Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.
Targetku sekarang adalah menjadikan fic ini mempunyai reviews diatas 3000.
Do'akan yah minna.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih. .
.
.
.
Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.
.
.
Pertama, author ingin meminta maaf karena fic ini tidak akan tamat dichapter 40, karena ceirtanya masih lumayan panjang dan menghabiskan beberapa chapter lagi. Sekali lagi bila ada reader yang kecewa author benar-benar minta maaf.
Semoga terhibur
..
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 40
.
.
.
.
.
Minato melirik kearah belakang, tepatnya kearah Shikamaru dan yang lainnya.
"anak muda, sebagiknya kau pergi ketempat para aliansi dengan teman-temanmu itu! dan jangan lupa bawa temanmu yang terluka itu, mereka harus segera di obati." perintah Minato.
"tapi, aku juga ingin membantu melawan Naruto. kami semua adalah teman Naruto, Yondaime-sama." Bantah Shikamaru.
"anak muda, ini pertarungan kami berdua. Aku tahu kalian ingin membantu mengalahkan Naruto, tapi serahkan saja padaku. aku akan menghentikan Naruto." ucap Minato. Naruto yang mendengar itu hanya mendengus saja.
"baiklah, Yondaime-sama." Shikamaru hanya bisa pasrah saja, dan setelah itu mereka semua langsung pergi ketempat alianshi shinobi meninggalkan Minato Namikaze dan Uzumaki Naruto. Minato lalu mengalihkan pandangannya kearah Naruto.
"kenapa kau melukai temanmu, Naruto?" Tanya Minato pada anaknya tersebut.
'Naruto, bukannya itu Minato Namikaze? Ayah kandungmu?' Tanya Kurama.
'hn, kau baru menyadarinya, Kurama?'
'tsk, barusan aku tidur dulu sebentar sambil memulihkan chakra.' Elak Kurama.
'terserah kau saja.'
'kau ingin melawan ayah kandungmu sendiri, Naruto?'
'ya, dia berada dipihak alianshi shinobi.'
"kuulangi lagi, kenapa kau melukai temanmu sendiri, Naruto?" Tanya kembali Minato saat pertanyaan pertamanya, Naruto hanya diam tak menjawab.
"hn, hanya ingin mengukur kekuatanku saja." Jawab Naruto sekenanya.
"aku tak percaya kau hanya ingin mengukur kekuatanmu saja!" ucap Minato.
"kalau aku menjawab hanya untuk senang-senang, kau akan percaya?!" Tanya Naruto.
"bukannya kau kesepian, Naruto? bukannya tak ada satupun orang yang mau berteman denganmu? Kenapa saat kau mempunyai teman, kau malah melukainya?" Tanya Minato pada Naruto. Naruto hanya diam tak menjawab pertanyaan dari ayahnya barusan.
'Kushina….aku bisa melihat luka-luka yang diderita oleh teman-teman Naruto tadi, Naruto benar-benar ingin membunuh temannya. Kalau saja aku tak tepat waktu datang, mungkin mereka semua akan tewas terkena Bijuudama.' Batin Minato.
"dari cerita yang aku dengan dari Jiraiya-sensei, teman-temanmu sangat menyayangimu dan katanya mereka sudah berapa kali ingin menghentikanmu akan tetapi kau malah ingin membunuhnya. Bahkan kau pernah akan membunuh Jiraiya-sensei." Ucap Minato. Naruto hanya menundukan kepalanya saat mendengar perkataan dari ayahnya tersebut, Minato tak bisa melihat wajah Naruto yang tertutupi oleh rambut pirangnya.
"Na-" "kau tahu apa tentangku, ayah?" Tanya Naruto masih menundukan kepalanya. Minato hanya memandang Naruto.
"kau tidak dengar, kau tahu apa tentang diriku?" Tanya Kembali Naruto. "…Jiraiya tahu apa tentang diriku?"
"Naruto,-" "JIRAIYA MAUPUN KAU TAK TAHU SEDIKITPUN TENTANG DIRIKU, JADI DIAMLAH. MEMANG AKU KESEPIAN , TAK ADA YANG INGIN BERTEMAN DENGANKU SAAT DIDESA KONOHA. MEREKA YANG KAU ANGGAP TEMANKU, APA MEREKA ADA SAAT AKU KESEPIAN? APA MEREKA ADA SAAT AKU MEMBUTUHKAN MEREKA DISISIKU? MEREKA SEMUA TAK ADA, MEREKA TAK PEDULI DENGANKU. BAHKAN SAAT AKU HAMPIR MATI OLEH PARA PENDUDUK DESA KONOHA, MEREKA TAK ADA, JIRAIYA TAK ADA." Naruto memandang tajam kearah Minato dengan mata eternal mangekyo sharingannya.
"kalau kau ingin tahu kenapa aku ingin membunuh orang-orang itu, aku ingin mereka merasakan rasa sakit yang aku rasakan." Lanjut Naruto.
"ini salah Naruto. ini semua salah Naruto, yang kau lakukan adalah kesalahan besar. Aku melihat dari sorot mata teman-temanmu itu kalau mereka sangat tulus untuk menghentikanmu agar tak terlalu jauh masuk kedalam jurang kebencian yang tak ada ujungnya. Dan Jiraiya-senseipun sangat menyesalinya, Naruto." ucap Minato.
"rasa sakitku tak pernah bisa hilang, setiap detik bayangan-bayangan semasa aku diperlakukan kasar oleh semua orang selalu muncul. Hatiku sangat sakit saat aku melihat kemasa laluku yang kelam dan penuh dengan tragedy." Gumam Naruto.
"andai aku dan Kushina tak tewas pada saat itu, mungkin kau tak akan seperti ini." Ucap Minato.
"tapi saat ini, aku sudah mempunyai keluarga baru yang membuatku tak merasa kesepian. Aku akan menjaga semua bagian keluargaku tersebut dengan nyawaku sendiri, dan kami semua….akan memenangkan perang ini!" ucap Naruto sambil menyeringai kearah Minato.
"aku sebagai ayahmu akan menghentikanmu, Naruto." ucap Minato sambil melemparkan kunai unik bermata tiga tersebut kesegela arah.
SYUTTT TAP TAP TAP TAP
Naruto memperhatikan kunai bermata tiga yang ayahnya lempar dengan sembarangan keberbagai arah.
'bukannya itu Kunai…Hiraishin.' Batin Naruto.
"aku juga tidak akan menahan diri, walaupun kau merupakan ayah kandungku." Ucap Naruto sambil memegang pedang kusanagi miliknya.
ZWUSHHHH
Naruto dapat melihat Minato yang seketika menghilang dari pandangannya.
'Hiraishin no jutsu yah?' batin Naruto.
TRANKKKK
Naruto langsung membalikan badannya kebelakang dan menahan kunai Minato yang akan menusuk punggungnya dari belakang menggunakan pedang kusanagi miliknya. Naruto hanya tersenyum tipis kearah Minato.
Minato kembali menghilang dalam sekejap dari hadapan Naruto menggunakan teknik Hiraishin miliknya.
"rasengan!"
Minato sedikit tak percaya saat Naruto yang berada dibawahnya langsung menghilang seketika, dan rasengan Minato hanya mengenai tanah.
Naruto seketika muncul dibelakang Minato dan berniat ingin menusuk kepala Minato dengan pedanganya akan tetapi Naruto menghentikan hal tersebut. Naruto melirik kebawah dan melihat Minato yang juga berniat menusukan kunai ketubuhnya.
"trik yang bagus." Gumam Minato. Minato kembali menghilang menggunakan Hiraishin no jutsunya dari hadapan Naruto. Naruto hanya mendengus melihat Minato kembali menghilang.
"cukup main-mainnya." Gumam Naruto.
"rasengan."
"susano."
Serangan Minato barusan dapat ditahan oleh susano yang menyelimuti tubuh Naruto. Minato lalu melompat kearah belakang, ia memperhatikan Susano yang menyelimuti tubuh Naruto.
'susano?' batin Minato.
Naruto lalu berlari kearah Minato, susano Naruto langsung mengayunkan katana besarnya kearah Minato.
Naruto mendecih kesal saat Minato Namikaze kembali menghilang dari hadapannya. Susano Naruto langsung mengayunkan kedua katananya kebelakang.
