Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.
Targetku sekarang adalah menjadikan fic ini mempunyai reviews diatas 3000.
Do'akan yah minna.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih. .
.
.
.
Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.
.
.
Pertama, author ingin meminta maaf karena fic ini tidak akan tamat dichapter 40, karena ceirtanya masih lumayan panjang dan menghabiskan beberapa chapter lagi. Sekali lagi bila ada reader yang kecewa author benar-benar minta maaf.
Semoga terhibur
..
BALASAN REVIEWS AKAN DISATUKAN PADA CHAPTER 40.
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 39
.
.
.
.
.
Naruto dengan pandangan yang sedikit membuyar dan alhasil ia tidak dapat terlalu jelas melihat para musuh yang berada dihadapannya.
TAP TAP TAP
Naruto merasakan dua chakra yang sedang menuju kearahnya, kedua shinobi tersebut menyeringai saat melihat keadaan Naruto. kedua shinobi itu langsung mengayunkan pedangangnya kearah Naruto secara bersamaan.
"MATI KAU!"
SYUTTTT JRASHHH
Naruto sedikit bernafas lega karena ia terhindar dari kedua pedang yang mengincar organ vitalnya dan hanya memberi luka sayatan pada tubuhnya. kedua shinobi itu kembali membuat handseal.
"katon Gokakyou no jutsu."
"Katon : Endan."
Kedua jutsu berelemen api tersebut langsung bergerak kearah Naruto.
'jutsu api?' batin Naruto.
Naruto dapat melihat kedua jutsu berelemen api tersebut bergerak kearahnya walaupun dengan pandangan yang kurang jelas.
SYUTTT
Naruto langsung melompat keudara untuk menghindari kedua jutsu tersebut, akan tetapi tak Naruto sangka diudara sudah ada salah satu shinobi.
"aku sudah tahu kalau kau akan melompat." Ucap shinobi tersebut.
DHUAGHHHHHHHHHH
"uhuk…"
Naruto langsung mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya saat shinobi tersebut menghantamkan lututnya pada dagu Naruto.
"jangan harap kau masih bisa hidup, aku akan membalaskan dendam keluargaku dan teman-temanku yang telah kau bunuh, brengsek!"
DHUAGHHHH DHUAGHHHHH DHUAGHHHHH
Tubuh Naruto secara membabi buta diserangan menggunakan taijutsu oleh shinobi tersebut diudara, Naruto hanya bisa bertahan dan bertahan agar luka yang dideritanya tak terlalu parah.
"BARUSAN UNTUK DENDAM TEMAN DAN KELUARGAKU, DAN YANG INI ADALAH UNTUK RASA SAKITKU SAAT KAU MEMBUNUH BAGIAN KELUARGA, RASAKAN INI BRENGSEK! "
DHUAGHHHHHHHH BRAKKKKKKK
Pukulan yang sangat keras dengan telak mengenai wajah Naruto sehingga Naruto langsung terhempas kebawah dan langsung terkapar ditanah yang telah retak.
"uhukkk..uhukk…"
Naruto memandang kosong kelangit dengan wajah yang babak belur akibat serangan barusan.
'disaat seperti ini, aku seperti shinobi biasa yang sangat lemah. Tidak, lebih buruk dari itu. aku tak bisa membuat satupun jutsu bahkan menggunakan sharingan biasapun aku tak bisa. Menggunakan sage mode, itu hal mustahil karena tak mungkin para alianshi akan diam saja saat aku sedang mengumpulkan chakra alam.' Batin Naruto.
'Naruto, bertahanlah sebentar lagi. Kalau kau tadi tak keras kepala, kau tidak perlu mengalami hal seperti ini. Tunggulah Naruto!' ucap Kurama dari dalam tubuh Naruto.
"BUNUH DIA SEKARANG!" Naruto melirik kearah para shinobi, shinobi-shinobi itu lalu membuat handseal kembali.
TAP
Naruto dengan susah payah mencoba berdiri kembali walaupun tubuhnya sudah sangat lemas.
"fuuton: daitoppa."
Sedetik kemudian muncul hembusan angin yang sangat kuat, Naruto berusaha sekuat tenaga agar tubuhnya tak terbawa oleh angin tersebut.
JRASH JRASH JRASH JRASH JRASHH
Naruto merasakan perih saat angin tersebut menyayat-nyayat tubuhnya.
"Suiton: Mizu Rappa." "raiton jibashi."
Naruto dikejutkan saat tiba-tiba tubuhnya terbawa oleh air, salah satu shinobi lalu mengalirkan chakra raiton pada air tersebut.
JRSHHHHHHHHHHHHHHHH
"erghhhhhhhhh."
BRUKKK
Naruto langsung terduduk ditanah setelah merasakan serangan barusan.
"uhukk…uhukk.." Naruto kembali memuntahkan darah dalam jumlah yang lumayan banyak.
"aku turut kasihan padamu, ketua akatsuki. Saat ini kau seperti seorang anak kecil yang tak bisa apa-apa, mana kekuatanmu yang membuat takut kelima Negara tersebut?! HAHAHAHAHA!" shinobi tersebut tertawa lumayan keras, dan dapat didengar dengan jelas oleh Naruto.
"ini masih tak berapa, luka di hati kami masih belum sembuh saat kau membunuh ayahku didepan mataku!"
"ya, aku akan memenggal kepalamu agar dendamku padamu terbayarkan!" Naruto hanya diam mendengar ucapan para shinobi tersebut.
'sebuah keluarga yah?' batin Naruto.
"sekarang, ucapkan selamat tinggal!" shinobi itu lalu membuat handseal.
"Doton : Doryuso."
JLEBBBBBBBBBBBBB
"arghhhhhhhh…uhuk…"
Tubuh Naruto langsung tertusuk tanah yang lancip yang muncul secara tiba-tiba. Darah segar terus keluar dari mulut dan luka diperutnya tersebut.
DHUAGHHHHHHHH
"NARUTO!"
Shukaku langsung menghantamkan tinjunya kearah Hachibi dan membuat tubuh Hachibi terkapar ditanah, Saiken dan Shukaku dapat melihat tubuh Naruto yang tertancap oleh tanah lancip tersebut.
'sial! Kita terlambat!' batin Gaara.
BRAK BRAK GREBBB
Shukaku dan Saiken yang baru saja akan ketempat Naruto segera ditahan oleh Hachibi menggunakan tentakel-tentakelnya.
"tak akan kubiarkan kalian berdua pergi, bakayaro konoyaro!" ucap Killer Bee.
SYUTTTT DHUARRRRRRRRRRRRRRR
Hachibi dengan sekuat tenaga langsung membanting tubuh Shukaku beserta Saiken ketanah.
'bertahanlah Naruto!' batin Gaara.
'kami berdua akan menyalamatkanmu!' batin Utakata.
Madara mengalihkan pandangannya kearah Naruto, ia melihat tubuh Naruto yang tertusuk oleh tanah lancip.
'aliran chakranya sangat lamban, ini sempurna. Aku harus segera mengambil Kyuubi ditubuhnya itu!' batin Madara.
TRANKKK TRANKKK
"kau kira kau akan kubiarkan kabur dari sini? Jangan harap." Ucap Kitsuchi. Madara tersenyum sinis saat jumlah shinobi yang mengepungnya bertambah banyak.
"jangan harap dengan jumlah kalian tersebut bisa mengalahkanku!" ucap Madara.
.
Kembali ke tempat Naruto
Para shinobi Nampak sangat senang melihat tubuh Naruto yang sudah tertusuk oleh tanah lancip tersebut.
"mana anggota akatsuki yang lain? Nampaknya mereka semua mengkhianatimu."
"ya benar, mereka semua mengkhianatimu dan membiarkanmmu tewas!"
'chakranya semakin memudar. Itu bagus sekali, akhirnya dendamku untuk membunuhnya tercapai.' Batin salah seorang shinobi.
BRAKKK
Semoa shinobi yang dihadapan Naruto Nampak sangat terkejut saat tanah lancip tersebut patah menjadi dua bagian.
TAP BRUKK
Naruto mencabut tanah lancip yang menusuk tubuhnya tersebut, tanah yang dipijaknya retak seketika.
"k…kenapa dia belum mati?!"
"ch…chakranya ke..kembali lagi.."
SYUTTTTTT JLEBBBB
Naruto melemparkan potongan tanah lancip tersebut dan berhasil tepat menancap dikepala salah seorang shinobi.
