Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.

Targetku sekarang adalah menjadikan fic ini mempunyai reviews diatas 3000.

Do'akan yah minna.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih. .

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.

.

.

Pertama, author ingin meminta maaf karena fic ini tidak akan tamat dichapter 40, karena ceirtanya masih lumayan panjang dan menghabiskan beberapa chapter lagi. Sekali lagi bila ada reader yang kecewa author benar-benar minta maaf.

Dan untuk chapter depan akan sedikit telat rilisnya Karena sabtu dan minggu depan author sedang mengikuto acara camping di sekolah, mungkin di rilisnya chapter 42 antara minggu sore atau malam. Atau do'ain aja chapter 42 bisa dirilis hari jum'at. #author bungkuk-bungkuk minta maaf

Semoga terhibur

..

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 41

.

.

.

.

.

Naruto memandang dengan pandangan yang sulit diartikan pada ayahnya yang sedang berada didalam tubuh replika Kyuubi.

"ku akui Naruto, kekuatanmu jauh lebih hebat dariku." Puji Minato pada anaknya tersebut. "…tapi bagaimanapun, aku akan mengalahkanmu."

"terserah apa katamu, ayah. Aku tidak akan menahan diri." Naruto lalu membuat handseal seketika.

POFF

Dan seketika dibelakang tubuh Naruto muncul dua bunshin. Minato lagi-lagi mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama seperti tadi.

'jutsu itu pasti mempunyai sebuah kelemahan….aku akan memastikannya dengan Bijuudama ini.' Batin Minato.

"Bijuudama."

Replika Kyuubi itu langsung menembakan Bijuudama buatannya kearah Naruto, Naruto yang melihat itu hanya tersenyum mengejek.

"percuma saja….shinra tensei!"

Bijuudama tersebut langsung terpental seketika sebelum mengenai tubuh Naruto.

Bijuudama tersebut langsung meledak tak jauh dari tempat pertarungan mereka. Tak Minato sadari, diudara kedua bunshin Naruto sudah siap menyerang dengan rasengan yang berada di tangan mereka masing-masing.

"Rasenringu." "Futon: Rasenshuriken."

Minato lalu mendongakan kepalanya keudara dan ia sangat kaget melihat dua jutsu yang mengarah kepadanya.

BLARRRRR

Ledakan yang sangat besarpun terjadi saat kedua jutsu tingkat tinggi itu menghantam tubuh replika Kyuubi yang mengakibatkan Replika Kyuubi bersama Minato didalamnya tergeletak diatas tanah setelah terhempas lumayan jauh. Perlahan replika Kyuubi itu mulai menghilang, dan setelah cukup lama chakra Kyuubi yang melapisi tubuh Minato sudah tak ada.

Minato langsung mengalihkan pandangannya ke atas dan ia kembali melihat Naruto yang langsung melemparkan pedang Kusanagi yang sudah dialiri chidori kearahnya.

Minato yang sedang terbaring diatas tanah tak sempat menggunaka hiraishin dan membuat pedang Naruto menancap pada tubuhnya. Minato dapat melihat Naruto yang berada diudara sedang membuat sebuah jutsu, ia juga melihat mata Naruto yang sudah menggunakan eternal mangekyo sharingan.

"Futon: Rasenshuriken."

Naruto langsung melemparkan rasengan tersebut tepat kearah Minato.

"amaterasu."

Api hitam tersebut lalu mulai menyatu dan menciptakan rasengan yang dilapisi oleh amaterasu, dan membuat Minato membelalakan matanya tak percaya.

'kedua jutsu tingkat itu menyatu?' batin Minato.

ZWUSHHH TAP DHUARRRR

Naruto mendarat tak jauh dari asal suara ledakan barusan, akan tetapi ia tak melihat tubuh ayahnya disana. Disana hanya ada lubang besar dan api hitam yang masih menyala.

Naruto sedikit terkejut saat dari dalam tanah muncul ular-ular yang langsung melilit tubuhnya sangat erat. Naruto seketika mengalihkan pandangannya saat ia merasakan chakra seseorang, dan benar saja. Naruto melihat ayahnya, Jiraiya dan Orochimaru yang jaraknya cukup jauh darinya.

"tsk jadi kau yang menyelematkannya, Jiraiya?" Tanya Naruto.

"apa kau sudah gila Naruto? dia itu ayahmu, ayah kandungmu. Dimana hatimu itu, Naruto. aku benar-benar tak menyangka kalau kau benar-benar akan menyerang ayahmu dengan niat membunuh seperti barusan." gertak Jiraiya yang Nampak sangat kesal pada Naruto.

"dari dulu kau tak berubah Jiraiya, selalu berisik." Gumam Naruto. Naruto langsung menghancurkan ular-ular itu dengan mudah saat ia mulai mengeluarkan susano yang menyelimuti tubuhnya.

"hn dan kau ular menjijikan, kenapa kau masih hidup? Bukannya kau sudah tewas saat itu?" Tanya Naruto sambil menatap kearah Orochimaru.

"seperti biasa, perkataanmu itu selalu sinis Naruto. soal kenapa aku masih hidup, sepertinya aku tak perlu menjelaskannya karena akan memakan banyak waktu." jawab Orochimaru dengan seringai diwajahnya. Lengan susano Naruto lalu mengambil pedang kusanagi Naruto yang tergeletak diatas tanah dan memberikannya pada Naruto.

"Minato, apa kau menahan diri saat melawan Naruto?" Tanya Jiraiya pada Minato yang berada dibelakangnya.

"tidak Jiraiya-sensei, kekuatan Naruto benar-benar kuat. Dan kebencian didalam tubuhnya sudah mengambil alih tubuhnya. Bahkan teman-temannyapun semasa dikonoha dibuat sekarat olehnya." Jawab Minato.

"Naruto, apa kau masih belum menyadari ketulusan teman-temanmu itu? dan kenapa kau masih seperti ini Naruto? bukankah kau telah berhasil menghancurkan desa Konoha? Bukannya kau hanya dendam dengan orang-orang didesa Konoha dan kenapa sekarang kau melibatkan semua orang dalam perang dunia shinobi keempat ini?" Tanya Jiraiya secara beruntun pada Naruto.

"Jiraiya…aku sudah muak dengan bualanmu itu. aku ingin bertanya padamu, apa kau tahu tentang diriku?" Tanya balik Naruto. Jiraiya hanya diam sambil memandang kearah Naruto.

"Jawab per-" "apa kau tidak dengar, Jiraiya. Aku ingin kau menjawab, Apa kau tahu semua tentang diriku?" Tanya Naruto kembali pada Jiraiya.

"hentikan, Naruto. dia adalah kakekmu dan gurumu juga, jaga sikapmu!" bentak Minato.

"KAU TIDAK TAHU TENTANG DIRIKU SEDIKITPUN DAN JANGAN BERTINGKAH SEOLAH KAU TAHU SEMUA TENTANG DIRIKU, BRENGSEK! INI SEMUA GARA-GARAMU JIRAIYA, KALAU KAU DULU SELALU ADA SELAKU KAKEKKU AKU TAK AKAN PERNAH KESEPIAN, AKU TAK AKAN PERNAH DIBUAT SEKARAT OLEH PARA PENDUDUK DESA. DIMANA DIRIMU SAAT AKU MEMBUTUHKANMU, BANGSAT?!..…KALAU KAU TAK TAHU SEMUA TENTANG DIRIKU, DIAMLAH! SAAT AKU SUDAH BAHAGIA DENGAN KELUARGA BARUKU, KAU MENCOBA MENGHANCURKANNYA. APA ITU TAK CUKUP JIRAIYA, HAH? APA ITU TAK CUKUP BAGIMU?! " Naruto tak bisa menahannya kekesalan yang ada dihatinya dan meluapkannya langsung didepan Minato, Jiraiya dan Orochimaru. Jiraiya hanya memandang dengan pandangan yang sulit diartikan.

'Jiraiya-sensei!' batin Minato.

"cukup Naruto!" bentak Minato.

"DIAMLAH AYAH! AYAH TAK TAHU APA-APA, JADI JANGAN IKUT CAMPUR…. " Naruto langsung berlari kearah Jiraiya, dan susano miliknya telah menghilang entah kemana.

"ini urusanku juga, Naruto. Jiraiya-sensei sudah kuanggap anggota keluargaku! Dan tugasku sebagai ayah adalah untuk menghentikanmu yang sudah benar-benar melebihi batas." ucap Minato, Naruto tak menghiraukan ucapan ayahnya dan masih terus berlari kearah Jiraiya, Minato dan Orochimaru.

"AKU INGIN DIA MERASAKAN RASA SAKITKU! AGAR DIA TAHU BAGAIMANA PERASAANKU SAAT SEMUA ORANG MEMBENCIKU, MENGANGGAPKU MONSTER!"

