melipat kedua tangannya didada. Itachi melirik kearah Sasuke yang sekarang lebih rilek tak seperti tadi.

"nampaknya Tobi tidak memberi tahu jawabannya padamu…. Hmm aku tidak akan membiarkan kau mati, aku bisa saja membunuhmu pada malam itu tetapi aku tidak bisa. Rasa sayangku padamu membuatku tak bisa membunuhmu. Aku akan menceritakan semua kebenaran tentang diriku padamu, diam dan dengarkanlah karena aku tak akan mengulang untuk kedua kalinya!" ucap Itachi sambil menarik nafas lalu menghembuskannya.

"kau sudah sedikit tahu tentangkukan dari Tobi? Yang dia katakan padamu hampir semua benar. Pada saat itu clan Uchiha yang merasa disalahkan atas insiden penyerangan Kyuubi dulu diasingkan dipinggir desa dan dijaga ketat oleh Anbu. Clan Uchihapun geram atas perbuatan desa konoha atas perlakuan desa kepada clan Uchiha dan berniat melakukan kudeta pada desa konoha. Saat itu aku tengah menjadi Anbu walaupun usiaku masih muda. Ayah kita, Fugaku Uchiha yang menyuruhku masuk kedalam Anbu agar aku bisa melihat gerak-gerik para petinggi desa konoha. Dia menjadikanku sebagai mata-mata dan menyuruhku agar selalu memberikan informasi tentang para petinggi desa padanya. Lalu para petinggi konohapun melakukan hal yang sama dan membuatku menjadi agen ganda. Salah satu petinggi desa yaitu Danzo, berusaha mengambil mata temanku Uchiha Shisui dan berhasil mengambil sebelah mata Shisui. Shisui yang tadinya akan membantuku mencari jalan keluar terbaik, malah memilih tewas dan mempercayaiku untuk mencari jalan keluar sambil memberikan sebelah matanya padaku. Dan esoknya clan Uchiha akan memulai Kudeta pada desa konoha. Akupun memberikan informasi tersebut pada para petinggi termasuk hokage ketiga. Para petinggi tersebut apalagi Danzo memerintahkanku untuk memusnahkan seluruh clan Uchiha termasuk ayah, Ibu dan kau. Aku menyanggupi misi teratas tersebut dan pergi ketempat Tobi untuk membantuku menyelesaikan misiku. Pada malamnya kami berdua menjalankan misi pembantaian tersebut, saat clan Uchiha dibantai habis-habisan tinggal menyisakan ayah, ibu dan kau. setelah itu aku pergi kerumah dan tanpa perlawanan berarti ayah dan Ibu sudah terikat dengan sebuah tali sehingga mereka berdua tak bisa bergerak. Tak seperti yang kau bayangkan, ini misi tersulit sepanjang hidupku, apa kau bisa membayangkan sesulit apa saat kau akan membunuh ayah dan Ibu yang telah membesarkan kita? Aku membunuh rasa dalam hatiku sendiri. Ayah dan Ibu mempercayakanmu padaku sebelum kematiannya dan berkata kalau aku harus menjagamu dan menjadikanmu sebagai shinobi hebat, itu adalah pesan terakhir ayah dan Ibu sebelum aku mengakhiri hidup mereka. setelah pembantaian tersebut selesai, aku memperingati Danzo bersama Tobi agar tak menyentuhmu dan meminta Hokage ketiga untuk menjagamu. Setelah itu aku di cap sebagai ninja buronan dan masuk kedalam akatsuki. Aku tak bisa membunuhmu karena ayah dan Ibu, ingin aku menjaga dirimu dan menjadikanmu ninja yang hebat. Itu pesan terakhir mereka." Sasuke hanya bisa diam sambil menundukan kepalanya, sedangkan Itachi memilih melirik keluar melihat hujan yang semakin deras.