"tak akan kubiarkan kau menjelekan bagian dari keluargaku!" geram Naruto dengan suara dinginnya yang langsung membuat bulu kuduk para aliansi shinobi berdiri.
SYYUUUUTTTTT BRAKKKK GREBBBB
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, seketika Naruto muncul di depan salah satu shinobi dan mencengkram kepala orang tersebut sangat kuat. Aliansi shinobi tersebut dapat melihat mata rinnegan Naruto yang memandang tajam kearah mereka semua, mereka semua lalu memasang posisi bertarung.
KREKKK
"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Shinobi yang Naruto cengkram kepalanya berteriak kesakitan saat ia menguatkan cengkraman pada kepalanya.
"shinra tensei!"
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRR
Para shinobi yang mengelilingi Naruto langsung terpental seketika.
"bisa kau ucapkan kembali kata-kata yang tadi, brengsek?!" pinta Naruto dengan nada dinginnya. Shinobi tersebut langsung berkeringat dingin saat mendengar ucapan Naruto barusan.
"y-y-yang ma-mana?!" Tanya Shinobi itu dengan perasaan takut yang luar biasa.
"saat…KAU MENJELEKAN BAGIAN KELUARGAKU, BANGSAT!"
JRASHHHHHHHHH
"UARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Kepala shinobi itu hancur seketika ditangan Naruto, tangan kanan Narutopun sudah dilumuri oleh darah dari shinobi tersebut..
BRUKK
Tubuh Shinobi tak berkepala itu ambruk didekat kaki Naruto, Naruto lalu melirik kearah belakang untuk mencari shinobi yang tadi mengatainya dan mengatai para anggotanya. Para shinobi aliansi memasang wajah tegang apalagi saat melihat darah segar menetes dari ujung jari Naruto.
"jangan takut, minna! Teguhkan hati kalian!kita pasti bisa membuat orang itu sekarat seperti tadi!" ucap salah seorang shinobi yang berdiri paling depan dengan senyum angkuh miliknya. Naruto lalu membalikan badannya menghadap para aliansi shinobi tersebut dengan wajah dingin miliknya, pandangan matanya mengintimidasi para shinobi.
's-sial, nampaknya dia mencari orang-orang yang tadi mengatainya!' batin salah satu shinobi.
WUSHHHHH TAP
Lagi-lagi para shinobi dikejutkan dengan kecepatan yang dimiliki oleh Naruto, Naruto seketika muncul tepat dihadapan shinobi yang berada dipaling depan tersebut.
Naruto menyeringai kearah shinobi didepannya tersebut.
"kau tahukan dimana kesalahanmu?!" Tanya Naruto.
"a-" "chidori!"
JRASHHHHHHHH
Shinobi itu membulatkan matanya saat tangan Naruto yang sudah dilapisi chidori menusuk jantungnya.
SYUTTTT BRUKKKK
Naruto mengambil jantung shinobi tersebut, tubuh shinobi itupun seketika ambruk ditanah didekat Naruto.
JRASHHHHHHH BRAKKKKK
Naruto langsung menginjak jantung shinobi tersebut diatas tanah. para shinobi menggeram kesal dan langsung membuat handseal.
"Katon : Housenka no jutsu."
"Katon : Goukakyu no jutsu."
"Katon : Endan."
"fuuton: shinku taigyoku."
"Suiton: Teppoudama no Jutsu."
Semua jutsu itu langsung melesat kearah Naruto, Naruto yang melihat itu langsung mengadahkan kedua lengannya kedepan.
"shinra-"
WUSHHHHHHH TAP
"Mokuton: Mokujoheki." "lava release : lava wall."
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Para shinobi mendecih kesal saat jutsu mereka barusan dapat ditahan, sedangkan Naruto yang melihat dua orang yang menahan jutsu-jutsu tersebut tersenyum tipis.
"Crystal Release: Growing Crystal Thorns."
"Sawarabi no Mai."
"ice elements: hundreds of thorns ice."
JLEBB JLEB JLEB JLEB JLEB JLEB
Para shinobi kembali dikagetkan saat dari dalam tanah muncul Kristal, Tulang dan es yang sangat tajam yang langsung menusuk tubuh mereka.
"Kami kyo."
"jutsu controlling interest: explosive relationship."
para aliansi shinobi dihadapan Naruto seketika sudah dikelilingi bunga-bunga dan kertas-kertas yang mengelilingi tubuh mereka semua.
"sial kita terlambat!"
Tak berapa lama setelah itu kertas dan bunga tersebut berubah menjadi kertas-kertas peledak yang sangat banyak.
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Ledakan yang sangat besarpun terjadi, aliansi yang lain yang tengah melawan Obito dan Madara mengalihkan pandangannya kearah asal ledakan tersebut. Para Bijuupun melirik kearah asal suara tersebut dan hanya melihat kepulan asap tebal berwarna hitam.
"peperangan ini membuatku bergairah kembali!" ucap Madara.
Kepulan asap hitam itu menghilang dan memperlihatkan mayat-mayat shinobi yang sudah terkapar ditanah.
TAP
"nampaknya kau mendapat luka yang cukup serius Naruto." ucap Yamato.
"ku kira kau tak akan terluka sedikitpun, Naruto." tambah Kimimaro.
"hn banyak kejadian yang tak terduga disini." Jawab Naruto.
"jangan bergerak dulu Naruto-kun!" perintah Karin.
"ya, Naruto-kun. Nanti luka Naruto-kun akan susah sembuh kalau Naruto-kun terlalu banyak bergerak!" tambah Hinata.
"Naruto-kun, dimana Itachi-kun, Utakata-kun dan Gaara-kun?" Tanya Mei Terumi, Konanpun menggangguk pertanda kalau ia juga ingin bertanya seperti itu.
"hn Itachi belum kembali, sedangkan Utakata dan Gaara sedang bertarung menghadapi Hachibi." Jawab Naruto. anggota akatsuki tersebut langsung mengalihkan pandangannya kearah pertarungan antar Bijuu tersebut.
"Utakata-kun.." "Gaara-kun.."
"pertarungan disini sudah sangat memanas.." gumam Haku.
"dimana Uchiha Madara?" Tanya Mei Terumi.
"nampaknya Uchiha Madara tengah melawan para aliansi shinobi.." ucap Guren saat melihat Madara tengah melawan para aliansi shinobi.
"uchiha gaeshi."
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
"UARGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Para anggota akatsuki dapat mellihat Madara dengan cepat membunuh para anggota aliansi shinobi tersebut.
"sepertinya akan sangat susah menyegel, Madara." Gumam Yamato.
"hn, kau memang benar Yamato." Ucap Naruto.
"mendekatinyapun akan sangat membutuhkan usaha yang keras." Gumam Kimimaro dan dijawab oleh anggukan para anggota akatsuki.
"erghhhh." Naruto sedikit merintih kesakitan saat lukanya sedang disembuhkan oleh Hinata dan Karin.
"tahan walaupun ini akan sedikit sakit,Naruto-kun." Ucap Hinata. Hinata dan Karin masih tak percaya ketua mereka mengalami luka sehingga separah ini.
'sedari dulu aku tak pernah melihat Naruto-kun terluka sampai separah ini.' Batin Hinata.
"Naruto-kun, tadi kami semua sangat khawatir saat chakra Naruto-kun seperti akan menghilang." Ucap Karin.
"sebenarnya apa yang telah terjadi padamu, Naruto?" Tanya Yamato.
"hn kalau aku jelaskan akan memakan banyak waktu." Jawab Naruto. luka-luka di Naruto secara berangsur-angsur mulai menghilang.
"akhirnya selesai." Ucap Karin. Naruto memandang tubuhnya dan ia tak melihat luka sedikitpun ditubuhnya.
"arigatou Karin-chan, Hinata-chan." ucap Naruto.
TAP
Naruto seketika langsung berdiri dan dibelakangnya para anggota akatsuki kecuali Itachi, Utakata dan Gaara sudah siap.
"hn bagaimanapun caranya kita harus memenangkan peperangan ini, tapi prioritas utama adalah keselamatan masing-masing. Kita semua harus saling menjaga satu sama lain!" perintah Naruto dan dijawab anggukan oleh para anggotanya.
"GWAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Akatsuki mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersebut dan mereka bisa melihat sebuah penghalang yang didalamnya ada patung Gedo Mazo. Obito yang tengah bertarung melawan para aliansi shinobi dapat melihat akatsuki yang sudah siap bertarung.