"chidori"

JLEBB

Minato dan Orochimaru langsung melompat kebelakang untuk menghindari jutsu Naruto, akan tetapi mereka berdua menatap tak percaya saat chidori milik Naruto berhasil menusuk jantung Jiraiya hingga menembusnya.

"JIRAIYA-SENSEI!"

Naruto memandang tajam kearah Jiraiya yang mengeluarkan darah banyak dari mulutnya. Sedangkan Jiraiya memandang Naruto dengan pandangan yang sulit diartikan.

"uhuk..uhuk.."

Jiraiya terbatuk sambil mengeluarkan darah segar.

"Jiraiya, apa rasanya sakit?" Tanya Naruto pada Jiraiya, sedangkan tangan kanan Naruto masih menancap pada jantung Jiraiya. "…asal kau tahu Jiraiya, rasa sakitku lebih pedih dari ini. Bahkan aku pernah berpikir untuk mengakhiri hidupku dengan cara bunuh diri, mungkin mereka semua akan gembira melihat diriku mati. Apa kau pernah merasakan saat berada disebuah desa besar akan tetapi kau tak dianggap ada sama sekali? Apa kau pernah merasakan saat tak ada seorangpun yang peduli padaku? rasanya sakit sekali, lebih sakit dari pada serangan paling mematikanpun. Kau bisa melihat kedua mataku dengan jelas, kedua mata ini menunjukan rasa sakit luar biasa dari pemiliknya."

Jiraiya sedikit tersentak kaget saat melihat Naruto meneteskan air mata dari kedua matanya.

"NARUTO LEPASKAN DIA!"

"Minato, Orochimaru tak apa. ini hukuman yang pantas bagiku." Ucap Jiraiya sambil mencoba tersenyum kearah Minato dan Orochimaru.

"chidori nagashi."

"Arghhhhhhhhh."

Jiraiya merasakan rasa sakit luar biasa saat Naruto mengalirkan chidori ketubuhnya sehingga tubuhnya terkena chidori tersebut. Minato dan Orochimari langsung berlari kearah Naruto, Naruto melirik sekilas dan mata Naruto lalu berputar menjadi mata rinnegan.

"rasengan." "Sen'ei Tajashu."

Naruto mendongakan kepalanya keudara dan melihat Orochimaru bersama Minato berniat menyerangnya secara bersamaan.

"Shurado."

Sedetik kemudian muncul dua lengan mekanik yang langsung mencekik leher Minato dan Orochimaru. Naruto kembali memunculkan satu lengan mekanik dari tubuh bagian kanannya, telapak tangan mekanik tersebut berubah menjadi sebuah pisau tajam.

"eghh…Na…ru..to…hentikan."

"hn diam dan perhatikan saja ayah! Sampah ini pantas untuk dibunuh." Ucap Naruto. Orochimaru yang melihat itu tak tinggal diam, ia langsung membuka mulutnya lebar-lebar dan tak berapa lama muncul kepala beserta tubuhnya keluar dari mulut Orochimaru tersebut.

Orochimaru langsung memotong lengan mekanik yang mencekik Minato menggunakan kunai dan langsung menendang tubuh Naruto, sehingga tubuh Naruto langsung terhempas cukup jauh. Orochimaru beserta Minato lalu mendekati tubuh Jiraiya yang terduduk diatas tanah sambil merintih kesakitan. Orochimaru langung membantu Jiraiya berdiri kembali.

"maafkan aku, Naruto. gara-gara diriku kau menderita seperti ini. Ku tahu permintaan maafku tak akan mengubah kenyataan yang ada." Ucap Jiraiya saat melihat Naruto yang memandang tajam seolah ingin menghancurkan tubuhnya.

"cukup Jiraiya, kata-kata itu malah akan membunuhmu. Naruto akan kembali terbawa emosi saat kau terus menggubris masa lalunya." Ucap Orochimaru.

"Orochimaru-san, tolong jaga sebentar Jiraiya-sensei. Aku harus mengurus Naruto!" ucap Minato,ia mengalihkan pandangannya dan memandang tajam kearah Naruto. Minato langsung berlari kearah Naruto, Narutopun melakukan hal yang sama yaitu berlari kearah Minato.

Minato lalu melemparkan satu kunai hirashin kearah Naruto, Naruto yang melihat itu hanya menghindarinya. Dan setelah itu Naruto dapat melihat Minato menghilang secara tiba-tiba.

"rasengan." "shinra tensei."

Minato kembali tidak berhasil melukai tubuh Naruto dan ia langsung melompat kebelakang cukup jauh dari Naruto. Minato kembali masuk dalam Bijuu Mode miliknya, tak berapa lama ia mulai membuat rasengan ditangan kanannya.

"Futon: Rasenshuriken."

Minato langsung melemparkan rasengan yang seperti shuriken tersebut kearah Naruto, Naruto hanya tersenyum mengejek kearah ayahnya.

"shinra tensei."

Jutsu tersebut langsung terpental dan sedetik kemudian terdengan sebuah ledakan yang cukup besar tak jauh daari sana.

"rasengan."

BRAKK

Naruto langsung terhempas kebelakang saat ia terkena rasengan diperutnya dan menabrak batu besar dibelakangnya hingga hancur. Ia masih sedikit kaget saat Minato secara tiba-tiba sudah berada didepannya dan langsung menghantamkan rasengan keperutnya. Naruto memandang dengan seksama kearah tempat tadi ia berdiri, dan ia bisa melihat sebuah kunai Hirashin yang tertancap ditanah.

'sial, aku terkecoh!' batin Naruto.

Minato akhirnya dapat menyerang Naruto, diwajahnya sudah terpatri sebuah senyum tipis.

'akhirnya aku tahu dimana letak kelemahannya, untung saja Naruto tak menyadari kalau di dekat kakinya ada sebuah kunai hiraishin yang tadi aku lemparkan. Naruto membutuh interval waktu untuk menggunakan jutsu yang dapat mementalkan apapun itu, kira-kira beberapa detik.' Batin Minato.

"jangan terlalu senang begitu, Tousan. seranganmu hanya baru sekali mengenaiku." Ucap Naruto yang sudah berdiri kembali dengan senyum angkuhnya.

.

.

.

.

.

.

Di tempat akatsuki berada.

Karin tengah memejamkan matanya untuk melacak chakra seseorang.

"bagaimana Karin?" Tanya Mei Terumi. Dan tak berapa lama, Karin langsung membuka kedua matanya.

"teman-teman, ini gawat. Di sana muncul shinobi-shinobi yang memiliki chakra besar yang kemungkinan besar mereka musuh kita. Sedangkan Naruto-kun tengah bertarung dengan tiga shinobi, akan tetapi salah satu shinobi memliki chakra besar dan Hinata-chan juga tengah bertarung melawan Ayah Gaara-kun. Aku sudah tahu chakra dari Yondaime Kazekage. Dan lebih gawat lagi beberapa shinobi tengah menuju kearah Naruto-kun dan Hinata-chan." jawab Karin.

"kita harus membantu mereka berdua! Gaara, Utakata apakah keadaan kalian cukup baik?" Tanya Yamato pada Gaara beserta Utakata.

"ya, kami berdua sudah merasa baikkan Yamato." Jawab Utakata.

"baiklah, kita akan menuju kesana!" ucap Kimimaro. Dan setelah itu mereka semua langsung menghilang menggunakan shunsin mereka masing-masing.

Anggota akatsuki seketika sampai ditempat pertarungan kubu aliansi melawan kubu Madara. Mereka semua dapat melihat tubuh Juubi yang sekarang lebih kurus tak seperti tadi.

"Drop Kick."

Semua anggota akatsuki dapat menghindari serangan barusan yang tak mereka sadari, mereka semua dapat melihat Sakura , Mifune, Raikage A, Tsunade, Ao, Oonoki, Kitsuchi dan Shikamaru.

"akatsuki." Geram Raikage yang tubuhnya sudah dilapisi oleh raiton no yoroi.

"dengarkan, kalian semua akan melawan satu orang anggota akatsuki dan membuktikan kalau kekuatan aliansi shinobi lebih hebat dari akatsuki!" perintah Oonoki dan dijawab anggukan semua yang ada disana.

"hn kalian terlalu meremehkan kami semua. walaupun tak ada Naruto disini, kami semua akan mengalahkan kalian." Ucap Kimimaro.

"Yamato, aku bersama Gaara akan ketempat Naruto. sepertinya dia butuh bantuan!" ucap Utakata dan hanya dijawab anggukan kepala oleh Yamato, setelah Itu Gaara bersama Utakata pergi menggunakan shunsin.

"sekarang kita mulai..." "Menyebar!"

Seketika kubu aliansi dan akatsuki langsung menyebar meninggalkan Yamato dan Raikage disana. Yamato lalu membuat handseal seketika.

