Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.

Targetku sekarang adalah menjadikan fic ini mempunyai reviews diatas 3000.

Do'akan yah minna.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih. .

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.

.

.

Semoga terhibur

..

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 38

.

.

.

.

.

Sasuke dan Itachi memandang datar kearah Kabuto yang tengah memandangi mereka berdua.

"hah kau kira bisa mengalahkanku dengan mata sharingan biasa? jangan harap." Ejek Kabuto.

"kau meremehkanku, Kabuto." Balas Sasuke.

"kita lihat saja, Sasuke." Ucap Kabuto.

"hn cukup Sasuke, kalau kau terus membalas ucapannya obrolan ini tak akan pernah berakhir." Ucap Itachi sambil melirik kearah Sasuke.

"hn."

"kau beruntung sekali, Sasuke." Kata Kabuto sambil membetulkan letak kacamatanya.

"apa maksudmu?"

"ya kau beruntung sekali mempunyai kakak Seperti Uchiha Itachi, dia mempunyai mata yang bagus dan jenius, dia benar-benar shinobi sempurna. Nampaknya Kakakmu Itachi juga sangat menyayangi dirimu, bahkan saat clan Uchiha di bantai oleh Kakakmu aku tak percaya kalau kau masih dibiarkan hidup oleh Itachi…" Kabuto menjedanya perkataannya.

'apa dia tahu semua tentang rahasia kakakku?' batin Sasuke.

"…sedang kan diriku, aku bukan siapa-siapa dan tidak memiliki apa-apa sejak dari awal. Aku juga mengharapkan sebuah keluarga yang aku inginkan, hidup dengan tenang tanpa ada yang mengganggu kebersamaan kami. Saat diriku menemukan sebuah keluarga yang aku inginkan tetapi shinobi konoha yang bernama Danzo menghancurkannya. Itulah mengapa aku sangat ingin menghancurkan desa konoha. Aku sangat membenci dunia shinobi yang terkutuk ini, dan aku memutuskan untuk bergabung dengan Tobi untuk membuat dunia baru. Aku ingin sekali membunuh si Danzo sialan tersebut akan tetapi akatsuki telah membunuhnya terlebih dahulu." lanjut Kabuto.

"aku tidak sesempurna yang kau kira, Kabuto. Aku memiliki kekurangan dalam segala hal." Bantah Itachi. Seketika tak berapa lama muncul wajah seseorang di perut Kabuto.

"Jirôbô Doton: Doroku Gaeshi."

Seketika tanah yang berada didepan Itachi dan Sasuke terangkat bersama Amaterasu didepannya. Setelah itu wajah di perut Kabuto berganti lagi.

"Kidomaru Kumosôkai."

Kidomaru memuntahkan benang laba-laba dari mulutnya untuk menjerat Itachi dan Sasuke. Mata Itachi yang sudah menggunakan mata eternal mangekyo sharingan menutup sebelah matanya.

"amaterasu."

JRASHHH

Jarring-jaring itu langsung terbakar habis oleh api hitam tersebut.

"apa kau yakin kita tidak akan membunuhnya? Kalau kita terus menerus selama ini, kita akan dalam bahaya." Ucap Sasuke.

"sudah dikatakan jangan! Dialah yang mengendalikan peperangan menggunakan edo tenseinya. Bersabarlah!" kata Itachi.

"tsk, sialan!"

Kembali wajah di perut Kabuto berganti kembali.

"Tayuya Mateki: Mugen Onsa."

Tayuya lalu meniupkan seruling miliknya.

DEG

Kabuto tersenyum puas saat tubuh Itachi dan Sasuke secara tiba-tiba tidak bisa bergerak.

"apa ini genjutsu?" Tanya Sasuke.

"sudah ku duga kalian tak akan bisa bergerak setelah mendengar suara suling ini." Ejek Kabuto dengan seringai di wajahnya.

Sasuke dan Itachi lalu saling pandang seperti memberi sebuah kode, dan setelah itu mereka berdua mengangguk.

"tsukuyomi." "genjutsu sharingan."

Wajah yang berada diperut Kabuto kembali berganti dan Itachi sangat mengenali wajah tersebut.

"sekarang aku akan memasukan kedua tubuh kalian dan mengekstrak kekuatan yang kalian miliki. Dan Itachi kau pastinya tahukan ini wajah siapa?" Tanya Kabuto.

'Orochimaru?' batin Itachi.

"berkat kalian akatsuki, aku bisa menambahkan Orochimaru-sama kedalam diriku setelah kalian membunuhnya! Aku sangat berterima kasih."

"kau terlalu berlebihan, Kabuto. Aku tahu kau ingin sekali menjadi Orochimaru , tapi cara yang kau lakukan itu salah."

"salah? Dengan cara ini aku sudah melampaui kekuatan Orochimaru-sama, sekarang aku adalah shinobi paling hebat dan tak terkalahkan. Bahkan keberadaanku akan diakui di seluruh dunia."

"aku sangat prihatin padamu, Kabuto. Kau melakukan semua ini agar dirimu diakui di seluruh dunia?" Tanya Sasuke.

"Sasuke, kau tak akan pernah tahu bagaimana rasanya saat dirimu tak dianggap ada walaupun kau benar-benar ada. Tak ada yang memperhatikanmu dan memperdulikanmu. Aku hanya ingin diakui di dunia shinobi ini dan di hargai…..APA AKU SALAH!? HAH?!" seketika kepala Orochimaru langsung melesat kearah Itachi dan Sasuke. Chakra merah langsung keluar dari tubuh Itachi dan sedetik kemudian sudah menjadi susano.

GREEBBBB JRASHHHHH

Susano Itachi langsung membelah dua kepala Orochimaru tersebut. Sasuke langsung melemparkan kunai yang sudah dilapisi chakra raiton kepada Kabuto.

JLEBBB

Kunai tersebut langsung menembus tubuh Kabuto.

BRUKK

Tubuh Kabuto langsung ambruk ditanah seketika.

"apa hanya itu kekuatannya?" gumam Sasuke.

SYUTTT JRASHHHHHH

Itachi dan Sasuke terkejut saat dari kepala Orochimaru yang terbelah tadi keluar tubuh Kabuto yang langsung menyerang Itachi sehingga Itachi mengalami luka diperutnya. Tangan kanan Kabuto yang sudah diselimuti chakra langsung menempelkannya ke kaki kanan Sasuke. Itachi bersama Sasuke dapat melihat air mata melinang di pipi Kabuto, mereka berdua pun langsung melompat kebelakang.

"seorang jenius yang memiliki segalanya tak akan pernah mengerti…aku hanya ingin sebuah kehidupan baru. Tidak akan kubiarkan seorangpun menghentikan diriku." Ucap Kabuto.

BRUKK

Tiba-tiba Sasuke langsung terduduk ditanah, kaki kanannya tak bisa ia gerakan.

'ada apa dengan kaki ku? Aku tak bisa merasakan kaki kananku.' Batin Sasuke.

"Sasuke, ada apa denganmu?" Tanya Itachi.

"aku tak bisa merasakan kaki kananku." Jawab Sasuke.

'jangan-jangan saat Kabuto menempelkan tangannya di kaki kanan Sasuke. Tunggulah Sasuke sebentar lagi.' Batin Itachi.

Itachi lalu membuat handseal.

"Fire Release: Dragon Fire."

Itachi langsung menyemburkan api yang membentuk sebuah naga, naga api tersebut langsung bergerak kearah Kabuto. Kabuto yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Suiton: Daibakufu no Jutsu."

BLARRRRRRRRRRR

Jutsu Itachi tersebut dapat ditahan oleh jutsu Kabuto, dan membuat kepulan asap tebal. Kabuto lalu melompat kearah Sasuke.

SYUTTTTT JLEBBB

Sasuke langsung melemparkan Kunai yang sudah dialiri chakra raiton miliknya dan berhasl mengenai ular yang berada di tubuh Kabuto hingga ia tergantung kembali di langit-langit gua tersebut.

Itachi lalu melompat kearah Kabuto dengan pedang Sasuke yang berada ditangan kanannya. Kabuto yang melihat itu hanya diam saja.

SYUTTTT JRASHHHH

Tubuh Kabuto langsung mencair seketika dan Itachi tak sempat menebas tubuhnya.

TAP

Itachi berdiri sambil memegang pedang Sasuke ditangannya, perlahan tubuh Kabuto juga sudah mulai kembali seperti semula. Itachi memandang datar kearah Kabuto dengan mata eternal mangekyou sharingan miliknya.