"aku tahu apa yang kau pikirkan tentangku, Sasuke. Kau ingin bertanya kenapa aku lebih memilih menuntaskan misiku dari pada membantu clan Uchiha melakukan kudeta, benarkan? Aku sudah pernah melihat betapa mengerikannya sebuah peperangan. Kematian, kehilangan, dendam itu yang terjadi dalam perang. Walaupun saat itu diriku masih kecil, aku sudah bisa melihat semenakutkannya perang itu. aku dibesarkan sebagai seseorang yang pencinta damai dan mengutamakan keselamatan desa. Kalau clan Uchiha pada waktu itu melakukan kudeta tentunya akan terjadi perang saudara yang pastinya akan memakan banyak korban. Aku tahu, tak bisa kukatakan kalau membantai habis clan Uchiha itu adalah perbuatan benar. Tapi mungkin itulah yang terbaik. Aku berharap dengan kau membenciku, kau akan berlatih dengan sungguh-sungguh dan menjadikanmu shinobi yang kuat yang diinginkan oleh ayah dan Ibu. Aku memanfaatkan kebencianmu padaku agar kau bertambah kuat, aku tak masalah dibenci olehmu dan targetmu. Karena itulah gunanya seorang kakak." ucap Itachi.

"aku baru menyadari seberapa berat beban yang kau bawa…aku mengira kalau aku mengetahui semua tentang dirimu, tetapi aku salah, aku tak mengetahui semua tentang dirimu. Semua tentang misi teratas, mata-mata, kepedihanmu, rasa sakitmu aku tak tahu. Aku hanya bisa mengira kalau kau adalah pembunuh keji yang membantai seluruh clan Uchiha termasuk ayah dan ibu. Kau adalah shinobi yang bergerak dari balik layar." Ucap Sasuke tanpa menatap kearah Itachi dan memilih menundukan kepalanya.

"sekarang, pertanyaamu semua sudah terjawabkan. Nampaknya hujan sudah berhenti, Aku akan pergi sekarang ketempat Kabuto." Ucap Itachi.

"aku akan ikut bersamamu." Ucap Sasuke sambil mencoba berdiri. "aku akan membantumu …ughh mengalahkan Kabuto, kakakku."

BRUKK

Itachi dengan gerakan cepat langsung menahan tubuh Sasuke yang akan ambruk ketanah.

"kau selalu memaksakan dirimu, dasar adikku yang bodoh." ucap Itachi dengan senyum tipis diwajahnya.

"mari kita kalahkan Kabuto dan tunjukan kepadanya kekuatan dua beradik clan Uchiha!" kata Sasuke dengan seringai diwajahnya.

.

.

.

.

.

.

.

Akatsuki Nampak sedang beristirahat untuk memulihkan chakra mereka yang terpakai, akan tetapi beberapa anggota akatsuki seperti Kimimaro dan Guren sedang melihat mayat-mayat shinobi yang berserakan dan memastikan kalau tidak ada yang masih hidup diantara mereka.

"kita sudah membunuh banyak sekali pasukan shinobi, presentase kemenangan kitapun semakin besar dalam perang dunia shinobi ini." Ucap Gaara membuka percakapan.

"yah, kemungkinan musuh terbesar kita adalah kelima Kage dan kalau Uchiha Madara belum tersegel…dia juga termasuk ganjalan besar bagi kita semua." Kata Yamato.

"bagaimanapun kita harus memenangkan peperangan ini, benarkan Naruto-kun?" Tanya Hinata.

"hn, kau benar Hinata-chan."

"Kimimaro nampaknya sangat antusias dalam peperangan ini, nafsu membunuhnya sangat besar." Kata Utakata sambil melirik kearah Kimimaro.

"kau benar, Utakata-kun. Dia sangat bernafsu sekali dalam membunuh." Ucap Mei Terumi. Tiba-tiba Karin merasakan chakra seseorang yang sedang menuju kearah akatsuki.

'ch-chakra macam apa ini….chakra yang sangat luar biasa….bahkan kegelapan dalam chakranya bisa menandingi chakra Naruto-kun.' Batin Karin.

"Naruto-kun ada seseorang yang datang kemari, tapi chakranya tak biasa."