"Doton : Doryuso."

Seketika tanah dihadapan Raikage muncul tanah-tanah lancip yang berusaha menusuk tubuh Raikage, Raikage yang melihat itu langsung menghilang menggunakan shunsin miliknya.

"kau kira seranganmu itu dapat mengenaiku, jangan harap." Ucap Raikage yang tiba-tiba berada dihadapan Yamato dan langsung melayangkan tinjunya kearah Yamato.

Yamato dapat menahan pukulan Raikage akan tetapi tubuhnya lumayan jauh mundur kebelakang. Raikage kembali melesat kearah Yamato dengan kecepatan tinggi.

'kecepatannya memang luar biasa, aku harus bisa menangkap tubuhnya agar dia tak bisa bergerak.' Batin Yamato.

"Mokuton :: Daijurin no Jutsu."

Yamato langsung mengubah lengan kanannya menjadi kayu yang langsung memanjang kearah Raikage dan mencoba menangkap tubuh Raikage. Raikage yang melihat itu terus menghindari kayu-kayu tersebut menggunakan kecepatan yang ia miliki.

'sial, dia bisa menghindari seranganku.' Batin Yamato.

Yamato langsung mengubah lengannya kembali seperti semula, Raikage yang melihat itu langsung melompat keudara.

"sekarang rasakan ini!" Yamato mengalihkan pandangannya keudara dan ia langsung membuat handseal.

"Doton: Ganchūrō no Jutsu."

Di tangan Yamato seketika sudah terdapat tombak yang terbuat dari tanah yang telah dikeraskan, Yamato langsung melemparkan lima tombak tersebut kearah Raikage.

'kau tak akan bisa menghindarinya….Raikage.' batin Yamato.

Raikage yang melihat itu hanya tersenyum mengejek, dan sedetik kemudian ia langsung menghilang saat tombak-tombak tersebut sudah berada tepat didepan matanya. Yamato sedikit tak percaya saat melihat kecepatan yang dimiliki Raikage.

"Elbow."

DHUAGHHH BRAKKK

Yamato terkejut saat Raikage berada didepannya dan menyerangnya menggunakan siku miliknya yang membuat tubuhnya terhempas kebelakang dan menghancurkan pohon dibelakangnya.

Yamato menyeka dengan kasar darah yang keluar dari mulutnya menggunakan jubah akatsuki miliknya, Raikage yang melihat Yamato yang masih terduduk diatas tanah kembali melesat kearah Yamato.

"MATI KAU AKATSUKI….." Yamato yang melihat Raikage yang melesat dengan cepat kearahnya langsung membuat handseal dengan cepat. "… Drop Kick."

"Mokuton :: Hotei no Jutsu."

GREBB

Yamato sedikit bernafas lega saat Raikage yang sudah berada dihadapannya tak bisa bergerak karena tubuhnya sudah terlilit oleh kayu-kayu besar.

"sialan kau!" geram Raikage.

KREKKK

Yamato yang kaget langsung melompat kebelakang saat Raikage memberontak agar tubuhnya bisa lepas dari lilitan Kayu yang melilit tubuhnya sangat kuat. Yamato yang melihat itu tidak tinggal diam, ia kembali membuat handseal.

"Doton: Ganchūrō no Jutsu."

Yamato lalu membuat satu tombak dari tanah yang sudah mengeras, ia membidik kepala Raikage dan langsung melemparkannya kearah Raikage.

'brengsek….dia mengarahkan tombak tersebut ke kepala ku.' Rutuk Raikage.

Raikage yang melihat itu lalu mengeluarkan segala kekuatannya untuk bisa lepas dari lilitan kayu yang melilit tubuhnya. Sedangkan Yamato tersenyum tipis saat serangannya yang ia yakin akan berhasil.

BRAKK ZWUSHH

Yamato merutuk kesal karena lagi-lagi serangannya yang sudah hampir berhasil kembali kandas saat Raikage dapat menghindarinya. Raikage berhasil menghancurkan kayu yang melilitnya dan langsung menghilang menggunakan shunsin miliknya saat tombak Yamato sudah hampir mengenai kepalanya.

Yamato langsung mengalihkan pandangannya kearah Raikage yang berdiri sambil memandang tajam kearahnya.

"mari kita selesaikan ini dengan cepat…"

.

.

.

.

.

Ao yang merupakan Mizukage tak menyangka akan bertarung melawan teman lamanya yaitu Mei Terumi.

"tak ku sangka kita akan bertemu disini sahabat lamaku…Mei Terumi." Ucap Ao memulai pembicaraan.

"ya, aku tak menyangka kita akan bertemu kembali." balas Mei Terumi dengan wajah tanpa ekspresi.

"apa kabarmu, Mei?"

"bisa kau lihat sendirikan, aku baik-baik saja."

"nampaknya kau senang menjadi anggota akatsuki, Mei?"

"ya, aku sangat senang menjadi anggota akatsuki…" Jawab Mei sambil tersenyum manis kearah Ao. "…disana tak ada bajingan seperti dirimu."

Mei Terumi yang awalnya tersenyum manis langsung memandang tajam kearah Ao.

"apa kau masih marah padaku Mei?" Tanya Ao.

"tsk, selama aku menjadi anggota akatsuki aku merasa senang karena tak ada bajingan busuk sepertimu. Kau anggap dirimu sebagai teman, tapi kau menusukku dari belakang hanya karena kau ingin menjadi Mizukage…."

"ternyata kau masih mengingat kejadian masa lalu itu Mei…sungguh aku tak bermaksud meninggalkanmu pada saat itu."

"kau kira aku akan percaya dengan omong kosongmu? Kau hanya sebuah sampah bagiku…aku tak pernah menyangka sedikitpun kalau kau yang selama ini selalu bersamaku dan Chojuro memiliki hati yang busuk, saat itu kau ternyata telah bekerja sama dengan Yagura untuk membunuhku agar kau bisa menjadi Mizukage…. Andai kalau tak ada Naruto pada saat itu, aku pasti sudah tewas dibunuh."

"Mei…aku benar-benar minta maaf…." Ao hanya memandang Mei Terumi dengan pandangan yang sulit diartikan.

"kau kira aku akan memaafkanmu? Tak akan pernah….aku akan membunuh bajingan sepertimu."

FLASHBACK

Mei Terumi bersama Ao tengah beristirahat dibawah pohon yang rindang untuk menghilangkan rasa lelah mereka berdua.

"Ao, chakraku sudah pada batasnya bahkan aku sudah tak bisa membuat satu jutsu….para ninja Kirigakure yang diperintahkan Yagura tak ku sangka akan sebanyak itu." ucap Mei Terumi pada Ao. Ao hanya melirik kearah Mei Terumi dan setelah itu ia mengalihkan pandangannya kedepan.

"aku akan menjagamu, Mei-sama…bukankah kita sebuah tim?" ucap Ao, Mei Terumi yang mendengar itu hanya tersenyum tipis. "…andai aku adalah seorang Mizukage, aku akan merubah negeri berdarah ini menjadi negeri yang paling ditakuti oleh seluruh dunia."

TAP

Mizukage dan Ao dikejutkan saat mereka sudah dikelilingi oleh para ninja-ninja Kirigakure.

"hey kau kunoichi pengguna Kekkei Genkai, lumayan juga kau bisa selamat tapi kami semua sekarang akan membunuhmu." Ucap salah satu ninja Kirigakure. Mei Terumi yang sudah sangat kelelahan tak bisa berdiri dan hanya bisa duduk diatas tanah, didepannya ada Ao yang sudah berdiri dengan kunai ditangan kanannya.

Ao lalu melesat kearah para ninja Kirigakure tersebut, salah satu ninja Kirigakure lalu membuat handseal dengan cepat.

"Suiton: Teppoudama no Jutsu."

Ninja tersebut langsung menembakan peluru air kearah Ao, dan Ao dapat menghindarinya dengan cukup mudah. Ia lalu melemparkan beberapa kunai kearah shinobi tersebut, dan shinobi tersebut dapat menahan kunai-kunai tersebut dengan mudah.

JLEBB

Ao menusuk perut shinobi tersebut yang lengah akibat menahan serangannya barusan, shinobi itu langsung ambruk didepan Ao. Salah satu dari Shinobi Kirigakure yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Kirigakure no Jutsu."

Sedetik kemudian muncul kabut yang menghalangi pandangan Mei Terumi, akan tetapi tak berapa lama Kabut itu menghilang dan ia bisa melihat kalau Ao tak berada disana. Disana hanya ada 2 orang shinobi Kirigakure.

Mei Terumi lalu berdiri kembali walaupun tubuhnya sudah sangat lemas. Kedua shinobi itu dapat melihat kondisi Mei Terumi yang sudah sangat kelelahan, dan setelah itu mereka berdua langsung melemparkan shuriken-shuriken dalam jumlah banyak kearah Mei Terumi.

