Dark Uzumaki Naruto

Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.

.

Author : dark namikaze vengeance 6661

.

Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)

.

Pair : Naruto x (?)

.

Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.

.

TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.

Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.

SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.

Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.

Semuanya terima kasih. .

.

.

.

Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.

.

.

Semoga terhibur

..

RnR MINNA.

.

.

.

CHAPTER 42

.

.

.

.

.

Naruto memandang dengan tatapan membunuh kepada tiga edo tensei Hokage didepannya.

"aku benar-benar tak pernah menyangka kau akan berbuat sampai sejauh ini, Naruto." ucap Hiruzen sambil memandang Naruto.

"setelah kau tewas saat penyerangan Orochimari ke desa konoha, semuanya semakin tak terkendali. saat aku mengatahui tentang berita kematianmu, aku merasa sedih karena hanya dirimu yang selalu merawatku dan menjagaku hingga aku beranjak dewasa. para penduduk desa menyalahkan kematian dirimu dan melampiaskannya kepadaku. Aku yang sangat marah dengan orang yang membunuhmu dan aku langsung mencari informasi tentang siapa pembunuhmu, dan tak berapa lama aku mencari Informasi tersebut. Aku mengatahui kalau Orochimarulah yang telah membunuhnya. Kau pasti mengira akulah yang telah membunuh Orochimaru, benarkan Hiruzen? Itu semua memang benar, akulah yang membunuhnya." Jelas Naruto.

"tapi Naruto, bukannya kau hanya membenci para penduduk desa konoha?"

"ya, aku bahkan telah menghancurkan desa konoha."

"aku masih tidak mengerti dengan jalan pikiranmu,Naruto. kalau dendammu telah terpenuhi, kenapa kau melakukan hal seperti ini?"

"Hiruzen, anggota-anggota akatsuki bukan hanya dari Desa konoha saja. Aku mengumpulkan orang-orang yang didesanya tak pernah diakui dan dianggap ada sepertiku. Aku membantu mereka untuk menuntaskan dendam pada desanya masing-masing. Lalu kelima Negara besar sangat marah atas tindakan kami semua, dan langsung menentang kami. Aku bersama akatsuki mendeklarasikan perang dunia shinobi keempat ini untuk memperlihatkan sebetapa kuatanya kekuatan akatsuki agar mereka semua tunduk pada kami. Rencana kami adalah menguasai dunia didalam genggaman akatsuki. Akan tetapi, ini semua tak seperti perkiraan karena ada kubu lain di perang dunia shinobi keempat ini, yaitu Kubu Madara."

"hm jadi tujuanmu adalah untuk menguasai dunia yah, rencanamu benar-benar berbeda dengan Madara…." Gumam Tobirama.

"kalau itu tujuanmu, kami tak akan membiarkanmu menang dalam perang Ini, Naruto." ucap Hiruzen, sedangkan Minato hanya memandang dengan pandangan yang sulit diartikan kearah Naruto.

'Naruto…' batin Minato.

Naruto hanya tersenyum tipis mendengar ucapan-ucapan barusan yang ia dengar, ia bersiap menyerang ketiga edo tensei tersebut menggunakan Susano. Hiruzen yang melihat itu, langsung membuat handseal.

"Iwa no Gōremu."

Di depan Hiruzen muncul monster dari batu yang tingginya seukuran dengan susano Naruto. Hiruzen, diikuti monster buatannya langsung berlari kearah Naruto sendirian. Naruto yang melihat itu, hanya diam saja. susano miliknya langsung mengayunkan katana besar kearah Monster buatan Hiruzen.

Dengan cukup mudah, Monster buatan Hiruzen menahan katana Naruto dan langsung melayangkan pukulan telak kearah wajah susano, yang menyebabkan tubuh Naruto mundur cukup jauh. Susano Naruto , lalu memunculkan sebuah bor ditangan kirinya, ia lalu melesat kearah Monster yang diatas kepalanya berdiri Hiruzen.

Naruto sedikit memandang tak percaya, saat katana beserta bornya yang akan menghancurkan monster tersebut dapat ditahan oleh replika Kyuubi yang secara tiba-tiba berada disana. Hiruzen tak ingin menyia-nyiakan peluang, ia kembali membuat handseal.

"Doton: Chōkeijūgan no Jutsu."

Hiruzen langsung menghentakan kedua telapak tangannya pada monster buatannya, monster tersebut langsung mengayunkan tinjunya kearah susano Naruto.

Susano Naruto hancur seketika, saat mendapat pukulan telak dari monster buatan Hiruzen. Dan Tubuh Naruto langsung terhempas keudara, Tobirama yang melihat itu langsung melompat kearah Naruto dengan kedua fuma shuriken dilengannya.

Tobirama seketika sudah berada didepan Naruto , dan langsung menyerang tubuh Naruto menggunakan kedua fuma shuriken hingga akhirnya Tobirama menancapkan kedua fuma Shuriken tersebut ditubuh Naruto, lalu menendang tubuh Naruto dengan kuat.

Naruto mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya, dan seketika tubuhnya langsung terhempas diatas tanah.

'tsk, ternyata dia juga bisa menggunakan jutsu seperti itu.' batin Naruto.

'Naruto, kau tak apa?' Tanya Kurama.

"jangan meremehkanku, Kurama. Hanya dengan serangan seperti itu aku tidak akan mati." Ucap Naruto sambil menyeka darah segar dari ujung bibirnya.

"ku harap kau tak senang dulu-" Naruto sedikit membelalakan matanya, saat Tobirama bersama Hiruzen sudah ada didepannya menaiki tubuh monster batu tadi. Monster batu tersebut langsung menendang tubuh Naruto.

"uhuk.." Naruto langsung memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya. saat perutnya, terkena tendangan dari monster batu barusan yang menyebabkan tubuhnya terhempas keudara.

"masih belum…" Monster batu tersebut langsung melompat keudara tepat kearah Naruto, Montser batu tersebut menyerang Naruto secara bertubi-tubi, yang membuat Naruto kewalahan dan akhirnya satu pukulan telak tepat menganai wajah Naruto yang membuat tubuh Naruto semakin jauh keudara. Tobirama yang melihat itu langsung membuat handseal.

"Suiton: Teppoudama no Jutsu."

Tobirama langsung menembakan beberapa peluru air kearah Naruto, mata Naruto langsung berputar menjadi rinnegan.

"shinra tensei."

Jutsu Tobirama barusan langsung menghilang dan Tobirama bersama Hiruzen langsung terhempas ketanah cukup kuat saat terkena jutsu barusan yang menyebabkan lubang yang cukup dalam ditanah. Dan monster tadipun hancur menjadi berkeping-keping.

"maafkan ayah, Naruto….Renzoku Bijuudama."

Naruto dikejutkan saat beberapa Bijuudama dengan kecepatan tinggi ,sedang menuju kearahnya. ia melirik kearah ayahnya yang sedang berada didalam replika Kyuubi dan melihat kearah dirinya.

Beberapa kali terdengar suara ledakan besar diudara, para shinobi yang tengah bertarung melawan Juubi, mengalihkan pandangannya keudara untuk melihat ledakan tersebut. Bukan hanya para aliansi shinobi, semua anggota akatsukipun menyempatkan untuk melihat dimana ledakan tersebut.

'aku merasakan perasaan yang tak mengenakan…' batin Yamato.

Naruto langsung terkapar di atas tanah yang lumayan jauh dari ketiga edo tensei Hokage. Minato bisa melihat tubuh Naruto yang terluka parah, akibat terkena Bijuudama secara beruntun darinya. Ia lalu menonaktifkan Bijuu Mode miliknya.

Hiruzen bersama Tobirama yang sudah berdiri kembali seperti biasa, dapat melihat dengan jelas Naruto yang terkapar di atas tanah dengan bekas darah, serta rambutnya yang acak-acakkan membuat sebagian wajahnya tertutupi termasuk kedua mata Naruto.

"dengan begini lawan kita dimedan perang sudah berkurang….itulah hukuman yang pantas bagi orang sepertimu…. " gumam Tobirama sambil menyeringai tipis.

"Minato, mungkin ini jalan terbaik yang kau punya. Kau pasti tak akan membiarkan anakmu masuk terlalu jauh dalam jurang kebencian yang tak ada ujungnya….kau harus bersabar Minato.." ucap Hiruzen berusaha menenangkan Minato.

"aku sudah tak merasakan chakranya….sepertinya anak itu sudah mati.." ucap Tobirama. Minato membelalakan matanya saat mendengar perkataan Tobirama barusan.

'mati? Anakku mati?...anak semata wayangku mati ditanganku sendiri? ….Kushina… aku membunuh anak pertama kita…anak yang kita inginkan bersama telah…ku bunuh…dengan tanganku sendiri….' Batin Minato.

"Minato.."

"Kushina…..maafkan aku.."

.

.

.

.

.

Madara beserta Hashirama sedari tadi hanya saling pandang, setelah mendengar suara ledakan barusan yang jaraknya lumayan jauh dari tempat mereka berdua sekarang. Hashirama yang berdiri diatas monster kayu buatannya, sedangkan Madara sudah siap dengan susano berlengan empat miliknya.

Hashirama bersama monster kayu tersebut berlari kearah Madara, Madara yang melihat itu hanya diam sambil memandang kearah Hashirama.

"yasaka no magatama."

Susano Madara langsung menembakan beberapa Yasaka no Magatama kearah Hashirama, Hashirama beserta monster kayu tersebut terus menghindari serangan dari Madara.

"Mokuton: Jukai Heki."