"selama aku memiliki kekuatan untuk beregenerasi, melukaiku tidak akan gunanya. Dan Genjutsu juga tidak akan mempan terhadapku karena aku telah menutup penglihatanku. Kalian tidak akan bisa menang." Ucap Kabuto dengan seringai di wajahnya.

"sekarang kau sudah berada dalam genggamanku, berkat jutsu yang kuciptakan sendiri." Ucap Itachi.

"apa maksudmu?"

"aku sudah memperkirakan pertempuran ini akan terjadi akan tetapi sedikit melenceng karena Sasuke membantuku. Aku sudah memperkirakan kalau kau bersama Tobi akan berkhianat pada akatsuki, lalu aku menciptakan jutsu baru untuk mengalahkanmu."

"tsk jadi kau sudah tahu ya, Itachi. Kalau kami akan berkhianat padamu. Kau benar-benar ninja yang jenius."

"akhirnya selesai, waktuku disini sudah habis." Gumam Itachi. Kabuto hanya memandang heran kearah Itachi saat ia mendengar ucapan Itachi barusan.

"aku tak mengerti, apa maksudmu?" Tanya Kabuto dengan sedikit berteriak. Setelah itu tubuh Sasuke dan Itachi mulai bersinar seperti akan lenyap. Kabuto yang melihat itu tidak tinggal diam, ia lalu membuat handseal.

"Senpô: Muki Tensei."

Benda-benda mati yang berada di gua tersebut langsung bergerak kearah Sasuke bersama Itachi dan berusaha menusuk tubuh mereka berdua.

SYUTTT

Kabuto menatap tak percaya saat serangannya barusan hanya menembus tubuh Sasuke bersama Itachi.

'apa aku terkena genjutsu? Tapi penglihatanku sudah ditutup. Jika ini genjutsu maka…' Batin Kabuto.

Kabuto kembali membuat handseal.

"kai!"

Akan tetapi setelah itu tidak terjadi apa-apa. Kabuto dapat melihat tubuh Sasuke dan Itachi yang sudah akan menghilang.

"Tayuya Mateki: Mugen Onsa."

Tayuya lalu meniup suling miliknya.

'aku akan menghentikan pergerakan Sasuke bersama Itachi dan membalikan kendali genjutsu Itachi menjadi genjutsu Tayuya.' Batin Kabuto.

"a..ada apa ini…kenapa jutsuku tak mempan…" Kabuto kembali dikagetkan saat jutsunya kembali tak berpengaruh kepada Sasuke dan Itachi.

"sudah kukatakan yang kau lakukan akan sia-sia, kau sudah berada digenggamanku. Kalau kau ingin keluar dari tempat ini terima hidupmu yang sekarang dan jangan sesali semua yang berada di masa lalu. Kalau kau masih tak terima dengan hidupmu yang sekarang ini kau tak akan pernah bisa keluar. Ingat perkataanku!" tubuh Sasuke dan Itachipun menghilang entah kemana.

"sialan kau Itachi. Sekarang aku hanya perlu keluar dari markas ini dan mencari tempat baru untuk mengatur strategi." Ucap Kabuto.

TAP TAP TAP

Kabuto berlari kesana kemari akan tetapi ia tak menemukan jalan keluar sama sekali.

'kenapa tempat ini menjadi tak punya jalan keluar.' Batin Kabuto.

Dari tubuh Kabuto keluar beberapa ular putih, ular-ular putih tersebut menjadi besar seketika.

BLARRRRRRRR

Ular-ular tersebut berusaha masuk kedalam tanah dan menghancurkan langit-langit gua tersebut, akan tetapi tak berhasil bahkan retak sedikitpun tidak.

"SIALAN KAU UCHIHA ITACHIIIIIII!"

.

Itachi dan Sasuke berdiri tepat didepan Kabuto yang tengah menunduk.

"bagaimana kau bisa membuat Kabuto seperti ini?" Tanya Sasuke.

"dengan jutsu mata baruku." Jawab Itachi.

"bukankah Kabuto sudah menutup penglihatannya sehingga genjutsu tidak akan bisa mempan?"

"aku datang kesini bukan tanpa persiapan, Sasuke. Aku sedikit mempelajari tentang mata Ular dan genjutsu yang kuciptakan ini dapat menembus penglihatan Kabuto."

"apakah dia akan seperti ini selamanya, Itachi?"

"tidak, jutsu ini akan berhenti saat ia menerima kehidupannya yang sekarang dan tidak menyesali semua yang terjadi di masa lalu. Mungkin sekarang ini dia tengah mengamuk untuk mencari jalan keluar akan tetapi sehebat jutsu apapun itu dan seberapa besar efeknya tak akan pernah ada jalan keluar."

"hmm jadi apa yang sekarang akan kita lakukan?"

"karena dia sudah terkena genjutsu kotoamatsyukoyomi milikku, aku bisa memerintahkan Kabuto sesuai dengan perkataanku. Kita akan menghentikan jutsu edo tensei ini."

.

.

.

.

.

.

Para aliansi shinobi memandang tak percaya saat melihat Susano sempurna Madara yang ukurannya sangat besar.

"besar…sekali.."

"chakra yang sangat besar sekali…"

"masih belum…stabilkan!" ucap Madara. Susano sempurna Madarapun seketika sudah siap dengan baju perangnya yang sudah memegang katana besar.

BRUKK

"kita semua…akan mati!" beberapa shinobi langsung terduduk ditanah dengan keringat dingin yang bercucuran di wajah mereka.

"aku tak percaya…akan mati secepat ini."

"apakah ini kekuatan dewa shinobi?"

"chakra yang sebesar itu bisa stabil…." Gumam Darui yang Nampak sangat terkejut. Bukan hanya aliansi shinobi yang Nampak sangat terkejut, Naruto, Gaara dan Utakatapun sangat terkejut melihat susano Madara yang sangat besar.

"susano miliknya yang sekarang berkali-kali lipat lebih besar dari susano tadi." Gumam Utakata.

'berhati-hatilah, Uchiha Madara sekarang sudah mengeluarkan kekuatannya yang sesungguhnya.' Saran Kurama pada Naruto.

"hn aku tahu, Kurama."

'kau juga Gaara, kalau kau lengah sedikit saja kau akan tewas seketika.' Ucap Shukaku.

"aku sudah mengetahui tentang hal itu, yang jadi permasalahannya adalah bagaimana cara mengalahkan Uchiha Madara kalau seperti ini?" ucap Gaara.

Obito tersenyum tipis melihat Madara yang mengeluarkan susano sempurna miliknya.

"Kakashi, Guy tak perlu setakut itu melihat Uchiha Madara yang mengeluarkan susano sempurna miliknya." Ejek Obito kepada Kakashi dan Guy yang berada didepannya. Kakashi dan Guy yang tengah melihat kearah Madara langsung mengalihkan pandangannya kearah Obito.

"tsk!"

"sekarang kau tak akan bisa menang dari kami, Kakasi, Guy…HAHAHAHAHA!" ejek Obito sambil tertawa keras.

"kalian semua jangan takut, teguhkan tekad kalian! Kita pasti bisa mengalahkannya!" ucap Mifune pada seluruh aliansi shinobi yang berada dibelakangnya.

"tapi bagaimana kita semua mengalahkannya?!"

"aku juga tidak tahu cara mengalahkannya akan tetapi kita akan coba semua cara untuk mengalahkan Uchiha Madara." Jawab Mifune. Madara memandang dengan tatapan merendahkan kepada semua aliansi yang nampaknya ketakutan dan pandangannya berhenti tepat didepan Hachibi.

"keluarkanlah semangat kalian yang tadi menggebu-gebu, jangan buat rasa ingin bertarungku kembali turun. Dan Hachibi bersiaplah!" ucap Madara.

"aku tak akan kalah darimu, Bakayaro konoyaro." Madara hanya tersenyum tipis, susano sempurna miliknya langsung mengambil katana yang berada dipinggangnya.

"jiton no tate."

SYUTTTTTTTT BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

"UARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Para aliansi shinobi dan Hachibi langsung terhempas sangat jauh kebelakang saat dalam sekali tebasan oleh susano sempurna Madara, tak hanya para aliansi shinobi, Naruto, Gaara dan Utakata juga langsung terhempas jauh kebelakang karena dinding pasir besi yang melindungi mereka bertiga hancur.

BRUKKK

Tubuh Naruto langsung menghantam batu besar belakangnya hingga hancur, Utakata dan Gaara langsung mendekat kearah Naruto.

"arghhhhhhhh."