JRASHHHHHH
Serangan Naruto barusan berhasil membuat tubuh Minato terkena Katana susano.
"sepertinya kau sudah mempelajari gulungan yang aku berikan padamu waktu itu." ucap Minato, dan perlahan tubuhnya kembali seperti semula.
"ya, aku sudah mempelajari gulungan tersebut…aku harus berterima kasih padamu." Balas Naruto.
FLASHBACK ON
Naruto bersama para anggota akatsuki yang lain seperti biasa tengah berkumpul di ruang tengah markasnya. Naruto hanya tersenyum tipis saat anggotanya menceritakan hal-hal lucu atau sebuah lelucon.
'apa isi gulungan yang diberikan Ayah dan Ibu itu?' batin Naruto.
"ruto…Naruto." lamunan Narutopun buyar seketika saat salah satu anggota memanggil-manggil namanya.
"kenapa kau melamun, Naruto-kun?" Tanya Hinata.
"hmm, nampaknya aku sedikit tak enak badan. Lanjutkan saja, aku akan pergi kekamarku." Ucap Naruto berbohong.
"aku antar Naruto-kun." Tawar Kunoichi-kunoichi yang berada disana.
"tak perlu, aku bisa sendiri kok." Jawab Naruto sambil berjalan menuju kamarnya meninggalkan para anggota akatsuki yang memasang wajah yang tak bisa ditebak.
"hn, ada yang dia sembunyikan dari kita." Gumam Gaara.
"ya, apapun itu. kuharap dia cepat kembali seperti biasanya." Tambah Kimimaro.
TAP TAP TAP
Naruto berjalan menuju kamarnya, Kamar Naruto merupakan kamar yang paling ujung.
'ada yang mengganjal pikiranmu, Naruto?' Tanya Kurama.
'ya.' Jawab Naruto singkat.
KRETTT
Naruto membuka pintu kamarnya dan segera duduk diatas tempat tidur miliknya. Ia lalu mengambil gulungan pemberian dari ayah dan ibunya saat bertemu dibawah alam sadarnya.
'apakah aku harus membukanya? Apakah ini sebuah jebakan?' batin Naruto.
Secara perlaha, Naruto membuka gulungan tersebut. Naruto Nampak terkejut saat melihat isi gulungan tersebut.
"i..ini…bukannya…."
'aku harus pergi kesuatu tempat yang sepi.' Batin Naruto.
POFF
Naruto langsung membuat salah satu bunshin, dan tak berapa lama Naruto yang asli menghilang menggunakan shunsin membawa gulungan tadi.
Naruto seketika muncul ditengah hutan yang sangat sepi, ia berdiri disebuah batu besar.
"ini gulungan jutsu Hiraishin no jutsu…..jutsu ciri khas dari Yondaime Hokage, ini merupakan jutsu ayah." Ucap Naruto sambil melihat isi gulungan tersebut, pandangan Naruto terhenti seketika saat ada tulisan yang cukup panjang. Naruto lalu membaca tulisan tersebut.
"Naruto…saat kau membaca tulisan ini, kau berarti sudah berhasil menaklukan Kyuubi, Benar,kan? Gulungan ini adalah gulungan untuk mempelajari Hiraishin no jutsu secara rinci, jadi kau bisa menggunakan jutsu yang sama seperti diriku. Naruto…setelah kau berhasil menguasai jutsu ini, ayah dan Ibu berharap kau tidak menggunakan jutsu ini untuk kejahatan akan tetapi untuk kebaikan." Naruto hanya memasang ekspresi yang tak bisa ditebak saat membaca isi gulungan tersebut. Naruto lalu menutup kedua matanya.
MINDSCAPE
'apa isi gulungan itu, Naruto?' Tanya Kurama.
'isi gulungan itu adalah cara untuk mempelajari Hiraishin no jutsu..' jawab Naruto yang duduk diatas kepala Kurama.
'bukankah itu jutsu milik Yondaime Hokage?'
'ya,itu adalah jutsu milik ayahku.'
'kapan kau akan mempelajarinya, Naruto?'
'hn sekarang.'
Naruto lalu membuka kedua matanya secara perlahan.
"hn terima kasih ayah, Ibu akan tetapi aku tak bisa berjanji akan menggunakan jutsu ini untuk kebaikan..ayah, Ibu." Gumam Naruto.
FLASHBACK END
Minato hanya diam sambil memandang dengan pandangan yang sulit diartikan.
"hn. Aku ingin bertanya pada ayah, tentang suatu hal." Jawab Naruto singkat.
"apa itu?"
"siapa yang telah membangkitkan ayah?"
"ayah bersama Hokage 1,2,3 dibangkitkan oleh Orochimaru dengan Jiraiya-sensei." Naruto mengerutkan keningnya saat mendengar jawaban dari sang ayah.
'Orochimaru? Bukannya si ular menjijikan itu sudah tewas saat pertarungan denganku? Ada apa ini? Kenapa bisa Orochimaru hidup kembali?' batin Naruto.
"aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, aku akan menghentikanmu sebelum kau tak bisa keluar dari lingkaran balas dendam dan kebencian." Ucap Minato.
Sedetik kemudian Minato masuk kedalam BijuuMode dan membut Naruto sedikit kaget.
'bukankah itu Bijuu Mode?' batin Naruto.
'apa aku tidak pernah memberi tahumu, Naruto?' Tanya Kurama.
'tentang apa?'
'setengah diriku ada didalam tubuh Ayahmu, Naruto. jadi, jangan heran saat ia bisa menggunakan Bijuu Mode sama seperti milikmu.' Jawab Kurama.
Naruto lalu tersenyum tipis kearah Minato, dan perlahan Susano Naruto menghilang. Naruto menutup sebelah matanya dan sedetik kemudian darah segar keluar dari mata Naruto tersebut.
"amaterasu."
ZWUSHHH TAP TAP TAP
Minato terus berlari menghindari api hitam yang berusaha mengenai tubuhnya. Dan tak berapa lama setelah itu Minato menghentikan langkahnya saat Jutsu Naruto berhenti mengejarnya. Minato melirik kearah api hitam yang terus menyala tersebut.
'bisa fatal kalau tubuhku terkena api hitam tersebut.' Batin Minato.
Naruto juga tak mau kalah, ia langsung masuk kedalam Bijuu mode miliknya.
"mari kita selesaikan secepatnya…ayah."
.
.
.
.
.
Di tempat Gaara dan Utakata.
Shukaku masih merasa kesal saat Killer Bee berhasil selamat dari serangannya tadi.
"GWARRRGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Shukaku dan Saiken lalu mengalihkan pandangannya kearah asal Suara tersebut.
'Shukaku, kita harus menghancurkan penghalang yang menghalangi patung Gedo Mazo tersebut.' Ucap Gaara.
"hn ya, aku akan melakukannya Gaara." Kata Shukaku.
'kau juga Saiken, kita bantu Shukaku untuk menghancurkan penghalang tersebut.' Ucap Utakata.
"baiklah, Utakata." Jawab Saiken.
TRAKKK
Shukaku dan Saiken dapat melihat retakan pada penghalang yang menghalangi patung Gedo Mazo tersebut. Saiken dan Shukaku lalu memanfaatkan hal tersebut, kedua Bijuu tersebut langsung mengumpulkan chakranya.
"Renzoku Bijūdama."
"Renzoku Bijūdama."
SYUTTTTTT
Shukaku dan Saiken langsung menembakan Bijuudama secara beruntun kearah penghalang Patung Gedo Mazo tersebut. Para aliansi shinobi yang dipimpin oleh Kelima kage menatap dengan pandangan yang terkejut.
"KALIAN SEMUA BUAT BENTENG PERTAHANAN YANG PALING KUAT! AKAN ADA LEDAKAN BESAR DI SEIKITAR SINI." perintah Raikage.
"BAIK." Lalu para shinobi-shinobi disana langsung membuat handseal.
"Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki"
Seketika muncul dinding-dinding yang sangat tebal yang mengelilingi seluruh aliansi shinobi. Sedangkan tak jauh dari mereka, Madara dan Obito hanya tenang-tenang saja. Madara duduk diatas tanah yang cukup tinggi sedangkan Obito berdiri disampingnya sambil melipat kedua lengannya.