TRAKK TRAKK

Didepan Hashirama lalu muncul dinding kayu untuk menahan Yasaka no Magatama Madara. Madara yang melihat itu, langsung melesat kearah Hashirama. Susano Madara langsung mengayunkan katananya.

SREKK

Madara tersenyum tipis saat Monster kayu Hashirama berhasil menahan serangannya barusan. kedua lengan Susano Madara yang tersisa langsung memunculkan katana baru, dan kedua lengan tersebut langsung mengayunkan dua katana kearah monster kayu Hashirama. Hashirama yang melihat itu, langsung membuat handseal.

"Mokuton: Hotei no Jutsu."

Dari dalam tanah, muncul beberapa kayu besar yang langsung melilit susano Madara agar tak bisa bergerak. Hashirama langsung memerintahkan monster kayu buatannya Monster kayu tersebut langsung menghantamkan pukulannya yang sangat kuat pada Susano Madara.

Tubuh Madara langsung terhempas kebelakang setelah terkena telak pukulan barusan, dan susano miliknyapun telah menghilang.

"andai saja aku masih mempunyai Kyuubi sekarang, aku pasti akan dengan mudah mengalahkanmu Hashirama…" ucap Madara sambil berdiri dan membersihkan debu di bajunya. Hashirama hanya diam tak menanggapi omongan Madara barusan.

"…sayangnya si bocah Uzumaki masih hidup dan Kyuubi masih berada didalamnya, tapi tak usah khawatir Hashirama. Walaupun sekarang tak ada Kyuubi, aku akan memenangkan pertarungan ini." Lanjutnya. Madarapun kembali membuat handseal.

"Mokuton: Hotei no Jutsu."

Hashirama sedikit terkejut saat dari dalam tanah muncul kayu-kayu yang lumayan besar, yang langsung melilit dengan erat monster kayu buatannya. Hashirama langsung meloncat kebawah, dan memandang kearah Madara yang menyeringai kearahnya. Madara mengambil pedang yang tergeletak ditanah didekat kakinya, yang sepertinya bekas shinobi-shinobi aliansi yang tewas.

Madara lalu melemparkannya kearah Hashirama dan berhasil menancap tepat disamping Hashirama.

"ambil pedang itu Hashirama, aku tak ingin kau tak memegang apa-apa. hm aku tak meremehkanmu, Hashirama. Hanya saja aku ingin pertarungan ini berjalan dengan waktu yang lama." Hashirama langsung mengambil pedang yang menancap tepat disampingnya itu. Hashirama lalu berlari kearah Madara sambil memegang pedang tersebut, Madara tersenyu tipis dan sedetik kemudian ia melompat kearah Hashirama dengan Gunbai yang ia pegang ditangan kanannya.

TRANKK TRAKK

Hashirama dapat menahan Gunbai Madara dan menyebabkan tanah yang dipijaknya retak. Madara dan Hashirama lalu melompat kebelakang, dan secara bersamaan mereka membuat handseal.

"Katon : Ryuka no jutsu." "Suiton: Suiryuudan no Jutsu."

Madara menciptakan naga yang terbuat dari api sedangkan Hashirama membuat naga yang terbuat dari air, kedua naga itupun saling bertabrakan dan menciptakan kepulan asap tebal.

"wood elements: a thousand spears of wood."

Madara mendongakan kepalanya keudara dan ia bisa melihat tombak-tombak tajam dari kayu, yang tengah mengarah padanya. ia kembali membuat handseal.

"Katon : Goka Mekyakku."

Madara langsung menyemburkan api tingkat tinggi dan langsung menghanguskan semua tombak-tombak kayu yang sedang menuju ke arahnya. Tak lama, Madara langsung melompat keudara saat dari dalam tanah muncul akar-akar pohon yang berusaha menangkap tubuhnya. tak Madara Sadari, kalau dibelakangnya sudah ada Hashirama yang sudah siap menyerangnya dengan pedang ditangannya.

TRANK

Serangan Hashirama barusan dapat tertahan oleh Gunbai Madara, Madara tersenyum mengejek kearah Hashirama.

"tak pernah ku duga kau akan memakai trik murahan seperti itu, Hashirama." Ejek Madara.

"…..Uchiha Gaeshi."

Hashirama sedikit terkejut dan mencoba menghindar akan tetapi terlambat, sebagian tubuhnya terkena serangan Uchiha Madara barusan.

Hashirama dapat mendarat sempurna diatas tanah, tubuhnya secara perlahan mulai kembali seperti semula.

"sudah cukup main-mainnya Hashirama….mari kita tunjukan kepada semua orang yang ada disini, kekuatan dua dewa shinobi." Ucap Madara. Dari tubuh Madara lalu keluar chakra yang sangat besar , yang dengan cepat terus menjalar kelangit. Hashirama sedikit memandang tak percaya kalau Madara benar-benar akan melakukan hal itu.

Chakra dalam jumlah yang sangat besar tersebut kini sudah berbentuk susano sempurna Madara, yang tingginya berpuluh kali lipat dari susano biasa yang Madara keluarkan.

"Hashirama, kau tak perlu memasang wajah seperti itu…" ucap Madara. Semua shinobi yang berada dimedan perang memandang dengan ekspresi yang berbeda-beda, ada yang takut,ada yang memandang tak percaya, dan ada yang memandang susano sempurna Madara dengan pandangan biasa-biasa saja.

Madara sedikit melirik kearah Gaara dan Utakata yang tengah bertarung dengan sangat serius melawan Orochimaru dan Jiraiya.

'kalian berdua adalah targetku setelah mengalahkan Hashirama..akan ku keluarkan kedua Bijuu dari tubuh kalian…' batin Madara.

Susano Madara langsung mengayunkan pedangnya kearah Hashirama, Hashirama yang melihat itu dengan cepat membuat handseal.

"Kuchiyose: Gojū Rashōmon."

BLARRR

Serangan susano barusan dengan mudahnya, menghancurkan dinding-dinding rashomon yang berada didepan Hashirama. Hashirama kembali membuat handseal.

"Mokuton: Tajuu Mokuryū no Jutsu."

Dari dalam tanah, muncul naga-naga kayu dalam jumlah banyak yang langsung melilit tubuh susano sempurna Madara.

"terlalu lemah Hashirama….terlalu lemah."

Dengan mudahnya naga-naga kayu tersebut hancur oleh susano sempurna Madara. Madara dengan mata eternal mangekyo sharingannya yang merah menyala memandang kearah Hashirama yang berada dibawahnya, ia mendecih kesal saat melihat tubuh Hashirama.

'mokuton bunshin? Dimana Hashirama yang asli.' Batin Madara.

Susano Madara langsung menginjak bunshin kayu tersebut dengan mudahnya. Madara lalu mengedarkan pandangannya ke segela arah untuk menemukan Hashirama. Tak berapa lama ia mencari, ia bisa merasakan chakra Hashirama yang jaraknya cukup jauh dari tempatnya sekarang.

Selangkah demi selangkah, susano sempurna Madara berjalan mendekat kearah sumber chakra Hashirama berasal. susano Madara menginjak para shinobi yang menghalangi jalannya hingga tubuh mereka hancur dengan darah yang muncrat kemana-mana. Tak perlu waktu lama, ia sudah sampai di tempat Hashirama. ia bisa melihat Hashirama sedang berdiri sambil menutup kedua matanya, Madara dengan jelas melihat wajah Hashirama yang berbeda dari sebelumnya. Madara hanya tersenyum tipis melihat hal itu.

'sennin mode yah..' batin Madara.

Hashirama yang sudah memasuki sennin mode miliknya, langsung membuka kedua matanya dan ia dikejutkan saat susano sempurna Madara ingin menginjak tubuhnya. Hashirama langsung menghindari kaki Susano Madara yang akan menginjak tubuhnya.

"hn aku juga akan mengeluarkannya, Madara…. Senpō: Mokuton: Shin Sūsenju."

Shinobi-shinobi disana membelalakan matanya, saat melihat patung budha yang sangat besar bahkan melebihi besarnya susano sempurna Madara. Susano Madara yang melihat itu langsung mengayunkan pedangnya kearah patung Buddha tersebut.

TRANKK

Hanya dengan satu tangan patung budha tersebut dapat menahan serangan dari susano sempurna milik Madara. Para shinobi aliansi hanya bisa tediam, sambil memandang tak percaya akan kejadian barusan.

"i…ini per…tarungan dewa…shinobi…"

"itu bukanlah pertarung yang selevel dengan kita.."

"kita akhiri pertarungan ini, kalian ninja penyegel bersiaplah untuk menyegelnya!" perintah Hashirama, pada beberapa shinobi yang tidak ikut bertarung melawan Juubi. Para ninja penyegel itupun langsung berdiri di belakang Hashirama, walaupun jaraknya mereka cukup jauh.

Madara hanya tersenyum mengejek kearah Hashirama. "kau percaya diri sekali, Hashirama.." Susano Madara langsung mengayunkan katana kearah Hashirama.

"Chōjō Kebutsu."

Madara membelalakan matanya saat mendengar nama jutsu barusan.

'jutsu itu….bukannya..' batin Madara.

Patung Buddha yang berada dibelakang Hashirama, langsung Melancarkan Ribuan Pukulan Dengan Tangannya Yang Berjumlah Banyak.

DHUAGHH BRAKK

Susano Madara langsung terpental kebelakang dan tergeletak diatas tanah yang menyebabkan getaran yang kuat ditanah. Susano Madara langsung menghilang seketika, saat terkena serangan dari Hashirama barusan. sage mode Hashirama dan patung Buddha dibelakangnya lalu menghilang.