Gaara bersama Utakata dapat melihat luka yang menganga di perut Naruto yang dalam, darah segar terus keluar dari tubuh Naruto.

'tsk! Hanya terkena ujung pedangnya saja sampai seperti ini.' Batin Naruto.

"Naruto."

"Naruto luka diperutmu.."

BRAKK BRAKKK BRAKKK

Susano sempurna Madara berjalan mendekat kearah Naruto, Gaara dan Utakata. Susano Madara menghentikan langkahnya saat Madara sudah melihat Naruto dan dua anggotanya.

"kau kira aku akan melupakanmu, Uzumaki Naruto." ucap Uchiha Madara.

"tsk, kami semua terkecoh. Kukira kau hanya akan menyerang Hachibi akan tetapi kau juga berencana menyerang kami. Brengsek!" geram Gaara.

"kalian bertiga juga, adalah incaranku…" ucap Uchiha Madara.

BRUKK

Naruto langsung berdiri kembali walaupun luka diperutnya masih menganga lebar.

"aku tak menyangka, kau juga akan menyerangku…Uchiha Madara." Ucap Naruto.

"Uzumaki Naruto…kuharap luka yang kau terima itu tak membuat dirimu menyerah, aku ingin kau tunjukan kembali kekuatanmu itu." kata Madara. Sedikit demi sedikit luka Naruto sembuh kembali.

BRUKKK

"ughhhh.."

Naruto kembali terduduk ditanah sambil memegangi perutnya yang terluka.

"Naruto, kita harus mundur terlebih dahulu. Kita akan ketempat anggota akatsuki yang lain untuk mengobati lukamu itu." ucap Gaara dan Utakata. Madara yang melihat itu tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, susano sempurna miliknya langsung mengayunkan katana besarnya kearah Naruto, Utakata dan Gaara. Mata Naruto yang sudah menjadi rinnegan membelalakan matanya.

"akan ku dapatkan kau sekarang juga, Kyuubi!"

"GAARA, UTAKATA AWASSS! RINBO: HENGOKU!"

TRANKKKKK

Katana besar susano milik Madara langsung tertahan oleh jutsu Naruto barusan.

"lumayan…kau bisa menahan serangan dari susano milikku!"

"BIJUUDAMA!"

BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Susano Madara sedikit mundur bebepa langkah saat terkena Bijuudama yang datang secara tiba-tiba, Madara melirik kearah belakang dan ia dapat melihat kalau Bijuudama barusan dari Hachibi.

"Hachibi, nampaknya kau ingin menjadi yang pertama." Ucap Madara dengan nada datarnya.

"Naruto, kita harus cepat!" ucap Gaara.

"tsk, kita tak punya waktu untuk itu Gaara." Bantah Naruto.

'Kurama, bisakah kau berikan aku chakramu dalam jumlah banyak!' pinta Naruto yang sedang duduk diatas kepala Kurama.

'apa yang sedang kau pikirkan, Naruto….jangan-jangan kau ingin…' 'ya, benar Kurama. Aku ingin meminjam chakramu untuk menggunakan susano sempurna seperti milik Madara.' Potong Naruto.

'jangan konyol, Bocah. Kau belum pernah menggunakan susano sempurna seperti milik Madara. Kau tidak akan bisa menggunakan susano sempurna seperti milik Madara bocah.' Bentak Kurama.

'tapi aku akan mencobanya, Kurama. Kalau aku tak menggunakan susano sempurna bagaimana cara mengalahkan Madara. Hanya sekali tebasan katananya saja bisa menghancurkan apapun.'

'dengarkan bocah, aku tahu kau sekarang sudah kuat dengan memiliki doujutu sharingan dan Rinnegan, jujur saja kekuatanmu juga sudah bisa menandingi Madara akan tetapi beberapa jutsu yang Madara punya tak bisa kau lakukan.'

'jadi kau sudah siap diekstrak dari tubuhku, Kurama? Aku belum mencobanya dan mungkin saja berhasil. Kalau kau tak memberikan chakramu kepadaku berarti kau sudah siap untuk diambil oleh Madara.'

'tsk, aku akan memberikannya bocah. Dan semoga berhasil.'

TAP

"hn Gaara, Utakata mundur kebelakang. Aku ingin mencoba jutsu baru!"perintah Naruto dan dijawab anggukan oleh mereka berdua. Gaara dan Utakatapun langsung mundur beberapa langkah kebelakang.

BRAKKK

Tanah yang dipijak Naruto langsung retak dan keluar chakra hitam dalam jumlah banyak.

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Chakra hitam Naruto terus menjalar kelangit. sedangkan, teman-teman Naruto semasa di konoha memandang cemas kearah Naruto apalagi Ino dan Sakura.

"aku harus pergi ke tempat Naruto!" ucap Sakura.

"aku juga ikut, Sakura." Tambah Ino.

GREBB

"apa kalian sudah gila?" Tanya Shikamaru pada Sakura dan Ino. Ino dan Sakura memandang tak suka kepada Sai bersama Shikamaru yang menahan pergerakan mereka berdua.

"tapi aku harus ketempat Naruto!" Sakura bersikeras ingin ketempat Naruto.

"kuulangi lagi, apa kalian sudah gila,hah?! kalian bisa terbunuh dengan mudahnya kalau kalian pergi ketempat Naruto." ucap Shikamaru.

"yang dikatakan Shikamaru benar, jangan bertindak bodoh atau kalian berdua akan mati." Tambah Sai.

"tapi…" "Sakura, Ino dia sudah bukan teman kita lagi. Dia tak menganggap kita sebagai temannya sama sekali, bukannya kau tahu hal itu." potong Tenten.

"si bodoh itu sudah tak punya hati, hatinya sudah diselimuti dendam. Sakura, Ino dia itu musuh kita semua! " bentak Kiba. Ino dan Sakura hanya bisa menundukan kepalanya, Sai bersama Shikamaru lalu melepaskan genggaman tangan mereka.

"Kami semua masih mengganggap Naruto sebagai teman kami, bukan hanya kalian berdua. Walaupun dia pernah beberapa kali coba membunuh kami semua. Sakura, seharusnya kau bisa berpikir kalau kau tewas tak ada ninja medis sehebat dirimu untuk menggantikanmu. Tapi sekarang mau tak mau kita harus mengalahkan Naruto bersama Hinata kalau tidak, dunia akan berakhir." Ucap Shikamaru.

'sedari tadi aku tak melihat keberadaan Sasuke di sini, kemana perginya dia?' batin Shikamaru.

Ino dan Sakura hanya memandang dengan pandangan yang sulit diartikan kearah Naruto.

'Sasuke-kun, kau dimana? Bantu aku untuk menghentikan Naruto. aku ingin berkumpul kembali dengan tim 7.' Batin Sakura.

Madara hanya diam memperhatikan Naruto sambil melipatkan kedua lengannya didepan dada. Chakra Naruto perlahan membentuk sesosok mahluk yang sangat besar.

"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!"

Chakra hitam Narutopun langsung berubah menjadi susano sempurna seperti milik Madara akan tetapi susano Naruto berwarna hitam.

"stabilkan!"

Susano sempurna milik Naruto seketika sudah siap dengan baju tempurnya, ditangan kanannya memegang sebuah bor besar dan ditangan kirinya katana besar.

"t-tak mungkin….dua susano sempurna….!"

Aliansi shinobi kembali dikagetkan saat Naruto memunculkan susano sempurna miliknya yang berwarna hitam dengan mata merah menyala dan dikedua tangannya sudah siap bor bersama katana besar.

'kerja bagus, Naruto!' puji Kurama.

Madara tersenyum tipis melihat kemampuan Naruto yang sangat diatas rata-rata.

"Uzumaki Naruto, harus kuakui kekuatanmu sudah melebihi kemampuan kelima kage…dan tak ku sangka kau juga bisa menggunakan susano sempurna sepertiku, aku kira hanya diriku yang bisa menggunakan susano sempurna." Puji Madara.

"tsk, cukup basa-basimu!" ucap Naruto.

"kapten, bagaimana ini?!" Tanya salah seorang shinobi aliansi.

"aku juga tidak tahu, kita harus menjaga jarak dari mereka berdua. Pertarungan ini bukan selevel dengan kita….ini pertarungan antar dewa shinobi!" jawab Darui.

"kita harus menghentikan patung yang tengah mengamuk itu dan mengalahkan orang yang berada didekat dengannya." Ucap Shikamaru.