TRANK TRANK

Mei Terumi tak dapat menahan semua shuriken tersebut dan membuat bajunya compang-camping.

'kuharap dengan jutsu terakhirku mereka semua tewas.' Batin Mei Terumi.

Mei Terumi langsung membuat handseal.

"Yoton: Shakugaryugan No Jutsu."

Mei Terumi langsung menembakan lava yang berbentuk sebuah bola, kedua shinobi yang melihat itu langsung mencoba menghindar. Akan tetapi salah satu dari mereka terkena dan akhirnya tewas.

Mei Terumi langsung tersungkur diatas tanah dengan nafas yang tersenggal-senggal.

"SIALAN! AKAN KUBUNUH KAU WANITA PEMILIK KEKKEI GENKAI." Teriak sninobi Kirigakure tersebut.

JRASHH

ninja Kirigakure tersebut tewas seketika saat pedang menancap tepat dikepalanya. Mei Terumi menatap tak percaya saat ninja Kirigakure itu tewas secara tiba-tiba. Mei Terumi lalu mengalihkan pandangannya kearah Naruto yang berjalan mendekati mayat ninja Kirigakure tersebut.

Naruto langsung mengambil pedang kusanagi yang tertancap di kepala ninja Kirigakure tersebut. Sedangkan Mei Terumi menatap Naruto dengan pandangan yang sulit di artikan.

"siapa kau?" Tanya Mei Terumi tersebut sambil memegang kunai di tangan kanannya untuk berjaga-jaga.

"hn, Uzumaki Naruto."

FLASHBACK OFF

"itu tidak seperti perkiraanmu Mei…pada saat itu saat ninja Kirigakure membuat kabut, setelah itu aku diserang secara bertubi-tubi dan tak berapa lama aku tak sadarkan diri disana. Dan aku tak tahu apa yang terjadi setelah itu." Ucap Ao.

"tsk, hentikan bualanmu itu, bedebah….sekarang persiapkan dirimu…aku akan membunuhmu sekarang juga."

.

.

.

.

.

Hashirama dapat melihat Juubi yang berada lumayan jauh dari dirinya maupun Aliansi.

"Hashirama….kau membuatku bosan.." ucap Madara.

"aku akan menanganimu nanti, Madara…aku akan mengalahkan Juubi terlebih dahulu…" jawab Hashirama.

"seperti biasa kau selalu seperti ini, Hashirama…"

Hashirama tak menanggapi ucapan Madara barusan, ia melirik kearah Aliansi shinobi dibelakangnya.

"kalian semua seranglah Juubi tersebut dengan seluruh kekuatan yang kalian miliki..." Hashirama langsung membuat handseal seketika.

"Moku Bunshin no Jutsu."

sedetik kemudian muncul 5 bunshin yang terbuat dari kayu di hadapan dirinya.

"….kelima Bunshin ini akan memandu kalian semua, dan untuk ninja-ninja medis persiapkan diri kalian karena kemungkinan besar akan banyak korban yang berjatuhan." Lanjutnya.

"baik."

Para aliansi shinobi tersebut langsung berlari kearah Juubi dipimpin oleh kelima bunshin kayu buatan Hashirama. Disana hanya tersisa Hashirama, Hiruzen, Tobirama dan Kakashi beserta Guy.

"Hashirama…bisakah kita mulai sekarang?" Tanya Madara yang Nampak sekali ingin segera bertarung dengan Hashirama.

"sudah kukatakan padamu…aku akan mengalahkan Juubi terlebih dahulu.." balas Hashirama.

Hashirama menahan tubuh Tobirama yang akan bergerak kearah Madara.

"Tobirama!" Tobirama lalu mundur kebelakang kembali, ke tempat awalnya.

"Konoha Daisenko."

DHUARR

Madara dan Obito langsung melompat untuk menghindari serangan Guy yang datang secara tiba-tiba.

"Obito….kau lawan kedua orang itu…aku akan melawan Hashirama!" perintah Madara, Madara langsung berlari kearah Hashirama sambil memegang Gunbai miliknya. Obito mengerti dua orang yang Madara maksud, dia adalah Kakashi beserta Guy yang berada didepannya.

"kalau kau tak mau menyerang duluan, aku yang akan menyerangmu terlebih dahulu, Hashirama.." ucap Madara sambil membuat handseal.

"Katon : Goka Mekyakku."

Madara langsung menyemburkan api yang sangat besar kearah Hashirama, Tobirama yang melihat tak butuh waktu lama untuk membuat handseal.

"Suiton: Bakusui Shouha."

Jutsu api milik Madara dapat dipadamkan oleh jutsu air milik Tobirama, Madara lalu mengeluarkan susano miliknya dan setelah itu ia berlari kearah Hashirama, Tobirama, Hiruzen.

"kami berdua yang akan menyerangnya duluan, Hashirama-sama." Ucap Hiruzen sambil berlari kearah Madara diikuti oleh Tobirama.

"hey Hiruzen, Tobirama tunggu…" Hashirama langsung mengikuti kedua orang itu, Madara Nampak memandang tak suka kearah Hiruzen bersama Tobirama.

"aku akan menghabisi kalian berdua terlebih dahulu…aku tak ingin ada pengganggu saat pertarunganku dengan Hashirama nanti." Ucap Madara. Hiruzen langsung membuat handseal seketika.

"Doton : Dosenkiryu."

Tak berapa lama muncul naga yang terbuat dari tanah yang langsung melilit Susano Madara sangat kuat.

'aku harus mengeluarkan tubuh Madara dari dalam susano tersebut, karena akan sangat sulit melukai Madara yang berada didalam susano.' Batin Tobirama.

KRAKK SYUTT

"Mokuton :: Daijurin no Jutsu."

Tobirama dan Hiruzen tersentak kaget saat Madara menghancurkan naga tanah buatan Hiruzen dengan mudah hanya dengan satu kali tebasan katana susanonya, dan susano Madara langsung mengayunkan dua katana besar kearah Hiruzen bersama Tobirama. Hashirama dengan gerakan yang cepat langsung mengubah kedua lengannya menjadi kayu yang memanjang kearah Hiruzen bersama Tobirama, dan mengambil tubuh mereka berdua agar tak terkena Katana susano Madara.

Tobirama dan Hiruzen sudah berada didepan Hashirama kembali, kedua tangan Hashiramapun sudah normal kembali.

"sebaiknya kalian berdua bantu Yondaime Hokage itu, sepertinya dia membutuhkan bantuan!" perintah Hashirama.

"tapi.." "hanya aku yang bisa menandingi kekuatan Madara." Potong Hashirama cepat.

"Tobirama, Hiruzen cepat pergi dari sini!" Tobirama yang tadinya akan protes mengurungkan niatnya saat mendengar perkataan Hashirama barusan.

Hiruzen dan Tobirama hanya bisa menuruti perintah Hashirama, mereka berdua langsung menghilang dari sana menggunakan shunsin.

"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRR."

Hashirama mengalihkan pandangannya pada Juubi yang Nampak sedang melakukan perlawanan saat para aliansi shinobi menyerangnya.

"akhirnya kita bisa mulai juga, Hashirama…tak ada yang mengganggu sekarang." Ucap Madara dengan tubuh yang masih diselimuti oleh Susano miliknya.

"Yasaka no Magatama."

Madara kembali menyerang Hashirama menggunakan susano miliknya, Yasaka no Magatama tersebut langsung melesat kearah Hashirama. Hashirama yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Mokuton: Jukai Heki."

Hashirama langsung membuat sebuah dinding dari kayu-kayu dihadapannya, akan tetapi tak seperti perkiraannya dinding kayu tersebut perlahan retak karena terus menerus menahan serangan Madara dan akhirnya dinding kayu tersebut hancur.

Hashirama terus menghindar dengan cara melompat kebelakang untuk menghindari yasaka no magatama, Hashirama kembali membuat handseal.

"Mokuton: Hotei no Jutsu."

Dari dalam tanah tiba-tiba muncul kayu-kayu besar yang langsung melilit dengan kuat pada susano Madara dan membuat susano Madara susah bergerak. Susano Madara terus menerus berusaha memberontak agar bisa terlepas dari lilitan kayu tersebut. Lilitan kayu tersebut perlahan-lahan mulai mengalami keretakan dan hampir hancur, Hashirama yang melihat itu tak tinggal diam ia kembali membuat handseal.

"Mokuton: Mokuryū no Jutsu."

Hashirama langsung membuat naga yang terbuat dari kayu yang langsung melilit kearah susano Madara. Susano Madara perlahan-lahan seperti akan menghilang karena chakra Madara yang dihisap oleh naga kayu tersebut. Dan tak berapa lama susano Madara langsung Madara menghilang, setelah itu Madara langsung membuat handseal yang sama seperti Hashirama barusan.