'nampaknya akatsuki sudah berkumpul kembali! dan Hachibi sepertinya kewalahan menghadapi Ichibi dan Rokubi. Saat ada potongan tubuh dari Ichibi dan Rokubi aku harus mengambilnya, karena Juubi akan bangkit kalau mempunyai chakra dari semua bijuu.' batin Obito.
"UZUMAKI NARUTO! TUNGGU AKU BOCAH, KITA TERUSKAN PERTARUNGAN TADI!" teriak Uchiha Madara dari jauh yang sempat-sempatnya berteriak walaupun dirinya tengah menghadapi Mifune, Kitsuchi dan Darui.
"hn." Jawab Naruto santai dengan seulas senyum diwajahnya.
TAP
Naruto dan kawan-kawan menatap dengan pandangan datar melihat musuh yang berada tak jauh dari hadapannya. Disana sudah terdapat rockie 12,Temari beserta Kankuro, Hiashi Hyuuga, Chouza dan beberapa shinobi aliansi.
"Naruto!" desis Kiba sambil mengepalkan tinjunya dan menatap tajam kearah Naruto.
'Hinata.' Batin Neji dan Hiashi Hyuuga.
Naruto dan kawan-kawan dapat melihat musuh didepannya yang memasang wajah-wajah yang berbeda. Ada yang memandang tajam kearah mereka dan yang lainnya.
"kali ini aku akan benar-benar membunuhmu, Naruto!" geram Kiba yang nampaknya sangat kesal setiap melihat wajah Naruto.
"tahan amarahmu itu, Kiba!" ucap Shikamaru yang berada disampingnya.
"aku tak bisa menahan amarahku setiap melihat wajah si brengsek tersebut!" ucap Kiba.
"jangan lakukan hal Bodoh, Kiba. Naruto akan dapat dengan mudah membunuhmu!" perintah Shino.
"kau ingin membunuhku, Inuzuka Kiba? Kenapa kau diam saja kalau kau ingin membunuhku?!" Tanya Naruto dengan seringai diwajahnya.
"SIALAN KAU, BRENGSEK!" geram Kiba.
GREBB
Kiba yang baru saja akan berlari kearah Naruto beserta Akamaru langsung tak bisa bergerak saat jutsu bayangan Shikamaru berhasil menahan pergerakan Kiba.
"mendokusai, jangan terpancing amarah Kiba. Dia hanya memancingmu agar kesana dan kau akan terbunuh seketika saat berada disana!" ucap Shikamaru.
"hn seperti biasa kau selalu jenius Nara Shikamaru." Gumam Naruto.
"Naruto-kun.."
"hn kita seperti sedang reunian , akan tetapi aku akan membersihkan kalian semua dipertarungan kali ini." Ucap Naruto.
.
Di pertarungan Shukaku bersama Saiken melawan Hachibi.
GRREBBBBB
"aku tak akan kalah dari kalian berdua!" ucap Hachibi sambil melilitkan tentakel-tentakel miliknya ke tubuh Saiken.
SYUTTTT
Akan tetapi tak berapa lama setelah itu tentakel-tentakel yang melilit di tubuh Saiken langsung terlepas begitu saja.
"sial! Tubuhnya sudah dilapisi cairan alkali yang dapat mengelupas kulit!" ucap Hachibi.
BRAK BRAK BRAK
Hachibi mengalihkan pandangannya dan ia dapat melihat Shukaku yang sedang berlari menuju kearahnya.
DHUAGHHHHHHHH DHUAGHHHHHHHHHHHHH
Hachibi dan Shukaku saling menghantamkan tinjunya satu sama lain dan membuat tubuh mereka berdua mundur beberapa langkah.
"lumayan juga, Shukaku." Ucap Hachibi. Shukaku dan Saiken lalu mengumpulkan chakra secara bersamaan untuk membuat Bijuudama. Hachibi yang melihat itu tak mau kalah, ia juga mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.
Hachibi memandang tak percaya saat melihat Bijuudama Shukaku dan Saiken dua kali lebih besar dari pada miliknya.
'sial mereka berdua menggabungkan dua Bijuudama mereka menjadi satu Bijuudama!' batin Hachibi.
"BIJUUDAMA!" "BIJUUDAMA!"
SYUTTTTTTTT
Kedua Bijuudama itu saling beradu akan tetapi Bijuudama milik Saiken dan Shukaku yang lebih besar dari Bijuudama milik Hachibi dapat mementalkan Bijuudama milik Hachibi, Bijuudama Shukaku dan Saiken langsung melesat kearah Hachibi.
SYUTTTTTTTTTTTTTTTT DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"ERGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Tubuh Hachibi langsung terhempas jauh kebelakang saat tubuhnya terkena Bijuudama barusan.
BRAKKKKKKKKK
Tubuh Hachibi mendarat didekat gunung yang berada dibelakangnya, Hachibi Nampak kesulitan untuk bangun kembali.
BRUK BRUK BRUK
Shukaku dan Saiken berjalan mendekat kearah tubuh Hachibi yang tergeletak ditanah.
"mana sikap sombongmu itu, Gyuki?" Tanya Shukaku dengan nada mengejek.
"sialan…kau Shukaku." Geram Hachibi.
"kami berdua akan menghabisimu sekarang.." ucap Shukaku.
SYUTTTTTT JRASHHHHH JRASHHHHHH
Shukaku dan Saiken Nampak sangat terkejut saat beberapa fuma shuriken raksasa mengarah kepada mereka berdua. Dua fuma Shuriken tersebut berhasil memotong salah satu tangan Shukaku dan salah satu ekor Saiken.
BRUKKK
Ekor Saiken dan tangan kiri Shukaku langsung tergeletak diatas tanah.
SYUTTTT
Obito yang tadi menyerang Shukaku dan Saiken secara tiba-tiba menggunakan Fuma shuriken raksasa tersenyum tipis sedangkan Kakashi bersama Guy memandang tak percaya akan hal itu.
'kukira serangan Obito barusan benar-benar melesat akan tetapi sebenarnya ia mengarahkan fuma-fuma shuriken tersebut pada Ichibi dan Rokubi.' Batin Kakashi.
Obito lalu berlari kearah Ekor Saiken dan Tangan Shukaku yang tergeletak ditanah saat para aliansi shinobi masih memandang kaget. Shukaku dan Saiken yang melihat Obito tengah berlari menuju potongan ekor dan Tangan mereka tak tinggal diam saja.
"sialan kau!"
BLARRRRRRR
Shukaku mengayunkan tangan yang satunya lagi kearah Obito akan tetapi serangan tersebut hanya menembus tubuh Obito.
"tak akan kubiarkan!" ucap Utakata.
BLARRRR BLARRR BLARRRR BLARRR
Saiken mengarahkan ekor-ekornya untuk menyerang Obito akan tetapi serangan tersebut tak ada yang berhasil mengenai Obito.
TAP
Obito berhasil sampai ditempat potongan ekor Saiken dan tangan Shukaku, ia langsung menghisap Ekor Saiken dan tangan Shukaku tersebut.
'akhirnya aku mendapatkannya! Walaupun hanya potongan tubuh dari kedua Bijuu tersebut akan tetapi ini mengandung chakra mereka berdua.' batin Obito.
WUSHHH
Obito seketika langsung menghilang menggunakan Jikkukan ninjutsu miliknya.
"sial, dia menghilang!" ucap Shukaku saat melihat Obito menghilang menggunakan Jikukkan ninjutsunya setelah menghisap ekor dan Tangan dari Bijuu tersebut.
Madara yang melihat itu tersenyum tipis.
'keja bagus, Obito!' batin Madara.
"tsk, dia mendapatkan tanganku!" geram Shukaku. Sedangkan Hachibi masih tergeletak diatas tanah.
'tubuhku tak bisa bangkit kembali.' batin Hachibi.
'Hatt-san, kita bertukar kembali.' ucap Killer Bee.
Setelah itu tubuh Hachibi seketika langsung berubah menjadi Killer Bee. Shukaku dan Saiken hanya mendecih tidak suka saat melihat itu.
"ternyata kau itu pengecut, Gyuki." Ejek Shukaku.
"GWARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH." Raungan Gedo Mazo semakin terdengar sangat jelas.
.
TRANK TRANKK
"ayolah seranganmu tak ada yang mengenaiku!" ucap Uchiha Madara pada beberapa orang yang menyerangnya menggunakan pedang dan Kunai.
"ini membuatku bosan!"