"usul bagus anak muda, semua kita pergi sekarang!" seketika para aliansi shinobi langsung bergerak kearah Obito yang tengah bertarung dengan Kakashi bersama Guy.

Dua susano sempurna yang berbeda saling berhadapan, Madara hanya memasang wajah datar miliknya.

"kita mulai pertarungan sesungguhnya!"

SYUTTTTT TRANKKKKKK WUSHHHHHH

Katana besar milik susano Madara dapat ditahan oleh susano Naruto, Naruto lalu berusahan menusuk susano Madara dengan bor besar miliknya.

TRANKKKK

Madara dapat menahannya dengan mudah. Madara melirik kearah Utakata dan Gaara yang berada dibelakang susano Naruto, Madara tersenyum tipis saat mendapat sebuah rencana. Susano Madara lalu melemparkan salah satu katana yang dipegang oleh tangan kanannya kearah Gaara dan Utakata.

SYUTTTT

Naruto mengikuti arah katana tersebut dan ia terkejut kalau katana itu menuju kearah dua anggotanya. Tak hanya Naruto, Gaara bersama Utakata juga terkejut saat Madara melemparkan katana susano sempurna miliknya kearah mereka berdua.

TRANKKK

Susano Naruto beruntung dapat mementalkan katana susano Madara, Madara yang melihat itu langsung menggerakan Susano miliknya. Susano Madara lalu mengayunkan tinjunya kearah susano sempurna Naruto.

DHUAGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHH BLARRRRRRRRRRRRRRRRRR

Naruto yang terkejut tak sempat menahan dan dirirnya bersama susano sempunrnanya langsung terpental jauh kebelakang saat terkena pukulan dari susano sempurna Madara. Sekarang jarak pertarungan Madara semakin menjauh dari pertarungan Obito bersama aliansi.

"NARUTO!"

BRAK BRAK BRAK GREBB

Susano sempurna Madara berjalan kearah katananya yang tertancap ditanah, dan setelah itu ia langsung mengambilnya.

BRAKKKK WUSHHHHHH

Gaara dan Utakata yang baru saja akan ketempat Naruto dikagetkan saat Susano sempurna Madara melompat kearah susano Sempurna Naruto.

"NARUTO!"

"mati kau, bocah!"

TRANKKK DHUAGHHHHHHHHHHHHHHH BLARRRRRRRRRRRRRR

Susano Madara yang bermaksud menusukan kedua katananya ketubuh susano Naruto dapat ditahan oleh susano Naruto, setelah itu Susano Naruto bangkit lalu menancapkan bornya ditanah. Susano Naruto lalu menghantamkan tinjunya kearah susano Madara.

BRAKKKKKKKKK

Susano Madara sedikit mundur beberapa langkah saat menahan pukulan susano sempurna milik Naruto, susano Naruto lalu mengambil kembali bor yang tadi ditancapkan ditanah.

"tsk!" Naruto mendecih tidak suka saat serangannya barusan dapat ditahan. Mata Rinnegan miliknya memandang tajam kearah Madara.

"lumayan juga bocah!" puji Madara. Madara lalu membuat handseal seketika. "…..kita lihat apakah kau akan bertahan, bocah ingusan!"

" TENGAI SHINSEI."

.

.

.

.

.

.

Di markas akatsuki

Itachi dan Sasuke tengah berdiri didepan tubuh Kabuto yang sudah terkena genjutsu Itachi.

"Kabuto, sekarang beritahu aku apa segel jutsu edo tensei?!" perintah Itachi pada Kabuto.

"Ne, Ushi, Saru, Tora, Tatsu, I." jawab Kabuto.

"jadi itu ya segel jutsu edo tensei tersebut." Gumam Sasuke.

"baiklah Kabuto..Ne..Ushi…Saru..Tora..Tatsu…I…edo tensei no jutsu…Kai!"

WUSHHHH

Seketika dari tubuh Kabuto muncul hembusan angin.

"akhirnya jutsu menjijikan itu sudah berakhir."

.

.

.

.

.

.

Di medan perang.

Para edo tensei yang sudah tersegel oleh para shinobi aliansi mengeluarkan cahaya yang sangat terang. Tak berapa lama dari edo tensei-edo tensei tersebut keluar para arwah shinobi-shinobi tersebut menuju langit.

Naruto, Utakata dan Gaara dikejutkan saat di langit muncul meteorit yang sangat besar.

"a..apa i..itu?" Tanya Utakata saat melihat Meteorit yang sangat besar.

BLARRRRRRR WUSHHHH

Akan tetapi semua shinobi yang berada disana kembali dikagetkan saat susano sempurna Madara menghilang secara tiba-tiba dan meteorit tadi hancur seketika menjadi berkeping-keping.

TAP

Madara berhasil mendarat sempurna ditanah, tetapi sedetik kemudian tubuh Madara langsung bersinar.

"apa yang terjadi? Kenapa tubuhnya bersinar?"

"apa jangan-jangan jutsu baru.." ucap para shinobi aliansi saat melihat Madara.

"apa sesuatu telah terjadi pada pengguna jutsu?" gumam Madara. Naruto tersenyum saat melihat kearah Madara.

'sepertinya Itachi berhasil menghentikan edo tensei, sekarang Uchiha Madara sudah kalah.' Batin Naruto.

Madara lalu melesat kearah Utakata dan Gaara sambil membuat handseal dengan cepat.

"Katon: Gōka Messhitsu."

Jutsu api tingkat tinggi itu langsung melesat kearah Gaara dan Utakata. Gaara yang sudah masuk dalam Bijuu Mode miliknya langsung mengarahkan pasir besi miliknya untuk menahan serangan Madara.

"Jiton No tate!"

BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Gaara dan Utakata berhasil selamat dari serangan terakhir Madara barusan. Naruto menaikan sebelah alisnya saat merasakan chakra Madara.

'kenapa chakra Madara yang mulai tepisah dari tubuhnya kini malah menempel kuat. Apa dia kembali seperti semula? Kenapa dia tidak menghilang?' batin Naruto.

Madara lalu mebuat handseal seketika.

"edo tensei : kai!"

Seketika cahaya yang tadi muncul di tubuh Madara langsung menghilang entah kemana, Madara hanya berdiri angkuh saat melihat ekspresi kaget dari semua orang.

"ba-bagaimana bisa…ini terjadi?!"

"Jadi, Ichibi, Rokubi, Hachibi dan Kyuubi kau tak akan bisa menghentikanku lagi." Ucap Madara. Naruto yang masih menggunakan susano sempurna miliknya menggeram Marah dan setelah itu Madara langsung membuat handseal.

"Mokuton :: Mokuryu no Jutsu."

SYUTTTTTT GREBBBBBBBBBBBB

Susano sempurna Naruto yang baru saja akan menusukan bor ke tubuh Madara langsung tertahan saat muncul Naga Kayu dari tanah dan langsung melilit susano sempurna Naruto.

GREEEEEBBBB GREBBBBBB GREBBBBBB

Tak hanya Naruto, Hachibi, Utakata dan Gaara juga langsung terlilit oleh naga kayu yang muncul secara tiba-tiba dari dalam tanah tersebut.

"sialan!" geram Hachibi saat tubuhnya terlilit dan tak bisa bergerak. Naruto merasakan chakranya seperti diserap oleh Naga kayu tersebut.

BRAKKKKK

Naruto berusaha melepaskan diri saat chakranya terus menerus diserap oleh Naga kayu tersebut, susano miliknya perlahan demi perlahan seperti akan menghilang.

'ugh chakraku.' Batin Naruto.

"sialan, naga kayu ini menyerap chakra kita!" geram Utakata.

.

.

.

.

.

.

Jiraiya, Orochimaru dan keempat Hokage tengah melompati dahan-dahan pohon yang berada dihutan tersebut.

"Kakak, aku merasakan chakra yang sangat besar!" ucap Tobirama kepada kakaknya yaitu Hashirama.

"apakah itu chakra Madara?" Tanya Hashirama.

"ya, salah satu dari mereka adalah Chakra Madara. Akan tetapi tak hanya chakra Madara, aku juga merasakan chakra yang tak biasa. nampaknya mereka adalah Jinchuuriki." Jawab Tobirama.

"nampaknya dia tengah bertarung melawan para Jinchuuriki tersebut." Ucap Hiruzen.

"sepertinya dia menikmati pertarungan di medan perang!" ucap Hashirama.

"pertama-tama, kita harus pergi ketempat lima Kage." Kata Jiraiya.

"untuk apa, Jiraiya? Bukankah kau bilang sekarang di medan perang tengah dalam keadaan darurat!" ucap Hiruzen.