SYUTTTTT BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Ledakan yang sangat besar terjadi dan memunculkan kepulan asap hitam yang sangat tebal. Para alianshi shinobi dapat bernafas lega setelah ledakan tersebut tak berhasil membunuh mereka.
"apakah kita berhasil?" Tanya Gaara.
"sepertinya, Iya Gaara." Jawab Utakata. Saiken dan Shukaku menatap kearah kepulan asap hitam tersebut.
"ya…berakhir…untuk dunia ini." Gumam Obito.
"hmm kita bisa mulai sekarang." Gumam Madara.
Tak berapa lama kepulan asap hitam mulai menghilang, Shukaku dan Saiken Nampak sangat terkejut saat melihat itu.
"tak diragukan lagi…itu…. Juubi." Ucap Shukaku.
"GWARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH." Raung Juubi.
BRUKKK
Dinding-dinding yang berada dihadapan para alianshi shinobi mulai runtuh dan mereka semua sangat terkejut melihat Juubi.
"ini gawat, kita harus menjaga jarak dari mereka." Ucap Tsunade.
"ya, atau kita semua akan tewas." Tambah Yonadaime Kazekage.
"KALIAN SEMUA MUNDUR!" para alianshi shinobi lalu bergerak mundur menjauh dari Juubi dan kedua Bijuu yang lain. Anggota akatsuki juga Nampak sangat terkejut melihat Juubi.
"apa itu?" Tanya Kimimaro.
"tak salah lagi….ini Juubi." Jawab Yamato.
"kita harus membantu Gaara dan Utakata melawan Juubi tersebut." Ucap Kimimaro. Tak jauh dari anggota akatsuki ada Madara dan Obito yang tersenyum tipis melihat Juubi.
"ayo, Obito!" perintah Madara. Madara dan Obito langsung melompat kearah Juubi.
Madara dan Obito langsung berdiri diatas kepala Juubi, sedetik kemudian sesuatu muncul dan langsung menancap pada kepala belakang mereka berdua.
"yang utama, kita harus mengalahkan Ichibi dan Rokubi." Ucap Madara.
"alianshi shinobi bagaimana? Bukankah kita harus menyingkirkan mereka juga?" Tanya Obito.
"setelah kita mendapatkan Ichibi dan Rokubi kita akan menyingkirkan alianshi shinobi." Jawab Madara.
"hmm terserah kau saja, Madara." Ucap Obito sambil menatap kearah Ichibi dan Rokubi.
Shukaku dan Saiken menatap tajam kearah Juubi yang berada cukup jauh dari hadapan mereka berdua.
"apa yang akan kita lakukan?" Tanya Saiken pada Shukaku.
"mau tak mau kita berdua akan menyerang Juubi dengan seluruh kekuatan kita!" jawab Shukaku.
TAP
Didekat Saiken dan Shukaku muncul anggota-anggota akatsuki kecuali Hinata dan Itachi.
"jangan lupakan kami semua, Gaara, Utakata." Ucap Kimimaro.
"kenapa kalian semua ada disini?" Tanya Gaara.
"kami semua adalah keluarga. kita juga akan membantu kalian melawan Juubi tersebut." Jawab Yamato.
"ya, Gaara-kun. Kita akan membantu mengalahkan Juubi tersebut." Tambah Karin.
"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!"
Anggota-anggota akatsuki lalu mengalihkan pandangannya kearah Juubi yang bergerak kearah mereka semua. Shukaku dan Saiken langsung mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.
Mereka berdua menyatukan Bijuudama sehingga menciptakan Bijuudama yang dua kali lebih besar.
"bijuudama."
Bijuudama itu langsung meluncur dengan cepat kearah Juubi, Juubi langsung menghentikan langkahnya dan tak berapa lama ia melakukan hal yang sama seperti kedua bijuu tadi.
"ini gawat!" ucap Shukaku saat melihat itu.
Seketika Terjadi ledakan besar saat Bijuudama Shukaku bersama Saiken saling beradu dengan jutsu Juubi. Bijuudama buatan Shukaku bersama Saiken dengan mudahnya dikalahkan oleh Jutsu Juubi yang seperti laser. Juubi lalu mengarahkannya kearah akatsuki, dan membuat anggota akatsuki sedikit membelalakan matanya.
Yamato yang melihat itu tidak tinggal diam, ia langsung membuat handseal.
"Mokuton: Mokujoheki."
Di depan anggota akatsuki lalu muncul dinding yang terbuat dari kayu.
KREEKKKK
Yamato memandang tak percaya saat dinding kayu buatannya yang akan hancur saat menahan jutsu Juubi tersebut.
"sial!" geram Kimimaro.
GREEBBB
Saiken dan Shukaku langsung mengambil tubuh-tubuh anggota akatsuki dan langsung melarikan diri dari sana.
TRAKKKKKK BLARRRRRRRRRRRRRRRRR
Tubuh Shukaku dan Saiken langsung terhempas kebelakang saat terkena jutsu Juubi tersebut. Obito tersenyum tipis saat melihat kedua Juubi itu tergeletak diatas tanah.
Shukaku dan Saiken cukup kesulitan untuk berdiri kembali karena seluruh tubuhnya terasa sakit, sedangkan anggota akatsuki tidak mengalami luka apapun karena mereka semua dilindungi oleh Shukaku dan Saiken.
"tsk, si mata satu itu sangat tangguh sekali. Dia bisa membuat kita seperti ini hanya dalam satu serangan." Rutuk Shukaku.
"hentikan ucapanmu itu Shukaku, yang harus kita lakukan adalah bagaimana cara mengalahkannya." Ucap Saiken.
"tanpa diperintah olehmupun, aku sudah memikirkan caranya." Kata Shukaku. Dan tak berapa lama Shukaku mempunyai sebuah ide.
"aku mempunyai sebuah ide, aku tidak tahu apa akan berhasil atau tidak. Tapi ini harus dicoba…target serangan kita adalah untuk menyerang matanya itu dan dua orang diatasnya…aku butuh bantuan kalian semua." Ucap Shukaku pada seluruh anggota akatsuki yang ada disana.
"ide apa yang kau punya, Shukaku?" Tanya Mei Terumi.
"hmm aku akan menjelaskannya…" Shukaku lalu menjelaskan rencananya secara detail kepada anggota-anggota akatsuki tersebut. Anggota-anggota akatsuki tersebut hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.
"apa ada yang ditanyakan? Atau masih ada yang belum mengerti?" Tanya Shukaku setelah selesai menjelaskan rencananya. "…sepertinya kalian semua sudah mengerti…baiklah kita mulai sekarang."
Anggota-anggota akatsuki langsung berlari kearah Juubi yang jaraknya bisa dibilang jauh.
"sepertinya mereka merencanakan sesuatu, Madara." Ucap Obito saat melihat anggota-anggota akatsuki yang berlari menuju kearahnya.
"apa kau takut, Obito?"
"tidak."
"hn, santai saja. Kita tak perlu takut…mari kita lihat apa yang akan mereka lakukan." Ucap Madara.
Tiba-tiba pergerakan Juubi tertahan oleh seusatu, Obito lalu melihat kebawah dan ia bisa melihat pasir yang menahan pergerakan Juubi.
"hanya pasir." Gumam Obito.
"SEKARANG!" perintah Shukaku.
Beberapa anggota akatsuki lalu membuat handseal secara bersamaan.
"Crystal Release: Growing Crystal Thorns."
"Sawarabi no Mai."
"ice elements: hundreds of thorns ice."
"Doton : Doryuso."
KRAKKKKKKKK JRASHHHHHHH
"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR"
Tubuh Juubi seketika terkena jutsu-jutsu anggota akatsuki sehingga tak bisa bergerak.
"ini tak akan bertahan lama." Ucap Shukaku. Madara dan Obito lalu mengalihkan pandangannya ke udara dan ia bisa melihat empat kunoichi akatsuki berada diatasnya. Beberapa diantaranya langsung membuat handseal.
"Yoton: tajuu Shakugaryugan No Jutsu."
"Kami tori."
"ice elements: a thousand spears of ice."
Ketiga jutsu itu lalu melesat kearah Madara dan Obito, Madara hanya melirik sekilas pada jutsu tersebut dan sedetik kemudian ia menutup kedua matanya.