"Mokuton: Mokuryū no Jutsu."

Hashirama sedikit terkejut saat Madara menggunakan jutsu yang sama seperti dirinya. Naga kayu buatan Madara langsung menggigit tubuh Naga kayu buatan Hashirama, naga kayu buatan Hashiramapun langsung berbalik menggigit kembali tubuh Naga kayu buatan Madara yang menyebabkan pertarungan dua naga kayu.

'Madara menggunakan Mokuton? Sejak kapan dia bisa melakukannya?' batin Hashirama.

Hashirama melemparkan satu shuriken kearah Madara dan setelah itu ia langsung membuat handseal.

"shuriken kage bunshin no jutsu."

Madara dengan mudahnya menahan serangan Madara dengan Gunbai miliknya.

"Hashirama, kenapa kau-"

JRASH

Madara cukup terkejut saat Hashirama berada didepannya dan langsung menyerangnnya menggunakan lengan yang sudah berubah menjadi kayu yang sangat tajam. Serangan Hashirama barusan dapat mengenai tubuh Madara, Madara langsung melompat kebelakang.

Hashirama sedikit memandang tak percaya saat ia melihat sebuah wajah didada Madara.

'wajah itu…apakah itu diriku?' batin Hashirama.

"ternyata kau sengaja agar seranganku berhasil melukai tubuhmu untuk menunjukan wajah diriku di tubuhmu….apa itu benar Madara?"

"hn ya memang benar Hashirama. Aku sengaja terkena seranganmu agar kau melihat wajahmu ditubuhku…aku mempunyai selmu ditubuhku yang membuatku bisa menggunakan jutsu Mokuton." Ucap Madara dengan seringai diwajahnya, dan luka ditubuhnya sudah seperti biasa kembali.

"aku mengambil sel tubuhmu saat pertarungan kita dilembah akhir, walaupun aku kalah darimu aku berhasil mengambil selmu dan akhirnya sebelum kematianku aku berhasil membangkitkan rinnegan.." lanjutnya.

"Uchiha Madara…" gumam Hashirama.

"sudah cukup main-mainnya Hashirama….kita tunjukan pada pada dunia pertarungan antar dewa shinobi. Seketika tubuh Madara sudah diselimuti oleh susano miliknya sendiri yang mempunyai 4 lengan lengkap dengan katana dimasing-masing lengannya. Hashirama yang melihat itu lalu membuat handseal.

"Mokuton: Mokujin no Jutsu."

Tak mau kalah dengan Madara, Hashirama mengeluarkan monster kayu raksasa dibelakangnya. Madara tersenyum tipis melihat monster kayu tersebut.

"ku harap kau bertarung dengan serius Hashirama…"

.

.

.

.

.

Naruto hanya bisa diam sambil memandang ketiga musuh yang jaraknya lumayan jauh darinya. Minato sekarang kembali membuat replika Kyuubi, Jiraiya berada diatas kepala hewan kuchiyosenya yaitu Gamabunta, dan Orochimarupun sama seperti Jiraiya, ia berdiri diatas kepala Manda.

"aku yang akan menyerang duluan Minato, saat kau melihat celah langsung kau serang saja." Ucap Jiriaya. Gamabunta langsung melompat kearah Naruto sambil memegang pedang besar dilengannya.

Naruto yang melihat itu langsung membuat handseal seketika.

"Katon: Gōka Messhitsu."

Naruto langsung menyemburkan jutsu api tingkat tinggi kearah Gamabunta yang sedang menuju kearahnya. Gamabunta yang melihat itu langsung menghentikan langkahnya.

"Gamabunta, kita lakukan jutsu Kolaborasi.." ucap Jiraiya. Jiraiya langsung membuat handseal seketika.

"Katon: Gamayu Endan."

Jutsu kolaborasi tersebut menciptakan jutsu api tingkat tinggi, dan menyebabkan jutsu Naruto barusan dapat tertahan.

"Manda, kita bergerak!" Manda langsung bergerak dengan cepat kearah Naruto, Naruto kembali membuat handseal.

"ice elements: a thousand spears of ice."

Diatas tubuh Naruto tiba-tiba muncul tombak es yang sangat banyak, tombak-tombak es tersebut langsung melesat kearah Orochimaru beserta Manda.

Dengan gerakan yang cepat, Manda berhasil menghindari tombak-tombak tersebut dan hanya beberapa saja yang menancap pada tubuhnya. Naruto memandang kearah Manda lalu kearah Gamabunta yang tengah menuju kearahnya, sedangkan Naruto dapat melihat Minato hanya diam menyaksikan. Kedua mata rinngenannya lalu menutup seketika.

Gamabunta langsung mengayunkan pedang besarnya kearah Naruto, sedangkan Manda membuka mulutnya lebar-lebar.

"mati kau, bocah!" ucap Gamabunta. Naruto langsung membuka kedua matanya saat mendengar perkataan Gamabunta barusan.

"SHINRA TENSEI!"

Gamabunta, Jiraiya, Manda beserta Orochimaru langsung terpental seketika, Minato yang melihat itu langsung menembakan Bijuudama yang sudah ia buat kearah Naruto.

"Bijuudama."

Naruto membulatkan matanya saat Bijuudama melesat dengan cepat kearahnya.

'jadi inikah alasan Tousan sedari tadi tidak ikut menyerang….trik yang bagus.' Batin Naruto.

Naruto langsung masuk kedalam Bijuu mode miliknya, Naruto membuat dua tangan besar dari chakra orange tersebut dan berusaha menahan Bijuudama dari Tousannya. Akan tetapi Bijuudama tersebut berhasil mengenai tubuh Naruto dan meledak tepat di tubuh Naruto.

Semua shinobi yang berada disana dapat mendengar suara ledakan besar akibat Bijuudama Yang dibuat Minato barusan. Jiraiya yang berdiri diatas Gamabunta, Orochimaru yang berada diatas kepala Manda dan Minato yang berada didalam kepala replika Kyuubi buatannya memandang kearah kepulan asap tebal yang menghalangi pandangan mereka.

'maafkan aku Naruto, tapi hanya ini cara yang pas untuk menghentikanmu….' Batin Minato.

Kepulan asap tebal tersebut mulai menghilang dan memperlihatkan tubuh Naruto yang tergeletak diatas tanah dengan jubah akatsuki yang sudah compang-camping. Naruto lalu berdiri kembali seperti semula dan ia menatap dengan pandangan yang sulit diartikan pada ketiga shinobi tersebut.

"lagi-lagi aku terkecoh dengan trik murahan seperti itu…" gumam Naruto sambil menyeka darah yang keluar dari mulutnya. Sedetik kemudian Naruto membuat handseal.

"Chikusodo : kuchiyose no jutsu."

POFF

Didepan Naruto lalu muncul serigala raksasa berkepala dua dan badak raksasa. Kedua hewan Kuchiyose Naruto tersebut langsung bergerak kearah Jiraiya, Minato dan Orochimaru.

"Gamabunta!"

"Manda!"

Gamabunta dan Manda langsung pergi kearah kedua hewan kuchiyose Naruto barusan sedangkan Jiraiya bersama Orochimaru berdiri didekat Minato.

"apa kau mempunyai rencana lain, Minato?" Tanya Jiraiya.

"aku sedang memikirkannya, Jiraiya-sensei." Jawab Minato.

"Jiraiya, Minato jangan lengah! Naruto sedang menuju kemari!" ucap Orochimaru saat melihat Naruto yang berlari kearahnya. Naruto kembali membuat handseal.

"Mokuton: Mokuryū no Jutsu."

Jiraiya dan Orochimaru dikagetkan saat tiba-tiba dari dalam tanah muncul Naga yang terbuat dari kayu dan langsung melilit replika Kyuubi milik Minato.

"banso tenin."

Orochimaru kembali dikagetkan saat tubuhnya ditarik oleh Naruto, Naruto langsung mengangkat tubuhnya keudara dan menghempaskan tubuh Orochimari ketanah dengan sangat kuat sehingga menciptakan lubang yang cukup dalam. Naruto yang tak ingin membuang-buang waktu kembali membuat handseal, kedua matanya berputar menjadi eternal mangekyo sharingan.

"amaterasu."

Jiraiya membulatkan matanya saat Tubuh Orochimaru terbakar oleh api hitam.

TRAKK

Naruto sedikit terkejut dan melompat kebelakang saat kepala Orochimaru yang memanjang muncul tepat dibawah kakinya dan berniat menusuk tubuh Naruto menggunakan pedang yang keluar dari mulutnya. Serangan kejutan Orochimaru barusan hanya melukai pipi Naruto. Naruto bisa melihat tubuh Orochimaru keluar dari dalam tanah, leher Orochimaru yang tadi memanjang kembali seperti semula sedangkan pedangnya kembali masuk kedalam mulutnya. Orochimaru memberikan sebuah senyum mengejek kearah Naruto.