"bukankah kelima kage berada dimedan perang, Jiraiya? Untuk apa kita bertemu mereka terlebih dahulu?" Tanya Orochimaru.

"aku mendapatkan berita dari markas pusat kalau kelima kage tengah sekarat sekarang dan salah satunya adalah cucu anda Hashirama-sama, Tsunade!" jawab Jiraiya.

"Tobirama, lacak chaka kelima kage!" perintah Hashirama pada Tobirama.

"hn!"

TAP

Tobirama menghentikan perjalanannya dan setelah itu menutup kedua matanya untuk mencari chakra dari kelima kage.

"aku menemukannya, mereka tak jauh dari sana. dan tak hanya kelima kage, disana terdapat beberapa shinobi yang nampaknya sedang mengobati luka mereka berlima!" ucap Tobirama sambil membuka kedua matanya.

"kita ketempat mereka terlebih dahulu, terlebih lagi aku ingin melihat cucuku Tsunade!" ucap Hashirama dan setelah itu mereka semua melanjutkan perjalanan ketempat kelima Kage.

Cukup jauh dari hadapan mereka, kelima kage tengah terkapar ditanah dengan luka yang parah di tubuh mereka semua. Ninja medis yang sudah sampai disana langsung mengobati luka mereka berlima secara cepat.

"Tsunade-sama, bertahanlah!" ucap Shizune pada Tsunade yang terkapar ditanah dengan luka yang berada diperutnya yang terus mengeluarkan darah segar. Tsunade dengan pandangan lemah melirik kearah Shizune yang sedang mengobati lukanya.

"Shi….Zu…..Ne!" ucap dengan nada yang sangat lemah.

"jangan banyak bicara terlalu banyak Tsunade-sama, kita harus menyembuhkan lukamu terlebih dahulu!" ucap Shizune.

'sial, jantungnya semakin melemah!' batin Shizune.

"dua orang cepat kesini, bantu aku!" perintah Shizune pada ninja medis yang sedang menganggur.

"baik, Shizune-sama!"

Mereka berdua lalu mengobati luka ditubuh Tsunade, Tsunade hanya bisa tersenyum tipis melihatnya.

"ughh….kita masih…beruntung…..masih..da..pat…hidup! kekuatan Ma…Dara benar…benar…hebat!" ucap Yondaime Kazekage.

"Kazekage-sama, jangan dulu banyak bergerak!" ucap Ninja medis yang tengah mengobati lukanya.

"bagaimanapun kita harus berjuang sampai titik darah penghabisan, kita tak boleh mati disini. Masih banyak pekerjaan sebagai Kage yang belum kita kerjakan yaitu memenangkan perang ini!" ucap Tsuchikage.

"uhuk…uhukk…kau benar." Tambah Mizukage.

ZWUSHHHH TAP

Kelima kage dan para ninja medis langsung melihat kearah beberapa orang yang baru saja sampai disini.

"hmm, bau peperangan sudah dapat tercium di tempat ini!" ucap Hashirama sambil mengedarkan pandangannya kesegala arah dan ia dapat melihat daerah ini sudah rata dengan tanah.

"nampaknya disini sudah terjadi pertarungan yang sangat hebat sehingga tempat ini hancur seperti sekarang." Gumam Hiruzen.

TAP

"ughhhh…"

Tsunade yang mendengar suara barusan tersebut langsung duduk diatas tanah walaupun rasa sakit yang luar biasa ia rasakan.

"Tsunade!" Panggil Jiraiya pada lalu mengalihkan pandangannya kearah Jiraiya dan alangkah terkejutnya ia saat melihat sekerumunan orang yang bersama Jiraiya.

"Kakek, paman, Sandaime-sama, Minato dan Orochimaru?!"

"Tsunade, kau masih mengingat kami semua ternyata! Kau sekarang sudah besar dan menjadi perempuan yang cantik." Puji Hashirama pada cucunya.

"hn!" hanya kata tersebut yang keluar dari Tobirama sambil melipat kedua lengannya didepan Dada.

"Jiraiya, Orochimaru kalau kalian sudah berhasil mengedo tensei keempat Hokage terdahulu sekarang…berarti…" "benar Tsunade, sekarang aliansi tengah terpojokan oleh kubu Madara dan akatsuki jadi aku membangkitkan mereka!" potong Jiraiya.

Keempat kage bersama para ninja medis lainnya langsung mengalihkan pandangan mereka kearah keempat Hokage.

"Hokage pertama…yang merupakan dewa Shinobi juga dibangkitkan!"

"tak ku sangka keempat Hokage juga akan dibangkitakn oleh Jutsu edo tensei!" ucap Oonoki sambil menatap keempat Hokage .

"sebuah kehormatan bisa bertemu dengan keempat hokage terdahulu!" ucap Yondaime Kazekage.

"Tsunade, apa tadi disini terjadi pertarungan yang sangat hebat?" Tanya Hiruzen.

"ya, benar Sandaime-sama. Kami, kelima kage melawan Uchiha Madara akan tetapi karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh antara kami berlima, Madara dapat membuat kami sekarat dan untungnya para ninja medis ini datang tepat waktu, kalau tidak mungkin nyawa kami berlima sudah tak dapat tertolong!" jelas Tsunade.

"si brengsek Madara, nampaknya kekuatannya tidak hilang-hilang!" geram Tobirama.

BRAKKKK

Kelima Kage dan para ninja medisnya menatap kaget saat tiba-tiba tanah yang dipijak Tobirama retak seketika akan tetapi Tobirama hanya diam sambil menyilangkan kedua lengannya didada.

"Tobirama, sudah kukatakan jangan buang-buang chakramu disaat seperti ini!" perintah Hashirama pada adiknya yang berambut putih tersebut. Tobirama lalu menurunkan intensitas chakranya ke normal kembali.

'chakra yang luar biasa…..' batin Mizukage.

"Tsunade, dari cerita yang kudengar dari Jiraiya sekarang kau menjadi Hokage di desa konoha?" Tanya Hashirama.

"ya, begitulah kakek. Sebenarnya jabatan ini diberikan kepada Jiraiya akan tetapi Jiraiya menolak lalu memilihku sebagai Hokage kelima!" jawab Tsunade.

Jiraiya yang sedari tadi diam bersama Orochimaru, melirik kearah Minato yang sedari tadi diam tak mengeluarkan sepatah katapun.

'apa yang tengah dia pikirkan?!' batin Jiraiya.

PLOKK

Minato yang tengah melamun sedikit terlonjak kaget saat Jiraiya menepuk pundaknya dengan pelan.

"Jiraiya-sensei."

"sudah kuduga kau tengah melamun Minato, apa yang sedang kau pikirkan Minato?" Tanya Jiraiya.

"Naruto, aku sedang memikirkan tentang Naruto." jawab Minato sambil memandang kosong kearah Minato.

"kau tahu, Jiraiya-sensei….andai kala itu aku bersama Kushina tidak tewas saat penyerang Kyuubi mungkin aku bisa merawat Naruto dengan kasih sayang dari kami berdua, sebagai kedua orang tuanya. Jadi dia tak perlu merasakan kesepian." Gumam Minato sambil menutup kedua matanya.

"kau tak perlu menyesali masa lalu, Minato." Saran Jiraiya. Jiraiya dapat melihat Hashirama, Tobirama dan Hiruzen tengah berbincang-bincang bersama kelima kage dan yang lainnya. Sedangkan Orochimaru tengah duduk diatas batu yang jaraknya cukup jauh dari mereka.

"kita harus menjernihkan pikiranmu dulu, Minato. Kita cari tempat untuk menenangkan hati sebelum kita pergi ke medan perang!" ucap Jiraiya.

"baik, Jiraiya-sensei."

"kalian berdua akan kemana?" Tanya Hiruzen pada Jiraiya dan Minato.

"aku dan Minato ingin berbicara sebentar." Jawab Jiraiya.

ZWUSHHHH

Jiraiya dan Minato langsung menghilang menggunakan shunsin mereka masing-masing.

"Hiruzen, mereka berdua akan pergi kemana?" Tanya Tobirama.

"mereka berdua ingin berbicara sebentar, nampaknya Minato tengah mengalami Masalah!" jawab Hiruzen.

"maksudmu, Yondaime Hokage itu Hiruzen?" Tanya Hashirama.

"ya, anda benar Hashirama-sama."

"sepertinya memang benar Yondaime Hokage tersebut sedang mengalami masalah, sedari tadi ia melamun dan tak berbicara sepatah katapun." Ucap Hashirama.