"jutsu menyedihkan." Gumam Madara.
Ketiga jutsu itu dapat ditahan oleh susano Madara yang muncul secara tiba-tiba, sedangkan jutsu yang mengarah kearah Tobi hanya menembus tubuhnya.
Madara bersama Obito langsung membalikan badannya dan mereka berdua dapat melihat tiga kunoichi yang berada dihadapannya.
'tiga orang? Bukannya tadi ada 4 orang?' batin Obito.
"Madara, diatas!" ucap Obito, Madara lalu mengalihkan pandangannya ke udara dan ia bisa melihat Karin bersama Yamato.
"sekarang Karin…. Doton: Chōkajūgan no Jutsu." Karin langsung melesat kebawah tepatnya kearah Madara.
Obito sedikit menatap tak percaya saat susano Madara hancur oleh satu pukulan Karin.
Karin bersama Yamato lalu mendarat didekat para ketiga kunoichi tadi. Yamato langsung mengembalikan berat tubuh Karin seperti semula menggunakan jutsu kebalikan dari jutsu barusan.
Mereka berlima dapat melihat Madara masih tergeletak, Konan yang melihat itu langsung membuat handseal.
"sekarang giliranku…." Ucap Konan. "….Kami kyo."
Konan langsung menyelimuti tubuh Obito dan Madara menggunakan kertas, setelah itu kertas-kertas tersebut berubah menjadi kertas peledak.
Sedetik kemudian terdengan suara ledakan dihadapan kelima anggota akatsuki, Kelima anggota akatsuki memasang wajah datarnya saat jutsu konan barusan tak mengenai Madara dan Obito. Madara sudah melapisi tubuhnya kembali dengan susano, sedangkan Obito seperti biasa hanya menembus tubuhnya.
Shukaku dan Saiken melihat dengan seksama kearah kepala Juubi yang terdapat kelima anggota akatsuki.
"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!"
"tsk, cepatlah!" geram Shukaku saat melihat Juubi yang berusaha memberontak agar tubuhnya dapat digerakan kembali.
"Mei, sekarang!" ucap Haku, Mei Terumi hanya menganggukan kepalanya saja dan setelah itu, ia langsung membuat handseal.
"kirigakure no jutsu."
Seketika muncul kabut tebal yang menghalangi pandangan mata. Obito hanya berdecih saat melihat kabut tersebut. Kelima anggota akatsuki lalu memanfaatkan kabut tersebut untuk pergi dari sana. Dan anggota akatsuki yang berada didekat Juubipun langsung mundur kebelakang, ketempat Shukaku dan Saiken.
Juubi menyipitkan matanya saat Kabut menghalangi pandangannya.
"sekarang giliran kita!" ucap Shukaku. Shukaku dan Saiken lalu melompat keudara, diudara mereka berdua langsung mengumpulkan chakra.
BRAKKKK
Jutsu-jutsu buatan anggota akatsuki yang tadi sempat menahan pergerakan Juubi hancur seketika dan Kabut buatan Mei Terumi juga ikut menghilang. Madara beserta Obito dapat melihat Shukaku dan Saiken yang berada diudara sudah siap menyerang dengan Bijuudama yang sangat besar.
"Bijūdama." "Bijūdama."
Bijuudama berukuran sangat besar tersebut langsung mengarah kearah Juubi tepatnya kearah mata milik Juubi.
"kita tak perlu menghindarinya." Gumam Madara dengan senyum tipis diwajahnya. Shukaku dan Saiken tersenyum senang saat Bijuudama milik mereka berdua akan mengenai mata Juubi.
TUKKKK
Aliansi shinobi, Naruto, Minato, Hiashi, Hinata, anggota akatsuki, dan tentunya Shukaku bersama Saiken membelalakan matanya saat Bijuudama milik mereka berbalik menyerang mereka saat Juubi dengan mudah membalik Bijuudama tersebut menggunakan lengannya.
DHUAGHHHHHHHH BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"GAARA!" "UTAKATA"
Bijuudama tersebut langsung meledak dilangit dan kedua Bijuu itupun langsung terpental sangat jauh dari hadapan Juubi. Anggota akatsuki langsung menuju ketempat Shukaku bersama Saiken dengan shunsin mereka masing-masing.
Anggota akatsuki seketika sudah berada ditempat Shukaku dan Saiken, mereka semua dapat melihat Shukaku dan Saiken terkapar ditanah.
"ughh sial, tubuhku sudah tak kuat lagi." Ucap Shukaku.
"ya, dan aku harus memulihkan chakra." Tambah Saiken.
'Gaara, bertukar kembali! aku harus mengumpulkan chakra dan istirahat sebentar!' ucap Shukaku.
'tapi , Shukaku kita tak punya pilihan!' ucap Gaara.
'Gaara, walaupun kita Bijuu. Kami memiliki rasa lelah dan perlu mengisi chakra kami kembali.'
'maafkan aku, Shukaku. Aku terlalu egois, dan tidak memperhatikan kondisimu. Dan terima kasih telah membantu kami!' ucap Gaara.
'bertahanlah sebentar,Gaara!' saran Shukaku.
'Utakata, aku juga. Kita bertukar!' ucap Saiken.
Dan tak berapa lama tubuh Shukaku dan Saiken mulai mengecil dan akhirnya menjadi tubuh Gaara bersaa Utakata.
"hah….hah…hah…" Gaara bersama Utakata mengatur nafasnya yang memburu.
"Gaara." "Utakata."
Mereka semua langsung mendekat kearah Gaara bersama Utakata. Karin dan Haku langsung mengobati Gaara bersama Utakata.
"kalau seperti ini, persentasi kemengan kita melawan Juubi itu semakin kecil!" ucap Guren.
"kita hanya perlu menunggu Naruto dan Hinata yang tengah bertarung. Dan Itachi yang masih belum kembali." ucap Yamato.
"hah...hah…kenapa kalian berada disini saat…hah…Naruto bersama…Hinata sedang bertarung?" Tanya Utakata dan anggukan dari Gaara.
"kami semua ingin membantu Naruto-kun dan Hinata-chan, akan tetapi Naruto-kun maupun Hinata tak ingin diganggu dan Naruto-kun, memerintahkan kami semua untuk membantu Gaara-kun dan Utakata-kun karena menurut Naruto-kun, Gaara-kun dan Utakata-kun yang lebih membutuhkan bantuan." Ucap Karin.
'hah…disaat seperti ini…Naruto…masih memperhatikan keadaan kita.' Batin Gaara.
'Itachi-kun, sekarang kau berada dimana? Bukannya jutsu edo tensei telah kau hentikan?' batin Konan.
.
.
.
.
.
Di tempat aliansi shinobi.
Aliansi shinobi masih terdiam melihat kejadian dimana Barusan kedua Bijuu terpental sangat jauh saat terkena Bijuudama mereka sendiri.
'Gaara!' batin Yondaime Kazekage.
Yondaime Kazekage Nampak sangat cemas saat melihat Shukaku yang terpental jauh barusan.
"kalian semua! Kalian semua sudah mengetahui rencana dari markas pusatkan, barusan?!" Tanya Raikage.
"YA!"
"sekarang giliran kita untuk melumpuhkan Juubi!" ucap Oonoki. Setelah Oonoki mengucapkan kata tersebut, wajah para shinobi Nampak gemeteran.
"akatsuki yang terkenal dengan kekuatannya yang sangat kuat tak bisa mengalahkan Juubi….apalagi dengan kita semua!"
"ya…ini mustahil!"
Ucapan-ucapan Pasrah sudah didengar dari para shinobi yang berada disana.
"kalian semua….ini adalah pertarungan penentuan…masa dapan anak cucu kita berada ditangan kita sekarang…" ucap Ao atau Mizukage.
"kalau sekarang kalian semua menyerah disini sekarang…..semua akan musnah…" tambah Tsunade.
"kalian semua harus gunakan seluruh kekuatan yang kalian miliki kalau tak ingin dunia ini berakhir….kita semua akan bahu membahu untuk memenangkan peperang ini!" ucap Kazekage.
"ya…ini pertarungan penentuan."
"masa depan anak kita berada ditangan kita sekarang."
"BUKTIKAN KALAU KALIAN INI SHINOBI SEJATI…..MENYEBAR!"