Naruto memandang dengan seksama kearah tubuh yang terbakar api amaterasu tersebut dan setelah itu ia melihat lubang yang berada dibawahnya.

"Mandara no Jin."

Dari lengan baju Orochimaru keluar ular yang sangat banyak dan ular-ular tersebut membawa pedang yang keluar dari mulutnya. Naruto menutup sebelah matanya, dan tak berapa lama muncul darah dari mata yang menutup.

"amaterasu."

Ular-ular yang sangat banyak tersebut langsung terbakar oleh amaterasu yang ia keluarkan, Naruto sedikit mengatur nafasnya yang memburu.

'sial, aku sudah mulai lelah.' Batin Naruto.

Naruto mengalihkan pandangannya kearah Naga kayu yang sepertinya berhasil menyerap chakra dari replika Kyuubi tersebut hingga menghilang.

TAP

Naruto memandang dengan pandangan datar kearah Orochimaru, Jiraiya dan Minato.

"Katon : Ryuka no jutsu."

"Suiton: Suiryūdan no Jutsu."

"suna no tate."

"Suiton: Suijinheki."

CRASHH

Naruto yang baru saja akan menahan serangan yang datang barusan yang entah datang dari siapa, tiba-tiba dikejutkan kembali saat muncul dinding pasir dan dinding yang terbuat dari air. Kedua dinding tersebut berhasil menahan dua naga berbeda elemen tersebut.

"apa kau baik-baik saja Naruto?" Tanya Gaara. Naruto tersenyum tipis saat Utakata dan Gaaralah yang membuat dinding pasir dan air tersebut.

"sepertinya kau terkena jutsu yang luar biasa sehingga jubah akatsuki yang kau pakai compang-camping." Kata Utakata.

"ya, kau benar Utakata." Balas Naruto.

"lama tak jumpa Uzumaki Naruto…" ucap Hiruzen. Naruto langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersebut, dan ia dapat melihat dua musuh baru, yang tak lain adalah Hiruzen beserta Tobirama.

"hn ya, Sandaime Hokage.." jawab Naruto singkat. Tobirama hanya memandang tajam kearah Naruto sambil melipat kedua lengannya didepan dada.

'jadi dia orang yang bernama Naruto….chakra yang besar….dan kedua matanya..bukankah itu eternal mangekyo sharingan?' batin Tobirama.

"jadi kau ya yang namanya Uzumaki Naruto?" Tanya Tobirama dengan pandangan tajam kearah Naruto.

"hn." Jawab Naruto singkat.

"dari mana kau mendapatkan mata eternal mangekyo sharingan tersebut? Bukannya hanya clan Uchiha saja yang bisa membangkitkan Mangekyo?"

"ini rahasia" Jawab Naruto sambil menyeringai kearah Tobirama. Tobirama hanya mendecih kesal atas jawaban Naruto barusan.

"Yondaime Hokage….jadi dia anakmu itu? apa kau tahu dari mana anakmu itu mendapatkan sharingan?" Tanya Tobirama pada Minato yang berada disampingnya.

"ya Nidaime Hokage….dia anak ku satu-satunya….tapi aku tidak mengetahui kapan anakku mempunyai mata sharingan Nidaime." jawab Minato. "….Sandaime-sama, Nidaime-sama kenapa anda berdua kemari? Kenapa tidak membantu Shodaime-sama?"

"kakakku yang menyuruh kami berdua untuk membantumu.." jawab Tobirama.

"ya, Hashirama-sama nampaknya tidak ingin pertarungannya melawan Madara terganggu." Tambah Hiruzen.

Naruto memandang satu-persatu dari kelima shinobi dihadapannya tersebut.

"Utakata, Gaara..."

Utakata dan Gaara langsung melirik kearah Naruto yang barusan memanggil namanya.

"ada apa Naruto?" Tanya Utakata.

"Utakata…aku ingin kau bertarung melawan Orochimaru, kau masih ingatkan yang mana Orochimaru? Kalau tidak ingat dia yang mempunyai mata seperti ular. Dan Gaara aku ingin kau melawan Jiraiya, sedangkan aku akan melawan sisanya. Apa kalian berdua mengerti?"

"kami mengerti Naruto." jawab Utakata sambil memandang kearah Orochimaru.

"Naruto, Jiraiya yang kau maksud adalah legenda sannin itu? yang memiliki rambut putih panjang dan garis merah disudut matanya yang memanjang?" Tanya Gaara.

"hn kau benar Gaara. Kuharap kalian berdua bisa menangani kedua orang itu." Utakata dan Gaara hanya menganggukan kepalanya. Mereka bertiga langsung berlari kearah Tobirama, Hiruzen, Minato, Jiraiya, Orochimaru.

"mereka bertiga telah bergerak." Ucap Orochimaru saat melihat Naruto, Gaara dan Utakata sedang berlari kearahnya.

Naruto membuat rasengan ditangan kanannya dan dengan cepat rasengan miliknya terus membesar. Setelah itu Naruto langsung melompat kearah mereka berlima.

"Odama Rasengan."

Tobirama dan Hiruzen yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Suiton: Suijinheki."

"doton doryuheki."

CRAKKKK

Kedua dinding buatan Hiruzen dan Tobiramapun hancur seketika karena tak mampu menahan rasengan besar Naruto, dan kelima shinobi tersebut langsung melompat kebelakang agar tak terkena rasengan Naruto.

"menyebar!" perintah Naruto. Gaara dan Utakata langsung bergerak kearah Orochimaru dan Jiraiya.

"Doton : Dosenkiryu."

Naruto sedikit terkejut dan melompat kebelakang saat tiba-tiba muncul naga yang terbuat dari tanah, Naga tersebut langsung melesar kearah Naruto dengan cepat. Naruto lalu membuat handseal.

"chidori eiso."

BRAKK

Naruto langsung membelah dua naga yang terbuat dari tanah tersebut menggunakan chidori yang memanjang seperti pedang. Naruto dapat melihat Tobirama, Hiruzen dan Minato berdiri tak jauh dari hadapannya.

"aku masih tak menyangka kau akan menjadi seperti ini Naruto…" gumam Hiruzen, sedetik kemudian Hiruzen kembali membuat handseal.

"Doton : Doryuso."

Naruto terus menerus menghindari tanah-tanah lancip yang berusaha menusuk tubuhnya. Minato yang melihat itu langsung masuk kembali kedalam Bijuu mode. Tobirama menatap kearah Minato dan Minato hanya menganggukan kepalanya.

Mereka berdua langsung menghilang meninggalkan Hiruzen disana.

"rasengan." "water sword."

Naruto langsung mengalihkan pandangannya ke sisi kanan dan kiri tubuhnya. Di sisi kanan ia bisa melihat Tousannya siap dengan rasengan dan disisi kiri tubuhnya ia bisa melihat Tobirama siap dengan pedang yang terbuat dari air.

"susano."

TRANK BLARRRR

Kedua serangan barusan dapat ditahan oleh Susano Naruto yang muncul secara tiba-tiba.

"sekarang Minato!" perintah Tobirama. Naruto langsung membalikan badannya dan ia kembali melihat Tousannya berada didalam kepala replika Kyuubi.

"Bijuudama."

Replika Kyuubi tersebut langsung menembakan Bijuudamanya dari jarak yang lumayan dekat dengan Naruto.

TRAKK

Susano Naruto berusaha menahan Bijuudama tersebut akan tetapi Naruto perlahan mundur beberapa langkah kebelakang karena mencoba menahan Bijuudama tersebut.

Kembali terjadi ledakan yang lumayan besar disana.

"NARUTO!"

Gaara dan Utakata sedikit terkejut saat Naruto terkena Bijuudama tersebut dari jarak dekat. Mereka berdua ingin membantu Naruto akan tetapi Jiraiya dan Orochimaru terus menerus menyerang mereka berdua sehingga membuat mereka tak bisa membantu Naruto.

Minato, Tobirama dan Hiruzen menatap kearah kepulan asap tebal, kepulan asap tebal tersebut mulai menghilang dan memperlihatkan Naruto yang berdiri dengan susano yang melindungi tubuhnya.

"jadi itukah kekuatan susano? Naruto terkena Bijuudama dari jarak dekat dan ia tak memiliki luka sedikitpun. Benar-benar hebat." Gumam Hiruzen.

Minato yang sedang menggunakan replika Kyuubi hanya memandang Naruto dengan pandangan yang sulit diartikan.

"kau kira aku akan terkecoh lagi dengan trik murahan seperti itu….jangan harap!" ucap Naruto.

'sepertinya ini akan memakan banyak waktu…' batin Tobirama.