"ku harap Jiraiya bisa membereskannya." Gumam Hiruzen.

WUSHHH TAP

Jiraiya dan Minato seketika bediri ditengah-tengah hutan yang jaraknya cukup jauh dari tempat kelima kage dan yang lainnya.

BRUKK

Jiraiya menyenderkan punggungnya dipohon yang berada dibelakangnya. Cukup lama keadaan hening tercipta diantara mereka berdua, tak ada yang memulai pembicaraan.

"Minato, seharusnya kau tak perlu menyesali masa lalumu terlebih lagi itu adalah kejadian yang sudah sangat lama." Ucap Jiraiya memulai pembicaraan.

"Tapi Jiraiya sensei, aku adalah ayah yang buruk didunia ini…aku tak bisa menemani Naruto disaat ia sedang kesepian, aku tak bisa melindunginya saat ia sedang dalam keadaan berbahaya..aku..aku tak pantas disebut sebagai seorang ayah!"

DHUAKKKKKKK BRAKKKKK

Jiraiya hanya tenang-tenang saja saat melihat Minato menghantamkan tinjunya kepohon hingga pohon tersebut tumbang. Jiraiya dapat melihat Minato menangis dalam hening.

"asal Kau Tahu Jiraiya-sensei, aku dan Kushina pernah bertemu dengan Naruto saat Naruto akan mencoba mengendalikan chakra Kyuubi….Naruto bahkan tak mengenali kami berdua, itu membuat hati kita berdua sakit…." Jiraiya hanya diam saat Minato menjeda kalimatnya, air mata terus mengalir dari kedua mata sang Yondaime Hokage tersebut. "…..aku bisa memakluminya karena dia belum bertemu dengan kami berdua, tapi saat kami berdua memberi tahu kalau kami berdua adalah orang tuanya, Naruto Nampak sangat marah, ia membeberkan semua rasa sakit dihatinya dari dirinya yang kesepian karena seluruh penduduk konoha yang memusuhinya, di buat sekarat oleh penduduk desa konoha, hingga rencana penghancuran desa konoha karena ia ingin membalas semua perbuatan penduduk desa konoha padanya…..aku dan Kushina sangat sedih saat Naruto menceritakan itu semua sambil menangis, kami berdua tak bisa berbuat apa-apa untuk Naruto….apa gunanya kami berdua sabagai orang tua dari Naruto kalau kami berdua tak bisa berbuat apa-apa untuk Naruto, benarkan Jiraiya-sensei? Dulu aku berharap Naruto akan menjadi pahlawan di desa konoha akan tetapi malah kebalikannya."

Jiraiya menutup kedua matanya sebentar lalu membuka matanya kembali.

"Minato, seharusnya kau mengerti kalau ini adalah jalan yang kami-sama berikan kepada kau dan Kushina. Kematian dirimu dan Kushina sudah diatur oleh Kami-sama, jadi kau tak perlu menyesalinya. Seharusnya kau tak berfikir seperti itu Minato, kau dan Kushina memang tak bisa berbuat apa-apa untuk Naruto karena kalian berdua sudah tewas setelah Naruto lahir….seharusnya aku yang kau salahkan Minato, aku sebagai kakek dari Naruto tak bisa membimbing Naruto kejalan yang benar. Aku tak ada saat Naruto membutuhkan seseorang disampingnya, aku tak ada saat Naruto kesepian bahkan aku tak ada saat semua warga konoha berbondong-bondong ingin membunuhnya. Sudah beberapa kali Naruto ditemukan sekarat oleh Hokage ketiga dan untungnya nyawa Naruto terselematkan…aku dan Hokage ketiga sudah melihat kebencian dari sorot mata Naruto pada seluruh penduduk desa konoha, waktu itu aku mengelak kalau Naruto tak mempunyai sifat seperti itu. akan tetapi saat aku mengikuti Naruto secara diam-diam, aku melihat Naruto tengah duduk dipinggir danau sambil menangis dalam keheningan dan tak berapa lama datang anak-anak seusianya yang mengejek Naruto. aku terkejut saat Naruto membunuh anak-anak tersebut dengan beringasnya dan mulai saat itu kebencian didalam dirinya mulai memenuhi seluruh hatinya." Jelas Jiraiya.

Hening, keadaan hening kembali melanda mereka berdua. Jiraiya dan Minato sibuk dengan pikiran masing-masing, hanya terdengar semilir angin yang menerpa wajah mereka berdua.

"dan apakah rencana Naruto untuk menghancurkan konoha tercapai?" Tanya Minato.

"ya, Naruto dapat menghancurkan desa konoha dan meratakan seluruh desa konoha."

"tapi kenapa Naruto mendeklarasikan perang dunia shinobi keempat kalau tujuannya untuk menghancurkan desa konoha telah berhasil ia lakukan?" Tanya Minato.

"aku juga tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Naruto, dia ingin menguasai dunia bersama kelompoknya yaitu akatsuki. Aku sudah mencoba menghentikannya beberapa kali akan tetapi karena kekuatanku berada dibawah Naruto, ia dapat mengalahkanku dengan mudah."

"tak mungkin kekuatan Naruto melebihi kekuatan sensei."

"tapi itulah kenyataannya, saat Naruto masih berada dikonoha aku mengajarkan Naruto sennin mode dan dia berhasil dalam beberapa hari untuk menguasainya. Ditambah lagi dengan doujutsu mata seperti sharingan hingga rinnegan dan jangan lupakan Kyuubi yang berada didalam tubuhnya." Ucap Jiraiya.

"Naruto…"

"Minato, sekarang kau tahukan apa yang harus kau lakukan? Nampaknya sekarang kau tak seperti tadi, aku membawamu kesini agar kau melepaskan semua apa yang sedang menganggumu. Di medan perang kau harus focus dan tak boleh lengah sedikitpun. Kita pergi!"

"baik, Jiraiya-sensei!"

ZWUSHHHH

Jiraiya bersama Minatopun langsung pergi menuju ketempat kelima kage dan yang lainnya berada.

WUSHHH TAP

Kelima kage, ketiga hokage dan yang lainnya mengalihkan pandangannya kepada Jiraiya dan Minato yang baru saja datang.

"maaf menunggu lama!" ucap Minato meminta maaf.

"Jiraiya, nampaknya kau berhasil." Ucap Hiruzen.

"ya begitulah." Balas Jiraiya.

"karena kelima kage sekarang sudah seperti semula, kita semua akan langsung pergi ke medan perang dan memenangkan perang ini!" ucap Hashirama.

'Madara, tunggu aku di medan perang..' batin Tobirama.

.

.

.

.

.

.

.

Itachi hanya diam didepan Kabuto yang tengah menundukan kepalanya.

'Kabuto, aku prihatin padamu. Hanya karena kau ingin diakui keberadaannya oleh semua orang kau rela berbuat hingga sejauh ini, aku tak tahu seberapa berat penderitaanmu itu.' batin Itachi.

Sedangkan Sasuke tengah melihat-melihat semua yang ada di markas akatsuki tersebut.

"Sasuke, sedang apa kau disana?" Tanya Itachi.

"hn hanya melihat-lihat." Jawab Sasuke, Sasuke lalu berjalan mendekat kearah Itachi. Itachi dan Sasuke lalu pergi berjalan keluar markas akatsuki tersebut meninggalkan Kabuto yang berada didalam markas tersebut.

"Itachi, tugasmu untuk menghentikan jutsu Edo tensei telah selesai. Jadi kau akan kemana sekarang?" Tanya Sasuke saat sudah berada diluar markas akatsuki.

"hn aku akan pergi kemedan perang untuk membantu Naruto dan teman-temanku yang tengah bertarung di medan perang!" jawab Itachi.

"hn aku ikut denganmu Itachi."

"hn terserah kau saja Sasuke, kita berangkat!"

"hn.

.

.

.

.

.

.

Madara tersenyum tipis saat naga kayu miliknya menyerap chakra para jinchuuriki tersebut, ia lalu berlari kearah Gaara dan Utakata yang nampaknya sudah sangat lemah. Naruto yang melihat Madara tengah berlari menuju seseorang langsung menggeram marah saat Naruto mengetahui kalau Madara berlari kearah Gaara bersama Utakata.

"tak akan kubiarkan kau menyentuh mereka berdua, mayat hidup!"

Susano sempurna Naruto yang tadi akan menghilang kembali seperti semula.

BRAKKKKKK

Susano sempurna Naruto dapat menghancurkan naga kayu yang melilitnya, ia lalu mengayunkan pedangnya kearah Madara.