"SEGEL DIA SEKARANG!" perintah Hashirama, para shinobi penyegel tersebut langsung berusaha menyegel tubuh Madara yang tergeletak diatas tanah.

"hah Hashirama….kekuatanmu masih sama seperti yang dulu…"

CRASH

Para shinobi yang tadi berusaha menyegel Madara, dikejutkan saat Madara menghancurkan lilitan ditubuhnya dengan susano yang kembali menyelimuti tubuhnya.

"SEKARANG GILIRANKU, HASHIRAMA!"

Madara langsung melesat kearah Hashirama dengan tubuh yang sudah diselimuti susano. Hashirama yang melihat itu tak tinggal diam, ia lalu membuat handseal.

"Mokuton: Mokuryū no Jutsu."

Hashirama menciptakan Naga kayu kembali yang langsung bergerak dengan cepat kearah Madara, Madara hanya mendecih kearah Naga kayu tersebut.

Susano Madara lalu menusukan katana pada mulut naga kayu tersebut yang berusaha menyerangnya, susano Madara langsung memotong kepala Naga kayu tersebut hingga terputus dari tubuhnya.

"Mokuton Hijutsu : Jukai Kotan."

Madara kembali dikejutkan saat didepannya muncul akar-akar pohon besar yang sangat banyak bergerak kearahnya, Madara langsung melompat keudara saat beberapa akar pohon dari dalam tanah tersebut mencoba menangkap tubuhnya.

'tsk, Hashirama mencegahku agar aku tak menggunakan jutsu yang sama sepertinya.' Batin Madara.

Di udara Madara langsung membuat handseal.

"Moku Bunshin no Jutsu."

Madara menciptakan lima cloning dari kayu yang sudah berada disampingnya, akan tetapi kelima bunshin kayu tersebut tidak menggunakan susano yang menyelimuti tubuh mereka. Madara dan kelima bunshin kayu buatannya barusan, langsung membuat handseal secara bersamaan.

'kalau begitu, aku akan….Membakarnya!' batin Madara.

"Katon : Goka Mekyakku." "Katon : Goka Mekyakku." "Katon : Goka Mekyakku." "Katon : Goka Mekyakku." "Katon : Goka Mekyakku." "Katon : Goka Mekyakku."

Madara bersama kelima bunshin Kayu menyemburkan api yang sangat kuat dan berjarak sangat besar kearah jutsu Mokuton Hashirama dibawahnya. Tak butuh waktu lama bagi Madara dan kelima bunshin kayunya, untuk menghanguskan kayu-kayu buatan Hashirama barusan.

Hashirama hanya bisa diam melihat Madara dapat menghanguskan jutsu barusan. Hashirama dapat melihat kelima bunshin Kayu buatan Madara mulai memakai susano sepertinya, lalu kelima bunshin kayu buatan Madara tersebut langsung melesat kearahnya.

"Mokuton :: Mokujōheki."

TRAKKK

Hashirama membuat kubah kayu yang melindungi tubuhnya, kelima Susano Madara langsung menusukan katanya kearah kubah kayu buatan Hashirama. Akan tetapi katana kelima susano tersebut hanya menancap pada kubah kayu buatan Hashirama dan tak berhasil menghancurkan kubah kayu tersebut. Di dalam kubah kayu buatannya, Hashirama kembali membuat handseal.

"Mokuton :: Hotei no Jutsu."

Kelima bunshin kayu buatan Madara yang sedang menggunakan susano, langsung terlilit semua oleh kayu yang muncul secara tiba-tiba dari dalam tanah. Madara yang masih diudara, dapat melihat kelima bunshin kayunya terlilit oleh kayu-kayu yang muncul dari tanah. ia langsung melesat kearah kubah Kayu buatan Hashirama. Hashirama lalu membuka kubah kayu karena ia menduga kalau Madara yang aslipun sudah terlilit oleh kayu buatannya.

"RASAKAN INI, HASHIRAMA!"

Hashirama langsung mengalihkan pandangannya keudara, dan ia dikejutkan saat melihat Madara melesat dari udara menuju kearahnya.

JRASHH

Tubuh Hashirama langsung tertusuk oleh katana susano Madara yang membuat tubuhnya tergeletak diatas tanah. kelima bunshin Madara yang tubuhnya terlilit oleh jutsu mokuton langsung menghilang seketika.

"GOARRRRRRRRRRRRRRRRRRR."

Sedangkan di tempat yang lumayan jauh dari pertarungan Hashirama meawan Madara, Juubi terus menyerang para shinobi-shinobi yang melawannya.

"Hashirama-sa-"

POFF

Kelima bunshin kayu buatan Hashirama yang tengah membantu bertarung menghilang dalam kepulan asap berwarna putih. yang membuat para shinobi disana memandang dengan pandangan bingung.

'kenapa kelima bunshin Hashirama-sama menghilang? Jangan bilang kalau…'

Madara tersenyum puas melihat ekspresi Hashirama, yang sedang tertusuk oleh katana susano miliknya.

"kau ingat, Hashirama. Di saat pertarungan kita dilembah akhir, dimana saat itu kau menusuk jantungku dengan pedang? Sekarang nampaknya, aku yang menusuk jantungmu dengan katana susano milikku. walaupun kau seorang edo tensei yang tak bisa mati dengan serangan seperti ini, akan tetapi aku cukup puas." Ucap Madara dengan senyum yang terpatri diwajahnya.

"Madara.."

"sekarang sudah cukup Hashirama, aku tak ingin rencanaku berjalan terlalu lama."

"apa maksudmu, Madara?"

"hn kau hanya perlu diam dan menyaksikan saja disini." Susano Madarapun menghilang, Madara lalu mengeluarkan besi hitam dari lengannya dan langsung menusukan besi hitam itu ketangan kanan Hashirama.

CRAKK

Madara kembali mengeluarkan tiga besi hitam yang langsung ia tancapkan pada tangan kiri dan kedua paha Hashirama yang membuat Hashirama tak bisa bergerak. Hashirama sedikit tak percaya, saat penyembuhan luka ditubuhnya sangat lamban tak secepat tadi.

'besi hitam ini…' batin Hashirama.

"kau akan tahu apa maksud perkataanku tadi…aku pergi, Hashirama.."

.

.

.

.

.

.

Di dimensi Kamui.

Tobi dan Kakashi sedang mengatur nafas mereka yang memburu, keringat mulai menetes dari wajah mereka berdua.

"bukankah kau ingin menjadi Hokage Obito? Masih ada kesempatan bagimu untuk kembali, Obito." Ucap Kakashi.

"setelah semua yang kulakukan ini?" Tanya Obito.

"ya, tak ada kata terlambat, Obito. Aku sebagai sahabatmu akan mendukungmu." Jawab Kakashi.

"tapi kedua tangan ini telah membunuh banyak orang yang bahkan jumlahnya tak terhitung." Obito hanya menundukan kepala sambil memandang kedua telapak tangannya.

"percayalah masih ada kesempatan bagimu, Obito. Untuk memulai semuanya dari awal, bersama teman-teman kita didesa konoha….jadi Bagaimana Obito?"

Kepala Obito yang tadinya menunduk perlahan mengangkat kembali.

"KAU KIRA AKU AKAN TERBUJUK OLEH UCAPANMU, KAKASHI!"

JLEBB

Kakashi dan Obito saling menusuk tepat dijantung mereka berdua hingga tembus kebelakang. Kakashi menggunakan chidorinya dan Obito dengan kunainya.

Obito dan Kakashi lalu saling melompat kebelakang, dan Kakashi bisa melihat sebuah lubang didada Obito.

"kau dapat melihat lubang ini kan, Kakashi?" Tanya Obito. "..kau bisa melihat tak adapun disana."

"Obito.."

"kau tahukan Kakashi, kau yang telah menyebabkan lubang ini kosong. Dulu, lubang ini terisi oleh Rin. akan tetapi saat kau membunuhnya, lubang ini kosong…"

"apa kau sebegitu mencintai Rin, Obito?"

"Kakashi, dia adalah orang yang bisa mengisi kekosongan hatiku hanya dengan senyumannya. Dan orang-oranf didesa konoha, begitu bodohnya menganggap Ayahmu seorang sampah. Akan tetapi, Ayahmu Sakumo Hatake adalah pahlawan desa, dia bukan sampah desa konoha…" Kakashi membulatkan matanya saat mendengar perkataan Obito barusan.

'kata-kata itu….' Batin Kakashi.

"….TAPI KAULAH YANG PANTAS DISEBUT SAMPAH!" lanjutnya. Kakashi menutup kedua matanya dan tak berapa lama ia kembali membuka kedua matanya.

"aku memang seonggok sampah tak seperti ayahku, aku pantas disebut yang lebih rendah dari sampah karena telah membunuh teman dekatku sendiri…tapi aku belajar beberapa hal dari sana."

"Kakashi, di dunia ilusi nanti aku akan dengan mudah menjadi seorang Hokage. dunia ini sudah sangat kejam dan membuat lubang ini semakin besar, dan bagaimana lubang ini dapat terisi didalam dunia ini?" Tanya Obito yang Nampak sangat geram.

"lubang di dalam hatimu dapat diisi oleh orang lain. Jika kau menolak perasaan temanmu dan menolak dunia ini…hanya karena semua tidak berjalan sesuai keinginanmu, maka tidak akan ada orang yang datang padamu. Jika kau melarikan diri dan tidak berbuat apa-apa maka orang lain pun tidak akan berbuat apa-apa terhadapmu, sehingga lubang itu tidak akan terisi..selama kau tidak menyerah, kau masih bisa diselamatkan!"