"bi-"

SYUTTTTT JRASHHHH DHUAGHHHHHH

"ARGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHH"

"KIMIMARO!" teriak Guren.

Akatsuki langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersebut, Akatsuki dapat melihat seseorang yang langsung menyerang Kimimaro dan menendang tubuh Kimimaro.

BRUKK

Tubuh Kimimaro dapat ditahan oleh Yamato dengan mudahnya.

"ughhhhhh." Rintih Kimimaro. Yamato dapat dengan jelas luka sayatan yang melintang dipunggung Kimimaro, luka sayatan tersebut bisa dikatakan dalam.

"Karin cepat obati Kimimaro!" perintah Yamato. Guren yang sedang berada didekat Kimimaro tadi hanya bisa diam tak bergerak melihat kejadian barusan.

"apa itu?!"

Guren mengedarkan pandangannya kesegala arah untuk mencari musuh yang barusan menyerang Kimimaro.

"Shōton: Suishō Tō."

Guren membuat pedang Kristal ditangannya untuk berjaga-jaga.

SYUTTT TRANKKK JRASHHHHHHHHH DHUAGHHHHHH

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Pedang Guren seketika terpental, tubuh Gurenpun terkena sabetan pedang dari shinobi tersebut. Tubuh Guren yang sudah terkena sayatan pedang langsung terpental kebelakang saat tangan besar menghantamkan tinjunya tepat kearah Guren.

BRUKKK

Mei Terumi dapat menahan tubuh Guren, Naruto yang melihat kejadian barusan langsung mengaktifkan sharingannya dan mencari siapa pelakunya.

ZWUSHHH TAP

Akatsuki dengan jelas dapat melihat seorang edo tensei yang berdiri dihadapan mereka dengan pedang ditangan kanannya yang sudah terlumuri darah.

"itu….bukankah Uchiha Madara?!" ucap Yamato saat melihat Uchiha Madara didepannya. Madara hanya berdiri dengan senyum angkuh diwajahnya.

"ternyata benar dugaanku, aku tadi sempat merasakan chakra yang luar biasa dan chakra besar dari Bijuu tersebut berada diantara kalian." Ucap Uchiha Madara dengan nada datarnya.

"ughhhhhhh." Naruto mengalihkan pandangannya kearah Kimimaro dan Guren yang tengah diobati lukanya oleh Karin dan Hinata dengan jutsu medisnya. Naruto dapat melihat luka sayatan yang begitu dalam, ia langsung mengalihkan pandangannya kearah Uchiha Madara dan menggeram marah.

"aku bisa merasakan chakra Kyuubi dari kau yang berambut pirang….nampaknya kau yang bernama Uzumaki Naruto tersebut, benarkan? Dari cerita yang kudengar kekuatanmu sangat ditakuti di lima Negara besar? Tetapi, Di mataku kau hanya bocah bodoh dan ingusan." Ejek Madara dengan seringai diwajahnya.

"SIALAN KAU!" Naruto yang baru saja akan berlari kearah Madara, dikejutkan saat Yamato, Mei Terumi berlari kearah Madara.

"takkah kubiarkan kau mengkhina ketua kami, bahkan sekalipun kau Uchiha Madara!" teriak Yamato dan Mei Terumi. Yamato lalu membuat handseal dengan cepat.

"mokuton sichuurou no jutsu."

Seketika muncul batang-batang kayu disekeliling tubuh Madara, batang-batang kayu tersebut langsung mengurung tubuh Uchiha Madara didalamnya. Mei Terumi yang melihat itu langsung membuat handseal.

"lava release : lava land ,"

Madara yang tengah terkurung oleh jutsu Mokuton Yamato mengalihkan pandangannya kebawah. Ia bisa melihat tanah yang dipijaknya berubah menjadi lava.

'yoton?' batin Madara.

Yamato dan Mei Terumi yang berada diluar penjara Kayu tersebut berharap kalau jutsunya berhasil.