"BAIK!"
Seketika para shinobi disana langsung menyebar keberbagai arah. Madara bersama Obito melirik kearah para shinobi tersebut, Madara hanya mendengus dan setelah itu ia tersenyum mengejek.
"hmm sebanyak apapun jumlah shinobi, tak akan ada gunanya sama sekali." Ucap Madara. Seketika Juubi kembali membuat Juubidama.
"MENGHINDAR!" perintah kelima kage.
Kembali terjadi sebuah ledakan besar disana. Naruto yang tengah bertarung melawan ayahnya, sedikit memandang tak percaya saat Juubidama yang berukuran sangat besar melenceng dan tak berhasil mengenai para shinobi aliansi tersebut.
'bagaimana bisa serangan sebesar itu melenceng? Apa itu sebuah rencana?' batin Naruto.
BRAK
Naruto langsung menghindari serangan dari Minato, yang Nampak serius dalam pertarungan ini. Shikamaru tersenyum tipis saat Juubidama barusan melenceng.
"kerja bagus Ino. Dengan jutsu Shintensin no jutsu milikmu kau berhasil membelokan serangan barusan." Puji Shikamaru.
"ini juga berkat idemu, Shikamaru." Ucap Ino.
'hmm jadi benar, kalau kedua orang yang berada diatas kepala Juubi tersebut dapat mengendalikan Juubi.' Batin Shikamaru.
"sekarang giliran Kita!"
"YA!"
"sekarang giliran kita!" ucap sekumpulan shinobi dari desa Kumogakure, mereka semua lalu membuat handseal.
"raiton raikouchuu."
"ranton reiza sakasu."
Setelah itu semua serangan tersebut langsung melesat kearah Juubi. Madara dan Obito hanya diam melihat hal itu.
"aku mengerti, mereka sebenarnya ingin membutakan penglihatan Juubi." Gumam Madara.
Kepulan asap yang sangat tebal menghalangi pandangan Juubi, Obito dan Madara.
"baiklah giliran kita!" ucap para shinobi Sunagakure dan setelah itu mereka langsung membuat handseal.
"futon kiryu ranbu."
Dan setalah itu para shinobi dari Iwagakure langsung membuat handseal.
"doton daichi doukaku."
Obito sedikit terkejut saat tanah disekeliling Juubi mulai bergerak kebawah cukup dalam. Para shinobi Iwagakure kembali membuat handseal.
"youton sekkaigyou no jutsu."
Para shinobi dari Iwagakure langsung memuntahkan kapur dalam jumlah banyak pada Juubi yang berada dalam lubang yang cukup dalam.
"mulai…Suiton suidan no jutsu."
Para shinobi dari Kirigakure langsung menyemburkan air pada Juubi dan air-air tersebut bercampur dengan kapur yang dibuat oleh shinobi dari Iwagakure.
"katon gouen no jutsu."
Seketika tubuh Juubi langsung tak bisa digerakan saat kapur-kapur tadi langsung mengeras. Madara dan Obito memandang kearah Udara dengan wajah datar mereka.
"aku tak percaya. Shinobi dari kelima Negara bisa membuat jutsu kombinasi yang sempurna." Puji Madara.
"ya, aku juga tak percaya mereka semua akan bisa melakukan jutsu seperti itu." tambah Obito.
"tapi kita juga akan membuat mereka semua terkejut!" ucap Madara.
.
.
.
.
.
Hinata memandang kearah Hiashi yang terkapar ditanah sambil terus mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya. Hiashi mengelap dengan kasar darah yang berada diujung bibirnya.
Hinata berjalan mendekati Hiashi yang masih terkapar diatas tanah. Hiashi yang melihat Hinata berjalan menuju kearahnya, berusaha bangkit kembali walaupun seluruh tubuhnya merasakan sakit yang luar biasa.
"uhuk….uhuk"
"juken." "juken."
Hinata dengan mudahnya menahan serangan dari Hiashi barusan.
"hanya segitukah kemampuanmu…Hiashi? Atau ku panggil ayah saja?!" Tanya Hinata.
"Hi…Na…Ta." Ucap Hiashi dengan memandang lemah kearah Hinata.
Hiashi seketika langsung melihat kearah bawah dan ia bisa melihat kakinya yang sudah diselimuti oleh jutsu Hinata.
"mari kita bereskan Hiashi…aku tak punya waktu untuk berlama-lama disini." Ucap Hinata. Hiashi berusaha pergi dari sana akan tetapi kakinya tak bisa ia gerakan karena kaki miliknya sudah diselimuti oleh Bunga-bunga.
"Hakke Hyakunijuuhachishou."
Hiashi membelalakan matanya saat mendengar perkataan Hinata barusan.
'jutsu itu…bukankah jutsu tingkat tinggi di clan Hyuuga…tak mungkin…' batin Hiashi.
"uhuk…uhuk…" dengan gerakan yang sangat cepat, Hinata menyerang Hiashi yang sudah tak berdaya. Ia tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai keji kearah Hiashi yang keadannya sudah sangat mengkhawatirkan. Tubuh Hiashi sudah tak bisa lagi digerakan, dan pandangan matanya sudah tak bisa melihat dengan jelas karena kesadaran Hiashi yang sudah hampir menghilang.
Ditangan Hinata sudah ada tombak yang terbuat dari bunga-bunga yang keras, dan siap dilemparkan oleh Hinata kearah Hiashi.
"ada kata terakhir sebelum kau mati?!" Tanya Hinata.
"uhuk…uhuk…Hi…n..a..ta, maafkan ayahmu yang bodoh ini dan ay..ah sangat bangga kau menjadi kuno…ichi yang sangat kuat…uhuk…" Hinata yang mendengar itu hanya mendecih dan ia langsung melemparkan tombak tersebut kearah Hiashi. Hiashi hanya bisa pasrah dan menutup kedua matanya.
'inilah balasan yang bagus untuk menebus semua kesalahanku dimasa lalu.' Batin Hiashi.
CRASHHHH
Hinata memandang gusar saat tombaknya ditahan oleh pasir yang secara tiba-tiba berada didepan Hiashi.
"kau, bawa orang itu dan obati semua lukanya!" perintah orang yang wajahnya terhalang oleh pasir tersebut.
"baik Kazekage-sama." Ucap shinobi tersebut dan ia langsung membawa tubuh Hiashi dari sana.
"hn takkan kubiarkan pergi!" ucap Hinata sambil melemparkan beberapa tombak yang sudah ia buat kearah Shinobi yang membawa tubuh Hiashi.
Tombak-tombak bunga tersebut dapat tertahan oleh dinding pasir emas buatan Kazekage, sedangkan Yondaime Kazekage hanya diam sambil melipat kedua tangannya. Akan tetapi tak berapa lama mata sang Yondaime Kazekage menatap kaget saat tombak-tombak yang tadinya terbuat dari bunga berubah menjadi kertas-kertas peledak.
DHUARRRRRRR
Yondaime Kazekage langsung melompat kebelakang dan berhasil menghindari ledakan barusan. Hinata dapat mengenali wajah Yondaime Kazekage tersebut.
'bukannya itu adalah ayah Gaara-kun?' batin Hinata.
"sakin Shatetsu Shigure."
Yondaime Kazekage langsung menembakkan peluru dari pasir emas kearah Hinata.
"Hakkeshou Kaiten."
Peluru-peluru pasir emas dari Yondaime Kazekage dapat ditahan oleh Hinata. Yondaime Kazekage kembali mengarahkan pasir emasnya kearah Hinata untuk menangkap tubuh Hinata.
Hinata terus menghindari pasir-pasir yang berusaha menangkapnya, ia melirik kearah Yondaime Kazekage yang hanya berdiri dengan tenangnya.
"Sakin nami Kyū."
Hinata mendecih kesal saat dirinya terkena jebakan Kazekage dan membuat setengah badannya sudah diselimuti oleh pasir emas Kazekage.
"akhirnya kau tertangkap juga." Gumam Kazekage. Hinata berusaha memberontak akan tetapi Kazekage tak membiarkan Hinata untuk lepas dari pasir emasnya.