"HAHAHAHAHA….kau membuatku tertawa akan perkataanmu itu, Kakashi. Sejak kapan kau berubah menjadi orang seperti itu? jangan bodoh Kakashi, kau menyuruhku berhenti disaat rencana mata bulanku yang sebentar lagi akan berhasil…."

Obito lalu mengeluarkan dua buah fuma shuriken ditangannya, dan ia langsung berlari kearah Kakashi sambil melemparkan salah satu fuma shuriken tersebut kearah Kakashi.

Kakashi dapat menghindari fuma shuriken yang dilemparkan oleh Obito barusan dengan melompat keudara, akan tetapi Obito sudah menunggu Kakashi diudara dan langsung menusukan fuma shuriken tersebut kearah punggu Kakashi. Tak Cuma Itu, Obito mengambil sebuah kunai di tas ninja miliknya dan menusukan kepaha Kakashi.

BRUKK

Kakashi berhasil mendarat dengan cukup sempurna, ia mencabut fuma shuriken dipunggungnya walaupun terasa sakit.

"aku akan memberaskannya sekarang, Kakashi.." Obito lalu keluar dari dimensi Kamui meninggalkan Kakashi sendirian disana.

Kakashi merintih kesakitan saat mencabut kunai yang menancap cukup dalam dipahanya, darah segar terus keluar dari luka-luka di tubuh Kakashi.

'tsk, aku perlu mengumpulkan chakra dalam jumlah banyak untuk bisa keluar dari tempat ini.' Batin Kakashi.

.

.

.

.

.

.

Di medan perang

Ao sedang mengatur nafasnya yang memburu akibat kelelahan, di ujung bibirnya terlihat darah yang telah mengering. Dan ditubuhnya terdapat beberapa luka, yang bahkan terdapat luka yang cukup serius.

'sial! Chakraku sudah menipis.' Batin Ao.

Tak jauh dari hadapan Ao, Mei Terumi juga tengah mengatur nafasnya. Ia menyeka keringat didahinya, dan sama seperti Ao, di tubuh Meipun juga terdapat bekas-bekas luka tapi tidak separah Ao.

"ternyata kekuatanmu bertambah kuat, Ao…ku akui sekarang kau lebih kuat dari saat kita dalam satu tim dahulu…dan tak ku sangka kau juga akan mampu menahanku sampai sekarang.." ucap Mei Terumi.

"Mei…-san, hentikan…sudah kukatakan kalau saat itu hanyalah salah paham saja, aku tak akan pernah meninggalkanmu waktu itu." ucap Ao berusaha meyakinkan Mei Terumi, tapi lagi-lagi Mei Terumi hanya memandang tajam kearahnya.

Ao dapat melihat pedang Mei Terumi yang terbuat dari kekkei genkai Yoton miliknya.

'pedang yoton….harus ku akui, kemampuan Mei-san sangat berkembang pesat. Dulu, dia tak semahir sekarang saat menggunakan kekkei genkai Yoton miliknya..' batin Ao.

Mei Terumi langsung berlari kearah Ao sambil memegang pedang buatannya yang terbuat dari Yoton. Ao lalu membuat handseal.

"Suiton: Teppoudama no Jutsu."

Ao menembakan beberapa peluru air kearah Mei Terumi, Mei Terumi hanya memandang dengan tanpa ekspresi kearah peluru-peluru air buatan Ao.

Dengan menggunakan pedang Yoton, Mei Terumi dapat menahan peluru-peluru air yang langsung menguap saat mengenai pedang yoton miliknya.

Mei Terumi dikagetkan saat Ao sudah berada didepannya dan langsung menghantamkan pukulannya, yang membuat tubuh Mei Terumi terhempas keudara. sedangkan pedang Yoton Mei Terumi, tertancap diatas tanah.

Ao langsung melompat keudara kearah Mei Terumi, dan langsung menyerang Mei Terumi menggunakan Taijutsu secara bertubi-tubi di udara. Mei Terumi cukup kewalahan saat menahan serangan Ao yang bertubi-tubi. Ao melihat celah dan ia langsung menendang tubuh Mei Terumi dengan sekuat tenaga hingga terpental kebawah dan terkapar diatas tanah.

Ao lalu mendarat didekat pedang Yoton buatan Mei Terumi, Ao melirik sebentar kearah Mei Terumi yang masih terkapar diatas tanah dan Ao yang penasaran langsung memegang pedang Yoton tersebut. Akan tetapi saat memegang pedang tersebut, tangannya merasakan panas yang luar biasa walaupun ia baru memegangnya beberapa detik.

"hanya aku yang bisa memegang pedang itu. saat orang lain memegangnya, pedang itu akan terasa sangat panas bahkan bisa melelehkan kulitmu." Ao langsung mengalihkan pandangannya kearah Mei Terumi yang sudah berdiri kembali. Mei Terumi kembali membuat handseal.

"Lava release : lava land."

Ao dikejutkan saat tiba-tiba tanah yang sedang dipijaknya, berubah menjadi lava yang sangat panas. Ao yang baru saja akan kabur, tiba-tiba kedua kakinya tak bisa digerakan.

"ughhhh…panas sekali…bisa-bisa kulitku akan meleleh.." gumam Ao sambil menahan rasa panas yang luar biasa, saat kedua kakinya terjebak dalam lava yang sangat panas. Ao dapat melihat Mei Terumi sedang menuju kemari, ia langsung membuat handseal agar Mei Terumi tak bisa sampai ditempatnya.

"Suiton: Suiryūdan no Jutsu."

Ao langsung membuat naga yang terbuat dari air, naga tersebut langsung bergerak kearah Mei Terumi. Mei Terumipun kembali membuat handseal.

"lava release : lava wall."

Naga air buatan Ao dapat tertahan oleh dinding lava yang dibuat oleh Mei Terumi. Mei Terumi langsung bergerak kembali kearah Ao.

Mei Terumi berdiri tepat didepan pedang yoton miliknya, dan didepannya ada Ao yang memandang dengan pandangan yang tak bisa diartikan. Mei Terumi lalu mengambil pedang yoton miliknya yang tertancap ditanah tersebut.

"ada kata-kata terakhir, Ao?" Tanya Mei Terumi.

"Mei-san, aku ingin membereskan kesalah pahaman ini. Pada saat itu, aku tidak meninggalkanmu akan tetapi aku pingsan lalu dibawa pergi oleh ninja-ninja kirigakure…" Mei Terumi yang mendengar itu hanya mendengus. "….yang kedua, aku senang kau masih selamat Mei-san. dan yang terakhir , aku sangat senang telah mengenal anda, Mei-sama. selamat tinggal.."

JLEBBB

Mei Terumi langsung menusukan pedang yotonnya tepat dijantung Ao, bertepatan setelah Ao selesai berbicara. Lava yang tadi menahan pergerakan kedua kaki Ao, mulai menghilang. dan setelah itu Ao langsung ambruk ditanah, dengan darah yang terus mengalir keluar.

"hn akhirnya kau mati juga.."

.

.

.

.

.

.

Hiruzen, Minato yang akan pergi ketempat para aliansi shinobi, melirik kearah Tobirama yang terdiam.

"ada apa Tobirama-sama, kenapa kau diam? Bukankah kita akan pergi ketempat aliansi shinobi untuk membantu mereka mengalahkan Juubi?" Tanya Hiruzen beruntun kepada Tobirama.

"aku merasakan chakra seseorang…chakra ini-" "hn kau kira aku akan selemah itu, Tobirama. Jangan meremehkan kekuatanku!" ketiga Hokage itu tersentak kaget saat mendengar perkataan seseorang dibelakang mereka. Ketiga Hokage tersebut dapat melihat Naruto sedang berada dalam Mode Bijuu miliknya. Naruto langsung mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.

"bagaimana bisa? Bukankah kau sudah mati?"

"Naruto.."

"bijuudama."

Bijuudama tersebut langsung melesat dengan kecepatan tinggi kearah ketiga edo tensei Hokage tersebut. Hiruzen, Tobirama, Minato yang masih terkejut, tak sempat untuk membuat penghalang atau pergi dari sana agar tak terkena Bijuudama yang mengarah kearah pada mereka.

Bijuudama tersebut langsung meledak dengan ledakan yang besar, saat menghantam ketiga edo tensei hokage tersebut. Bijuumode miliknya lalu menghilang dan ia bisa melihat sebuah lubang besar dan ditengahnya, tiga edo tensei Hokage tengah beregenerasi akibat terkena Bijuudama barusan. regenerasi ketiga tubuh edo tensei tersebut terbilang lamban, tak secepat tadi.

'ada apa ini?' batin Hiruzen.

"kenapa kau masih bisa hidup?" Tanya Tobirama pada Naruto.

"hn, kau banyak bicara tenyata. Aku hanya ingin main-main saja, aku hanya berpura-pura mati." Jawab Naruto.

"tak mungkin! Aku tadi tidak merasakan chakramu sama sekali." Bantah Tobirama.

"hn kau bisa lihatkan aku masih hidup?"

Gaara dan Utakata lalu mengalihkan pandangnnya kearah Naruto dan mereka berdua dikagetkan saat diuara sudah ada Madara yang sudah siap menusuk tubuh Naruto menggunakan kedua katana Susano miliknya.

"NARUTO!" "NARUTO DIATAS!"

"suna no tate!"

JRASHHH JRASHH

Naruto dikejutkan saat didepannya muncul Utakata dan Gaara yang melindungi tubuhnya menggunakan dinding pasir Gaara. akan tetapi, dua katana tersebut berhasil menembus dinding pasir Gaara dan membuat Utakata dan Gaara tertusuk oleh kedua katana Susano Madara.