"Konan, cepat segel!" perintah Naruto. Konan lalu menerbangkan kertas-kertas segel yang Konan dapatkan dari shinobi aliansi yang tadi ia lawan, kertas-kertas segel tersebut masuk kedalam penjara kayu dan langsung menempel pada tubuh Madara.

SYUTTTTT TRAKKKKKKKKKK

Yamato dan Mei Terumi tampak terkejut saat Madara menghancurkan jutsu Mokuton Yamato, mereka berdua dapat melihat tubuh Madara yang sudah dilindungi oleh susano dengan katana besarnya.

"pengguna kekkei genkai Mokuton dan yoton yah? Kekuatan yang cukup hebat. Terutama kau pengguna mokuton, aku penasaran bagaimana kau bisa mendapatkan sel Hashirama itu." Ucap Madara sambil memandang kearah Mei Terumi dan Yamato.

"YAMATO, MEI! KALIAN BERDUA PERGI KEBELAKANG!" perintah Naruto.

"tidak, kita berdua akan melindungimu Naruto! kau hanya harus diam tak perlu repot-repot!" kata Yamato.

GREBBB

Naruto yang baru saja akan menghilang dengan shunsinnya, tiba-tiba tubuhnya sudah diselimuti oleh pasir. Naruto melirik kearah Gaara dengan tatapan tajamnya.

"Gaara!"

"kau tidak perlu melakukan apa-apa Naruto, kau hanya harus diam dan melihat. Kau selalu melindungi kita selama ini, sekarang giliran kita yang akan melindungimu Naruto." ucap Gaara dengan wajah serius.

"biarkan aku pergi, Gaara!" geram Naruto, kedua mata Naruto berputar dengan cepat dan menjadi eternal mangekyo sharingan.

"tidak, kau tidak akan kubiarkan pergi!" Gaara semakin mengeratkan pasirnya agar Naruto tak bisa bergerak.

"kalian berdua ingin melawanku? Yang benar saja. Sebaiknya kalian pergi, aku sudah penasaran untuk melawan bocah Uzumaki tersebut dan mengambil Kyuubi ditubuhnya." Ucap Madara.

"kau banyak bicara!" geram Mei Terumi. Yamato lalu membuat handseal.

"Mokuton Hijutsu: Jukai Kōtan."

Didepan Yamato lalu muncul akar-akar pohon yang sangat banyak, yang bergerak dengan sangat cepat kearah Madara. Madara yang melihat itu hanya bisa tersenyum, susano Madara yang tadi lengannya berjumlah dua bertambah menjadi empat. Dua tangan memegang katana besar sedangkan dua tangan lagi tengah membuat Yasaka no Magatama.

Susano Madara langsung melemparkan dua Yasaka no Magatama kearah jutsu Yamato. Mata Madara lalu berputar dan menjadi rinnegan.

"Rinbo : Hengoku"

BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Jutsu Yamato seketika langsung berhenti tepat didepan Madara, sedangkan Yamato hanya bisa menatap tak percaya saat jutsunya barusan dapat ditahan oleh Madara.

'sial jutsuku!' batin Yamato.

"jangan melamun disaat seperti ini, Yamato." Ucap Mei Terumi.

"Kami kyo."

Tiba-tiba dari celah-celah jutsu Yamato muncul kertas-kertas yang menyelimuti susano beserta Madara didepannya.

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Kepulan asap tebal muncul setelah ledakan tersebut, dan tak berapa lama kepulan asap tersebut menghilang dan memperlihatkan Madara yang masih bisa berdiri tanpa luka sedikitpun.

"hanya segitukah kekuatan kalian? " tanya Madara dengan nada meremehkan. "sekarang giliranku!" Madara langsung melompat kearah Yamato dan Mei Terumi yang berada dibarisan paling belakang.

Susano Madara mengayunkan kedua katana besarnya kearah Mei Terumi dan Yamato. Yamato dan Mei Terumi yang melihat itu langsung membuat handseal.

"lava release : lava wall."

"Mokuton: Jukai Heki."

"MATI KALIAN!"

"Suna no Tate."