.

.

.

.

.

.

"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR."

Juubi terus melakukan perlawanan pada shinobi - shinobi dari aliansi yang terus menerus menyerang dirinya.

"bunshin Hashirama-sama."

"aku mengerti, sekarang aku tengah memikirkan sebuah rencana untuk melumpuhkan pergerakan Juubi." Jawab salah satu bunshin kayu Hashirama.

Hashirama memandang kearah Juubi yang berada didalam sebuah lubang yang dalam, Juubi terus menerus meraung dengan suara yang keras.

"kami semua hanya bisa menahan pergerakan Juubi sebentar, kekuatannya terlalu besar." Ucap para shinobi saat Juubi kembali bisa bergerak dengan bebas.

"beri aku waktu untuk memikirkan cara yang tepat.." ucap bunshin Hashirama yang menutup kedua matanya.

"HASHIRAMA-SAMA GAWAT! SEPERTINYA JUUBI AKAN MENYERANG LAGI"

"PERSIAPKAN DIRI KALIAN!" perintah kelima Bunshin Hashirama pada seluruh aliansi shinobi. "…YANG MEMPUNYAI JUTSU UNTUK BERTAHAN MAJU KEBARISAN DEPAN DAN BUAT SEBUAH DINDING UNTUK MENAHAN SERANGAN JUUBI! TERUTAMA SHINOBI-SHINOBI IWAGAKURE, BUATALAH DINDING YANG KOKOH!"

"BAIK!"

"Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki." "Doton: Tajū Doryūheki."

Dengan serentak para shinobi digaris depan membuat dinding berlapis untuk menahan serangan Juubi.

'kuharap dengan banyaknya dinding ini, jutsu tersebut akan tertahan.' Batin para shinobi.

"GWARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."

Para aliansi shinobi dapat mendengar dengan jelas raungan dari Juubi. Sedangkan didalam lubang Juubi mulai mengalami perubahan bentuk. Tubuh Juubi menjadi mendekati sempurna dengan tanduk dikepala berubah menjadi memanjang,susunan muka kembali mendekati sempurna,tubuhnya besar dan kekar karena memiliki otot yang besar,tubuhnya terlihat proposional.

Ia lalu bergerak keatas untuk keluar dari lubang tersebut dan akhirnya ia dapat keluar dari lubang yang tadi dibuat para aliansi shinobi. Tak seperti sebelum-sebelumnya, sekarang Juubi sudah bisa berdiri dengan kaki dibelakangnya.

Tak berapa lama muncul angin tornado yang luar biasa besar disertai dengan petir-petir dan gemuruh dilangit. Dinding-dinding yang tadi dibuat oleh aliansi mulai terbawa oleh angin tornado.

"a…ada apa ini?"

"apa yang terjadi? Kenapa cuaca berubah drastis seperti ini?"

Para shinobi berusaha agar tubuhnya tak terbawa oleh angin tornado yang berada lumayan jauh dari mereka semua.

"i..itu Juubi…dan tubuhnya berubah kembali…"

"ya sekarang tubuhnya berotot tak seperti tadi…dan ia juga bisa berjalan.." kelima Bunshin Hashirama dapat melihat dengan jelas tubuh Juubi yang sudah berubah kembali, tubuhnya menjadi kekar berotot dan sekarang Juubi sudah bisa berjalan menggunakan kedua kaki belakangnya.

"ini…buruk."

Juubi langsung menggerakan kesepuluh ekornya dan tak berapa lama dari ekornya keluar tombak-tombak yang terbuat dari kayu.

Para aliansi shinobi yang terkejut tak sempat membuat pertahanan dan akhirnya beberapa shinobi tewas tertusuk oleh tombak-tombak kayu tersebut. Para shinobi yang lain terus menerus menghindari tombak-tombak kayu tersebut agar tak mengenai tubuhnya.

"sialan! tombak-tombak kayu tersebut sangat banyak sekali." Geram Temari. Tak berapa lama hujan tombak kayu tersebut mulai hilang, dan memperlihatkan mayat para aliansi shinobi yang terkena tombak-tombak kayu tersebut.

Tak jauh dari sana, Kakashi tengah berhadapan dengan Obito yang sedang tersenyum mengerikan kearahnya.

"lihatlah, kearah sana Kakashi" perintah Obito, Kakashi langsung mengalihkan pandangannya kearah yang dimaksud oleh Obito. Ia bisa melihat Juubi yang terus mengaum dengan suara kerasnya.

"Kau bisa melihatkan kalau Juubi telah berubah kembali? saat Juubi mencapai bentuk akhirnya, dunia ini akan berakhir. Perjuanganmu atau perjuangan yang lainnya akan sia-sia. Percuma saja kalian semua melawan karena ini sudah berakhir, kehancuran di dunia sudah didepan mata." Ucap Obito.

"ini semua masih bisa berubah saat kami berjuang dan menyatukan kekuatan kita semua untuk mengalahkanmu beserta Uchiha Madara agar rencana mata bulan yang telah kau rencanakan selama ini gagal." Balas Kakashi.

"Kakashi…Kakashi….kau sama seperti dulu. Kau kira setelah kami berdua kalah, Juubi akan mati? Kenapa kau tak menyerah saja Kakashi? Kalau sekarang aku jadi kau, aku memilih untuk pasrah. Saat Mugen Tsuki no me sudah berjalan, aku berjanji akan membuat semua keinginan yang belum kau capai akan kau capai. Jadi bergabunglah denganku, Kakashi?"

"aku akan katakan padamu Obito. Aku bukan kau, jadi aku tak akan menyerah. aku tak akan menyerah, aku sudah berjanji akan menyelamatkan nyawa teman-temanku. Obito, kalau kau ingin sesuatu kau harus berusaha keras agar keinginan itu tercapai. "

"saat kau telah berusaha keras akan tetapi kau gagal mencapainya, itu menumbulkan rasa putus asa. Aku menciptakan dunia baru tersebut agar semua orang tak merasakan rasanya putus asa, kecewa, sedih dan yang lainnya. Bukankah aku orang baik Kakashi? Seharusnya kau berterima kasih padaku Kakashi."

"kau hanya membohongi mereka semua, Obito. Itu hanyalah sebuah ilusi bukan sebuah kenyataannya. Kau hanya akan menambah rasa kecewa mereka saat mereka tahu kalau itu semua hanyalah sebuah ilusi."

"tsk! Kau munafik..Kakashi….aku membenci orang sepertimu yang sok suci…" Obito langsung berlari kearah Kakashi sambil memegang sebuah fuma Shuriken ditangannya, Kakashipun ikut berlari kearah Obito dengan kunai ditangan kanannya.

TRANKK

Obito memandang tajam kearah Kakashi yang menahan fuma shuriken miliknya dengan kunai.

"Kamui." "Kamui."

SYUTTT

"KAKASHI!"

Guy yang baru saja tiba dikejutkan saat Kakashi dan Obito seperti terhisap satu sama lain.

TAP

Kakashi dan Obito mendarat dengan sempurna di dalam dimensi Kamui.

"Kau sok suci, Kakashi…mengapa kau keberatan dengan dunia ilusi? Dunia nyata itu kejam.." ucap Obito. Sambil memandang kearah Kakashi. "…beberapa hal tidak berjalan sesuai keinginanku dan meciptakan rasa kecewa yang sangat dalam di hati. Sedangkan di dunia Ilusi, semua hal yang kita inginkan akan terwujud tanpa susah payah dan merasakan yang namanya rasa kecewa."

"itu bodoh Obito, tak ada yang instan di dunia ini. Semua harus diperjuangkan agar bisa digapai."

"itu sebabnya aku membuat dunia Ilusi untuk cara instan. Aku sudah muak dengan dunia ini. Aku akan membereskanmu terlebih dahulu, Hatake Kakashi!"

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.

Balasan review :

Dhiva uzumaki-sama :

Maaf bru review. karna baru buat akun nya….tak apa Dhiva-san

Hanyoung Kim :

Hai aku readers baru, karena chapterny terlalu banyak aku mutusin buat review di chap ini aja.

ffnya keren dan aku ga nyangka naruto sebuas ini, di beberapa part aku nangis karena itu mengharukan.. fighting! aku tunggu chapter selanjutnya….terima kasih Kim-san karena telah mengikuti fic ku hingga chapter ini, dan terima kasih kembali atas pujiannya…

Naruto Senpai :

Emmm...Anooo .author naruto jumpa ama Rikudou Sannin? Kemungkinan bisa terjadi hehe.

selamet. .9:

thor sudah tahu chap terbaru naruto belum? klo sudah apa dichap ini kaguya juga akan bangkit? Udah baca . Sepertinya tidak akan karena akan bertambah panjang chapter fanfic ini hehe.