Naruto membelalakan matanya saat ia terkena cipratan darah dari Utakata dan Gaara diwajahnya. Ia memegang pipinya yang terdapat sebercak darah disana.

'darah?!' batin Naruto.

Madara menghilangkan susano miliknya dan langsung melompat menjauh dari Naruto. Naruto dengan sigap menahan kedua tubuh Gaara dan Utakata yang akan ambruk ke tanah.

"Utakata…Gaara, kumohon bertahanlah!" ucap Naruto sambil menahan kedua tubuh anggotanya tersebut.

Tiba-tiba hujan deras datang memambah suasana menegangkan disana, darah dan air hujan menyatu dan menjadikan medan perang seperti danau darah.

"uhuk…uhuk…Naruto…"

"Naruto…uhuk…"

"Utakata….Gaara jangan banyak bergerak! Kumohon bertahanlah! HINATA, KARIN, HAKU, KONAN DIMANA KALIAN SEMUA?! AKU MEMBUTUHKAN NINJA MEDIS! PARA SHINOBI ALIANSI, BANTU AKU SEMBUHKAN LUKA KEDUA TEMANKU INI! CEPATTT!

Naruto mulai tak terkendali, dia mulai berteriak-teriak dengan kerasnya. Para aliansi shinobi malah semakin ketakutan dan tak ada yang berani mendekati Naruto untuk membantu.

"kau…uhuk…jangan bercanda disaat seperti ini…uhuk…Naruto" ucap Gaara berusaha tersenyum kearah Naruto.

"mana mungkin….uhuk…uhuk…ada aliansi shinobi yang akan membantu kita, Naruto….kita….uhuk…adalah musuhnya." Tambah Utakata.

"kenapa kalian berdua menyelematkanku? Serangan barusan dapat ditahan dengan mudah oleh shinra tensei.." ucap Naruto.

"uhukkk…Naruto, sedari dulu kau yang selalu nekat menyelematkan kami. Sekarang, kami ingin membalasnya Naruto. walaupun aku tahu aku tak akan pernah membalas semua kebaikanmu…Naruto…tak perlu memanggil Karin-chan dan yang lainnya kesini, untuk mengobati luka kami berdua…hidup kami tak akan lama lagi…Naruto." ucap Gaara.

"tapi kenapa kau mengorbankan nyawa kalian?" Naruto hanya bisa memandang sedih pada kedua bagian keluarganya.

"Naruto….sudah seharusnya bagi seorang anggota untuk melindungi ketuanya, tak seharusnya ketua yang terus – menerus melindungi anggota dengan nyawanya.."

"Uhukkk…uhuk…Gaara benar, Naruto…kami berdua sudah tak akan lama lagi, jadi…dengarkan kata-kata terakhir kami, Naruto…." Naruto membulatkan matanya saat mendengar kata-kata Utakata barusan.

"Gaara, Utakata kumohon-" "Naruto, kau adalah orang yang sangat berharga bagiku. Aku sangat beruntung bertemu denganmu, Naruto, bahkan aku sudah menganggapmu sebagai Kakakku. Oh ya, akatsuki adalah keluarga sempurna bagiku. Canda tawa kita lalui disana, yang sebelumnya, aku tak pernah rasakan… setelah kematianku, kuharap kau masih mengingatku dan Utakata.. "

"Gaara…Utakata Hentikan!" Naruto mendekap kedua sahabat sejatinya tersebut.

"Naruto, aku sangat berterim kasih padamu. Kau telah menyelamatkanku dari kematian saat aku hampir dibunuh oleh guruku sendiri. Dan aku berterima kasih, karena telah menjadikanku sebagai anggota keluargamu, di akatsuki aku merasa sangat senang sekali karena aku bisa mempunyai sebuah keluarga…kau adalah ketua sempurna dan pantas untuk akatsuki. aku tak pandai menyampaikan kata-kata seperti Gaara.. sama seperti Gaara, aku ingin kau tak melupakan diriku sebagai anggota akatsuki, Naruto"

"Gaara, Utakata sudah kukatan hentikan! AKATSUKI KALIAN SEMUA DIMANA?! CEPAT BANTU AKU DISINI!"

"….tolong sampaikan pada Karin, kalau aku mencitanya dan maaf aku mengatakannya disaat akhir-akhir kematianku…" ucap Gaara.

"….ya Naruto, tolong sampaikan juga pada Haku, aku menyayanginya…" kata Utakata.

"dan satu lagi, Naruto…" ucap Utakata dan Gaara secara bersamaan. "…terima kasih atas segalanya, Naruto! sayonara, Naruto, minna!"

Naruto dapat melihat Utakata dan Gaara tewas dalam dekapannya dengan senyum terpatri diwajah mereka berdua. Naruto langsung mendekap kedua sahabat sejatinya, dengan air mata yang terus mengalir. Naruto menangis dalam sunyi, dibawah hujan yang mengguyur medang perang.

BRUKK

Naruto terduduk diatas tanah, sedangkan mayat Gaara dan Utakata berada didepan Naruto.

"Naruto…" Minato Yang baru saja akan pergi ketempat Naruto, langsung ditahan oleh Tobirama dan Hiruzen.

"aku harus ketempat, Naruto!" ucap Minato.

"Minato!"

"sebentar lagi Ichibi dan Rokubi akan keluar dari kedua tubuh mayat jinchuuriki tersebut, diamlah disini!" perintah Tobirama. Minato hanya bisa pasrah dan melihat Naruto terduduk diatas tanah sambil terguyur hujan.

Naruto memegang kepalanya sambil terduduk diatas tanah dengan ari mata yang terus mengalir.

"ini hanya mimpi….ini hanya mimpi….ini tak mungkin terjadi…tak mungkin…ini hanyalah sebuah genjutsu.." Naruto terus meracau sambil memegangi kepalanya.

WUSHH TAP

Itachi dan Sasuke tiba-tiba muncul didekat Naruto, Itachi dikagetkan saat melihat Tubuh Utakata dan Gaara yang tergeletak diatas tanah dengan kedua mata mereka yang sudah menutup.

Itachi langsung mendekat kearah Naruto, Itachi tak dapat melihat sebagian wajah Naruto karena rambut pirangnya yang basah menutupi sebagian wajah Naruto.

"Naruto sadarlah..Naruto.." Itachi terus mengguncang tubuh Naruto akan tetapi tak ada respon dari Naruto sama sekali.

'mereka mati didalam dekapanku…mereka mati dalam dekapanku….ini semua salahku…' batin Naruto.

"mereka berdua telah tewas, Itachi." Ucap Sasuke saat merasakan denyut nadi Utakata dan Gaara. Itachi tersentak kaget mendengar kalau sahabat atau anggota keluarganya tewas.

"sial! Kita terlambat!" Itachi menggeram kesal dan mengepalkan dengan kuat kedua tangannya. Sasuke dapat melihat air mata Itachi mengalir dipipinya, Sasuke yakin itu adalah Air mata Kakakknya dan bukan air hujan.

Tiba-tiba seluruh pasukan aliansi merasakan hawa yang sangat dingin sekali, dan derasnya hujan semakin membuat keadaan semakin mencekam.

Itachi dan Sasuke yang berada dipaling dekat dengan Naruto, dapat merasakan aura hitam dari tubuh Naruto mulai keluar.

"Naruto..Naruto sadarlah! Aku juga merasa sedih sama sepertimu, kendalikan dirimu!" Itachi terus berusaha untuk menyadarkan Naruto akan tetapi Naruto seperti tak memperdulikan Itachi yang terus memanggil-manggil namanya.

"mereka tewas didalam dekapanku…ini semua salahku, karena mereka berdua ingin menyelamatkanku…aku adalah ketua terburuk…" Naruto tak henti-hentinya menatap darah dikedua telapak tangannya sambil meracau.

"Naruto, Naruto, sadarlah! Aku Itachi, Naruto! sahabatmu, sadarlah Naruto!" Itachi terus menggoncang-goncang tubuh Naruto akan tetapi Naruto diam tak bergeming. Sasuke sedikit menggigil kedinginan karena suhu di medan perang menurun secara drastis dan sumbernya berada tepat didekatnya, yaitu Naruto.

'ada apa ini? Tiba-tiba suhu diwilayah ini turun drastis….walaupun ini sedang hujan deras, tapi keadaan seperti ini tak wajar..' batin Sasuke.

"ARGHHHHHHHHHHHHHHH!"

Para aliansi shinobi langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara teriakan tersebut, mereka dapat melihat chakra hitam yang menjulang kelangit.

'kenapa? Kenapa selalu aku? Kenapa kau merebut bagian keluargaku? Rasa ini…apa aku akan sendirian lagi…' batin Naruto.

"bukannya kau akan melindungi anggota akatsuki Naruto! dan tak membiarkan mereka tewas! KATAKAN SEKALI LAGI, NARUTO! KATAKAN SEKALI AGI KALAU KATA-KATA BODOHMU ITU..." Itachi dan Sasuke dapat melihat Uchiha Madara bersama Obito yang jaraknya jauh dari mereka.

"….LALU KENAPA KAU MEMBIARKAN MATI KEDUA ANGGOTAMU, NARUTO! INI AKAN TERUS BERLANJUT, SATU PERSATU TEMANMU AKAN MATI, ITU ADALAH KENYATAANNYA! DAN KAU AKAN SENDIRIAN LAGI SEPERTI DULU!" lanjut Obito.

WUSHH

Chakra dalam jumlah yang sangat besar keluar dari tubuh Naruto, chakra hitam tersebut terus menjalar kelangit menembus awan mendung. Anggota akatsuki dapat melihat dengan jelas chakra hitam tersebut, dan mereka merasakan firasat buruk.