TREKKKK JRASHHH
"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Madara mematahkan lengan salah satu shinobi dan langsung membelah dua tubuh shinobi tersebut.
TRANK JRASHH JRASHH TRANKK TRANKK JRASHHHH
Dengan Mata Rinnegan yang aktif, Madara membunuh shinobi-shinobi tadi dengan gerakan cepat. Darui yang melihat itu lalu membuat handseal.
"Ranton: Reizā Sākasu."
Darui langsung menembakan sinar laser kearah Madara.
"Gakido!"
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"terlalu lamban!" ucap Madara sambil menghisap jutsu milik Darui tersebut. "sekarang giliranku!" Madara lalu membuat handseal dengan cepat.
"katon : goka mekkyaku."
Madara langsung menyemburkan jutsu elemen api tingkat tinggi tersebut kearah Kitsuchi dan yang lainnya.
"mundur!" perintah Kitsuchi pada Mifune, Darui dan yang lainnya. Ia lalu membuat handseal.
"Doton: Tajū Doryūheki."
Kitsuchi lalu membuat dinding tanah berlapis untuk menahan jutsu tingkat tinggi Madara.
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Jutsu Madarapun dapat ditahan oleh dinding berlapis yang dibuat oleh Kitsuchi.
SRETT
Kitsuchi sedikit bernafas lega saat jutsu barusan dapat ditahan oleh jutsu miliknya.
BLARRRRRRRRRRR GREBB
Akan tetapi ia dikagetkan saat tiba-tiba sebuah tangan besar langsung membawa tubuhnya.
"ayah!" teriak akatsuchi yang merupakan anak dari Kitsuchi.
"sial!" geram Kitsuchi sambil berusaha melepaskan tubuhnya. Tubuh Kitsuchi yang digenggam oleh tangan susano Madara seketika sudah berada dihadapan Madara. Kitsuchi dapat melihat mata eternal mangekyo sharingan Madara yang merah menyala.
DEG
Setelah itu tubuh Kitsuchi langsung terkena genjutsu dari Madara dan membuat tubuhnya tak bisa bergerak.
'aku terkena genjutsunya..' batin Kitsuchi.
BRUKK
Madara menjatuhkan tubuh Kitsuchi ketanah.
JLEBBBB
Akan tetapi setelah itu susano Madara langsung menusukan katana miliknya ketubuh Kitsuchi hingga tembus kebelakang.
"AYAH!" Akatsuchi memandang tak percaya saat tubuh ayahnya yang tertusuk oleh katana susano Milik Madara.
SYUTTT BRUKK
Madara melemparkan tubuh Kitsuchi kearah Akatsuchi dan Mifune dapat menahan tubuh Kitsuchi.
"terima kasih, Mifune…-san."ucap Kitsuchi.
"bawa ayahmu ke ninja medis agar segera di obati!" perintah Mifune pada Akatsuchi. Akatsuchi lalu membawa tubuh sang ayah yang terluka pada ninja medis. Mifune dan Darui memandang tajam kearah Madara yang sedang berdiri dengan angkuhnya dan tubuh yang sudah diselimuti susano miliknya.
"siapa selanjutnya?" Tanya Madara dengan wajah tanpa ekpresi miliknya.
SYUTTTT
Madara mengalihkan pandangannya ke udara dan ia melihat salah satu shinobi yang sedang mengayunkan pedangnya kearah Madara.
TRANKK
Madara dengan mudahnya menahan pedang tersebut menggunakan Gunbai miliknya.
"uchiha gaeshi!"
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR BRUKKK
Tubuh shinobi itu langsung hangus seketika dan tergeletak diatas tanah.
"kita butuh rencana untuk mendekatinya." Gumam Mifune.
"salah sedikit saja, nyawa kita akan melayang." Tambah Darui.
.
SYUTTTTTTTT TAP
Obito seketika berdiri diatas kepala patung Gedo Mazo yang masih terus berteriak sangat keras.
"sudah saatnya kau bangkit, Juubi." Gumam Obito.
"GWAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH." Obito lalu mengeluarkan sesuatu dari dimensi kamui miliknya, dan ternyata ia mengeluarkan potongan ekor beserta tangan dari Shukaku bersama Saiken.
Ekor beserta tangan tersebut langsung masuk kedalam patung Gedo Mazo tersebut.
"butuh waktu sedikit setelah ini, dan sambil menunggu waktu tersebut akan kubereskan semua shinobi-shinobi tersebut." Gumam Obito.
"GWARGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
SYUTTT
Obito lalu kembali pergi menggunakan jikukkan ninjutsu miliknya. Sedangkan di luar penghalang patung Gedo Mazo tersebut para aliansi shinobi tengah memasang posisi bertarung untuk berjaga-jaga.
'dimana dia sekarang? Tak mungkin dia melarikan diri disaat seperti ini.' Batin Kakashi.
SYUTTTT TAP KREKKKK
"UARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Tiba-tiba salah satu shinobi berteriak sangat keras, para shinobi-shinobi yang berada disekitarnya langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersbut.
BRUKK
Tubuh shinobi tersebut ambruk seketika ditanah setelah Obito mematahkan lehernya.
"sejak kepan dia berada disana?" Tanya salah shinobi dan hanya dijawab senyum angkuh oleh Obito.
"Konoha Daisenkō."
Obito mengalihkan pandangannya kesamping dan ia dapat melihat Guy yang melesat kearahnya.
"kau yang pertama, Guy."
SYUTTT
Tendangan Guy hanya menembus tubuh Obito, Obito lalu berbalik arah dan berusaha untuk menghisap tubuh Guy.
"raikiri."
BLARRRRRRRRRRRRR
Obito yang kaget langsung melompat kebelakang, ia tersenyum tipis saat melihat siapa yang menyerangnya.
"trik yang bagus, Kakashi. Kau berusaha menyerangku saat tubuhku sedang memadat." Ucap Obito sambil menatap Kakashi dan Guy yang berdiri dihadapannya.
Obito lalu mengeluarkan beberapa fuma shuriken raksasa dari dalam matanya. Kakashi yang melihat itu tidak tinggal diam, ia langsung membuat handseal.
"doton doryuheki."
JLEB JLEB JLEB JLEB
Fuma-fuma shuriken tersebut dapat tertahan oleh dinding tanah buatan Kakashi. Obito langsung berlari kearah Kakashi dan Guy sambil memegang salah satu fuma shuriken ditangan kanannya.
SYUTT
Kakashi dan Guy cukup terkejut saat tiba-tiba muncul Obito yang menembus dinding tanah Kakashi sambil memegang salah satu fuma shuriken. Obito lalu melemparkannya kearah Kakashi.
SYUTTT
"Konoha Daisenpū."
TRANKKKKK
Fuma Shuriken tersebut langsung terpental seketik oleh Guy.
"jangan lupakan aku disini." Ucap Guy sambil memasang kuda-kuda bertarunga.
"kenapa? Kenapa kau lakukan ini semua, Obito? Aku masih tak bisa menerima kalau kau salah satu dalang di perang ini, apakah ini ada sangkut pautnya dengan Rin?" Tanya Kakashi.
"sudah kubilang diam kau, sampah!" bentak Obito.
"ini memang salahku yang tak bisa menepati janjiku." Ucap Kakashi.
"Kakashi." Gumam Guy yang berada didepan Kakashi.
"sudah kukatakan jangan bicara sampah. Ucapanmu tak akan merubah apapun!" bentak Obito. Obito lalu membuat handseal.
"Katon: Bakufuu Ranbu."
Jutsu berelemen api itu langsung melesat kearah Kakashi bersama Guy. Kakashi kembali membuat handseal.
"doton doryuheki."
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Jutsu Obito tersebut dapat ditahan kembali oleh jutsu Kakashi. Kakashi yang melihat itu kembali membuat handseal.
"raikiri."
Kakashi berlari seketika saat ia melihat tubuh Obito yang menembus dinding tanah buatannya barusan.
SYUUUTTTT
"Konoha Senpū."
Jutsu Kakashi hanya menembus tubuh Obito akan tetapi Obito lupa kalau ia juga sedang bertarung melawan Guy.
DHUAGHHHHHHHHHHHHHHHH BLARRRRRRRRRRRRRRRR
Tubuh Obito langsung terhempas kebelakang dan menghancurkan dinding tanah buatan Kakashi saat ia terkena serangan dari Guy barusan.
'cih, aku lupa kalau Maito Guy berada disana.' Batin Obito.