Azmi nak bae :

eh. Thor, km kecewa ndak. Saat. Di kritik yg kasas seperti yg kemaren tu. Udah y bgt doang. Gomen keluar jalur. Hehehehe….haha udah biasa pasti akan ada reader yang pro dan Kontra dengan fanfic buatanku ini, jadi author menganggap itu sebagai kerikil yang mencoba menghadangku untuk berhenti menulis…

Uchiha XXXXXX :

Maaf ya kakak , boleh gak saya usul typo -nya dikurangi dan untuk pair Sasuke itu Naruko .. Maaf kalau nggak sopan .. Hehehe :D….oke siap, author akan berusaha sangat keras untuk menghilang penyakit (?) Typo. Dan sepertinya akan mustahil tiba-tiba memunculkan Naruto sebagai pasangan Sasuke, kalau dari awal bisa saja itu terjadi

Yami jutsu :

Mantap.. Sungguh hanya fic ini yang bisa bikin saya tegang...Yami-san anda terlalu berlebihan, banyak fic yang lebih bagus dan lebih menegangkan dari fic buatan author-author senior lainnya..

Fajar :

Apakah minato akan kalah melawan naruto..? kita lihat saja nanti, di chapter ini juga akan dijelaskan

dark the sage the six path :

Kapan itachi dan sasuke sampai ke medan perang? Sepertinya chapter depan, tapi itu baru kemungkinan jadi bisa saja berubah.

raitogecko :

Thor-san, apa nanti Madara bakal jadi jinchuriki juubi? Kemungkinannya 50 %

Binti prihatin 2014 :

Apa ichibi, rokubi, dan hachibi, bakal ketangkep sama madara ? bisa saja terjadi, bahkan tak menutup kemungkinan Kyuubi juga akan tertangkap.

Uzumaki 21 :

Apakah Naruto akan menggunakan Senjutsu? Saat melawan Minato? Bisa saja terjadi karena Naruto sepertinya sudah mulai kelelahan.

Terus apakah Minato akan punya Doujutsu? Mengingat Naruto dapat doujutsu dari Kyuubi #dan juga karena sel Hashirami#...kalau soal itu, sepertinya tidak akan terjadi.. hehe.

Ryouta Kyou :

stlh tau kbenarannya sprtinya Sasu gk mau jauh" dri itachi yaa... haha negitulah

trus apa sasuke akan gabung sma itachi dan lwan aliansi shinobi? Nampaknya akan seperti itu.

hashirama bisa ngalahin madara gk? atau naruto yng ngalahin madara? Sepertinya Hashirama bisa menahan Madara. Dan Naruto bisa ngalahin Madara? Kita lihat saja nanti.

Aldho :

Sasuke bergabung dengan Akatsuki ya ? terus siapa yang menang antara Naruto dengan Minato ? ya karena Sasuke akan membantu Itachi dan Otomatis iya akan bertarung bersama akatsuki. Sepertinya Naruto yang akan memenangkannya hehe.

makmun77 :

Thor, Ane perhatiin kok banyak kalimat yg langsung bablas(kgk pke koma). Kan sulit bacanya. Klo nulis efek ledakan juga, terlalu lebay(menurut Ane). Kgk usah panjang2 amat napa Thor? Apa kgk capek nulisnya?. Typo mulai hilang(thumb up). Maaf deh klo terlalu kasar, Ane ngasih saran looh*piis _v*larisebelumdigampar#diAmaterasu. P.S: Ngomong-ngomong soal Amaterasu, bukannya mode bijunya Kurama kebal sama Amaterasu? Haha terima kasih atas sarannya, maaf kalau di chapter ini juga banyak yang seperti itu. soal Amaterasu kebal dari Mode Bijuunya Kurama author kurang tahu karena author belum pernah melihat Naruto maupun Minato dalam Manga maupun anime saat mereka berdua memakai Bijuu mode, mereka berdua terkena amaterasu. Jadi maafyah hehe..

Akagawa Shinn :

1. Untuk Jutsu pake huruf Kapital dan di Bolt/Tebalkan y…thanks sarannya, di chapter ini jutsu pake Bold,,

1. Dark-san, bikin fanfic apa kamu setelah ini tamat? Inginnya sih crossover Naruto x Highschool DxD…

2. Pedang Samehada kpn di pakenya ya? Sepertinya Naruto akan kasih pedangnya sama seseorang, tapi itu baru mungkin.

3. Dark-san punya Lost Saga, kalo ada kasih tau Nicknamenya ? haha author bukan gamers jadi tidak punya…

Naminamifrid :

Kok Review Nami gk dibales…yang mana yah Nami-san? perasaan di bales

m. :

apa naruto bakal ketemu rikudou sennin? Itu masih sebuah rahasia hehe.

Blood D. Cherry :

fairnya ama Mei aja dah? Hahaha anda penggemar Fair NaruMei yah…

uchiha in black :

Author-san,, katanya naruto rencananya bakal punya doujutsu baru y? iya

dikeluarinnya kapan? Pada waktu yang tepat hehe.

apa pas aliansi sama akatsuki udah terdesak sama madara? Bisa saja itu terjadi.

KUKUHPRATAMA048 :

kenapa naruto tidak menghisap kekuatan juubi author? Naruto sepertinya memikirkan konsekuensi apa harus ia memasukan Juubi ketubuhnya atau tidak…terlebih lagi didalam tubuh Naruto ada Kyuubi..

Dark Namikaze Ryu :

Oh iya. kapan Doujutsu baru Naruto pertama kali digunakan? Nanti akan author keluarkan saat keadaannya yang pas, jadi lebih bagus gitu hehe

apa benar tentang Doujutsu baru Naruto termasuk salah satu rencana anda untuk membuat Naruto bisa mengalahkan Madara? Ya, bisa dibilang begitu..

jika anda membuat seperti di Canon yaitu naruto sekarat dan bertemu Rikudou Sennin dan mendapatkan chakra Ashura secara tidak langsung salah satu rencana anda untuk membuat Naruto bisa mengalahkan Madara seperti Doujutsu baru Naruto yang kemungkinan tidak akan digunakan, apa benar Dark-san? Ya, anda benar Dark Namikaze Ryu…

oh iya, saya nanya lagi tapi ini agak melenceng dari pertanyaan di atas hehehe, apa ada kemungkinan fic ini tamat di akhir juni atau pertengahan july? dan juga seperti apa cerita Naruto DxD yang anda buat? (pertanyaan ini boleh di jawab boleh juga tidak hehe), oke lanjutkan

:

apa sasu ikud membantu naru….yah bisa dibilang begitu hehe.

Sanshiro Ashakura :

yo.. dark-san ane terkejut ad aj ya yg kritikny blng gk suka dgn ff ini pdhal bgs aj tuh.. yea ane memang suka membaca jdi wajar ane ngerasa orng yg kritik gtu gk ngerti susahny buat cerita gni.. pdhl klau dia gk suka nape bru blng sekarang aneh dah.. ku jamin tuh orng psti bca ff ini dri awal smpai skrng .. payah deh setuju gk dark-san . ya begitulah, mungkin itu bisa membuatku sedikit lebih bersamangat lagi. Disetiap cerita pasti ada pro dan kontra jadi tak perlu dipikirkan

baiklah ane mau bilang aj krna hobi ane ini dri sktar 6k ff indo yg brtma naruto ane dah bca 3k lebih dan selamat deh mau jelek ap kagak ane selalu bca dan ane bsa blng jgn terpaku dgn kritik yg jelek tpi jdikan motivasi buat maju biar aj tuh orng blng ap yg jlas tuh orng gk ngerti dan payah dlm menghargai usha orng jdi, biarlah berlalu . Dan kykny ane trlalu jauh bcra jdi langsung aj deh jika menurutku bnar anggota akasuki akn mati atau sekarat setengahny ap bner? Dan soal uciha ayam(baca: sasuke) gabung ap kgak yah pstiny dark-san yg tau! oke tak byk bcara lagi ane tunggu neh ff sampai selesai jdi berusahalah Sobat :)….kita lihat apakah tebakan anda benar aka nada yang mati atau sekarat atau bahkan baik-baik saja di beberapa chapter kedepan….

Aditya Kurosaki :

Hmm... Sasuke ikut Akatsuki ? Apa nanti Naruto dapet Senjutsu Rikudou ? ya, Sasuke ikut Akatsuki. Kalau soal Rikudo author sedang memikirkannya hehe. Masih ada Typo ya hehe gomen-gomen..

:

lebih baik Naruto jadi reinkarnasi ashura dan indra... thanks atas sarannya.

kira2 berapa chapter akan tamat? Author tak bisa memberikan chapter berapa pastinya ff ini tamat karena takut salah lagi yang pasti sebentar lagi juga akan tamat.

.

.

Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.

Yang penting RnR yah minna.

Tunggu chapter selanjutnya minna.

JAA