Mereka semua langsung menghilang menggunakan shunsin, untuk ketempat Naruto. tubuh Naruto perlahan diselimuti oleh chakra hitam tersebut seperti sedang menggunakan Bijuu mode.

'NARUTO! SADARLAH! NARUTO!' dari dalam tubuh Naruto Kyuubi juga berusaha menenangkan Naruto yang sudah sangat depresi.

'Uchiha Madara…Obito kau akan membayar semua ini dengan kematianmu..aku akan menghancurkan tubuh kalian berdua seperti debu…'

Naruto lalu menutup kedua matanya, dan ia masih bisa mendengar suara Itachi dan Kyuubi yang terus menerus meneriaki namanya.

Itachi mencoba memegang bahu Naruto akan tetapi chakra hitam yang menyelimuti tubuh Naruto, membuat tubuh Naruto sangat panas.

'sial! Jangan lagi chakra hitam itu menguasai tubuhnya!' batin Itachi khawatir.

MINDSCAPE TERDALAM NARUTO

Naruto perlahan membuka kedua matanya, ia mengedarkan pandangannya kesegela penjuru arah dan hanya warna putih yang ia lihat.

'hn dimana ini?' batin Naruto.

"ini dunia dalam dirimu…di dalam jiwamu, di dalam pikiranmu…" Naruto sedikit terkejut saat dihadapannya muncul dua orang yang ia tak kenal sama sekali.

"siapa kalian berdua? Dan apa maksud perkataan kalian berdua barusan?" Tanya Naruto secara beruntun pada kedua orang didepannya tersebut.

"jangan bertanya secara beruntun itu, Uzumaki Naruto!" ucap salah seorang dari kedua orang didepannya tersebut, sedangkan yang satunya hanya melipat kedua lengannya didepan dada.

"kenapa kau bisa tahu namaku? Sebenanya siapa kalian berdua itu?!" Naruto langsung berdiri dan memasang posisi bertarung.

"hn, seharusnya kau memperkenalkan dirimu terlebih dahulu, Ashura." Ucap orang yang tengah berdiri dengan kedua lengannya yang ia lipat didepan dada.

"maaf membuatmu bingung. Perkenalkan namaku, Ashura." Ucap orang yang dikepalanya terdapat seperti kain yang diikatkan seperti ikat kepala pada ninja biasanya.

"hn, namaku Indra." Jawab orang yang satunya lagi. Naruto dapat melihat mata sharingan di kedua mata Indra.

'mata itu…Sharingan? Apa dia merupakan salah satu clan Uchiha?' batin Naruto.

"Sharingan..apa kau merupakan salah satu anggota clan Uchiha?" Tanya Naruto pada Indra. Indra langsung menatap kearah Naruto.

"sharingan…clan Uchiha…apa yang kau maksud dengan kedua mataku ini? Sedari lahir mataku telah seperti ini.." jawab Indra.

"hn. Dan satu lagi, bagaimana kalian bisa tahu namaku?"

"kami diberi tahu oleh ayah kami, dan kami disuruh oleh ayah kami untuk menemuimu terlebih dahulu!" jawab Ashura.

"Ayah kalian berdua? Siapa dia?" Tanya Naruto kembali pada Ashura dan Indra.

"dia akan datang kesini sebentar lagi dan menjelaskannya.."

CTREKK

Naruto kembali dikejutkan, saat tiba-tiba muncul seseorang yang duduk melayang tepat ditengan-tengah Ashura dan Indra.

"Ayah!" ucap Ashura dan Indra pada orang yang baru saja datang tersebut.

"Ashura, Indra bagaimana?" Tanya pak tua tersebut pada Ashura dan Indra.

"hn dia masih belum mengerti, Ayah!" jawab Indra. Naruto hanya berdiri mematung sambil memandang kearah pak tua tersebut.

"sekarang giliranku yang akan menjelaskannya, Ashura, Indra!" kata orang tersebut. Orang tersebut langsung mengalihkan pandangannya kearah Naruto.

"perkenalkan, aku adalah ayah dari Ashura dan Indra, namaku Hagaromo." Ucap orang tersebut yang bernama Hagaromo. Naruto sedikit terkejut saat melihat kedua mata Hagaromo.

"Rinnegan…ternyata kau juga mempunyai Rinnegan…dan Hagaromo, aku tak pernah bertemu atau mengenalmu…" ucap Naruto memasang wajah poker facenya.

"aku tak terkejut saat kau tak mengenalku dengan namaku itu…aku lebih dikenal dengan nama Rikudou sennin, pendiri ninshu.." Naruto kembali dibuat terkejut kalau didepannya sekarang sudah ada Rikudou sennin, yang merupakan leluhur shinobi.

"Rikudo…sennin, kau merupakan leluhur dewa shinobi dan merupakan orang yang menciptakan ninjutsu…"

"bukan Ninjutsu, tapi Ninshuu. Jangan menyamakannya dengan ninjutsu, karena ninjutsu itu diciptakan untuk mengobarkan perang.." bantah Hagoromo.

"hn aku sangat tersanjung bisa bertemu denganmu secara langsung, tapi bantu aku keluar dari sini… aku akan membalaskan dendamku pada Madara dengan Obito, aku akan membuat tubuh mereka hancur berkeping-keping.." ucap Naruto pada Hagaromo.

"maafkan aku, tapi itu bukanlah hal yang bisa aku lakukan.." ucap Hagaromo. Naruto lalu mengalihkan pandangannya kearah Ashura beserta Indra akan tetapi mereka berdua menggelengkan kepala pertanda kalau mereka berdua juga tak bisa.

"aku tak punya waktu untuk berlama-lama disini!" bentak Naruto pada ketiga orang didepannya tersebut, kedua matanya berputar dengan cepat menjadi rinnegan.

Ashura dan Indra terkejut saat melihat kedua mata Naruto yang sama seperti ayahnya. Hagaromo yang melihat kedua mata Naruto tersenyum tipis.

"aku akan menceritakan sesuatu yang menarik padamu, Naruto!" ucap Hagaromo. Naruto yang mendengar jawaban dari Hagaromo hanya mendecih kesal.

"Lihatlah kebawah, Naruto!" Naruto lalu melihat kebawah, dan ia dapat melihat genangan air yang dipijaknya mulai menunjukan seseorang dan tak berapa lama ia melihat Juubi dengan badannya yang kekar.

"kau bisa melihat Juubi yang terus mengamuk dimedan perang. asal kau tahu saja Naruto, dulunya Juubi adalah sebuah pohon keramat. Tak pernah ada satu orangpun yang berani mendekati pohon keramat tersebut, tetapi Ibuku Kaguya Ootsutsuki datang untuk buah pohon keramat tersebut. Setelah memakan buah tersebut, ibuku memiliki kekuatan yang sangat kuat melebihi kekuatanku. Ibuku lalu melahirkan dua orang anak, salah satunya adalah diriku. Setelah aku dan Hamura dewasa, Juubi datang untuk mencari ibuku. Demi menebus dosa dari Ibu kami, kami bertarung melawan wujud fisik yang terlahir dari pohon keramat berdua berhasil mengalahkannya dan langsung menyegelnya…"

"seiring berjalannya waktu, ayahku memiliki 2 orang anak yaitu aku dan Indra…akan tetapi terjadi perbedaan kekuatan yang sangat jauh antara kami berdua…Indra , merupakan seorang kakak yang sangat kuat sedangkan diriku, aku adalah adik gagal dan tak berguna. Kakakku Indra, disebut sebagai orang jenius karena memiliki mata dan naluri bertarung yang kuat. sedangkan diriku, aku tak bisa melakukan apapun sendirian. Untuk mendapatkan kekuatan yang sebanding dengan kakakku, aku berlatih dengan sangat keras dan bantuan dari orang-orang sekitarku..Ayahku, lalu membagi ekor 10 yang tersegel didalam tubuhnya dan memberikan mereka nama. Setelah itu, Ayahku, menjadikan diriku sebagai pemimpin Ninshuu karena Ayahku percaya bahwa aku bisa menuntun semua orang…" jelas Ashura.

Indra menghirup nafas dan sedetik kemudian ia menghembuskannya. "…saat itu, aku tak dapat menerima keputusan ayahku…dari sana, terjadilah perang panjang antara diriku melawan adikku, Ashura hingga kita berdua tewas.."

Naruto menaikan sebelah alisnya saat mendengar cerita dari Ashura, Indra dan Hagaromo. "hn kenapa kalian menceritakan sejarah dulu kalian? Dan apa hubungannya denganku?"

"Naruto, walaupun Ashura dan Indra telah tewas waktu itu. akan tetapi chakra kedua anakku tersebut tidak lenyap. Namun terlahir kembali dari waktu ke waktu….dan akhirnya reingkarnasi Ashura dan Indra berada di Hashirama dan Madara…chakra Ashura berada di Hashirama, sedangkan chakra Madara…akan tetapi, Madara melakukan sesuatu sebelum perpindahan tersebut selesai. dia terlalu terobsesi dengan kekuatan, lalu menaruh sel Hashirama ke dalam tubuhnya. Dengan kata lain, dia mencampur chakra Indra dengan sebagian chakra Ashura dan karena itulah dia bisa membangkitka rinnegan….lalu reingkarnasi setelah Madara dan Hashirama adalah Dirimu.." jelas Hagaromo.

"hn?"

"Aku bisa melihat dengan jelas chakra Ashura mengalir di dalammu, dan apa kau sudah bisa menebak siapa reingkarnasi Indra?" Tanya Hagaromo, Naruto hanya menggelengkan kepalanya pertanda ia juga tak tahu.