BRAKKKKKKKKKKK

Mei Terumi beserta Yamato membulatkan matanya saat kedua dinding buatannya hancur oleh katana susano Madara, akan tetapi, untung saja pasir Gaara muncul didepan mereka berdua untuk menahan dua katana besar tersebut supaya tidak mengenai mereka berdua.

"kalian berdua mun-"

SYUTTTT BRAKKK JRASHHHHHHHHH

"YAMATOOOO!"

Tak mereka sangka susano Madara mengeluarkan katana lain dan langsung menghancurkan dinding pasir Gaara. Katana besar tersebut langsung menusuk tubuh Yamato hingga tembus kebelakang.

"uhukk..uhuk."

BRUKKK

Tubuh Yamato langsung ambruk ditanah dengan darah segar mengalir dari luka tersebut.

"YAMATO!" Mei Terumi yang berada didekat Yamato langsung berlari kearah Yamato yang tergeletak ditanah.

"Yasaka no Magatama."

"AWAS DIBELAKANGMU!"

SYUTTTTT BRAKKKKKKKKK

"UGHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Tubuh Mei Terumi yang terkena jutsu barusan langsung terpental jauh kebelakang dan menubruk batu besar hingga hancur. Para anggota akatsuki hanya menatap tak percaya melihat kejadian barusan yang begitu cepat.

BRAKK

Anggota akatsuki langsung mengalihkan pandangan mereka kearah Naruto yang sedang menatap dengan pandangan tajam kearah Madara. Tekanan chakra Naruto langsung membludak dan keluar hawa membunuh yang sangat pekat sehingga tanah yang dipijak Naruto retak. Pasir yang tadi menyelimuti tubuh Naruto langsung terlepas begitu saja.

"berani-beraninya kau melukai…ANGGOTAKU!"

BRAKKKK SYUTTTTT

Dengan kecepatan yang sangat tinggi Naruto melesat kearah Madara. Bahkan Madara yang sudah menggunakan Rinnegan tidak bisa mengikuti kecepatan Naruto.

TAP BRAKKKKKKKK

Naruto muncul didepan Madara dan langsung menghantamkan tinjunya akan tetapi Susano Madara dapat menahannya. Perlahan tubuh Madara mundur Karena saking kuatnya pukulan Naruto.

DHUAGHHHHHHHH BRAKKKK

Akhirnya tubuh Madara langsung terpental kebelakang, dan susano miliknyapun seketika lenyap.

"permulaan yang bagus.!" Ucap Madara sambil berdiri kembali. Mata Naruto yang sudah menjadi rinnegan menatap dengan tatapan tajam kearah Madara.

JDUARRRRRRRRR

Suara gemuruh petir mulai terdengar dengan jelas, langitpun sudah mulai gelap pertanda sebentar lagiakan turun hujan.

TAP

Naruto seketika menggunakan Bijuu Mode miliknya. Madara yang melihat itu mengerutkan keningnya.

'jubah dari chakra Kyuubi?' batin Madara.

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!"

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRR

Sebuah ledakan cukup besar terjadi dan seketika hembusan angin besar tiba-tiba muncul. Anggota akatsuki dan Madara dapat melihat sebuah lubang yang tercipta dari ledakan tersebut dan ditengahnya sudah berada Naruto. chakra orange dengan skala besar keluar dari tubuh Naruto dan chakra tersebut langsung menyempul keudara. Madara sedikit terkagum saat merasakan chakra yang berada pada tubuh Naruto yang luar Biasa.

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Naruto kembali berteriak dengan kerasnya, sedangkan para kunoichi yang melihat itu kecuali Karin, Haku dan Hinata yang tengah mengobati anggota akatsuki yang terluka akibat serangan Madara.

"uhuk…kalian..cepat..uhuk…selamatkan Naruto. dia..suka hilang kendali!" perintah Yamato.

"jangan bergerak dulu!" ucap Haku yang tengah mengobati luka Yamato.