"Sakin nami..-"
CTRASHHH
"kau kira bisa semudah ini mengalahkanku." Ucap Hinata, dan sedetik kemudian tubuh Hinata berubah menjadi bunga-bunga yang langsung berterbangan. Kazekage mengalihkan pandangannya pada Bunga-bunga yang perlahan-lahan menjadi Hinata kembali.
Kazekage lalu membuat panah yang terbuat dari pasir emas miliknya, dan tak butuh waktu lama ia langsung melemparkannya kearah Hinata.
Kazekage dapat melihat Hinata yang memegang panah pasir miliknya, Hinatapun langsung berlari dan melemparkan kembali panah kearah Kazekage.
Panah tersebut dapat ditahan oleh pasir emas yang berada didepan Kazekage dengan mudahnya.
"Hakke Kūshō."
Kazekage baru menyadari kalau Hinata sudah berada didepannya dan langsung menyerangnya hingga terhempas kebelakang. Kazekage hanya memandang kearah Hinata dengan pandangan yang sulit diartikan.
'setiap anggota akatsuki memang mempunyai keunikan tersendiri, salah satunya kunoichi ini. Dari matanya, dia berasal dari Clan Hyuuga dan jutsu miliknya yang memanipulasi bunga…ku kira hanya dia saja yang bisa. Pertarungan ini akan memakan banyak waktu.' Batin Kazekage.
.
.
.
.
.
.
Minato melirik kearah para Aliansi shinobi walaupun ia tengah bertarung melawan anak kandungnya, yaitu Uzumaki Naruto.
Minato dapat menghindari serangan Naruto barusan. Minato bersama Naruto sama-sama masih menggunakan Bijuu Mode miliknya.
'Minato.' Ucap Kyuubi yang berada di dalam tubuh Minato.
'hmm ada apa?' Tanya Minato.
'ini tak seperti perkiraanmu,kan? Maksudku, saat kau bertemu dengan anak kandungmu seharusnya kalian melepas rasa rindu atau bersenang-senang bersama. Dan sekarang kau malah bertarung hidup mati dengan anakmu itu.' jawab Kyuubi.
'yah mungkin ini takdir dari Kami-sama, sebenarnya aku juga menginginkan hal itu Kyuubi. Aku ingin menghabiskan seluruh waktuku bersama Naruto dan Kushina. Bukannya bertarung seperti ini.' Ucap Minato.
Naruto hanya memandang dengan ekpresi datarnya kearah ayahnya tersebut, ia lalu membuat beberapa tangan yang terbuat dari chakra Kurama tersebut.
"akan kuselesaikan sekarang juga…" gumam Naruto.
"Futon: Rasenshuriken."
Seketika ditangan Naruto sudah ada sebuah rasengan yang berbentuk seperti sebuah shuriken. Minato yang melihat itu tak tinggal diam, ia juga melakukan hal yang sama seperti Naruto.
"Futon: Rasenshuriken."
Naruto mengernyitkan keningnya saat ditangan kiri Minato sudah ada rasengan yang berbentuk sebuah shuriken sama seperti Naruto.
"walaupun wajahmu itu minim sekali ekspresi, tapi aku bisa melihat kau sedikit terkejut saat aku menggunakan jutsu yang sama sepertimu.." tebak Minato. "…Naruto, rasengan merupakan jutsu ciptaanku, kau pasti sudah mendengar dari Jiraiya-sensei. Dan yang kau herankan pasti kenapa aku bisa menggunakan rasengan hingga ketahapmu, iyakan Naruto?"
"hn."
"itu ku anggap sebagai kata iya, aku sudah bisa menggunakan jutsu ini sebelum kematianku. Tak ada satupun orang yang tahu kalau aku bisa menggunakan rasengan hingga ketahap ini bahkan Jiraiya-sensei sekalipun. Akan tetapi aku tak pernah menggunakannya karena jutsu ini memerlukan banyak sekali chakra." Ucap hanya mendengus mendengar ucapan ayahnya barusan, ia dan Minato lalu melemparkan rasengan secara bersamaan.
Naruto tersenyum tipis saat Futon: Rasenshuriken milik Minato melenceng dan tak berhasil mengenai tubuhnya, sedangkan Minato menatap tak percaya kearah Naruto.
'benar-benar trick yang bagus, dia melemparkan Futon: Rasenshuriken miliknya akan tetapi Futon: Rasenshuriken tersebut sudah diatur oleh lengan yang dibuat Naruto menggunakan chakra Kyuubi dan mempengaruhi arah seranganku hingga tak mengenai tubuhnya.' Batin Minato.
Minato langsung mengalihkan pandangannya keudara dan ia bisa melihat Futon: Rasenshuriken dengan tangan yang terbuat dari chakra Kyuubi yang memanjang siap menerjang tubuhnya.
Minato tak dapat menahan serangan tersebut dan mengakibatkan serangan Naruto barusan mengenai tubuhnya yang terpental semakin menjauh dari aliansi shinobi. Minato terduduk ditanah dan tubuhnya mulai beregenerasi untuk menghilangkan luka barusan, regenerasi luka Minato bisa dibilang cepat karena dibantu oleh chakra Kyuubi.
'kalau bukan edo tensei, mungkin aku akan sekarat bahkan tewas terkena jutsu barusan.' batin Minato.
Minato membelalakan matanya saat tiba-tiba Naruto muncul dibelakangnya.
'gerakan itu…mungkinkah..' batin Minato.
"sepertinya kau seperti sedang terkejut dari gerak tubuhmu ayah…ya benar ini jutsu Hiraishin no jutsu dari ayah..aku sedikit mengotak-atik jutsu tersebut dan akhirnya aku bisa menggunakan Hiraishin no jutsu tanpa segel…karena di dalam gulungan itu ayah baru di level 2, ini berarti aku sudah berada dilevel 3." Ucap Naruto.
"Naruto." gumam Minato.
"selamat tinggal ayah… Ningen-"
ZWUSHHHH
Naruto kembali hanya bisa menggeram kesal saat ayahnya menghilang menggunakan Hiraishin no jutsunya.
Minato seketika sudah berada didekat salah satu kunai Hiraishin miliknya yang tadi ia lemparkan secara acak.
'dia bisa menggunakan Hiraishin no jutsu tanpa segel? Mustahil.' Batin Minato.
Minato mengalihkan pandangannya kearah Naruto yang berjalan menuju kearahnya, ia bisa melihat Naruto yang sudah tak menggunakan Bijuu mode lagi.
"ini membuatku bosan…ayah." Ucap Minato dengan Nada datarnya.
'Minato, kita beri pelajaran anakmu itu!' ucap Kyuubi yang berada di tubuh Minato.
Naruto bisa melihat chakra Kyuubi dari dalam tubuh ayahnya keluar dengan jumlah yang sangat banyak, chakra tersebut dengan cepat membentuk sebuah replika dari Kyuubi yang aslinya.
"tak kusangka ayahku juga bisa melakukan hal seperti itu." gumam Naruto.
'jangan remehkan Minato, Naruto. kau harus tetap focus!' perintah Kurama yang berada didalam tubuh Naruto.
'hn tentu saja.'
Minato yang terus memperhatikan Naruto sedari tadi dan tiba-tiba ia bisa melihat chakra hitam keluar dari tubuh Naruto.
"susano."
Dengan cepat chakra hitam tersebut membentuk sebuah ksatria yang sudah memakai baju perang dan katana ditangan kanan susano tersebut.
Dengan mata eternal mangekyo sharingan yang telah aktif, Naruto melihat Replika Kyuubi yang terbuat dari chakra orange tersebut sedang berlari kearahnya, Naruto yang melihat itu tidak tinggal diam.
"Yasaka no Magatama."
Susano Naruto langsung melemparkan Yasaka no Magatama kearah Minato, Minato yang berada didalam kepala replika Kyuubi tersebut berhasil menghindari serangan yang Naruto lancarkan padanya hingga ia tak terkena serangan dari Naruto barusan. Replika Kyuubi tersebut lalu mengumpulkan chakra dimulutnya yang nampaknya sedang membuat Bijuudama.
"renzoku Bijuudama."
Replika Kyuubi itu langsung menembakan Bijuudama secara beruntun kearah Naruto yang tubuhnya diselimuti oleh Susano.
Ledakan-ledakan yang cukup besar seketika terjadi saat Bijuudama-Bijuudama itu menghantam susano Naruto. Naruto merasa kewalahan menahan Bijuudama-Bijuudama tersebut, dan membuat Susano beserta tubuhnya terus mundur kebelakang.