"kerja bagus, Guy." Puji Kakashi.
.
Akatsuki dan aliansi shinobi beserta rockie 12 saling adu pandang.
"Naruto." ucap Yamato.
"hn." Jawab Naruto singkat. Setelah itu beberapa anggota akatsuki langsung membuat handseal.
"Crystal Release: Crystal Lance."
"ice elements: a thousand spears of ice."
"Sawarabi no Mai."
"doton doryuso."
Guren bersama Haku membuat tombak-tombak dari es dan Kristal dalam jumlah banyak, lalu tombak-tombak tersebut melesat kearah para musuh dihadapannya.
"serangan pertama, buat benteng pertahanan!" perintah Chouza dan Hiashi.
"baik!" beberapa shinobi lalu membuat handseal seketika.
"Doton : Doryuheki." "Doton : Doryuheki." "Doton : Doryuheki." "Doton : Doryuheki."
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Para shinobi-shinobi tersebut langsung mundur kebelakang saat dinding yang tadi dibuat hancur seketika, akan tetapi mereka dikejutkan saat dari dalam tanah muncul tanah lancip beserta tulang yang tajam merambat dengan sangat cepat kearahnya.
WUSHH WUSHH
Para shinobi-shinobi itu langsung pergi untuk menyelematkan diri mereka dari maut.
"berpencar!" perintah Naruto.
WUSHH WUSHH
Para anggota akatsuki tersebut langsung berpencar menuju para shinobi-shinobi tadi. Naruto juga langsung menghilang menggunakan shunsin miliknya.
"sial, mereka membuat kita berpencar seperti ini!" ucap Shikamaru. Shikamaru bersama teman-teman seangkatannya dikonoha tengah mengedarkan pandangannya untuk melihat musuh.
BLETAK
"Kiba, seharusnya kau bisa mengontrol emosimu itu." ucap Sakura sambil menjitak kepala Kiba dengan keras.
"a..aduh.." rintih Kiba sambil memegangi kepalanya yang sakit. "…tsk, entah kenapa setiap melihat wajah Naruto, aku ingin sekali menghajarnya sehingga tak berbentuk."
"hn kau harus menahannya Kiba." Ucap Neji sambil mengedarkan pandangannya menggunakan mata byakuugan miliknya.
"nampaknya para shinobi yang lain tengah bertarung melawan akatsuki!" ucap Neji.
"sepertinya ini rencana akatsuki untuk memecah kita, benarkan Shikamaru?" Tanya Chouji.
"ya, kau benar Chouji." Jawab Shikamaru.
"kenapa mereka tidak langsung menyerang saja tadi dengan kekuatan miliknya?" Tanya Ino.
"hmm nampaknya mereka tidak ingin membuang-buang chakra dan lebih memilih bertarung seperti ini." Jawab Sai.
"Sakura, apa kau tahu dimana Sasuke? Aku tidak melihatnya sama sekali."Tanya Shikamaru.
"tidak, aku tidak menemukannya dari tadi." Jawab Sakura.
SYUTTTTT TAP
Seketika Rockie 12 langsung memasang posisi bertarung saat seseorang muncul didepan mereka. Rockie 12 sedikit terkejut saat melihat Naruto yang berada tak jauh dihadapannya.
"Uzumaki Naruto!" ucap Kiba.
"kau sudah tak sabar, Kiba?" Tanya Naruto dengan wajah datarnya. Seketika Kiba langsung berlari kearah Naruto diikuti oleh Akamaru.
POFF
Seketika Akamaru berubah menjadi seperti Kiba.
"Gatsūga."
Kiba dengan Akamaru melakukan Putaran Bor dengan kecepatan tinggi kearah Naruto, Naruto dengan mata mangekyo sharingan memandang tanpa ekspresi kearah jutsu yang sedang menghampirinya.
"terlalu lamban!"
BLARRRRRRRRRRRRRRR
Serangan Kiba tersebut tak berhasil mengenai Naruto yang dapat dengan cukup mudah mengelaknya. Kiba lalu bangkit dan langsung melayangkan tinjunya kearah Naruto.
SYUTTT
Naruto dapat menghindarinya dengan begitu mudahnya, Kiba langsung berusaha menendang tubuh Naruto.
TAP TAP TAP SYUTTT TAP TAP TAP
Semua serangan Kiba dapat ditahan dan dihindari oleh Naruto.
"hanya segitukah?" Tanya Naruto.
DHUAGHHHHHHH BRUKKK
"uhuk…" Kiba langsung memuntahkan darah saat Naruto memukul perutnya dengan sekuat tenaga dan membuat tubuhnya terduduk diatas tanah.
"KIBA!"
DHUAGHHHHHHHHHHH
Naruto langsung menendang wajah Kiba sehingga tersungkur ketanah walaupun Kiba menahan tendangan Naruto barusan. Shikamaru dan yang lainnya langsung berlari menuju kearah Naruto untuk menyelematkan Kiba.
GREBB
Naruto menggenggam erat kerah baju Kiba dan mengangkatnya ke udara, Kiba dapat melihat mata mangekyo sharingan milik Naruto yang memandang tajam kearahnya.
"dimana hatimu, Naruto? kita semua ini adalah temanmu, walaupun kau tak menganggap kami teman tapi kami semua menganggapmu teman!" ucap Kiba.
"genjutsu sharingan."
DEG
Seketika Kiba terkena genjutsu oleh Naruto, Naruto lalu mengambil pedang menggunakan tangan yang satunya lagi. Rockie 12 membulatkan matanya saat melihat itu.
"HENTIKAN NARUTO!"
"Hijutsu: Mushidama."
Naruto dikagetkan saat serangga-serangga dalam jumlah banyak muncul secara tiba-tiba dan langsung menyelimuti tubuhnya.
BRUKK
Naruto langsung menjatuhkan tubuh Kiba yang terkena genjutsu tersebut.
"shinra tensei."
BRAAKKK
Serangga-serangga itu langsung terpental saat Naruto mengeluarkan jutsu barusan.
WUSH WUSH WUSH WUSH
Naruto melompat secara terus menerus untuk menghindari jutsu bayangan milik Shikamaru yang berusaha menyerangannya.
"Konoha senpu."
DHUAGHHH
Naruto dapat menahan serangan kejutan dari Rock Lee barusan.
TAP
Naruto mendarat cukup jauh dari posisi ia semula.
"Sōgu: Tensasai."
Naruto dapat melihat Tenten melempar gulungan besar-nya ke udara, dan tak berapa lama setelah itu muncul senjata-senjata yang sangat banyak dan jenis yang berbeda melesat kearahnya.
"SHINRA TENSEI!"
TRANKKKKKK BLARRRRRR
Naruto kembali menahan serangan dari lawannya tersebut.
"Ninpo: Chōjū Giga."
GREEBBB
Dan tak butuh waktu tubuh Naruto langsung terikar oleh beberapa ular buatan Sai.
"sekarang Ino, Chouji!" perintah Shikamaru.
"shintensin no jutsu."
BRUKK
Sakura menahan tubuh Ino yang ambruk secara tiba-tiba.
"nikudan sensha."
Tubuh Chouji seketika menjadi Bola dan langsung berputar dengan cepat kearah Naruto yang terkena jutsu dari Ino.
SYUTTTTT
"SEKARANG LEPASKAN INO!" perintah Shikamaru saat jutsu Chouji yang akan mengenai tubuh Naruto.
"susano."
BRAAKKKKK BLARRRRRRRRRRR
Seketika tubuh Naruto langsung diselimuti susano dan Susano tersebut langsung mengayunkan pukulannya kearah Chouji dan membuat tubuh Chouji terhempas kebelakang.
"CHOUJI!"
Rockie 12 tersebut Nampak sangat tidak percaya saat Naruto bisa mengunakan susano.
"b..bagaimana bisa?" Tanya Shikamaru yang nampaknya paling tidak percaya.
'bukankah seharusnya dia tidak akan bisa menggunakan susano saat dirinya terkena shintensin no jutsu milik Ino.' Batin Shikamaru.
Sikamaru lalu melirik kearah belakang dan ia bisa melihat Ino yang Nampak sangat ketakutan dilihat dari wajahnya.
"Ino, apa yang terjadi?!" Tanya Shikamaru.
"Shikamaru! Tolong jaga Ino terlebih dahulu, aku akan mengobati luka Kiba dulu." Ucap Sakura sambil berlari kearah Shino yang membawa tubuh Kiba.