"reingkarnasi Indra adalah Sasuke, akan tetapi inilah reingkarnasi yang paling tak ku sangka dan tak pernah aku duga… Reingkarnasi ini adalah yang paling membuatku tak bisa hanya diam saja." Ucap Hagaromo.

"apa maksudmu dengan reingkarnasi yang tak pernah kau duga?" Tanya Naruto.

"aku akan menjelaskannya padamu alasan tersebut. akan tetapi, pertama aku akan menjelaskan asal mula mata rinnegan yang berada padamu, Naruto."

.

.

.

.

.

.

Di medan perang.

Anggota akatsuki masih memandang tak percaya saat ia melihat mayat Utakata dan Gaara. Hinata, Konan, Guren, Mei Terumi terus menatap dengan sedih kearah Naruto yang dikelilingi oleh chakra Hitam yang mengelilingi tubuhnya.

"Kalian terlambat! Sangat, sangat terlambat!" ucap Itachi sambil memandang sinis pada para anggota akatsuki.

"apa maksudmu, Itachi?" Tanya Kimimaro langsung menatap menatap Itachi.

"kalian semua telat menyelamatkan kedua anggota kalian, dan membuat mereka tewas!" jawab Sasuke.

"NARUTO-KUN….kumohon hentikan…jangan menyiksa dirimu sendiri!" ucap Hinata sambil berusaha menyelamatkan Naruto akan tetapi ia tak bisa karena chakra hitam yang mengelilingi tubuh Naruto.

"NARUTO-KUN!" Mei Terumi langsung berteriak dengan keras akan tetapi tak ada tanggapan sama sekali dari Naruto.

"itu tidak akan berguna! Aku sudah melakukan hal itu sedari tadi, akan tetapi tak ada tanggapan dari Naruto! dan aku tak percaya kalau kau tak mendengar teriakan Naruto yang membutuhkan bantuan saat Utakata dan Gaara sekarat?" Tanya Itachi.

"bahkan Kakakku dan aku, dapat mendengar dengan jelas!" tambah Sasuke.

"jaga ucapanmu, bocah!" bentak Kimimaro, Kimimaro langsung mencengkram kerah Jubah Akatsuki Itachi. "..lalu kenapa kau tak menolongnya, brengsek?! Bukannya kau juga terlambat untuk menyalamatkan Gaara dan Utakata?"

DHUAGHH

Kimimaro langsung menghantamkan tinjunya dengan telak kearah wajah Itachi hingga Itachi tersungkur diatas tanah. Itachi menyeka darah yang keluar dari ujung bibirnya dan ia langsung berdiri kembali. Yamato lalu memisahkan Kimimaro dan Itachi.

"kalian berdua hentikan! Itachi, jaga ucapanmu! Aku tahu kau sedih saat melihat hal itu, akan tetapi kai juga sangat sedih sama sepertimu!" bentak Yamato. Mereka semua lalu melirik kearah Haku dan Karin yang terus menangis. Karin dan Haku merupakan orang yang paling terpukul walaupun semua anggota akatsuki juga merasa sangat kehilangan mereka berdua.

"Utakata-kun…" "Gaara-kun!"

Hujan yang sedari tadi mengguyur masih belum mau berhenti, sedangkan para anggota akatsuki yang lain berdiri melingkari tubuh Naruto yang terduduk diatas tanah dan terhalang oleh chakra Hitam yang mengelilingi tubuh Naruto.

KRAKK

Semua anggota akatsuki dikagetkan saat tiba-tiba tubuh mayat Gaara dan Utakata bergetar hebat. Sebuah cahaya terang menyilaukan pandangan anggota-anggota akatsuki tersebut. Sedangkan Madara dan Obito yang melihat cahaya tersebut tersenyum.

"keluarlah Ichibi..Rokubi!"

"GOARRGHHHHHHHHHHHHHHH."

"GROAARRRRRRRRRRRRRRRRR."

Semua shinobi disana dikagetkan kembali, saat muncul Icibi dan Rokubi di medan perang. Juubipun langsung mengalihkan pandangannya kearah kedua Bijuu tersebut.

"GROARRRRRRRRRRRR!"

Juubi meraung dengan suara yang keras sambil melihat kearah Ichibi dan Rokubi.

"ini tak bagus…."

"sial! Melawan Juubi sudah sangat susah, apalagi di tambah melawan dua Bijuu!"

Para Aliansi shinobi, langsung memasang posisi bertarung kembali dipimpin oleh keempat kage dan Mifune.

"keadaan semakin memburuk!" gumam Mifune.

Sedangkan, ketiga edo tensei Hokage berdiri sambil melihat kearah Kedua Bijuu tersebut. tak berapa lama, Minato mengalihkan pandangannya pada Naruto yang ia tak bisa melihat kondisinya karena chakra hitam mengelilingi tubuhnya seperti sebuah kekkai.

'Naruto!' batin Minato.

Obito dan Madara langsung bersiap kembali, Madara sudah siap dengan Gunbai ditangan kanannya.

'akhirnya Ichibi dan Rokubi keluar juga! Juubi harus segera mengambil kedua Bijuu tersebut dan memasukannya kedalam tubuhnya….dan yang tersisa satu lagi adalah Kyuubi.' batin Obito.

"kita selesaikan dengan cepat, Obito!"

.

.

.

.

.

TBC

HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.

BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?

Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.

Balasan review :

Guest :

kira2 berapa chapter akan tamat ? mungkin beberapa chapter lagi, hehe.

Dark yami :

tambah menegangkan, oh ya apakah naruto akan mendapatkan senjutsu rikudo sennin...? kalau iya rikudo sennin nya dibuat dark juga, dan nanti kalau naruto diberikan kekuatan, penampilan narutonya warna hitam biar sesuai dgn dark nya! Haha thanks atas masukannya yah.

:

oh ya senpai chapterbdepan ada hinata kan?iya kan? pasti ada kan? Haha akan kuusahan ya, tapi jangan kecewa karena sedikit.

keadaan hiashi gimana noh senpai? sekarat kah? selamat kah? mati kah? oh ya itachi masih kena kotoamatsukami nya naruto-kun pacar aku ya…bisa dibilang diambang kematian. Itachi, sudah tidak terkena kotoamatsukami Naruto.

pantat ayam gimana nih senpai? apakah dia akan membantu kubu aliansi shinobi atau itachi yang notabenya salah satu anggota akatsuki? Sasuke akan membantu Itachi nanti dimedan perang.

[report review for abuse] Azmi dxd chapter 41 . Jun 8

Hehe, ketemu lg deh. Em author(baca:dimaz) yg plg ganteng. Cuakep. Dan pintar, ni aku punya 5 pertanya an

1)em pairing ny ma haku ja. Y…sepertinya anda penggemar NaruHaku yah, akan kuusahan yah..

2)) si teme(baca, sasuke) tu ntar punya EMS NDAK BOZ….kita lihat saja nanti di medan perang..

3)doujutsu naruto kpn dikeluari, dan namanya pa KAMINOGAN….haha sepertinya aku akan menggunakan nama itu.

4)ane udah ndak sabar pgn nunggu xorsover naruto x dxd…haha sabar ajh, hehe.

5)thor add fb ku dong. Nama fb ku Azmi no rinnegan namanya y. Please thor. Hehehe…oke, kalau aku nanti buka Fb.

Fajar :

Apakah obito akan berbalik memihak aliansi seperti di canon.? Hmm kemungkinannya 50 : 50..

Naruto Senpai :

yang akan melawan jubi nanti? Semua aliansi shinobi yang akan melawannya..

uzumaki shiro :

khusina nya donk di edo tensei juga sob...Kushina di edo tensei? Tapi sepertinya tidak akan ada yang mengedo tenseikannya..

Guest :

thor klau boleh saran biju yg ad dlm anggta akatsuki gk usah diambil karna nant crtany mkin pnjang dan nanti mrip sma dcanon...sekian saran dri ane thor klau gk dpake pn gk apa2...dan capter ini mkin mnrik aj ...jdi gk sabar nggu capter slnjtny...tetap smngt thor..oke, thanks yah atas sarannya..

Bluesaphire :

Dark-san jgn di tamatin,,,syang ffn bgus cman dkit doank,,,slma q bca ffn cman ffn senpai yg bsa mncapai 3000 lbih reader sugoiiiiii…thanks yah atas pujiannya, masih banyak kok yang FFN yang bagus. Salah satunya fic yang aku suka adalah MY STUPID BOYFRIEND.

Pertanyaan:kpan naruto lwan madara…sebentar lagi juga akan melawan Madara, jadi tunggu saja hehe.

Apa nanti obito sadar pas lwan kakashi dan juga apa nnti mata kakashi di ambil madara….tidak akan, di ffn ini Madara tidak akan mengambil mata Kakashi.

:

hy dark-san . . . . . saya udah baca ff ini dari chap 1 . . . . maaf ya ane jarang review (baca : gak pernah) . . . . . . apa dark-san punya fb atau twitter ? saya hanya ingin kenal lebih jauh dgn dark-san :D. . . . . apakah nanti naruto akan menjadi reinkarnasi ashura dan indra ? dan apa setelah ff ini tamat akan membuat crossover Highschool DxD ? Fb author namanya Dimz InNocent. Soal reinkarnasi akan terjawab mungkin di chapter ini. Dan soal membuat FFN crossover kita lihat keadaan dan situasi nanti, karena aku harus mengerti betul cerita Highschool DxDnya. Dan aku harus hafal setiap tokoh di anime tersebut hehe, jadi ceritanya menarik.

fernandoryuukishi12 :

Emmmm, Α̵̵φα̵̵ naruto setelah bertemu rikudou sennin menjadi baik? Kita lihat saja nanti, biar menjadi sebuah kejutan hehe.