'Utakata, cepat lakukan sesuatu pada Naruto. Kurama mengatakan kalau Naruto sudah hilang kendali, kebenciannya telah mengambil alih. Kurama dari dalam tubuh Naruto tengah berusaha menyadarkan Naruto.' ucap Saiken dari dalam tubuh Utakata.

"aku juga tengah memikirkannya, Saiken!" kata Utakata.

'Gaara, lakukan sesuatu.' Ucap Shukaku.

"pasirku tak mempan untuk menghentikannya, Shukaku! Sial!" geram Gaara.

"KAU AKAN MATI DITANGANKU, MADARA SIALAN!" teriak Naruto.

.

.

.

.

.

Di markas pusat.

"Shikaku-san, ada berita baru." Ucap seorang shinobi yang berada disana.

"berita apa?!" Tanya Shikaku.

"edo tensei Uchiha Madara tengah berada di tempat akatsuki, nampaknya akatsuki sedang bertarung melawan edo tensei Uchiha Madara. Dan baru saja salah seorang dari mereka mengeluarkan chakra dalam jumlah yang sangat besar."

"edo tensei Madara berada di tempat akatsuki? Berarti….tak mungkin…kelima kage tak mungkin kalah. Kalian semua lacak chakra kelima kage!"

"baik!"

"ketemu…akan tetapi chakra kelima kage sangat lemah."

BRAKKK

"sial!" geram Shikaku.

"Shikaku-san, bagaimana ini?" Tanya Mabui pada Shikaku.

"Inoichi, sambungkan aku dengan unit medis!"

"baik, tunggu sebentar." Inoichi lalu berusaha menyambungkan dengan unit medis.

"Shikaku, sudah tersambung!" ucap Inoichi. Shikaku yang mendengar itu langsung berjalan mendekat kearah Inoichi.

TAP

Shikaku seketika duduk didekat Inoichi sambil menutup kedua matanya, Inoichi langsung memegang kepala Shikaku.

'Sakura, ini aku Shikaku Nara dari markas pusat.' Ucap Shikaku.

'ada apa Shikaku-san?' Tanya Sakura.

'kau bersama ninja medis lainnya segera pergi ketempat kelima kage, keadaan kelima kage sekarang tengah sekarat. Kalian semua harus menyelematkannya. tentang letak koordinatnya, Inoichi akan memberi tahumu Nanti!'

'baik Shikaku-san, kami akan bergegas dengan cepat'

'terima kasih Sakura. Kalian semua harus cepat atau kelima kage tak akan tertolong!'

Shikaku lalu membuka kedua matanya, Inoichipun langsung melepaskan tangannya dari kepala Shikaku.

"terima kasih, Shikaku. Nanti kau berikan letak koordinat kelima kage kepada unit medis." Ucap Shikaku.

"baik, Shikaku!"

'sekarang aku tak punya pilihan lain, aku harus memberi perlawan pada kubu Madara dan akatsuki dengan jumlah shinobi yang tersisa.' Batin Shikaku.

.

.

.

.

.

Di sebuah bangunan ditengah hutan.

"tempat ini sudah sangat tua sekali." Ucap salah satu dari dua orang tersebut.

"tidak mengherankan, tempat ini berada jauh sekali dari pemukiman warga jadi jarang atau mungkin tak ada sama sekali yang datang kesini." Balas temannya.

TAP TAP TAP

Kedua orang itu langsung berjalan kearah bangunan tua tersebut.

KRETTT

"uhuk…uhukk. Sial banyak sekali debu!" ucap orang tersebut sambil terbatuk.

"astaga, hentikan ocehanmu itu."

"baiklah, mari kita mulai!"

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.

Dan ku harap reviews tidak menurun secara drastis seperti chapter kemarin.

Yah sebenarnya author sedikit kecewa karena chapter kemarin reviews menurun drastis banget, tapi author sadar itu semua gara-gara author yang telat update. author juga harus bersikap professional dan harus tetap melanjutkan fic buatanku sampai akhir.

Author hanya bisa berharap, Semoga reviews chapter ini naik lagi. amin

Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.

Yang penting RnR yah minna.

Tunggu chapter selanjutnya minna.

JAA