"Ino, apa yang terjadi?!" Tanya Kembali Shikamaru pada Ino. Keringat dingin terus bercucuran di wajah pucat Ino.
"Sh…Shikamaru." Panggil Ino.
"jelaskan apa yang terjadi Ino?" Tanya Shikamaru.
"s..saat aku masuk ke dalam tubuh N..Naruto-kun, disana sangat gelap sekali dan hanya ada setitik cahaya…saat aku berjalan ke sumber cahaya tersebut aku dikejutkan oleh Kyuubi…Kyuubi Nampak sa-sangat tidak suka saat aku berada ditubuh Naruto dan men-mencoba membunuhku…." Jawab Ino sambil mengingat kejadian beberapa menit yang lalu.
"hmm jadi inikah alasan kenapa Naruto bisa menggunakan Susano." Gumam Shikamaru.
"uhuk…uhuk.." Shikamaru mengalihkan pandangannya kearah Kiba dan melihat Kiba terus mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.
"sudah kami bilang tahan amarahmu saat menghadapi Naruto, untung saja kau tidak terbunuh Kiba.." ucap Sakura yang tengah menyembuhkan luka yang diderita Kiba.
"tsk, sudahlah Sakura…sembuhkan saja lukaku.." balas Kiba yang tak ingin berdebat dengan Sakura.
"hanya seginikah kemampuan kalian semua?" Tanya Naruto sambil menatap dengan pandangan tanpa ekspresi kearah rockie 12.
"kami semua akan mengalahkanmu, Naruto. jadi bersiaplah!" ucap Sai.
"seharusnya aku yang berkata seperti itu." kata Naruto.
"Kaimon : kai."
Lee seketika membuka gerbang kesatu dan langsung melesat dengan cepat kearah Naruto.
SYUTTTTT DHUAGHHHH DHUAGHHHHH DHUAGHHH
Serangan Lee dapat ditahan dengan mudah oleh susano milik Naruto.
DHUAGHHHHHHHHHHHHH
Susano Naruto langsung mengayunkan pukulannya kearah Lee sehingga tubuhnya langsung terlempar kebelakang.
TAP
"kagemane no jutsu berhasil." Ucap Shikamaru yang berhasil mengikat bayangan Naruto, perlahan susano Narutopun mulai menghilang. Naruto hanya tersenyum tipis saat ia terkena jutsu Shikamaru, ia lalu menaikan intensitas chakranya.
BRAKK
Tanah yang Naruto pijak retak seketika saat Naruto menaikan intensitas chakranya, bayangan Shikamaru yang mengikat Naruto juga seperti akan terputus.
"tsk." Shikamaru terus berusaha agar bayangannya masih bisa bertahan.
"kagenui shibari."
JLEBB JLEBBB
Bayangangan-bayangan Shikamaru langsung menusuk tubuh Naruto, perlahan dari luka tersebut keluar darah segar.
"cukup sudah main-mainnya." Ucap Naruto.
Mata eternal mangekyo sharingannya langsung aktif dan bayangan Shikamarupun langsung kembali kepada tubuh Shikamaru.
"yang tadi itu ku anggap sebagai pemanasan, pertarungan sesungguhnya akan dimulai." Gumam Naruto. Naruto lalu mengambil beberapa kunai di tas ninja miliknya dan mengalirkan chakra angin pada Kunai-kunai tersebut. Naruto lalu melemparkannya kearah rockie 12.
SYUTTT TRANK TRANK TRANK TRANK TRANK
Rockie 12 dapat menahan kunai-kunai tersebut dengan sangat mudah akan tetapi mereka dikejutkan saat Naruto sudah tak ada didepan mereka semua.
"Neji, bisa kau lacak dimana Naruto?" Tanya Shikamaru.
"tidak, dia tidak berada disekitar sini." Jawab Neji sambil mengedarkan pandangannya kesegala arah menggunakan mata Byakugan miliknya.
WUSHHH TAP
"mencariku, Shikamaru?"
JLEBBBB
"SHIKAMARU!"
"erghhhhh."
Rockie 12 sangat terkejut saat Naruto muncul tepat didepan Shikamaru dan langsung menusukan Pedang Kusanagi Naruto tepat keperut Shikamaru.
Naruto mengangkat tubuh Shikamaru yang tertusuk pedangnya.
"LEPASKAN SHIKAMARU, NARUTO!" teriak Lee, Chouji dan yang lainnya sambil berlari kearah Naruto.
"kau membenci kami, Naruto?" Tanya Shikamaru.
SYUTTT BRUKKK
Naruto langsung melemparkan tubuh Shikamaru pada Neji dan yang lainnya. Chouji dapat menangkap tubuh Shikamaru yang dilemparkan oleh Naruto tersebut.
Lee dan Neji langsung berlari kearah Naruto secara bersamaan dan menyerang Naruto menggunakan taijutsu secara membabi buta.
DHUAGHH DHUAGHHH DHUAGHH DHUAGHHH
Naruto sedikit kewalahan saat Lee dan Neji semakin cepat menyerang dirinya.
"Konoha shofu."
TAP
Naruto langsung memegang kaki Kanan Lee yang akan menendang wajahnya.
BRAKK
"arghhh."
Naruto langsung membanting tubuh Lee ketanah sehingga membuat lubang yang cukup luas.
"Hakke Rokujuuyonshou."
'jutsu ini…seperti milik Hinata.' Batin Naruto.
"Kesshō no Yoroi."
DHUAGHH DHUAGHHH DHUAGHH DHUAGHH BRAKKK
Neji dengan gerakan yang sangat cepat menekan tenketsu Naruto dengan 126 pukulan. Naruto langsung terhempas cukup jauh kebelakang, Neji yang melihat itu lalu membantu Lee untuk berdiri kembali.
'sekarang kau tak akan bisa menggunakan jutsu lagi Naruto, aku sudah menutup semua aliran chakramu.' Batin Neji.
Neji menonaktifkan Byakugan miliknya dan membantu Lee untuk ketempat Shikamaru dan yang lainnya.
"NEJI, LEE AWAS DIBELAKANG-"
JLEBBB JLEBBB
"uhuk…uhukkk…"
Shikamaru, Shino, Sai dan yang lainnya menatap tak percaya saat Lee beserta Neji tertusuk oleh katana besar dari belakang. Neji melirik kearah belakang menggunakan byakugannya yang sudah aktif, ia memandang tak percaya saat aliran chakra Naruto baik-baik saja.
"b..b…bagaimana bisa?! Uhukk…. Jutsuku sudah mengenaimu akan tetapi aliran chakramu baik baik saja?!" Tanya Neji.
"hn, jutsu itu sama seperti milik Hinata. Jadi aku sudah tahu untuk tidak terkena efek seranganmu dengan cara melapisi tubuhku menggunakan Kristal!" jawab Naruto. Shino dan yang lainnya dapat melihat pecahan Kristal disamping tubuh Naruto.
"si..sialan kau Naruto!" geram Neji.
SREKKK
"ughhhhhhh…"rintih Lee dan Neji saat katana susano Naruto semakin dalam menusuk tubuh mereka.
SYUTTT BRUKKK
Naruto langsung mencabut kedua katana yang menusuk tubuh Neji beserta Lee.
"Neji-kun, Lee.." ucap Tenten sambil berlari kearah tubuh Neji beserta Lee yang tergeletak ditanah.
TAP
"Ne-neji-ku, L…Lee…" Tenten sedikit tak percaya saat luka ditubuh mereka berdua sangat parah, ia tak kuat menahan pemandangan ini dan sedetik kemudian ia menitikan air mata.
"aku akan membalasmu, Naruto!" ucap Tenten sambil memegang kipas besar berwana putih dan sedikit garis merah atau bashosen.
"Tenten, ja…ngan lakukan itu!" larang Lee sambil memegang Kaki Tenten.
"tapi-" "kau..uhuk…bukan tandingannya…" potong Neji.
"Tapi Neji-kun, Lee aku akan tetap membalas perbuatan Naruto." ucap Tenten, Tenten lalu berlari kearah Naruto sambil mengayunkan Bashosen yang dipegangnya.
"HEY TENTEN TUNGGU!" Teriak Shikamaru.
"Shikamaru, lukamu.." "tak apa, Sakura. Aku masih bisa bertarung!" potong Shikamaru.
WUSHHHH
Seketika muncul hembusan angin yang sangat kuat yang langsung menuju kearah Naruto.