Dhiva uzumaki-sama :

Oh iya sasuke sma itachi kok gak muncul?mereka dimana ? Kpleset pohon ? haha, di chapter ini akan muncul kok.

selamet. .9 :

kapan naruto menggunakan sage modenya? dan apa naruto dan lainnya akan menang? dan apa naruto tak bisa menggunakan besi yang dapat mengganggu sistem cakra? Entah kapan Naruto akan menggunakan sage modenya lagi. Naruto dapat menggunakannya, hehe author belum pernah memperlihatkannya yah?

Satrio Arif :

kalau boleh tau update nya berapa hari sekali? Seminggu sekali author updatenya.

m. :

apa doujutsu baru naruto itu rinnegan 9 tomoe? kyknya udah saatnya keluarin doujutsunya, kan lawan 3 kage….soal Doujutsu baru Naruto, itu masih rahasia.

altadinata :

aduh tambah panas aja nih akatsuki bakal kalah,karna di kroyok aliansi? Sekarang akatsuki tengah dalam posisi sedikit terpojok setelah muncul kelima kage dan keempat Hokage, tapi soal kalah atau menang masih rahasia dong hehe.

:

.naruto bisa gabungin Kyuubi Mode sama Susano'o gak author-san, sperti naruto sama sasuke di canon ? sekarang Naruto masih belum bisa menggabungkan susanonya dengan Kyuubi miliknya.

Naminamifrid :

Apa Hiashi sudah mati? Belum, tapi sekarat atau diambang kematian.

Blood D. Cherry :

hm... chapter yg bagus ceritanya jangan terlalu terpaku ama canon ya thor bedain aja, ama tolong rapihin dan benerin lagi supaya enak bacanya. Kalo dah tamat bikin Crossover lanjutan dari cerita ini ya Naruto X Highschool DxD/Freezing, anime Freezing enak tuh buat latar belakang kehidupan Naruto banyak Hurt ama Angst-nya kalo ente nntn anime Freezing. Flashback di kasih Bold trs di Italic ya. itu doang sih. ganbatte dah…thanks yah atas masukannya.

Ikanatsu :

Dan terima kasih atas saran anda tentang menulis fic ya dark san. saya sekarang sudah buat fic..dan yaa walaupun saya tidak bisa membuat 1k dalam satu hari seperti anda sih. Fic yang anda buat bagus sekali, crossover Naruto dengan DxD.. maaf belum reviews yah karena baru baca chapter 1 doang hehe. Tapi author janji akan mereviewsnya.

Uzumaki 21 :

Akhirnya update juga, saya suka dengan chapter ini. Karena Naruto meneteskan airmata di depan lawannya (orang baik)

Mana Zetsu, Mana Zetsu? Zetsu putih yang asli sudah tewas.

Eto apa gak terlalu ribet nanti jika bertemu Rikudou atau pun Kaguya? Hmm ribet kaya gimana hehe?

Apa senjutsu Naruto juga akan digunakan waktu melawan jinchuriki juubi? Kita lihat saja nanti hehe.

Oh ya, apakah Naruto akan melakukan duet kombinasi serangan dengan salah satu kunoichi Akatsuki? Kalau dengan salah satu kunoichi sepertinya entah tapi kalau dengan anggota yang lain bisa saja.

KUKUHPRATAMA048 :

author, kalau naruto mengambil kyuubi yang ada di minato, kyuubi jadi sempurna, terus naruto jadi biju mode perfect, plus tanduk kaya kinkaku dan ginkaku. Dan biju mode naruto berwarna hitam! Kan saat di anime naruto tidak sempurna masak kyuubi separo doank! Terima kasih atas masukannya, akan author pertimbangkan

Pain Tendou :

Lanjut lah... Gw bakal ngikutin fic ini smpai tamat hahaha... thanks yah bro.

Ohya, pen name gw yg dulu namanya Akira no Rinnegan,, sekarang udh gnti jadi pain tendou hehe…oke bro.

rahmatzzz :

pairnya narumei senpai ….oh yh penulisan dialognya jangan terlalu kaku senpai…akan kuusahakan yah

Dark Ashura uchiha :

Author-san fanfic dxd nya publish kapan . ? hmm kalau soal itu, author gk tahu kapan dan pastinya setelah fic ini tamat.

Akira Kurokami :

Halo Author-san.. etto.. sebenarnya saya dudah lama mengikuti cerita anda dan saya baru berani review, dan saya ingin bertanya pasti doujutsu baru naruto dapet nya wkt ketemu Hagoromo Otsutsuki kan ?! haha nanti juga akan terbongkar dengan sendirinya…

:

naruto gak nangis ketemu sandaime? tidak, dia sudah tak peduli lagi nampaknya pada Sandaime

Dark Namikaze Ryu :

Kira-kira bentuk Doujutsu baru Naruto seperti apa? apa seperti penggabungan Rinnegan, EMS Madara dan MS Shisui? untuk kelebihan Doujutsu baru, untuk sekedar saran mungkin seperti halnya kelebihan Sharingan yaitu Copy-Paste suatu Jutsu tapi dengan kekuatan yang lebih besar dari pengguna jutsu yang di Copy-Paste, dan maaf ini ada pertanyaan yang agak melenceng, apa anda udah baca fic Naruto Lucifer Namikaze: The Revenge of Absolute Satan dan Naruto DxD: In Rain You Lost? jika udah tolong buat fic Naruto DxD yang di dalamnya mengandung unsur Mystery, dan ku harap sih Pair nya Narutox Rias x Akeno hehe, oke lanjut….sebentar lagi juga akan terbongkar doujutsu baru Naruto, jadi sabar ajah yah hehe. Dan terima kasih banyak atas sarannya, itu sangat berguna sekali. Author belum baca kedua fic itu, karena sekarang-sekarang ini Author jarang-jarang menjelajah untuk mencari fic baru di FFN. Paling juga kalau ke FFN untuk publish saja. Haha soal Akeno dan Rias, aku suka dengan kedua tokoh itu apalagi dengan akeno, tapi gimana nanti aja hehe. Author ingin focus untuk menamatkan fic ini.

Laode Senju 161 :

thor, aku ada sedikit saran !

Gmana anda membuat sebuah legenda bru, maksud saya anda memunculkan suat oc yang nantinya akan ikut andil dalam perang dunia shinobi sepert mempersatukan akatsuki dan aliansi !

Ngomng'' soal darimana oc nya tulis aja legendanya seperti ini :

dia adalah anak dari kaguya otsutsuki yang melambangkan kedamaian yang terbuang saat mash bayi karn suatu hal dan pada saat it ia ditemukan dan dirawat oleh dewa terkuat yait shiva dan dilath sampai ia dapat mendamaikan dunia yang disebt dewa ganesha

nah seperti it kiranya thor biar kagak kebaca nanti akhirnya ama yang lain karn udh terlalu mainstream akhrnya kalau naruto sadar dan ikut membant aliansi orang jadinya bosan thor hehehe tpi kalau kgk mau it terserah thor jika setj ama saranku in thor blas aja tanpa menulis saranku in d chapter selanjutnya biar orang-orang kagak tau hihihi…terima kasih banyak atas sarannya, akan tetapi hal itu akan sangat tidak mungkin karena akan ada banyak pertentangan dari pembaca yang lain hehe.

tpi thor aku mau belajar ama thor nih tentang perfanfiksian boleh yah kebetlan aku dah bikin akun di Ff maklum publish cerita aja nggak tahu hehehehe boleh yah thor ! haha boleh saja, tapi lewat PM ajh yah.

Sanshiro Ashakura :

gk bnyk komentar ane dah.. cuma mau bahas doujutsu naruto yg bru bntr lge keluar ya? Yap, anda benar.

boleh ane kasih sran yah.. klau dark-san mau. Setelah ff ini TAMAT klau memang jdi buat ff xover naru-dxd, ane mau kasih saranlah buatny jgn terlalu mainstreamlah.. buat aj naru dri ktrunan da-tenshi dri pihak ayah dan pihak ibu yokai tpi naruny pny tubuh da-tenshi tpi ad kekuatan yokai gmana yah..klau mau saran ane klau gk yea tdk ap tapi klau nnti PM ane aj soalny ane udh tau jln critany walau gk bnyk. Oke nanti aku akan PM yah hehe. Aku sangat berterima kasih banget.

Kadang aku berpikir hidup itu apa? Apa gunanya hidup? Untuk apa hidup? Apakah hidup selalu rumit? Apa itu HIDUP, Aku tidak tahu!? Hidup itu Sebuah perjalanan seorang manusia dari bayi sampai meninggal dunia. Sedari kecil, Aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku dan memberangkatkan kedua orang tuaku ke mekkah untuk berHaji. Hidup itu tak selamanya rumit menurutku.

Kirisaki Shin :

Lanjut.. Mau tanya, setelah naruto ketemu rikudo sannin, apakah ia akan berpihak kepda alliansi shinobi? Haha itu masih sebuah rahasia.

Ailfrid :

Hmm ... Menurut saya Naruto terlalu bergantung pada Doujutsu ! Kenapa gak pake Senjutsu aja? Atau pake Ninjutsu Element milik Naruto. ? itulah Naruto di Fanfic ini, dia berpikir lebih berguna dan cepat menggunakan Doujutsu daripada Senjutsu miliknya.

:

tamat ny masih lama ya ? sebentar lagi kok.

untuk pair ny ... HinataxHakuxKarinxMei ... akan ku usahakan hehe.