"sial!"
DHUAGHHHHHHHHHHH
Naruto tak dapat menahan pukulan barusan yang dilayangkan oleh replika Kyuubi dan membuat tubuhnya langsung terpental keudara. Minato yang melihat itu kembali mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.
"Bijuudama!"
Bijuudama itu langsung melesat kearah Naruto, dengan cepat kedua mata Naruto berubah menjadi mata rinnegan.
"SHINRA TENSEI!"
Minato memandang tak percaya saat Bijuudama barusan malah kembali ke pada dirinya seperti terpental sehingga membuat dirinya terkena Bijuudama barusan dan menciptakan sebuah ledakan besar.
Naruto mendarat secara sempurna diatas tanah tak jauh dari Minato, replika Kyuubi yang sedang tergeletak diatas tanah langsung berdiri seperti semula.
'jutsu apa barusan? Naruto seperti bisa mementalkan serangan Barusan dan membalikannya kearahku.' Batin Minato.
Minato menatap kearah Naruto yang sekarang tubuhnya tak diselimuti oleh susano, Minato dapat melihat mata Rinnegan Naruto yang memandang dengan ekspresi kosong kearah dirinya.
'mata rinnegan…aku tak tahu bagaimana anakku bisa memiliki mata seperti itu..aku pernah mendengar kalau Rinnegan itu adalah doujutsu terkuat daripada sharingan dan juga Byakugan dan dari cerita-cerita yang kudengar kekuatannya melebihi akal sehat….dan jutsu barusan apakah itu jutsu dari mata Rinnegan?' batin Minato.
Minato lalu menggerakan replika Kyuubi itu kearah Naruto dan langsung mengarahkan lengan replika Kyuubi tersebut kearah Naruto.
GREBBB
Dengan mudahnya tanpa perlawanan, Minato berhasil menangkap tubuh Naruto. Naruto hanya diam saja tak bergerak dan tak ada sedikitpun rasa takut diwajah dinginnya.
"gakido." Gumam Naruto. Minato merasakan chakra dari replika Kyuubi miliknya seperti dihisap oleh Naruto.
'apa Naruto bisa menghisap chakra?' batin Minato.
Replika Kyuubi itupun langsung menjatuhkan tubuh Naruto dan Naruto dapat mendarat dengan mulus.
"shinra tensei."
Seketika replika Kyuubi beserta Minato didalamnya terpental jauh kebelakang saat terkena jutsu dari Naruto barusan, Minato memandang tak percaya kearah Naruto.
'apakah ini kekuatan Naruto sebenarnya?' batin Minato.
.
.
.
.
.
Tubuh Juubi terus memberontak agar tubuhnya dapat kembali digerakan, dan retakan-retakan pada jutsu yang dibuat oleh aliansi shinobi tadi sudah memanjang.
"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!"
Juubi berhasil menghancurkan jutsu yang membuat tubuhnya tak bisa bergerak. Sedetik kemudian Juubi langsung bergerak keatas untuk pergi kepermukaan, para aliansi shinobi yang melihat itu langsung membuat handseal.
"Doton: Doryūsō" "Doton: Doryūsō" "Doton: Doryūsō" "Doton: Doryūsō" "Doton: Doryūsō"
Seketika dinding-dinding yang berada disekitar tubuh Juubi muncul tanah lancip yang sangat banyak. Madara yang melihat itu hanya menutup kedua matanya, dan sedetik kemudian di depan mulut Juubi sudah terkumpul chakra yang siap ditembakan.
Juubi lalu menembakan Juubidama itu dan menghancurkan tanah-tanah lancip yang baru saja akan menusuk tubuhnya. Para aliansi shinobi yang melihat serangannya barusan dapat dihancurkan langsung mundur kebelakang cukup jauh.
Juubi langsung melompat ke udara dan mendarat lumayan jauh dari hadapan aliansi shinobi.
"Raikage-sama, apa markas sudah mempunyai sebuah rencana baru?" Tanya salah seorang shinobi yang berada dibelakang Raikage.
"hn aku belum mendapat kabar dari markas. Dan obati saja luka adikku tersebut!" perintah Raikage sambil melirik kearah shinobi yang tengah mengobati luka dari Killer Bee.
"baik!"
Juubi kembali mengumpulkan chakra untuk membuat serangan seperti barusan, para shinobi yang melihat itu langsung berjaga-jaga.
"siapkan diri kalian semua!" perintah Oonoki.
"Mokuton :: Mokuryu no Jutsu."
SYUTT GREBBBBBB
Aliansi shinobi dan Obito dikejutkan saat tiba-tiba muncul naga kayu yang langsung melilit tubuh Juubi yang tak jadi menembakan Juubidamanya. Madara yang sedari tadi memasang wajah datar mau tak mau sedikit heran melihat naga kayu yang berukuran besar dan langsung melilit tubuh Juubi.
'Mokuton?' batin Madara.
Madara langsung mengalihkan pandangannya kearah Naruto, dan ia bisa melihat Naruto tengah bertarung melawan Minato kembali mengalihkan pandangannya kepara shinobi dari aliansi shinobi itu.
Aliansi shinobi dikagetkan saat beberapa orang secara tiba-tiba muncul didepan mereka semua. Tsunade yang melihat itu hanya tersenyum tipis.
"kau terlalu lama, Kakek! Minato sudah berada disini sedari tadi." ucap Tsunade.
"yah, ada sedikit gangguan sedikit Tsunade." Jawab Hashirama tanpa melirik sedikitpun kearah Tsunade yang berada dibelakangnya.
"hn, sedari dulu Minato memang selalu cepat dan terlebih lagi ia sudah tak sabar ingin berjumpa dengan, Naruto." ucap Hiruzen.
"Bu…bukan..nya itu para Hokage?"
"Ho-Hokage pertama?! Hokage kedua dan Hokage ketiga?!"
"apa mereka juga musuh kita? Nampaknya para Hokage itu dibangkitkan menggunakan edo tensei."
"tenang saja, aku berada dipihak kalian." Ucap Hashirama.
"siapa yang menggunakan Edo tensei pada Para Hokage?"
"ya, dan bukannya jutsu edo tensei sudah terhenti?"
"Orochimaru beserta Jiraiya yang telah menggunakan edo Tensei pada kami semua." Jawab Hiruzen, sedangkan Tobirama memandang dengan wajah dinging kearah Madara.
"HASHIRAMA! AKU SEDARI TADI MENUNGGUMU!" teriak Madara saat tahu kalau yang menciptakan naga kayu tadi adalah Hashirama senju. Hashirama langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersebut dan ia melihat Madara yang berada diatas kepala Juubi bersama seseorang disampingnya.
Juubi berusaha melepaskan Naga kayu yang melilitnya sangat kuat, Juubi menggigit badan Naga kayu tersebut agar melepaskan lilitan pada tubuhnya. Naga kayu tersebut terus menyerap chakra dari Juubi.
"kita harus menghancurkan naga kayu ini dahulu Madara." Ucap Obito sambil melirik kearah Madara.
"ya aku tahu, Obito. Aku juga sudah tak sabar ingin melawan Hashirama." Balas Madara. Perlahan tubuh Juubi mulai seperti akan berubah bentuk.
DRAKKKKK
"GOOARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR."
semua orang dapat melihat tubuh Juubi yang telah berubah bentuk dari bentuk sebelumnya, bentuk Juubi sekarang sangat berbeda dengan tampilan Juubi tadi. naga kayu yang tadi melilit tubuh Juubipun sudah hancur.
Madara dan Obito mendarat seketika diatas tanah yang berada lumayan jauh dari Juubi.
"Hashirama, rival abadiku. Aku akan membalaskan dendamku dulu saat kau mengalahkanku dilembah akhir." Ucap Madara pada Hashirama.
"aku juga sudah tak sabar ingin bertarung melawan teman lamaku, Uchiha Madara." Balas Hashirama.
"Uchiha…Madara, orang yang ingin aku kalahkan…semasa hidupku…dan sekarang aku akan mengalahkanmu." Ucap Tobirama.