KREKK
Naruto mundur beberapa langkah saat susano miliknya menahan serangan barusan.
'tak kusangka dia akan mempunyai benda seperti itu.' batin Naruto.
Tenten kembali mengayunkan bashosen tersebut akan tetapi sekarang bukan lagi angin tetapi api.
BLARRRR
Naruto kembali dapat menahan serangan tersebut, Naruto dapat melihat Tenten yang Nampak sangat kelelahan walaupun baru dua kali menggunakan benda tersebut.
'sepertinya benda tersebut memakan banyak chakra.' Batin Naruto.
Naruto langsung berlari kearah Tenten yang Nampak sangat kelelahan, Shikamaru, Sai, Shino dan Chouji yang melihat itupun langsung berlari kearah Naruto. susano Naruto lalu mengayunkan salah satu katana miliknya kearah Tenten.
"TENTEN MENGHINDAR!"
SYUTTTT JRASHHHHHH
"UGHHHHHHHHHHHHHHHH."
Serangan Naruto barusan masih dapat melukai tubuh Tenten walaupun serangga shino mencoba menahan serangan Naruto barusan. Shikamaru Nampak sangat kesal saat Tenten juga terkena serangan Naruto.
Chouji, Shino beserta dirinya langsung membawa tubuh Neji, Lee dan Tenten ke tempat Sakura. Susano Naruto lalu menghilang seketika entah kemana.
TAP
Naruto seketika langsung masuk kedalam Mode Bijuu miliknya.
'Naruto.' panggil Kurama.
'hn?'
'cepat selesaikan ini, aku merasakan firasat yang tak enak.' Ucap Kurama.
'hn ya, Kurama.' Jawab Naruto.
"Naruto, sadarlah! Kami ini semua temanmu!" ucap Shikamaru.
"hn aku sudah sadar, dan hentikan ocehanmu tentang teman. Saat kau mengatakan kata tersebut niat membunuhku semakin bertambah." Jawab Naruto. "…sepertinya ada yang kurang, dimana Uchiha Sasuke?"
"d-" "Shikamaru, sekarang giliran kami bertiga!" ucap Kiba yang nampaknya sudah bisa bertarung kembali bersama Shino dan Sai.
"Jinjū Konbi Henge: Sōtōrō."
POFF
Seketika Kiba beserta Akamaru langsung berubah menjadi serigala raksasa berkepala dua.
"Garōga."
"Hijutsu: Mushidama."
"Ninpo: Chōjū Giga."
Ketiga jutsu tersebut langsung mengarah kearah Naruto dengan cepat, Naruto yang melihat itu membuat handseal.
"mokuton mokujoheki."
BRAKKKK BLARRRRRRRRRRRRRR
Ketiga jutsu tersebut dapat menghancurkan dinding yang terbuat dari kayu yang diciptakan oleh Naruto dan membuat tubuh Naruto terkena serangan tersebut sehingga tubuhnya terhempas.
"hn lumayan."
Kepulan asap menghalangi pandangan mereka bertiga, akan tetapi mereka bertiga sudah siap dalam posisi bertarung. Naruto memanfaatkan kepulan asap putih tersebut.
POFF
Ia lalu membuat satu bunshin disamping, bunshin itupun langsung melompat keatas Shino, Kiba dan Sai. Sedangkan Naruto yang asli diam disana.
"Dai Rasenringu."
Bunshin Naruto yang sudah membuat rasengan hitam langsung menjatuhkannya tepat diatas tubuh mereka bertiga.
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Kiba, Shino dan Sai yang kaget tak sempat menghindar dan akhirnya mereka bertiga terkena serangan tersebut. Tubuh mereka sudah tergeletak diatan tanah, dan Kiba juga telah kembali kesemula.
"Rasenrangan."
Shino, Kiba beserta Sai dikejutkan kembali saat diatas mereka muncul Naruto yang sudah siap dengan tiga rasengan di ketiga tangan chakra miliknya.
BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"UAGHHHHHHHHHHHHHHHH."
"UGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
"ERGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Shino, Kiba dan Sai langsung tergeletak lemah seketika setelah mereka bertiga mendapatkan serangan barusan.
"Na…Ru..to.." gumam Kiba dengan nada yang lemah.
TAP
Naruto mendarat cukup jauh dari mereka bertiga.
SYUTTTT DHUARRRRRR
Naruto langsung melompat mundur saat Shikamaru melemparkan kunai peledak. Shikamaru dan Chouji lalu membawa tubuh Shino, Kiba beserta Sai.
"shuriken kagebunshin no jutsu."
Naruto melemparkan satu shuriken dan seketika shuriken-shuriken tersebut menjadi banyak.
JLEB JLEB JLEB JLEB JLEB
"ughhh.."
Shuriken-shuriken tersebut menancap pada tubuh Shikamaru beserta Chouji termasuk kaki mereka berdua.
BRUKKK
Shikamaru dan Chouji langsung meletakan ketiga tubuh tadi, mereka berdua lalu mencabut shuriken-shuriken yang menancap pada tubuh mereka berdua walaupun sakit.
"Shikamaru, inilah akhirnya…" ucap Naruto yang tengah mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.
"Na…Naruto-kun.."
"Naruto-kun."
"Bijuudama."
Naruto yang berada didalam replika Kepala Kurama langsung menembakan Bijuudama kearah rockie 12 yang nampaknya sudah pasrah.
WUSHHHH TAP
Naruto sedikit tak percaya saat Bijuudama buatannya menghilang saat seseorang muncul dihadapan Shikamaru dan yang lainnya.
'menghilang? Apakah ini jebakan atau lain?' batin Shikamaru
.
.
.
.
.
.
Hinata mengelap darah yang berada diujung bibirnya dengan kasar, mata byakugannya yang aktif tak lepas dari musuh yang berada tak jauh dari hadapannya. Sang musuh atau Hyuuga Hiashi juga tak jauh berbeda dari Hinata, bekas darah mengering disudut bibirnya dan beberapa luka lebam diwajah.
"Hinata, sadarlah ini ayahmu. Hyuuga Hiashi!" ucap Hyuuga Hiashi.
"ya aku tahu kau adalah Hyuuga Hiashi yang merupakan ketua klan Hyuuga. Kenapa kau ingin membawaku pulang,hah?" Tanya Hinata.
"karena kau adalah putriku, anak kandungku!" jawab Hiashi.
"anak kandungmu? Aku anak kandungmu? TAPI KENAPA?!"
"apa mak-" "KENAPA KAU SELALU MENGANGGAPKU LEMAH, KAU SELALU MENDIDIKKU DENGAN CARA KASAR DAN KERAS, DAN KAU TAK PERNAH MENYAYANGIKU, TAK PERNAH MENGHARGAI USAHAKU! HANYA HANABI YANG KAU SAYANGI BUKAN DIRIKU, KAU MEMPERLAKUKANNYA SEPERTI SEORANG PUTRI DAN KAU SANGAT MEMANJAKANNYA. AKAN TETAPI DIRIKU, AKU SELALU DIANGGAP PENGGANGGU, KAU SELALU MENGHINAKU, KAU MEMBENCIKU, JANGAN KAN KAU MENYAYANGIKU TERSENYUM PADAKUPUN TAK PERNAH!" Hiashi hanya terdiam mendengar perkataan Hinata barusan.
"SEHARUSNYA KAU DIAM SAJA DIRUMAH DAN JANGAN PEDULIKAN DIRIKU!"
"aku tahu itu salahku, Hinata. Itu semua salahku Hinata, aku terlalu membedakan antara dirimu dan adikmu Hanabi. Aku sangat menyesal Hinata." Ucap Hiashi Hyuuga.
"terlambat, Hiashi Hyuuga. Aku tak akan memaafkan segala kesalahanmu, rasa sakit ini sudah mengakar kuat dihatiku." Kata Hinata. Hinata seketika langsung membuat handseal.
"jutsu controlling interest: dozens of flower shuriken."
Hinata lalu melemparkan Shuriken-shuirken dalam jumlah banyak kearah Hiashi Hyuuga.
"Hakkeshou Kaiten."
TRANKK TRANKK TRANKK TRANKKK DHUARRR DHUARRR DHUARR
Hiashi tak menyangka saat shuriken-shuriken tersebut dapat meledak dan membuat tubuhnya mundur lumayan jauh kebelakang. Hinata yang melihat itu langsung melesat kearah Hiashi.