SYUTTTTTT TRANKKKKKKKK BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Tubuh Madara langsung terbelah dua saat terkena serangan susano sempurna Naruto barusan walaupun ia berusaha menahannya dengan susano akan tetapi susano miliknya hancur seketika. Gaara yang melihat itu langsung mengambil alat penyegel yang ia ambil dari salah satu shinobi yang tewas tadi, ia berusaha mengambil kunai yang sudah ditempeli kertas penyegel tersebut dikantong ninjanya. Setelah susah payah karena tubuhnya terlilit jutsu mokuton Madara, ia langsung melemparkannya kearah Madara.

BRAKKK TAP

Gaara berdecih tidak suka saat kunai barusan menancap pada batang pohon yang muncul didepan Madara secara tiba-tiba. Tubuh Madara perlahan menyatu kembali. Naruto yang melihat itu langsung mengarahkan bor susano sempurnanya kearah Madara.

SYUTTT WUSHHH

Akan tetapi ia dikagetkan saat susano sempurnanya menghilang, tubuh Naruto yang lemas langsung terjun kebawah. Hachibi yang sudah dapat menghancurkan kayu-kayu tersebut mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.

"bijuudama!"

Bijuudama tersebut langsung mengarah kearah Naruto yang sedang akan jatuh ketanah. Gaara dan Utakata tak terima melihat itu.

BRAKKKK BRAKKKKK

Kayu-kayu yang melilit tubuh Gaara dan Utakata hancur seketika saat mereka berdua berubah menjadi Bijuu sempurna.

TAP BRUKK

Naruto langsung mendarat dengan tidak mulus dikepala Shukaku.

"Naruto, kau tak apa?" Tanya Gaara. Akan tetapi tak ada respon sedikitpun dari Naruto. Saiken yang melihat Bijuudama yang semakin dekat kearah mereka berdua langsung mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.

"Bijuu-"

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR BRAKKKKKKKKKKKKKKKKKKK

"SAIKEN!"

Tubuh Saiken langsung terhempas kebelakang saat Bijuudama Hachibi tersebut mengenai tubuhnya. Shukaku menggeram marah kearah Hachibi, ia juga perlahan mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama. Shukaku dapat melihat Hachibi juga tengah mengumpulkan chakra untuk membuat bijuudama.

"Bijuudama!" "Bijuudama!"

DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Ledakan besar langsung terjadi saat kedua Bijuudama itu saling beradu. Shukaku berdecih tidak suka saat melihat Hachibi tersenyum mengejek kearahnya.

Tubuh Madara yang masih terus beregenerasi hanya menyeringai melihat pertarungan antar Bijuu tersebut.

"pertarungan Bijuu yah? Sangat menarik sekali!" ucap Madara.

"kau kira kami akan mengabaikanmu, heh? segel dia!" perintah Kitsuchi.

"baik!" Madara langsung mengalihkan pandangannya dan ia dapat melihat Kitsuchi, Mifune, Darui dan dua shinobi penyegel berada didekatnya.

SYUTTTTTT BRAKKKK

Tubuh Madara yang hampir akan tersegel langsung mengeluarkan susano.

"tsk, sangat susah sekali menyegelnya!" rutuk salah satu shinobi penyegel.

"hn kau kira kalian dapat menyegelku heh?!" ejek Madara, susano Madarapun langsung menghilang seketika. Madara mengambil gunbai miliknya yang berada dibalik punggungnya.

"tsk, sombong sekali kau!" geram salah satu shinobi penyegel.

"aku akan membuktikannya pada kalian, kekuatan kecil sang dewa shinobi. Melawan anak kecil tak perlu memakai kekuatan penuhkan heh?" ejek Madara.

"sialan kau!"

"aku akan membereskan kalian terlebih dahulu dan kembali bertarung melawan bocah Uzumaki tersebut." Ucap Madara.

.

"Shukaku, mundur!" perintah Saiken pada Shukaku yang berada didepannya.

"hm baiklah!" Shukaku lalu mundur kebelakang, dan ia menurunkan tubuh Naruto ketanah. Ia dapat melihat Naruto yang sedang mengatur nafasnya yang memburu, keringat membasahi tubuhnya.

"tsk, sial chakraku!" geram Naruto.

"Corrosive Mist."

Rokubi langsung membuat kabut tebal yang terdiri dari zat alkali yang sangat korosif dari dalam mulut nya. Kabut tebal tersebut bergerak kearah Hachibi.

"Bijuu Hachimaki!"

Hachibi melilit semua tubuhnya dengan tentakel dan langsung berputar dengan sangat cepat sehingga membuat putaran yang sangat cepat.

WUSHHHHHHHHHHHHHHHHH

Hembusan angin yang besar akibat dari jutsu Hachibi tersebut langsung menghilangkan kabut yang dibuat oleh Saiken tadi.

"kau tak akan bisa mengalahkanku, Bakayaro Konoyaro YEAH!" ucap Killer Bee.

"tsk, sialan kau Gyuki!" geram Shukaku.

"Shukaku, tak seperti biasanya kau bertarung seperti ini, biasanya kau selalu tidur dan tidur." Ejek Gyuki atau Hachibi.

"diam kau Gyuki!" bentak Shukaku.

"aku tak akan membiarkan akatsuki atau Madara memenangkan peperangan ini walaupun lawanku adalah sesama Bijuu!" ucap Gyuki.

"kalau itu maumu, bersiaplah Gyuuki kami berdua juga tak akan membiarkan Madara atau aliansi shinobi memenangkan peperangan ini." Ucap Saiken.

"kami berdua akan mengalahkanmu, gurita berkepala kambing!" ucap Shukaku yang sudah berada disamping Saiken.

"kita buktikan siapa yang lebih kuat!"

TAP

Naruto mencoba berdiri seperti semula walaupun tubuhnya sudah sangat lemah dan pandangannya masih sedikit mengabur.

"brengsek kau mayat hidup!" gumam Naruto. Naruto mengedarkan pandangannya kegela arah, Ia dapat melihat Saiken bersama Shukaku tengah berhadapan dengan Hachibi, Tobi tengah melawan para aliansi shinobi dan Madarapun tengah bertarung melawan aliansi shinobi.

'Naruto, apa kau baik-baik saja? Sudah kukatan kau hanya bisa menggunakan susano sempurna dalam waktu singkat akan tetapi kau keras kepala dan lihat sekarang apa yang terjadi dengan tubuhmu.' Ucap Kurama.

"Kurama, sekali-kali kita harus membuat hal gila untuk melindungi orang yang berharga bagi kita walaupun nyawa taruhannya." Ucap Naruto.

'terserah kau saja, Naruto. tubuhmu akan seperti itu dalam beberapa menit, dari dalam aku akan mengalirkan chakraku padamu untuk mengembalikan chakramu.' Ucap Kurama.

"hn."

TAP

Naruto dengan pandangan yang masih mengabur melihat keselilingnya dan ia dapat melihat aliansi shinobi yang menglilingi tubuhnya dalam jumlah yang lumayan banyak.

"kau kira kami akan membiarkanmu hidup,hah? Kami semua akan membunuhmu Uzumaki Naruto."

'sial, disaat seperti ini membuat satu jutsupun adalah hal mustahil.' Batin Naruto.

.

.

.

.

.

Kelima Kage, keempat hokage, Orochimaru, Jiraiya bersama ninja medis tengah melompati satu persatu pohon untuk pergi kemedan perang.

"sekarang aku tidak akan kalah lagi darinya.." ucap Raikage.

"kita harus membuat rencana untuk bisa mengalahkan Madara." Ucap Yondaime Kazekage.

"tak perlu, aku yang akan melawan teman lamaku, Uchiha Madara." Kata Hashirama.

"tapi Kakek, kekuatan Uchiha Madara sanga-sangat kuat bahkan kami berlima dibuat sekarat olehnya…apalagi ditambah doujutsu rinnegan miliknya!" ucap Tsunade.

"itu benar, Hashirama-sama. Walaupun kami sudah menggabungkan kekuatan kami berlima akan tetapi perbedaan kekuatan kita masih sangat jauh darinya!" tambah Oonoki.

"kakak, aku..." "Tobirama, Dia rival sekaligus teman lamaku Uchiha Madara. hanya aku yang dapat menghentikannya." Potong Hashirama.

"di medan perang lawan kita tak hanya Uchiha Madara, akan tetapi ada pria bertopeng dan tentunya akatsuki." Ucap Jiraiya.