"hn didalam mimpimu, Tobirama. Aku tak sudi bertarung dengan orang lemah sepertimu, aku akan bertarung melawan kakakmu." Kata Madara, Tobirama yang mendengar itu langsung menggeram marah.
Hashirama hanya menghembuskan nafasnya saat Tobirama menghilang menggunakan shunsinnya.
TRANKK
Madara tersenyum mengejek kearah Tobirama yang berusaha menusukan kunai ke jantung Madara dari arah belakang akan tetapi ia sudah menyadari trik tersebut sehingga Madara dapat menahan serangan barusan menggunakan gunbai miliknya.
"uchiha Gaeshi!"
Sedetik Terjadi ledakan yang cukup besar dihadapan para aliansi shinobi, para shinobi Nampak terkejut saat Tobirama yang berada sangat dengat kemungkinan besar terkena serangan barusan.
TAP
Tobirama seketika kembali berada didekat kakaknya, Hashirama senju.
"Tobirama jangan bertingkah seperti anak kecil yang ceroboh…sudah kukatakan padamu berapa kali, jangan remehkan Uchiha Madara." Ucap Hashirama pada Tobirama.
"hn, barusan aku hanya terpancing emosi, Kakak." Balas Tobirama.
"Hashirama, mari kita mulai sekarang." Ucap Madara sambil tersenyum atau sebuah seringai.
.
.
.
.
.
.
Di sebuah hutan
Dua orang shinobi tengah melompati satu persatu dahan pohon.
"Sasuke." Panggil Itachi kepada Sasuke yang berada disampingnya
"hn, ada apa Itachi?" Tanya Sasuke.
"hn kau tak perlu mengikuti jalanku untuk bertarung bersamaku, kau berhak menentukan jalanmu. Aku tak pernah sedikitpun memaksa dirimu agar kau membantu ku di medan perang nanti. " jawab Itachi. Sasuke yang mendengar perkataan Itachi barusan hanya diam tak menjawab dan memilih terus melanjutkan perjalanannya menuju ke medan perang.
"Itachi…ini sudah keinginanku untuk membantumu bertarung nanti dimedan perang." Ucap Sasuke.
"kalau itu maumu, berarti kau akan bertarung melawan aliansi shinobi." Kata Itachi.
DHUUARRRRR
Itachi bersama Sasuke dapat mendengar suara ledakan yang cukup besar.
"sepertinya kita sudah hampir mencapai medan perang!" ucap Sasuke.
"hn, sepertinya begitu."
'Naruto, Konan-chan dan yang lainnya kuharap kalian masih selamat. Aku hampir sampai!' batin Itachi.
.
.
.
.
.
.
TBC
HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.
Balasan review :
Dark Namikaze Ryu :
Oh iya, apakah nanti naruto akan mengambil setengah bagian kyuubi yang ada di tubuh minato? Kemungkinan besar bisa saja, tetapi kita akan lihat nanti.
dan juga apakah nanti seperti di canon yaitu naruto merupakan reinkarnasi ashura dan sasuke reinkarnasi indra? Kalau soal itu aku sedang menimbang apakah aku akan memasukan ashura dan Indra atau tidak.
dan apakah naruto akan sadar akan kesalahannya dan berpihak ke aliansi shinobi? Kalau soal ini kita lihat saja nanti hehe.
Ayuni Yukinojo :
Kedip, kedip.. Err kapan ItaSasu tiba d tempat naru? Mereka 1 tim kan? Chapter depan atau chapter selanjutnya. Ya mereka satu tim.
Binti prihatin 2014 :
Sasuke jadi anggota naruto gak ? kita lihat saja nanti saat Itachi dan Sasuke sudah sampai dimedan perang, apa Naruto mau mengganggap Sasuke jadi anggotanya atau tidak hehe.
Charis-senpai :
Tapi kapan 5 kage lawan madara? Kita lihat saja nanti dimedan perang, apa akan ada lagi Madara Vs melawan kelima kage atau tidak.
pengkritik :
karya dari mk di putar balikan.. makanya w g suka cerita yang menjurus ke canon. kasian banget mk. cerita yang dia buat di rubah sedemikian rupa. tapi memakai latar dan jurus yang dia buat pula…maaf, anda boleh mengkritik fic buatanku, jujur aku author baru dan mungkin daya imajinasiku masih lemah sehingga cerita mendekati ke canon. apa anda baru di dunia fanfiction? Apa anda baru baca fic dariku dan belum baca fic lain di dunia FFN? Bukan hanya fic diriku yang ceritanya tentang Dark Naruto. Di FFN ini banyak sekali ceritanya yang Dark Naruto, mereka juga membuat jutsu masing-masing. Seharusnya anda berpikir panjang sebelum mengkritik, kalau hanya diriku yang ceritanya seperti ini anda boleh mengkritikku sepuasnya. Mengkritik emang enak, tapi anda juga harus tahu bagaimana rasanya dikritik. tapi aku sangat berterima kasih telah membaca dan mereviews fic ku ini.
Fajar :
Kasih bocoran tentang chapter chapter yang akan datang dong thor... tapi sedikit saja yah biar menjadi kejutan, kemungkinan chapter depan Hashirama vs Madara.
laode senju :
tapi saya ingin memberikan sedikit kritik, mengapa anda memberikan nama jurus memiliki dua bahasa yang berbeda maksudnya ada yang bahasa japan ada yang inggris apakah bisa anda jelaskan thor ? karena yah itu jutsu yang aku temuin di google jadi udah aja gk di ubah menjadi bahasa jepang dulu. Apa itu mengganggu yah? Maaf kalau mengganggu hehe.
[report review for abuse] dark uciha namikaze chapter 39 . May 25
thor apa kalau fic ini tamat akan buat fic baru lagi dan juga panjagin fic nya yah
Ryouta kyou :
sugoi naa chapter dpan naruto vs minato XD udah gk sbar nungguinnya...,apa chapter dpan juubi udah bangkit yaa? trus itachi sma sasuke ko' lma banget nyampe dimedan perang,,lgi ngapain sih tuu mrka bdua -_- udah bangkit hehe.. sedang dalam perjalanan menuju medan perang kok .
k :
Bro, saran sedikiit aja deh. Kalo nulis suara ledakan, kgk usah panjang2 deh bro. Bukannya ngejek tapi... Yah, gimana gitu bacanya. Sekali lagi maaf bro kalo saran ane terlalu kasar.,…tidak apa-apa sob, thanks dah ngingetin.
Guest :
Thor' klau bisa sya tebak,,,pasti trim akatsuki akan mati,,dan naruto akan sngat itu pasti naruto brtemu dngan rikudou d alam bawah sadarx,,dan di sadarkan olehx lalu d brikan kekuatan untuk menghidupkan sluruh orng yg prna dia bunuh termasuk tim akatsuki..!
1. Benar
2. Salah
3. Atu Mendekati
jika prdiksi sya benar,,,tulis (1),,klau salah (2),,dan mendekati (3)….kalau saya jawab nomer 2, hehe.
Sanshiro Ashakura :
selalu melakukan apa yang memang kita suka tapi jangan takut salah maupun gagal karena itulah menariknya suatu hal yang kita lakukan. :) thanks yah atas sarannya hehe.
uchiha in black :
saya mau tanya.. Apa hiashi melawan hinata sendirian? Apa nanti naruto sama sesuke bakal ketemu rikudo sennin? Apa sakura nanti dapet segel kaya tsunade juga? Salam kenal juga. Ya, Hiashi melawan Hinata sendirian. Kalau soal Naruto dan Sasuke bertemu Rikudo aku sedang memperhitungkannya. Dan Sakura sepertinya akan mendapatkan segel seperti Tsunade.
raitogecko :
kira-kira Naruto dkk sadar gk thor? Kita lihat saja nanti hehe.
dan jangan bosan liat kata "updatenya cepetin" ya..oke gk akan bosen.
Aldho chapter :
Thor kapan Sasuke & Itachi sampai ke medan perang ? dan apa Naruto akan melawan Ayahnya ? kemungkinan chapter depan atau depannya lagi hehe. Tentu saja Naruto akan melawan ayahnya hehe.
Aditya Kurosaki :
Dan kapan Xover Naru - DxD ? sehabis fic ini hehe. Aku sedang mempersiapkan segala halnya.
.
.
Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.
Yang penting RnR yah minna.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
JAA