DHUAGHHH DHUAGHHH
Hinata langsung menyerang Hiashi menggunakan taijutsu, akan tetapi Hiashi dapat menahannya.
"aku akan membalaskan dendam ini." Gumam Hinata.
DHUAGH DHUAGH DHUAGH DHUAGH DHUAGH DHUAGH DHUAGH DHUAGH
Hinata menyerang Hiashi dengan membabi buta dan sangat cepat, membuat Hiashi kewalahan walaupun dibantu menggunakan Byakugan miliknya sekalipun.
"Hakke Kūshō."
DHUAGHHHHH BLARRRRRRRRRRRRRRRRRR
Tubuh Hiashi langsung terhempas kebelakang dan menghancurkan batu yang berdiri dibelakangnya.
"uhuk…uhuk…" Hiashi langsung mengeluarkan darah segar dari mulutnya.
'ternyata aku benar-benar bodoh. lihatlah sekarang, Hinata sudah menjadi shinobi yang sangat kuat. Andai saja aku bisa memutar balikan waktu, tapi itu adalah hal mustahil.' Batin Hiashi.
Hinata tersenyum tipis saat melihat Hiashi Hyuuga yang terkena jutsunya barusan.
"ada apa Hiashi? Kenapa kau terluka sampai sebegitunya? Bukankah aku kunoichi yang lemah seperti perkataanmu, jadi tak mungkin serangaku akan berdampak seperti itu." ucap Hinata.
TAP
Hiashi berdiri kembali sambil memegangi dadanya yang masih sedikit terasa sakit.
"kita lanjutkan Hiashi!" Ucap Hinata sambil berlari kearah Hiashi, Hiashi langsung memasang posisi bertarungnya. Hinatapun seketika membuat handseal.
"jutsu controlling flower: flower dance of death."
Hinata langsung menghilang menjadi bunga-bunga yang terbawa angin, tak berapa lama tubuh Hiashi sudah dikelilingi oleh bunga-bunga.
JRASH JRASH JRASH JRASH
"erghhhh…"
Tubuh Hiashi seketika langsung mengalami luka-luka sayatan-sayatan disekujur tubuhnya.
"Hakkeshō Kaiten."
WUSHHHH
Bunga-bunga tersebut langsung menghilang seketika saat Hiashi mengeluarkan jutsunya barusan.
WUSHHHH TAP
Hiashi terkejut saat Hinata sudah berada tepat dihadapannya.
"Hakke Hasangeki ."
Hinata memukul Hiashi pada jarak dekat dengan gelombang chakra yang kuat, sehingga membuat Tubuh Hiashi kembali terpelanting ke batu tadi.
BLARRRRRRRRRRR
"arghhhhhh…"
'si-sial, jutsu barusan membuat kerusakan parah pada organ bagian dalamku.' Batin Hiashi.
Hinata tersenyum puas saat melihat Hiashi yang nampaknya sangat kesakitan.
"sekarang bagian penutupnya!"
.
.
.
.
.
.
Shukaku beserta Saiken menatap kearah Killer Bee yang nampak sangat kelelahan.
"aku yang akan menyelesaikannya, Saiken!" ucap Shukaku. Shukaku lalu mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama kembali.
"Bijuudama!"
SYUTTTTTT
Bijuudama tersebut langsung melesat kearah Killer Bee.
'Bee, menghindar!' perintah Hachibi.
'tubuhku sudah sangat lemas, Hatt-san.' Jawab Killer Bee.
WUSHHH TAP DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"nampaknya seranganmu meleset, Shukaku." Ucap Saiken.
"apa maksudmu?!" Tanya Shukaku.
"lihatlah kesana!" tunjuk Saiken, Shukaku lalu mengalihkan pandangannya kearah yang Saiken maksud. Ia melihat Killer Bee yang berada dipunggung salah satu shinobi yang tak lain adalah Raikage.
"cih, si gurita itu bisa selamata!"
.
GREBB
Madara mengambil salah satu pedang yang tertancap ditanah dan langsung berjalan kearah Mifune beserta Darui yang sudah kehabisan chakra. Mereka berdua tergeletak ditanah.
"sudah kukatakan kau hanyalah semut kecil bagiku." Madara lalu mengayunkan pedang yang dipegangnya.
BRUSHHHHH
Pedang tersebut seketika tertahan oleh pasir yang tiba-tiba muncul.
SYUTTT
Madara langsung melompat kebelakang menghindari pukulan yang berusaha mengenai dirinya. Madara dapat melihat Yondaime Kazekage dan Mizukage. Yondaime Kazekage lalu membawa tubuh Darui bersama Mifune menggunakan pasirnya, diikuti oleh Mizukage.
Pandangan Madara sedikit terusik saat muncul kepulan asap putih yang cukup tebal.
SYUTTT TAP
Madara melirik kearah Obito yang secara tiba-tiba muncul disampingnya.
"bagaimana?" Tanya Madara.
"tinggal sebentar lagi, sekarang kita sudah mempunyai chakra Ichibi dan Rokubi dari potongan tubuhnya tadi." Jawab Obito.
"hmm, dan sekarang akan ada sedikit ganjalan!"ucap Madara dan tak berapa lama kepulan asap putih tadi menghilang. Obito, Madara, anggota akatsuki termasuk Gaara dan Utakata dapat melihat alianshi shinobi yang masih tersisa sudah berkumpul, termasuk tim medis, para samurai, dan tim pendeteksi yang baru saja datang. Dan didepan mereka sudah berdiri kelima kage.
.
.
.
.
.
Shikamaru membaca tulisan yang berada dipunggung shinobi tersebut.
'yondaime Hokage?' batin Shikamaru.
"k..kau ad-adalah Yo…Yondaime Ho…Ho…Hokage." Ucap Shikamaru dengan tergagap. Minato lalu melirik kebelakang, kearah Shikamaru dan tersenyum tipis. Shikamaru dapat melihat mata sang Yondaime Hokage tersebut adalah mata edo tensei.
"edo tensei?" gumam Shikamaru.
"ya kau benar anak muda, aku adalah seorang edo tensei akan tetapi aku ada dipihak kalian semua." Jawab Yondaime Hokage atau Minato Namikaze. Minato lalu mengalihkan pandangannya kepada Naruto yang berdiri sambil memandang dengan wajah stoicnya sehingga Minato tak bisa membaca ekspresi apapun.
"Naruto.." ucap Minato sambil memandang kearah Naruto.
"jadi kau yang menghilangkan Bijuudama barusan…Ayah!" gumam Naruto.
"aku hanya memindahkan Bijuudama tersebut."
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Seketika terdengar suara ledakan dari tempat yang sangat jauh, akan tetapi Shikamaru, Ino, Chouji dan Sakura masih sangat tak percaya kalau Yondaime Hokage adalah ayah dari Naruto.
"j..jadi…an-anda ayah dari Naruto..?" Tanya Ino.
"hmm ya, ayah yang gagal!" jawab Minato.
"tak ku sangka kau juga akan diedo tensei, Ayah. Ini Cukup mengejutkan." Ucap Naruto.
'tsk Kabuto, jadi kau mengedo tensei Hokage juga ternyata.' Batin Naruto.
"uhuk..uhuk..uhuk.." Neji terbatuk sambil terus mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya. Para ninja medis yang berada disana lalu membantu Sakura untuk mengobati luka-luka dari rockie 12 yang terluka akibat Naruto.
"lukamu juga harus disembuhkan Shikamaru,Chouji." Ucap Ino.
"tidak, aku masih baik-baik saja Ino." Jawab Chouji.
"ya, kami baik-baik saja. Sebaiknya kau bantu Sakura dan ninja medis yang lain untuk mengobati teman-teman kita yang terluka." Tambah Shikamaru. Ino lalu segera mengehampiri Sakura dan membantu para ninja medis tersebut menyembuhkan luka dari teman-temannya tersebut.
"apa maksudnya ini Naruto?" Tanya Minato.
"bisa ayah lihatkan sendiri? Ini medan perang."
"ya, tapi kenapa kau melakukan hal seperti ini Naruto?"
"hn, kau tidak perlu tahu. Kau adalah musuhku!" jawab Naruto dengan nada datarnya.
"apapun itu, aku sebagai musuh dan ayahmu, aku akan menghentikanmu,Naruto." ucap Minato sambil memegang kunai bermata tiga miliknya.
"aku menunggu hal ini terjadi…ayah."
.
.
.
.
.
.
TBC
HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.
Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.
Yang penting RnR yah minna.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
JAA