"pria bertopeng?"

"ya, orang itu selalu memakai topeng, aku tidak tahu dia dipihak akatsuki atau di pihak Madara yang jelas dia juga merupakan musuh kita."

"kalian semua, persiapkan diri kalian. Kita harus focus untuk memenangkan perang ini!" ucap Hashirama.

'pria bertopeng? Bukankah dia dalang dibalik penyerangan Kyuubi dikonoha? Akhirnya kita bertemu lagi pria bertopeng!' batin Minato.

.

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna. Kalau mengecewakan author minta maaf karena author sempat kehilangan ide.

Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.

Yang penting RnR yah minna.

Balasan Reviews :

Tamma :

dan saya mau tanya bagaimana menciptakan jubi kan Shukaku/Ekor 1 dan Saiken/Ekor 6(benar gak) belum tertangkap…hanya dengan sedikit dari chakra mereka bisa saja membuat Juubi bangkit.

uzumaki iqbal :

apakah nanti naruto bisa mengendalikan juubi karna kan naruto mempunyai rinengan? Juubi bisa dikendalikan oleh rinnegan ya?

selamet. .9 :

thor jutsu apa yang akan digunakan itachi untuk mengalahkan kabuto? Di chapter ini akan diungkap oleh Itachi sendiri.

Akagawa Shinn :

saya Mau tanya..

1. Juubi akan di bangkitkan ya? Iya,.

2. Jiraiya Nanti Mati ya? Kalau soal itu kita lihat saja di medan perang hehe.

dan saya kasih saran... Mendingan salah satu team akatsuki ada yang mati biar menegangkan.

dah segitu aja..

Ganbatte ne.. terima kasih atas sarannya ya, hehe.

Ryouta Kyou :

kapan hokage ET nya ke medan perang? dan sepertinya susah jga ngalahin si Madara? atau stlh itachi ngalahin kabuto ET madara jga akan hilang? Sebentar lagi Hokage ET akan sampai dimedan perang, sangat susah untuk mengalahkan Madara. Soal itu Itachi kita lihat dichapter ini.

*ryouta kyou* gk login

Dark yami :

sy mau tanya, naruto kan punya rinnegan apakah naruto jg bs mengeluarkan gedomazo...? tidak, Naruto belum pernah apa itu gedo mazo, dan tidak bisa mengeluarkan gedo Mazo.

laode senju :

thor, aku memiliki saran meskipun resikonya akan memperpanjang chapter !

Bagaimana jika thor menyelesaikan dulu konflik antara tim akatsuki dengan aliansi shinobi seperti hinata - hiashi atau mei terumi - mizukage ao disit thor mempertemukan mereka apakah it akan bertarung atau tidak sehingga reader dapat menikmati pertarungan utama tanp memikirkan konflik tersebut dan pada saat cerita ini finish maka konfliknya betul-betul COMPLETE

mohn thor sendr mempertmbngkan saran saya ini ! author juga sedang merancang pertemuan mereka, dan kemungkinan besar rencana tamat di chapter 40 kemungkinan tidak akan terlaksana setelah author melihat kalau perang masih ditengah konflik. Saran anda akan saya pertimbangkan dan saya sangat berterima kasih.

kun-cici naru :

Aksi ke 4 hokage kpn? Sebentar lagi akan dimulai.

Uzumaki Archon :

thor mau tanya !?

apakah naruto bakal bertarung dengan ayahnya dan sadar kembali ? bertarung melawan ayahnya pasti dan soal sadar kembali kita lihat saja.

kemudian membantu aliansi melawan MadaTobi ? kita lihat saja nanti setelah pertarungan Naruto vs Minato.

.5473894 :

Bagai5na Juubi dibangkitkan tanpa cakra Ichibi,Rokubi?.Yg bnr Mugen Tsuki no me bkn Tsukiyomi…mungkin Juubi dalam bentuk tidak sempurna tapi Madara juga sedang memburu Rokubi dan Shukaku walaupun hanya chakranya saja. Hehe soal penulisan itu, itu benar-benar kesalahan author jadi author minta maaf.

Uzumaki LOVE Hyuga :

kapan ara kage dan ke 4 kage sampe ke tempat naruto dan madara? Sebentar lagi, jadi sabar aja hehe.

m. :

yah kok 4 hokage nya belum masuk medan perang? Sebentar lagi juga akan masuk medan perang.

aldo. :

Thor,,, Apa Naruto nanti memihak Aliansi...? haha itu masih sebuah rahasia, biar jadi tambah penasaran.

Namikaze Renton Kumagawa :

Wow Makin menarik aja nih..

Apakah Naruto Akan melawan Hashirama juga? jika iya pasti malah begini Naruto Vs Madara Vs Hashirama…kita lihat saja, itu juga bisa terjadi karena mereka semua adalah yang terkuat dari masing-masing kubu, Naruto dari akatsuki, Madara dari kubunya sendiri dan Hashirama dari kubu aliansi. Bisa saja itu berubah menjadi Naruto vs Tobirama, Hiruzen dan Minato atau Naruto vs kelima kage.

:

.yeah, akhirnya update juga, oiya apakah naruto akan Marah saat tau bhwa ayahnya di edo tensei oleh orochimaru ? mungkin akan bersikap acuh tak acuh

uchiha leo :

thor gak ada kah kage vs Madaranya ? Kalo Obitonya udah sekarat berarti dia juga jadi jinchuriki juubi ? di skip oleh author karena mungkin bisa sama dengan di canon, Obito bisa saja itu terjadi.

rudyalldog1 :

Eh thor ,,,,,tolong kalau balas review jangan dicampur dengan ceritanya dong!,,,,,,jadi pusing bacanya,menurut ane ya gan sebaiknya dibuat chapter khusus untuk membalas review…kalau dibuat chapter semakin pusing, hehe.

:

naruto punya jurus doton belajar dri mana gan ? dia belajar sendiri, maaf aku tidak menjelaskan secara rinci di fanfic hehe mungkin kalau dijelaskan cara latihannya akan sedikit membosankan.

Aldho Rikudou Sennin :

seperti biasa "KEREN"

4 Hokage ET sampai ke medan perang kapan Thor ? sebentar lagi juga sampai hehe.

Kukuh lucifer 048 :

author bgusnya naruto renkarnasi indra! Dan naruto punya mata Eternal mangekyou sharingan dan mengekyou sharingan kalau digabungkan adja author, biar tambah kuat. Namanya Immortal Mengekyou Sharingan? Terima kasih banyak atas sarannya, dan pasti akan saya usahakan.

Dark Namikaze Ryu :

Apakah Obito akan berpihak ke aliansi shinobi? Kita lihat saja nanti hehe.

oh iya lebih itachi lebih menggunakan teknik EMS nya yaitu kotoamatsukami untuk melawan kabuto sekaligus memerintahkan kabuto untuk menon-aktifkan edo tensei. dan saya ga sabar untuk debut pertama anda di bagian crossover, oke lanjutkan dan juga saya bilang selamat saja walaupun agak cepat, saya mau bilang selamat fic anda sudah mencapai 3000 review… terima kasih sarannya dan terima kasih atas ucapannya.

.96 :

min apa besok sasuke akan ikut itachi gabung ma naruto? lihat saja di chapter ini hehe.

Itanatsu :

ga ada yg mau ditanyakan sih

BTW author sekarang kelas berapa..ko kayaknya membuat 1 chapter dengan word lebih dari 3k

gampang banget. aku aja pernah pengen publish fic dan baru bikin 1 chap dengan word berjumlah sekita 2500 dan itu menghabiskan waktu 2minggu…. Kelas 1 SMKN, hehe entahlah kalau di banding dengan SMAN, SMK pulangnya tidak tetap dan selalu sore pulangnya. Mungkin karena suka menulis, kalau aku publish per minggu 7k, 1 harinya aku harus menulis 1k jadi pas hari minggunya tinggal publish. Kadang kebuntuan ide suka muncul, tetapi aku selalu memaksasan agar 1 minggu selesai.

Bisa kasih saran supaya nulis jadi gampang….aku tak punya saran yang bagus tapi saran saya sih, sukai dulu menulis. Jadikan menulis fanfic bukan merupakan halangan tapi kewajiban..(hehe aneh ya saran dari saya.)

2nd silent reader :

masih lamakah perangnya? Mungkin dikit lagi , hehe. Maafin author kalau ceritanya tidak memuasakan.

Naminamifrid :

Mau tamat ya? Ya, bisa dibilang begitu.

Tunggu chapter selanjutnya minna.

JAA